<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Adat gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/adat-gorontalo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/adat-gorontalo/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Mar 2026 22:26:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Adat gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/adat-gorontalo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Warisan dari Abad ke-15: Pohuwato Lestarikan Tradisi Tumbilotohe</title>
		<link>https://barakati.id/warisan-dari-abad-ke-15-pohuwato-lestarikan-tradisi-tumbilotohe/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=warisan-dari-abad-ke-15-pohuwato-lestarikan-tradisi-tumbilotohe</link>
					<comments>https://barakati.id/warisan-dari-abad-ke-15-pohuwato-lestarikan-tradisi-tumbilotohe/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 22:26:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Adat gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Idulfitri 1447 H]]></category>
		<category><![CDATA[nilai tradisi]]></category>
		<category><![CDATA[pelestarian budaya]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Jabatan Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Saipul A Mbuinga]]></category>
		<category><![CDATA[Selfi Mbuinga Monoarfa]]></category>
		<category><![CDATA[tradisi Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbilotohe]]></category>
		<category><![CDATA[wisata religi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29757</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/warisan-dari-abad-ke-15-pohuwato-lestarikan-tradisi-tumbilotohe/">Warisan dari Abad ke-15: Pohuwato Lestarikan Tradisi Tumbilotohe</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/warisan-dari-abad-ke-15-pohuwato-lestarikan-tradisi-tumbilotohe/">Warisan dari Abad ke-15: Pohuwato Lestarikan Tradisi Tumbilotohe</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Suasana malam ke-27 Ramadan di Kabupaten Pohuwato, Senin (16/03/2026), berlangsung semarak dengan pelaksanaan tradisi tumbilotohe di Rumah Jabatan Bupati Pohuwato. Tradisi yang berarti malam pemasangan lampu ini menjadi momen khas yang selalu dinantikan masyarakat Gorontalo setiap memasuki penghujung bulan suci Ramadan. Tumbilotohe, yang telah diwariskan secara turun-temurun sejak abad ke-15, memiliki nilai religius dan budaya yang kuat. Tradisi ini biasanya dilaksanakan serentak pada malam ke-27 Ramadan, setelah umat Muslim menunaikan puasa hari ke-26. Cahaya lampu yang menghiasi rumah dan lingkungan menjadi simbol penerangan hati serta bentuk penyambutan malam penuh berkah sebelum datangnya Idulfitri. Pada masa lampau, ketika penerangan masih terbatas, masyarakat Gorontalo menggunakan lampu sederhana berbahan alami dari seludang atau wamuta yang dibakar setelah diruncingkan, menghasilkan cahaya lembut yang menerangi malam. Hingga kini, makna filosofis tersebut tetap dipertahankan di tengah kemajuan zaman. Prosesi pemasangan lampu di Rumah Jabatan Bupati Pohuwato dilakukan langsung oleh Bupati Saipul A. Mbuinga bersama sang istri, Selfi Mbuinga Monoarfa, usai salat Magrib. Turut hadir Sekretaris Daerah Pohuwato Iskandar Datau, Kadhi Pohuwato Syaiful Sabu, Bate Pohuwato Asmad N. Tuna, Hakimu Pohuwato, Ustaz Wisno Pakaya, Wuu Pohuwato Raman Pakilie, Kabid Kebudayaan Iswan Gau, serta sejumlah pemangku adat dan tokoh masyarakat lainnya. Dalam sambutannya, Bupati Saipul mengucapkan terima kasih kepada para pemangku adat yang setiap tahun setia hadir mendampingi pelaksanaan tradisi tumbilotohe di kediamannya. Ia menekankan bahwa tumbilotohe bukan hanya kegiatan simbolik, melainkan juga sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga dan bentuk pelestarian budaya Islam di Gorontalo. “Tradisi tumbilotohe bukan sekadar pemasangan lampu, tetapi mengandung nilai religius dan budaya yang mendalam. Ini adalah warisan leluhur yang mesti kita jaga agar tidak luntur oleh perkembangan zaman,” kata Bupati Saipul. Ia menambahkan, selain memperindah suasana Ramadan, tumbilotohe juga menjadi simbol penerangan hati dalam menyambut hari kemenangan. “Insyaallah, dalam empat atau lima hari ke depan kita akan merayakan Idulfitri. Kita tentu masih menunggu keputusan resmi pemerintah terkait penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah,” ujarnya. Bupati berharap tradisi ini terus dilestarikan dan menjadi daya tarik bagi wisata religi serta budaya di Gorontalo. “Terima kasih kepada para pemangku adat yang telah memberikan pemakluman secara adat untuk pemasangan lampu malam ini. Semoga tradisi ini tetap hidup dan diteruskan oleh generasi muda di era modern,” tutupnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pohuwato &#8211; Suasana malam ke-27 Ramadan di Kabupaten Pohuwato, Senin (16/03/2026), berlangsung semarak dengan pelaksanaan tradisi <strong>tumbilotohe</strong> di Rumah Jabatan Bupati Pohuwato. Tradisi yang berarti <em>malam pemasangan lampu</em> ini menjadi momen khas yang selalu dinantikan masyarakat Gorontalo setiap memasuki penghujung bulan suci Ramadan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Tumbilotohe, yang telah diwariskan secara turun-temurun sejak abad ke-15, memiliki nilai religius dan budaya yang kuat. Tradisi ini biasanya dilaksanakan serentak pada malam ke-27 Ramadan, setelah umat Muslim menunaikan puasa hari ke-26. Cahaya lampu yang menghiasi rumah dan lingkungan menjadi simbol penerangan hati serta bentuk penyambutan malam penuh berkah sebelum datangnya Idulfitri.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pada masa lampau, ketika penerangan masih terbatas, masyarakat Gorontalo menggunakan lampu sederhana berbahan alami dari seludang atau <em>wamuta</em> yang dibakar setelah diruncingkan, menghasilkan cahaya lembut yang menerangi malam. Hingga kini, makna filosofis tersebut tetap dipertahankan di tengah kemajuan zaman.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Prosesi pemasangan lampu di Rumah Jabatan Bupati Pohuwato dilakukan langsung oleh Bupati Saipul A. Mbuinga bersama sang istri, Selfi Mbuinga Monoarfa, usai salat Magrib. Turut hadir Sekretaris Daerah Pohuwato Iskandar Datau, Kadhi Pohuwato Syaiful Sabu, Bate Pohuwato Asmad N. Tuna, Hakimu Pohuwato, Ustaz Wisno Pakaya, Wuu Pohuwato Raman Pakilie, Kabid Kebudayaan Iswan Gau, serta sejumlah pemangku adat dan tokoh masyarakat lainnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam sambutannya, Bupati Saipul mengucapkan terima kasih kepada para pemangku adat yang setiap tahun setia hadir mendampingi pelaksanaan tradisi tumbilotohe di kediamannya. Ia menekankan bahwa tumbilotohe bukan hanya kegiatan simbolik, melainkan juga sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga dan bentuk pelestarian budaya Islam di Gorontalo.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Tradisi tumbilotohe bukan sekadar pemasangan lampu, tetapi mengandung nilai religius dan budaya yang mendalam. Ini adalah warisan leluhur yang mesti kita jaga agar tidak luntur oleh perkembangan zaman,” kata Bupati Saipul.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia menambahkan, selain memperindah suasana Ramadan, tumbilotohe juga menjadi simbol penerangan hati dalam menyambut hari kemenangan. “Insyaallah, dalam empat atau lima hari ke depan kita akan merayakan Idulfitri. Kita tentu masih menunggu keputusan resmi pemerintah terkait penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah,” ujarnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Bupati berharap tradisi ini terus dilestarikan dan menjadi daya tarik bagi wisata religi serta budaya di Gorontalo. “Terima kasih kepada para pemangku adat yang telah memberikan pemakluman secara adat untuk pemasangan lampu malam ini. Semoga tradisi ini tetap hidup dan diteruskan oleh generasi muda di era modern,” tutupnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/warisan-dari-abad-ke-15-pohuwato-lestarikan-tradisi-tumbilotohe/">Warisan dari Abad ke-15: Pohuwato Lestarikan Tradisi Tumbilotohe</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/warisan-dari-abad-ke-15-pohuwato-lestarikan-tradisi-tumbilotohe/">Warisan dari Abad ke-15: Pohuwato Lestarikan Tradisi Tumbilotohe</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/warisan-dari-abad-ke-15-pohuwato-lestarikan-tradisi-tumbilotohe/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Protes Menggema: Peserta Mubes IX LAMAHU Nilai Pemilihan Ketua Umum Tak Demokratis</title>
		<link>https://barakati.id/protes-menggema-peserta-mubes-ix-lamahu-nilai-pemilihan-ketua-umum-tak-demokratis/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=protes-menggema-peserta-mubes-ix-lamahu-nilai-pemilihan-ketua-umum-tak-demokratis</link>
					<comments>https://barakati.id/protes-menggema-peserta-mubes-ix-lamahu-nilai-pemilihan-ketua-umum-tak-demokratis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2026 16:47:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Abdul Manan Podungge]]></category>
		<category><![CDATA[Adat gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Bandayo]]></category>
		<category><![CDATA[demokrasi organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Huyula Heluma Lo Hulontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kritik Mubes LAMAHU]]></category>
		<category><![CDATA[mekanisme musyawarah]]></category>
		<category><![CDATA[Mubes IX LAMAHU]]></category>
		<category><![CDATA[organisasi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[pemilihan ketua umum]]></category>
		<category><![CDATA[peran Bandayo]]></category>
		<category><![CDATA[Pilar Pingkes]]></category>
		<category><![CDATA[polemik LAMAHU]]></category>
		<category><![CDATA[suara peserta Mubes]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29219</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/protes-menggema-peserta-mubes-ix-lamahu-nilai-pemilihan-ketua-umum-tak-demokratis/">Protes Menggema: Peserta Mubes IX LAMAHU Nilai Pemilihan Ketua Umum Tak Demokratis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/protes-menggema-peserta-mubes-ix-lamahu-nilai-pemilihan-ketua-umum-tak-demokratis/">Protes Menggema: Peserta Mubes IX LAMAHU Nilai Pemilihan Ketua Umum Tak Demokratis</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Jakarta - Salah satu peserta Musyawarah Besar (Mubes) IX Huyula Heluma Lo Hulontalo (LAMAHU) dari Pilar Pingkes, Abdul Manan Podungge, melontarkan kritik tajam terhadap proses penetapan Ketua Umum, yang menurutnya tidak berjalan sesuai mekanisme musyawarah besar organisasi. Abdul Manan menilai sejak awal, proses pemilihan sudah mengindikasikan bahwa keputusan sepenuhnya berada di tangan Bandayo, tanpa melalui tahapan demokratis sebagaimana mestinya dalam forum Mubes. “Kalau pada akhirnya Ketua Umum dipilih oleh Bandayo, seharusnya tidak perlu ada proses Mubes maupun pilar-pilar. Pilar-pilar ini untuk apa, kalau yang menentukan tetap Bandayo?” ujar Abdul Manan dalam keterangannya. Ia menilai keputusan penetapan Ketua Umum dilakukan secara sepihak dan diumumkan langsung oleh Bandayo tanpa melalui prosedur yang diatur dalam mekanisme organisasi. “Masalahnya, tadi itu langsung diumumkan oleh Bandayo. Prosedurnya tidak dilakukan sesuai aturan. Setelah itu baru mereka berlindung di Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART),” tegasnya. Menurutnya, apabila mekanisme pemilihan Ketua Umum sepenuhnya berada di tangan Bandayo, maka keberadaan Mubes menjadi tidak relevan. “Kalau mekanismenya memang Bandayo, tidak perlu lagi ada Mubes. Langsung saja ditetapkan oleh Bandayo secara aklamasi. Kasihan para pendiri LAMAHU pertama, mereka ini akhirnya hanya menjadi penonton, tidak dilibatkan secara substansial,” kata Abdul Manan dengan nada kecewa. Lebih lanjut, ia juga menyoroti tidak adanya sesi penyampaian visi dan misi dari calon Ketua Umum sebelum penetapan dilakukan. “Kalau memang proses Bandayo sudah ditetapkan, kenapa tidak mengikuti prosedur? Misalnya penyampaian visi dan misi. Sekarang saya tanya, apakah tadi ada penyampaian visi dan misi? Kan tidak ada, langsung ditetapkan,” ungkapnya. Abdul Manan menegaskan bahwa kondisi tersebut menunjukkan proses penetapan Ketua Umum tidak berjalan sesuai prinsip musyawarah dan nilai demokrasi organisasi. “Hal ini jelas tidak sesuai dengan mekanisme yang seharusnya. Prinsip musyawarah untuk mufakat seolah diabaikan,” pungkasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Jakarta &#8211; Salah satu peserta <strong>Musyawarah Besar (Mubes) IX Huyula Heluma Lo Hulontalo (LAMAHU)</strong> dari Pilar Pingkes, <strong>Abdul Manan Podungge</strong>, melontarkan <strong>kritik tajam terhadap proses penetapan Ketua Umum</strong>, yang menurutnya tidak berjalan sesuai mekanisme musyawarah besar organisasi.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Abdul Manan menilai sejak awal, proses pemilihan sudah mengindikasikan bahwa <strong>keputusan sepenuhnya berada di tangan Bandayo</strong>, tanpa melalui tahapan demokratis sebagaimana mestinya dalam forum Mubes.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kalau pada akhirnya Ketua Umum dipilih oleh Bandayo, seharusnya tidak perlu ada proses Mubes maupun pilar-pilar. Pilar-pilar ini untuk apa, kalau yang menentukan tetap Bandayo?” ujar Abdul Manan dalam keterangannya.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia menilai keputusan penetapan Ketua Umum dilakukan secara sepihak dan diumumkan langsung oleh Bandayo <strong>tanpa melalui prosedur yang diatur dalam mekanisme organisasi</strong>.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Masalahnya, tadi itu langsung diumumkan oleh Bandayo. Prosedurnya tidak dilakukan sesuai aturan. Setelah itu baru mereka berlindung di Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART),” tegasnya.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurutnya, apabila mekanisme pemilihan Ketua Umum sepenuhnya berada di tangan Bandayo, maka <strong>keberadaan Mubes menjadi tidak relevan</strong>.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kalau mekanismenya memang Bandayo, tidak perlu lagi ada Mubes. Langsung saja ditetapkan oleh Bandayo secara aklamasi. Kasihan para pendiri LAMAHU pertama, mereka ini akhirnya hanya menjadi penonton, tidak dilibatkan secara substansial,” kata Abdul Manan dengan nada kecewa.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Lebih lanjut, ia juga menyoroti tidak adanya sesi <strong>penyampaian visi dan misi dari calon Ketua Umum</strong> sebelum penetapan dilakukan.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kalau memang proses Bandayo sudah ditetapkan, kenapa tidak mengikuti prosedur? Misalnya penyampaian visi dan misi. Sekarang saya tanya, apakah tadi ada penyampaian visi dan misi? Kan tidak ada, langsung ditetapkan,” ungkapnya.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Abdul Manan menegaskan bahwa kondisi tersebut menunjukkan proses penetapan Ketua Umum <strong>tidak berjalan sesuai prinsip musyawarah dan nilai demokrasi organisasi.</strong></p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Hal ini jelas tidak sesuai dengan mekanisme yang seharusnya. Prinsip musyawarah untuk mufakat seolah diabaikan,” pungkasnya.
</blockquote>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/protes-menggema-peserta-mubes-ix-lamahu-nilai-pemilihan-ketua-umum-tak-demokratis/">Protes Menggema: Peserta Mubes IX LAMAHU Nilai Pemilihan Ketua Umum Tak Demokratis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/protes-menggema-peserta-mubes-ix-lamahu-nilai-pemilihan-ketua-umum-tak-demokratis/">Protes Menggema: Peserta Mubes IX LAMAHU Nilai Pemilihan Ketua Umum Tak Demokratis</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/protes-menggema-peserta-mubes-ix-lamahu-nilai-pemilihan-ketua-umum-tak-demokratis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wabup Iwan Adam: Tradisi Maulid Nabi Perekat Persatuan Warga Gorontalo</title>
		<link>https://barakati.id/wabup-iwan-adam-tradisi-maulid-nabi-perekat-persatuan-warga-gorontalo/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wabup-iwan-adam-tradisi-maulid-nabi-perekat-persatuan-warga-gorontalo</link>
					<comments>https://barakati.id/wabup-iwan-adam-tradisi-maulid-nabi-perekat-persatuan-warga-gorontalo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2025 14:56:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Adat gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Islam Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[iwan s adam]]></category>
		<category><![CDATA[Maulid Nabi 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Kabupaten Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Peringatan Maulid Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Maulid Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Walima Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Walima tradisi Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26896</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/wabup-iwan-adam-tradisi-maulid-nabi-perekat-persatuan-warga-gorontalo/">Wabup Iwan Adam: Tradisi Maulid Nabi Perekat Persatuan Warga Gorontalo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/wabup-iwan-adam-tradisi-maulid-nabi-perekat-persatuan-warga-gorontalo/">Wabup Iwan Adam: Tradisi Maulid Nabi Perekat Persatuan Warga Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Kabupaten Pohuwato berlangsung khidmat dengan nuansa tradisi Gorontalo. Rangkaian kegiatan dimulai sejak malam hingga pagi hari, ditandai dengan lantunan zikir bersama para pezikir, Jumat (5/9/2025). Prosesi adat turun dari rumah jabatan bupati menuju Masjid Agung membuka jalannya acara. Tradisi ini dipimpin para pemangku adat dan dihadiri Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, Dandim 1313 Pohuwato Letkol Inf. Madiyan Surya, perwakilan Forkopimda, Sekda Iskandar Datau, asisten, staf ahli bupati, pimpinan OPD, Ketua MUI Pohuwato Ust. Fahri Djafar, serta unsur lembaga adat. Hadir pula Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga Ny. Risnawati Adam Ali, Ketua DWP Pohuwato Suriyati Datau R. Abdjul, serta organisasi perempuan. Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama (du’a lo u lipu) dan pembagian walima berupa tolangga dan toyopo kepada para pezikir. Salah satu tolangga khusus dari Mopio ditempatkan di dalam masjid untuk dibagikan kepada jamaah yang hadir. Wakil Bupati Iwan S. Adam menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya peringatan Maulid Nabi yang menjadi agenda rutin setiap tahun. Ia menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. “Terpenting untuk dimaknai bersama dalam memperingati hari besar agama, khususnya kelahiran Nabi Muhammad SAW, agar kita bisa menjadikannya panutan dalam bermasyarakat, bersosial, beragama, dan berkeluarga,” ujar Iwan. Ia menambahkan, tradisi adat Gorontalo yang mengiringi perayaan Maulid perlu terus dilestarikan karena menjadi perekat persatuan dan kekeluargaan masyarakat. “Tradisi seperti ini menjadi perekat rasa kekeluargaan dan persatuan kita sebagai warga Gorontalo. Kami harap ke depan perayaan Maulid Nabi terus dipertahankan, karena sebagai umatnya wajib bagi kita untuk menjaganya hingga kapan pun,” tambahnya. Wabup Iwan juga menyampaikan bahwa kehadirannya mewakili Bupati Pohuwato yang berhalangan hadir. “Beliau menitip salam buat bapak-ibu pezikir, dan berdoa semoga pelaksanaan Maulid di masjid-masjid berlangsung khidmat,” tutupnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>Pohuwato &#8211; Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Kabupaten Pohuwato berlangsung khidmat dengan nuansa tradisi Gorontalo. Rangkaian kegiatan dimulai sejak malam hingga pagi hari, ditandai dengan lantunan zikir bersama para pezikir, Jumat (5/9/2025).</p>
<p>Prosesi adat turun dari rumah jabatan bupati menuju Masjid Agung membuka jalannya acara. Tradisi ini dipimpin para pemangku adat dan dihadiri Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, Dandim 1313 Pohuwato Letkol Inf. Madiyan Surya, perwakilan Forkopimda, Sekda Iskandar Datau, asisten, staf ahli bupati, pimpinan OPD, Ketua MUI Pohuwato Ust. Fahri Djafar, serta unsur lembaga adat. Hadir pula Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga Ny. Risnawati Adam Ali, Ketua DWP Pohuwato Suriyati Datau R. Abdjul, serta organisasi perempuan.</p>
<p>Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama (du’a lo u lipu) dan pembagian walima berupa tolangga dan toyopo kepada para pezikir. Salah satu tolangga khusus dari Mopio ditempatkan di dalam masjid untuk dibagikan kepada jamaah yang hadir.</p>
<p>Wakil Bupati Iwan S. Adam menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya peringatan Maulid Nabi yang menjadi agenda rutin setiap tahun. Ia menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW.</p>
<p><em>“Terpenting untuk dimaknai bersama dalam memperingati hari besar agama, khususnya kelahiran Nabi Muhammad SAW, agar kita bisa menjadikannya panutan dalam bermasyarakat, bersosial, beragama, dan berkeluarga,” ujar Iwan.</em></p>
<p>Ia menambahkan, tradisi adat Gorontalo yang mengiringi perayaan Maulid perlu terus dilestarikan karena menjadi perekat persatuan dan kekeluargaan masyarakat.</p>
<p><em>“Tradisi seperti ini menjadi perekat rasa kekeluargaan dan persatuan kita sebagai warga Gorontalo. Kami harap ke depan perayaan Maulid Nabi terus dipertahankan, karena sebagai umatnya wajib bagi kita untuk menjaganya hingga kapan pun,” tambahnya.</em></p>
<p>Wabup Iwan juga menyampaikan bahwa kehadirannya mewakili Bupati Pohuwato yang berhalangan hadir.</p>
<p><em>“Beliau menitip salam buat bapak-ibu pezikir, dan berdoa semoga pelaksanaan Maulid di masjid-masjid berlangsung khidmat,” tutupnya.</em>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/wabup-iwan-adam-tradisi-maulid-nabi-perekat-persatuan-warga-gorontalo/">Wabup Iwan Adam: Tradisi Maulid Nabi Perekat Persatuan Warga Gorontalo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/wabup-iwan-adam-tradisi-maulid-nabi-perekat-persatuan-warga-gorontalo/">Wabup Iwan Adam: Tradisi Maulid Nabi Perekat Persatuan Warga Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/wabup-iwan-adam-tradisi-maulid-nabi-perekat-persatuan-warga-gorontalo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Pohuwato Gelar Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H dengan Adat Gorontalo</title>
		<link>https://barakati.id/pemkab-pohuwato-gelar-perayaan-maulid-nabi-muhammad-saw-1446-h-dengan-adat-gorontalo/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pemkab-pohuwato-gelar-perayaan-maulid-nabi-muhammad-saw-1446-h-dengan-adat-gorontalo</link>
					<comments>https://barakati.id/pemkab-pohuwato-gelar-perayaan-maulid-nabi-muhammad-saw-1446-h-dengan-adat-gorontalo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Sep 2024 18:35:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Adat gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Maulid nabi muhamad saw]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Saipul mbuinga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=23297</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pemkab-pohuwato-gelar-perayaan-maulid-nabi-muhammad-saw-1446-h-dengan-adat-gorontalo/">Pemkab Pohuwato Gelar Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H dengan Adat Gorontalo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pemkab-pohuwato-gelar-perayaan-maulid-nabi-muhammad-saw-1446-h-dengan-adat-gorontalo/">Pemkab Pohuwato Gelar Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H dengan Adat Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb4" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato – Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato bersama pemangku adat menggelar perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H dengan perpaduan tradisi nasional dan adat Gorontalo di Masjid Agung Baiturrahim, Sabtu (15/09/2024). Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, Wakil Bupati Suharsi Igirisa, Forkopimda, Sekda Iskandar Datau, jajaran pimpinan OPD, serta tokoh adat, ASN, dan masyarakat. Ust. Fahri Djafar didapuk untuk memberikan hikmah Maulid. Dalam sambutannya, Bupati Saipul A. Mbuinga menekankan pentingnya menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum untuk meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW. “Melalui peringatan ini, kita kembali diingatkan untuk menerapkan akhlak beliau dalam kehidupan kita. Nabi Muhammad SAW adalah pemimpin yang penuh kasih, tegas dalam kebenaran, dan sabar menghadapi tantangan. Nilai-nilai ini sangat relevan dalam membangun kehidupan yang harmonis,” ujar Bupati. Ia menambahkan bahwa keteladanan Rasulullah dalam hal kejujuran, kesabaran, dan kepedulian sosial sangat penting untuk diimplementasikan di zaman modern ini. Dalam konteks kehidupan bermasyarakat, Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan pentingnya menjaga ukhuwah—baik persaudaraan dalam Islam, persaudaraan kebangsaan, maupun persaudaraan kemanusiaan. “Rasulullah selalu menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan, terlebih di tengah dunia yang penuh dengan konflik dan perpecahan. Kita harus mengambil pelajaran ini untuk menjaga persaudaraan dan kedamaian, baik antarumat Islam maupun dengan sesama manusia,” jelas Bupati Saipul. Bupati juga mengajak seluruh lapisan masyarakat dan tokoh agama untuk bersinergi dalam membangun Pohuwato yang lebih maju dan sejahtera. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, serta sosial dan keagamaan. “Namun, keberhasilan ini tidak akan terwujud tanpa dukungan dari semua elemen masyarakat. Semoga dengan perayaan Maulid ini, Kabupaten Pohuwato terus diberkahi, dijauhkan dari segala musibah, dan masyarakatnya semakin kokoh dalam iman dan ketakwaan,” tutup Bupati Saipul. Acara Maulid yang berlangsung meriah ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antarwarga dan memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>Pohuwato – Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato bersama pemangku adat menggelar perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H dengan perpaduan tradisi nasional dan adat Gorontalo di Masjid Agung Baiturrahim, Sabtu (15/09/2024). Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, Wakil Bupati Suharsi Igirisa, Forkopimda, Sekda Iskandar Datau, jajaran pimpinan OPD, serta tokoh adat, ASN, dan masyarakat. Ust. Fahri Djafar didapuk untuk memberikan hikmah Maulid.</p>
<p>Dalam sambutannya, Bupati Saipul A. Mbuinga menekankan pentingnya menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum untuk meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW. “Melalui peringatan ini, kita kembali diingatkan untuk menerapkan akhlak beliau dalam kehidupan kita. Nabi Muhammad SAW adalah pemimpin yang penuh kasih, tegas dalam kebenaran, dan sabar menghadapi tantangan. Nilai-nilai ini sangat relevan dalam membangun kehidupan yang harmonis,” ujar Bupati.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa keteladanan Rasulullah dalam hal kejujuran, kesabaran, dan kepedulian sosial sangat penting untuk diimplementasikan di zaman modern ini. Dalam konteks kehidupan bermasyarakat, Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan pentingnya menjaga ukhuwah—baik persaudaraan dalam Islam, persaudaraan kebangsaan, maupun persaudaraan kemanusiaan.</p>
<p>“Rasulullah selalu menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan, terlebih di tengah dunia yang penuh dengan konflik dan perpecahan. Kita harus mengambil pelajaran ini untuk menjaga persaudaraan dan kedamaian, baik antarumat Islam maupun dengan sesama manusia,” jelas Bupati Saipul.</p>
<p>Bupati juga mengajak seluruh lapisan masyarakat dan tokoh agama untuk bersinergi dalam membangun Pohuwato yang lebih maju dan sejahtera. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, serta sosial dan keagamaan.</p>
<p>“Namun, keberhasilan ini tidak akan terwujud tanpa dukungan dari semua elemen masyarakat. Semoga dengan perayaan Maulid ini, Kabupaten Pohuwato terus diberkahi, dijauhkan dari segala musibah, dan masyarakatnya semakin kokoh dalam iman dan ketakwaan,” tutup Bupati Saipul.</p>
<p>Acara Maulid yang berlangsung meriah ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antarwarga dan memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pemkab-pohuwato-gelar-perayaan-maulid-nabi-muhammad-saw-1446-h-dengan-adat-gorontalo/">Pemkab Pohuwato Gelar Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H dengan Adat Gorontalo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pemkab-pohuwato-gelar-perayaan-maulid-nabi-muhammad-saw-1446-h-dengan-adat-gorontalo/">Pemkab Pohuwato Gelar Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H dengan Adat Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pemkab-pohuwato-gelar-perayaan-maulid-nabi-muhammad-saw-1446-h-dengan-adat-gorontalo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolres Baru Pohuwato Dijemput Dengan Prosesi Adat Mopotilolo</title>
		<link>https://barakati.id/kapolres-baru-pohuwato-dijemput-dengan-prosesi-adat-mopotilolo/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kapolres-baru-pohuwato-dijemput-dengan-prosesi-adat-mopotilolo</link>
					<comments>https://barakati.id/kapolres-baru-pohuwato-dijemput-dengan-prosesi-adat-mopotilolo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2021 13:31:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Adat gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Prosesi adat mopotilolo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=9873</guid>

					<description><![CDATA[<p>POHUWATO &#8211; Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato menjemput Kapolres Pohuwato yang baru AKBP. Joko Sulistiono, SH.,S.IK.,MH dengan prosesi adat mopotilolo menuju rumah jabatan baru, dengan begitu secara resmi Kapolres telah diterima oleh pemerintah, pemangku adat dan masyarakat Pohuwato. Pada pelaksanaan itu turut dihadiri Bupati Saipul A. Mbuinga yang didampingi Dandim 1313 Pohuwato dan Assisten Kesra Hamka [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kapolres-baru-pohuwato-dijemput-dengan-prosesi-adat-mopotilolo/">Kapolres Baru Pohuwato Dijemput Dengan Prosesi Adat Mopotilolo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kapolres-baru-pohuwato-dijemput-dengan-prosesi-adat-mopotilolo/">Kapolres Baru Pohuwato Dijemput Dengan Prosesi Adat Mopotilolo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato menjemput Kapolres Pohuwato yang baru AKBP. Joko Sulistiono, SH.,S.IK.,MH dengan prosesi adat mopotilolo menuju rumah jabatan baru, dengan begitu secara resmi Kapolres telah diterima oleh pemerintah, pemangku adat dan masyarakat Pohuwato. Pada pelaksanaan itu turut dihadiri Bupati Saipul A. Mbuinga yang didampingi Dandim 1313 Pohuwato dan Assisten Kesra Hamka Nento, (17/6/2021). Bupati Saipul Mbuinga menyampaikan ucapan selamat kepada Kapolres Pohuwato yang saat ini sudah menjadi bagian dari warga Pohuwato itu sendiri. Dikatanya, prosesi adat yang dilakukan ini adalah bentuk penghargaan kepada pimpinan yang telah menjabat kapolres yang baru di Pohuwato. \"di samping itu juga proses adat ini berlaku bagi pejabat yang datang maupun yang bertugas di daerah. Selamat bertugas di Pohuwato, dan sudah menjadi orang Pohuwato,\" Ujarnya. Sementara itu, Kapolres yang baru mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Pemda Pohuwato dan pemangku adat yang menyambut dirinya dengan prosesi adat, sehingga secara tidak langsung dirinya merasa sudah menjadi bagian dari masyarakat Pohuwato. “Terima kasih kepada bupati, dandim dan tokoh adat yang sudah menerima kami sebagai warga kabupaten pohuwato. Besar harapan kami sebagai warga baru bisa bekerja sama membangun pohuwato menjadi kota kabupaten yang lebih maju, lebih berpendidikan, dan lebih bermartabat dengan komunikasi yang biak. Mari membangun pohuwato menjadi kabupaten yang hebat di provinsi gorontalo,\" Ujar Kapolres.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>POHUWATO &#8211; Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato menjemput Kapolres Pohuwato yang baru AKBP. Joko Sulistiono, SH.,S.IK.,MH dengan prosesi adat mopotilolo menuju rumah jabatan baru, dengan begitu secara resmi Kapolres telah diterima oleh pemerintah, pemangku adat dan masyarakat Pohuwato.</p>
<p>Pada pelaksanaan itu turut dihadiri Bupati Saipul A. Mbuinga yang didampingi Dandim 1313 Pohuwato dan Assisten Kesra Hamka Nento, (17/6/2021).</p>
<p>Bupati Saipul Mbuinga menyampaikan ucapan selamat kepada Kapolres Pohuwato yang saat ini sudah menjadi bagian dari warga Pohuwato itu sendiri. Dikatanya, prosesi adat yang dilakukan ini adalah bentuk penghargaan kepada pimpinan yang telah menjabat kapolres yang baru di Pohuwato.</p>
<p>&#8220;di samping itu juga proses adat ini berlaku bagi pejabat yang datang maupun yang bertugas di daerah. Selamat bertugas di Pohuwato, dan sudah menjadi orang Pohuwato,&#8221; Ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kapolres yang baru mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Pemda Pohuwato dan pemangku adat yang menyambut dirinya dengan prosesi adat, sehingga secara tidak langsung dirinya merasa sudah menjadi bagian dari masyarakat Pohuwato.</p>
<p>“Terima kasih kepada bupati, dandim dan tokoh adat yang sudah menerima kami sebagai warga kabupaten pohuwato.</p>
<p>Besar harapan kami sebagai warga baru bisa bekerja sama membangun pohuwato menjadi kota kabupaten yang lebih maju, lebih berpendidikan, dan lebih bermartabat dengan komunikasi yang biak. Mari membangun pohuwato menjadi kabupaten yang hebat di provinsi gorontalo,&#8221; Ujar Kapolres.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kapolres-baru-pohuwato-dijemput-dengan-prosesi-adat-mopotilolo/">Kapolres Baru Pohuwato Dijemput Dengan Prosesi Adat Mopotilolo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kapolres-baru-pohuwato-dijemput-dengan-prosesi-adat-mopotilolo/">Kapolres Baru Pohuwato Dijemput Dengan Prosesi Adat Mopotilolo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/kapolres-baru-pohuwato-dijemput-dengan-prosesi-adat-mopotilolo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Camat Baru Ikuti Prosesi Adat Molo&#8217;opu</title>
		<link>https://barakati.id/dua-camat-baru-ikuti-prosesi-adat-moloopu/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dua-camat-baru-ikuti-prosesi-adat-moloopu</link>
					<comments>https://barakati.id/dua-camat-baru-ikuti-prosesi-adat-moloopu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2021 11:56:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Adat gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[bupati gorut]]></category>
		<category><![CDATA[indra yasin]]></category>
		<category><![CDATA[pemda gorut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=9695</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORUT &#8211; Usai menjalani prosesi adat Molo&#8217;opu, atau upacara penjemputan secara adat dari kediaman pribadi ke Yiladia atau rumah jabatan, maka para Camat sudah bisa menjalankan tugas di wilayahnya masing-masing. Bupati Indra Yasin mengatakan, setelah dilakukan prosesi seperti ini kedua Camat diharapkan dapat senantiasa bersinergi mendukung apa yang menjadi program, mulai dari pusat hingga daerah. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/dua-camat-baru-ikuti-prosesi-adat-moloopu/">Dua Camat Baru Ikuti Prosesi Adat Molo&#8217;opu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/dua-camat-baru-ikuti-prosesi-adat-moloopu/">Dua Camat Baru Ikuti Prosesi Adat Molo&#8217;opu</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton2" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORUT - Usai menjalani prosesi adat Molo\'opu, atau upacara penjemputan secara adat dari kediaman pribadi ke Yiladia atau rumah jabatan, maka para Camat sudah bisa menjalankan tugas di wilayahnya masing-masing. Bupati Indra Yasin mengatakan, setelah dilakukan prosesi seperti ini kedua Camat diharapkan dapat senantiasa bersinergi mendukung apa yang menjadi program, mulai dari pusat hingga daerah. \"Keduanya sudah bisa turun hingga ke pelosok desa di wilayah yang dipimpin,\" Ujar Indra Yasin. Sebelumnya, Bupati menghadiri prosesi adat Molo\'opu kedua camat yang baru saja menjabat di lokasi yang berbeda, kedua Camat tersebut yakni, Badrun Lakoro sebagai Camat Atinggola, dan Osna Haluti Camat Sumalata. Terlebih dahulu Bupati Indra hadiri prosesi adat Molo\'opu Camat Atinggola, Badrun Lakoro, yang kemudian dilanjutkan pada Molo\'opu Camat Sumalata, Hj. Osna Haluti di Sumalata. Prosesi adat di hadiri seluruh pemangku adat di masing-masing wilayah, dan beberapa diantara mereka bertugas menyampaikan petuah-petuah adat yang wajib dipegang teguh oleh setiap pimpinan daerah, termasuk jabatan camat. Adapun dalam petuah tersebut, memiliki pesan bahwa sebagai pemimpin, kedua camat diingatkan untuk bertutur dengan lembut agar disegani oleh penduduk negeri (masyarakat). Kemudian selalu memperhatikan dan menghormati asal usul leluhur, sumber segala sesuatu menunggu dengan tertib, memakmurkan negeri (wilayah) jangan dengan kekerasan karena akan bercerai-berai.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORUT &#8211; Usai menjalani prosesi adat Molo&#8217;opu, atau upacara penjemputan secara adat dari kediaman pribadi ke Yiladia atau rumah jabatan, maka para Camat sudah bisa menjalankan tugas di wilayahnya masing-masing.</p>
<p>Bupati Indra Yasin mengatakan, setelah dilakukan prosesi seperti ini kedua Camat diharapkan dapat senantiasa bersinergi mendukung apa yang menjadi program, mulai dari pusat hingga daerah.</p>
<p>&#8220;Keduanya sudah bisa turun hingga ke pelosok desa di wilayah yang dipimpin,&#8221; Ujar Indra Yasin.</p>
<p>Sebelumnya, Bupati menghadiri prosesi adat Molo&#8217;opu kedua camat yang baru saja menjabat di lokasi yang berbeda, kedua Camat tersebut yakni, Badrun Lakoro sebagai Camat Atinggola, dan Osna Haluti Camat Sumalata.</p>
<p>Terlebih dahulu Bupati Indra hadiri prosesi adat Molo&#8217;opu Camat Atinggola, Badrun Lakoro, yang kemudian dilanjutkan pada Molo&#8217;opu Camat Sumalata, Hj. Osna Haluti di Sumalata.</p>
<p>Prosesi adat di hadiri seluruh pemangku adat di masing-masing wilayah, dan beberapa diantara mereka bertugas menyampaikan petuah-petuah adat yang wajib dipegang teguh oleh setiap pimpinan daerah, termasuk jabatan camat.</p>
<p>Adapun dalam petuah tersebut, memiliki pesan bahwa sebagai pemimpin, kedua camat diingatkan untuk bertutur dengan lembut agar disegani oleh penduduk negeri (masyarakat).</p>
<p>Kemudian selalu memperhatikan dan menghormati asal usul leluhur, sumber segala sesuatu menunggu dengan tertib, memakmurkan negeri (wilayah) jangan dengan kekerasan karena akan bercerai-berai.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/dua-camat-baru-ikuti-prosesi-adat-moloopu/">Dua Camat Baru Ikuti Prosesi Adat Molo&#8217;opu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/dua-camat-baru-ikuti-prosesi-adat-moloopu/">Dua Camat Baru Ikuti Prosesi Adat Molo&#8217;opu</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/dua-camat-baru-ikuti-prosesi-adat-moloopu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Pohuwato Rayakan Tradisi Pasang Lampu Secara Sederhana</title>
		<link>https://barakati.id/bupati-pohuwato-rayakan-tradisi-pasang-lampu-secara-sederhana/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bupati-pohuwato-rayakan-tradisi-pasang-lampu-secara-sederhana</link>
					<comments>https://barakati.id/bupati-pohuwato-rayakan-tradisi-pasang-lampu-secara-sederhana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 May 2021 13:09:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Adat gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Malam pasang lampu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbilotohe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=9313</guid>

					<description><![CDATA[<p>POHUWATO &#8211; Tradisi masyarakat Gorontalo pada tiga malam terakhir menjelang hari raya Idul Fitri biasanya ditandai dengan pemasangan lampu-lampu botol di halaman rumah-rumah warga maupun dibahu jalan. Tak terkecuali di kediaman rumah dinas beberapa penjabat Kabupaten Pohuwato. Pelaksanaan Tumbilotohe atau malam pasang lampu di kediaman Rudis Bupati Saipul Mbuinga dilakukan secara sederhana tanpa ada perayaan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bupati-pohuwato-rayakan-tradisi-pasang-lampu-secara-sederhana/">Bupati Pohuwato Rayakan Tradisi Pasang Lampu Secara Sederhana</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bupati-pohuwato-rayakan-tradisi-pasang-lampu-secara-sederhana/">Bupati Pohuwato Rayakan Tradisi Pasang Lampu Secara Sederhana</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton3" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Tradisi masyarakat Gorontalo pada tiga malam terakhir menjelang hari raya Idul Fitri biasanya ditandai dengan pemasangan lampu-lampu botol di halaman rumah-rumah warga maupun dibahu jalan. Tak terkecuali di kediaman rumah dinas beberapa penjabat Kabupaten Pohuwato. Pelaksanaan Tumbilotohe atau malam pasang lampu di kediaman Rudis Bupati Saipul Mbuinga dilakukan secara sederhana tanpa ada perayaan sama sekali seperti tahun-tahun sebelumnya, hal ini dilakukan guna menghindari terjadinya kerumunan. Khusus di kediaman Bupati Pohuwato lampu mulai dipasang usai shalat maghrib, dihadiri Kepala Kemenag Pohuwato, dan beberapa tokoh adat Pohuwato, (8/5/2021). Menurut Bupati ini merupakan hal pertama baginya melakukan tradisi tumbilotohe di rumah dinas Bupati setelah dirinya dilantik beberapa waktu lalu, Ia juga menyayangkan situasi yang masih pandemi sehingga pelaksanaan ini dilaksanakan secara sederhana. \"Saya akui kemeriahan festival ditiadakan akibat masih adanya pandemi covid-19, sehingga untuk menghindari kerumunan maka instruksi dari pemerintah pusat menjadi acuan bagi kita di daerah,\" Ungkap Bupati. Saipul juga mengatakan, berbagai kegiatan tidak bisa dilaksanakan akibat menghindari wabah virus corona. \"Sekali lagi kiranya ini menjadi perhatian bersama dalam rangka sama-sama menjaga kesehatan masing-masing,\" Terangnya.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>POHUWATO &#8211; Tradisi masyarakat Gorontalo pada tiga malam terakhir menjelang hari raya Idul Fitri biasanya ditandai dengan pemasangan lampu-lampu botol di halaman rumah-rumah warga maupun dibahu jalan. Tak terkecuali di kediaman rumah dinas beberapa penjabat Kabupaten Pohuwato.</p>
<p>Pelaksanaan Tumbilotohe atau malam pasang lampu di kediaman Rudis Bupati Saipul Mbuinga dilakukan secara sederhana tanpa ada perayaan sama sekali seperti tahun-tahun sebelumnya, hal ini dilakukan guna menghindari terjadinya kerumunan.</p>
<p>Khusus di kediaman Bupati Pohuwato lampu mulai dipasang usai shalat maghrib, dihadiri Kepala Kemenag Pohuwato, dan beberapa tokoh adat Pohuwato, (8/5/2021).</p>
<p>Menurut Bupati ini merupakan hal pertama baginya melakukan tradisi tumbilotohe di rumah dinas Bupati setelah dirinya dilantik beberapa waktu lalu, Ia juga menyayangkan situasi yang masih pandemi sehingga pelaksanaan ini dilaksanakan secara sederhana.</p>
<p>&#8220;Saya akui kemeriahan festival ditiadakan akibat masih adanya pandemi covid-19, sehingga untuk menghindari kerumunan maka instruksi dari pemerintah pusat menjadi acuan bagi kita di daerah,&#8221; Ungkap Bupati.</p>
<p>Saipul juga mengatakan, berbagai kegiatan tidak bisa dilaksanakan akibat menghindari wabah virus corona.</p>
<p>&#8220;Sekali lagi kiranya ini menjadi perhatian bersama dalam rangka sama-sama menjaga kesehatan masing-masing,&#8221; Terangnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bupati-pohuwato-rayakan-tradisi-pasang-lampu-secara-sederhana/">Bupati Pohuwato Rayakan Tradisi Pasang Lampu Secara Sederhana</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bupati-pohuwato-rayakan-tradisi-pasang-lampu-secara-sederhana/">Bupati Pohuwato Rayakan Tradisi Pasang Lampu Secara Sederhana</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/bupati-pohuwato-rayakan-tradisi-pasang-lampu-secara-sederhana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
