Connect with us

UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

FIP UNG Sukses Gelar Pedagogika Award Batch II tahun 2021

Published

on

Kali ini merupakan tahun kedua Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo menggelar Pedagogika Award foto istimewa

UNG – Kali ini merupakan tahun kedua Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo menggelar Pedagogika Award. Ajang ini dilakukan untuk memberikan penghargaan bagi guru dan tenaga kependidikan berprestasi.

Menurut Dekan FIP Dr. Arwildayanto, M.Pd, mengungkapkan, pedagogika award sebagai ajang pemberian penghargaan bagi guru dan tenaga kependidikan berprestasi baik itu tingkat TK, SD, SMP dan SMA, serta penghargaan guru berdedikasi yang memiliki semangat juang tinggi dengan hambatan dan rintangan yang luar biasa selama melaksanakan tugas sebagai seorang pendidik di daerah terluar, terdepan dan terpencil.

“Kenapa guru perlu diapresiasi? Agar mereka selalu dalam suasana hati gembira terutama menghadapi situasi pendidikan ditengah pandemi, terlebih tekanan dan tuntutan yang dihadapi sangat luar biasa,” ungkap Arwil.

Menurutnya apresiasi di dunia pendidikan sangat penting dalam membantu meningkatkan kinerja agar tetap fokus dalam bekerja mengabadikan diri. Sehingga para guru dapat terus termotivasi agar dunia pendidikan dapat terus berkembang dengan menghasilkan lulusan berkualitas.

Sementara itu Rektor UNG Dr. Eduart Wolok, S.T, M.T, menuturkan, ajang pedagogika award merupakan bentuk komitmen UNG dan PGRI Prov. Gorontalo untuk terus men-support, menghargai serta mengapresiasi prestasi para guru dan tenaga kependidikan, yang terus berkontribusi dengan tidak mengenal lelah memajukan pendidikan di Indonesia khususnya Gorontalo.

“Pedagogika award pada momentum hari peringatan guru merupakan cara UNG menghargai dan mengapresiasi profesi guru. Diharapkan para guru dapat terus bergerak dengan hati memulihkan pendidikan demi kemajuan Indonesia yang kita cintai,” ujar Eduart.

Sementara itu Ketua PB PGRI RI Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd., mengapresiasi langkah UNG dalam memberikan penghargaan bagi para guru melalui pedagogika award. Pengharagaan yang diberikan kata Unifah merupakan sebuah dorongan sekaligus penyemangat bagi guru, dalam menghadapi situasi serba sulit dunia pendidikan akibat pandemic covid-19.

Pedagogika award batch II tahun 2021 memberikan penghargaan bagi para Guru TK, SD, SMP, SMA/SMK dengan nominasi kepala sekolah berprestasi, pengawas berprestasi, guru berprestasi, konselor/guru BK berprestasi, pamong belajar berprestasi, pendidik berdedikasi, Kabupaten/Kota peraih nominasi terbanyak serta pendidikan khusus.

Advertorial

Atasi Darurat Sampah Perkotaan, Kecamatan Dumbo Raya Gandeng SDGs Center UNG dan GIZ Jerman

Published

on

UNG – Komitmen kuat dalam mendukung program unggulan Wali Kota Gorontalo terkait kebersihan lingkungan ditunjukkan oleh Pemerintah Kecamatan Dumbo Raya. Langkah nyata ini dibuktikan dengan respons cepat pihak kecamatan dalam mengeksekusi rancangan pengelolaan persampahan berbasis kemitraan multi-pihak (multi-stakeholder partnership).

Program strategis ini merupakan inisiasi bersama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo, Sustainable Development Goals (SDGs) Center Universitas Negeri Gorontalo (UNG), dan lembaga kerja sama pemerintah Jerman (GIZ).

Kecamatan Dumbo Raya secara resmi ditunjuk sebagai lokus pilot project percontohan pengelolaan persampahan yang dirumuskan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Gorontalo, Sekretariat SDGs Provinsi, SDGs Center UNG, serta Advisor GIZ Gorontalo.

Sebagai langkah awal, terdapat tiga kelurahan yang menjadi fokus utama, yakni Kelurahan Leato Selatan, Leato Utara, dan Talumolo. Penetapan wilayah ini merupakan bagian dari strategi untuk membangun model tata kelola sampah yang terintegrasi, partisipatif, berdampak berkelanjutan, dan rencananya akan diperluas ke seluruh kelurahan di wilayah tersebut.

Camat Dumbo Raya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif kolaboratif ini. Ia menegaskan komitmennya untuk memastikan program ini tidak hanya berhenti pada dokumen perencanaan.

“Pengelolaan sampah tidak bisa ditunda. Kita perlu bergerak cepat dengan memanfaatkan sumber daya yang ada saat ini. Jangan menunggu semua tersedia baru kita bergerak. Kami akan melibatkan semua pihak dan memastikan bahwa setiap rencana benar-benar dieksekusi di lapangan,” ungkap Camat dalam pertemuan koordinasi lintas sektor pada Minggu (26/4/2026).

Pendekatan kemitraan multi-pihak ini menjadi kunci utama yang melibatkan pemerintah daerah, perguruan tinggi, komunitas masyarakat, serta mitra pembangunan internasional. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjawab tantangan kompleks terkait penanganan sampah perkotaan, mulai dari mengubah paradigma dan perilaku masyarakat, hingga memperkuat sistem pengelolaan agar jauh lebih efektif.

Momentum perubahan ini semakin menguat dengan diterjunkannya mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dari UNG. Kehadiran para mahasiswa menjadi elemen esensial dalam memberikan edukasi dan pendampingan intensif kepada masyarakat. Melalui program KKN Tematik ini, sosialisasi pemilahan sampah dan praktik pengelolaannya dari skala rumah tangga dapat langsung menyentuh akar rumput.

Implementasi nyata dari kolaborasi ini telah mulai terlihat pada Sabtu (25/4/2026) di Kelurahan Leato Selatan. Sinergi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, mahasiswa KKN, NGO Biota, dan unsur PKK Kecamatan Dumbo Raya membuahkan aksi langsung di tengah masyarakat. Warga diberikan edukasi praktis mengenai cara mengolah sampah organik menjadi kompos menggunakan teknik biopori dan tong komposter.

Upaya bersama ini diyakini menjadi titik tolak yang krusial. Ke depannya, kerja-kerja kolaboratif yang lebih berkesinambungan sangat dinantikan guna memastikan terjadinya pengurangan volume timbunan sampah secara signifikan di wilayah ini.

Dengan komitmen kuat dan langkah cepat yang telah diambil, Kecamatan Dumbo Raya kini menjadi contoh nyata bagaimana kepemimpinan tingkat lokal mampu memainkan peran strategis dalam mengeksekusi program prioritas daerah secara terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Continue Reading

Advertorial

Kabar Kampus Merah Maron: Akademisi UNG Ciptakan Teknologi Retort Aman untuk Tambang Emas

Published

on

UNG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh barisan akademisi Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Kali ini, Dosen Fakultas Kedokteran UNG, Sri Manovita Pateda, sukses meraih hak paten sederhana atas inovasi teknologi tepat guna yang diberi nama “Retort Sistem Tertutup dengan Sumber Api dari Atas yang Knock-Down dan Simple-Portable“.

Inovasi mutakhir ini hadir sebagai solusi konkret bagi aktivitas pertambangan emas skala kecil atau tambang rakyat, yang selama ini kerap dihadapkan pada tingginya risiko kesehatan dan ancaman pencemaran lingkungan akibat paparan zat merkuri.

Melalui teknologi retort bersistem tertutup ini, uap merkuri yang dihasilkan dari proses pembakaran amalgam (campuran emas dan merkuri) dipastikan tidak lagi terlepas bebas ke udara. Sistem ini mampu mengendalikan uap beracun tersebut sehingga secara drastis mengurangi risiko paparan zat berbahaya bagi para penambang.

Keunggulan utama alat ini terletak pada desainnya yang sangat praktis, ergonomis, dan adaptif. Sistem knock-down memungkinkan alat ini dibongkar pasang dengan sangat mudah. Sementara sifatnya yang portable sangat memudahkan mobilisasi penggunaan di berbagai titik lokasi tambang yang medannya tak menentu.

Selain itu, desain peletakan sumber api di bagian atas dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi proses pembakaran sekaligus menekan risiko paparan langsung terhadap pengguna alat.

Pengembangan teknologi ini merupakan buah dari kolaborasi riset lintas disiplin ilmu para peneliti yang berkomitmen menghadirkan inovasi tepat guna. Tidak sekadar berfokus pada aspek teknis operasional, inovasi ini juga sangat menekankan pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta perlindungan lingkungan hidup dalam praktik pertambangan rakyat.

Perolehan paten sederhana ini menjadi bukti nyata bahwa riset akademik di lingkungan kampus mampu menjawab langsung kebutuhan esensial di tengah masyarakat. Inovasi yang dihasilkan tidak hanya bernilai ilmiah di atas kertas, tetapi juga memiliki dampak langsung yang terukur dalam meningkatkan kualitas hidup dan keselamatan, khususnya bagi para penambang emas skala kecil.

Ke depan, teknologi retort sistem tertutup ini diharapkan dapat diadopsi dan diproduksi secara masif di berbagai daerah lingkar tambang di Indonesia. Dengan demikian, praktik perekonomian di sektor pertambangan rakyat dapat berjalan jauh lebih aman, sehat, dan berkelanjutan, tanpa harus mengorbankan kelestarian lingkungan maupun nyawa manusia.

Continue Reading

Advertorial

Bikin Bangga Gorontalo, Prof. Eduart Promosikan Keajaiban Teluk Tomini di Pameran Laut Terbesar RI

Published

on

Rektor UNG Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T saat memberikan materi pada Marine Action Expo (MAX) 2026 di Balai Sarbini, Jakarta (26/04/26) Sumber : Edudive

UNG – Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., tampil memukau sebagai pembicara utama dalam ajang bergengsi Marine Action Expo (MAX) 2026 yang diselenggarakan di Balai Sarbini, Jakarta, pada 24 hingga 26 April 2026.

Dalam salah satu pameran potensi bawah laut dan wisata bahari terbesar di Indonesia tersebut, Prof. Eduart menyoroti kekayaan alam luar biasa yang tersimpan di Kawasan Teluk Tomini.

Dalam pemaparannya, Rektor UNG menjelaskan betapa masifnya potensi pariwisata bawah laut di Teluk Tomini. Potensi ini semakin diperkuat oleh posisi strategis teluk yang berada langsung di dalam kawasan Segitiga Terumbu Karang Dunia (Coral Triangle).

“Teluk Tomini ini merupakan teluk terbesar sekaligus terluas di Indonesia. Perairan ini memiliki biodiversitas dan keanekaragaman biota laut yang sangat melimpah, sehingga dunia harus tahu dan melihat secara langsung semua potensi luar biasa ini,” papar Prof. Eduart di hadapan para peserta pameran.

Sosok akademisi yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) ini menambahkan, keberadaan UNG sebagai kampus terbesar di Kawasan Teluk Tomini memberikan tanggung jawab besar. Fokus pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi di UNG kini dipusatkan pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu mendukung serta mengelola berbagai potensi di kawasan tersebut, tak terkecuali sektor pariwisata bawah lautnya.

Sebagai wujud nyata komitmen UNG dalam pengembangan pendidikan dan riset berbasis kawasan, universitas menghadirkan inovasi bernama “Edudive”. Program ini menjadi motor penggerak utama untuk riset kelautan sekaligus ajang promosi pariwisata bawah laut.

“Jadi, Edudive itu selain melakukan riset kelautan secara akademis, juga menjadi pintu masuk untuk mengeksplorasi pariwisata bawah laut yang membentang di tiga provinsi, yakni Provinsi Gorontalo, Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) di Sulawesi Utara, serta Kepulauan Togean di Una-una, Provinsi Sulawesi Tengah,” terang rektor UNG dua periode tersebut.

Selain memberikan materi edukatif mengenai ekosistem Kawasan Teluk Tomini, Prof. Eduart turut memberikan kejutan manis dengan membagikan voucher gratis eksplorasi wisata bawah laut Gorontalo melalui fasilitas Edudive. Voucher tersebut diberikan kepada para pengunjung MAX 2026 yang berhasil menjawab kuis interaktif seputar Teluk Tomini.

Di penghujung acara, Rektor UNG juga menyerahkan secara simbolis buku komprehensif mengenai potensi Teluk Tomini kepada pihak penyelenggara pameran laut bergengsi tersebut sebagai bentuk dukungan literasi maritim nasional.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler