<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bahasa gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/bahasa-gorontalo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/bahasa-gorontalo/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Feb 2024 11:16:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>bahasa gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/bahasa-gorontalo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menyongsong Tradisi: UNG Mengukir Sejarah dengan Penerbitan Kitab Hikayat Meeraji untuk Melestarikan Warisan Gorontalo</title>
		<link>https://barakati.id/menyongsong-tradisi-ung-mengukir-sejarah-dengan-penerbitan-kitab-hikayat-meeraji-untuk-melestarikan-warisan-gorontalo/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=menyongsong-tradisi-ung-mengukir-sejarah-dengan-penerbitan-kitab-hikayat-meeraji-untuk-melestarikan-warisan-gorontalo</link>
					<comments>https://barakati.id/menyongsong-tradisi-ung-mengukir-sejarah-dengan-penerbitan-kitab-hikayat-meeraji-untuk-melestarikan-warisan-gorontalo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Feb 2024 11:12:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[eduart wolok]]></category>
		<category><![CDATA[kitab hikayat meeraji]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=20475</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/menyongsong-tradisi-ung-mengukir-sejarah-dengan-penerbitan-kitab-hikayat-meeraji-untuk-melestarikan-warisan-gorontalo/">Menyongsong Tradisi: UNG Mengukir Sejarah dengan Penerbitan Kitab Hikayat Meeraji untuk Melestarikan Warisan Gorontalo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/menyongsong-tradisi-ung-mengukir-sejarah-dengan-penerbitan-kitab-hikayat-meeraji-untuk-melestarikan-warisan-gorontalo/">Menyongsong Tradisi: UNG Mengukir Sejarah dengan Penerbitan Kitab Hikayat Meeraji untuk Melestarikan Warisan Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Penerbitan Kitab Hikayat Meeraji oleh Universitas Negeri Gorontalo (UNG) merupakan sebuah langkah penting dalam upaya melestarikan tradisi Gorontalo, khususnya dalam merayakan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW setiap tanggal 27 Rajab. Tradisi melantunkan Meeraji telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Gorontalo selama berabad-abad, dan kitab tersebut mengisahkan perjalanan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dalam Bahasa Gorontalo yang ditulis dengan abjad pegon. Sebelumnya, naskah Meeraji yang digunakan oleh para pelantun tidak memiliki standar yang jelas, dan sebagian besar merupakan salinan fotokopi yang buram. Untuk mengatasi hal ini, UNG membentuk tim khusus untuk menyempurnakan kembali naskah Meeraji. Proses ini melibatkan pengumpulan naskah dari berbagai wilayah adat Gorontalo, focus group discussion dengan pelantun dari berbagai wilayah, pengetikan ulang, penyuntingan, penterjemahan, dan penelaahan hingga proses percetakan. Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., menjelaskan bahwa penyempurnaan Kitab Hikayat Meeraji memakan waktu sekitar dua tahun. Tujuan dari penyempurnaan ini bukan untuk menggantikan kitab lama, namun untuk menyatukan berbagai elemen dari kitab Meeraji yang ada di berbagai wilayah adat Gorontalo sehingga menjadi satu kesatuan yang padu. Kitab tersebut juga dilengkapi dengan terjemahan Bahasa Indonesia dan tulisan Latin. Proses penyempurnaan ini tidak akan berhasil tanpa dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Ir. Al-Habib Muhammad Effendi Al-Eydrus, SH., MM., dan tim editor yang terlibat secara intensif dalam memberikan masukan kritis dan penelaahan. Rektor juga menyampaikan terima kasih kepada para pelantun yang telah berperan sejak awal dalam proyek ini. Dengan penerbitan Kitab Hikayat Meeraji yang disempurnakan ini, UNG berharap dapat menjaga tradisi dan budaya Gorontalo agar tetap hidup dan berkembang di masa depan. Langkah ini juga menjadi bukti komitmen UNG dalam melestarikan warisan budaya dan intelektual masyarakatnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>UNG &#8211; Penerbitan Kitab Hikayat Meeraji oleh Universitas Negeri Gorontalo (UNG) merupakan sebuah langkah penting dalam upaya melestarikan tradisi Gorontalo, khususnya dalam merayakan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW setiap tanggal 27 Rajab.</p>
<p>Tradisi melantunkan Meeraji telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Gorontalo selama berabad-abad, dan kitab tersebut mengisahkan perjalanan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dalam Bahasa Gorontalo yang ditulis dengan abjad pegon.</p>
<p>Sebelumnya, naskah Meeraji yang digunakan oleh para pelantun tidak memiliki standar yang jelas, dan sebagian besar merupakan salinan fotokopi yang buram. Untuk mengatasi hal ini, UNG membentuk tim khusus untuk menyempurnakan kembali naskah Meeraji.</p>
<p>Proses ini melibatkan pengumpulan naskah dari berbagai wilayah adat Gorontalo, focus group discussion dengan pelantun dari berbagai wilayah, pengetikan ulang, penyuntingan, penterjemahan, dan penelaahan hingga proses percetakan.</p>
<p>Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., menjelaskan bahwa penyempurnaan Kitab Hikayat Meeraji memakan waktu sekitar dua tahun. Tujuan dari penyempurnaan ini bukan untuk menggantikan kitab lama, namun untuk menyatukan berbagai elemen dari kitab Meeraji yang ada di berbagai wilayah adat Gorontalo sehingga menjadi satu kesatuan yang padu. Kitab tersebut juga dilengkapi dengan terjemahan Bahasa Indonesia dan tulisan Latin.</p>
<p>Proses penyempurnaan ini tidak akan berhasil tanpa dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Ir. Al-Habib Muhammad Effendi Al-Eydrus, SH., MM., dan tim editor yang terlibat secara intensif dalam memberikan masukan kritis dan penelaahan. Rektor juga menyampaikan terima kasih kepada para pelantun yang telah berperan sejak awal dalam proyek ini.</p>
<p>Dengan penerbitan Kitab Hikayat Meeraji yang disempurnakan ini, UNG berharap dapat menjaga tradisi dan budaya Gorontalo agar tetap hidup dan berkembang di masa depan. Langkah ini juga menjadi bukti komitmen UNG dalam melestarikan warisan budaya dan intelektual masyarakatnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/menyongsong-tradisi-ung-mengukir-sejarah-dengan-penerbitan-kitab-hikayat-meeraji-untuk-melestarikan-warisan-gorontalo/">Menyongsong Tradisi: UNG Mengukir Sejarah dengan Penerbitan Kitab Hikayat Meeraji untuk Melestarikan Warisan Gorontalo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/menyongsong-tradisi-ung-mengukir-sejarah-dengan-penerbitan-kitab-hikayat-meeraji-untuk-melestarikan-warisan-gorontalo/">Menyongsong Tradisi: UNG Mengukir Sejarah dengan Penerbitan Kitab Hikayat Meeraji untuk Melestarikan Warisan Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/menyongsong-tradisi-ung-mengukir-sejarah-dengan-penerbitan-kitab-hikayat-meeraji-untuk-melestarikan-warisan-gorontalo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
