<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ajukan psbb Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/ajukan-psbb/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/ajukan-psbb/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Apr 2020 10:11:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>ajukan psbb Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/ajukan-psbb/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Takut Gorontalo Bernasib Buruk, Rusli Kembali Ajukan Penerapan PSBB ke Kemenkes RI</title>
		<link>https://barakati.id/takut-gorontalo-bernasib-buruk-rusli-kembali-ajukan-penerapan-psbb-ke-kemenkes-ri/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=takut-gorontalo-bernasib-buruk-rusli-kembali-ajukan-penerapan-psbb-ke-kemenkes-ri</link>
					<comments>https://barakati.id/takut-gorontalo-bernasib-buruk-rusli-kembali-ajukan-penerapan-psbb-ke-kemenkes-ri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2020 10:11:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[ajukan psbb]]></category>
		<category><![CDATA[penerapan psbb]]></category>
		<category><![CDATA[rusli habibie]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=4248</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Gubernur Gorontalo Rusli Habibie kembali mengajukan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke Kementerian Kesehatan RI, Senin (27/4). Rusli mengungkapkan, alasan penolakan usulan PSBB Provinsi Gorontalo yang pertama oleh kementerian kesehatan yang hanya berdasar pada jumlah kematian dan intensitas penyebaran kurang tepat. &#8220;Hal ini sangatlah tidak pas dan tidak tepat karena ada pepatah lama mengatakan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/takut-gorontalo-bernasib-buruk-rusli-kembali-ajukan-penerapan-psbb-ke-kemenkes-ri/">Takut Gorontalo Bernasib Buruk, Rusli Kembali Ajukan Penerapan PSBB ke Kemenkes RI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/takut-gorontalo-bernasib-buruk-rusli-kembali-ajukan-penerapan-psbb-ke-kemenkes-ri/">Takut Gorontalo Bernasib Buruk, Rusli Kembali Ajukan Penerapan PSBB ke Kemenkes RI</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Gubernur Gorontalo Rusli Habibie kembali mengajukan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke Kementerian Kesehatan RI, Senin (27/4). Rusli mengungkapkan, alasan penolakan usulan PSBB Provinsi Gorontalo yang pertama oleh kementerian kesehatan yang hanya berdasar pada jumlah kematian dan intensitas penyebaran kurang tepat. \"Hal ini sangatlah tidak pas dan tidak tepat karena ada pepatah lama mengatakan sedia payung sebelum hujan apalagi dalam sektor kesehatan lebih baik mencegah dari pada mengobati,\" ujar Rusli Habibie. Ia mengaku, pengusulan penerapan PSBB ke dua ini sudah melalui hasil kaji dari sisi ekonomi, politik, keamanan, termasuk kesehatan. Tahap kaji itu bahkan melibatkan sejumlah pihak mulai dari perguruan tinggi hingga tokoh masyarakat dan tokoh adat di daerah. Dan untuk keperluan yang dibutuhkan saat PSBB, Rusli menyebutkan pemprov telah menyiapkan semua kebutuhan-kebutuhan pokok warga, seperti penyediaan sembako maupun pangan bagi masyarakat. \"Beras kami surplus, bahkan kebijakan saya untuk hasil pertanian di Gorontalo jangan di jual keluar daerah, kita harus tahan disini untuk kebutuhan kita, untuk ke Gula kita cukup ada 3500 ton di pabrik gula Lakea. Ikan kita cukup, kemarin dua Minggu lalu saya perintahkan Kadis Perikanan beli ikan-ikan rakyat, hasil tangkapan nelayan sekarang kita sudah punya stok 20 ton,\" jelas Rusli Habibie. Rusli menyebut, dirinya tidak menginginkan kondisi di Gorontalo akan menjadi parah seperti yang terjadi di beberapa kota di negara-negara lain. \"Sudah ada mayat mayat yang bergelimpangan di jalan seperti di negara lain baru PSBB ini di setujui sudah terlambat dan buat apalagi dan mungkin hal tidak diinginkan kita pelaksana pemerintah mungkin Gubernur Bupati Walikota TNI/Polri jadi korban dari pada itu semua,\" tutup Rusli.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Gubernur Gorontalo Rusli Habibie kembali mengajukan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke Kementerian Kesehatan RI, Senin (27/4).</p>
<p>Rusli mengungkapkan, alasan penolakan usulan PSBB Provinsi Gorontalo yang pertama oleh kementerian kesehatan yang hanya berdasar pada jumlah kematian dan intensitas penyebaran kurang tepat.</p>
<p>&#8220;Hal ini sangatlah tidak pas dan tidak tepat karena ada pepatah lama mengatakan sedia payung sebelum hujan apalagi dalam sektor kesehatan lebih baik mencegah dari pada mengobati,&#8221; ujar Rusli Habibie.</p>
<p>Ia mengaku, pengusulan penerapan PSBB ke dua ini sudah melalui hasil kaji dari sisi ekonomi, politik, keamanan, termasuk kesehatan. Tahap kaji itu bahkan melibatkan sejumlah pihak mulai dari perguruan tinggi hingga tokoh masyarakat dan tokoh adat di daerah. Dan untuk keperluan yang dibutuhkan saat PSBB, Rusli menyebutkan pemprov telah menyiapkan semua kebutuhan-kebutuhan pokok warga, seperti penyediaan sembako maupun pangan bagi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Beras kami surplus, bahkan kebijakan saya untuk hasil pertanian di Gorontalo jangan di jual keluar daerah, kita harus tahan disini untuk kebutuhan kita, untuk ke Gula kita cukup ada 3500 ton di pabrik gula Lakea. Ikan kita cukup, kemarin dua Minggu lalu saya perintahkan Kadis Perikanan beli ikan-ikan rakyat, hasil tangkapan nelayan sekarang kita sudah punya stok 20 ton,&#8221; jelas Rusli Habibie.</p>
<p>Rusli menyebut, dirinya tidak menginginkan kondisi di Gorontalo akan menjadi parah seperti yang terjadi di beberapa kota di negara-negara lain.</p>
<p>&#8220;Sudah ada mayat mayat yang bergelimpangan di jalan seperti di negara lain baru PSBB ini di setujui sudah terlambat dan buat apalagi dan mungkin hal tidak diinginkan kita pelaksana pemerintah mungkin Gubernur Bupati Walikota TNI/Polri jadi korban dari pada itu semua,&#8221; tutup Rusli.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/takut-gorontalo-bernasib-buruk-rusli-kembali-ajukan-penerapan-psbb-ke-kemenkes-ri/">Takut Gorontalo Bernasib Buruk, Rusli Kembali Ajukan Penerapan PSBB ke Kemenkes RI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/takut-gorontalo-bernasib-buruk-rusli-kembali-ajukan-penerapan-psbb-ke-kemenkes-ri/">Takut Gorontalo Bernasib Buruk, Rusli Kembali Ajukan Penerapan PSBB ke Kemenkes RI</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/takut-gorontalo-bernasib-buruk-rusli-kembali-ajukan-penerapan-psbb-ke-kemenkes-ri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
