<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Budaya Gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/berita-budaya-gorontalo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/berita-budaya-gorontalo/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Jun 2026 22:45:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Berita Budaya Gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/berita-budaya-gorontalo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Simbol Kerukunan Serambi Madinah: Wali Kota Adhan Dambea Buka Resmi Cap Go Meh 2026</title>
		<link>https://barakati.id/simbol-kerukunan-serambi-madinah-wali-kota-adhan-dambea-buka-resmi-cap-go-meh-2026/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=simbol-kerukunan-serambi-madinah-wali-kota-adhan-dambea-buka-resmi-cap-go-meh-2026</link>
					<comments>https://barakati.id/simbol-kerukunan-serambi-madinah-wali-kota-adhan-dambea-buka-resmi-cap-go-meh-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2026 04:42:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[adhan dambea]]></category>
		<category><![CDATA[Asimilasi Budaya Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Budaya Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[forkopimda kota gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Konstitusional Umat Buddha]]></category>
		<category><![CDATA[Info Gorontalo Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Publik Wali Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Kedamaian Daerah 2026]]></category>
		<category><![CDATA[kemenag kota gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kerukunan Suku Tionghoa]]></category>
		<category><![CDATA[Klenteng Tulus Harapan Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Pawai Keliling Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Perayaan Cap Go Meh Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[TITD Tian Hou Kiong]]></category>
		<category><![CDATA[Toleransi Antarumat Beragama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30902</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/simbol-kerukunan-serambi-madinah-wali-kota-adhan-dambea-buka-resmi-cap-go-meh-2026/">Simbol Kerukunan Serambi Madinah: Wali Kota Adhan Dambea Buka Resmi Cap Go Meh 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/simbol-kerukunan-serambi-madinah-wali-kota-adhan-dambea-buka-resmi-cap-go-meh-2026/">Simbol Kerukunan Serambi Madinah: Wali Kota Adhan Dambea Buka Resmi Cap Go Meh 2026</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Kota Gorontalo - Manifestasi kerukunan dan tingginya tensi toleransi antarumat beragama mewarnai kemeriahan perayaan malam puncak Cap Go Meh 2577 di Kota Gorontalo. Agenda kultural yang dipusatkan di Klenteng Tulus Harapan Kita (TITD Tian Hou Kiong) tersebut berlangsung semarak dan sarat akan pesan kedamaian komunal, Selasa (03/03/2026) malam. Perhelatan akbar tahunan masyarakat Tionghoa ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea. Agenda ini turut dihadiri oleh jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Gorontalo, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dalam pidato sambutannya, Wali Kota Adhan Dambea melayangkan ucapan selamat merayakan Cap Go Meh kepada seluruh jemaat dan warga keturunan yang hadir. Ia menaruh harapan besar agar momentum sakral ini merefleksikan spirit kedamaian, kebahagiaan, serta eskalasi kesejahteraan bagi seluruh lapisan kemajemukan masyarakat di Kota Gorontalo. “Semoga perayaan dan kebersamaan malam ini mengokohkan fondasi kedamaian, persatuan, serta kerukunan untuk kita semua di daerah ini,” ujar Wali Kota Adhan Dambea dari podium kehormatan. Di hadapan media dan tokoh lintas agama, Adhan juga membeberkan argumentasi prinsipil di balik kebijakannya yang mengeluarkan izin resmi pelaksanaan pawai budaya Cap Go Meh di jalan protokol mengelilingi Kota Gorontalo. Bagi Adhan, Cap Go Meh bukan sekadar ritual internal, melainkan aset tradisi bernilai tinggi yang telah lama melekat, berasimilasi, serta selalu dinantikan oleh masyarakat luas. Dirinya menegaskan kedudukannya sebagai pelindung dan pemimpin bagi seluruh pemeluk agama di Kota Gorontalo tanpa terkecuali. \"Pimpinan daerah adalah representasi milik seluruh rakyat tanpa boleh memandang sekat latar belakang agama, ras, maupun kesukuan, termasuk hak-hak konstitusional umat Buddha. Maka dari itu, sudah menjadi kewajiban mutlak bagi saya untuk melayani dan mengayomi semua warga secara adil, setara, dan merata,\" pungkas wali kota dua periode tersebut.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="3">Kota Gorontalo &#8211; Manifestasi kerukunan dan tingginya tensi toleransi antarumat beragama mewarnai kemeriahan perayaan malam puncak Cap Go Meh 2577 di Kota Gorontalo. Agenda kultural yang dipusatkan di Klenteng Tulus Harapan Kita (TITD Tian Hou Kiong) tersebut berlangsung semarak dan sarat akan pesan kedamaian komunal, Selasa (03/03/2026) malam.</p>
<p data-path-to-node="4">Perhelatan akbar tahunan masyarakat Tionghoa ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea. Agenda ini turut dihadiri oleh jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Gorontalo, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).</p>
<p data-path-to-node="5">Dalam pidato sambutannya, Wali Kota Adhan Dambea melayangkan ucapan selamat merayakan Cap Go Meh kepada seluruh jemaat dan warga keturunan yang hadir. Ia menaruh harapan besar agar momentum sakral ini merefleksikan spirit kedamaian, kebahagiaan, serta eskalasi kesejahteraan bagi seluruh lapisan kemajemukan masyarakat di Kota Gorontalo.</p>
<p data-path-to-node="6">“Semoga perayaan dan kebersamaan malam ini mengokohkan fondasi kedamaian, persatuan, serta kerukunan untuk kita semua di daerah ini,” ujar Wali Kota Adhan Dambea dari podium kehormatan.</p>
<p data-path-to-node="7">Di hadapan media dan tokoh lintas agama, Adhan juga membeberkan argumentasi prinsipil di balik kebijakannya yang mengeluarkan izin resmi pelaksanaan pawai budaya Cap Go Meh di jalan protokol mengelilingi Kota Gorontalo.</p>
<p data-path-to-node="8">Bagi Adhan, Cap Go Meh bukan sekadar ritual internal, melainkan aset tradisi bernilai tinggi yang telah lama melekat, berasimilasi, serta selalu dinantikan oleh masyarakat luas. Dirinya menegaskan kedudukannya sebagai pelindung dan pemimpin bagi seluruh pemeluk agama di Kota Gorontalo tanpa terkecuali.</p>
<p data-path-to-node="9">&#8220;Pimpinan daerah adalah representasi milik seluruh rakyat tanpa boleh memandang sekat latar belakang agama, ras, maupun kesukuan, termasuk hak-hak konstitusional umat Buddha. Maka dari itu, sudah menjadi kewajiban mutlak bagi saya untuk melayani dan mengayomi semua warga secara adil, setara, dan merata,&#8221; pungkas wali kota dua periode tersebut.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/simbol-kerukunan-serambi-madinah-wali-kota-adhan-dambea-buka-resmi-cap-go-meh-2026/">Simbol Kerukunan Serambi Madinah: Wali Kota Adhan Dambea Buka Resmi Cap Go Meh 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/simbol-kerukunan-serambi-madinah-wali-kota-adhan-dambea-buka-resmi-cap-go-meh-2026/">Simbol Kerukunan Serambi Madinah: Wali Kota Adhan Dambea Buka Resmi Cap Go Meh 2026</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/simbol-kerukunan-serambi-madinah-wali-kota-adhan-dambea-buka-resmi-cap-go-meh-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Getarkan Malam Pertama Ramadan: Plh Sekda Iskandar Moerad Lepas Ribuan Peserta Pawai Koko&#8217;o</title>
		<link>https://barakati.id/getarkan-malam-pertama-ramadan-plh-sekda-iskandar-moerad-lepas-ribuan-peserta-pawai-kokoo/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=getarkan-malam-pertama-ramadan-plh-sekda-iskandar-moerad-lepas-ribuan-peserta-pawai-kokoo</link>
					<comments>https://barakati.id/getarkan-malam-pertama-ramadan-plh-sekda-iskandar-moerad-lepas-ribuan-peserta-pawai-kokoo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 11:28:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Alat Musik Bambu Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Budaya Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Bundaran Hulondalo Indah]]></category>
		<category><![CDATA[Info Gorontalo Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Iskandar Moerad]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Nani Wartabone]]></category>
		<category><![CDATA[Kawasan Talumolo]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Padebuolo]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas Pemuda Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pawai Koko'o 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Pawai Sahur Kolosal]]></category>
		<category><![CDATA[Pelestarian Warisan Leluhur]]></category>
		<category><![CDATA[Semarak Ramadan 1447 H]]></category>
		<category><![CDATA[Syiar Islam Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Ketuk Sahur Kokoo Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30880</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/getarkan-malam-pertama-ramadan-plh-sekda-iskandar-moerad-lepas-ribuan-peserta-pawai-kokoo/">Getarkan Malam Pertama Ramadan: Plh Sekda Iskandar Moerad Lepas Ribuan Peserta Pawai Koko&#8217;o</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/getarkan-malam-pertama-ramadan-plh-sekda-iskandar-moerad-lepas-ribuan-peserta-pawai-kokoo/">Getarkan Malam Pertama Ramadan: Plh Sekda Iskandar Moerad Lepas Ribuan Peserta Pawai Koko&#8217;o</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Kota Gorontalo - Lantunan ketukan bambu tradisional menandai dimulainya malam pertama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah di Kota Gorontalo. Ribuan warga memadati kawasan ikonik Bundaran Hulondalo Indah (HI) untuk menyaksikan pelepasan resmi iring-iringan Ketuk Sahur Koko’o, sebuah tradisi kultural tahunan yang konsisten dirawat oleh sejumlah kampung dan komunitas pemuda di Bumi Serambi Madinah. Pawai budaya ini dilepas secara resmi oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo Iskandar Moerad, yang hadir mewakili jajaran eksekutif pemerintah kota. Defile peserta tahun ini diikuti oleh perwakilan delegasi dari berbagai wilayah strategis, di antaranya Padebuolo, Talumolo, Lotu, Santorini, Hulonthalangi, serta berbagai aliansi komunitas pemuda kreatif lainnya. Dalam sambutan pembukanya, Plh Sekda Iskandar Moerad melayangkan rasa syukur mendalam atas tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut bulan suci dengan atmosfer kegembiraan yang positif. Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran panitia pelaksana serta kesadaran warga yang sukses menjaga ketertiban di lokasi pelepasan. “Alhamdulillah, malam ini kita bersama-sama melangkah masuk ke dalam 1 Ramadan 1447 Hijriah. Semoga rajutan kebersamaan dan syiar kreatif melalui jalur budaya ini menjadi berkah serta ladang pahala bagi kita semua,” ujar Iskandar Moerad di podium utama. Iskandar memaparkan, berdasarkan laporan data yang dihimpun oleh pihak panitia, tercatat ada lebih dari seribu unit koko’o (alat musik perkusi sahur tradisional berbahan dasar bambu atau kayu) yang ikut digetarkan dalam pawai kolosal ini. Rute iring-iringan sendiri memanjang melintasi koridor protokol Jalan Nani Wartabone dan terkonsentrasi finis di kawasan Talumolo. “Atas nama Wali Kota dan segenap jajaran Pemerintah Kota Gorontalo, kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Eksistensi tradisi ini esensinya bukan sekadar instrumen seremonial untuk meramaikan malam Ramadan semata, melainkan benteng pertahanan warisan budaya leluhur sekaligus perekat tali ukhuwah islamiyah antarwarga,” imbuhnya. Seremoni pelepasan defile ditandai dengan pemukulan instrumen koko’o secara bersamaan oleh jajaran pejabat pemkot sebagai simbolisasi resminya pawai sahur perdana digulirkan. Menutup arahannya, Iskandar berharap manifestasi kegiatan positif berskala besar seperti ini dapat kembali diakomodasi pada malam pemungkas Ramadan sebagai penutup rangkaian tradisi sahur yang estetik di Kota Gorontalo.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="3">Kota Gorontalo &#8211; Lantunan ketukan bambu tradisional menandai dimulainya malam pertama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah di Kota Gorontalo. Ribuan warga memadati kawasan ikonik Bundaran Hulondalo Indah (HI) untuk menyaksikan pelepasan resmi iring-iringan <i data-path-to-node="3" data-index-in-node="252">Ketuk Sahur Koko’o</i>, sebuah tradisi kultural tahunan yang konsisten dirawat oleh sejumlah kampung dan komunitas pemuda di Bumi Serambi Madinah.</p>
<p data-path-to-node="4">Pawai budaya ini dilepas secara resmi oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo Iskandar Moerad, yang hadir mewakili jajaran eksekutif pemerintah kota. Defile peserta tahun ini diikuti oleh perwakilan delegasi dari berbagai wilayah strategis, di antaranya Padebuolo, Talumolo, Lotu, Santorini, Hulonthalangi, serta berbagai aliansi komunitas pemuda kreatif lainnya.</p>
<p data-path-to-node="5">Dalam sambutan pembukanya, Plh Sekda Iskandar Moerad melayangkan rasa syukur mendalam atas tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut bulan suci dengan atmosfer kegembiraan yang positif. Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran panitia pelaksana serta kesadaran warga yang sukses menjaga ketertiban di lokasi pelepasan.</p>
<p data-path-to-node="6">“Alhamdulillah, malam ini kita bersama-sama melangkah masuk ke dalam 1 Ramadan 1447 Hijriah. Semoga rajutan kebersamaan dan syiar kreatif melalui jalur budaya ini menjadi berkah serta ladang pahala bagi kita semua,” ujar Iskandar Moerad di podium utama.</p>
<p data-path-to-node="7">Iskandar memaparkan, berdasarkan laporan data yang dihimpun oleh pihak panitia, tercatat ada lebih dari seribu unit <i data-path-to-node="7" data-index-in-node="116">koko’o</i> (alat musik perkusi sahur tradisional berbahan dasar bambu atau kayu) yang ikut digetarkan dalam pawai kolosal ini. Rute iring-iringan sendiri memanjang melintasi koridor protokol Jalan Nani Wartabone dan terkonsentrasi finis di kawasan Talumolo.</p>
<p data-path-to-node="8">“Atas nama Wali Kota dan segenap jajaran Pemerintah Kota Gorontalo, kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Eksistensi tradisi ini esensinya bukan sekadar instrumen seremonial untuk meramaikan malam Ramadan semata, melainkan benteng pertahanan warisan budaya leluhur sekaligus perekat tali ukhuwah islamiyah antarwarga,” imbuhnya.</p>
<p data-path-to-node="9">Seremoni pelepasan defile ditandai dengan pemukulan instrumen <i data-path-to-node="9" data-index-in-node="62">koko’o</i> secara bersamaan oleh jajaran pejabat pemkot sebagai simbolisasi resminya pawai sahur perdana digulirkan.</p>
<p data-path-to-node="10">Menutup arahannya, Iskandar berharap manifestasi kegiatan positif berskala besar seperti ini dapat kembali diakomodasi pada malam pemungkas Ramadan sebagai penutup rangkaian tradisi sahur yang estetik di Kota Gorontalo.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/getarkan-malam-pertama-ramadan-plh-sekda-iskandar-moerad-lepas-ribuan-peserta-pawai-kokoo/">Getarkan Malam Pertama Ramadan: Plh Sekda Iskandar Moerad Lepas Ribuan Peserta Pawai Koko&#8217;o</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/getarkan-malam-pertama-ramadan-plh-sekda-iskandar-moerad-lepas-ribuan-peserta-pawai-kokoo/">Getarkan Malam Pertama Ramadan: Plh Sekda Iskandar Moerad Lepas Ribuan Peserta Pawai Koko&#8217;o</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/getarkan-malam-pertama-ramadan-plh-sekda-iskandar-moerad-lepas-ribuan-peserta-pawai-kokoo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
