<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Balai arkeologi Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/balai-arkeologi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/balai-arkeologi/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Jul 2021 04:41:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Balai arkeologi Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/balai-arkeologi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Peneliti Temukan Struktur Sumur Di Kawasan Reruntuhan Benteng Kota Mas</title>
		<link>https://barakati.id/peneliti-temukan-struktur-sumur-di-kawasan-reruntuhan-benteng-kota-mas/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=peneliti-temukan-struktur-sumur-di-kawasan-reruntuhan-benteng-kota-mas</link>
					<comments>https://barakati.id/peneliti-temukan-struktur-sumur-di-kawasan-reruntuhan-benteng-kota-mas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2021 04:41:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Balai arkeologi]]></category>
		<category><![CDATA[Benteng kota mas]]></category>
		<category><![CDATA[bupati gorut]]></category>
		<category><![CDATA[indra yasin]]></category>
		<category><![CDATA[pemda gorut]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=10159</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORUT &#8211; Kunjungan Tim Peneliti dari Balai Arkeologi Sulawesi Utara, diterima Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin Langsung di ruang kerjanya, (5//7/2021). Kedatangan Tim Arkeolog tak lain untuk menyerahkan hasil temuan dari Ekskavasi yang dilakukan di Lokasi benteng kota mas di Desa Cisadane, Kecamatan Kwandang. Indra Yasin menegaskan bahwa situs bersejarah Benteng Kota Maas di Desa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/peneliti-temukan-struktur-sumur-di-kawasan-reruntuhan-benteng-kota-mas/">Peneliti Temukan Struktur Sumur Di Kawasan Reruntuhan Benteng Kota Mas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/peneliti-temukan-struktur-sumur-di-kawasan-reruntuhan-benteng-kota-mas/">Peneliti Temukan Struktur Sumur Di Kawasan Reruntuhan Benteng Kota Mas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORUT - Kunjungan Tim Peneliti dari Balai Arkeologi Sulawesi Utara, diterima Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin Langsung di ruang kerjanya, (5//7/2021). Kedatangan Tim Arkeolog tak lain untuk menyerahkan hasil temuan dari Ekskavasi yang dilakukan di Lokasi benteng kota mas di Desa Cisadane, Kecamatan Kwandang. Indra Yasin menegaskan bahwa situs bersejarah Benteng Kota Maas di Desa Cisadane, Kecamatan Kwandang harus dilindungi. \"Saya harap kawasan itu jangan ada yang mengkapling. Saya minta jangan, karena itu merupakan peninggalan sejarah yang nantinya dapat menjadi bagian penting dalam peningkatan objek wisata di Gorontalo Utara,\" kata Indra Yasin. Dalam waktu dekat ini pihak pemerintah daerah akan melakukan pemagaran untuk melindungi situs peninggalan sejarah tersebut, melalui stakeholder terkait. \"Jangan ada yang membangun, menggunakan atau memanfaatkan pekarangan atau lahan yang berkaitan dengan ekskavasi yang dilakukan oleh tim arkeolog tersebut,\" Kata Bupati. Selanjutnya Menurut Bupati hasil ekskavasi yang dilakukan oleh tim peneliti dari Balai Arkeologi Sulawesi Utara, ada hal menarik yang ditemukan. Tim peneliti berhasil menemukan struktur sumur tua di kawasan reruntuhan Benteng Kota Maas itu. \"Dan memang didapatkan juga koin kuno peninggalan sejarah ada dua keping. Ini tentu akan membuka tabir siapa sebetulnya yang bangun benteng itu,\" ungkapnya. Ia mengaku baru tahu soal situs Benteng Kota Maas itu, setelah tim peneliti melakukan ekskavasi dan menginformasikan hal tersebut kepadanya. \"Alhamdulillah saya baru tahu tadi (kemarin). Karena, selama ini benteng itu kita anggap hanya sebagai peninggalan biasa saja atau bongkahan-bongkahan batu. Tapi, ternyata dia mempunyai peninggalan sejarah yang kalau diungkap, sesuai perkiraan mereka (tim peneliti) dibangun pada zaman penjajahan Belanda atau Spanyol,\" imbuhnya. Tidak hanya itu saja, terkait dengan situs peninggalan sejarah, Indra pun meminta agar beberapa tempat dan benda bersejarah yang ada di daerah itu untuk juga dijaga dan dilindungi kelestariannya. \"Barangkali juga peninggalan-peninggalan sejarah lainnya di Gorut yang perlu ditelusuri. Misalnya, di Sumalata, ada juga peninggalan Belanda, apakah Belanda atau siapa. Nanti mereka akan melakukan penelitian,\" ujarnya. Selebihnya Ia berharap, mudah-mudahan dengan penelitian itu, pihaknya di Gorut akan mempunyai sejarah tentang apa dan kenapa sampai tertulis kota maas di situs tersebut. \"Ada apa sebetulnya di kwandang ini. Adakah emas yang terpendam di Gorut, itu akan mereka teliti apakah pada tahun 1700 atau 1800,\" tuturnya. Seperti diketahui, tim yang diketuai Irna Saptaningrum itu akan kembali melakukan penelitian lebih lanjut tahun depan.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORUT &#8211; Kunjungan Tim Peneliti dari Balai Arkeologi Sulawesi Utara, diterima Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin Langsung di ruang kerjanya, (5//7/2021). Kedatangan Tim Arkeolog tak lain untuk menyerahkan hasil temuan dari Ekskavasi yang dilakukan di Lokasi benteng kota mas di Desa Cisadane, Kecamatan Kwandang.</p>
<p>Indra Yasin menegaskan bahwa situs bersejarah Benteng Kota Maas di Desa Cisadane, Kecamatan Kwandang harus dilindungi.</p>
<p>&#8220;Saya harap kawasan itu jangan ada yang mengkapling. Saya minta jangan, karena itu merupakan peninggalan sejarah yang nantinya dapat menjadi bagian penting dalam peningkatan objek wisata di Gorontalo Utara,&#8221; kata Indra Yasin.</p>
<p>Dalam waktu dekat ini pihak pemerintah daerah akan melakukan pemagaran untuk melindungi situs peninggalan sejarah tersebut, melalui stakeholder terkait.</p>
<p>&#8220;Jangan ada yang membangun, menggunakan atau memanfaatkan pekarangan atau lahan yang berkaitan dengan ekskavasi yang dilakukan oleh tim arkeolog tersebut,&#8221; Kata Bupati.</p>
<p>Selanjutnya Menurut Bupati hasil ekskavasi yang dilakukan oleh tim peneliti dari Balai Arkeologi Sulawesi Utara, ada hal menarik yang ditemukan. Tim peneliti berhasil menemukan struktur sumur tua di kawasan reruntuhan Benteng Kota Maas itu.</p>
<p>&#8220;Dan memang didapatkan juga koin kuno peninggalan sejarah ada dua keping. Ini tentu akan membuka tabir siapa sebetulnya yang bangun benteng itu,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ia mengaku baru tahu soal situs Benteng Kota Maas itu, setelah tim peneliti melakukan ekskavasi dan menginformasikan hal tersebut kepadanya.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah saya baru tahu tadi (kemarin). Karena, selama ini benteng itu kita anggap hanya sebagai peninggalan biasa saja atau bongkahan-bongkahan batu. Tapi, ternyata dia mempunyai peninggalan sejarah yang kalau diungkap, sesuai perkiraan mereka (tim peneliti) dibangun pada zaman penjajahan Belanda atau Spanyol,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Tidak hanya itu saja, terkait dengan situs peninggalan sejarah, Indra pun meminta agar beberapa tempat dan benda bersejarah yang ada di daerah itu untuk juga dijaga dan dilindungi kelestariannya.</p>
<p>&#8220;Barangkali juga peninggalan-peninggalan sejarah lainnya di Gorut yang perlu ditelusuri. Misalnya, di Sumalata, ada juga peninggalan Belanda, apakah Belanda atau siapa. Nanti mereka akan melakukan penelitian,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selebihnya Ia berharap, mudah-mudahan dengan penelitian itu, pihaknya di Gorut akan mempunyai sejarah tentang apa dan kenapa sampai tertulis kota maas di situs tersebut.</p>
<p>&#8220;Ada apa sebetulnya di kwandang ini. Adakah emas yang terpendam di Gorut, itu akan mereka teliti apakah pada tahun 1700 atau 1800,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Seperti diketahui, tim yang diketuai Irna Saptaningrum itu akan kembali melakukan penelitian lebih lanjut tahun depan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/peneliti-temukan-struktur-sumur-di-kawasan-reruntuhan-benteng-kota-mas/">Peneliti Temukan Struktur Sumur Di Kawasan Reruntuhan Benteng Kota Mas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/peneliti-temukan-struktur-sumur-di-kawasan-reruntuhan-benteng-kota-mas/">Peneliti Temukan Struktur Sumur Di Kawasan Reruntuhan Benteng Kota Mas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/peneliti-temukan-struktur-sumur-di-kawasan-reruntuhan-benteng-kota-mas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
