<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>batudaa Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/batudaa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/batudaa/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Mar 2026 15:46:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>batudaa Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/batudaa/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Belum Sempat Belajar, Dua Gedung SMPN 1 Batudaa Terbakar</title>
		<link>https://barakati.id/belum-sempat-belajar-dua-gedung-smpn-1-batudaa-terbakar/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=belum-sempat-belajar-dua-gedung-smpn-1-batudaa-terbakar</link>
					<comments>https://barakati.id/belum-sempat-belajar-dua-gedung-smpn-1-batudaa-terbakar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 15:46:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bone Bolango]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[batudaa]]></category>
		<category><![CDATA[bencana kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[berita Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[fasilitas pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[insiden pagi]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran gedung]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[kegiatan belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Korsleting listrik]]></category>
		<category><![CDATA[pemadam kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan darurat]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[ruang kepala sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[SMPN 1 Batudaa]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29605</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/belum-sempat-belajar-dua-gedung-smpn-1-batudaa-terbakar/">Belum Sempat Belajar, Dua Gedung SMPN 1 Batudaa Terbakar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/belum-sempat-belajar-dua-gedung-smpn-1-batudaa-terbakar/">Belum Sempat Belajar, Dua Gedung SMPN 1 Batudaa Terbakar</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("BONBOL - Kebakaran melanda kompleks SMP Negeri 1 Batudaa, Kabupaten Gorontalo, pada Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WITA. Insiden terjadi sebelum aktivitas belajar mengajar dimulai, sehingga tidak ada siswa maupun guru yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung. Menurut informasi awal, proses pembelajaran di sekolah tersebut baru akan dimulai pukul 08.00 WITA, sehingga saat kebakaran terjadi, lingkungan sekolah masih relatif sepi dari aktivitas. Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik di salah satu bangunan sekolah. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan dua gedung utama, masing-masing terdiri dari satu bangunan ruang kelas dan satu bangunan kantor guru serta tata usaha. Gedung pertama diketahui memiliki tiga ruang kelas, sementara gedung kedua mencakup ruang Kepala Sekolah, ruang Wakil Kepala Sekolah, serta ruang Tata Usaha. Api yang berkobar hebat membuat sebagian besar isi ruangan tidak dapat diselamatkan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, kerugian material diperkirakan cukup besar akibat rusaknya fasilitas dan dokumen penting sekolah. Tim pemadam kebakaran dibantu warga berhasil menjinakkan api setelah berjibaku selama lebih dari satu jam. Hingga saat ini, pihak Kepolisian dan Dinas Pemadam Kebakaran setempat masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran serta menghitung total nilai kerugian. Pihak sekolah memastikan bahwa langkah penanganan darurat sedang disiapkan, termasuk pengaturan ulang ruang kelas sementara agar kegiatan belajar mengajar siswa dapat kembali berjalan dalam waktu dekat. Peristiwa ini mendapat perhatian serius dari masyarakat Batudaa, mengingat sekolah tersebut merupakan salah satu lembaga pendidikan unggulan di wilayah itu.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>BONBOL</strong> &#8211; Kebakaran melanda kompleks <strong>SMP Negeri 1 Batudaa</strong>, Kabupaten Gorontalo, pada <strong>Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WITA</strong>. Insiden terjadi sebelum aktivitas belajar mengajar dimulai, sehingga <strong>tidak ada siswa maupun guru</strong> yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurut informasi awal, proses pembelajaran di sekolah tersebut <strong>baru akan dimulai pukul 08.00 WITA</strong>, sehingga saat kebakaran terjadi, <strong>lingkungan sekolah masih relatif sepi</strong> dari aktivitas.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kebakaran diduga <strong>dipicu oleh korsleting listrik</strong> di salah satu bangunan sekolah. Api dengan cepat membesar dan <strong>menghanguskan dua gedung utama</strong>, masing-masing terdiri dari <strong>satu bangunan ruang kelas</strong> dan <strong>satu bangunan kantor guru serta tata usaha</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Gedung pertama diketahui <strong>memiliki tiga ruang kelas</strong>, sementara gedung kedua mencakup <strong>ruang Kepala Sekolah, ruang Wakil Kepala Sekolah, serta ruang Tata Usaha</strong>. Api yang berkobar hebat membuat sebagian besar isi ruangan <strong>tidak dapat diselamatkan</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, <strong>kerugian material diperkirakan cukup besar</strong> akibat rusaknya fasilitas dan dokumen penting sekolah. <strong>Tim pemadam kebakaran dibantu warga</strong> berhasil menjinakkan api setelah berjibaku selama lebih dari satu jam.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Hingga saat ini, <strong>pihak Kepolisian dan Dinas Pemadam Kebakaran setempat</strong> masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran serta menghitung total nilai kerugian.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pihak sekolah memastikan bahwa <strong>langkah penanganan darurat sedang disiapkan</strong>, termasuk <strong>pengaturan ulang ruang kelas sementara</strong> agar kegiatan belajar mengajar siswa dapat kembali berjalan dalam waktu dekat.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Peristiwa ini mendapat <strong>perhatian serius dari masyarakat Batudaa</strong>, mengingat sekolah tersebut merupakan salah satu lembaga pendidikan unggulan di wilayah itu.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/belum-sempat-belajar-dua-gedung-smpn-1-batudaa-terbakar/">Belum Sempat Belajar, Dua Gedung SMPN 1 Batudaa Terbakar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/belum-sempat-belajar-dua-gedung-smpn-1-batudaa-terbakar/">Belum Sempat Belajar, Dua Gedung SMPN 1 Batudaa Terbakar</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/belum-sempat-belajar-dua-gedung-smpn-1-batudaa-terbakar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AMPR-Batudaa Cs Dorong Kabupaten Panipi Raya Dibahas Lagi</title>
		<link>https://barakati.id/ampr-batudaa-cs-dorong-kabupaten-panipi-raya-dibahas-lagi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ampr-batudaa-cs-dorong-kabupaten-panipi-raya-dibahas-lagi</link>
					<comments>https://barakati.id/ampr-batudaa-cs-dorong-kabupaten-panipi-raya-dibahas-lagi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2020 06:31:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Ampr]]></category>
		<category><![CDATA[batudaa]]></category>
		<category><![CDATA[Batudaa cs]]></category>
		<category><![CDATA[Panipi raya]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=7123</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Rakyat Batudaa Cs (AMPR-Batudaa CS), mendorong Kabupaten Panipi Raya yang sempat dicanangkan pada tahun 2010 silam, segera dibentuk. Hal itu kembali di utarakan para pemuda lewat diskusi yang dilakukan 10 November 2020. Mereka menyatakan diri akan mengawal dan membantu proses pembentukan Kabupaten tersebut demi kesejahteraan masyarakat yang berada di wilayah panipi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ampr-batudaa-cs-dorong-kabupaten-panipi-raya-dibahas-lagi/">AMPR-Batudaa Cs Dorong Kabupaten Panipi Raya Dibahas Lagi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ampr-batudaa-cs-dorong-kabupaten-panipi-raya-dibahas-lagi/">AMPR-Batudaa Cs Dorong Kabupaten Panipi Raya Dibahas Lagi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Rakyat Batudaa Cs (AMPR-Batudaa CS), mendorong Kabupaten Panipi Raya yang sempat dicanangkan pada tahun 2010 silam, segera dibentuk. Hal itu kembali di utarakan para pemuda lewat diskusi yang dilakukan 10 November 2020. Mereka menyatakan diri akan mengawal dan membantu proses pembentukan Kabupaten tersebut demi kesejahteraan masyarakat yang berada di wilayah panipi raya. Menurut mereka ini sangatlah penting, dan mendesak pemerintah pusat dan DPR dan DPD RI agar menseriusi proses pengawalan usulan Daerah Otonomi Baru (DOB). Proses yang sempat terhenti diminta kembali dilanjutkan agar bisa diketahui kendala yang dialami sekarang. Mereka juga mendeklarasikan sebagai mahasiswa, pemuda dan masyarakat akan bahu-membahu segera terbentuknya daerah ini, karena secara garis besar +-89.559 jiwa/masyarakat di wilayah Batudaa Cs butuh kepastian. Potensi wilayah yang berada di Batudaa Cs sangat menunjang terbentuknya Kabupaten Panipi Raya, dilihat dari Potensi Pertanian, Kelautan, Perikanan, dan Pariwisata sangat di Unggulkan sampai di kancah Nasional. AMPR-Batudaa Cs, hadir dalam membantu, mereka siap membuat “Dialog Terbuka” membahas proses atau keberlanjutan Kabupaten Panipi Raya.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Rakyat Batudaa Cs (AMPR-Batudaa CS), mendorong Kabupaten Panipi Raya yang sempat dicanangkan pada tahun 2010 silam, segera dibentuk. Hal itu kembali di utarakan para pemuda lewat diskusi yang dilakukan 10 November 2020. Mereka menyatakan diri akan mengawal dan membantu proses pembentukan Kabupaten tersebut demi kesejahteraan masyarakat yang berada di wilayah panipi raya.</p>
<p>Menurut mereka ini sangatlah penting, dan mendesak pemerintah pusat dan DPR dan DPD RI agar menseriusi proses pengawalan usulan Daerah Otonomi Baru (DOB). Proses yang sempat terhenti diminta kembali dilanjutkan agar bisa diketahui kendala yang dialami sekarang.</p>
<p>Mereka juga mendeklarasikan sebagai mahasiswa, pemuda dan masyarakat akan bahu-membahu segera terbentuknya daerah ini, karena secara garis besar +-89.559 jiwa/masyarakat di wilayah Batudaa Cs butuh kepastian.</p>
<p>Potensi wilayah yang berada di Batudaa Cs sangat menunjang terbentuknya Kabupaten Panipi Raya, dilihat dari Potensi Pertanian, Kelautan, Perikanan, dan Pariwisata sangat di Unggulkan sampai di kancah Nasional.</p>
<p>AMPR-Batudaa Cs, hadir dalam membantu, mereka siap membuat “Dialog Terbuka” membahas proses atau keberlanjutan Kabupaten Panipi Raya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ampr-batudaa-cs-dorong-kabupaten-panipi-raya-dibahas-lagi/">AMPR-Batudaa Cs Dorong Kabupaten Panipi Raya Dibahas Lagi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ampr-batudaa-cs-dorong-kabupaten-panipi-raya-dibahas-lagi/">AMPR-Batudaa Cs Dorong Kabupaten Panipi Raya Dibahas Lagi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/ampr-batudaa-cs-dorong-kabupaten-panipi-raya-dibahas-lagi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nelson Serahkan Bantuan Alat Menjahit untuk Siswa Non Formal di Batudaa</title>
		<link>https://barakati.id/nelson-serahkan-bantuan-alat-menjahit-untuk-siswa-non-formal-di-batudaa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=nelson-serahkan-bantuan-alat-menjahit-untuk-siswa-non-formal-di-batudaa</link>
					<comments>https://barakati.id/nelson-serahkan-bantuan-alat-menjahit-untuk-siswa-non-formal-di-batudaa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Feb 2020 10:54:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[alat menjait]]></category>
		<category><![CDATA[batudaa]]></category>
		<category><![CDATA[KABGOR]]></category>
		<category><![CDATA[nelson pomalingo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=2547</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kehadiran Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo dalam acara Gebyar Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF), Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Kecamatan Batudaa, Selasa (11/2/2020), memberi semangat baru bagi para peserta didik non formal yang di sana. Dalam kegiatan itu, Bupati sekaligus menyerahkan alat menjahit untuk para pelajar. Nelson juga mengungkapkan kebangggaannya atas semangat yang dimiliki oleh [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/nelson-serahkan-bantuan-alat-menjahit-untuk-siswa-non-formal-di-batudaa/">Nelson Serahkan Bantuan Alat Menjahit untuk Siswa Non Formal di Batudaa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/nelson-serahkan-bantuan-alat-menjahit-untuk-siswa-non-formal-di-batudaa/">Nelson Serahkan Bantuan Alat Menjahit untuk Siswa Non Formal di Batudaa</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton2" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Kehadiran Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo dalam acara Gebyar Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF), Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Kecamatan Batudaa, Selasa (11/2/2020), memberi semangat baru bagi para peserta didik non formal yang di sana. Dalam kegiatan itu, Bupati sekaligus menyerahkan alat menjahit untuk para pelajar. Nelson juga mengungkapkan kebangggaannya atas semangat yang dimiliki oleh para pelajar. Ia juga memberi dorongan agar para peserta didik untuk tidak merasa canggung ataupun merasa malu dalam mengemban pendidikan meski hanya dengan Ijizah Paket B atau Paket C. Pemberian alat-alat menjahit untuk para siswa sebagai bentuk apresiasi Pemkab Gorontalo serta dimaksudkan untuk menjamin keterampilan siswa, sehingga selain mendapatkan pendidikan, para siswa juga memperoleh keterampilan tambahan atau life skill. Pemberian alat-alat menjahit tersebut merupakan Program Pendidikan KecakapaanWirausaha (PKW). \"Dalam menuntut ilmu tidak ada kata terlambat, meski para pelajar ini sudah berusia rata-rata 20 tahun keatas bahkan sudah berkeluarga, tapi yang namanya hak maju itu bukan hanya untuk anak-anak muda saja tapi untuk dewasa bahkan yang sudah tua, kata Nelson Pomalingo. Nelson menjelaskan pula bahwa, jika dilihat dari segi jumlah, peserta didik non formal lebih banyak dibanding siswa di pendidikan formal. Itu bisa hitung, sebab jumlah siswa secara keseluruhan di Kabgor kurang lebih 50.000 orang. Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo tersebut turut dihadiri Kepala BP Pendidikan Provinsi Gorontalo, Bambang Kunaedi, M.Si., dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo, Zubair Pomalingo. Sebelumnya dalam sambutanya Bambang Kunaedi mengungkapkan, seiring adanya perubahan yang terjadi di Direktorat Paud dan Dikmas, di mana Ditjen PAUD dan Dikmas telah digabung menjadi Ditjen PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan menengah, di beberapa daerah lain, SKB bahkan ada yang di bubarkan. \"Dan alhamdulillah di wilayah provinsi gorontlao termasuk Kabupaten Gorontalo ini masih eksis SKB nya termasuk SKB di Limboto dan juga SKB Batudaa,\" kata Bambang", "Indonesian Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>Kehadiran Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo dalam acara Gebyar Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF), Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Kecamatan Batudaa, Selasa (11/2/2020), memberi semangat baru bagi para peserta didik non formal yang di sana. Dalam kegiatan itu, Bupati sekaligus menyerahkan alat menjahit untuk para pelajar.</p>
<p>Nelson juga mengungkapkan kebangggaannya atas semangat yang dimiliki oleh para pelajar. Ia juga memberi dorongan agar para peserta didik untuk tidak merasa canggung ataupun merasa malu dalam mengemban pendidikan meski hanya dengan Ijizah Paket B atau Paket C.</p>
<p>Pemberian alat-alat menjahit untuk para siswa sebagai bentuk apresiasi Pemkab Gorontalo serta dimaksudkan untuk menjamin keterampilan siswa, sehingga selain mendapatkan pendidikan, para siswa juga memperoleh keterampilan tambahan atau life skill. Pemberian alat-alat menjahit tersebut merupakan Program Pendidikan KecakapaanWirausaha (PKW).</p>
<p>&#8220;Dalam menuntut ilmu tidak ada kata terlambat, meski para pelajar ini sudah berusia rata-rata 20 tahun keatas bahkan sudah berkeluarga, tapi yang namanya hak maju itu bukan hanya untuk anak-anak muda saja tapi untuk dewasa bahkan yang sudah tua, kata Nelson Pomalingo.</p>
<p>Nelson menjelaskan pula bahwa, jika dilihat dari segi jumlah, peserta didik non formal lebih banyak dibanding siswa di pendidikan formal. Itu bisa hitung, sebab jumlah siswa secara keseluruhan di Kabgor kurang lebih 50.000 orang.</p>
<p>Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo tersebut turut dihadiri Kepala BP Pendidikan Provinsi Gorontalo, Bambang Kunaedi, M.Si., dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo, Zubair Pomalingo.</p>
<p>Sebelumnya dalam sambutanya Bambang Kunaedi mengungkapkan, seiring adanya perubahan yang terjadi di Direktorat Paud dan Dikmas, di mana Ditjen PAUD dan Dikmas telah digabung menjadi Ditjen PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan menengah, di beberapa daerah lain, SKB bahkan ada yang di bubarkan.</p>
<p>&#8220;Dan alhamdulillah di wilayah provinsi gorontlao termasuk Kabupaten Gorontalo ini masih eksis SKB nya termasuk SKB di Limboto dan juga SKB Batudaa,&#8221; kata Bambang</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/nelson-serahkan-bantuan-alat-menjahit-untuk-siswa-non-formal-di-batudaa/">Nelson Serahkan Bantuan Alat Menjahit untuk Siswa Non Formal di Batudaa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/nelson-serahkan-bantuan-alat-menjahit-untuk-siswa-non-formal-di-batudaa/">Nelson Serahkan Bantuan Alat Menjahit untuk Siswa Non Formal di Batudaa</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/nelson-serahkan-bantuan-alat-menjahit-untuk-siswa-non-formal-di-batudaa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
