<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>berita politik Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/berita-politik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/berita-politik/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Jun 2026 11:02:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>berita politik Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/berita-politik/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jokowi Absen di Upacara Hari Lahir Pancasila, Ajudan Sebut Tak Dapat Undangan</title>
		<link>https://barakati.id/jokowi-absen-di-upacara-hari-lahir-pancasila-ajudan-sebut-tak-dapat-undangan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=jokowi-absen-di-upacara-hari-lahir-pancasila-ajudan-sebut-tak-dapat-undangan</link>
					<comments>https://barakati.id/jokowi-absen-di-upacara-hari-lahir-pancasila-ajudan-sebut-tak-dapat-undangan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 11:02:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<category><![CDATA[absen upacara]]></category>
		<category><![CDATA[ajudan jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[berita politik]]></category>
		<category><![CDATA[bpip]]></category>
		<category><![CDATA[Gibran rakabuming]]></category>
		<category><![CDATA[hari lahir pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Jusuf Kalla]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Luar Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[maruf amin]]></category>
		<category><![CDATA[megawati soekarnoputri]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[solo]]></category>
		<category><![CDATA[syarif muhammad fitriansyah]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[upacara pancasila]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30573</guid>

					<description><![CDATA[<p>SOLO &#8211; Ketidakhadiran Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, dalam peringatan Hari Lahir Pancasila yang berlangsung hari ini, Senin (1/6/2026), mengundang tanya. Alih-alih berada di Jakarta bersama jajaran petinggi negara, pria yang akrab disapa Jokowi ini justru tampak santai menghabiskan waktunya di kampung halaman.   Sejak pagi hari, kediaman pribadi beliau yang terletak di kawasan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/jokowi-absen-di-upacara-hari-lahir-pancasila-ajudan-sebut-tak-dapat-undangan/">Jokowi Absen di Upacara Hari Lahir Pancasila, Ajudan Sebut Tak Dapat Undangan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/jokowi-absen-di-upacara-hari-lahir-pancasila-ajudan-sebut-tak-dapat-undangan/">Jokowi Absen di Upacara Hari Lahir Pancasila, Ajudan Sebut Tak Dapat Undangan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="" data-block="true" data-editor="47ff7" data-offset-key="d5fpu-0-0">
<div class="_1mf _1mj" data-offset-key="d5fpu-0-0"><span data-offset-key="d5fpu-0-0">SOLO &#8211; Ketidakhadiran Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, dalam peringatan Hari Lahir Pancasila yang berlangsung hari ini, Senin (1/6/2026), mengundang tanya. Alih-alih berada di Jakarta bersama jajaran petinggi negara, pria yang akrab disapa Jokowi ini justru tampak santai menghabiskan waktunya di kampung halaman.</span></div>
</div>
<div class="" data-block="true" data-editor="47ff7" data-offset-key="625b5-0-0">
<div class="_1mf _1mj" data-offset-key="625b5-0-0"><span data-offset-key="625b5-0-0"> </span></div>
</div>
<div class="" data-block="true" data-editor="47ff7" data-offset-key="cenvc-0-0">
<div class="_1mf _1mj" data-offset-key="cenvc-0-0"><span data-offset-key="cenvc-0-0">Sejak pagi hari, kediaman pribadi beliau yang terletak di kawasan Sumber, Banjarsari, Solo, tampak ramai dikunjungi warga. Memanfaatkan momen libur panjang perayaan Waisak 2570 BE/2026, Jokowi dengan telaten meladeni permintaan foto satu per satu masyarakat yang sudah rela mengantre. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini baru terlihat meninggalkan rumahnya sekitar pukul 12.33 WIB, dengan balutan kemeja putih khasnya yang dipadankan celana panjang hitam.</span></div>
</div>
<div class="" data-block="true" data-editor="47ff7" data-offset-key="6p8dt-0-0">
<div class="_1mf _1mj" data-offset-key="6p8dt-0-0"><span data-offset-key="6p8dt-0-0"> </span></div>
</div>
<div class="" data-block="true" data-editor="47ff7" data-offset-key="djqn3-0-0">
<div class="_1mf _1mj" data-offset-key="djqn3-0-0"><span data-offset-key="djqn3-0-0">Teka-teki absennya Jokowi di Jakarta akhirnya terjawab melalui pernyataan resmi dari pihak internal. Ajudan Joko Widodo, AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah, mengonfirmasi bahwa sang mantan presiden memang tidak menerima panggilan resmi untuk mengikuti upacara kenegaraan yang diselenggarakan di Kompleks Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, Jakarta Pusat.</span></div>
</div>
<div class="" data-block="true" data-editor="47ff7" data-offset-key="c5r6l-0-0">
<div class="_1mf _1mj" data-offset-key="c5r6l-0-0"><span data-offset-key="c5r6l-0-0"> </span></div>
</div>
<div class="" data-block="true" data-editor="47ff7" data-offset-key="dl8sd-0-0">
<div class="_1mf _1mj" data-offset-key="dl8sd-0-0"><span data-offset-key="dl8sd-0-0">&#8220;Hingga pagi hari ini kami belum menerima undangan untuk Bapak Joko Widodo menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila,&#8221; jelas Syarif dalam keterangan tertulisnya.</span></div>
</div>
<div class="" data-block="true" data-editor="47ff7" data-offset-key="1nfit-0-0">
<div class="_1mf _1mj" data-offset-key="1nfit-0-0"><span data-offset-key="1nfit-0-0"> </span></div>
</div>
<div class="" data-block="true" data-editor="47ff7" data-offset-key="5p6vs-0-0">
<div class="_1mf _1mj" data-offset-key="5p6vs-0-0"><span data-offset-key="5p6vs-0-0">Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tidak ada satupun pesan atau dokumen yang masuk ke meja kerja mereka terkait acara tersebut.</span></div>
</div>
<div class="" data-block="true" data-editor="47ff7" data-offset-key="62so2-0-0">
<div class="_1mf _1mj" data-offset-key="62so2-0-0"><span data-offset-key="62so2-0-0"> </span></div>
</div>
<div class="" data-block="true" data-editor="47ff7" data-offset-key="9aki8-0-0">
<div class="_1mf _1mj" data-offset-key="9aki8-0-0"><span data-offset-key="9aki8-0-0">&#8220;Tidak ada undangan baik berupa surat resmi maupun komunikasi lainnya,&#8221; imbuhnya.</span></div>
</div>
<div class="" data-block="true" data-editor="47ff7" data-offset-key="pa5k-0-0">
<div class="_1mf _1mj" data-offset-key="pa5k-0-0"><span data-offset-key="pa5k-0-0"> </span></div>
</div>
<div class="" data-block="true" data-editor="47ff7" data-offset-key="8e5td-0-0">
<div class="_1mf _1mj" data-offset-key="8e5td-0-0"><span data-offset-key="8e5td-0-0">Berangkat dari fakta absennya surat pemanggilan inilah, Jokowi secara otomatis tidak ikut berpartisipasi dalam perhelatan bersejarah itu.</span></div>
</div>
<div class="" data-block="true" data-editor="47ff7" data-offset-key="f0fd5-0-0">
<div class="_1mf _1mj" data-offset-key="f0fd5-0-0"><span data-offset-key="f0fd5-0-0"> </span></div>
</div>
<div class="" data-block="true" data-editor="47ff7" data-offset-key="4sm66-0-0">
<div class="_1mf _1mj" data-offset-key="4sm66-0-0"><span data-offset-key="4sm66-0-0">&#8220;Oleh karena itu, Bapak tidak menghadiri kegiatan tersebut,&#8221; tegas Syarif.</span></div>
</div>
<div class="" data-block="true" data-editor="47ff7" data-offset-key="ejas5-0-0">
<div class="_1mf _1mj" data-offset-key="ejas5-0-0"><span data-offset-key="ejas5-0-0"> </span></div>
</div>
<div class="" data-block="true" data-editor="47ff7" data-offset-key="5174f-0-0">
<div class="_1mf _1mj" data-offset-key="5174f-0-0"><span data-offset-key="5174f-0-0">Sementara itu, di Ibu Kota, upacara kenegaraan tetap berjalan dengan khidmat. Di halaman Gedung Pancasila, Presiden Prabowo Subianto bertindak langsung sebagai inspektur upacara, memimpin jalannya peringatan pada pukul 09.55 WIB. Menariknya, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) selaku penyelenggara sebelumnya sempat menyatakan bahwa mereka mengundang seluruh mantan Presiden dan Wakil Presiden RI ke acara tersebut. Namun, nyatanya undangan untuk Presiden ke-7 tidak pernah sampai.</span></div>
</div>
<div class="" data-block="true" data-editor="47ff7" data-offset-key="ee83g-0-0">
<div class="_1mf _1mj" data-offset-key="ee83g-0-0"><span data-offset-key="ee83g-0-0"> </span></div>
</div>
<div class="" data-block="true" data-editor="47ff7" data-offset-key="d2q0e-0-0">
<div class="_1mf _1mj" data-offset-key="d2q0e-0-0"><span data-offset-key="d2q0e-0-0">Setibanya di lokasi pada pukul 09.35 WIB dengan sambutan siswa-siswi pembawa bendera Merah Putih, Prabowo langsung disambut oleh Menteri Luar Negeri Sugiono serta Ketua MPR Ahmad Muzani. Dalam kemeriahan formasi lima kelompok peserta upacara yang melambangkan kelima sila, terlihat kehadiran sejumlah tokoh penting lainnya. Saat keluar dari gedung menuju lapangan, Prabowo tampak didampingi oleh Presiden ke-5 sekaligus Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri, dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sejumlah mantan Wakil Presiden seperti Jusuf Kalla (Wapres ke-10 dan 12) serta Ma&#8217;ruf Amin (Wapres ke-13) juga turut hadir menyaksikan jalannya upacara peringatan ini.</span></div>
</div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/jokowi-absen-di-upacara-hari-lahir-pancasila-ajudan-sebut-tak-dapat-undangan/">Jokowi Absen di Upacara Hari Lahir Pancasila, Ajudan Sebut Tak Dapat Undangan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/jokowi-absen-di-upacara-hari-lahir-pancasila-ajudan-sebut-tak-dapat-undangan/">Jokowi Absen di Upacara Hari Lahir Pancasila, Ajudan Sebut Tak Dapat Undangan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/jokowi-absen-di-upacara-hari-lahir-pancasila-ajudan-sebut-tak-dapat-undangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Miris! Rincian Barang Bukti OTT Bupati Tulungagung: Uang Ratusan Juta dan Sepatu LV</title>
		<link>https://barakati.id/miris-rincian-barang-bukti-ott-bupati-tulungagung-uang-ratusan-juta-dan-sepatu-lv/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=miris-rincian-barang-bukti-ott-bupati-tulungagung-uang-ratusan-juta-dan-sepatu-lv</link>
					<comments>https://barakati.id/miris-rincian-barang-bukti-ott-bupati-tulungagung-uang-ratusan-juta-dan-sepatu-lv/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 12:42:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[barang bukti KPK]]></category>
		<category><![CDATA[berita KPK terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[berita kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[berita politik]]></category>
		<category><![CDATA[berita viral]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[Dwi Yoga Ambal]]></category>
		<category><![CDATA[Gatut Sunu Wibowo]]></category>
		<category><![CDATA[kasus korupsi 2026]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi kepala daerah]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[OTT KPK]]></category>
		<category><![CDATA[pemerasan OPD]]></category>
		<category><![CDATA[sepatu Louis Vuitton]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[uang tunai 335 juta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30033</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/miris-rincian-barang-bukti-ott-bupati-tulungagung-uang-ratusan-juta-dan-sepatu-lv/">Miris! Rincian Barang Bukti OTT Bupati Tulungagung: Uang Ratusan Juta dan Sepatu LV</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/miris-rincian-barang-bukti-ott-bupati-tulungagung-uang-ratusan-juta-dan-sepatu-lv/">Miris! Rincian Barang Bukti OTT Bupati Tulungagung: Uang Ratusan Juta dan Sepatu LV</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menguak sisi gelap penyalahgunaan wewenang kepala daerah. Kali ini, Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo (GSW), resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan terhadap puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayahnya. Dalam konferensi pers, penyidik memamerkan berbagai barang bukti, mulai dari tumpukan uang tunai hingga produk mode bernilai tinggi. Praktik lancung ini terbongkar setelah lembaga antirasuah mengendus adanya rencana transaksi di Pendopo Kabupaten Tulungagung. Terkait hal tersebut, perwakilan KPK menguraikan kronologi penangkapan secara gamblang. \"jadi sebagaimana tadi sudah dijelaskan oleh Pak Deputi terkait dengan kronologi peristiwa tertangkap tangan bahwa tim mendapatkan informasi adanya rencana penyerahan uang dari salah satu dinas kepada bupati ditrigger adanya kebutuhan dari bupati sehingga disiapkan sejumlah uang dan penyerahan uang dilakukan melalui perantara baik perantara pemberi maupun perantara penerima dari pihak bupati dalam hal ini adalah Saudara YOG di mana penyerahan dilakukan di pendopo kemudian pasca dilakukan penyerahan kemudian tim mengamankan para pihak dan juga barang bukti di antaranya dalam bentuk uang tunai sebagaimana kawan-kawan bisa lihat dalam layar,\" ungkap penyidik KPK. Uang tunai ratusan juta yang disita saat operasi senyap tersebut diyakini hanyalah sebagian kecil dari akumulasi dana liar yang dikumpulkan sang kepala daerah. Target pungutan liar itu dikabarkan mencapai angka miliaran rupiah dengan membebankan target pada belasan instansi. Pihak KPK memaparkan, \"sehingga uang tunai yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini total sejumlah 335 juta ini bagian dari total dugaan penerimaan yang sudah dilakukan oleh bupati sekitar 2,7 miliar dari permintaan setidaknya senilai 5 miliar kepada sekurang-kurangnya 16 OPD yang ada di wilayah Kabupaten Tulungagung.\" Ironisnya, alih-alih untuk program daerah, uang hasil pemerasan tersebut justru difungsikan layaknya brankas pribadi. Tersangka disinyalir kerap menagih pengeluaran pribadinya agar ditanggung oleh uang negara melalui skema pergantian dana atau tagihan ke para bawahan. \"bupati ini selalu melakukan rimbers ya atau minta penggantian atas ee biaya-biaya yang sudah dikeluarkan bahkan hingga pembelian sepatu itu juga minta untuk diganti biayanya oleh ee perangkat daerah atau OPD kemudian biaya-biaya seperti kebutuhan berobat jamuan makan dan juga keperluan pribadi lainnya,\" tegas KPK menjabarkan siasat tersangka. Sejumlah laporan dari media massa nasional turut memperjelas detail kasus ini. Berdasarkan pemberitaan dari ANTARA News dan Kompas TV, empat pasang sepatu yang disita sebagai barang bukti tersebut merupakan produk fesyen berkelas dari rumah mode asal Prancis, Louis Vuitton (LV).", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menguak sisi gelap penyalahgunaan wewenang kepala daerah. Kali ini, Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo (GSW), resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan terhadap puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayahnya. Dalam konferensi pers, penyidik memamerkan berbagai barang bukti, mulai dari tumpukan uang tunai hingga produk mode bernilai tinggi.</p>
<p>Praktik lancung ini terbongkar setelah lembaga antirasuah mengendus adanya rencana transaksi di Pendopo Kabupaten Tulungagung. Terkait hal tersebut, perwakilan KPK menguraikan kronologi penangkapan secara gamblang.</p>
<p>&#8220;jadi sebagaimana tadi sudah dijelaskan oleh Pak Deputi terkait dengan kronologi peristiwa tertangkap tangan bahwa tim mendapatkan informasi adanya rencana penyerahan uang dari salah satu dinas kepada bupati ditrigger adanya kebutuhan dari bupati sehingga disiapkan sejumlah uang dan penyerahan uang dilakukan melalui perantara baik perantara pemberi maupun perantara penerima dari pihak bupati dalam hal ini adalah Saudara YOG di mana penyerahan dilakukan di pendopo kemudian pasca dilakukan penyerahan kemudian tim mengamankan para pihak dan juga barang bukti di antaranya dalam bentuk uang tunai sebagaimana kawan-kawan bisa lihat dalam layar,&#8221; ungkap penyidik KPK.</p>
<p>Uang tunai ratusan juta yang disita saat operasi senyap tersebut diyakini hanyalah sebagian kecil dari akumulasi dana liar yang dikumpulkan sang kepala daerah. Target pungutan liar itu dikabarkan mencapai angka miliaran rupiah dengan membebankan target pada belasan instansi.</p>
<p>Pihak KPK memaparkan, &#8220;sehingga uang tunai yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini total sejumlah 335 juta ini bagian dari total dugaan penerimaan yang sudah dilakukan oleh bupati sekitar 2,7 miliar dari permintaan setidaknya senilai 5 miliar kepada sekurang-kurangnya 16 OPD yang ada di wilayah Kabupaten Tulungagung.&#8221;</p>
<p>Ironisnya, alih-alih untuk program daerah, uang hasil pemerasan tersebut justru difungsikan layaknya brankas pribadi. Tersangka disinyalir kerap menagih pengeluaran pribadinya agar ditanggung oleh uang negara melalui skema pergantian dana atau tagihan ke para bawahan.</p>
<p>&#8220;bupati ini selalu melakukan rimbers ya atau minta penggantian atas ee biaya-biaya yang sudah dikeluarkan bahkan hingga pembelian sepatu itu juga minta untuk diganti biayanya oleh ee perangkat daerah atau OPD kemudian biaya-biaya seperti kebutuhan berobat jamuan makan dan juga keperluan pribadi lainnya,&#8221; tegas KPK menjabarkan siasat tersangka.</p>
<p>Sejumlah laporan dari media massa nasional turut memperjelas detail kasus ini. Berdasarkan pemberitaan dari ANTARA News dan Kompas TV, empat pasang sepatu yang disita sebagai barang bukti tersebut merupakan produk fesyen berkelas dari rumah mode asal Prancis, Louis Vuitton (LV).
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/miris-rincian-barang-bukti-ott-bupati-tulungagung-uang-ratusan-juta-dan-sepatu-lv/">Miris! Rincian Barang Bukti OTT Bupati Tulungagung: Uang Ratusan Juta dan Sepatu LV</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/miris-rincian-barang-bukti-ott-bupati-tulungagung-uang-ratusan-juta-dan-sepatu-lv/">Miris! Rincian Barang Bukti OTT Bupati Tulungagung: Uang Ratusan Juta dan Sepatu LV</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/miris-rincian-barang-bukti-ott-bupati-tulungagung-uang-ratusan-juta-dan-sepatu-lv/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gerindra Kota Gorontalo: Hentikan Pembohongan Publik dengan Video Kadaluarsa</title>
		<link>https://barakati.id/gerindra-kota-gorontalo-hentikan-pembohongan-publik-dengan-video-kadaluarsa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gerindra-kota-gorontalo-hentikan-pembohongan-publik-dengan-video-kadaluarsa</link>
					<comments>https://barakati.id/gerindra-kota-gorontalo-hentikan-pembohongan-publik-dengan-video-kadaluarsa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 07:01:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[berita politik]]></category>
		<category><![CDATA[Daniel Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[elnino mohi]]></category>
		<category><![CDATA[gerindra gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[GHM]]></category>
		<category><![CDATA[isu viral]]></category>
		<category><![CDATA[Komunikasi politik]]></category>
		<category><![CDATA[manipulasi publik]]></category>
		<category><![CDATA[Opini publik]]></category>
		<category><![CDATA[pemprov gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[polemik GHM]]></category>
		<category><![CDATA[politik gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[rekaman lama]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[video politik]]></category>
		<category><![CDATA[Zulfikar Gerindra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28343</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gerindra-kota-gorontalo-hentikan-pembohongan-publik-dengan-video-kadaluarsa/">Gerindra Kota Gorontalo: Hentikan Pembohongan Publik dengan Video Kadaluarsa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gerindra-kota-gorontalo-hentikan-pembohongan-publik-dengan-video-kadaluarsa/">Gerindra Kota Gorontalo: Hentikan Pembohongan Publik dengan Video Kadaluarsa</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("NEWS - Partai Gerindra Kota Gorontalo mengecam keras tindakan pihak tertentu yang kembali menayangkan video lama Elnino M. H. Mohi sebagai “bantalan politik” dalam polemik terkait GHM. Menurut Gerindra, tindakan tersebut merupakan bentuk manipulasi komunikasi publik yang merendahkan kecerdasan masyarakat Gorontalo. Video yang dimaksud direkam pada masa tenang, saat belum terjadi polemik maupun kericuhan publik. Saat itu, dukungan Elnino bersifat umum, manusiawi, dan wajar. Namun, hal yang dinilai tidak etis adalah penggunaan kembali rekaman tersebut dengan narasi seolah-olah video itu dibuat untuk konteks isu politik saat ini. Sekretaris DPC Gerindra Kota Gorontalo menegaskan, “Kalau sebuah program memang benar-benar baik, pemerintah provinsi tidak perlu menyandarkan pembenarannya pada video lama milik orang lain. Pola seperti ini hanya dilakukan oleh pihak yang panik dan kehabisan argumen.” Gerindra menilai, langkah tersebut menunjukkan ketidakmampuan pihak terkait untuk menjawab substansi persoalan. Karena tidak mampu menjelaskan duduk perkara, menghadapi kritik, maupun memberikan penjelasan objektif, akhirnya dipilih cara termudah menggiring opini publik dengan video arsip. Ketika dikonfirmasi langsung, Elnino M. H. Mohi memberikan tanggapan melalui pesan singkat WhatsApp yang justru memperjelas bahwa video itu sudah lama ia kirim dan tidak berkaitan dengan situasi saat ini. Elnino menyampaikan, “Lha, ini ana pe video AI ana kirim so tiga bulan lalu stow karena te Daniel ada minta…” Pernyataan ini menegaskan tiga hal penting: Video tersebut bukan dibuat untuk konteks polemik hari ini. Pihak yang meminta video sudah jelas, yakni Daniel. Elnino sendiri heran mengapa videonya kembali beredar seolah baru direkam. Artinya, ada pihak yang secara sengaja memanfaatkan video lama, memoles ulang, dan mendistribusikannya ke publik demi menutupi masalah yang mereka ciptakan sendiri. Zulfikar, Sekretaris Gerindra Kota Gorontalo, menambahkan, “Jangan jadikan nama Elnino seperti obat nyamuk yang dibakar setiap kali suasana politik memanas. Publik kita tidak selemah itu.” Ia menegaskan, masyarakat Gorontalo memiliki kecerdasan politik yang cukup matang untuk menilai mana dukungan tulus dan mana strategi murahan yang menipu opini publik. Menurut Gerindra, polemik GHM tidak akan selesai hanya dengan memainkan video editan. Masih banyak pertanyaan publik yang perlu dijawab secara terbuka dan tuntas. “Mengalihkan perhatian publik lewat video lama justru membuat masyarakat semakin yakin bahwa ada sesuatu yang disembunyikan,” tandas Zulfikar. Gerindra Kota Gorontalo mendesak Pemerintah Provinsi untuk menghentikan tindakan manipulatif yang memalukan tersebut. “Bahkan mahasiswa komunikasi semester pertama pun tahu bahwa ini trik murahan,” tutupnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>NEWS</strong> &#8211; Partai Gerindra Kota Gorontalo mengecam keras tindakan pihak tertentu yang kembali menayangkan video lama Elnino M. H. Mohi sebagai “bantalan politik” dalam polemik terkait GHM. Menurut Gerindra, tindakan tersebut merupakan bentuk manipulasi komunikasi publik yang merendahkan kecerdasan masyarakat Gorontalo.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Video yang dimaksud direkam pada masa tenang, saat belum terjadi polemik maupun kericuhan publik. Saat itu, dukungan Elnino bersifat umum, manusiawi, dan wajar. Namun, hal yang dinilai tidak etis adalah penggunaan kembali rekaman tersebut dengan narasi seolah-olah video itu dibuat untuk konteks isu politik saat ini.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sekretaris DPC Gerindra Kota Gorontalo menegaskan, “Kalau sebuah program memang benar-benar baik, pemerintah provinsi tidak perlu menyandarkan pembenarannya pada video lama milik orang lain. Pola seperti ini hanya dilakukan oleh pihak yang panik dan kehabisan argumen.”</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Gerindra menilai, langkah tersebut menunjukkan ketidakmampuan pihak terkait untuk menjawab substansi persoalan. Karena tidak mampu menjelaskan duduk perkara, menghadapi kritik, maupun memberikan penjelasan objektif, akhirnya dipilih cara termudah menggiring opini publik dengan video arsip.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ketika dikonfirmasi langsung, Elnino M. H. Mohi memberikan tanggapan melalui pesan singkat WhatsApp yang justru memperjelas bahwa video itu sudah lama ia kirim dan tidak berkaitan dengan situasi saat ini.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Elnino menyampaikan, “Lha, ini ana pe video AI ana kirim so tiga bulan lalu stow karena te Daniel ada minta…”</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pernyataan ini menegaskan tiga hal penting:</p>
<ol class="marker:text-quiet list-decimal">
<li class="py-0 my-0 prose-p:pt-0 prose-p:mb-2 prose-p:my-0 [&amp;&gt;p]:pt-0 [&amp;&gt;p]:mb-2 [&amp;&gt;p]:my-0" style="box-sizing: border-box; scrollbar-color: initial; scrollbar-width: initial; --tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / .5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; padding-inline-start: 0.375em; padding-top: 0px; padding-bottom: 0px; border: 0px solid oklch(var(--foreground-subtler-color));">
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Video tersebut bukan dibuat untuk konteks polemik hari ini.</p>
</li>
<li class="py-0 my-0 prose-p:pt-0 prose-p:mb-2 prose-p:my-0 [&amp;&gt;p]:pt-0 [&amp;&gt;p]:mb-2 [&amp;&gt;p]:my-0" style="box-sizing: border-box; scrollbar-color: initial; scrollbar-width: initial; --tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / .5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; padding-inline-start: 0.375em; padding-top: 0px; padding-bottom: 0px; border: 0px solid oklch(var(--foreground-subtler-color));">
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pihak yang meminta video sudah jelas, yakni Daniel.</p>
</li>
<li class="py-0 my-0 prose-p:pt-0 prose-p:mb-2 prose-p:my-0 [&amp;&gt;p]:pt-0 [&amp;&gt;p]:mb-2 [&amp;&gt;p]:my-0" style="box-sizing: border-box; scrollbar-color: initial; scrollbar-width: initial; --tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / .5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; padding-inline-start: 0.375em; padding-top: 0px; padding-bottom: 0px; border: 0px solid oklch(var(--foreground-subtler-color));">
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Elnino sendiri heran mengapa videonya kembali beredar seolah baru direkam.</p>
</li>
</ol>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Artinya, ada pihak yang secara sengaja memanfaatkan video lama, memoles ulang, dan mendistribusikannya ke publik demi menutupi masalah yang mereka ciptakan sendiri.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Zulfikar, Sekretaris Gerindra Kota Gorontalo, menambahkan, “Jangan jadikan nama Elnino seperti obat nyamuk yang dibakar setiap kali suasana politik memanas. Publik kita tidak selemah itu.”</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia menegaskan, masyarakat Gorontalo memiliki kecerdasan politik yang cukup matang untuk menilai mana dukungan tulus dan mana strategi murahan yang menipu opini publik.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurut Gerindra, polemik GHM tidak akan selesai hanya dengan memainkan video editan. Masih banyak pertanyaan publik yang perlu dijawab secara terbuka dan tuntas.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Mengalihkan perhatian publik lewat video lama justru membuat masyarakat semakin yakin bahwa ada sesuatu yang disembunyikan,” tandas Zulfikar.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Gerindra Kota Gorontalo mendesak Pemerintah Provinsi untuk menghentikan tindakan manipulatif yang memalukan tersebut. “Bahkan mahasiswa komunikasi semester pertama pun tahu bahwa ini trik murahan,” tutupnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gerindra-kota-gorontalo-hentikan-pembohongan-publik-dengan-video-kadaluarsa/">Gerindra Kota Gorontalo: Hentikan Pembohongan Publik dengan Video Kadaluarsa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gerindra-kota-gorontalo-hentikan-pembohongan-publik-dengan-video-kadaluarsa/">Gerindra Kota Gorontalo: Hentikan Pembohongan Publik dengan Video Kadaluarsa</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/gerindra-kota-gorontalo-hentikan-pembohongan-publik-dengan-video-kadaluarsa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
