<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BKSDA Sulawesi Utara Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/bksda-sulawesi-utara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/bksda-sulawesi-utara/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 Jan 2026 09:55:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>BKSDA Sulawesi Utara Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/bksda-sulawesi-utara/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tak Sekadar Tambang, Merdeka Gold Dorong Konservasi di Gorontalo</title>
		<link>https://barakati.id/tak-sekadar-tambang-merdeka-gold-dorong-konservasi-di-gorontalo/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tak-sekadar-tambang-merdeka-gold-dorong-konservasi-di-gorontalo</link>
					<comments>https://barakati.id/tak-sekadar-tambang-merdeka-gold-dorong-konservasi-di-gorontalo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2025 08:50:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[anoa]]></category>
		<category><![CDATA[BKSDA Sulawesi Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Cagar Alam Panua]]></category>
		<category><![CDATA[ESG]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[konservasi keanekaragaman hayati]]></category>
		<category><![CDATA[maleo]]></category>
		<category><![CDATA[Merdeka Gold Resources]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[PPM]]></category>
		<category><![CDATA[praktik pertambangan hijau]]></category>
		<category><![CDATA[rehabilitasi ekosistem]]></category>
		<category><![CDATA[satwa endemik]]></category>
		<category><![CDATA[tambang berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[tanggung jawab sosial perusahaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28916</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tak-sekadar-tambang-merdeka-gold-dorong-konservasi-di-gorontalo/">Tak Sekadar Tambang, Merdeka Gold Dorong Konservasi di Gorontalo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tak-sekadar-tambang-merdeka-gold-dorong-konservasi-di-gorontalo/">Tak Sekadar Tambang, Merdeka Gold Dorong Konservasi di Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Perusahaan tambang emas PT Merdeka Gold Resources Tbk (BEI: EMAS) melalui anak usahanya, PT Gorontalo Sejahtera Mining, tengah menjajaki peluang kerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara. Kolaborasi ini bertujuan mendukung upaya konservasi keanekaragaman hayati di Cagar Alam Panua, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Inisiatif tersebut merupakan bagian dari penguatan implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) serta direncanakan menjadi salah satu program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) perusahaan di bidang lingkungan. Melalui langkah ini, Merdeka Gold Resources berkomitmen menerapkan praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Fokus Program Konservasi Beberapa program strategis yang menjadi fokus pembahasan antara lain: Perlindungan kawasan suaka alam. Konservasi satwa endemik dan dilindungi seperti anoa dan maleo. Pemulihan serta rehabilitasi ekosistem yang terdampak. Penguatan fungsi ekologis kawasan cagar alam sebagai penyangga lingkungan. Monitoring habitat dan populasi satwa secara berkelanjutan. Edukasi serta peningkatan partisipasi masyarakat sekitar kawasan konservasi. Komitmen Penerapan ESG Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk, Boyke P. Abidin, menegaskan bahwa penerapan prinsip ESG telah menjadi bagian integral dari strategi bisnis perusahaan yang mengelola Tambang Emas Pani di Pohuwato. “Implementasi ESG bagi kami bukan sekadar kewajiban kepatuhan, melainkan upaya nyata untuk menghadirkan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat. Rencana kerja sama konservasi di Cagar Alam Panua ini kami posisikan sebagai bagian dari program PPM di bidang lingkungan untuk memastikan manfaat jangka panjang yang berkelanjutan,” ujar Boyke, Senin (29/12/2025). Ia menambahkan, pendekatan kolaboratif dengan otoritas konservasi diharapkan dapat memperkuat perlindungan kawasan lindung sekaligus meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati. Dukungan dari BKSDA Sulawesi Utara Sementara itu, Kepala BKSDA Sulawesi Utara, Askhari DG. Masikki, menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha yang memiliki komitmen terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan sangat penting untuk memperkuat upaya konservasi, terutama dalam menjaga habitat satwa liar dan keberlanjutan kawasan suaka alam. “Sinergi antara sektor swasta dan pemerintah merupakan kunci keberhasilan konservasi berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat perlindungan kawasan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya,” ujarnya. Wujud Nyata Prinsip ESG Melalui inisiatif ini, Merdeka Gold Resources menegaskan komitmennya untuk melaksanakan praktik pertambangan yang bertanggung jawab serta berkontribusi nyata terhadap pencapaian tujuan ESG dan pelestarian keanekaragaman hayati di wilayah operasional perusahaan. Environmental: Perlindungan keanekaragaman hayati, rehabilitasi habitat, dan penguatan fungsi ekologis kawasan konservasi. Social: Peningkatan kapasitas serta partisipasi masyarakat melalui edukasi lingkungan dan program PPM berbasis konservasi. Governance: Tata kelola kolaboratif, transparan, dan selaras dengan kebijakan pemerintah dalam pengelolaan kawasan suaka alam.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pohuwato &#8211; Perusahaan tambang emas <strong>PT Merdeka Gold Resources Tbk (BEI: EMAS)</strong> melalui anak usahanya, <strong>PT Gorontalo Sejahtera Mining</strong>, tengah menjajaki peluang kerja sama dengan <strong>Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara</strong>. Kolaborasi ini bertujuan mendukung upaya <strong>konservasi keanekaragaman hayati</strong> di <strong>Cagar Alam Panua</strong>, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Inisiatif tersebut merupakan bagian dari penguatan implementasi <strong>Environmental, Social, and Governance (ESG)</strong> serta direncanakan menjadi salah satu program <strong>Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM)</strong> perusahaan di bidang lingkungan. Melalui langkah ini, Merdeka Gold Resources berkomitmen menerapkan praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.</p>
<h2 class="mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0">Fokus Program Konservasi</h2>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Beberapa program strategis yang menjadi fokus pembahasan antara lain:</p>
<ol class="marker:text-quiet list-decimal">
<li class="py-0 my-0 prose-p:pt-0 prose-p:mb-2 prose-p:my-0 [&amp;&gt;p]:pt-0 [&amp;&gt;p]:mb-2 [&amp;&gt;p]:my-0" style="box-sizing: border-box; scrollbar-color: initial; scrollbar-width: initial; --tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / .5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; padding-inline-start: 0.375em; padding-top: 0px; padding-bottom: 0px; border: 0px solid oklch(var(--foreground-subtler-color));">
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Perlindungan kawasan suaka alam.</p>
</li>
<li class="py-0 my-0 prose-p:pt-0 prose-p:mb-2 prose-p:my-0 [&amp;&gt;p]:pt-0 [&amp;&gt;p]:mb-2 [&amp;&gt;p]:my-0" style="box-sizing: border-box; scrollbar-color: initial; scrollbar-width: initial; --tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / .5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; padding-inline-start: 0.375em; padding-top: 0px; padding-bottom: 0px; border: 0px solid oklch(var(--foreground-subtler-color));">
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Konservasi satwa endemik dan dilindungi seperti <strong>anoa</strong> dan <strong>maleo</strong>.</p>
</li>
<li class="py-0 my-0 prose-p:pt-0 prose-p:mb-2 prose-p:my-0 [&amp;&gt;p]:pt-0 [&amp;&gt;p]:mb-2 [&amp;&gt;p]:my-0" style="box-sizing: border-box; scrollbar-color: initial; scrollbar-width: initial; --tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / .5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; padding-inline-start: 0.375em; padding-top: 0px; padding-bottom: 0px; border: 0px solid oklch(var(--foreground-subtler-color));">
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pemulihan serta rehabilitasi ekosistem yang terdampak.</p>
</li>
<li class="py-0 my-0 prose-p:pt-0 prose-p:mb-2 prose-p:my-0 [&amp;&gt;p]:pt-0 [&amp;&gt;p]:mb-2 [&amp;&gt;p]:my-0" style="box-sizing: border-box; scrollbar-color: initial; scrollbar-width: initial; --tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / .5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; padding-inline-start: 0.375em; padding-top: 0px; padding-bottom: 0px; border: 0px solid oklch(var(--foreground-subtler-color));">
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Penguatan fungsi ekologis kawasan cagar alam sebagai penyangga lingkungan.</p>
</li>
<li class="py-0 my-0 prose-p:pt-0 prose-p:mb-2 prose-p:my-0 [&amp;&gt;p]:pt-0 [&amp;&gt;p]:mb-2 [&amp;&gt;p]:my-0" style="box-sizing: border-box; scrollbar-color: initial; scrollbar-width: initial; --tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / .5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; padding-inline-start: 0.375em; padding-top: 0px; padding-bottom: 0px; border: 0px solid oklch(var(--foreground-subtler-color));">
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Monitoring habitat dan populasi satwa secara berkelanjutan.</p>
</li>
<li class="py-0 my-0 prose-p:pt-0 prose-p:mb-2 prose-p:my-0 [&amp;&gt;p]:pt-0 [&amp;&gt;p]:mb-2 [&amp;&gt;p]:my-0" style="box-sizing: border-box; scrollbar-color: initial; scrollbar-width: initial; --tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / .5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; padding-inline-start: 0.375em; padding-top: 0px; padding-bottom: 0px; border: 0px solid oklch(var(--foreground-subtler-color));">
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Edukasi serta peningkatan partisipasi masyarakat sekitar kawasan konservasi.</p>
</li>
</ol>
<h2 class="mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0">Komitmen Penerapan ESG</h2>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk, <strong>Boyke P. Abidin</strong>, menegaskan bahwa penerapan prinsip ESG telah menjadi bagian integral dari strategi bisnis perusahaan yang mengelola Tambang Emas Pani di Pohuwato.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Implementasi ESG bagi kami bukan sekadar kewajiban kepatuhan, melainkan upaya nyata untuk menghadirkan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat. Rencana kerja sama konservasi di Cagar Alam Panua ini kami posisikan sebagai bagian dari program PPM di bidang lingkungan untuk memastikan manfaat jangka panjang yang berkelanjutan,” ujar Boyke, Senin (29/12/2025).</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia menambahkan, pendekatan kolaboratif dengan otoritas konservasi diharapkan dapat memperkuat perlindungan kawasan lindung sekaligus meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati.</p>
<h2 class="mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0">Dukungan dari BKSDA Sulawesi Utara</h2>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sementara itu, <strong>Kepala BKSDA Sulawesi Utara, Askhari DG. Masikki</strong>, menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha yang memiliki komitmen terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan sangat penting untuk memperkuat upaya konservasi, terutama dalam menjaga habitat satwa liar dan keberlanjutan kawasan suaka alam.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Sinergi antara sektor swasta dan pemerintah merupakan kunci keberhasilan konservasi berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat perlindungan kawasan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya,” ujarnya.</p>
<h2 class="mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0">Wujud Nyata Prinsip ESG</h2>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Melalui inisiatif ini, Merdeka Gold Resources menegaskan komitmennya untuk melaksanakan praktik pertambangan yang bertanggung jawab serta berkontribusi nyata terhadap pencapaian tujuan ESG dan pelestarian keanekaragaman hayati di wilayah operasional perusahaan.</p>
<ul class="marker:text-quiet list-disc">
<li class="py-0 my-0 prose-p:pt-0 prose-p:mb-2 prose-p:my-0 [&amp;&gt;p]:pt-0 [&amp;&gt;p]:mb-2 [&amp;&gt;p]:my-0" style="box-sizing: border-box; scrollbar-color: initial; scrollbar-width: initial; --tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / .5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; padding-inline-start: 0.375em; padding-top: 0px; padding-bottom: 0px; border: 0px solid oklch(var(--foreground-subtler-color));">
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>Environmental:</strong> Perlindungan keanekaragaman hayati, rehabilitasi habitat, dan penguatan fungsi ekologis kawasan konservasi.</p>
</li>
<li class="py-0 my-0 prose-p:pt-0 prose-p:mb-2 prose-p:my-0 [&amp;&gt;p]:pt-0 [&amp;&gt;p]:mb-2 [&amp;&gt;p]:my-0" style="box-sizing: border-box; scrollbar-color: initial; scrollbar-width: initial; --tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / .5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; padding-inline-start: 0.375em; padding-top: 0px; padding-bottom: 0px; border: 0px solid oklch(var(--foreground-subtler-color));">
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>Social:</strong> Peningkatan kapasitas serta partisipasi masyarakat melalui edukasi lingkungan dan program PPM berbasis konservasi.</p>
</li>
<li class="py-0 my-0 prose-p:pt-0 prose-p:mb-2 prose-p:my-0 [&amp;&gt;p]:pt-0 [&amp;&gt;p]:mb-2 [&amp;&gt;p]:my-0" style="box-sizing: border-box; scrollbar-color: initial; scrollbar-width: initial; --tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / .5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; padding-inline-start: 0.375em; padding-top: 0px; padding-bottom: 0px; border: 0px solid oklch(var(--foreground-subtler-color));">
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>Governance:</strong> Tata kelola kolaboratif, transparan, dan selaras dengan kebijakan pemerintah dalam pengelolaan kawasan suaka alam.
</li>
</ul>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tak-sekadar-tambang-merdeka-gold-dorong-konservasi-di-gorontalo/">Tak Sekadar Tambang, Merdeka Gold Dorong Konservasi di Gorontalo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tak-sekadar-tambang-merdeka-gold-dorong-konservasi-di-gorontalo/">Tak Sekadar Tambang, Merdeka Gold Dorong Konservasi di Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tak-sekadar-tambang-merdeka-gold-dorong-konservasi-di-gorontalo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Empat Jenis Penyu Masih Hidup di Gorontalo, tapi Populasinya Terus Menyusut</title>
		<link>https://barakati.id/empat-jenis-penyu-masih-hidup-di-gorontalo-tapi-populasinya-terus-menyusut/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=empat-jenis-penyu-masih-hidup-di-gorontalo-tapi-populasinya-terus-menyusut</link>
					<comments>https://barakati.id/empat-jenis-penyu-masih-hidup-di-gorontalo-tapi-populasinya-terus-menyusut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2025 14:42:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ancaman Sampah Laut]]></category>
		<category><![CDATA[BKSDA Sulawesi Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Ekosistem Laut Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Konservasi Penyu]]></category>
		<category><![CDATA[Mapala Belantara UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Oluhuta Paradise]]></category>
		<category><![CDATA[Pelestarian Satwa Dilindungi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyu Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Perubahan Iklim]]></category>
		<category><![CDATA[Populasi Penyu Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26607</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/empat-jenis-penyu-masih-hidup-di-gorontalo-tapi-populasinya-terus-menyusut/">Empat Jenis Penyu Masih Hidup di Gorontalo, tapi Populasinya Terus Menyusut</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/empat-jenis-penyu-masih-hidup-di-gorontalo-tapi-populasinya-terus-menyusut/">Empat Jenis Penyu Masih Hidup di Gorontalo, tapi Populasinya Terus Menyusut</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara, Seksi Konservasi Wilayah II Gorontalo, mengingatkan bahwa keberlangsungan penyu di wilayah Gorontalo kian terancam. Berbagai faktor menjadi penyebab, mulai dari aktivitas manusia, pencemaran sampah laut, hingga dampak perubahan iklim. Perwakilan BKSDA, Fransisko Tambunan, mengungkapkan bahwa penyu hijau menjadi salah satu spesies paling rentan terhadap kepunahan. Meski praktik perburuan sudah menurun, tantangan lain justru semakin kompleks. “Di Gorontalo pernah ditemukan sekitar 75 sampai 85 butir telur penyu. Telur itu kami relokasi ke lokasi penetasan agar terhindar dari predator, seperti biawak, burung, maupun manusia. Namun dari jumlah tersebut, hanya sekitar 50 yang berhasil menetas,” ujarnya saat menjadi narasumber dalam diskusi Mapala Belantara FIP UNG di Oluhuta Paradise, Bone Bolango, Sabtu (16/08/2025).", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="281" data-end="611">Gorontalo &#8211; Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara, Seksi Konservasi Wilayah II Gorontalo, mengingatkan bahwa keberlangsungan penyu di wilayah Gorontalo kian terancam. Berbagai faktor menjadi penyebab, mulai dari aktivitas manusia, pencemaran sampah laut, hingga dampak perubahan iklim.</p>
<p data-start="613" data-end="832">Perwakilan BKSDA, <strong data-start="631" data-end="653">Fransisko Tambunan</strong>, mengungkapkan bahwa <strong data-start="675" data-end="750">penyu hijau menjadi salah satu spesies paling rentan terhadap kepunahan</strong>. Meski praktik perburuan sudah menurun, tantangan lain justru semakin kompleks.</p>
<p data-start="834" data-end="1214">“Di Gorontalo pernah ditemukan sekitar 75 sampai 85 butir telur penyu. Telur itu kami relokasi ke lokasi penetasan agar terhindar dari predator, seperti biawak, burung, maupun manusia. Namun dari jumlah tersebut, hanya sekitar 50 yang berhasil menetas,” ujarnya saat menjadi narasumber dalam diskusi Mapala Belantara FIP UNG di Oluhuta Paradise, Bone Bolango, Sabtu (16/08/2025).
<p data-start="834" data-end="1214"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone  wp-image-26609" src="https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-17-at-05.58.04-copy-300x177.jpeg" alt="" width="746" height="440" srcset="https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-17-at-05.58.04-copy-300x177.jpeg 300w, https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-17-at-05.58.04-copy-768x454.jpeg 768w, https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-17-at-05.58.04-copy.jpeg 800w" sizes="(max-width: 746px) 100vw, 746px" /></p>
<p data-start="1216" data-end="1478"><button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Menurut Fransisko, persoalan sampah laut menjadi ancaman nyata. Limbah yang terbawa arus sungai membuat penyu enggan kembali ke lokasi bertelur. Sementara itu, perubahan iklim juga turut memengaruhi jenis kelamin tukik, karena suhu pasir yang tidak stabil. “Kalau habitatnya sudah tercemar, penyu akan meninggalkan tempat itu. Situasi ini berbahaya bagi masa depan populasi mereka,” tegasnya. Berdasarkan data BKSDA, terdapat empat jenis penyu yang masih ditemukan di Gorontalo, yakni penyu sisik, tempayan, belimbing, dan penyu hijau. Karena itu, Fransisko menegaskan bahwa upaya konservasi tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. “Penyu adalah indikator kesehatan laut. Jika mereka punah, maka itu pertanda ekosistem laut kita sedang tidak baik-baik saja,” pungkasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="1216" data-end="1478">Menurut Fransisko, persoalan <strong data-start="1245" data-end="1282">sampah laut menjadi ancaman nyata</strong>. Limbah yang terbawa arus sungai membuat penyu enggan kembali ke lokasi bertelur. Sementara itu, perubahan iklim juga turut memengaruhi jenis kelamin tukik, karena suhu pasir yang tidak stabil.</p>
<p data-start="1480" data-end="1617"><em>“Kalau habitatnya sudah tercemar, penyu akan meninggalkan tempat itu. Situasi ini berbahaya bagi masa depan populasi mereka,” tegasnya.</em></p>
<p data-start="1619" data-end="1866">Berdasarkan data BKSDA, terdapat empat jenis penyu yang masih ditemukan di Gorontalo, yakni penyu sisik, tempayan, belimbing, dan penyu hijau. Karena itu, Fransisko menegaskan bahwa upaya konservasi tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah.</p>
<p data-start="1868" data-end="2008"><em>“Penyu adalah indikator kesehatan laut. Jika mereka punah, maka itu pertanda ekosistem laut kita sedang tidak baik-baik saja,” pungkasnya.</em></p>
<p></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/empat-jenis-penyu-masih-hidup-di-gorontalo-tapi-populasinya-terus-menyusut/">Empat Jenis Penyu Masih Hidup di Gorontalo, tapi Populasinya Terus Menyusut</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/empat-jenis-penyu-masih-hidup-di-gorontalo-tapi-populasinya-terus-menyusut/">Empat Jenis Penyu Masih Hidup di Gorontalo, tapi Populasinya Terus Menyusut</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/empat-jenis-penyu-masih-hidup-di-gorontalo-tapi-populasinya-terus-menyusut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
