<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bantaran sungai slumbung Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/bantaran-sungai-slumbung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/bantaran-sungai-slumbung/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Jul 2022 01:56:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Bantaran sungai slumbung Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/bantaran-sungai-slumbung/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>12 KK Yang Tinggal di Bantaran Sungai Slumbung, Kecamatan Sumalata Harap-harap Cemas</title>
		<link>https://barakati.id/12-kk-yang-tinggal-di-bantaran-sungai-slumbung-kecamatan-sumalata-harap-harap-cemas/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=12-kk-yang-tinggal-di-bantaran-sungai-slumbung-kecamatan-sumalata-harap-harap-cemas</link>
					<comments>https://barakati.id/12-kk-yang-tinggal-di-bantaran-sungai-slumbung-kecamatan-sumalata-harap-harap-cemas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Jul 2022 01:55:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Bantaran sungai slumbung]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo utara]]></category>
		<category><![CDATA[Sumalata]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=14731</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/12-kk-yang-tinggal-di-bantaran-sungai-slumbung-kecamatan-sumalata-harap-harap-cemas/">12 KK Yang Tinggal di Bantaran Sungai Slumbung, Kecamatan Sumalata Harap-harap Cemas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/12-kk-yang-tinggal-di-bantaran-sungai-slumbung-kecamatan-sumalata-harap-harap-cemas/">12 KK Yang Tinggal di Bantaran Sungai Slumbung, Kecamatan Sumalata Harap-harap Cemas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Debit air yang cukup tinggi dan derasnya sungai slumbung yang melintasi Desa lelato, Kecamatan Sumalata, Gorontalo Utara, menyebabkan tergerusnya bibir sungai. Sedikitnya ada 12 KK yang tinggal di bantaran sungai tersebut merasa cemas dengan peristiwa ini. Ketakutan mereka semakin bertambah dengan adanya musim penghujan yang kurun waktu sebulan terus mengguyur wilayah tersebut. Menurut warga yang tak jauh dari lokasi itu beranggapan ini juga bisa berdampak pada pemukiman yang mereka diami. Selain pemukiman, tergerusnya bibir sungai juga mengancam lahan pekuburan, bahan jika tidak segera diatasi Jembatan penghubung yang menjadi jalur lintas semua pengendara terancam roboh akibat abrasi yang terus mengancam. “Ini terlihat sangat memprihatinkan setelah saya konfirmasi ke kades lelato katanya hal ini sudah tidak bisa dianggarkan lewat dana desa karena membutuhkan anggaran yang sangat besar\", ungkap Rian selaku Pemuda Desa Lelato dan juga Ketua Pergerakan Pelajar Mahasiswa Sumalata \"Saya berharap pihak Eksekutif dan dikawal oleh Legislatif (DPRD) dan instansi terkait segera turun tangan, sehingga kondisi tersebut tidak membahayakan warga yang tinggal di pemukiman dekat sungai tersebut karena Jarak antara abrasi dengan pemukiman warga sudah sekitran 5 meter, hal ini sudah harus di seriusi,\" Tegas Rian", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORONTALO &#8211; Debit air yang cukup tinggi dan derasnya sungai slumbung yang melintasi Desa lelato, Kecamatan Sumalata, Gorontalo Utara, menyebabkan tergerusnya bibir sungai. Sedikitnya ada 12 KK yang tinggal di bantaran sungai tersebut merasa cemas dengan peristiwa ini.</p>
<p>Ketakutan mereka semakin bertambah dengan adanya musim penghujan yang kurun waktu sebulan terus mengguyur wilayah tersebut. Menurut warga yang tak jauh dari lokasi itu beranggapan ini juga bisa berdampak pada pemukiman yang mereka diami.</p>
<p>Selain pemukiman, tergerusnya bibir sungai juga mengancam lahan pekuburan, bahan jika tidak segera diatasi Jembatan penghubung yang menjadi jalur lintas semua pengendara terancam roboh akibat abrasi yang terus mengancam.</p>
<p>“Ini terlihat sangat memprihatinkan setelah saya konfirmasi ke kades lelato katanya hal ini sudah tidak bisa dianggarkan lewat dana desa karena membutuhkan anggaran yang sangat besar&#8221;, ungkap Rian selaku Pemuda Desa Lelato dan juga Ketua Pergerakan Pelajar Mahasiswa Sumalata</p>
<p>&#8220;Saya berharap pihak Eksekutif dan dikawal oleh Legislatif (DPRD) dan instansi terkait segera turun tangan, sehingga kondisi tersebut tidak membahayakan warga yang tinggal di pemukiman dekat sungai tersebut karena Jarak antara abrasi dengan pemukiman warga sudah sekitran 5 meter, hal ini sudah harus di seriusi,&#8221; Tegas Rian
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/12-kk-yang-tinggal-di-bantaran-sungai-slumbung-kecamatan-sumalata-harap-harap-cemas/">12 KK Yang Tinggal di Bantaran Sungai Slumbung, Kecamatan Sumalata Harap-harap Cemas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/12-kk-yang-tinggal-di-bantaran-sungai-slumbung-kecamatan-sumalata-harap-harap-cemas/">12 KK Yang Tinggal di Bantaran Sungai Slumbung, Kecamatan Sumalata Harap-harap Cemas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/12-kk-yang-tinggal-di-bantaran-sungai-slumbung-kecamatan-sumalata-harap-harap-cemas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
