Connect with us

Gorontalo

PMI Apresiasi Langkah Tegas Kapolri Mutasi 25 Personil Polri

Published

on

Wakil ketua umum Partai Mahasiswa Indonesia Aldy Ibura

GORONTALO – Kasus penembakan sesama anggota Polisi Brigadir J, dan Brada E, akhir-akhir ini menyita perhatian publik, terutama pengguna sosial media. Di Instagram sendiri ada kurang lebih 5,4 ribu tagar #brigadirj dan ribuan komentar membicarakan dan bertanya-tanya seputar kasus ini. Bahkan sempat trending beberapa kali di Twitter, semua bertanya-tanya seputar kebenaran dan kepastian dari kasus ini.

Wakil ketua umum Partai Mahasiswa Indonesia Aldy Ibura mengatakan, jika kita menyoroti perkembangan keseriusan penanganan kasus ini, maka bisa dilihat dari beberapa anggota Polri yang diperiksa dan mendapatkan sanksi dicopot serta dimutasi dari jabatannya.

“Hal ini membuktikan bahwasanya sedari awal institusi Polri dan Kapolri sendiri tidak tersandera oleh kepentingan manapun. Dan kami yakin kasus ini bisa kemudian di ungkap secara transparan,” Kata Aldy.

Kepada Kapolri, Kami berharap kasus ini segera diselesaikan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku serta dapat dilakukan penegakan hukum dengan seadil-adilnya tanpa memandang pangkat dan jabatan terhadap siapa saja yang terlibat.

“Sehingga citra Polri sebagai aparat penegak hukum tetap terjaga di hadapan masyarakat Indonesia,” Sambung Aldy.

“Pada intinya harapan publik adalah bagaimana Tim Khusus Polri bisa menuntaskan pekerjaannya dan menegakkan supremasi hukum yang seadil-adilnya bagi korban dan seluruh pihak yang terlibat,..”

“Terakhir kami meminta kepada masyarakat untuk menunggu hasil penanganan kasus ini dan mendukung segala upaya penegakan hukum yang sedang di jalankan,” Tutup Aldy.

Gorontalo

Ini Capaian 100 Hari Kerja Pj Gubernur Gorontalo Hamka Noer

Published

on

GORONTALO – Kepercayaan publik terhadap pemerintah provinsi Gorontalo mulai membaik perlahan lahan kedepan. Berbagai momentum yang di upayakan pemerintah provinsi mendapat apresiasi dari lembaga pemerintah maupun kementerian.

Demikian diungkapkan Penjabat Gubernur Provinsi Gorontalo, Hamka Hendra Noer pada Ekspose 100 hari kinerja penjabat gubernur dan simposium pembagunan Provinsi Gorontalo, di ballroom Hotel Aston, (23/9/2022) malam.

Berbagai capaian dalam kepemimpinan Pj Gubernur, Hamka Noer yang mendapat apresiasi diantaranya memperjuangkan agenda event olahraga internasional dengan menjadikan Provinsi Gorontalo sebagai tuan rumah.

Sehingga, Gorontalo bisa dijadikan salah satu role model. Selanjutnya, Provinsi Gorontalo masuk daerah tercepat kedua dalam memasukkan laporan untuk daerah yang dijabat penjabat Gubernur.

“Kita juga adalah daerah yang pertama di Indonesia yang mengeluarkan imbauan untuk melakukan netralitas birokrasi dan daerah pertama yang mengalokasikan anggaran untuk pilkada di tahun 2023 dan 2024,” Jelas Hamka Noer.

Hamka juga menambahkan, ada beberapa masalah yang saat ini dihadapi, diantaranya situasi kemiskinan dan ketimpangan di Provinsi Gorontalo.

Dirinya mengajak pemerintah provinsi Gorontalo saatnya mengubah paradigma, dimana lebih bersifat peduli situasi masyarakat, wajib terlibat sebagai penggerak pembangunan, dan tidak boleh lepas dari kondisi masyarakat maupun dirinya sendiri.

“Oleh karena itu dengan segala potensi dan pengetahuan yang dimiliki oleh seluruh perangkat pemerintah di Provinsi Gorontalo, maka wajib diimplementasikan untuk melahirkan inovasi dan memajukan kesejahteraan masyarakat dan kawasan disekitar provinsi Gorontalo,” Tukasnya.

Continue Reading

Gorontalo

Disnakertrans Pohuwato Diminta Kontrol Investor Dalam Rekrutmen Karyawan

Published

on

(LPKP-Galak), Ismail Hippy

GORONTALO – Ketua Lembaga Pengawas Kinerja Pemerintah (LPKP-Galak), Ismail Hippy meminta Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) mengawasi para pihak investor dalam hal perekrutan tenaga kerja. Menurutnya, tenaga kerja lokal harus menjadi prioritas oleh pihak investor dalam perekrutan.

“Selaku tokoh dari masyarakat, saya banyak sekali mendengar terkait keluhan dari pihak masyarakat yang sangat susah untuk mendapatkan lapangan pekerjaan di kalangan investor atau perusahaan yang masuk di wilayah ini,” Ungkap Ismail, (23/9/2022).

Dirinya menegaskan, seharusnya pihak Disnaketrans mampu melaksanakan tugasnya dalam mengawasi setiap Investor/perusahaan dalam hal melakukan perekrutan ketenagakerjaan.

“Olehnya, Saya meminta kepada pihak Disnakertrans agar dapat memperhatikan Investor-investor atau perusahaan yang datang ke daerah kita agar dapat melakukan perekrutan tenaga kerja lokal yang harus berdomisili atau memiliki indentitas asli Pohuwato. jangan ada yang dari luar karena dapat memicu konflik masyarakat jika hal ini tidak diawasi dengan baik,” tegasnya.

Ismail juga sempat mempertanyakan terkait tempat penunjang kualitas SDM Lokal milik Disnakertrans. “Kemarin pas saya pergi ke Disnakertrans, tempat diselenggarakannya Pelatihan Kerja itu tak terpelihara/terealisasi dengan baik, apakah ini yang menjadi kendala dari mereka?,” Tukasnya.

Continue Reading

Gorontalo

Dikeroyok Kakak Kelasnya, Siswa SMP 1 Limboto Alami Memar Diwajah

Published

on

Ilustrasi Pengeroyokan (Antara)

GORONTALO – Seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Limboto, Kabupaten Gorontalo, menjadi korban pengeroyokan dari kakak tingkatnya. Korban yang duduk di kelas VIII itu mengalami lebam di bagian wajah dan beberapa bagian tubuh.

Kejadian bermula saat korban TA hendak melaksanakan sholat dzuhur di mushola sekolah. Saat berada di dalam mushola yang bersangkutan di suruh oleh kakak tingkatnya untuk mengambil shaf di bagian depan, namun korban menolaknya.

Setelah melaksanakan sholat korban bergegas keluar dari mushola namun tiba-tiba, beberapa kakak tingkatnya langsung melakukan pengeroyokan kepada korban.

“Kebetulan dalam sekolah itu ada mushola, jadi anak saya itu so berada di dalam mushola baru kakak-kakaknya ini, menyuruh untuk maju kemuka, namun dia tidak mau, begitu keluar langsung dorang (mereka, red) keroyok,” Ungkap Ayah Korban saat dikonfirmasi via telpon, (23/9/2022).

Korban sendiri diduga dikeroyok oleh delapan orang kakak tingkatnya, “Menurut dari Guru-guru (pihak sekolah), yang melakukan penganiayaan ada enam orang sementara pengakuan anak saya ada delapan orang,” Tambahnya.

Dari kejadian tersebut korban dibawa dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hasri Ainun Habibie Kabupaten Gorontalo. Saat ini juga korban telah kembali ke kediamannya untuk menjalani rawat jalan.

“Korban saat ini masih merasakan sakit, mukanya masih bengkak,” Tukasnya.

Ayah korban yang tak terima dengan tindakan pengeroyokan tersebut meminta para pelaku bertanggungjawab, sang ayah mengambil langkah dengan melaporkan hal ini ke Polres Gorontalo.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler