<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>AKTIVITAS PETI Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/aktivitas-peti/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/aktivitas-peti/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Oct 2024 12:42:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.13</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>AKTIVITAS PETI Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/aktivitas-peti/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Krisis Air Bersih di Desa Marisa: Dampak Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin</title>
		<link>https://barakati.id/krisis-air-bersih-di-desa-marisa-dampak-aktivitas-penambangan-emas-tanpa-izin/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=krisis-air-bersih-di-desa-marisa-dampak-aktivitas-penambangan-emas-tanpa-izin</link>
					<comments>https://barakati.id/krisis-air-bersih-di-desa-marisa-dampak-aktivitas-penambangan-emas-tanpa-izin/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Oct 2024 12:41:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[AKTIVITAS PETI]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis air bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Penambangan Emas Tanpa Izin]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=23506</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/krisis-air-bersih-di-desa-marisa-dampak-aktivitas-penambangan-emas-tanpa-izin/">Krisis Air Bersih di Desa Marisa: Dampak Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/krisis-air-bersih-di-desa-marisa-dampak-aktivitas-penambangan-emas-tanpa-izin/">Krisis Air Bersih di Desa Marisa: Dampak Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Warga Desa Marisa kini menghadapi masalah serius dalam mengakses air bersih. Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang dilakukan secara masif dengan menggunakan alat berat seperti excavator di wilayah tersebut telah menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, khususnya kualitas air yang mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kepala Desa Marisa, Mas’at Basato, mengungkapkan bahwa keluhan mengenai penurunan kualitas air bersih sudah mulai terdengar dari warga. Menurutnya, dalam sepekan terakhir, air yang diakses oleh masyarakat di desa tersebut mengalami keruh dan tercemar. Hal ini membuat air tidak lagi layak digunakan, bahkan untuk kebutuhan dasar seperti mandi dan buang air kecil. “Ini juga menjadi keluhan masyarakat karena sudah satu minggu air ini menjadi keruh dan tidak bisa dimanfaatkan. Kasihan, jangankan untuk mandi, untuk buang air kecil saja sudah gatal-gatal. Tadi saya sudah mendatangi mereka untuk melakukan musyawarah, dan hasil keputusan mereka adalah menghentikan aktivitas alat excavator yang dapat mengakibatkan air yang diakses menjadi keruh,” ungkap Mas’at saat ditemui awak media, Jumat (04/10/2024). Lebih lanjut, Mas’at menjelaskan bahwa sumber air yang digunakan oleh masyarakat di desanya berasal dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang mengalir dari sungai yang berada di kawasan hutan KM 18 Popayato. Dia menekankan pentingnya menjaga kualitas sumber air tersebut, mengingat pipa PDAM berada di lokasi yang rentan terhadap pencemaran akibat aktivitas penambangan. “Pipa PDAM itu ada di atas, jadi kalau ada aktivitas di atas yang membuat air sungai itu keruh, otomatis air yang mengalir juga akan keruh,” tutur Mas’at menekankan hubungan antara aktivitas penambangan dan kualitas air bersih. Krisis air bersih yang terjadi di Desa Marisa tidak hanya berdampak pada wilayah tersebut. Mas’at menegaskan bahwa dampak dari aktivitas PETI juga dapat dirasakan di kecamatan-kecamatan lain, seperti Kecamatan Popayato, Kecamatan Popayato Timur, bahkan hingga Kecamatan Torsiaje. “Yang menggunakan air itu tidak hanya Desa Marisa, tetapi juga dari Kecamatan Popayato, Popayato Timur, bahkan Torsiaje,” tambahnya. Kondisi ini menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Tanpa tindakan yang tepat, dampak dari aktivitas PETI dapat memperburuk kondisi kehidupan masyarakat di masa depan. Keberadaan penambangan ilegal yang merusak ekosistem sangat mengancam ketersediaan air bersih dan kesehatan warga. Warga setempat berharap agar pihak berwenang segera mengambil langkah untuk menghentikan aktivitas PETI dan memulihkan kualitas sumber daya air di daerah tersebut. Tanpa perhatian dan tindakan serius dari pemerintah dan penegak hukum, tantangan ini akan semakin memperburuk kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut. Krisis air bersih di Desa Marisa menjadi gambaran nyata akan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Hanya dengan kerja sama yang baik, masalah ini dapat teratasi dan kehidupan masyarakat dapat kembali normal.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>Pohuwato<i> &#8211; </i>Warga Desa Marisa kini menghadapi masalah serius dalam mengakses air bersih. Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang dilakukan secara masif dengan menggunakan alat berat seperti excavator di wilayah tersebut telah menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, khususnya kualitas air yang mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Kepala Desa Marisa, <strong>Mas’at Basato</strong>, mengungkapkan bahwa keluhan mengenai penurunan kualitas air bersih sudah mulai terdengar dari warga. Menurutnya, dalam sepekan terakhir, air yang diakses oleh masyarakat di desa tersebut mengalami keruh dan tercemar. Hal ini membuat air tidak lagi layak digunakan, bahkan untuk kebutuhan dasar seperti mandi dan buang air kecil.</p>
<p>“Ini juga menjadi keluhan masyarakat karena sudah satu minggu air ini menjadi keruh dan tidak bisa dimanfaatkan. Kasihan, jangankan untuk mandi, untuk buang air kecil saja sudah gatal-gatal. Tadi saya sudah mendatangi mereka untuk melakukan musyawarah, dan hasil keputusan mereka adalah menghentikan aktivitas alat excavator yang dapat mengakibatkan air yang diakses menjadi keruh,” ungkap Mas’at saat ditemui awak media, Jumat (04/10/2024).</p>
<p>Lebih lanjut, Mas’at menjelaskan bahwa sumber air yang digunakan oleh masyarakat di desanya berasal dari <strong>Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)</strong> yang mengalir dari sungai yang berada di kawasan hutan <strong>KM 18</strong> Popayato. Dia menekankan pentingnya menjaga kualitas sumber air tersebut, mengingat pipa PDAM berada di lokasi yang rentan terhadap pencemaran akibat aktivitas penambangan.</p>
<p>“Pipa PDAM itu ada di atas, jadi kalau ada aktivitas di atas yang membuat air sungai itu keruh, otomatis air yang mengalir juga akan keruh,” tutur Mas’at menekankan hubungan antara aktivitas penambangan dan kualitas air bersih.</p>
<p>Krisis air bersih yang terjadi di Desa Marisa tidak hanya berdampak pada wilayah tersebut. Mas’at menegaskan bahwa dampak dari aktivitas PETI juga dapat dirasakan di kecamatan-kecamatan lain, seperti <strong>Kecamatan Popayato</strong>, <strong>Kecamatan Popayato Timur</strong>, bahkan hingga <strong>Kecamatan Torsiaje</strong>.</p>
<p>“Yang menggunakan air itu tidak hanya Desa Marisa, tetapi juga dari Kecamatan Popayato, Popayato Timur, bahkan Torsiaje,” tambahnya.</p>
<p>Kondisi ini menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Tanpa tindakan yang tepat, dampak dari aktivitas PETI dapat memperburuk kondisi kehidupan masyarakat di masa depan. Keberadaan penambangan ilegal yang merusak ekosistem sangat mengancam ketersediaan air bersih dan kesehatan warga.</p>
<p>Warga setempat berharap agar pihak berwenang segera mengambil langkah untuk menghentikan aktivitas PETI dan memulihkan kualitas sumber daya air di daerah tersebut. Tanpa perhatian dan tindakan serius dari pemerintah dan penegak hukum, tantangan ini akan semakin memperburuk kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut.</p>
<p>Krisis air bersih di Desa Marisa menjadi gambaran nyata akan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Hanya dengan kerja sama yang baik, masalah ini dapat teratasi dan kehidupan masyarakat dapat kembali normal.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/krisis-air-bersih-di-desa-marisa-dampak-aktivitas-penambangan-emas-tanpa-izin/">Krisis Air Bersih di Desa Marisa: Dampak Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/krisis-air-bersih-di-desa-marisa-dampak-aktivitas-penambangan-emas-tanpa-izin/">Krisis Air Bersih di Desa Marisa: Dampak Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/krisis-air-bersih-di-desa-marisa-dampak-aktivitas-penambangan-emas-tanpa-izin/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aktivitas PETI di Desa Balayo Mulai Terusik: Pelaku Usaha Mengungkapkan Keluhan Soal Penghentian Operasional</title>
		<link>https://barakati.id/aktivitas-peti-di-desa-balayo-mulai-terusik-pelaku-usaha-mengungkapkan-keluhan-soal-penghentian-operasional/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=aktivitas-peti-di-desa-balayo-mulai-terusik-pelaku-usaha-mengungkapkan-keluhan-soal-penghentian-operasional</link>
					<comments>https://barakati.id/aktivitas-peti-di-desa-balayo-mulai-terusik-pelaku-usaha-mengungkapkan-keluhan-soal-penghentian-operasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Sep 2024 09:13:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[AKTIVITAS PETI]]></category>
		<category><![CDATA[Desa balayo]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=23211</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/aktivitas-peti-di-desa-balayo-mulai-terusik-pelaku-usaha-mengungkapkan-keluhan-soal-penghentian-operasional/">Aktivitas PETI di Desa Balayo Mulai Terusik: Pelaku Usaha Mengungkapkan Keluhan Soal Penghentian Operasional</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/aktivitas-peti-di-desa-balayo-mulai-terusik-pelaku-usaha-mengungkapkan-keluhan-soal-penghentian-operasional/">Aktivitas PETI di Desa Balayo Mulai Terusik: Pelaku Usaha Mengungkapkan Keluhan Soal Penghentian Operasional</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Pelaku usaha pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, mulai merasakan tekanan dari pihak-pihak tertentu yang memberhentikan aktivitas mereka. Hal ini terungkap dari pengakuan salah satu pelaku usaha di desa tersebut, yang dikenal dengan inisial UW, dalam perbincangan dengan awak media pada Selasa (03/09/2024). Menurut UW, keluhan ini juga dirasakan oleh rekan-rekannya sesama pelaku usaha yang tergabung dalam kelompoknya. Mereka merasa terganggu karena ada pihak yang menghentikan operasi mereka di lokasi tersebut. \"Kita ini hanya membantu kalian. Kalau yang menghentikan aktivitas itu berniat membantu, silakan. Saya akan menarik alat saya dari lokasi tersebut,\" ungkap UW, yang berperan sebagai koordinator di lokasi, kepada rekan-rekannya yang merasa terganggu. UW menjelaskan bahwa alasan pihak tersebut menghentikan aktivitas adalah karena para pelaku usaha tidak melakukan koordinasi dengan mereka. Ia menyampaikan kepada para pelaku usaha yang mengeluh, \"Jika kalian berkoordinasi dengan yang bersangkutan, apakah itu mungkin diizinkan?\" Ketika ditanya apakah peralatan dari kelompok lain juga diminta untuk berhenti oleh pihak yang menghentikan aktivitas, UW mengaku tidak mengetahui hal tersebut. Namun, ia menyebutkan bahwa ada seorang warga sipil dari Taluduyunu yang diduga mengumpulkan dan menerima \"atensi\" terkait aktivitas tersebut. Awak media berencana untuk terus menggali informasi lebih dalam mengenai oknum yang menghentikan aktivitas PETI di Desa Balayo serta menelusuri peran warga sipil yang disebut-sebut oleh UW dalam wawancara tersebut.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p><strong>POHUWATO</strong> &#8211; Pelaku usaha pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, mulai merasakan tekanan dari pihak-pihak tertentu yang memberhentikan aktivitas mereka. Hal ini terungkap dari pengakuan salah satu pelaku usaha di desa tersebut, yang dikenal dengan inisial UW, dalam perbincangan dengan awak media pada Selasa (03/09/2024).</p>
<p>Menurut UW, keluhan ini juga dirasakan oleh rekan-rekannya sesama pelaku usaha yang tergabung dalam kelompoknya. Mereka merasa terganggu karena ada pihak yang menghentikan operasi mereka di lokasi tersebut.</p>
<p>&#8220;Kita ini hanya membantu kalian. Kalau yang menghentikan aktivitas itu berniat membantu, silakan. Saya akan menarik alat saya dari lokasi tersebut,&#8221; ungkap UW, yang berperan sebagai koordinator di lokasi, kepada rekan-rekannya yang merasa terganggu.</p>
<p>UW menjelaskan bahwa alasan pihak tersebut menghentikan aktivitas adalah karena para pelaku usaha tidak melakukan koordinasi dengan mereka. Ia menyampaikan kepada para pelaku usaha yang mengeluh, &#8220;Jika kalian berkoordinasi dengan yang bersangkutan, apakah itu mungkin diizinkan?&#8221;</p>
<p>Ketika ditanya apakah peralatan dari kelompok lain juga diminta untuk berhenti oleh pihak yang menghentikan aktivitas, UW mengaku tidak mengetahui hal tersebut. Namun, ia menyebutkan bahwa ada seorang warga sipil dari Taluduyunu yang diduga mengumpulkan dan menerima &#8220;atensi&#8221; terkait aktivitas tersebut.</p>
<p>Awak media berencana untuk terus menggali informasi lebih dalam mengenai oknum yang menghentikan aktivitas PETI di Desa Balayo serta menelusuri peran warga sipil yang disebut-sebut oleh UW dalam wawancara tersebut.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/aktivitas-peti-di-desa-balayo-mulai-terusik-pelaku-usaha-mengungkapkan-keluhan-soal-penghentian-operasional/">Aktivitas PETI di Desa Balayo Mulai Terusik: Pelaku Usaha Mengungkapkan Keluhan Soal Penghentian Operasional</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/aktivitas-peti-di-desa-balayo-mulai-terusik-pelaku-usaha-mengungkapkan-keluhan-soal-penghentian-operasional/">Aktivitas PETI di Desa Balayo Mulai Terusik: Pelaku Usaha Mengungkapkan Keluhan Soal Penghentian Operasional</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/aktivitas-peti-di-desa-balayo-mulai-terusik-pelaku-usaha-mengungkapkan-keluhan-soal-penghentian-operasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Potret Aktivitas PETI di Kabupaten Pohuwato: Escavator Beroperasi Tanpa Izin, Kepala Desa dan Bahkan Oknum Polisi Terlibat</title>
		<link>https://barakati.id/potret-aktivitas-peti-di-kabupaten-pohuwato-escavator-beroperasi-tanpa-izin-kepala-desa-dan-bahkan-oknum-polisi-terlibat/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=potret-aktivitas-peti-di-kabupaten-pohuwato-escavator-beroperasi-tanpa-izin-kepala-desa-dan-bahkan-oknum-polisi-terlibat</link>
					<comments>https://barakati.id/potret-aktivitas-peti-di-kabupaten-pohuwato-escavator-beroperasi-tanpa-izin-kepala-desa-dan-bahkan-oknum-polisi-terlibat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Mar 2024 08:11:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[AKTIVITAS PETI]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang emas]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=21276</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO &#8211; Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Pohuwato terus berlangsung tanpa rasa takut terhadap konsekuensi hukum, meskipun diancam dengan sanksi hukuman dan denda atas pengrusakan lingkungan. Meski demikian, kegiatan PETI tetap berlanjut dengan escavator beroperasi dengan leluasa, menunjukkan ketidakpedulian terhadap peraturan yang ada. Pantauan lapangan menunjukkan escavator aktif di beberapa wilayah seperti [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/potret-aktivitas-peti-di-kabupaten-pohuwato-escavator-beroperasi-tanpa-izin-kepala-desa-dan-bahkan-oknum-polisi-terlibat/">Potret Aktivitas PETI di Kabupaten Pohuwato: Escavator Beroperasi Tanpa Izin, Kepala Desa dan Bahkan Oknum Polisi Terlibat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/potret-aktivitas-peti-di-kabupaten-pohuwato-escavator-beroperasi-tanpa-izin-kepala-desa-dan-bahkan-oknum-polisi-terlibat/">Potret Aktivitas PETI di Kabupaten Pohuwato: Escavator Beroperasi Tanpa Izin, Kepala Desa dan Bahkan Oknum Polisi Terlibat</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO &#8211; Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Pohuwato terus berlangsung tanpa rasa takut terhadap konsekuensi hukum, meskipun diancam dengan sanksi hukuman dan denda atas pengrusakan lingkungan. Meski demikian, kegiatan PETI tetap berlanjut dengan escavator beroperasi dengan leluasa, menunjukkan ketidakpedulian terhadap peraturan yang ada.</p>
<p>Pantauan lapangan menunjukkan escavator aktif di beberapa wilayah seperti Desa Karya Baru, Kecamatan Dengilo, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Desa Buntulia Jaya, Kecamatan Duhiadaa, dan Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato. Beberapa escavator terparkir tanpa aktivitas, menunggu arahan untuk beroperasi kembali.</p>
<p>Kepala Desa Karya Baru mengkonfirmasi adanya escavator terkait dengan pertambangan emas ilegal di wilayahnya. Masyarakat juga melaporkan bahwa sejumlah escavator yang merusak jalan akses desa terparkir di rumah seorang pelaku usaha, yang dikenal sebagai Ibu Suci, di Desa Buntulia Jaya. Suami Ibu Suci mengaku bahwa escavator tersebut digunakan untuk aktivitas PETI di Desa Hulawa.</p>
<p>Lebih mengkhawatirkan lagi, ternyata oknum polisi yang bertugas di Polres Pohuwato yang mengatur keluar masuknya escavator tersebut. Kepala Desa Buntulia Jaya mengaku tidak mengetahui adanya escavator di lokasi tersebut.</p>
<p>Kapolres Pohuwato sebelumnya telah berjanji akan mengambil tindakan tegas terhadap kegiatan PETI yang merusak lingkungan. Perwakilan DPP LAI juga berencana melaporkan pengrusakan lingkungan melalui laporan resmi agar masalah ini bisa ditindaklanjuti.</p>
<p>Dengan adanya rekomendasi kerusakan lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pohuwato, LAI berencana mengambil langkah-langkah melalui laporan resmi untuk menyelesaikan masalah ini.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/potret-aktivitas-peti-di-kabupaten-pohuwato-escavator-beroperasi-tanpa-izin-kepala-desa-dan-bahkan-oknum-polisi-terlibat/">Potret Aktivitas PETI di Kabupaten Pohuwato: Escavator Beroperasi Tanpa Izin, Kepala Desa dan Bahkan Oknum Polisi Terlibat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/potret-aktivitas-peti-di-kabupaten-pohuwato-escavator-beroperasi-tanpa-izin-kepala-desa-dan-bahkan-oknum-polisi-terlibat/">Potret Aktivitas PETI di Kabupaten Pohuwato: Escavator Beroperasi Tanpa Izin, Kepala Desa dan Bahkan Oknum Polisi Terlibat</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/potret-aktivitas-peti-di-kabupaten-pohuwato-escavator-beroperasi-tanpa-izin-kepala-desa-dan-bahkan-oknum-polisi-terlibat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
