<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>banjir Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/banjir/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/banjir/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Jan 2026 17:24:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>banjir Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/banjir/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tak Ada Ampun! Kapolda Gorontalo Umumkan Perang Terbuka terhadap PETI di Pohuwato</title>
		<link>https://barakati.id/tak-ada-ampun-kapolda-gorontalo-umumkan-perang-terbuka-terhadap-peti-di-pohuwato/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tak-ada-ampun-kapolda-gorontalo-umumkan-perang-terbuka-terhadap-peti-di-pohuwato</link>
					<comments>https://barakati.id/tak-ada-ampun-kapolda-gorontalo-umumkan-perang-terbuka-terhadap-peti-di-pohuwato/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 17:24:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[drone investigasi]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Irjen Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[kapolda gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[pemberantasan PETI]]></category>
		<category><![CDATA[pencemaran sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[PETI]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[polri]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang emas]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29067</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tak-ada-ampun-kapolda-gorontalo-umumkan-perang-terbuka-terhadap-peti-di-pohuwato/">Tak Ada Ampun! Kapolda Gorontalo Umumkan Perang Terbuka terhadap PETI di Pohuwato</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tak-ada-ampun-kapolda-gorontalo-umumkan-perang-terbuka-terhadap-peti-di-pohuwato/">Tak Ada Ampun! Kapolda Gorontalo Umumkan Perang Terbuka terhadap PETI di Pohuwato</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - Langit Bulangita sore itu menyimpan luka. Dari udara tampak jejak kerusakan yang membentang: alur sungai berubah warna, tanah terkelupas, dan sisa-sisa aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) berserakan di tengah kota. Di bawah bentang langit muram itu, Kapolda Gorontalo Irjen Pol Drs. Widodo, S.H., M.H., berdiri menatap langsung wajah nyata kehancuran lingkungan yang diakibatkan tambang emas ilegal. Kunjungan Kapolda ke lokasi pada Rabu (14/1/2025) bukan sekadar agenda seremonial. Ia datang dengan mata dan nurani, bukan hanya membawa laporan di atas kertas. “Saya tahu sekarang seperti apa kondisi di lapangan. Selama ini hanya membaca laporan di atas meja, tapi saat melihat langsung, saya menemukan banyak hal yang jauh lebih parah,” ujarnya. Dari udara, kerusakan terlihat semakin jelas. Drone yang diterbangkan memperlihatkan alur pembuangan limbah mengarah ke sungai—membentuk jalur panjang yang selama ini menjadi penyebab banjir dan merendam pemukiman warga. “Dari atas terlihat jelas alurnya. Kenapa banjir terjadi, siapa yang membuang apa, dan ke arah mana aliran itu mengalir. Kita juga harus waspada, bukan hanya terhadap lumpur, tapi juga kemungkinan adanya campuran bahan kimia berbahaya yang ikut dibuang,” tegasnya. Yang paling mengusik nuraninya, kata Kapolda, adalah fakta bahwa aktivitas PETI tersebut berlangsung di tengah kota, bahkan dekat dengan Mapolres Pohuwato. “Ini sudah keterlaluan. Di tengah kota, dekat kantor polisi, aktivitas PETI terjadi secara masif dan merusak lingkungan secara dahsyat. Kerusakan ini sangat sulit dikembalikan seperti semula,” imbuhnya. Dari temuan itu, keputusan tegas langsung diambil. Tidak ada lagi ruang untuk kompromi atau alasan pembiaran. “Kesimpulannya jelas: tidak ada ampun dan tidak ada kompromi bagi PETI. Kami akan maksimalkan hasil evaluasi, memperkuat pengawasan di lapangan, dan menentukan titik-titik penindakan. Ini tidak boleh dibiarkan terus berlangsung,” tegas Kapolda. Perintah lapangan pun dikeluarkan hari itu juga. Semua sisa aktivitas PETI, mulai dari selang, mesin, hingga peralatan tambang, harus dihentikan dan diangkut secepatnya. “Sisa-sisa selang dan alat tambang itu harus segera diangkut. Hari ini juga, tidak boleh ada yang tersisa,” perintahnya tegas. Langkah itu menjadi tonggak dimulainya perang terbuka Polda Gorontalo terhadap praktik PETI. Sebuah langkah tegas untuk menyelamatkan lingkungan, mencegah banjir susulan, dan menjaga masa depan masyarakat Pohuwato dari ancaman kehancuran yang lebih besar.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>Gorontalo</strong> &#8211; Langit Bulangita sore itu menyimpan luka. Dari udara tampak jejak kerusakan yang membentang: alur sungai berubah warna, tanah terkelupas, dan sisa-sisa aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) berserakan di tengah kota. Di bawah bentang langit muram itu, Kapolda Gorontalo Irjen Pol Drs. Widodo, S.H., M.H., berdiri menatap langsung wajah nyata kehancuran lingkungan yang diakibatkan tambang emas ilegal.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kunjungan Kapolda ke lokasi pada Rabu (14/1/2025) bukan sekadar agenda seremonial. Ia datang dengan mata dan nurani, bukan hanya membawa laporan di atas kertas.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Saya tahu sekarang seperti apa kondisi di lapangan. Selama ini hanya membaca laporan di atas meja, tapi saat melihat langsung, saya menemukan banyak hal yang jauh lebih parah,” ujarnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dari udara, kerusakan terlihat semakin jelas. Drone yang diterbangkan memperlihatkan alur pembuangan limbah mengarah ke sungai—membentuk jalur panjang yang selama ini menjadi penyebab banjir dan merendam pemukiman warga.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Dari atas terlihat jelas alurnya. Kenapa banjir terjadi, siapa yang membuang apa, dan ke arah mana aliran itu mengalir. Kita juga harus waspada, bukan hanya terhadap lumpur, tapi juga kemungkinan adanya campuran bahan kimia berbahaya yang ikut dibuang,” tegasnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Yang paling mengusik nuraninya, kata Kapolda, adalah fakta bahwa aktivitas PETI tersebut berlangsung di tengah kota, bahkan dekat dengan Mapolres Pohuwato.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Ini sudah keterlaluan. Di tengah kota, dekat kantor polisi, aktivitas PETI terjadi secara masif dan merusak lingkungan secara dahsyat. Kerusakan ini sangat sulit dikembalikan seperti semula,” imbuhnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dari temuan itu, keputusan tegas langsung diambil. Tidak ada lagi ruang untuk kompromi atau alasan pembiaran.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kesimpulannya jelas: tidak ada ampun dan tidak ada kompromi bagi PETI. Kami akan maksimalkan hasil evaluasi, memperkuat pengawasan di lapangan, dan menentukan titik-titik penindakan. Ini tidak boleh dibiarkan terus berlangsung,” tegas Kapolda.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Perintah lapangan pun dikeluarkan hari itu juga. Semua sisa aktivitas PETI, mulai dari selang, mesin, hingga peralatan tambang, harus dihentikan dan diangkut secepatnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Sisa-sisa selang dan alat tambang itu harus segera diangkut. Hari ini juga, tidak boleh ada yang tersisa,” perintahnya tegas.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Langkah itu menjadi tonggak dimulainya perang terbuka Polda Gorontalo terhadap praktik PETI. Sebuah langkah tegas untuk menyelamatkan lingkungan, mencegah banjir susulan, dan menjaga masa depan masyarakat Pohuwato dari ancaman kehancuran yang lebih besar.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tak-ada-ampun-kapolda-gorontalo-umumkan-perang-terbuka-terhadap-peti-di-pohuwato/">Tak Ada Ampun! Kapolda Gorontalo Umumkan Perang Terbuka terhadap PETI di Pohuwato</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tak-ada-ampun-kapolda-gorontalo-umumkan-perang-terbuka-terhadap-peti-di-pohuwato/">Tak Ada Ampun! Kapolda Gorontalo Umumkan Perang Terbuka terhadap PETI di Pohuwato</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tak-ada-ampun-kapolda-gorontalo-umumkan-perang-terbuka-terhadap-peti-di-pohuwato/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Relawan UNG Alami Ujian Kesehatan di Tengah Penanganan Banjir Aceh</title>
		<link>https://barakati.id/relawan-ung-alami-ujian-kesehatan-di-tengah-penanganan-banjir-aceh/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=relawan-ung-alami-ujian-kesehatan-di-tengah-penanganan-banjir-aceh</link>
					<comments>https://barakati.id/relawan-ung-alami-ujian-kesehatan-di-tengah-penanganan-banjir-aceh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Dec 2025 13:03:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[banjir aceh 2025]]></category>
		<category><![CDATA[dokter relawan]]></category>
		<category><![CDATA[donasi kampus]]></category>
		<category><![CDATA[kelelahan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[pemulihan pascabencana]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan bencana]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[relawan medis]]></category>
		<category><![CDATA[serangan jantung]]></category>
		<category><![CDATA[skrining kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[ung]]></category>
		<category><![CDATA[USK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28877</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/relawan-ung-alami-ujian-kesehatan-di-tengah-penanganan-banjir-aceh/">Relawan UNG Alami Ujian Kesehatan di Tengah Penanganan Banjir Aceh</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/relawan-ung-alami-ujian-kesehatan-di-tengah-penanganan-banjir-aceh/">Relawan UNG Alami Ujian Kesehatan di Tengah Penanganan Banjir Aceh</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Tim relawan medis Universitas Negeri Gorontalo (UNG) turun langsung memberikan layanan kesehatan kepada warga terdampak banjir di Aceh. Dipimpin oleh Dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., tim tersebut terdiri dari dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran, Keperawatan, dan Kesehatan Masyarakat UNG, sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang didukung Kemendikbudristek. Di tengah penugasan, salah satu relawan UNG, dr. Akbar Patuti, Sp.BS., dilaporkan mengalami serangan jantung di Kabupaten Pidie Jaya pada 21 Desember setelah menjalankan shalat Subuh. Kondisi tersebut diduga dipicu kelelahan akibat perjalanan panjang dari Gorontalo menuju Aceh. Meski sempat menjalani perawatan, relawan tersebut tetap berkomitmen memberikan layanan medis dan diketahui membantu pelayanan hingga ratusan pasien per hari. Berkat pertolongan cepat rekan tim, termasuk dr. Muchtar Nora Ismail Siregar, Sp.JP., dr. Akbar dirujuk ke RS Zainoel Abidin Banda Aceh dan kini kondisinya dilaporkan membaik. Tim UNG tetap menjalankan layanan kesehatan dasar dan edukasi pencegahan, dengan fokus khusus pada potensi gangguan kesehatan pascabanjir yang bisa dipicu kelelahan ekstrem seperti kejadian ini. Dr. Zuhriana menegaskan bahwa prioritas adalah menjaga kesehatan ibu dan anak, menjalankan skrining kesehatan bagi warga terdampak, serta edukasi perilaku hidup bersih untuk mengurangi risiko penyakit pascabanjir. “Kejadian ini mempertegas pentingnya deteksi dini kelelahan dan penanganan cepat di lapangan,” ujar beliau. Kondisi pascabencana juga mempengaruhi operasional layanan. Meskipun ada tekanan fisik yang tinggi, relawan UNG tetap berupaya memberikan pelayanan bagi sekitar 125 pasien per hari, dengan koordinasi ketat bersama Satgas Universitas Syiah Kuala (USK) yang membimbing serta memfasilitasi layanan dan pendampingan. Dr. Zuhriana menambahkan rasa syukur atas dukungan tersebut, serta menegaskan komitmen untuk memastikan pemulihan bagi semua pihak yang terdampak bencana, termasuk para relawan yang berada di garis depan. UNG menegaskan bahwa pelibatan relawan adalah bagian dari tanggung jawab sosial perguruan tinggi dalam membantu pemulihan komunitas pascabencana. Upaya institusional ini juga sejalan dengan inisiatif Kemendikbudristek untuk memperkuat kapasitas penanganan bencana di lingkungan kampus. Selain layanan medis, UNG juga menyalurkan bantuan donasi dari tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta mahasiswa untuk kebutuhan warga terdampak.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>UNG &#8211; Tim relawan medis Universitas Negeri Gorontalo (UNG) turun langsung memberikan layanan kesehatan kepada warga terdampak banjir di Aceh. Dipimpin oleh Dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., tim tersebut terdiri dari dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran, Keperawatan, dan Kesehatan Masyarakat UNG, sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang didukung Kemendikbudristek.</p>
<p>Di tengah penugasan, salah satu relawan UNG, dr. Akbar Patuti, Sp.BS., dilaporkan mengalami serangan jantung di Kabupaten Pidie Jaya pada 21 Desember setelah menjalankan shalat Subuh. Kondisi tersebut diduga dipicu kelelahan akibat perjalanan panjang dari Gorontalo menuju Aceh. Meski sempat menjalani perawatan, relawan tersebut tetap berkomitmen memberikan layanan medis dan diketahui membantu pelayanan hingga ratusan pasien per hari. Berkat pertolongan cepat rekan tim, termasuk dr. Muchtar Nora Ismail Siregar, Sp.JP., dr. Akbar dirujuk ke RS Zainoel Abidin Banda Aceh dan kini kondisinya dilaporkan membaik.</p>
<p>Tim UNG tetap menjalankan layanan kesehatan dasar dan edukasi pencegahan, dengan fokus khusus pada potensi gangguan kesehatan pascabanjir yang bisa dipicu kelelahan ekstrem seperti kejadian ini. Dr. Zuhriana menegaskan bahwa prioritas adalah menjaga kesehatan ibu dan anak, menjalankan skrining kesehatan bagi warga terdampak, serta edukasi perilaku hidup bersih untuk mengurangi risiko penyakit pascabanjir. “Kejadian ini mempertegas pentingnya deteksi dini kelelahan dan penanganan cepat di lapangan,” ujar beliau.</p>
<p>Kondisi pascabencana juga mempengaruhi operasional layanan. Meskipun ada tekanan fisik yang tinggi, relawan UNG tetap berupaya memberikan pelayanan bagi sekitar 125 pasien per hari, dengan koordinasi ketat bersama Satgas Universitas Syiah Kuala (USK) yang membimbing serta memfasilitasi layanan dan pendampingan. Dr. Zuhriana menambahkan rasa syukur atas dukungan tersebut, serta menegaskan komitmen untuk memastikan pemulihan bagi semua pihak yang terdampak bencana, termasuk para relawan yang berada di garis depan.</p>
<p>UNG menegaskan bahwa pelibatan relawan adalah bagian dari tanggung jawab sosial perguruan tinggi dalam membantu pemulihan komunitas pascabencana. Upaya institusional ini juga sejalan dengan inisiatif Kemendikbudristek untuk memperkuat kapasitas penanganan bencana di lingkungan kampus. Selain layanan medis, UNG juga menyalurkan bantuan donasi dari tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta mahasiswa untuk kebutuhan warga terdampak.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/relawan-ung-alami-ujian-kesehatan-di-tengah-penanganan-banjir-aceh/">Relawan UNG Alami Ujian Kesehatan di Tengah Penanganan Banjir Aceh</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/relawan-ung-alami-ujian-kesehatan-di-tengah-penanganan-banjir-aceh/">Relawan UNG Alami Ujian Kesehatan di Tengah Penanganan Banjir Aceh</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/relawan-ung-alami-ujian-kesehatan-di-tengah-penanganan-banjir-aceh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada Puncak Hujan, Tangerang Tetapkan Siaga Darurat hingga Maret 2026</title>
		<link>https://barakati.id/waspada-puncak-hujan-tangerang-tetapkan-siaga-darurat-hingga-maret-2026/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=waspada-puncak-hujan-tangerang-tetapkan-siaga-darurat-hingga-maret-2026</link>
					<comments>https://barakati.id/waspada-puncak-hujan-tangerang-tetapkan-siaga-darurat-hingga-maret-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 11:30:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[anomali iklim]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[banjir rob]]></category>
		<category><![CDATA[bencana hidrometeorologi]]></category>
		<category><![CDATA[bmkg]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[DRAINASE]]></category>
		<category><![CDATA[mitigasi bencana]]></category>
		<category><![CDATA[musim hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Sachrudin]]></category>
		<category><![CDATA[sistem peringatan dini]]></category>
		<category><![CDATA[status siaga darurat]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[tas siaga bencana]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28656</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/waspada-puncak-hujan-tangerang-tetapkan-siaga-darurat-hingga-maret-2026/">Waspada Puncak Hujan, Tangerang Tetapkan Siaga Darurat hingga Maret 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/waspada-puncak-hujan-tangerang-tetapkan-siaga-darurat-hingga-maret-2026/">Waspada Puncak Hujan, Tangerang Tetapkan Siaga Darurat hingga Maret 2026</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("NEWS - Pemkot Tangerang menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi hingga Maret 2026 sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem dan peningkatan risiko banjir, genangan, serta angin kencang. Kebijakan ini didasarkan pada peringatan dini BMKG yang memprediksi curah hujan di atas normal pada akhir 2025 hingga awal 2026. Wali Kota Tangerang Sachrudin menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi untuk periode Desember 2025 hingga Maret 2026 setelah menerima kajian dan usulan dari BPBD setempat. Penetapan ini bertujuan mempercepat koordinasi lintas instansi, mempermudah mobilisasi sumber daya, dan menguatkan respons kedaruratan di seluruh wilayah kota.​ Peringatan dini dari BMKG menyebutkan bahwa hujan lebat berpotensi terjadi selama beberapa bulan ke depan akibat anomali iklim global yang meningkatkan risiko bencana di kawasan Tangerang dan sekitarnya. Dengan adanya status siaga, pemerintah daerah dapat lebih leluasa mengerahkan personel, logistik, peralatan, serta anggaran darurat untuk penanganan cepat saat bencana terjadi.​ Sachrudin menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar penetapan administratif, melainkan dorongan untuk mengubah cara pandang dalam penanganan bencana agar lebih sigap dan preventif. Ia menyoroti bahwa peningkatan curah hujan dapat memicu banjir, genangan, dan angin kencang bila tidak diimbangi dengan kesiapsiagaan dan perilaku masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan.​ Dalam pernyataannya, Sachrudin menekankan pentingnya kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan saluran air dan lingkungan sekitar yang sering menjadi pemicu bencana. “Sederhananya, jika kita siap, biasanya bencana akan memilih jalur lain. Namun, jika lengah genangan kecil pun berubah menjadi bencana,” tambahnya. Ia juga mengingatkan bahwa tindakan pencegahan sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan dapat berpengaruh besar terhadap risiko banjir.​ Sebagai langkah konkret, Wali Kota menginstruksikan seluruh camat dan lurah di Kota Tangerang untuk memastikan kesiapsiagaan di wilayah masing-masing, mulai dari pemetaan titik rawan hingga pengecekan sarana pendukung kebencanaan. Pemerintah daerah mendorong normalisasi drainase, memastikan rumah pompa berfungsi optimal, dan melakukan inspeksi berkala terhadap tanggul serta infrastruktur pendukung lainnya.​ Pemerintah kota juga mengaktifkan pusat komando (command center) dan sistem peringatan dini berbasis teknologi agar laporan kejadian maupun informasi cuaca bisa dipantau secara real time. Langkah ini diharapkan mempercepat proses tanggap darurat dan penyaluran bantuan saat terjadi banjir atau bencana lain yang terkait cuaca ekstrem.​ BPBD Kota Tangerang sebelumnya telah mengusulkan penetapan status siaga darurat setelah melakukan pembahasan dengan BMKG yang memprediksi hujan lebat berlangsung setidaknya hingga Februari 2026. Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menjelaskan bahwa penetapan status siaga akan membuat seluruh pemangku kepentingan kebencanaan dapat bergerak lebih efektif dan responsif, termasuk dalam penguatan personel, logistik, peralatan, dan pembiayaan darurat.​ BPBD juga meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar rutin memantau informasi cuaca serta memahami langkah-langkah penyelamatan saat bencana terjadi. Masyarakat diimbau menyiapkan tas siaga bencana yang berisi kebutuhan dasar, dokumen penting, dan perlengkapan darurat untuk meminimalkan dampak jika harus mengungsi dalam waktu singkat.​ Selain memperkuat kesiapsiagaan di dalam kota, Pemkot Tangerang sekaligus menunjukkan solidaritas dengan mengirimkan personel BPBD dan tenaga medis ke sejumlah wilayah di Sumatra yang tengah dilanda bencana alam. Pengiriman bantuan ini mencerminkan komitmen kota tidak hanya melindungi warganya, tetapi juga berkontribusi dalam penanganan bencana di tingkat nasional.​ Langkah tersebut sejalan dengan dukungan yang telah diberikan Pemkot dan DPRD dalam penguatan perlengkapan kebencanaan, termasuk penanganan banjir maupun pemadam kebakaran di tahun anggaran berjalan. Penguatan kapasitas ini diharapkan membuat Kota Tangerang lebih tangguh terhadap ancaman hidrometeorologi ke depan.​ Media nasional seperti Kompas TV dan Antara sebelumnya mencatat bahwa Pemkot Tangerang juga memperpanjang status siaga darurat hidrometeorologi pada awal 2025 hingga Maret dan April 2025, menunjukkan pola kebijakan antisipatif saat memasuki musim hujan. Laporan lain menyampaikan bahwa hujan lebat beberapa kali menimbulkan banjir rob dan genangan di sejumlah wilayah Tangerang dan pesisir sekitarnya menjelang akhir 2025.​ BMKG dalam prakiraan cuaca regional Jabodetabek juga menyebut adanya potensi hujan di berbagai wilayah, sehingga koordinasi lintas daerah menjadi penting untuk menghadapi dampak yang mungkin saling berhubungan, terutama di kawasan aglomerasi urban. Dengan kondisi iklim yang terus berfluktuasi, pemerintah daerah di wilayah padat penduduk seperti Tangerang dituntut menjaga kesiapsiagaan sepanjang musim hujan.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>NEWS</strong> &#8211; Pemkot Tangerang menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi hingga Maret 2026 sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem dan peningkatan risiko banjir, genangan, serta angin kencang. Kebijakan ini didasarkan pada peringatan dini BMKG yang memprediksi curah hujan di atas normal pada akhir 2025 hingga awal 2026.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Wali Kota Tangerang Sachrudin menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi untuk periode Desember 2025 hingga Maret 2026 setelah menerima kajian dan usulan dari BPBD setempat. Penetapan ini bertujuan mempercepat koordinasi lintas instansi, mempermudah mobilisasi sumber daya, dan menguatkan respons kedaruratan di seluruh wilayah kota.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Peringatan dini dari BMKG menyebutkan bahwa hujan lebat berpotensi terjadi selama beberapa bulan ke depan akibat anomali iklim global yang meningkatkan risiko bencana di kawasan Tangerang dan sekitarnya. Dengan adanya status siaga, pemerintah daerah dapat lebih leluasa mengerahkan personel, logistik, peralatan, serta anggaran darurat untuk penanganan cepat saat bencana terjadi.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sachrudin menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar penetapan administratif, melainkan dorongan untuk mengubah cara pandang dalam penanganan bencana agar lebih sigap dan preventif. Ia menyoroti bahwa peningkatan curah hujan dapat memicu banjir, genangan, dan angin kencang bila tidak diimbangi dengan kesiapsiagaan dan perilaku masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam pernyataannya, Sachrudin menekankan pentingnya kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan saluran air dan lingkungan sekitar yang sering menjadi pemicu bencana. “Sederhananya, jika kita siap, biasanya bencana akan memilih jalur lain. Namun, jika lengah genangan kecil pun berubah menjadi bencana,” tambahnya. Ia juga mengingatkan bahwa tindakan pencegahan sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan dapat berpengaruh besar terhadap risiko banjir.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sebagai langkah konkret, Wali Kota menginstruksikan seluruh camat dan lurah di Kota Tangerang untuk memastikan kesiapsiagaan di wilayah masing-masing, mulai dari pemetaan titik rawan hingga pengecekan sarana pendukung kebencanaan. Pemerintah daerah mendorong normalisasi drainase, memastikan rumah pompa berfungsi optimal, dan melakukan inspeksi berkala terhadap tanggul serta infrastruktur pendukung lainnya.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pemerintah kota juga mengaktifkan pusat komando (command center) dan sistem peringatan dini berbasis teknologi agar laporan kejadian maupun informasi cuaca bisa dipantau secara real time. Langkah ini diharapkan mempercepat proses tanggap darurat dan penyaluran bantuan saat terjadi banjir atau bencana lain yang terkait cuaca ekstrem.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">BPBD Kota Tangerang sebelumnya telah mengusulkan penetapan status siaga darurat setelah melakukan pembahasan dengan BMKG yang memprediksi hujan lebat berlangsung setidaknya hingga Februari 2026. Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menjelaskan bahwa penetapan status siaga akan membuat seluruh pemangku kepentingan kebencanaan dapat bergerak lebih efektif dan responsif, termasuk dalam penguatan personel, logistik, peralatan, dan pembiayaan darurat.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">BPBD juga meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar rutin memantau informasi cuaca serta memahami langkah-langkah penyelamatan saat bencana terjadi. Masyarakat diimbau menyiapkan tas siaga bencana yang berisi kebutuhan dasar, dokumen penting, dan perlengkapan darurat untuk meminimalkan dampak jika harus mengungsi dalam waktu singkat.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Selain memperkuat kesiapsiagaan di dalam kota, Pemkot Tangerang sekaligus menunjukkan solidaritas dengan mengirimkan personel BPBD dan tenaga medis ke sejumlah wilayah di Sumatra yang tengah dilanda bencana alam. Pengiriman bantuan ini mencerminkan komitmen kota tidak hanya melindungi warganya, tetapi juga berkontribusi dalam penanganan bencana di tingkat nasional.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Langkah tersebut sejalan dengan dukungan yang telah diberikan Pemkot dan DPRD dalam penguatan perlengkapan kebencanaan, termasuk penanganan banjir maupun pemadam kebakaran di tahun anggaran berjalan. Penguatan kapasitas ini diharapkan membuat Kota Tangerang lebih tangguh terhadap ancaman hidrometeorologi ke depan.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Media nasional seperti Kompas TV dan Antara sebelumnya mencatat bahwa Pemkot Tangerang juga memperpanjang status siaga darurat hidrometeorologi pada awal 2025 hingga Maret dan April 2025, menunjukkan pola kebijakan antisipatif saat memasuki musim hujan. Laporan lain menyampaikan bahwa hujan lebat beberapa kali menimbulkan banjir rob dan genangan di sejumlah wilayah Tangerang dan pesisir sekitarnya menjelang akhir 2025.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">BMKG dalam prakiraan cuaca regional Jabodetabek juga menyebut adanya potensi hujan di berbagai wilayah, sehingga koordinasi lintas daerah menjadi penting untuk menghadapi dampak yang mungkin saling berhubungan, terutama di kawasan aglomerasi urban. Dengan kondisi iklim yang terus berfluktuasi, pemerintah daerah di wilayah padat penduduk seperti Tangerang dituntut menjaga kesiapsiagaan sepanjang musim hujan.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/waspada-puncak-hujan-tangerang-tetapkan-siaga-darurat-hingga-maret-2026/">Waspada Puncak Hujan, Tangerang Tetapkan Siaga Darurat hingga Maret 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/waspada-puncak-hujan-tangerang-tetapkan-siaga-darurat-hingga-maret-2026/">Waspada Puncak Hujan, Tangerang Tetapkan Siaga Darurat hingga Maret 2026</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/waspada-puncak-hujan-tangerang-tetapkan-siaga-darurat-hingga-maret-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penting! Tiktokers ini Bongkar Potensi Bencana di Gorontalo</title>
		<link>https://barakati.id/penting-tiktokers-ini-bongkar-potensi-bencana-di-gorontalo/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=penting-tiktokers-ini-bongkar-potensi-bencana-di-gorontalo</link>
					<comments>https://barakati.id/penting-tiktokers-ini-bongkar-potensi-bencana-di-gorontalo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2025 12:03:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[bencana alam]]></category>
		<category><![CDATA[bmkg]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi bencana]]></category>
		<category><![CDATA[fortera_id]]></category>
		<category><![CDATA[gempa bumi]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[indeks bahaya]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran hutan]]></category>
		<category><![CDATA[likuifaksi]]></category>
		<category><![CDATA[mitigasi]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah rawan bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah longsor]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=27510</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebuah Akun TikTok bernama fortera_id baru-baru ini menjadi membagikan informasi indeks bahaya di Provinsi Gorontalo. Dalam video tersebut, narasumber memaparkan detail potensi risiko bencana di berbagai wilayah Gorontalo, mulai dari gempa bumi, tsunami, banjir, tanah longsor, hingga kebakaran hutan dan lahan, menggunakan bahasa ringan serta visual peta indeks multi-bahaya. Dalam videonya menyebut, &#8220;Gorontalo nih tinggi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/penting-tiktokers-ini-bongkar-potensi-bencana-di-gorontalo/">Penting! Tiktokers ini Bongkar Potensi Bencana di Gorontalo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/penting-tiktokers-ini-bongkar-potensi-bencana-di-gorontalo/">Penting! Tiktokers ini Bongkar Potensi Bencana di Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sebuah Akun TikTok bernama fortera_id baru-baru ini menjadi membagikan informasi indeks bahaya di Provinsi Gorontalo. Dalam video tersebut, narasumber memaparkan detail potensi risiko bencana di berbagai wilayah Gorontalo, mulai dari gempa bumi, tsunami, banjir, tanah longsor, hingga kebakaran hutan dan lahan, menggunakan bahasa ringan serta visual peta indeks multi-bahaya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam videonya menyebut, &#8220;Gorontalo nih tinggi banget nih. Indeks bahaya gempa buminya bisa tinggi banget tuh karena ada dua sumber gempa yang dekat banget sama provinsi Gorontalo nih.&#8221; dia juga menjelaskan bahwa sumber gempa Gorontalo Fault, sesar Gorontalo dan zona subduksi di utaranya Sulawesi yang harus selalu diwapadai karena bisa memicu sunami.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Tiktokers yang isi kontenya sering memberikan edukasi seputar bencana, properti, dan kualitas air ini juga menyoroti bahaya likuifaksi. &#8220;Ada beberapa titik yang punya indeks bahaya likuifaksi sedang sampai tinggi.&#8221; jelasnya. Di videonya juga dia menambahkan Untuk bahaya banjir di Gorontalo yang punya tiga wilayah dengan indeks bahaya banjirnya ngumpul yakni di sisi selatan Pohuwato, di perbatasan Boalemo sama Gorontalo, di kawasan Sungai Paguyaman, dan di sekitar Danau Limboto yang menyambung sampai ke Kota Gorontalo.&#8221;</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurut data resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta BMKG, wilayah Gorontalo memang berada di zona rawan gempa dan tsunami akibat aktivitas sesar aktif serta zona subduksi, selain itu beberapa daerah juga rawan banjir dan longsor akibat karakteristik geografis setempat. BMKG pun pernah mengeluarkan peringatan dini akan potensi tsunami dan menghimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama di wilayah pesisir.​</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Selain gempa bumi dan tsunami, bencana banjir rutin di Gorontalo memicu kerusakan besar, termasuk sektor pendidikan. Berdasarkan kajian risiko nasional, Gorontalo memiliki indeks risiko bencana sedang dengan skor 123,06, dan beberapa sekolah di provinsi ini sangat rentan terdampak bencana. Mitigasi dan pengetahuan masyarakat sangat diperlukan untuk mengurangi dampak bencana secara sistematis.​</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/penting-tiktokers-ini-bongkar-potensi-bencana-di-gorontalo/">Penting! Tiktokers ini Bongkar Potensi Bencana di Gorontalo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/penting-tiktokers-ini-bongkar-potensi-bencana-di-gorontalo/">Penting! Tiktokers ini Bongkar Potensi Bencana di Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/penting-tiktokers-ini-bongkar-potensi-bencana-di-gorontalo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumah Warga di Desa Popaya Terendam, Aktivitas Tambang Emas Ilegal Diduga Jadi Pemicu</title>
		<link>https://barakati.id/rumah-warga-di-desa-popaya-terendam-aktivitas-tambang-emas-ilegal-diduga-jadi-pemicu/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=rumah-warga-di-desa-popaya-terendam-aktivitas-tambang-emas-ilegal-diduga-jadi-pemicu</link>
					<comments>https://barakati.id/rumah-warga-di-desa-popaya-terendam-aktivitas-tambang-emas-ilegal-diduga-jadi-pemicu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 May 2025 21:04:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Desa popaya]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=25346</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/rumah-warga-di-desa-popaya-terendam-aktivitas-tambang-emas-ilegal-diduga-jadi-pemicu/">Rumah Warga di Desa Popaya Terendam, Aktivitas Tambang Emas Ilegal Diduga Jadi Pemicu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/rumah-warga-di-desa-popaya-terendam-aktivitas-tambang-emas-ilegal-diduga-jadi-pemicu/">Rumah Warga di Desa Popaya Terendam, Aktivitas Tambang Emas Ilegal Diduga Jadi Pemicu</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="202" data-end="505"><button id="bb4" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato -  Sejumlah rumah warga di Desa Popaya, Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato, mulai tergenang air pada Kamis malam (1/5/2025). Warga menyebutkan bahwa banjir lokal ini bukan peristiwa pertama dan menduga kuat aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menjadi penyebab utama. Salah satu warga terdampak, Pandara Une, menyampaikan bahwa air mulai masuk ke rumahnya sejak Rabu malam sekitar pukul 22.00 WITA. Ia menambahkan, genangan air terjadi hampir setiap kali hujan turun, meski dengan intensitas ringan. “Ini sudah sering terjadi. Begitu hujan, air langsung naik. Ini bukan yang pertama,” ujarnya. Pandara mengaku telah berupaya melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah desa, namun hingga kini belum ada penanganan berarti. Ia juga menyoroti bahwa kerusakan lingkungan di sekitar desa kemungkinan besar disebabkan oleh maraknya aktivitas tambang ilegal di wilayah tersebut. “Para penambang sempat berjanji akan melakukan normalisasi sungai, tapi sampai sekarang belum ada tindakan apa-apa,” jelasnya. Yang lebih mengejutkan, Pandara juga menyebut adanya dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum dalam kegiatan PETI. Ia mengaku pernah didatangi beberapa orang yang mengaku sebagai aparat dan ingin meminta izin untuk menggunakan air serta menaruh mesin di sekitar rumahnya. “Saya tolak dan saya tegur mereka. Saya juga sampaikan, kalau memaksa, saya akan laporkan ke Polda,” ungkapnya. Setelah teguran tersebut, Pandara menyatakan belum lagi melihat aktivitas mereka di sekitar rumahnya. Namun demikian, ia berharap aparat terkait dan pemerintah daerah segera turun tangan, menindak tegas aktivitas pertambangan ilegal, dan melakukan penataan lingkungan guna mencegah banjir berulang. Kondisi ini menjadi peringatan serius tentang dampak eksploitasi alam tanpa izin dan pengawasan, yang kini dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat desa.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="" data-start="202" data-end="505"><strong data-start="202" data-end="226">Pohuwato &#8211; </strong> Sejumlah rumah warga di Desa Popaya, Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato, mulai tergenang air pada Kamis malam (1/5/2025). Warga menyebutkan bahwa banjir lokal ini bukan peristiwa pertama dan menduga kuat aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menjadi penyebab utama.</p>
<p class="" data-start="507" data-end="742">Salah satu warga terdampak, <strong data-start="535" data-end="550">Pandara Une</strong>, menyampaikan bahwa air mulai masuk ke rumahnya sejak Rabu malam sekitar pukul 22.00 WITA. Ia menambahkan, genangan air terjadi hampir setiap kali hujan turun, meski dengan intensitas ringan.</p>
<p class="" data-start="744" data-end="837">“Ini sudah sering terjadi. Begitu hujan, air langsung naik. Ini bukan yang pertama,” ujarnya.</p>
<p class="" data-start="839" data-end="1120">Pandara mengaku telah berupaya melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah desa, namun hingga kini belum ada penanganan berarti. Ia juga menyoroti bahwa kerusakan lingkungan di sekitar desa kemungkinan besar disebabkan oleh maraknya aktivitas tambang ilegal di wilayah tersebut.</p>
<p class="" data-start="1122" data-end="1248">“Para penambang sempat berjanji akan melakukan normalisasi sungai, tapi sampai sekarang belum ada tindakan apa-apa,” jelasnya.</p>
<p class="" data-start="1250" data-end="1531">Yang lebih mengejutkan, Pandara juga menyebut adanya <strong data-start="1303" data-end="1353">dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum</strong> dalam kegiatan PETI. Ia mengaku pernah didatangi beberapa orang yang mengaku sebagai aparat dan ingin meminta izin untuk menggunakan air serta menaruh mesin di sekitar rumahnya.</p>
<p class="" data-start="1533" data-end="1644">“Saya tolak dan saya tegur mereka. Saya juga sampaikan, kalau memaksa, saya akan laporkan ke Polda,” ungkapnya.</p>
<p class="" data-start="1646" data-end="1944">Setelah teguran tersebut, Pandara menyatakan belum lagi melihat aktivitas mereka di sekitar rumahnya. Namun demikian, ia berharap aparat terkait dan pemerintah daerah segera turun tangan, menindak tegas aktivitas pertambangan ilegal, dan melakukan penataan lingkungan guna mencegah banjir berulang.</p>
<p class="" data-start="1946" data-end="2104">Kondisi ini menjadi peringatan serius tentang dampak eksploitasi alam tanpa izin dan pengawasan, yang kini dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat desa.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/rumah-warga-di-desa-popaya-terendam-aktivitas-tambang-emas-ilegal-diduga-jadi-pemicu/">Rumah Warga di Desa Popaya Terendam, Aktivitas Tambang Emas Ilegal Diduga Jadi Pemicu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/rumah-warga-di-desa-popaya-terendam-aktivitas-tambang-emas-ilegal-diduga-jadi-pemicu/">Rumah Warga di Desa Popaya Terendam, Aktivitas Tambang Emas Ilegal Diduga Jadi Pemicu</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/rumah-warga-di-desa-popaya-terendam-aktivitas-tambang-emas-ilegal-diduga-jadi-pemicu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid, Pantau Lokasi Banjir di Kelurahan Bugis</title>
		<link>https://barakati.id/pj-wali-kota-gorontalo-ismail-madjid-pantau-lokasi-banjir-di-kelurahan-bugis/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pj-wali-kota-gorontalo-ismail-madjid-pantau-lokasi-banjir-di-kelurahan-bugis</link>
					<comments>https://barakati.id/pj-wali-kota-gorontalo-ismail-madjid-pantau-lokasi-banjir-di-kelurahan-bugis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Jun 2024 07:07:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Ismail madjid]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[pj wali kota gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=22620</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pj-wali-kota-gorontalo-ismail-madjid-pantau-lokasi-banjir-di-kelurahan-bugis/">Pj Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid, Pantau Lokasi Banjir di Kelurahan Bugis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pj-wali-kota-gorontalo-ismail-madjid-pantau-lokasi-banjir-di-kelurahan-bugis/">Pj Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid, Pantau Lokasi Banjir di Kelurahan Bugis</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb5" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb5.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("KOTA GORONTALO - Pj Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid, turun langsung memantau lokasi banjir di Kelurahan Bugis setelah luapan air Sungai Bone dengan cepat menggenangi wilayah tersebut. Luapan air ini juga mempengaruhi beberapa kelurahan lainnya, termasuk Kelurahan Botu, Kelurahan Talumolo, dan sebagian Kelurahan Ipilo. Ismail Madjid menyatakan bahwa derasnya curah hujan yang tinggi telah menyebabkan volume air sungai meningkat pesat, sehingga air masuk ke pemukiman warga. \"Derasnya curah hujan membuat volume air yang besar naik dengan cepat, mengakibatkan banjir yang sudah masuk ke pemukiman warga,\" ujar Ismail, Kamis (20/06/2024). Untuk menanggulangi dampak banjir, Ismail menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk segera menyiapkan makanan siap saji serta alat-alat yang diperlukan untuk membersihkan sisa lumpur pasca banjir. \"Langkah-langkah yang dilakukan sekarang adalah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk secepat mungkin menyiapkan makanan siap saji serta alat untuk membersihkan sisa lumpur pasca banjir,\" tambahnya. Ismail juga menyampaikan bahwa evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati untuk memastikan keselamatan warga dan petugas. \"Dalam evakuasi ini, karena derasnya air, kita melakukan tindakan-tindakan yang aman bagi warga dan juga aman bagi para petugas,\" kata Ismail. Untuk mendukung penanganan darurat, telah disiapkan posko siaga yang dipusatkan di SDN 38 Kota Gorontalo. \"Kami telah menyiapkan posko siaga di SDN 38 Kota Gorontalo untuk membantu masyarakat yang terdampak,\" jelasnya. Ismail Madjid juga mengucapkan terima kasih kepada Pj Gubernur yang telah turun langsung meninjau kondisi masyarakat Kota Gorontalo yang terdampak banjir. \"Kami berterima kasih kepada Pj Gubernur yang sudah turun langsung meninjau masyarakat Kota Gorontalo yang terdampak banjir,\" pungkas Ismail.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>KOTA GORONTALO &#8211; Pj Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid, turun langsung memantau lokasi banjir di Kelurahan Bugis setelah luapan air Sungai Bone dengan cepat menggenangi wilayah tersebut. Luapan air ini juga mempengaruhi beberapa kelurahan lainnya, termasuk Kelurahan Botu, Kelurahan Talumolo, dan sebagian Kelurahan Ipilo.</p>
<p>Ismail Madjid menyatakan bahwa derasnya curah hujan yang tinggi telah menyebabkan volume air sungai meningkat pesat, sehingga air masuk ke pemukiman warga. &#8220;Derasnya curah hujan membuat volume air yang besar naik dengan cepat, mengakibatkan banjir yang sudah masuk ke pemukiman warga,&#8221; ujar Ismail, Kamis (20/06/2024).</p>
<p>Untuk menanggulangi dampak banjir, Ismail menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk segera menyiapkan makanan siap saji serta alat-alat yang diperlukan untuk membersihkan sisa lumpur pasca banjir. &#8220;Langkah-langkah yang dilakukan sekarang adalah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk secepat mungkin menyiapkan makanan siap saji serta alat untuk membersihkan sisa lumpur pasca banjir,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Ismail juga menyampaikan bahwa evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati untuk memastikan keselamatan warga dan petugas. &#8220;Dalam evakuasi ini, karena derasnya air, kita melakukan tindakan-tindakan yang aman bagi warga dan juga aman bagi para petugas,&#8221; kata Ismail.</p>
<p>Untuk mendukung penanganan darurat, telah disiapkan posko siaga yang dipusatkan di SDN 38 Kota Gorontalo. &#8220;Kami telah menyiapkan posko siaga di SDN 38 Kota Gorontalo untuk membantu masyarakat yang terdampak,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ismail Madjid juga mengucapkan terima kasih kepada Pj Gubernur yang telah turun langsung meninjau kondisi masyarakat Kota Gorontalo yang terdampak banjir. &#8220;Kami berterima kasih kepada Pj Gubernur yang sudah turun langsung meninjau masyarakat Kota Gorontalo yang terdampak banjir,&#8221; pungkas Ismail.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pj-wali-kota-gorontalo-ismail-madjid-pantau-lokasi-banjir-di-kelurahan-bugis/">Pj Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid, Pantau Lokasi Banjir di Kelurahan Bugis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pj-wali-kota-gorontalo-ismail-madjid-pantau-lokasi-banjir-di-kelurahan-bugis/">Pj Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid, Pantau Lokasi Banjir di Kelurahan Bugis</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pj-wali-kota-gorontalo-ismail-madjid-pantau-lokasi-banjir-di-kelurahan-bugis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Curah Hujan Tinggi, Kecamatan Popayato, Popayato Barat Dilanda Banjir</title>
		<link>https://barakati.id/curah-hujan-tinggi-kecamatan-popayato-popayato-barat-dilanda-banjir/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=curah-hujan-tinggi-kecamatan-popayato-popayato-barat-dilanda-banjir</link>
					<comments>https://barakati.id/curah-hujan-tinggi-kecamatan-popayato-popayato-barat-dilanda-banjir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Apr 2023 13:51:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[banjir bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Bpbd pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[popayato]]></category>
		<category><![CDATA[Popayato barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=17362</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/curah-hujan-tinggi-kecamatan-popayato-popayato-barat-dilanda-banjir/">Curah Hujan Tinggi, Kecamatan Popayato, Popayato Barat Dilanda Banjir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/curah-hujan-tinggi-kecamatan-popayato-popayato-barat-dilanda-banjir/">Curah Hujan Tinggi, Kecamatan Popayato, Popayato Barat Dilanda Banjir</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb6" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb6.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Akibat Hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Popayato, Popayato Barat dan sekitarnya mengakibatkan beberapa desa tergenang banjir. Jumat (07/04/2024). Menurut Sekretaris BPBD Pohuwato, Hasan Haluta, bahwa saat ini pihaknya masih mendata rumah warga dan jumlah jiwa yang terdampak akibat banjir tersebut. \"1.200 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak di Desa Dudewulo (Popayato Barat),\" Ujarnya Kemudian kata Hasan, pihaknya juga telah menyediakan air bersih dan makanan untuk para warga yang terdampak banjir. Selain banjir kata Hasan, salah satu rumah yang ada di Desa Maleo, Kecamatan Popayato Timur juga diterjang angin puting beliung. \"Tidak ada korban jiwa, hanya satu rumah, warung dan Somel yang rusak ,\" pungkasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Akibat Hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Popayato, Popayato Barat dan sekitarnya mengakibatkan beberapa desa tergenang banjir. Jumat (07/04/2024).</p>
<p>Menurut Sekretaris BPBD Pohuwato, Hasan Haluta, bahwa saat ini pihaknya masih mendata rumah warga dan jumlah jiwa yang terdampak akibat banjir tersebut.</p>
<p>&#8220;1.200 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak di Desa Dudewulo (Popayato Barat),&#8221; Ujarnya</p>
<p>Kemudian kata Hasan, pihaknya juga telah menyediakan air bersih dan makanan untuk para warga yang terdampak banjir.</p>
<p>Selain banjir kata Hasan, salah satu rumah yang ada di Desa Maleo, Kecamatan Popayato Timur juga diterjang angin puting beliung.</p>
<p>&#8220;Tidak ada korban jiwa, hanya satu rumah, warung dan Somel yang rusak ,&#8221; pungkasnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/curah-hujan-tinggi-kecamatan-popayato-popayato-barat-dilanda-banjir/">Curah Hujan Tinggi, Kecamatan Popayato, Popayato Barat Dilanda Banjir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/curah-hujan-tinggi-kecamatan-popayato-popayato-barat-dilanda-banjir/">Curah Hujan Tinggi, Kecamatan Popayato, Popayato Barat Dilanda Banjir</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/curah-hujan-tinggi-kecamatan-popayato-popayato-barat-dilanda-banjir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemda Pohuwato Serahkan Bantuan Ke Korban Bencana Banjir di Kabgor</title>
		<link>https://barakati.id/pemda-pohuwato-serahkan-bantuan-ke-korban-bencana-banjir-di-kabgor/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pemda-pohuwato-serahkan-bantuan-ke-korban-bencana-banjir-di-kabgor</link>
					<comments>https://barakati.id/pemda-pohuwato-serahkan-bantuan-ke-korban-bencana-banjir-di-kabgor/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Nov 2021 10:39:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan korban banjir]]></category>
		<category><![CDATA[korban banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Saipul mbuinga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=12145</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pemda-pohuwato-serahkan-bantuan-ke-korban-bencana-banjir-di-kabgor/">Pemda Pohuwato Serahkan Bantuan Ke Korban Bencana Banjir di Kabgor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pemda-pohuwato-serahkan-bantuan-ke-korban-bencana-banjir-di-kabgor/">Pemda Pohuwato Serahkan Bantuan Ke Korban Bencana Banjir di Kabgor</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb7" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb7.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Untuk meringankan beban sanak saudara yang terdampak bencana banjir di wilayah Kabupaten Gorontalo. Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato melepas dua buah kendaraan pengangkut bahan logistik di halaman kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pohuwato untuk menuju Kabupaten Gorontalo. Rencananya bantuan tersebut akan diantar langsung ke Pemda Kabupaten Gorontalo yang selanjutnya akan didistribusikan oleh Pemda ke masyarakat yang dilanda bencana banjir. Pelepasan itu dilakukan oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga bersama Wakil Bupati Suharsi Igirisa yang didampingi Assisten Pemerintahan dan Kesra Arman Mohamad dan Kepala BPBD, Ramon Abdjul, (10/11/2021). Bupati Saipul berharap bantuan dari pemda dan masyarakat Pohuwato bisa cepat sampai ke tujuan sehingga bisa dirasakan oleh masyarakat khususnya korban banjir di Kabupaten Gorontalo. Ia juga menambahkan dengan bantuan yang disalurkan bisa meringankan beban warga yang terdampak bencana banjir. “Kita berdoa semoga mereka yang terdampak bencana banjir tetap diberikan kesehatan, kekuatan dan insyaallah kita semua terhindar dari berbagai bencana yang ada di muka bumi ini,\" Ungkap Bupati. Sementara itu Kepala BPBD Pohuwato, Ramon Abdjul dikonfirmasi menjelaskan bantuan logistik itu terdiri dari 3,3 ton beras, air mineral, mi instant, ikan kaleng, gula pasir, susu, teh dan minyak gorong diterima oleh Kepala BPBD Kabupaten Gorontalo, Dr. Sumantri Maku. Mewakili Pemda Gorontalo, Sumanti Maku mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari Pemda Pohuwato. \"Salam hangat dari kami atas nama bupati gorontalo, mudah-mudahan apa yang diberikan ini mendapat balasan baik dari Allah SWT,\" Ujarnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Untuk meringankan beban sanak saudara yang terdampak bencana banjir di wilayah Kabupaten Gorontalo. Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato melepas dua buah kendaraan pengangkut bahan logistik di halaman kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pohuwato untuk menuju Kabupaten Gorontalo.</p>
<p>Rencananya bantuan tersebut akan diantar langsung ke Pemda Kabupaten Gorontalo yang selanjutnya akan didistribusikan oleh Pemda ke masyarakat yang dilanda bencana banjir.</p>
<p>Pelepasan itu dilakukan oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga bersama Wakil Bupati Suharsi Igirisa yang didampingi Assisten Pemerintahan dan Kesra Arman Mohamad dan Kepala BPBD, Ramon Abdjul, (10/11/2021).</p>
<p>Bupati Saipul berharap bantuan dari pemda dan masyarakat Pohuwato bisa cepat sampai ke tujuan sehingga bisa dirasakan oleh masyarakat khususnya korban banjir di Kabupaten Gorontalo. Ia juga menambahkan dengan bantuan yang disalurkan bisa meringankan beban warga yang terdampak bencana banjir.</p>
<p>“Kita berdoa semoga mereka yang terdampak bencana banjir tetap diberikan kesehatan, kekuatan dan insyaallah kita semua terhindar dari berbagai bencana yang ada di muka bumi ini,&#8221; Ungkap Bupati.</p>
<p>Sementara itu Kepala BPBD Pohuwato, Ramon Abdjul dikonfirmasi menjelaskan bantuan logistik itu terdiri dari 3,3 ton beras, air mineral, mi instant, ikan kaleng, gula pasir, susu, teh dan minyak gorong diterima oleh Kepala BPBD Kabupaten Gorontalo, Dr. Sumantri Maku.</p>
<p>Mewakili Pemda Gorontalo, Sumanti Maku mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari Pemda Pohuwato.</p>
<p>&#8220;Salam hangat dari kami atas nama bupati gorontalo, mudah-mudahan apa yang diberikan ini mendapat balasan baik dari Allah SWT,&#8221; Ujarnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pemda-pohuwato-serahkan-bantuan-ke-korban-bencana-banjir-di-kabgor/">Pemda Pohuwato Serahkan Bantuan Ke Korban Bencana Banjir di Kabgor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pemda-pohuwato-serahkan-bantuan-ke-korban-bencana-banjir-di-kabgor/">Pemda Pohuwato Serahkan Bantuan Ke Korban Bencana Banjir di Kabgor</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pemda-pohuwato-serahkan-bantuan-ke-korban-bencana-banjir-di-kabgor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puluhan Warga Mengungsi ke Masjid Hindari Banjir</title>
		<link>https://barakati.id/puluhan-warga-mengungsi-ke-masjid-hindari-banjir/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=puluhan-warga-mengungsi-ke-masjid-hindari-banjir</link>
					<comments>https://barakati.id/puluhan-warga-mengungsi-ke-masjid-hindari-banjir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Nov 2021 07:20:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[banjir bandang]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=12073</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/puluhan-warga-mengungsi-ke-masjid-hindari-banjir/">Puluhan Warga Mengungsi ke Masjid Hindari Banjir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/puluhan-warga-mengungsi-ke-masjid-hindari-banjir/">Puluhan Warga Mengungsi ke Masjid Hindari Banjir</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb8" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb8.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Curah hujan yang tinggi mengakibatkan banjir dan longsor di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Gorontalo. Tak terkecuali di Desa Isimu Selatan, Kecamatan Tibawa, warga yang terdampak banjir akhirnya harus mengungsikan diri. Dari pantauan media barakati.id, air yang bercampur lumpur dan ketinggiannya mencapai 1 meter masuk ke rumah warga, tak hanya itu, air juga menggenang di ruas jalan trans Sulawesi, (4/11/2021). Pamu S. Dauli (86) warga Desa Isimu Selatan mengungkapkan, dirinya bersama keluarga haru mengungsikan diri di Masjid At-Tamir, sebab hanya tempat tersebutlah yang bisa diakses oleh mereka dan tak tergenang banjir. Selanjutnya ia juga mengatakan, sebelumnya belum pernah ada banjir yang menurutnya separah ini. Pama mengakui baru kali ini banjir yang terjadi di desanya dengan ketinggian satu meter. \"Nanti kali ini baru banjir dengan ketinggian air 1 Meter. Kami warga Desa Isimu Selatan mengungsi di Masjid At-Tamir, karena hanya ini tempat yang tinggi bisa ditempati,\" Tukas Pamu. Dengan melihat kondisi air saat ini warga TNI/POLRI, SAR, dan BPBD Kabupaten Gorontalo masih bertahan di lokasi banjir.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORONTALO &#8211; Curah hujan yang tinggi mengakibatkan banjir dan longsor di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Gorontalo. Tak terkecuali di Desa Isimu Selatan, Kecamatan Tibawa, warga yang terdampak banjir akhirnya harus mengungsikan diri.</p>
<p>Dari pantauan media barakati.id, air yang bercampur lumpur dan ketinggiannya mencapai 1 meter masuk ke rumah warga, tak hanya itu, air juga menggenang di ruas jalan trans Sulawesi, (4/11/2021).</p>
<p>Pamu S. Dauli (86) warga Desa Isimu Selatan mengungkapkan, dirinya bersama keluarga haru mengungsikan diri di Masjid At-Tamir, sebab hanya tempat tersebutlah yang bisa diakses oleh mereka dan tak tergenang banjir.</p>
<p>Selanjutnya ia juga mengatakan, sebelumnya belum pernah ada banjir yang menurutnya separah ini. Pama mengakui baru kali ini banjir yang terjadi di desanya dengan ketinggian satu meter.</p>
<p>&#8220;Nanti kali ini baru banjir dengan ketinggian air 1 Meter. Kami warga Desa Isimu Selatan mengungsi di Masjid At-Tamir, karena hanya ini tempat yang tinggi bisa ditempati,&#8221; Tukas Pamu.</p>
<p>Dengan melihat kondisi air saat ini warga TNI/POLRI, SAR, dan BPBD Kabupaten Gorontalo masih bertahan di lokasi banjir.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/puluhan-warga-mengungsi-ke-masjid-hindari-banjir/">Puluhan Warga Mengungsi ke Masjid Hindari Banjir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/puluhan-warga-mengungsi-ke-masjid-hindari-banjir/">Puluhan Warga Mengungsi ke Masjid Hindari Banjir</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/puluhan-warga-mengungsi-ke-masjid-hindari-banjir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banjir Bandang di Kabgor Telan Korban Jiwa</title>
		<link>https://barakati.id/banjir-bandang-di-kabgor-telan-korban-jiwa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=banjir-bandang-di-kabgor-telan-korban-jiwa</link>
					<comments>https://barakati.id/banjir-bandang-di-kabgor-telan-korban-jiwa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Nov 2021 18:41:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[banjir bandang]]></category>
		<category><![CDATA[korban banjir]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=12069</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/banjir-bandang-di-kabgor-telan-korban-jiwa/">Banjir Bandang di Kabgor Telan Korban Jiwa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/banjir-bandang-di-kabgor-telan-korban-jiwa/">Banjir Bandang di Kabgor Telan Korban Jiwa</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb9" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb9.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Setelah diguyur hujan deras, sedikitnya beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Gorontalo diterjang banjir bandang. Derasnya air yang bercampur lumpur tersebut masuk ke rumah warga. Diantaranya kecamatan yang dilanda banjir yakni Limboto Barat dan Tibawa. Dari peristiwa itu menelan korban jiwa, seorang anak yang berusia 9 tahun ditemukan warga dalam keadaan meninggal dunia. Informasi yang berhasil dirangkum barakati.id, diketahui anak tersebut bernama Andi warga Desa Daenaa, Kecamatan Limboto Barat. Ia terseret derasnya air sungai bondula bersama ibunya Rita Jali (35) yang hingga kini belum ditemukan. Saat ini petugas BPBD Kabupaten Gorontalo dan Tim SAR Gorontalo fokus untuk melakukan evakuasi kepada warga yang terdampak banjir bandang.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORONTALO &#8211; Setelah diguyur hujan deras, sedikitnya beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Gorontalo diterjang banjir bandang. Derasnya air yang bercampur lumpur tersebut masuk ke rumah warga.</p>
<p>Diantaranya kecamatan yang dilanda banjir yakni Limboto Barat dan Tibawa. Dari peristiwa itu menelan korban jiwa, seorang anak yang berusia 9 tahun ditemukan warga dalam keadaan meninggal dunia.</p>
<p>Informasi yang berhasil dirangkum <a href="https://barakati.id/">barakati.id</a>, diketahui anak tersebut bernama Andi warga Desa Daenaa, Kecamatan Limboto Barat. Ia terseret derasnya air sungai bondula bersama ibunya Rita Jali (35) yang hingga kini belum ditemukan.</p>
<p>Saat ini petugas BPBD Kabupaten Gorontalo dan Tim SAR Gorontalo fokus untuk melakukan evakuasi kepada warga yang terdampak banjir bandang.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/banjir-bandang-di-kabgor-telan-korban-jiwa/">Banjir Bandang di Kabgor Telan Korban Jiwa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/banjir-bandang-di-kabgor-telan-korban-jiwa/">Banjir Bandang di Kabgor Telan Korban Jiwa</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/banjir-bandang-di-kabgor-telan-korban-jiwa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
