<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Budaya lokal Gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/budaya-lokal-gorontalo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/budaya-lokal-gorontalo/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Jun 2026 18:15:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Budaya lokal Gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/budaya-lokal-gorontalo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lomba Koko&#8217;o Antar-Kelurahan Bakal Warnai Festival Pesona Tumbilotohe 2026</title>
		<link>https://barakati.id/lomba-kokoo-antar-kelurahan-bakal-warnai-festival-pesona-tumbilotohe-2026/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=lomba-kokoo-antar-kelurahan-bakal-warnai-festival-pesona-tumbilotohe-2026</link>
					<comments>https://barakati.id/lomba-kokoo-antar-kelurahan-bakal-warnai-festival-pesona-tumbilotohe-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2026 15:11:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[adhan dambea]]></category>
		<category><![CDATA[Agenda Ramadan 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Wisata Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya lokal Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pariwisata Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Show Busana Muslim]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Pesona Tumbilotohe 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Info Gorontalo Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Irwansyah Taha]]></category>
		<category><![CDATA[Ismail madjid]]></category>
		<category><![CDATA[Kebudayaan Adat Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Religius Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Kokoo Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Malam pasang lampu]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi tumbilotohe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30868</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/lomba-kokoo-antar-kelurahan-bakal-warnai-festival-pesona-tumbilotohe-2026/">Lomba Koko&#8217;o Antar-Kelurahan Bakal Warnai Festival Pesona Tumbilotohe 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/lomba-kokoo-antar-kelurahan-bakal-warnai-festival-pesona-tumbilotohe-2026/">Lomba Koko&#8217;o Antar-Kelurahan Bakal Warnai Festival Pesona Tumbilotohe 2026</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Kota Gorontalo - Pemerintah Kota Gorontalo mematangkan kesiapan penyelenggaraan Festival Pesona Tumbilotohe Tahun 2026. Guna menyemarakkan agenda tahunan bernuansa religius tersebut, pemkot meluncurkan inovasi baru berupa perlombaan tradisi Koko\'o (ketukan sahur tradisional) yang akan mempertemukan perwakilan antarkelurahan secara berjenjang. Rencana strategis tersebut dimatangkan dalam rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo Ismail Madjid, didampingi Asisten II Effendy Rauf, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Irwansyah Taha, serta Kepala Bapenda Zamronie Agus di ruang rapat formal, Selasa (10/02/2026). Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, struktur kepanitiaan Festival Pesona Tumbilotohe kali ini didesain untuk melibatkan partisipasi publik secara masif. Rangkaian perayaan akan mengintegrasikan potensi masyarakat akar rumput, kelompok pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat, hingga internal pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Selain mempertahankan inti sakralitas tradisi Tumbilotohe (malam pasang lampu minyak), festival tahun ini dipastikan lebih dinamis dengan hadirnya kompetisi Koko’o. Skema perlombaan akan dimulai dari babak eliminasi di tingkat kecamatan sebelum para pemenang bertarung memperebutkan trofi utama di level kota. “Teknisnya, setiap kecamatan diwajibkan menjaring dan mengirimkan tiga grup terbaik untuk mengikuti seleksi ketat di tingkat kecamatan terlebih dahulu,” jelas Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Gorontalo, Irwansyah Taha, saat memberikan keterangan pers usai rapat. Irwansyah memaparkan, festival ini merupakan manifestasi konkret dari dokumen visi-misi Pemerintah Kota Gorontalo di bawah kepemimpinan Wali Kota Adhan Dambea untuk memperkuat identitas daerah sebagai Kota Religius, khususnya dalam menyambut momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. “Selain menjadi stimulus sektor pariwisata daerah, festival ini mengemban misi sakral untuk melestarikan nilai-nilai luhur kebudayaan adat serta tradisi Tumbilotohe yang telah menjadi silsilah ciri khas tak berwujud milik masyarakat Gorontalo,” imbuhnya. Guna memperkuat syiar keagamaan, dinas terkait juga melibatkan klaster pelajar SMP melalui kompetisi lagu-lagu religi islami. Tidak ketinggalan, atmosfer festival akan diwarnai aksi panggung para pimpinan OPD yang ditantang tampil dalam ajang fashion show busana muslim formal. Mengingat padatnya volume perlombaan yang diadopsi, seluruh rangkaian side-event festival dijadwalkan mulai menghentak sejak 2 Maret 2026 atau bertepatan dengan pertengahan Ramadan. Sementara itu, seremoni pencanangan malam puncak Tumbilotohe (Malam 27-29 Ramadan) diproyeksikan jatuh pada tanggal 16 atau 17 Maret 2026. “Seluruh formulasi kegiatan kreatif-religius yang kami persiapkan ini merupakan instruksi langsung dan atensi khusus dari Pak Wali Kota agar perayaan tahun ini berjalan lebih menyentuh masyarakat,” tutup Irwansyah Taha.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="3">Kota Gorontalo &#8211; Pemerintah Kota Gorontalo mematangkan kesiapan penyelenggaraan Festival Pesona Tumbilotohe Tahun 2026. Guna menyemarakkan agenda tahunan bernuansa religius tersebut, pemkot meluncurkan inovasi baru berupa perlombaan tradisi <i data-path-to-node="3" data-index-in-node="241">Koko&#8217;o</i> (ketukan sahur tradisional) yang akan mempertemukan perwakilan antarkelurahan secara berjenjang.</p>
<p data-path-to-node="4">Rencana strategis tersebut dimatangkan dalam rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo Ismail Madjid, didampingi Asisten II Effendy Rauf, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Irwansyah Taha, serta Kepala Bapenda Zamronie Agus di ruang rapat formal, Selasa (10/02/2026).</p>
<p data-path-to-node="5">Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, struktur kepanitiaan Festival Pesona Tumbilotohe kali ini didesain untuk melibatkan partisipasi publik secara masif. Rangkaian perayaan akan mengintegrasikan potensi masyarakat akar rumput, kelompok pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat, hingga internal pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).</p>
<p data-path-to-node="6">Selain mempertahankan inti sakralitas tradisi <i data-path-to-node="6" data-index-in-node="46">Tumbilotohe</i> (malam pasang lampu minyak), festival tahun ini dipastikan lebih dinamis dengan hadirnya kompetisi <i data-path-to-node="6" data-index-in-node="157">Koko’o</i>. Skema perlombaan akan dimulai dari babak eliminasi di tingkat kecamatan sebelum para pemenang bertarung memperebutkan trofi utama di level kota.</p>
<p data-path-to-node="7">“Teknisnya, setiap kecamatan diwajibkan menjaring dan mengirimkan tiga grup terbaik untuk mengikuti seleksi ketat di tingkat kecamatan terlebih dahulu,” jelas Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Gorontalo, Irwansyah Taha, saat memberikan keterangan pers usai rapat.</p>
<p data-path-to-node="8">Irwansyah memaparkan, festival ini merupakan manifestasi konkret dari dokumen visi-misi Pemerintah Kota Gorontalo di bawah kepemimpinan Wali Kota Adhan Dambea untuk memperkuat identitas daerah sebagai Kota Religius, khususnya dalam menyambut momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.</p>
<p data-path-to-node="9">“Selain menjadi stimulus sektor pariwisata daerah, festival ini mengemban misi sakral untuk melestarikan nilai-nilai luhur kebudayaan adat serta tradisi <i data-path-to-node="9" data-index-in-node="153">Tumbilotohe</i> yang telah menjadi silsilah ciri khas tak berwujud milik masyarakat Gorontalo,” imbuhnya.</p>
<p data-path-to-node="10">Guna memperkuat syiar keagamaan, dinas terkait juga melibatkan klaster pelajar SMP melalui kompetisi lagu-lagu religi islami. Tidak ketinggalan, atmosfer festival akan diwarnai aksi panggung para pimpinan OPD yang ditantang tampil dalam ajang <i data-path-to-node="10" data-index-in-node="243">fashion show</i> busana muslim formal.</p>
<p data-path-to-node="11">Mengingat padatnya volume perlombaan yang diadopsi, seluruh rangkaian side-event festival dijadwalkan mulai menghentak sejak 2 Maret 2026 atau bertepatan dengan pertengahan Ramadan. Sementara itu, seremoni pencanangan malam puncak <i data-path-to-node="11" data-index-in-node="231">Tumbilotohe</i> (Malam 27-29 Ramadan) diproyeksikan jatuh pada tanggal 16 atau 17 Maret 2026.</p>
<p data-path-to-node="12">“Seluruh formulasi kegiatan kreatif-religius yang kami persiapkan ini merupakan instruksi langsung dan atensi khusus dari Pak Wali Kota agar perayaan tahun ini berjalan lebih menyentuh masyarakat,” tutup Irwansyah Taha.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/lomba-kokoo-antar-kelurahan-bakal-warnai-festival-pesona-tumbilotohe-2026/">Lomba Koko&#8217;o Antar-Kelurahan Bakal Warnai Festival Pesona Tumbilotohe 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/lomba-kokoo-antar-kelurahan-bakal-warnai-festival-pesona-tumbilotohe-2026/">Lomba Koko&#8217;o Antar-Kelurahan Bakal Warnai Festival Pesona Tumbilotohe 2026</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/lomba-kokoo-antar-kelurahan-bakal-warnai-festival-pesona-tumbilotohe-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perpustakaan Pohuwato Targetkan 60 Karya Sastra Berbasis Budaya Lokal dalam Program Bimtek Menulis</title>
		<link>https://barakati.id/perpustakaan-pohuwato-targetkan-60-karya-sastra-berbasis-budaya-lokal-dalam-program-bimtek-menulis/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=perpustakaan-pohuwato-targetkan-60-karya-sastra-berbasis-budaya-lokal-dalam-program-bimtek-menulis</link>
					<comments>https://barakati.id/perpustakaan-pohuwato-targetkan-60-karya-sastra-berbasis-budaya-lokal-dalam-program-bimtek-menulis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 14:27:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Antologi budaya Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Bimbingan teknis Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya lokal Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perpustakaan Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Karya sastra berbasis budaya lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Kepenulisan berbasis budaya lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas penulis MOAWOTA Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Menulis budaya lokal kekinian]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan menulis budaya lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Program Bimtek Pohuwato]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=27360</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/perpustakaan-pohuwato-targetkan-60-karya-sastra-berbasis-budaya-lokal-dalam-program-bimtek-menulis/">Perpustakaan Pohuwato Targetkan 60 Karya Sastra Berbasis Budaya Lokal dalam Program Bimtek Menulis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/perpustakaan-pohuwato-targetkan-60-karya-sastra-berbasis-budaya-lokal-dalam-program-bimtek-menulis/">Perpustakaan Pohuwato Targetkan 60 Karya Sastra Berbasis Budaya Lokal dalam Program Bimtek Menulis</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pohuwato telah mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis para peserta didik dengan mengangkat konten budaya lokal. Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Pohuwato, Arman Mohamad, yang juga menjadi narasumber utama, serta ketua komunitas dari Kabupaten Boalemo dan komunitas penulis \"MOAWOTA\" Provinsi Gorontalo. Peserta dari kegiatan ini terdiri dari tenaga pendidik dan para siswa se-Kabupaten Pohuwato. Arman Mohamad dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas para penulis sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap budaya lokal. Ia juga mengajak para penulis untuk menulis dengan gaya kekinian agar tulisan mereka tetap menarik untuk dibaca, meskipun topiknya berbicara mengenai budaya lokal. “Kita hidup di zaman generasi yang berbeda, jadi meskipun berbicara tentang budaya lokal, gaya menulisnya harus kekinian. Gaya ilmiah itu untuk kami, kami jagonya,” ujar Arman. Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Kegemaran Membaca, Yusri Ismail, menambahkan bahwa Bimtek ini diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari guru-guru di wilayah Kabupaten Pohuwato. Kegiatan ini bertujuan agar Dinas Perpustakaan Daerah menghasilkan sebuah antologi budaya lokal yang tertulis dalam sebuah naskah yang nantinya dapat disebarkan kepada seluruh sekolah di Pohuwato sebagai bahan bacaan bagi peserta didik. Yusri juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari dan peserta diberi waktu beberapa minggu ke depan untuk menghasilkan tulisan yang akan diserahkan kepada panitia untuk diedit. “Kami berharap kegiatan ini akan menghasilkan buku yang diterbitkan melalui Perpustakaan Nasional dengan NISN, dan buku ini akan kami simpan di perpustakaan daerah sebagai bahan bacaan bagi pemustaka,” katanya. Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya diberikan teori, tetapi juga dibekali dengan cara menulis konten budaya lokal yang menarik. Ke depannya, diharapkan kegiatan ini dapat menciptakan 60 karya sastra berbasis konten budaya lokal yang dapat diwariskan kepada generasi mendatang. Dengan adanya kegiatan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pohuwato berharap dapat menghasilkan karya-karya penulis muda yang tidak hanya melestarikan budaya lokal, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada dunia melalui tulisan yang menarik.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="139" data-end="713">Pohuwato &#8211; Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pohuwato telah mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis para peserta didik dengan mengangkat konten budaya lokal. Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Pohuwato, Arman Mohamad, yang juga menjadi narasumber utama, serta ketua komunitas dari Kabupaten Boalemo dan komunitas penulis &#8220;MOAWOTA&#8221; Provinsi Gorontalo. Peserta dari kegiatan ini terdiri dari tenaga pendidik dan para siswa se-Kabupaten Pohuwato.</p>
<p data-start="715" data-end="1239">Arman Mohamad dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas para penulis sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap budaya lokal. Ia juga mengajak para penulis untuk menulis dengan gaya kekinian agar tulisan mereka tetap menarik untuk dibaca, meskipun topiknya berbicara mengenai budaya lokal. “Kita hidup di zaman generasi yang berbeda, jadi meskipun berbicara tentang budaya lokal, gaya menulisnya harus kekinian. Gaya ilmiah itu untuk kami, kami jagonya,” ujar Arman.</p>
<p data-start="1241" data-end="1667">Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Kegemaran Membaca, Yusri Ismail, menambahkan bahwa Bimtek ini diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari guru-guru di wilayah Kabupaten Pohuwato. Kegiatan ini bertujuan agar Dinas Perpustakaan Daerah menghasilkan sebuah antologi budaya lokal yang tertulis dalam sebuah naskah yang nantinya dapat disebarkan kepada seluruh sekolah di Pohuwato sebagai bahan bacaan bagi peserta didik.</p>
<p data-start="1669" data-end="2080">Yusri juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari dan peserta diberi waktu beberapa minggu ke depan untuk menghasilkan tulisan yang akan diserahkan kepada panitia untuk diedit. <em>“Kami berharap kegiatan ini akan menghasilkan buku yang diterbitkan melalui Perpustakaan Nasional dengan NISN, dan buku ini akan kami simpan di perpustakaan daerah sebagai bahan bacaan bagi pemustaka,” katanya.</em></p>
<p data-start="2082" data-end="2362">Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya diberikan teori, tetapi juga dibekali dengan cara menulis konten budaya lokal yang menarik. Ke depannya, diharapkan kegiatan ini dapat menciptakan 60 karya sastra berbasis konten budaya lokal yang dapat diwariskan kepada generasi mendatang.</p>
<p data-start="2364" data-end="2633">Dengan adanya kegiatan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pohuwato berharap dapat menghasilkan karya-karya penulis muda yang tidak hanya melestarikan budaya lokal, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada dunia melalui tulisan yang menarik.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/perpustakaan-pohuwato-targetkan-60-karya-sastra-berbasis-budaya-lokal-dalam-program-bimtek-menulis/">Perpustakaan Pohuwato Targetkan 60 Karya Sastra Berbasis Budaya Lokal dalam Program Bimtek Menulis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/perpustakaan-pohuwato-targetkan-60-karya-sastra-berbasis-budaya-lokal-dalam-program-bimtek-menulis/">Perpustakaan Pohuwato Targetkan 60 Karya Sastra Berbasis Budaya Lokal dalam Program Bimtek Menulis</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/perpustakaan-pohuwato-targetkan-60-karya-sastra-berbasis-budaya-lokal-dalam-program-bimtek-menulis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
