Connect with us

Advertorial

Ketua Dewan Dibuat Geram Pada Pelantikan Kades

Published

on

ketua DPRD, Aleg Ketua Komisi II, dan Kepala Desa Motilango Kecamatan Tibawa || Foto Barakati.id (Irvan Yasin)

DPRD KABGOR – Kepala Desa Motilango terpilih harus merasakan pahit, karena tak bisa bersama-sama ikut dalam pelantikan Kepala Desa serentak yang dilakukan oleh Bupati Gorontalo, di Gedung Kasmat Lahay, (6/5/2021).

Hal tersebut dikarenakan yang bersangkutan diberikan informasi oleh panitia pelaksana sesaat menjelang pelantikan, bahwa akan ada penundaan untuk pelantikan dirinya.

Sontak hal itu menuai kecaman dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gorontalo, dirinya mempertanyakan alasan panitia yang menunda pelantikan kepala Desa Motilango, menurutnya yang ditunda hanyalah Desa yang masih melakukan gugatan di PTTUN.

“Berdasarkan rekomendasi DPRD hanya ada dua Desa yang dilakukan penundaan, yaitu Desa Moahudu dan Desa Hutabohu karena masih melakukan gugatan ke PTTUN,” Tegas Syam T. Ase

Sambung Syam ini tidak berlaku bagi kepala Desa Motilango Kecamatan Tibawa, sebab yang bersangkutan telah menerima undangan secara tertulis untuk ikut dalam prosesi tersebut.

Dirinya meminta kepada pihak panitia pelantikan Pilkades untuk mempertanggungjawabkan hal ini, karena memberitahukan secara tiba-tiba kepada yang bersangkutan untuk tidak turut serta dalam pelantikan tersebut.

“Sistem pemerintahan seperti apa yang modelnya begini, tidak menghargai pihak yang dirugikan dalam hal ini kepala Desa Motilango. Panitia pelantikan harus mempertanggungjawabkan hal ini, jangan sampai langkah yang dilakukan oleh panitia memberikan efek terhadap Bupati,” Jelas Syam.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Gorontalo menyampaikan penundaan kepala Desa Mootilango Kecamatan Tibawa berdasarkan surat gugatan yang diterima oleh pemerintah, sehingga terjadi penundaan kepala Desa Motilango bersama dua Desa yang menjadi rekomendasi DPRD.

“Sesuai rekomendasi DPRD, bahwa bagi desa yang bermasalah atau proses gugatan diminta untuk penundaan pelantikan kepala Desa, sehingga hal ini dilakukan oleh pemerintah,” Tutur Nawir.

Advertorial

Gorut Ikuti Penilaian Kabupaten Layak Anak

Published

on

Sekretaris Daerah Gorontalo Utara Saat Memimpin Rapat Didampingi Oleh Kepala Dinas PP & PA, dan Kepala BAPPEDA Gorontalo Utara || Foto HUMAS

GORUT – Pemerintahan Kabupaten Gorontalo Utara terus mematangkan persiapan untuk menyambut penilaian Kabupaten Layak Anak yang akan digelar beberapa hari lagi. Kabupaten Gorontalo Utara menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Gorontalo yang mengikuti lomba tersebut.

Sekretaris Daerah Ridwan Yasin mengatakan, terpilihnya Kabupaten Gorontalo Utara untuk mengikuti lomba yang diselenggarakan oleh kementerian menjadi satu kebanggaan tersendiri, pasalnya Pemda terus berupaya agar menjadikan Gorontalo Utara Sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA).

“Gorut ini salah satu kabupaten satu – satunya yang ada di Provinsi Gorontalo yang mendapatkan penghargaaan dari kementerian untuk dinilai,” Ungkap Ridwan usai membuka Rapat Koordinasi gugus tugas Kabupaten Layak Anak tingkat Kabupaten Gorut, (18/6/2021).

Diakuinya, saat ini Pemda melakukan persiapan menyambut penilaian yang akan dilakukan. Lantas Ridwan menegaskan ke semua pihak untuk memaksimalkan waktu yang ada dengan melakukan kroscek kembali data yang diperlukan pada penilaian sesuai dengan kebenaran.

“Jika belum lengkap maka segera di perbaiki. Contoh, misalnya menginput surat keputusan Bupati, tapi setelah dicek dalam dokumen yang disiapkan tidak ada, maka itu yang kita cek baik – baik,..”

“Dan kepada OPD untuk segera mempersiapkan diri memenuhi data – data yang sudah diinput. Kalau kita tidak dukung dengan data secara fakta sama saja kita sia-sia dalam memperjuangkan ini,” Tutup Sekda.

Continue Reading

Advertorial

Pemda Gorut Bersama BNN Perangi Penyalahgunaan Narkotika

Published

on

Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin saat diwawancarai || Foto HUMAS

GORUT – Bupati Indra Yasin membuka kegiatan rapat kerja program pemberdayaan masyarakat anti narkoba di Instansi Pendidikan yang di gelar oleh Badan Narkotika Nasional BNN Gorontalo Utara yang di ikuti oleh sejumlah Kepala Sekolah, di Hotel Maqna Kota Gorontalo, (17/6/2021).

Menurut Indra Yasin, penyalahgunaan narkoba saat ini sangat memprihatinkan dimana telah masuk ke generasi muda usia sekolah menengah pertama maupun menengah atas.

“Kebanyakan yang hari ini presentasi penyalahgunaan narkotika itu ada pada generasi muda dan terutama yang ada di sekolah-sekolah,” Ungkapnya.

Pemda bersama BNN telah bersepakat memerangi penyalahgunaan narkotika, dengan melibatkan seluruh stakeholder, orang tua, turut pula memberikan edukasi akan bahayanya barang haram tersebut.

“Kita juga harus lakukan penyuluhan hukum, dari seluruh komponen yang terkait termasuk aparat penegak hukum, kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan. Supaya anak-anak kita ini tau, kalau mereka salah menggunakannya, maka dia akan berhadapan dengan aparat penegak hukum dalam hal penjara,..”

“Sebab itu pekerjaan ini tidak ringan, dan tidak hanya di sekolah tetapi harus ada campur tangan juga orang tua di rumah,” Ujar Indra.

Continue Reading

Advertorial

Jika Terbukti Bersalah, Oknum Kades Pilobuhuta Diminta di Pecat

Published

on

Syafrudin Bano || Foto istimewa

DPRD KABGOR – Ketua Komisi l Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gorontalo Syafrudin Bano angkat bicara terkait dengan beredarnya informasi oknum Kepala Desa yang di duga sedang bermain judi, menurutnya jika hal tersebut benar-benar dilakukan dan terbukti maka pemerintah daerah harus mengambil langkah untuk memecat yang bersangkutan.

Menyikapi hal tersebut Komisi l DPRD akan mengundang Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Camat Batudaa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan oknum Kades tersebut untuk dimintai klarifikasi saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) kedepan.

“Kami akan undang Kades, BPD, Camat dan Dinas terkait untuk dimintai klarifikasi terhadap Kades main judi bersama warga setempat. Jika terbukti main judi, maka kami meminta pemerintah daerah untuk memecat yang bersangkutan tanpa menunggu rekomendasi,” Ungkap Syafrudin, (15/6/2021).

Ia mengatakan, sebagai Kepala Desa seharusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, karena Kepala Desa adalah panutan masyarakat. Bukannya melanggar aturan ataupun norma yang berlaku.

“Apa yang dilakukan oleh Kades merupakan kejadian yang luar biasa dan tidak mencerminkan sebagai seorang pemimpin. Oleh sebab itu saya minta dipecat,” Tegas Syafrudin Bano.

Di ketahui oknum yang diduga merupakan Kepala Desa Pilobuhuta Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo.

Continue Reading

Terpopuler