<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>berita Pohuwato terbaru Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/berita-pohuwato-terbaru/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/berita-pohuwato-terbaru/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Oct 2025 11:55:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.12</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>berita Pohuwato terbaru Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/berita-pohuwato-terbaru/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wakil Bupati Pohuwato Apresiasi Prosesi Moloopu Camat Marisa: “Belum Sah Memimpin Tanpa Adat”</title>
		<link>https://barakati.id/wakil-bupati-pohuwato-apresiasi-prosesi-moloopu-camat-marisa-belum-sah-memimpin-tanpa-adat/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wakil-bupati-pohuwato-apresiasi-prosesi-moloopu-camat-marisa-belum-sah-memimpin-tanpa-adat</link>
					<comments>https://barakati.id/wakil-bupati-pohuwato-apresiasi-prosesi-moloopu-camat-marisa-belum-sah-memimpin-tanpa-adat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2025 11:50:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[adat gorontalo pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[berita Pohuwato terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[budaya gorontalo moloopu]]></category>
		<category><![CDATA[camat marisa usman hadis bay]]></category>
		<category><![CDATA[moloopu camat marisa]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[prosesi adat camat pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[rumah jabatan camat marisa]]></category>
		<category><![CDATA[tradisi moloopu pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[wakil bupati iwan adam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=27511</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/wakil-bupati-pohuwato-apresiasi-prosesi-moloopu-camat-marisa-belum-sah-memimpin-tanpa-adat/">Wakil Bupati Pohuwato Apresiasi Prosesi Moloopu Camat Marisa: “Belum Sah Memimpin Tanpa Adat”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/wakil-bupati-pohuwato-apresiasi-prosesi-moloopu-camat-marisa-belum-sah-memimpin-tanpa-adat/">Wakil Bupati Pohuwato Apresiasi Prosesi Moloopu Camat Marisa: “Belum Sah Memimpin Tanpa Adat”</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Prosesi adat Moloopu kembali digelar sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan secara adat bagi pejabat pemerintahan di Kabupaten Pohuwato. Kali ini, giliran Camat Marisa, Usman Hadis Bay, bersama istri Rosdiana Talib, S.Pd, yang resmi menjalani prosesi tersebut pada Minggu (12/10/2025) dengan penuh khidmat dan makna. Rangkaian adat dimulai dari penjemputan di kediaman pribadi Camat di Desa Buntulia Selatan, Kecamatan Duhiadaa, menuju Rumah Jabatan Camat Marisa. Setibanya di lokasi, prosesi adat Gorontalo ini berlangsung sakral sejak Usman Bay turun dari kendaraan hingga memasuki Yiladia, tempat pelaksanaan sidang adat. Selanjutnya, dilakukan Mopo Bonelo lo Wuleya Lo Lipu to Bulita lo Kecamatan Marisa, yakni penghormatan dan simbol penerimaan adat bagi pejabat baru yang akan menempati rumah jabatan. Tradisi ini menjadi tanda resmi bahwa seorang camat telah diterima secara adat untuk memimpin wilayahnya. Prosesi dilanjutkan dengan Tahuli Lo Lipu, penyampaian pesan-pesan adat kepada camat agar menjalankan amanah dengan bijaksana dan berpihak kepada masyarakat. Upacara ini dipimpin langsung oleh Batte Pohuwato, Asmad N. Tuna. Turut hadir Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, bersama istri Risna Adam Ali, Sekda Iskandar Datau, Khadi Pohuwato Ustaz Syaiful Sabu, Hakimu Pohuwato Ustaz Wisno Pakaya, serta para pengurus lembaga adat Pohuwato. Selain itu, sejumlah camat, mantan camat, kepala bagian, dan kepala desa se-Kecamatan Marisa juga tampak hadir. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Iwan Adam menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan adat Moloopu yang berjalan dengan khidmat dan sarat makna. “Belum sah secara adat Gorontalo seorang pemimpin kecamatan atau Wulea Lo Lipu bila belum menjalani adat Moloopu,” ujarnya. Ia juga berharap seluruh prosesi serupa di kecamatan lain dapat berjalan lancar dan tetap menjunjung nilai-nilai kearifan lokal. Sementara itu, Camat Marisa Usman Hadis Bay mengungkapkan rasa syukur dan haru atas penyelenggaraan Moloopu yang menjadi simbol awal pengabdiannya. “Jabatan ini adalah amanah besar. Saya berharap dukungan dari semua pihak agar pemerintahan di kecamatan dapat berjalan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutur mantan Kabag Prokopim Setda Pohuwato itu. Ia juga berpesan kepada seluruh aparat kecamatan dan masyarakat untuk terus menjaga sinergitas dan kolaborasi. “Saya terbuka terhadap masukan dari para senior, tokoh agama, dan tokoh adat. Dengan bimbingan dan doa semua pihak, Insyaallah saya dapat menjalankan amanah ini sebaik-baiknya,” ucapnya penuh haru. Dengan berakhirnya prosesi Moloopu ini, Usman Hadis Bay resmi diterima secara adat sebagai Camat Marisa, menandai awal perjalanan pengabdian barunya di pusat pemerintahan Kabupaten Pohuwato.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="204" data-end="570">Pohuwato &#8211; Prosesi adat <strong data-start="249" data-end="260">Moloopu</strong> kembali digelar sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan secara adat bagi pejabat pemerintahan di Kabupaten Pohuwato. Kali ini, giliran <strong data-start="399" data-end="432">Camat Marisa, Usman Hadis Bay</strong>, bersama istri <strong data-start="448" data-end="472">Rosdiana Talib, S.Pd</strong>, yang resmi menjalani prosesi tersebut pada Minggu (12/10/2025) dengan penuh khidmat dan makna.</p>
<p data-start="572" data-end="893">Rangkaian adat dimulai dari penjemputan di kediaman pribadi Camat di <strong data-start="641" data-end="686">Desa Buntulia Selatan, Kecamatan Duhiadaa</strong>, menuju <strong data-start="695" data-end="725">Rumah Jabatan Camat Marisa</strong>. Setibanya di lokasi, prosesi adat Gorontalo ini berlangsung sakral sejak Usman Bay turun dari kendaraan hingga memasuki <strong data-start="847" data-end="858">Yiladia</strong>, tempat pelaksanaan sidang adat.</p>
<p data-start="895" data-end="1189">Selanjutnya, dilakukan <strong data-start="918" data-end="981">Mopo Bonelo lo Wuleya Lo Lipu to Bulita lo Kecamatan Marisa</strong>, yakni penghormatan dan simbol penerimaan adat bagi pejabat baru yang akan menempati rumah jabatan. Tradisi ini menjadi tanda resmi bahwa seorang camat telah diterima secara adat untuk memimpin wilayahnya.</p>
<p data-start="1191" data-end="1424">Prosesi dilanjutkan dengan <strong data-start="1218" data-end="1236">Tahuli Lo Lipu</strong>, penyampaian pesan-pesan adat kepada camat agar menjalankan amanah dengan bijaksana dan berpihak kepada masyarakat. Upacara ini dipimpin langsung oleh <strong data-start="1388" data-end="1421">Batte Pohuwato, Asmad N. Tuna</strong>.</p>
<p data-start="1426" data-end="1774">Turut hadir <strong data-start="1438" data-end="1477">Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam</strong>, bersama istri <strong data-start="1493" data-end="1511">Risna Adam Ali</strong>, <strong data-start="1513" data-end="1537">Sekda Iskandar Datau</strong>, <strong data-start="1539" data-end="1576">Khadi Pohuwato Ustaz Syaiful Sabu</strong>, <strong data-start="1578" data-end="1616">Hakimu Pohuwato Ustaz Wisno Pakaya</strong>, serta para pengurus lembaga adat Pohuwato. Selain itu, sejumlah camat, mantan camat, kepala bagian, dan kepala desa se-Kecamatan Marisa juga tampak hadir.</p>
<p data-start="1776" data-end="2177">Dalam sambutannya, <strong data-start="1795" data-end="1821">Wakil Bupati Iwan Adam</strong> menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan adat Moloopu yang berjalan dengan khidmat dan sarat makna. <em>“Belum sah secara adat Gorontalo seorang pemimpin kecamatan atau Wulea Lo Lipu bila belum menjalani adat Moloopu,” ujarnya.</em> Ia juga berharap seluruh prosesi serupa di kecamatan lain dapat berjalan lancar dan tetap menjunjung nilai-nilai kearifan lokal.</p>
<p data-start="2179" data-end="2540">Sementara itu, <strong data-start="2194" data-end="2226">Camat Marisa Usman Hadis Bay</strong> mengungkapkan rasa syukur dan haru atas penyelenggaraan Moloopu yang menjadi simbol awal pengabdiannya. <em>“Jabatan ini adalah amanah besar. Saya berharap dukungan dari semua pihak agar pemerintahan di kecamatan dapat berjalan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutur mantan Kabag Prokopim Setda Pohuwato itu.</em></p>
<p data-start="2542" data-end="2856">Ia juga berpesan kepada seluruh aparat kecamatan dan masyarakat untuk terus menjaga <strong data-start="2626" data-end="2655">sinergitas dan kolaborasi</strong>. “Saya terbuka terhadap masukan dari para senior, tokoh agama, dan tokoh adat. Dengan bimbingan dan doa semua pihak, Insyaallah saya dapat menjalankan amanah ini sebaik-baiknya,” ucapnya penuh haru.</p>
<p data-start="2858" data-end="3054">Dengan berakhirnya prosesi Moloopu ini, <strong data-start="2898" data-end="2965">Usman Hadis Bay resmi diterima secara adat sebagai Camat Marisa</strong>, menandai awal perjalanan pengabdian barunya di pusat pemerintahan Kabupaten Pohuwato.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/wakil-bupati-pohuwato-apresiasi-prosesi-moloopu-camat-marisa-belum-sah-memimpin-tanpa-adat/">Wakil Bupati Pohuwato Apresiasi Prosesi Moloopu Camat Marisa: “Belum Sah Memimpin Tanpa Adat”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/wakil-bupati-pohuwato-apresiasi-prosesi-moloopu-camat-marisa-belum-sah-memimpin-tanpa-adat/">Wakil Bupati Pohuwato Apresiasi Prosesi Moloopu Camat Marisa: “Belum Sah Memimpin Tanpa Adat”</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/wakil-bupati-pohuwato-apresiasi-prosesi-moloopu-camat-marisa-belum-sah-memimpin-tanpa-adat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Solar Subsidi Disulap Jadi Bisnis, Pertamina Diminta Segel SPBU Randangan</title>
		<link>https://barakati.id/solar-subsidi-disulap-jadi-bisnis-pertamina-diminta-segel-spbu-randangan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=solar-subsidi-disulap-jadi-bisnis-pertamina-diminta-segel-spbu-randangan</link>
					<comments>https://barakati.id/solar-subsidi-disulap-jadi-bisnis-pertamina-diminta-segel-spbu-randangan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Sep 2025 12:40:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[BBM subsidi diselewengkan]]></category>
		<category><![CDATA[berita Pohuwato terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[kasus SPBU nakal di Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[mafia solar Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[penyalahgunaan biosolar subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[solar subsidi habis]]></category>
		<category><![CDATA[SPBU jual solar subsidi Rp11 ribu]]></category>
		<category><![CDATA[SPBU Randangan Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[warga keluhkan SPBU Randangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=27117</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/solar-subsidi-disulap-jadi-bisnis-pertamina-diminta-segel-spbu-randangan/">Solar Subsidi Disulap Jadi Bisnis, Pertamina Diminta Segel SPBU Randangan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/solar-subsidi-disulap-jadi-bisnis-pertamina-diminta-segel-spbu-randangan/">Solar Subsidi Disulap Jadi Bisnis, Pertamina Diminta Segel SPBU Randangan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="276" data-end="573"><button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Aroma praktik curang kembali mencuat dari SPBU Randangan, Kabupaten Pohuwato. Solar subsidi jenis biosolar yang seharusnya dijual sesuai harga resmi, diduga kuat dipatok hingga Rp11.000 per liter kepada konsumen, khususnya kendaraan ekspedisi lintas daerah. Sejumlah warga menilai SPBU tersebut lebih mengutamakan pengisian jerigen dan bisnis pengetap solar ketimbang melayani masyarakat umum. “12 ribu bisnis isi, 11 ribu ke ekspedisi. Ini operator, ini truk ekspedisi ada muatan, bukan kaleng-kaleng. Torang ini mau isi tapi disuruh bayar Rp11 ribu. Bagaimana ini peraturan?” keluh seorang sopir ekspedisi dengan nada kesal. Keluhan serupa juga disampaikan Pendi Acil, warga Randangan, yang menyebut SPBU ini sudah lama meresahkan. Ia bahkan menduga ada pihak-pihak yang membekingi bisnis tersebut. “No, kamu mo lawan pemiliknya? Mantan anggota, modal bangun SPBU besar. Tapi ini sudah murni mafia solar. Selama ada Pertamina di Randangan, sudah 6 tahun torang tidak pernah bisa isi solar dengan tenang. Tuhan tidak buta, tunggu saja waktunya,” tegasnya. Sementara itu, konsumen lain bernama Weris mengaku kerap ditolak saat hendak mengisi BBM dengan alasan solar habis. Namun, stok justru selalu tersedia untuk pengisian bisnis. “Baru biasa dorang bilang habis solar. Tapi kalau untuk isi bisnis, dorang masih ada solar. Begitu terus tiap hari,” ungkapnya. Masyarakat mendesak Pertamina dan aparat penegak hukum segera turun tangan bahkan menyegel SPBU Randangan yang diduga kuat menyalahgunakan distribusi solar subsidi. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pertamina belum memberikan klarifikasi resmi meski upaya konfirmasi terus dilakukan awak media.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="276" data-end="573">Pohuwato &#8211; Aroma praktik curang kembali mencuat dari <strong data-start="344" data-end="382">SPBU Randangan, Kabupaten Pohuwato</strong>. Solar subsidi jenis <strong data-start="404" data-end="416">biosolar</strong> yang seharusnya dijual sesuai harga resmi, diduga kuat dipatok hingga <strong data-start="487" data-end="509">Rp11.000 per liter</strong> kepada konsumen, khususnya kendaraan ekspedisi lintas daerah.</p>
<p data-start="575" data-end="712">Sejumlah warga menilai SPBU tersebut lebih mengutamakan pengisian jerigen dan bisnis pengetap solar ketimbang melayani masyarakat umum.</p>
<p data-start="714" data-end="952">“<strong data-start="715" data-end="900">12 ribu bisnis isi, 11 ribu ke ekspedisi. Ini operator, ini truk ekspedisi ada muatan, bukan kaleng-kaleng. Torang ini mau isi tapi disuruh bayar Rp11 ribu. Bagaimana ini peraturan?</strong>” keluh seorang sopir ekspedisi dengan nada kesal.</p>
<p data-start="954" data-end="1133">Keluhan serupa juga disampaikan <strong data-start="986" data-end="1000">Pendi Acil</strong>, warga Randangan, yang menyebut SPBU ini sudah lama meresahkan. Ia bahkan menduga ada pihak-pihak yang membekingi bisnis tersebut.</p>
<p data-start="1135" data-end="1396">“<strong data-start="1136" data-end="1383">No, kamu mo lawan pemiliknya? Mantan anggota, modal bangun SPBU besar. Tapi ini sudah murni mafia solar. Selama ada Pertamina di Randangan, sudah 6 tahun torang tidak pernah bisa isi solar dengan tenang. Tuhan tidak buta, tunggu saja waktunya,</strong>” tegasnya.</p>
<p data-start="1398" data-end="1578">Sementara itu, konsumen lain bernama <strong data-start="1435" data-end="1444">Weris</strong> mengaku kerap ditolak saat hendak mengisi BBM dengan alasan solar habis. Namun, stok justru selalu tersedia untuk pengisian bisnis.</p>
<p data-start="1580" data-end="1713">“<strong data-start="1581" data-end="1699">Baru biasa dorang bilang habis solar. Tapi kalau untuk isi bisnis, dorang masih ada solar. Begitu terus tiap hari,</strong>” ungkapnya.</p>
<p data-start="1715" data-end="1885">Masyarakat mendesak <strong data-start="1735" data-end="1748">Pertamina</strong> dan aparat penegak hukum segera turun tangan bahkan menyegel SPBU Randangan yang diduga kuat menyalahgunakan distribusi solar subsidi.</p>
<p data-start="1887" data-end="2025">Hingga berita ini diterbitkan, pihak <strong data-start="1924" data-end="1937">Pertamina</strong> belum memberikan klarifikasi resmi meski upaya konfirmasi terus dilakukan awak media.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/solar-subsidi-disulap-jadi-bisnis-pertamina-diminta-segel-spbu-randangan/">Solar Subsidi Disulap Jadi Bisnis, Pertamina Diminta Segel SPBU Randangan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/solar-subsidi-disulap-jadi-bisnis-pertamina-diminta-segel-spbu-randangan/">Solar Subsidi Disulap Jadi Bisnis, Pertamina Diminta Segel SPBU Randangan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/solar-subsidi-disulap-jadi-bisnis-pertamina-diminta-segel-spbu-randangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
