<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ahmad sahroni Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/ahmad-sahroni/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/ahmad-sahroni/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Nov 2025 09:46:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>ahmad sahroni Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/ahmad-sahroni/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sanksi MKD DPR RI : Sahroni, Eko Patrio, Nafa Urbach Nonaktif, Uya Kuya dan Adies Kadier Bebas</title>
		<link>https://barakati.id/sanksi-mkd-dpr-ri-sahroni-eko-patrio-nafa-urbach-nonaktif-uya-kuya-dan-adies-kadier-bebas/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sanksi-mkd-dpr-ri-sahroni-eko-patrio-nafa-urbach-nonaktif-uya-kuya-dan-adies-kadier-bebas</link>
					<comments>https://barakati.id/sanksi-mkd-dpr-ri-sahroni-eko-patrio-nafa-urbach-nonaktif-uya-kuya-dan-adies-kadier-bebas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 09:25:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Adies Kadir]]></category>
		<category><![CDATA[ahmad sahroni]]></category>
		<category><![CDATA[aksi joget]]></category>
		<category><![CDATA[Dpr ri]]></category>
		<category><![CDATA[Eko Patrio]]></category>
		<category><![CDATA[kode etik]]></category>
		<category><![CDATA[Mahkamah Kehormatan Dewan]]></category>
		<category><![CDATA[mkd]]></category>
		<category><![CDATA[Nafa Urbach]]></category>
		<category><![CDATA[nonaktif DPR]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggaran etik]]></category>
		<category><![CDATA[sanksi anggota DPR]]></category>
		<category><![CDATA[sidang DPR]]></category>
		<category><![CDATA[sidang tahunan MPR]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Uya Kuya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28001</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/sanksi-mkd-dpr-ri-sahroni-eko-patrio-nafa-urbach-nonaktif-uya-kuya-dan-adies-kadier-bebas/">Sanksi MKD DPR RI : Sahroni, Eko Patrio, Nafa Urbach Nonaktif, Uya Kuya dan Adies Kadier Bebas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/sanksi-mkd-dpr-ri-sahroni-eko-patrio-nafa-urbach-nonaktif-uya-kuya-dan-adies-kadier-bebas/">Sanksi MKD DPR RI : Sahroni, Eko Patrio, Nafa Urbach Nonaktif, Uya Kuya dan Adies Kadier Bebas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("NEWS - Menghebohkan publik sejak aksi kontroversial di Sidang Tahunan MPR, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI akhirnya membacakan putusan etik untuk lima anggota dewan nonaktif pada Rabu (5/11). Dalam sidang yang dipimpin Ketua MKD Nazaruddin Dek Gam bersama empat pimpinan lain dan dihadiri para teradu, hasilnya menjadi sorotan nasional. Setelah melalui rangkaian pemeriksaan, MKD memutuskan Ahmad Sahroni dinonaktifkan sebagai anggota DPR selama enam bulan, Nafa Urbach selama tiga bulan, dan Eko Patrio selama empat bulan. Selama menjalani sanksi, mereka juga kehilangan hak keuangan sebagai anggota dewan. Keputusan ini dinilai sebagai bagian dari penegakan disiplin tanpa kompromi, apapun latar belakang para terlapor. Mengutip Wakil Ketua MKD Gerindra, Imron Amin saat membacakan pertimbangannya, “Menghukum Dr Ahmad Sahroni nonaktif selama enam bulan terhitung sejak putusan dibacakan,” ucapnya. Sementara itu, Eko Patrio dinyatakan melanggar kode etik dan menerima penonaktifan selama empat bulan. Nafa Urbach mendapat hukuman serupa, namun dengan masa penonaktifan lebih singkat. Di sisi lain, Adies Kadir dan Uya Kuya dinyatakan tidak terbukti melakukan pelanggaran dan langsung diaktifkan kembali menjadi anggota DPR. Dalam putusan MKD, “Uya Kuya dianggap tidak melanggar kode etik dan statusnya sebagai anggota dewan langsung diaktifkan,” sebagaimana dicatat media. Data dari Kompas dan Tribunnews juga menunjukkan keputusan bebas etik bagi kedua anggota tersebut. Aksi joget di Sidang Tahunan yang sempat viral menjadi pemicu utama sidang MKD. Berdasarkan kesaksian ahli hukum Satya Adianto dalam persidangan: “Pada masa Pak Jokowi itu ada yang lagu Ojo Dibandingke, itu semua ikut menari. Yang kemarin juga ada lagu Tabola Bale itu semua menari juga itu, ya. Jadi itu biasa sebagai ekspresi, kalau menurut saya,” jelasnya. Ahli media sosial Ismail Fahmi menegaskan pentingnya klarifikasi isu di publik. “Ini yang harus kita perhatikan ke depan, ketika ada sebuah isu yang kita rasa tidak pas, kita harus segera klarifikasi,” katanya di sidang MKD. Aksi beberapa anggota yang viral disebut terjadi spontan tanpa motif kenaikan gaji, seperti ditegaskan Pembina Koordinator Orkestra Unhan, Letkol Suwarko: “Reaksi anggota DPR yang berjoget saat penampilan orkestra dalam rangkaian Sidang Tahunan MPR&#8230;murni karena terhibur, bukan karena adanya informasi kenaikan gaji anggota DPR. Saya tak mendengar adanya informasi kenaikan gaji selama persidangan berlangsung,” tegasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>NEWS &#8211; Menghebohkan publik sejak aksi kontroversial di Sidang Tahunan MPR, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI akhirnya membacakan putusan etik untuk lima anggota dewan nonaktif pada Rabu (5/11). Dalam sidang yang dipimpin Ketua MKD Nazaruddin Dek Gam bersama empat pimpinan lain dan dihadiri para teradu, hasilnya menjadi sorotan nasional.</p>
<p>Setelah melalui rangkaian pemeriksaan, MKD memutuskan Ahmad Sahroni dinonaktifkan sebagai anggota DPR selama enam bulan, Nafa Urbach selama tiga bulan, dan Eko Patrio selama empat bulan. Selama menjalani sanksi, mereka juga kehilangan hak keuangan sebagai anggota dewan. Keputusan ini dinilai sebagai bagian dari penegakan disiplin tanpa kompromi, apapun latar belakang para terlapor.</p>
<p>Mengutip Wakil Ketua MKD Gerindra, Imron Amin saat membacakan pertimbangannya, “Menghukum Dr Ahmad Sahroni nonaktif selama enam bulan terhitung sejak putusan dibacakan,” ucapnya. Sementara itu, Eko Patrio dinyatakan melanggar kode etik dan menerima penonaktifan selama empat bulan. Nafa Urbach mendapat hukuman serupa, namun dengan masa penonaktifan lebih singkat.</p>
<p>Di sisi lain, Adies Kadir dan Uya Kuya dinyatakan tidak terbukti melakukan pelanggaran dan langsung diaktifkan kembali menjadi anggota DPR. Dalam putusan MKD, “Uya Kuya dianggap tidak melanggar kode etik dan statusnya sebagai anggota dewan langsung diaktifkan,” sebagaimana dicatat media. Data dari Kompas dan Tribunnews juga menunjukkan keputusan bebas etik bagi kedua anggota tersebut.</p>
<p>Aksi joget di Sidang Tahunan yang sempat viral menjadi pemicu utama sidang MKD. Berdasarkan kesaksian ahli hukum Satya Adianto dalam persidangan: “Pada masa Pak Jokowi itu ada yang lagu Ojo Dibandingke, itu semua ikut menari. Yang kemarin juga ada lagu Tabola Bale itu semua menari juga itu, ya. Jadi itu biasa sebagai ekspresi, kalau menurut saya,” jelasnya.</p>
<p>Ahli media sosial Ismail Fahmi menegaskan pentingnya klarifikasi isu di publik. “Ini yang harus kita perhatikan ke depan, ketika ada sebuah isu yang kita rasa tidak pas, kita harus segera klarifikasi,” katanya di sidang MKD. Aksi beberapa anggota yang viral disebut terjadi spontan tanpa motif kenaikan gaji, seperti ditegaskan Pembina Koordinator Orkestra Unhan, Letkol Suwarko: “Reaksi anggota DPR yang berjoget saat penampilan orkestra dalam rangkaian Sidang Tahunan MPR&#8230;murni karena terhibur, bukan karena adanya informasi kenaikan gaji anggota DPR. Saya tak mendengar adanya informasi kenaikan gaji selama persidangan berlangsung,” tegasnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/sanksi-mkd-dpr-ri-sahroni-eko-patrio-nafa-urbach-nonaktif-uya-kuya-dan-adies-kadier-bebas/">Sanksi MKD DPR RI : Sahroni, Eko Patrio, Nafa Urbach Nonaktif, Uya Kuya dan Adies Kadier Bebas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/sanksi-mkd-dpr-ri-sahroni-eko-patrio-nafa-urbach-nonaktif-uya-kuya-dan-adies-kadier-bebas/">Sanksi MKD DPR RI : Sahroni, Eko Patrio, Nafa Urbach Nonaktif, Uya Kuya dan Adies Kadier Bebas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/sanksi-mkd-dpr-ri-sahroni-eko-patrio-nafa-urbach-nonaktif-uya-kuya-dan-adies-kadier-bebas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ahmad Sahroni Ternyata Sembunyi 7 Jam di Toilet Saat Rumah Dijarah</title>
		<link>https://barakati.id/ahmad-sahroni-ternyata-sembunyi-7-jam-di-toilet-saat-rumah-dijarah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ahmad-sahroni-ternyata-sembunyi-7-jam-di-toilet-saat-rumah-dijarah</link>
					<comments>https://barakati.id/ahmad-sahroni-ternyata-sembunyi-7-jam-di-toilet-saat-rumah-dijarah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 13:55:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[ahmad sahroni]]></category>
		<category><![CDATA[barang hilang]]></category>
		<category><![CDATA[kerusuhan jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi jam tangan]]></category>
		<category><![CDATA[kontroversi dpr]]></category>
		<category><![CDATA[live tiktok penjarahan]]></category>
		<category><![CDATA[mobil mewah dijarah]]></category>
		<category><![CDATA[pengakuan staf]]></category>
		<category><![CDATA[pengamanan rumah]]></category>
		<category><![CDATA[penjarahan rumah]]></category>
		<category><![CDATA[polisi tangkap penjarah]]></category>
		<category><![CDATA[rumah hancur]]></category>
		<category><![CDATA[sembunyi toilet]]></category>
		<category><![CDATA[tabroni]]></category>
		<category><![CDATA[tanjung priok]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=27223</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aksi penjarahan rumah Ahmad Sahroni, mantan anggota DPR RI, di Jalan Swasembada Timur XXII, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (30/8/2025), menjadi salah satu peristiwa paling dramatis di tengah gelombang kemarahan publik. Ratusan massa merusak rumah mewah itu, menjarah puluhan barang berharga, dan bahkan menyebabkan mobil-mobil koleksi miliknya rusak berat. dilansir dari media Tribun, Saat penjarahan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ahmad-sahroni-ternyata-sembunyi-7-jam-di-toilet-saat-rumah-dijarah/">Ahmad Sahroni Ternyata Sembunyi 7 Jam di Toilet Saat Rumah Dijarah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ahmad-sahroni-ternyata-sembunyi-7-jam-di-toilet-saat-rumah-dijarah/">Ahmad Sahroni Ternyata Sembunyi 7 Jam di Toilet Saat Rumah Dijarah</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Aksi penjarahan rumah Ahmad Sahroni, mantan anggota DPR RI, di Jalan Swasembada Timur XXII, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (30/8/2025), menjadi salah satu peristiwa paling dramatis di tengah gelombang kemarahan publik. Ratusan massa merusak rumah mewah itu, menjarah puluhan barang berharga, dan bahkan menyebabkan mobil-mobil koleksi miliknya rusak berat.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">dilansir dari media Tribun, Saat penjarahan terjadi Sahroni justru memilih bersembunyi seorang diri di toilet lantai empat, tepat di area rooftop rumahnya. Ia tetap bertahan di sana selama tujuh jam, tanpa telepon genggam dan hanya berbekal keberanian menyelamatkan diri. Saking paniknya, Sahroni melumuri wajah dan tubuh dengan tanah serta debu agar tidak dikenali massa yang mengobrak-abrik rumah. Saat ada orang yang masuk dan menyenter ke arahnya, ia spontan berpura-pura menjadi ART. “Bapak (Sahroni) cerita, ada yang tiba-tiba masuk, sempat senterin dia dan tanya, ‘kamu siapa?’, Bapak jawab, ‘saya penjaga rumah’,” ujar Tabroni, staf pribadi Sahroni.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sebelumnya beredar kabar bahwa Sahroni kabur ke luar negeri pada hari penjarahan, tetapi hal itu dibantah oleh Tabroni, keluarganya, dan saksi di lokasi. Ungkapan tetangga, Idris, “Iya tinggal di sini. Lagi ke Singapore Ahmad Sahroni”, hanya memperkeruh simpang siur berita di masyarakat. Faktanya, Sahroni tetap di rumah, berkamuflase selama massa menyisir dan menjarah lantai-lantai bawah hingga seluruh rooftop rumah.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Setelah tujuh jam berlalu, Sahroni berhasil kabur lewat atap dengan kondisi rumah benar-benar hancur. Ia baru menghubungi keluarganya sekitar pukul 22.00 WIB setelah berhasil keluar rumah dan meminjam ponsel tetangga.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Aksi brutal di rumah Sahroni menyebabkan kerugian besar. Polisi menyebutkan bahwa massa menjarah 32 item barang—mulai dari mobil mewah seperti Tesla dan Lexus, jam tangan Richard Mille senilai Rp11,7 miliar, tas-tas branded Hermès, Louis Vuitton, mainan koleksi Iron Man, hingga dokumen penting seperti ijazah dan surat tanah. Koleksi lain, mulai dari alat elektronik sampai pakaian, turut raib. Viral di media sosial, bahkan ada pelaku penjarahan yang memamerkan jam tangan mewah curian lewat live TikTok yang ditonton lebih dari satu juta orang.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Adapun pasca-kejadian, aparat kepolisian telah meringkus sedikitnya 52 tersangka, dengan 12 di antaranya pelaku penjarahan rumah Ahmad Sahroni secara langsung. “Sebanyak 32 item barang-barang milik Ahmad Sahroni yang sempat dijarah warga di kediamannya kini telah dikembalikan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ahmad-sahroni-ternyata-sembunyi-7-jam-di-toilet-saat-rumah-dijarah/">Ahmad Sahroni Ternyata Sembunyi 7 Jam di Toilet Saat Rumah Dijarah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ahmad-sahroni-ternyata-sembunyi-7-jam-di-toilet-saat-rumah-dijarah/">Ahmad Sahroni Ternyata Sembunyi 7 Jam di Toilet Saat Rumah Dijarah</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/ahmad-sahroni-ternyata-sembunyi-7-jam-di-toilet-saat-rumah-dijarah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PAN non aktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya</title>
		<link>https://barakati.id/pan-non-aktifkan-eko-patrio-dan-uya-kuya/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pan-non-aktifkan-eko-patrio-dan-uya-kuya</link>
					<comments>https://barakati.id/pan-non-aktifkan-eko-patrio-dan-uya-kuya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Aug 2025 09:27:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[ahmad sahroni]]></category>
		<category><![CDATA[berita politik terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[dinamika politik]]></category>
		<category><![CDATA[Dpr ri]]></category>
		<category><![CDATA[Eko Patrio]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi PAN]]></category>
		<category><![CDATA[Nafa Urbach]]></category>
		<category><![CDATA[NASDEM]]></category>
		<category><![CDATA[pan]]></category>
		<category><![CDATA[Partai politik]]></category>
		<category><![CDATA[penonaktifan anggota DPR]]></category>
		<category><![CDATA[politik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Uya Kuya]]></category>
		<category><![CDATA[Viva Yoga Mauladi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26797</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, 31 Agustus 2025 – Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi memutuskan untuk menonaktifkan Eko Hendro Purnomo—dikenal sebagai Eko Patrio—dan Surya Utama alias Uya Kuya dari posisi mereka sebagai anggota DPR RI. Pengumuman resmi ini disampaikan oleh Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, dalam siaran pers yang dirilis hari Minggu tersebut. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pan-non-aktifkan-eko-patrio-dan-uya-kuya/">PAN non aktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pan-non-aktifkan-eko-patrio-dan-uya-kuya/">PAN non aktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="44" data-end="458"><strong data-start="44" data-end="72">Jakarta, 31 Agustus 2025</strong> – Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi memutuskan untuk menonaktifkan Eko Hendro Purnomo—dikenal sebagai Eko Patrio—dan Surya Utama alias Uya Kuya dari posisi mereka sebagai anggota DPR RI. Pengumuman resmi ini disampaikan oleh Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, dalam siaran pers yang dirilis hari Minggu tersebut.</p>
<p data-start="460" data-end="613"><span class="relative -mx-px my-[-0.2rem] rounded px-px py-[0.2rem] transition-colors duration-100 ease-in-out">Langkah ini akan efektif berlaku mulai <strong data-start="39" data-end="66">Senin, 1 September 2025</strong>, sesuai keputusan partai untuk menonaktifkan keduanya sebagai perwakilan dari Fraksi PAN DPR RI. </span><span class="relative -mx-px my-[-0.2rem] rounded px-px py-[0.2rem] transition-colors duration-100 ease-in-out">Dalam penyampaiannya, Viva Yoga menggarisbawahi bahwa partai mengambil keputusan tersebut &#8220;mencermati dinamika dan perkembangan saat ini&#8221; sebagai dasar pertimbangan.</span></p>
<p data-start="615" data-end="691"><span class="relative -mx-px my-[-0.2rem] rounded px-px py-[0.2rem] transition-colors duration-100 ease-in-out">PAN juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan menjaga kepercayaan terhadap pemerintahan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto. Viva Yoga meminta agar publik bersabar dan menyerahkan penyelesaian persoalan kepada pemerintah, yang diyakini akan bertindak cepat, tepat, dan berpihak kepada rakyat demi kemajuan bangsa</span></p>
<p data-start="693" data-end="896"><span class="relative -mx-px my-[-0.2rem] rounded px-px py-[0.2rem] transition-colors duration-100 ease-in-out">Serupa dengan langkah PAN, Partai NasDem pun menonaktifkan dua anggotanya, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, pada hari yang sama—sebagai respons atas pernyataan yang dianggap mencederai rakyat. </span>Ini memperlihatkan upaya kedua partai dalam merespons dinamika dan menjaga citra serta integritas wakil rakyat di mata publik.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pan-non-aktifkan-eko-patrio-dan-uya-kuya/">PAN non aktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pan-non-aktifkan-eko-patrio-dan-uya-kuya/">PAN non aktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pan-non-aktifkan-eko-patrio-dan-uya-kuya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Munas PGI Siap Menangkan Ahmad Sahroni: Marten Didaulat Jadi Pembicara</title>
		<link>https://barakati.id/munas-pgi-siap-menangkan-ahmad-sahroni-marten-didaulat-jadi-pembicara/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=munas-pgi-siap-menangkan-ahmad-sahroni-marten-didaulat-jadi-pembicara</link>
					<comments>https://barakati.id/munas-pgi-siap-menangkan-ahmad-sahroni-marten-didaulat-jadi-pembicara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Feb 2023 22:43:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[ahmad sahroni]]></category>
		<category><![CDATA[MARTEN TAHA]]></category>
		<category><![CDATA[munas]]></category>
		<category><![CDATA[munas pgi]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=16905</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/munas-pgi-siap-menangkan-ahmad-sahroni-marten-didaulat-jadi-pembicara/">Munas PGI Siap Menangkan Ahmad Sahroni: Marten Didaulat Jadi Pembicara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/munas-pgi-siap-menangkan-ahmad-sahroni-marten-didaulat-jadi-pembicara/">Munas PGI Siap Menangkan Ahmad Sahroni: Marten Didaulat Jadi Pembicara</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("KOTA GORONTALO - Munas (Musyawarah Nasional) PGI (Persatuan Golf Indonesia), selain menjadi wadah bagi pecinta Golf memilih Ketua yang baru, juga menjadi ajang dalam menetukan arah perjalanan organisasi tersebut. Nah dalam Munas PGI tersebut terinformasi ada tiga kandidat yang menjadi Calon Ketua Umum PB PGI Pusat periode 2023-2027, satu diantaranya H. Ahmad Saroni, yang juga Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Kata Ketua Harian PGI Provinsi Gorontalo Mahmud Saad Kiyai Baderan, bahwa PGI Provinsi Gorontalo sendiri yang diketuai Marten Taha, mendukung H. Ahmad Saroni untuk menjadi Ketua Umum PB PGI Pusat pada Munas PGI. Hal ini disampaikan Mahmud Saad Kiyai Baderan, Minggu (19/02/2023) saat dihubungi terpisah melalui telepon seluler di sela kegiatan malam silaturahmi di Jakarta bersama Calon Ketua Umum PB PGI Pusat, H. Ahmad Saroni. \"Meski PGI Provinsi Gorontalo belum lama dibentuk, tetapi turut diperhitungkan di tingkat Nasional ..,\" \"Bahkan Ketua PGI Provinsi Gorontalo, Pak Marten Taha, didaulat menjadi pembicara mewakili 16 provinsi yang sudah menyatakan mendukung H. Ahmad Saroni, pada kegiatan malam silaturahmi bersama Calon Ketua Umum PB PGI Pusat, Pak Ahmad Saroni,\" ujarnya. Ia jelaskan lagi, dalam perhelatan Munas PGI yang diketahui akan berlangsung Senin (20/02/2023) sampai dengan Selasa (21/02/2023) di Jakarta, Ahmad Saroni didukung oleh 16 PGI dari 16 provinsi termasuk Gorontalo. \"Alasan PGI Provinsi Gorontalo mendukung Pak Ahmad Saroni sebagai Ketua Umum PB PGI Pusat, karena seperti kata Ketua PGI Provinsi Gorontalo Pak Marten taha, bahwa Pak Ahmad Saroni memiliki visi misi yang besar untuk PGI ..,\" \"Salah satu visi misi Pak Ahmad Saroni adalah, membesarkan PGI agar dikenal dunia. Serta melahirkan atlet-atlet Golf yang mampu mebawa PGI menjadi wakil Indonesia untuk mengikuti event dunia,\" pungkasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>KOTA GORONTALO &#8211; Munas (Musyawarah Nasional) PGI (Persatuan Golf Indonesia), selain menjadi wadah bagi pecinta Golf memilih Ketua yang baru, juga menjadi ajang dalam menetukan arah perjalanan organisasi tersebut.</p>
<p>Nah dalam Munas PGI tersebut terinformasi ada tiga kandidat yang menjadi Calon Ketua Umum PB PGI Pusat periode 2023-2027, satu diantaranya H. Ahmad Saroni, yang juga Wakil Ketua Komisi III DPR RI.</p>
<p>Kata Ketua Harian PGI Provinsi Gorontalo Mahmud Saad Kiyai Baderan, bahwa PGI Provinsi Gorontalo sendiri yang diketuai Marten Taha, mendukung H. Ahmad Saroni untuk menjadi Ketua Umum PB PGI Pusat pada Munas PGI.</p>
<p>Hal ini disampaikan Mahmud Saad Kiyai Baderan, Minggu (19/02/2023) saat dihubungi terpisah melalui telepon seluler di sela kegiatan malam silaturahmi di Jakarta bersama Calon Ketua Umum PB PGI Pusat, H. Ahmad Saroni.</p>
<p>&#8220;Meski PGI Provinsi Gorontalo belum lama dibentuk, tetapi turut diperhitungkan di tingkat Nasional ..,&#8221;</p>
<p>&#8220;Bahkan Ketua PGI Provinsi Gorontalo, Pak Marten Taha, didaulat menjadi pembicara mewakili 16 provinsi yang sudah menyatakan mendukung H. Ahmad Saroni, pada kegiatan malam silaturahmi bersama Calon Ketua Umum PB PGI Pusat, Pak Ahmad Saroni,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia jelaskan lagi, dalam perhelatan Munas PGI yang diketahui akan berlangsung Senin (20/02/2023) sampai dengan Selasa (21/02/2023) di Jakarta, Ahmad Saroni didukung oleh 16 PGI dari 16 provinsi termasuk Gorontalo.</p>
<p>&#8220;Alasan PGI Provinsi Gorontalo mendukung Pak Ahmad Saroni sebagai Ketua Umum PB PGI Pusat, karena seperti kata Ketua PGI Provinsi Gorontalo Pak Marten taha, bahwa Pak Ahmad Saroni memiliki visi misi yang besar untuk PGI ..,&#8221;</p>
<p>&#8220;Salah satu visi misi Pak Ahmad Saroni adalah, membesarkan PGI agar dikenal dunia. Serta melahirkan atlet-atlet Golf yang mampu mebawa PGI menjadi wakil Indonesia untuk mengikuti event dunia,&#8221; pungkasnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/munas-pgi-siap-menangkan-ahmad-sahroni-marten-didaulat-jadi-pembicara/">Munas PGI Siap Menangkan Ahmad Sahroni: Marten Didaulat Jadi Pembicara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/munas-pgi-siap-menangkan-ahmad-sahroni-marten-didaulat-jadi-pembicara/">Munas PGI Siap Menangkan Ahmad Sahroni: Marten Didaulat Jadi Pembicara</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/munas-pgi-siap-menangkan-ahmad-sahroni-marten-didaulat-jadi-pembicara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
