<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Ekonomi Gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/berita-ekonomi-gorontalo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/berita-ekonomi-gorontalo/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Jun 2026 22:41:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Berita Ekonomi Gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/berita-ekonomi-gorontalo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Nyaris Setengah Miliar: Omzet Pedagang Street Food Jilid II Gorontalo Meledak dalam 3 Hari</title>
		<link>https://barakati.id/nyaris-setengah-miliar-omzet-pedagang-street-food-jilid-ii-gorontalo-meledak-dalam-3-hari/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=nyaris-setengah-miliar-omzet-pedagang-street-food-jilid-ii-gorontalo-meledak-dalam-3-hari</link>
					<comments>https://barakati.id/nyaris-setengah-miliar-omzet-pedagang-street-food-jilid-ii-gorontalo-meledak-dalam-3-hari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 12:39:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Ekonomi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Gorontalo hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Koperasi Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Kreatif Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Kuliner Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner Rumah Adat Dulohupa]]></category>
		<category><![CDATA[Muttakin Adam]]></category>
		<category><![CDATA[Omzet Setengah Miliar]]></category>
		<category><![CDATA[Omzet Street Food Jilid II Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Malam Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pendapatan UMKM Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Adat Dulohupa]]></category>
		<category><![CDATA[Street Food Jilid 2]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Naik Kelas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30661</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/nyaris-setengah-miliar-omzet-pedagang-street-food-jilid-ii-gorontalo-meledak-dalam-3-hari/">Nyaris Setengah Miliar: Omzet Pedagang Street Food Jilid II Gorontalo Meledak dalam 3 Hari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/nyaris-setengah-miliar-omzet-pedagang-street-food-jilid-ii-gorontalo-meledak-dalam-3-hari/">Nyaris Setengah Miliar: Omzet Pedagang Street Food Jilid II Gorontalo Meledak dalam 3 Hari</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Kota Gorontalo - Penyelenggaraan Street Food Jilid II yang berpusat di sepanjang kawasan Rumah Adat Dulohupa hingga SMP Negeri 7 Kota Gorontalo sukses mendongkrak perekonomian para pelaku UMKM lokal. Hanya dalam kurun waktu tiga hari pelaksanaan, total omzet yang diraup pedagang sukses meroket hingga nyaris menyentuh angka setengah miliar rupiah. Berdasarkan data resmi rekapitulasi dari Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Kota Gorontalo, akumulasi pendapatan para pedagang hingga hari ketiga mencatatkan angka fantastis, yakni sebesar Rp495.897.752. \"Hingga hari ketiga pelaksanaan, perputaran uang dan pendapatan total para pelaku UMKM sudah berada di angka Rp495 juta lebih,\" ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Kota Gorontalo, Muttakin Adam, Rabu (10/06/2026) malam. Muttakin menjelaskan, capaian pada paruh pertama ini melesat lebih tinggi sebesar Rp43.084.252 jika dibandingkan dengan periode yang sama pada gelaran Street Food Jilid I, yang saat itu membukukan omzet Rp452.813.500. \"Apabila pada malam ketiga cuaca bersahabat dan tidak diguyur hujan, saya sangat optimistis jumlah transaksi riil para pelaku UMKM kita sudah melampaui setengah miliar rupiah,\" tandas Muttakin. Anomali positif ini terbilang menarik mengingat rentang spasial atau lokasi pelaksanaan Street Food Jilid II kali ini dirancang jauh lebih ringkas. Jika pada jilid pertama area lapak pedagang membentang sepanjang 2 kilometer, pada jilid kedua ini panjang rute dipangkas menjadi hanya sekitar 407 meter demi kenyamanan aksesibilitas pengunjung. Meskipun areanya lebih padat, animo pelaku usaha justru menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Pada hari pertama pembukaan Street Food Jilid II, tercatat sebanyak 249 UMKM langsung berpartisipasi aktif. Angka ini lebih tinggi dibandingkan hari pertama jilid sebelumnya yang hanya diikuti oleh 216 UMKM. Secara berkala, jumlah pelapak yang mengirimkan rekapitulasi harian tercatat dinamis. Pada hari kedua terdapat 240 UMKM, hari ketiga sebanyak 229 UMKM, dan pada hari keempat menyisakan 113 UMKM yang menyetorkan laporan penjualan. Dari seluruh rangkaian agenda, hari pertama menjadi ladang perputaran uang terbesar dengan sumbangan omzet mencapai Rp222.320.352, melampaui pembukaan jilid pertama yang berada di kisaran Rp139 juta. Secara administratif, total pelaku usaha yang mendaftarkan diri pada Street Food Jilid II mencapai 307 UMKM, dengan 282 UMKM di antaranya tercatat aktif menggelar lapak dagangan di lapangan sepanjang pelaksanaan kegiatan. Tingginya angka transaksi di area yang lebih ringkas ini membuktikan bahwa strategi pemadatan zonasi efektif memicu konsentrasi massa. Kesuksesan ini sekaligus menjadi indikator kuat bahwa event Street Food bentukan pemerintah daerah telah bertransformasi menjadi pasar stimulus yang mandiri dan wadah promosi yang efektif bagi produk lokal Kota Gorontalo.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="3">Kota Gorontalo &#8211; Penyelenggaraan Street Food Jilid II yang berpusat di sepanjang kawasan Rumah Adat Dulohupa hingga SMP Negeri 7 Kota Gorontalo sukses mendongkrak perekonomian para pelaku UMKM lokal. Hanya dalam kurun waktu tiga hari pelaksanaan, total omzet yang diraup pedagang sukses meroket hingga nyaris menyentuh angka setengah miliar rupiah.</p>
<p data-path-to-node="4">Berdasarkan data resmi rekapitulasi dari Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Kota Gorontalo, akumulasi pendapatan para pedagang hingga hari ketiga mencatatkan angka fantastis, yakni sebesar Rp495.897.752.</p>
<p data-path-to-node="5">&#8220;Hingga hari ketiga pelaksanaan, perputaran uang dan pendapatan total para pelaku UMKM sudah berada di angka Rp495 juta lebih,&#8221; ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Kota Gorontalo, Muttakin Adam, Rabu (10/06/2026) malam.</p>
<p data-path-to-node="6">Muttakin menjelaskan, capaian pada paruh pertama ini melesat lebih tinggi sebesar Rp43.084.252 jika dibandingkan dengan periode yang sama pada gelaran Street Food Jilid I, yang saat itu membukukan omzet Rp452.813.500.</p>
<p data-path-to-node="7">&#8220;Apabila pada malam ketiga cuaca bersahabat dan tidak diguyur hujan, saya sangat optimistis jumlah transaksi riil para pelaku UMKM kita sudah melampaui setengah miliar rupiah,&#8221; tandas Muttakin.</p>
<p data-path-to-node="8">Anomali positif ini terbilang menarik mengingat rentang spasial atau lokasi pelaksanaan Street Food Jilid II kali ini dirancang jauh lebih ringkas. Jika pada jilid pertama area lapak pedagang membentang sepanjang 2 kilometer, pada jilid kedua ini panjang rute dipangkas menjadi hanya sekitar 407 meter demi kenyamanan aksesibilitas pengunjung.</p>
<p data-path-to-node="9">Meskipun areanya lebih padat, animo pelaku usaha justru menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Pada hari pertama pembukaan Street Food Jilid II, tercatat sebanyak 249 UMKM langsung berpartisipasi aktif. Angka ini lebih tinggi dibandingkan hari pertama jilid sebelumnya yang hanya diikuti oleh 216 UMKM.</p>
<p data-path-to-node="10">Secara berkala, jumlah pelapak yang mengirimkan rekapitulasi harian tercatat dinamis. Pada hari kedua terdapat 240 UMKM, hari ketiga sebanyak 229 UMKM, dan pada hari keempat menyisakan 113 UMKM yang menyetorkan laporan penjualan. Dari seluruh rangkaian agenda, hari pertama menjadi ladang perputaran uang terbesar dengan sumbangan omzet mencapai Rp222.320.352, melampaui pembukaan jilid pertama yang berada di kisaran Rp139 juta.</p>
<p data-path-to-node="11">Secara administratif, total pelaku usaha yang mendaftarkan diri pada Street Food Jilid II mencapai 307 UMKM, dengan 282 UMKM di antaranya tercatat aktif menggelar lapak dagangan di lapangan sepanjang pelaksanaan kegiatan.</p>
<p data-path-to-node="12">Tingginya angka transaksi di area yang lebih ringkas ini membuktikan bahwa strategi pemadatan zonasi efektif memicu konsentrasi massa. Kesuksesan ini sekaligus menjadi indikator kuat bahwa <i data-path-to-node="12" data-index-in-node="189">event</i> Street Food bentukan pemerintah daerah telah bertransformasi menjadi pasar stimulus yang mandiri dan wadah promosi yang efektif bagi produk lokal Kota Gorontalo.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/nyaris-setengah-miliar-omzet-pedagang-street-food-jilid-ii-gorontalo-meledak-dalam-3-hari/">Nyaris Setengah Miliar: Omzet Pedagang Street Food Jilid II Gorontalo Meledak dalam 3 Hari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/nyaris-setengah-miliar-omzet-pedagang-street-food-jilid-ii-gorontalo-meledak-dalam-3-hari/">Nyaris Setengah Miliar: Omzet Pedagang Street Food Jilid II Gorontalo Meledak dalam 3 Hari</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/nyaris-setengah-miliar-omzet-pedagang-street-food-jilid-ii-gorontalo-meledak-dalam-3-hari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sambut Ritel Modern Baru: Wali Kota Adhan dan Wawali Indra Resmikan Surya Agung Elektronik</title>
		<link>https://barakati.id/sambut-ritel-modern-baru-wali-kota-adhan-dan-wawali-indra-resmikan-surya-agung-elektronik/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sambut-ritel-modern-baru-wali-kota-adhan-dan-wawali-indra-resmikan-surya-agung-elektronik</link>
					<comments>https://barakati.id/sambut-ritel-modern-baru-wali-kota-adhan-dan-wawali-indra-resmikan-surya-agung-elektronik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2026 16:34:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[adhan dambea]]></category>
		<category><![CDATA[Atraksi Barongsai Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Ekonomi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Ritel Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Geliat Pasar Elektronik]]></category>
		<category><![CDATA[Grand Opening Toko Elektronik]]></category>
		<category><![CDATA[indra gobel]]></category>
		<category><![CDATA[Info Gorontalo Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner Tumpeng Peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[Lapangan Kerja Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Peresmian Surya Agung Elektronik Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pertumbuhan Ekonomi Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pusat Perbelanjaan Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Surya Agung Elektronik by Listar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30896</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/sambut-ritel-modern-baru-wali-kota-adhan-dan-wawali-indra-resmikan-surya-agung-elektronik/">Sambut Ritel Modern Baru: Wali Kota Adhan dan Wawali Indra Resmikan Surya Agung Elektronik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/sambut-ritel-modern-baru-wali-kota-adhan-dan-wawali-indra-resmikan-surya-agung-elektronik/">Sambut Ritel Modern Baru: Wali Kota Adhan dan Wawali Indra Resmikan Surya Agung Elektronik</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Kota Gorontalo - Sinyal positif bagi iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi urban kembali bergeliat di ibu kota provinsi. Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea bersama Wakil Wali Kota Indra Gobel menghadiri langsung seremoni Grand Opening Toko Surya Agung Elektronik by Listar yang berlokasi strategis di kawasan pusat perbelanjaan Kota Gorontalo, Ahad (08/03/2026). Acara peresmian unit bisnis baru ini berlangsung semarak dengan memadukan unsur akulturasi budaya lokal dan universal. Rangkaian agenda diawali dengan atraksi teatrikal barongsai yang berhasil menarik perhatian ratusan warga serta pengunjung di sekitar lokasi usaha. Dalam momentum kebersamaan tersebut, Wali Kota Adhan Dambea dan Wawali Indra Gobel turut berpartisipasi memberikan angpao kepada tim penari barongsai. Aksi ini dilakukan sebagai simbol penghormatan terhadap tradisi sekaligus doa bersama demi kelancaran dan kemakmuran usaha yang baru dirintis tersebut. Memasuki acara inti, prosesi dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh manajemen toko yang diserahkan kepada jajaran pimpinan daerah sebagai representasi rasa syukur. Puncak peresmian ritel modern ini ditandai dengan pengguntingan pita secara bersamaan oleh Wali Kota Adhan dan Wawali Indra, yang menandai dimulainya operasional bisnis Surya Agung Elektronik secara resmi. Seluruh rangkaian acara ditutup dengan agenda buka puasa bersama yang diikuti oleh jajaran manajemen perusahaan, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan yang hadir di lokasi. Kehadiran duet kepemimpinan Adhan-Indra dalam peresmian ini menegaskan komitmen nyata Pemerintah Kota Gorontalo dalam mendukung ekspansi dan kemudahan dunia usaha di daerah. Pemkot Gorontalo berharap kehadiran investor dan pelaku usaha baru mampu memberikan efek domino positif terhadap pertumbuhan ekonomi makro, sekaligus memperluas lapangan pekerjaan bagi masyarakat produktif di Kota Gorontalo.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="3">Kota Gorontalo &#8211; Sinyal positif bagi iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi urban kembali bergeliat di ibu kota provinsi. Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea bersama Wakil Wali Kota Indra Gobel menghadiri langsung seremoni <i data-path-to-node="3" data-index-in-node="221">Grand Opening</i> Toko Surya Agung Elektronik <i data-path-to-node="3" data-index-in-node="263">by</i> Listar yang berlokasi strategis di kawasan pusat perbelanjaan Kota Gorontalo, Ahad (08/03/2026).</p>
<p data-path-to-node="4">Acara peresmian unit bisnis baru ini berlangsung semarak dengan memadukan unsur akulturasi budaya lokal dan universal. Rangkaian agenda diawali dengan atraksi teatrikal barongsai yang berhasil menarik perhatian ratusan warga serta pengunjung di sekitar lokasi usaha.</p>
<p data-path-to-node="5">Dalam momentum kebersamaan tersebut, Wali Kota Adhan Dambea dan Wawali Indra Gobel turut berpartisipasi memberikan angpao kepada tim penari barongsai. Aksi ini dilakukan sebagai simbol penghormatan terhadap tradisi sekaligus doa bersama demi kelancaran dan kemakmuran usaha yang baru dirintis tersebut.</p>
<p data-path-to-node="6">Memasuki acara inti, prosesi dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh manajemen toko yang diserahkan kepada jajaran pimpinan daerah sebagai representasi rasa syukur. Puncak peresmian ritel modern ini ditandai dengan pengguntingan pita secara bersamaan oleh Wali Kota Adhan dan Wawali Indra, yang menandai dimulainya operasional bisnis Surya Agung Elektronik secara resmi.</p>
<p data-path-to-node="7">Seluruh rangkaian acara ditutup dengan agenda buka puasa bersama yang diikuti oleh jajaran manajemen perusahaan, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan yang hadir di lokasi.</p>
<p data-path-to-node="8">Kehadiran duet kepemimpinan Adhan-Indra dalam peresmian ini menegaskan komitmen nyata Pemerintah Kota Gorontalo dalam mendukung ekspansi dan kemudahan dunia usaha di daerah. Pemkot Gorontalo berharap kehadiran investor dan pelaku usaha baru mampu memberikan efek domino positif terhadap pertumbuhan ekonomi makro, sekaligus memperluas lapangan pekerjaan bagi masyarakat produktif di Kota Gorontalo.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/sambut-ritel-modern-baru-wali-kota-adhan-dan-wawali-indra-resmikan-surya-agung-elektronik/">Sambut Ritel Modern Baru: Wali Kota Adhan dan Wawali Indra Resmikan Surya Agung Elektronik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/sambut-ritel-modern-baru-wali-kota-adhan-dan-wawali-indra-resmikan-surya-agung-elektronik/">Sambut Ritel Modern Baru: Wali Kota Adhan dan Wawali Indra Resmikan Surya Agung Elektronik</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/sambut-ritel-modern-baru-wali-kota-adhan-dan-wawali-indra-resmikan-surya-agung-elektronik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Festival Tumbilotohe Bikin UMK Cuan: Omzet Pedagang Kopi Semalam Tembus Rp1 Juta</title>
		<link>https://barakati.id/festival-tumbilotohe-bikin-umk-cuan-omzet-pedagang-kopi-semalam-tembus-rp1-juta/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=festival-tumbilotohe-bikin-umk-cuan-omzet-pedagang-kopi-semalam-tembus-rp1-juta</link>
					<comments>https://barakati.id/festival-tumbilotohe-bikin-umk-cuan-omzet-pedagang-kopi-semalam-tembus-rp1-juta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2026 00:38:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Ekonomi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Berkah Cap Go Meh]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Mikro Perkataan]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Ekonomi Festival Tumbilotohe Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[disparpora kota gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Budaya Religius]]></category>
		<category><![CDATA[Info Gorontalo Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan Adhan Dambea]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner Lokal Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Kokoo Antar Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[Omzet Pedagang Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Kreatif Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelataran Kantor Wali Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Pendapatan UMK Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Perputaran Ekonomi Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30899</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/festival-tumbilotohe-bikin-umk-cuan-omzet-pedagang-kopi-semalam-tembus-rp1-juta/">Festival Tumbilotohe Bikin UMK Cuan: Omzet Pedagang Kopi Semalam Tembus Rp1 Juta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/festival-tumbilotohe-bikin-umk-cuan-omzet-pedagang-kopi-semalam-tembus-rp1-juta/">Festival Tumbilotohe Bikin UMK Cuan: Omzet Pedagang Kopi Semalam Tembus Rp1 Juta</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Kota Gorontalo - Stimulus ekonomi dari sektor pariwisata berbasis budaya terbukti ampuh mendongkrak pendapatan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Kota Gorontalo. Rangkaian Festival Pesona Tumbilotohe 1447 Hijriah yang digagas oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) terbukti sukses melahirkan efek domino berupa lonjakan omzet penjualan pedagang hingga jutaan rupiah per malam. Agenda pariwisata yang mengintegrasikan kompetisi tradisi Koko\'o antarkelurahan, Vokalia Religi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Festival Nasyid antarpelajar SMP ini terbukti tidak hanya sukses menjadi wadah unjuk bakat. Lebih dari itu, kehadiran ribuan pengunjung di pelataran Kantor Wali Kota Gorontalo bertransformasi menjadi pasar potensial bagi ekosistem produk kuliner lokal yang membuka lapak di sekitar area festival. Dimas, salah seorang pelaku usaha kopi, mengaku grafik penjualan produknya meroket tajam sepanjang pelaksanaan festival yang bergulir dari Rabu (04/03/2026) hingga Sabtu (07/03/2026) tersebut. Ia membeberkan bahwa pendapatan kotornya mampu menembus angka di atas satu juta rupiah hanya dalam hitungan malam. \"Alhamdulillah, omzet kami bisa menyentuh Rp1 juta lebih setiap malam selama agenda festival ini berlangsung. Selain momentum Tumbilotohe, pendapatan usaha kami juga sempat melonjak signifikan saat Pemkot memfasilitasi perayaan Cap Go Meh beberapa waktu lalu,\" ungkap pemilik booth Distuf Coffee tersebut, Jumat (06/03/2026). Senada dengan Dimas, berkah elektoral dari keramaian festival juga dirasakan oleh Ken, pemilik kedai Common Grounds. Ia mengaku grafik pendapatan usahanya mengalami eskalasi drastis sejak malam pertama seremoni pembukaan festival dihelat oleh jajaran eksekutif. \"Pada hari-hari biasa, keuntungan bersih kami rata-rata berkisar di angka Rp150 ribu per malam. Namun, semenjak Festival Tumbilotohe ini digelar, margin keuntungan kami melonjak tajam hingga menyentuh Rp600 ribu setiap malamnya,\" rinci Ken. Fenomena meroketnya pendapatan sektor informal ini bukan kali pertama terjadi di Kota Gorontalo. Kebijakan Wali Kota Adhan Dambea yang konsisten mengemas setiap agenda dinas dan festival kebudayaan secara terbuka di ruang publik terbukti ampuh memicu perputaran arus uang secara masif di tingkat akar rumput, sekaligus mempercepat laju pertumbuhan ekonomi daerah.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="3">Kota Gorontalo &#8211; Stimulus ekonomi dari sektor pariwisata berbasis budaya terbukti ampuh mendongkrak pendapatan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Kota Gorontalo. Rangkaian Festival Pesona Tumbilotohe 1447 Hijriah yang digagas oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) terbukti sukses melahirkan efek domino berupa lonjakan omzet penjualan pedagang hingga jutaan rupiah per malam.</p>
<p data-path-to-node="4">Agenda pariwisata yang mengintegrasikan kompetisi tradisi <i data-path-to-node="4" data-index-in-node="58">Koko&#8217;o</i> antarkelurahan, Vokalia Religi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Festival Nasyid antarpelajar SMP ini terbukti tidak hanya sukses menjadi wadah unjuk bakat. Lebih dari itu, kehadiran ribuan pengunjung di pelataran Kantor Wali Kota Gorontalo bertransformasi menjadi pasar potensial bagi ekosistem produk kuliner lokal yang membuka lapak di sekitar area festival.</p>
<p data-path-to-node="5">Dimas, salah seorang pelaku usaha kopi, mengaku grafik penjualan produknya meroket tajam sepanjang pelaksanaan festival yang bergulir dari Rabu (04/03/2026) hingga Sabtu (07/03/2026) tersebut. Ia membeberkan bahwa pendapatan kotornya mampu menembus angka di atas satu juta rupiah hanya dalam hitungan malam.</p>
<p data-path-to-node="6">&#8220;Alhamdulillah, omzet kami bisa menyentuh Rp1 juta lebih setiap malam selama agenda festival ini berlangsung. Selain momentum Tumbilotohe, pendapatan usaha kami juga sempat melonjak signifikan saat Pemkot memfasilitasi perayaan Cap Go Meh beberapa waktu lalu,&#8221; ungkap pemilik <i data-path-to-node="6" data-index-in-node="276">booth</i> Distuf Coffee tersebut, Jumat (06/03/2026).</p>
<p data-path-to-node="7">Senada dengan Dimas, berkah elektoral dari keramaian festival juga dirasakan oleh Ken, pemilik kedai Common Grounds. Ia mengaku grafik pendapatan usahanya mengalami eskalasi drastis sejak malam pertama seremoni pembukaan festival dihelat oleh jajaran eksekutif.</p>
<p data-path-to-node="8">&#8220;Pada hari-hari biasa, keuntungan bersih kami rata-rata berkisar di angka Rp150 ribu per malam. Namun, semenjak Festival Tumbilotohe ini digelar, margin keuntungan kami melonjak tajam hingga menyentuh Rp600 ribu setiap malamnya,&#8221; rinci Ken.</p>
<p data-path-to-node="9">Fenomena meroketnya pendapatan sektor informal ini bukan kali pertama terjadi di Kota Gorontalo. Kebijakan Wali Kota Adhan Dambea yang konsisten mengemas setiap agenda dinas dan festival kebudayaan secara terbuka di ruang publik terbukti ampuh memicu perputaran arus uang secara masif di tingkat akar rumput, sekaligus mempercepat laju pertumbuhan ekonomi daerah.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/festival-tumbilotohe-bikin-umk-cuan-omzet-pedagang-kopi-semalam-tembus-rp1-juta/">Festival Tumbilotohe Bikin UMK Cuan: Omzet Pedagang Kopi Semalam Tembus Rp1 Juta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/festival-tumbilotohe-bikin-umk-cuan-omzet-pedagang-kopi-semalam-tembus-rp1-juta/">Festival Tumbilotohe Bikin UMK Cuan: Omzet Pedagang Kopi Semalam Tembus Rp1 Juta</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/festival-tumbilotohe-bikin-umk-cuan-omzet-pedagang-kopi-semalam-tembus-rp1-juta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kumpulkan OPD di Ruang Pola: Siasat Wali Kota Gorontalo Kebut Target PAD Sejak Awal Tahun</title>
		<link>https://barakati.id/kumpulkan-opd-di-ruang-pola-siasat-wali-kota-gorontalo-kebut-target-pad-sejak-awal-tahun/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kumpulkan-opd-di-ruang-pola-siasat-wali-kota-gorontalo-kebut-target-pad-sejak-awal-tahun</link>
					<comments>https://barakati.id/kumpulkan-opd-di-ruang-pola-siasat-wali-kota-gorontalo-kebut-target-pad-sejak-awal-tahun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2026 10:54:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Absensi Digital ASN]]></category>
		<category><![CDATA[adhan dambea]]></category>
		<category><![CDATA[Bapenda Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Ekonomi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Capaian PAD Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi Keuangan Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Fiskal Daerah 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Info Gorontalo Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kinerja Organisasi Perangkat Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Pendapatan Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi Administrasi Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Ruang Pola Kantor Wali Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Tambahan Penghasilan Pegawai]]></category>
		<category><![CDATA[Target Pajak Retribusi]]></category>
		<category><![CDATA[Tata Kelola Birokrasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30886</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kumpulkan-opd-di-ruang-pola-siasat-wali-kota-gorontalo-kebut-target-pad-sejak-awal-tahun/">Kumpulkan OPD di Ruang Pola: Siasat Wali Kota Gorontalo Kebut Target PAD Sejak Awal Tahun</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kumpulkan-opd-di-ruang-pola-siasat-wali-kota-gorontalo-kebut-target-pad-sejak-awal-tahun/">Kumpulkan OPD di Ruang Pola: Siasat Wali Kota Gorontalo Kebut Target PAD Sejak Awal Tahun</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb4" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Kota Gorontalo - Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea melayangkan rapor merah sekaligus menyoroti tajam realisasi capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai masih jalan di tempat. Hal tersebut ditegaskan Adhan saat mengumpulkan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat dalam rapat evaluasi program kerja tahun anggaran 2026 di Ruang Pola Kantor Wali Kota, Kamis (26/02/2026) malam. Dalam instruksi kerasnya, Wali Kota Adhan mengungkapkan kekecewaannya lantaran performa pemungutan instrumen pendapatan daerah belum berjalan maksimal. Dari target pertumbuhan fiskal sebesar delapan persen yang dipatok pada triwulan awal tahun 2026, realisasi di lapangan hingga akhir Februari ini baru menyentuh angka sekitar empat persen. Adhan memahami adanya siklus tahunan di mana kurva PAD umumnya baru melonjak drastis menjelang akhir tahun anggaran. Kendati demikian, ia menolak menjadikannya alasan untuk pembenaran. Dirinya menuntut akselerasi dan pergerakan progresif sejak awal tahun demi menjamin stabilitas kas daerah. Lebih lanjut, Wali Kota Adhan menyentil etos kerja aparatur sipil negara (ASN). Ia meminta para kepala dinas memberikan teguran keras kepada jajarannya agar tidak hanya vokal menuntut pemenuhan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), tanpa diimbangi dengan kontribusi nyata dalam memburu target PAD di unit kerja masing-masing. \"Saya minta kepada saudara-saudara pimpinan OPD, ingatkan seluruh staf. Jangan hanya menuntut hak TPP dicairkan tepat waktu, sementara kewajiban mengejar target PAD delapan persen saja baru tercapai separuhnya, yakni empat persen,\" tegas Adhan Dambea di hadapan para pejabat teras. Sebagai langkah konkret mengurai sumbatan birokrasi, Wali Kota menginstruksikan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Gorontalo untuk segera melakukan pemetaan dan pendataan resmi terhadap seluruh petugas pemungut PAD di tiap OPD. Personel ini nantinya akan dikonsentrasikan penuh sebagai gugus tugas pengawasan potensi pajak dan retribusi di lapangan. Guna mendukung ruang gerak para petugas lapangan, Adhan juga menawarkan reformasi sistem administrasi internal yang lebih adaptif. Ia mengusulkan penghapusan kewajiban absensi sidik jari (fingerprint) manual di kantor bagi para interseptor PAD. \"Mungkin ke depan tidak perlu lagi menerapkan sistem fingerprint di kantor bagi petugas yang mengawal PAD di lapangan. Mereka bisa difasilitasi menggunakan sistem absensi digital via ponsel pintar (mobile attendance). Kasihan kalau mobilitas mereka terganggu karena harus bolak-balik ke kantor hanya demi menggugurkan kewajiban absen,\" pungkas Adhan.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="3">Kota Gorontalo &#8211; Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea melayangkan rapor merah sekaligus menyoroti tajam realisasi capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai masih jalan di tempat. Hal tersebut ditegaskan Adhan saat mengumpulkan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat dalam rapat evaluasi program kerja tahun anggaran 2026 di Ruang Pola Kantor Wali Kota, Kamis (26/02/2026) malam.</p>
<p data-path-to-node="4">Dalam instruksi kerasnya, Wali Kota Adhan mengungkapkan kekecewaannya lantaran performa pemungutan instrumen pendapatan daerah belum berjalan maksimal. Dari target pertumbuhan fiskal sebesar delapan persen yang dipatok pada triwulan awal tahun 2026, realisasi di lapangan hingga akhir Februari ini baru menyentuh angka sekitar empat persen.</p>
<p data-path-to-node="5">Adhan memahami adanya siklus tahunan di mana kurva PAD umumnya baru melonjak drastis menjelang akhir tahun anggaran. Kendati demikian, ia menolak menjadikannya alasan untuk pembenaran. Dirinya menuntut akselerasi dan pergerakan progresif sejak awal tahun demi menjamin stabilitas kas daerah.</p>
<p data-path-to-node="6">Lebih lanjut, Wali Kota Adhan menyentil etos kerja aparatur sipil negara (ASN). Ia meminta para kepala dinas memberikan teguran keras kepada jajarannya agar tidak hanya vokal menuntut pemenuhan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), tanpa diimbangi dengan kontribusi nyata dalam memburu target PAD di unit kerja masing-masing.</p>
<p data-path-to-node="7">&#8220;Saya minta kepada saudara-saudara pimpinan OPD, ingatkan seluruh staf. Jangan hanya menuntut hak TPP dicairkan tepat waktu, sementara kewajiban mengejar target PAD delapan persen saja baru tercapai separuhnya, yakni empat persen,&#8221; tegas Adhan Dambea di hadapan para pejabat teras.</p>
<p data-path-to-node="8">Sebagai langkah konkret mengurai sumbatan birokrasi, Wali Kota menginstruksikan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Gorontalo untuk segera melakukan pemetaan dan pendataan resmi terhadap seluruh petugas pemungut PAD di tiap OPD. Personel ini nantinya akan dikonsentrasikan penuh sebagai gugus tugas pengawasan potensi pajak dan retribusi di lapangan.</p>
<p data-path-to-node="9">Guna mendukung ruang gerak para petugas lapangan, Adhan juga menawarkan reformasi sistem administrasi internal yang lebih adaptif. Ia mengusulkan penghapusan kewajiban absensi sidik jari (<i data-path-to-node="9" data-index-in-node="188">fingerprint</i>) manual di kantor bagi para interseptor PAD.</p>
<p data-path-to-node="10">&#8220;Mungkin ke depan tidak perlu lagi menerapkan sistem <i data-path-to-node="10" data-index-in-node="53">fingerprint</i> di kantor bagi petugas yang mengawal PAD di lapangan. Mereka bisa difasilitasi menggunakan sistem absensi digital via ponsel pintar (<i data-path-to-node="10" data-index-in-node="198">mobile attendance</i>). Kasihan kalau mobilitas mereka terganggu karena harus bolak-balik ke kantor hanya demi menggugurkan kewajiban absen,&#8221; pungkas Adhan.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kumpulkan-opd-di-ruang-pola-siasat-wali-kota-gorontalo-kebut-target-pad-sejak-awal-tahun/">Kumpulkan OPD di Ruang Pola: Siasat Wali Kota Gorontalo Kebut Target PAD Sejak Awal Tahun</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kumpulkan-opd-di-ruang-pola-siasat-wali-kota-gorontalo-kebut-target-pad-sejak-awal-tahun/">Kumpulkan OPD di Ruang Pola: Siasat Wali Kota Gorontalo Kebut Target PAD Sejak Awal Tahun</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/kumpulkan-opd-di-ruang-pola-siasat-wali-kota-gorontalo-kebut-target-pad-sejak-awal-tahun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Genjot PAD Sektor Informal: Cara Wali Kota Adhan Dambea Tata Regulasi Fiskal UMKM protokol</title>
		<link>https://barakati.id/genjot-pad-sektor-informal-cara-wali-kota-adhan-dambea-tata-regulasi-fiskal-umkm-protokol/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=genjot-pad-sektor-informal-cara-wali-kota-adhan-dambea-tata-regulasi-fiskal-umkm-protokol</link>
					<comments>https://barakati.id/genjot-pad-sektor-informal-cara-wali-kota-adhan-dambea-tata-regulasi-fiskal-umkm-protokol/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 18:16:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[adhan dambea]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Ekonomi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Kreatif Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Info Gorontalo Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Jhon Ario Katili]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Nani Wartabone]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Publik Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Kepatuhan Wajib Retribusi]]></category>
		<category><![CDATA[Pelataran Sentral Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pendapatan asli daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan Kebirshian Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Regulasi Trotoar Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Retribusi Coffee Street Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Tarif Lapak PKL]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Kota Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30871</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/genjot-pad-sektor-informal-cara-wali-kota-adhan-dambea-tata-regulasi-fiskal-umkm-protokol/">Genjot PAD Sektor Informal: Cara Wali Kota Adhan Dambea Tata Regulasi Fiskal UMKM protokol</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/genjot-pad-sektor-informal-cara-wali-kota-adhan-dambea-tata-regulasi-fiskal-umkm-protokol/">Genjot PAD Sektor Informal: Cara Wali Kota Adhan Dambea Tata Regulasi Fiskal UMKM protokol</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb5" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb5.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Kota Gorontalo - Pemerintah Kota Gorontalo dalam waktu dekat bakal resmi memberlakukan penarikan retribusi pelayanan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang beroperasi di sejumlah kawasan strategis perkotaan. Kebijakan fiskal ini menyasar para pedagang di kawasan Pelataran Sentral (PS), trotoar Jalan Jhon Ario Katili, Jalan Nani Wartabone, Jalan Cokroaminoto, hingga area koridor depan Kantor Wali Kota Gorontalo. Langkah taktis tersebut diambil sebagai bagian dari strategi intensifikasi pemda dalam menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penguatan struktur fiskal ini nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat untuk mendanai berbagai program pembangunan infrastruktur serta stimulus kegiatan kemasyarakatan. Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea membeberkan, tarif nominal retribusi yang akan dibebankan kepada setiap pelaku usaha ditetapkan sebesar Rp10.000 per lapak untuk setiap harinya. Besaran tarif tersebut ditegaskannya bersifat akumulatif karena sudah mencakup kompensasi biaya pengelolaan kebersihan lingkungan. “Besarannya Rp10 ribu per lapak setiap hari. Tarif itu sudah bersih, termasuk untuk retribusi pelayanan kebersihan di lokasi berjualan,” ungkap Wali Kota Adhan Dambea saat dikonfirmasi via panggilan aplikasi WhatsApp, Rabu (11/02/2026), di sela-sela agenda kunjungannya di kawasan Coffee Street Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Adhan menambahkan, kebijakan penarikan retribusi di zona coffee street dan pusat kuliner malam sejenis sebenarnya bukan hal baru, melainkan sudah lumrah diterapkan oleh berbagai pemerintah daerah di Indonesia. Meski demikian, Pemkot Gorontalo menerapkan formula pendekatan yang lebih adaptif dan humanis. Berbeda dengan daerah lain yang langsung memungut biaya sejak awal berdiri, Pemkot Gorontalo terlebih dahulu memberikan kelonggaran berupa masa tenggang (grace period) selama beberapa bulan bagi para pelaku UMKM lokal untuk merintis dan menstabilkan omzet penjualan mereka. Penarikan retribusi baru resmi diaktifkan setelah ekosistem usaha di koridor jalan tersebut dinilai mandiri dan mapan. “Insyaallah dalam waktu dekat instrumen pemungutan retribusinya segera kita jalankan secara resmi di lapangan. Nilainya tetap flat Rp10 ribu,” tegas Wali Kota Adhan. Melalui skema ini, Pemerintah Kota Gorontalo berharap kepatuhan wajib retribusi dari para pedagang kaki lima di area publik dan trotoar protokol dapat berjalan optimal. Sinergitas ini diharapkan mampu melahirkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi sektor informal dan penguatan kapasitas fiskal daerah.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="3">Kota Gorontalo &#8211; Pemerintah Kota Gorontalo dalam waktu dekat bakal resmi memberlakukan penarikan retribusi pelayanan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang beroperasi di sejumlah kawasan strategis perkotaan. Kebijakan fiskal ini menyasar para pedagang di kawasan Pelataran Sentral (PS), trotoar Jalan Jhon Ario Katili, Jalan Nani Wartabone, Jalan Cokroaminoto, hingga area koridor depan Kantor Wali Kota Gorontalo.</p>
<p data-path-to-node="4">Langkah taktis tersebut diambil sebagai bagian dari strategi intensifikasi pemda dalam menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penguatan struktur fiskal ini nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat untuk mendanai berbagai program pembangunan infrastruktur serta stimulus kegiatan kemasyarakatan.</p>
<p data-path-to-node="5">Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea membeberkan, tarif nominal retribusi yang akan dibebankan kepada setiap pelaku usaha ditetapkan sebesar Rp10.000 per lapak untuk setiap harinya. Besaran tarif tersebut ditegaskannya bersifat akumulatif karena sudah mencakup kompensasi biaya pengelolaan kebersihan lingkungan.</p>
<p data-path-to-node="6">“Besarannya Rp10 ribu per lapak setiap hari. Tarif itu sudah bersih, termasuk untuk retribusi pelayanan kebersihan di lokasi berjualan,” ungkap Wali Kota Adhan Dambea saat dikonfirmasi via panggilan aplikasi WhatsApp, Rabu (11/02/2026), di sela-sela agenda kunjungannya di kawasan Coffee Street Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.</p>
<p data-path-to-node="7">Adhan menambahkan, kebijakan penarikan retribusi di zona <i data-path-to-node="7" data-index-in-node="57">coffee street</i> dan pusat kuliner malam sejenis sebenarnya bukan hal baru, melainkan sudah lumrah diterapkan oleh berbagai pemerintah daerah di Indonesia. Meski demikian, Pemkot Gorontalo menerapkan formula pendekatan yang lebih adaptif dan humanis.</p>
<p data-path-to-node="8">Berbeda dengan daerah lain yang langsung memungut biaya sejak awal berdiri, Pemkot Gorontalo terlebih dahulu memberikan kelonggaran berupa masa tenggang (<i data-path-to-node="8" data-index-in-node="154">grace period</i>) selama beberapa bulan bagi para pelaku UMKM lokal untuk merintis dan menstabilkan omzet penjualan mereka. Penarikan retribusi baru resmi diaktifkan setelah ekosistem usaha di koridor jalan tersebut dinilai mandiri dan mapan.</p>
<p data-path-to-node="9">“Insyaallah dalam waktu dekat instrumen pemungutan retribusinya segera kita jalankan secara resmi di lapangan. Nilainya tetap flat Rp10 ribu,” tegas Wali Kota Adhan.</p>
<p data-path-to-node="10">Melalui skema ini, Pemerintah Kota Gorontalo berharap kepatuhan wajib retribusi dari para pedagang kaki lima di area publik dan trotoar protokol dapat berjalan optimal. Sinergitas ini diharapkan mampu melahirkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi sektor informal dan penguatan kapasitas fiskal daerah.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/genjot-pad-sektor-informal-cara-wali-kota-adhan-dambea-tata-regulasi-fiskal-umkm-protokol/">Genjot PAD Sektor Informal: Cara Wali Kota Adhan Dambea Tata Regulasi Fiskal UMKM protokol</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/genjot-pad-sektor-informal-cara-wali-kota-adhan-dambea-tata-regulasi-fiskal-umkm-protokol/">Genjot PAD Sektor Informal: Cara Wali Kota Adhan Dambea Tata Regulasi Fiskal UMKM protokol</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/genjot-pad-sektor-informal-cara-wali-kota-adhan-dambea-tata-regulasi-fiskal-umkm-protokol/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
