<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>awak media diusir Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/awak-media-diusir/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/awak-media-diusir/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sat, 22 Feb 2020 08:59:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>awak media diusir Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/awak-media-diusir/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Awak Media Diusir, Pleno Golkar Gorontalo Tak Boleh Diliput Wartawan?</title>
		<link>https://barakati.id/awak-media-diusir-pleno-golkar-gorontalo-tak-boleh-diliput-wartawan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=awak-media-diusir-pleno-golkar-gorontalo-tak-boleh-diliput-wartawan</link>
					<comments>https://barakati.id/awak-media-diusir-pleno-golkar-gorontalo-tak-boleh-diliput-wartawan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Feb 2020 10:39:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[awak media diusir]]></category>
		<category><![CDATA[pleno golkar]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=2741</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Pleno Partai Golkar Provinsi Gorontalo yang digelar Kamis (20/2/2020) malam di kediaman pribadi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie diwarnai pengusiran salah satu wartawan. Wartawan yang diketahui merupakan awak media kronologi.id, diusir ketika hendak meliput. Dikutip kronologi.id, wartawan tersebut mengaku bahwa awalnya rapat pleno berjalan dengan lancar. Sejumlah awak media juga terlihat hadir. Pleno yang dimulai pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/awak-media-diusir-pleno-golkar-gorontalo-tak-boleh-diliput-wartawan/">Awak Media Diusir, Pleno Golkar Gorontalo Tak Boleh Diliput Wartawan?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/awak-media-diusir-pleno-golkar-gorontalo-tak-boleh-diliput-wartawan/">Awak Media Diusir, Pleno Golkar Gorontalo Tak Boleh Diliput Wartawan?</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Pleno Partai Golkar Provinsi Gorontalo yang digelar Kamis (20/2/2020) malam di kediaman pribadi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie diwarnai pengusiran salah satu wartawan. Wartawan yang diketahui merupakan awak media kronologi.id, diusir ketika hendak meliput. Dikutip kronologi.id, wartawan tersebut mengaku bahwa awalnya rapat pleno berjalan dengan lancar. Sejumlah awak media juga terlihat hadir. Pleno yang dimulai pada pukul 21.00 Wita memang membahas agenda penting Partai Golkar. Mulai dari pilkada di tiga daerah hingga persiapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Golkar Provinsi Gorontalo. Insiden pengusiran kepada wartawan ini terjadi ketika pembahasan mulai dilanjutkan pada pelaksanaan Musda. Di mana saat itu wartawan kronologi.id sedang merekam pidato Ketua DPD I Golkar Provinsi Gorontalo Rusli Habibie. Tiba-tiba salah satu kader Partai Golkar bernama Fauzan Arsyad menyuruh agar wartawan menjauh dari area sambil mempertanyakan perihal kedatangan sang wartawan ke acara tersebut. “Duduk di sini dulu, siapa yang memberi tahukan kegiatan di sini? Kamu merekam penyampaiannya Pak Gubernur itu?” kata wartawan mengutip perkataan Fauzan. Lanjut kata dia, Fauzan bersama rekannya kemudian memintanya untuk tidak merekam dan mengambil gambar. Mereka berdalih, rapat pleno dilakukan secara tertutup dan hanya internal kader partai bersama media khusus. “Soalnya pak gubernur melihat kamu seperti orang baru, makanya saya disuruh menanyakan itu,” ujarnya. “Karena ini masih dalam pembahasan internal partai, sehingga ini sangat sensitif. Apalagi ini masih dirahasiakan, jangan sampai publik mengetahui,” sambungnya lagi. Karena dilarang, wartawan pun langsung memutuskan untuk meninggalkan lokasi. Namun anehnya, kondisi itu tidak dialami oleh beberapa awak media lain. Pasalnya, masih ada sejumlah wartawan dari media lainnya yang tetap dibiarkan meliput kegiatan tersebut. “Anehnya hanya saya wartawan yang ditegur, sementara wartawan lain dibebaskan begitu saja untuk meliput,” ucapnya. “Buktinya, sehari setelah kejadian semalam itu, pemberitaan pun mulai bermunculan di mana-mana selain dari mediaKronologi.id,” sambungnya. Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Paris Jusuf, membantah bahwa Rapat Pleno Partai Golkar itu untuk internal. Ketua DPRD Provinsi Gorontalo itu menegaskan, rapat tersebut adalah rapat terbuka partai. Sehingga, semua media bisa melakukan peliputan di rapat tersebut. “Tidak ada kejadian atas pembatasan peliputan tadi malam, semua lancar-lancar saja,” kata Paris Jusuf. Bahkan, dirinya mengungkapkan bahwa usai Rapat Pleno Partai Golkar, langsung diadakan konferensi pers terkait hasil pembahasan rapat tersebut. “Kita tidak tahu kalau ada kejadian satu media yang diusir dan dilarang untuk meliput rapat tersebut, sebab rapat tersebut lancar-lancar saja,” ujarnya. “Banyak juga wartawan yang mewawancarai bapak gubernur usai rapat tersebut,” tutupnya.", "Indonesian Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Pleno Partai Golkar Provinsi Gorontalo yang digelar Kamis (20/2/2020) malam di kediaman pribadi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie diwarnai pengusiran salah satu wartawan. Wartawan yang diketahui merupakan awak media kronologi.id, diusir ketika hendak meliput.</p>
<p>Dikutip kronologi.id, wartawan tersebut mengaku bahwa awalnya rapat pleno berjalan dengan lancar. Sejumlah awak media juga terlihat hadir.</p>
<p>Pleno yang dimulai pada pukul 21.00 Wita memang membahas agenda penting Partai Golkar. Mulai dari pilkada di tiga daerah hingga persiapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Golkar Provinsi Gorontalo.</p>
<p>Insiden pengusiran kepada wartawan ini terjadi ketika pembahasan mulai dilanjutkan pada pelaksanaan Musda. Di mana saat itu wartawan kronologi.id sedang merekam pidato Ketua DPD I Golkar Provinsi Gorontalo Rusli Habibie.<br />
Tiba-tiba salah satu kader Partai Golkar bernama Fauzan Arsyad menyuruh agar wartawan menjauh dari area sambil mempertanyakan perihal kedatangan sang wartawan ke acara tersebut.</p>
<p>“Duduk di sini dulu, siapa yang memberi tahukan kegiatan di sini? Kamu merekam penyampaiannya Pak Gubernur itu?” kata wartawan mengutip perkataan Fauzan.</p>
<p>Lanjut kata dia, Fauzan bersama rekannya kemudian memintanya untuk tidak merekam dan mengambil gambar. Mereka berdalih, rapat pleno dilakukan secara tertutup dan hanya internal kader partai bersama media khusus.</p>
<p>“Soalnya pak gubernur melihat kamu seperti orang baru, makanya saya disuruh menanyakan itu,” ujarnya.</p>
<p>“Karena ini masih dalam pembahasan internal partai, sehingga ini sangat sensitif. Apalagi ini masih dirahasiakan, jangan sampai publik mengetahui,” sambungnya lagi.</p>
<p>Karena dilarang, wartawan pun langsung memutuskan untuk meninggalkan lokasi.</p>
<p>Namun anehnya, kondisi itu tidak dialami oleh beberapa awak media lain. Pasalnya, masih ada sejumlah wartawan dari media lainnya yang tetap dibiarkan meliput kegiatan tersebut.</p>
<p>“Anehnya hanya saya wartawan yang ditegur, sementara wartawan lain dibebaskan begitu saja untuk meliput,” ucapnya.</p>
<p>“Buktinya, sehari setelah kejadian semalam itu, pemberitaan pun mulai bermunculan di mana-mana selain dari media&nbsp;Kronologi.id,” sambungnya.</p>
<p>Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Paris Jusuf, membantah bahwa Rapat Pleno Partai Golkar itu untuk internal.</p>
<p>Ketua DPRD Provinsi Gorontalo itu menegaskan, rapat tersebut adalah rapat terbuka partai. Sehingga, semua media bisa melakukan peliputan di rapat tersebut.</p>
<p>“Tidak ada kejadian atas pembatasan peliputan tadi malam, semua lancar-lancar saja,” kata Paris Jusuf.</p>
<p>Bahkan, dirinya mengungkapkan bahwa usai Rapat Pleno Partai Golkar, langsung diadakan konferensi pers terkait hasil pembahasan rapat tersebut.</p>
<p>“Kita tidak tahu kalau ada kejadian satu media yang diusir dan dilarang untuk meliput rapat tersebut, sebab rapat tersebut lancar-lancar saja,” ujarnya.</p>
<p>“Banyak juga wartawan yang mewawancarai bapak gubernur usai rapat tersebut,” tutupnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/awak-media-diusir-pleno-golkar-gorontalo-tak-boleh-diliput-wartawan/">Awak Media Diusir, Pleno Golkar Gorontalo Tak Boleh Diliput Wartawan?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/awak-media-diusir-pleno-golkar-gorontalo-tak-boleh-diliput-wartawan/">Awak Media Diusir, Pleno Golkar Gorontalo Tak Boleh Diliput Wartawan?</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/awak-media-diusir-pleno-golkar-gorontalo-tak-boleh-diliput-wartawan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
