<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Buntulia Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/buntulia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/buntulia/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jan 2026 12:25:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Buntulia Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/buntulia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Teguran Keras: DPRD Pohuwato Nilai Kadis Pertanian Abaikan Petani</title>
		<link>https://barakati.id/teguran-keras-dprd-pohuwato-nilai-kadis-pertanian-abaikan-petani/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=teguran-keras-dprd-pohuwato-nilai-kadis-pertanian-abaikan-petani</link>
					<comments>https://barakati.id/teguran-keras-dprd-pohuwato-nilai-kadis-pertanian-abaikan-petani/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2026 12:25:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DPRD POHUWATO]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Buntulia]]></category>
		<category><![CDATA[Delpan Yanjo]]></category>
		<category><![CDATA[dinas pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Dprd pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Duhiadaa]]></category>
		<category><![CDATA[excavator pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[gagal panen]]></category>
		<category><![CDATA[krisis pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Nasir giasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah daerah]]></category>
		<category><![CDATA[petani pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[proyek irigasi]]></category>
		<category><![CDATA[RDPU DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda pohuwato]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29275</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/teguran-keras-dprd-pohuwato-nilai-kadis-pertanian-abaikan-petani/">Teguran Keras: DPRD Pohuwato Nilai Kadis Pertanian Abaikan Petani</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/teguran-keras-dprd-pohuwato-nilai-kadis-pertanian-abaikan-petani/">Teguran Keras: DPRD Pohuwato Nilai Kadis Pertanian Abaikan Petani</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Rabu (28/01/2026), suasana Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) DPRD Kabupaten Pohuwato memanas. Dalam forum tersebut, Wakil Ketua II DPRD Pohuwato, Delpan Yanjo, dengan tegas meminta Sekretaris Daerah (Sekda) agar memberhentikan Kepala Dinas Pertanian. Ia menilai pejabat tersebut bersikap tidak serius dan terkesan memandang enteng keluhan petani di Kecamatan Duhiadaa dan Buntulia. Pernyataan tegas Delpan muncul saat DPRD menggelar RDPU untuk mencari solusi atas gagal panen yang telah terjadi selama dua tahun terakhir. Hingga kini, persoalan yang dihadapi petani tersebut belum menemukan titik terang. Dalam forum itu, sejumlah petani mengadu kepada pemerintah daerah—yang diwakili Sekda Iskandar—mengenai kinerja Dinas Pertanian yang dinilai lamban, terutama dalam menyikapi kebutuhan alat ekskavator. Alat berat tersebut seharusnya digunakan untuk membantu petani mengatasi sedimentasi di lahan sawah, tetapi justru dipakai untuk proyek irigasi di tempat lain. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Iskandar menjelaskan bahwa penggunaan ekskavator untuk proyek irigasi merupakan bagian dari program pemerintah yang bersifat mendesak di Kecamatan Wonggarasi. Menurutnya, telah terjadi salah paham antara petani dan pihak dinas mengenai peruntukan alat tersebut. Namun, penjelasan itu mendapat bantahan keras dari Anggota Komisi III DPRD Pohuwato, Nasir Giasi, yang menilai Dinas Pertanian telah menyalahgunakan fasilitas pemerintah. Ia menegaskan bahwa ekskavator tersebut semestinya dimanfaatkan untuk membantu masyarakat, bukan untuk kepentingan proyek semata. “Alat itu diberikan untuk masyarakat, bukan untuk proyek. Kalau digunakan tidak sesuai peruntukan, tentu kami keberatan,” ujar Nasir dalam sidang tersebut. Sementara itu, Delpan Yanjo mengungkapkan bahwa dirinya telah berupaya menghubungi Kadis Pertanian melalui sambungan telepon guna mempercepat respon terhadap keluhan masyarakat. Namun, hingga kini tidak ada tanggapan yang jelas. “Saya sudah berkomunikasi langsung dengan Kadis Pertanian. Ia beralasan sedang sakit, tapi nyatanya alat ekskavator yang diminta petani belum juga dikembalikan,” tegas Delpan. Menurutnya, hal ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat di dua kecamatan terdampak. Bahkan, salah satu tokoh masyarakat telah berinisiatif mencari cara mendatangkan alat berat untuk mengangkat sedimentasi dan memperbaiki saluran air yang rusak akibat aktivitas tambang dan faktor alam. Sebagai penutup, DPRD Pohuwato dalam kesimpulan rapat memutuskan agar eks­kavator milik Dinas Pertanian segera dikembalikan kepada petani keesokan harinya. Keputusan tersebut menjadi hasil akhir RDPU dan diharapkan dapat mengawali langkah nyata dalam membantu pemulihan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pohuwato &#8211; Rabu (28/01/2026), suasana Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) DPRD Kabupaten Pohuwato memanas. Dalam forum tersebut, <strong>Wakil Ketua II DPRD Pohuwato, Delpan Yanjo</strong>, dengan tegas meminta <strong>Sekretaris Daerah (Sekda)</strong> agar <strong>memberhentikan Kepala Dinas Pertanian</strong>. Ia menilai pejabat tersebut bersikap tidak serius dan terkesan <strong>memandang enteng keluhan petani</strong> di Kecamatan Duhiadaa dan Buntulia.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pernyataan tegas Delpan muncul saat DPRD menggelar RDPU untuk mencari solusi atas <strong>gagal panen yang telah terjadi selama dua tahun terakhir</strong>. Hingga kini, persoalan yang dihadapi petani tersebut belum menemukan titik terang.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam forum itu, sejumlah petani mengadu kepada pemerintah daerah—yang diwakili Sekda Iskandar—mengenai <strong>kinerja Dinas Pertanian yang dinilai lamban</strong>, terutama dalam <strong>menyikapi kebutuhan alat ekskavator</strong>. Alat berat tersebut seharusnya digunakan untuk membantu petani mengatasi sedimentasi di lahan sawah, tetapi justru dipakai untuk proyek irigasi di tempat lain.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menanggapi hal tersebut, <strong>Sekretaris Daerah Iskandar</strong> menjelaskan bahwa penggunaan ekskavator untuk proyek irigasi merupakan bagian dari <strong>program pemerintah yang bersifat mendesak</strong> di Kecamatan Wonggarasi. Menurutnya, telah terjadi <strong>salah paham</strong> antara petani dan pihak dinas mengenai peruntukan alat tersebut.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Namun, penjelasan itu mendapat <strong>bantahan keras dari Anggota Komisi III DPRD Pohuwato, Nasir Giasi</strong>, yang menilai Dinas Pertanian telah menyalahgunakan fasilitas pemerintah. Ia menegaskan bahwa ekskavator tersebut semestinya dimanfaatkan untuk membantu masyarakat, bukan untuk kepentingan proyek semata.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Alat itu diberikan untuk masyarakat, bukan untuk proyek. Kalau digunakan tidak sesuai peruntukan, tentu kami keberatan,” ujar Nasir dalam sidang tersebut.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sementara itu, <strong>Delpan Yanjo mengungkapkan</strong> bahwa dirinya telah berupaya menghubungi <strong>Kadis Pertanian melalui sambungan telepon</strong> guna mempercepat respon terhadap keluhan masyarakat. Namun, hingga kini tidak ada tanggapan yang jelas.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Saya sudah berkomunikasi langsung dengan Kadis Pertanian. Ia beralasan sedang sakit, tapi nyatanya alat ekskavator yang diminta petani belum juga dikembalikan,” tegas Delpan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurutnya, hal ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat di dua kecamatan terdampak. Bahkan, salah satu tokoh masyarakat telah berinisiatif mencari cara mendatangkan alat berat untuk <strong>mengangkat sedimentasi dan memperbaiki saluran air</strong> yang rusak akibat aktivitas tambang dan faktor alam.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sebagai penutup, DPRD Pohuwato dalam kesimpulan rapat memutuskan agar <strong>eks­kavator milik Dinas Pertanian segera dikembalikan kepada petani keesokan harinya</strong>. Keputusan tersebut menjadi <strong>hasil akhir RDPU</strong> dan diharapkan dapat mengawali langkah nyata dalam membantu pemulihan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/teguran-keras-dprd-pohuwato-nilai-kadis-pertanian-abaikan-petani/">Teguran Keras: DPRD Pohuwato Nilai Kadis Pertanian Abaikan Petani</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/teguran-keras-dprd-pohuwato-nilai-kadis-pertanian-abaikan-petani/">Teguran Keras: DPRD Pohuwato Nilai Kadis Pertanian Abaikan Petani</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/teguran-keras-dprd-pohuwato-nilai-kadis-pertanian-abaikan-petani/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Balik Tepuk Tangan Gubernur, Sawah Gorontalo Merana</title>
		<link>https://barakati.id/di-balik-tepuk-tangan-gubernur-sawah-gorontalo-merana/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=di-balik-tepuk-tangan-gubernur-sawah-gorontalo-merana</link>
					<comments>https://barakati.id/di-balik-tepuk-tangan-gubernur-sawah-gorontalo-merana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 12:21:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[APBN 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Buntulia]]></category>
		<category><![CDATA[cetak sawah baru]]></category>
		<category><![CDATA[Duhiadaa]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi desa]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gusnar ismail]]></category>
		<category><![CDATA[hilangnya lahan subur]]></category>
		<category><![CDATA[irigasi pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[krisis pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[petani Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28672</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/di-balik-tepuk-tangan-gubernur-sawah-gorontalo-merana/">Di Balik Tepuk Tangan Gubernur, Sawah Gorontalo Merana</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/di-balik-tepuk-tangan-gubernur-sawah-gorontalo-merana/">Di Balik Tepuk Tangan Gubernur, Sawah Gorontalo Merana</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - Tepuk tangan memecah udara segar Desa Manunggal Karya, Kabupaten Pohuwato. Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, berdiri di atas panggung sederhana untuk menandai dimulainya pembangunan cetak sawah baru. Prosesi peresmian berlangsung meriah: spanduk besar berkibar, kamera wartawan menyorot setiap langkah, dan anggaran senilai Rp207 miliar dari APBN dipamerkan sebagai simbol keseriusan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. “Ini bentuk perhatian Presiden Prabowo. Kita bekerja cepat, masyarakat mendukung,” ujar Gusnar dengan nada optimistis, seakan mengirim gelombang harapan ke seluruh petani di Kecamatan Randangan dan sekitarnya. Ia menjelaskan, saat ini Gorontalo memiliki sekitar 25.000 hektare sawah produktif. Dengan tambahan lahan baru, pemerintah menargetkan produksi padi meningkat dan musim tanam bisa dilakukan hingga tiga kali setahun. Dalam suasana yang penuh antusiasme, harapan itu seolah mengalir lembut di antara ribuan hektare lahan yang akan segera dicetak. Namun, optimisme dari tenda seremonial itu tak sepenuhnya mencerminkan kondisi di lapangan. Beberapa kilometer dari lokasi acara, kenyataan berbicara lain. Di Kabupaten Pohuwato, khususnya di Kecamatan Duhiadaa dan Buntulia, sawah-sawah bukan sedang menunggu masa tanam, melainkan perlahan mati. Tanahnya retak, kering, dan kehilangan daya hidup. Di tengah hamparan lahan gersang, seorang petani bernama Abdurahman Lukum berdiri termenung. Separuh hidupnya ia habiskan di sawah, namun kini hanya bisa menatap tanah yang dulu menjadi sumber harapannya. “Sekitar 80 persen petani di Duhiadaa sudah menyerah. Takut gagal lagi,” tuturnya pelan. Masalah utama datang dari air irigasi yang kini keruh dan pekat membawa sedimen lumpur. Endapan tebal membuat akar padi tak bisa tumbuh. Beberapa petani yang masih berusaha turun ke sawah justru mengalami gatal-gatal akibat buruknya kualitas air. Dulu, karung-karung gabah menumpuk di rumah-rumah mereka. Anak-anak makan dari hasil panen sendiri. Kini, kenyataan berbalik. “Banyak yang harus membeli beras untuk makan sehari-hari,” ujar Abdurahman dengan suara bergetar, menyimpan getir yang sudah terlalu lama ia tahan. Kondisi ini turut menekan perekonomian desa. Biaya pengolahan sawah kini mencapai Rp6 juta per hektare, angka yang sulit dijangkau petani kecil. Pengusaha penggilingan padi yang selama ini menjadi penopang modal petani pun mulai tumbang. Beberapa bahkan berencana menjual mesin gilingan karena terjerat utang dan tak mampu lagi beroperasi.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>Gorontalo</strong> &#8211; Tepuk tangan memecah udara segar Desa Manunggal Karya, Kabupaten Pohuwato. Gubernur Gorontalo, <strong>Gusnar Ismail</strong>, berdiri di atas panggung sederhana untuk menandai dimulainya pembangunan <strong>cetak sawah baru</strong>. Prosesi peresmian berlangsung meriah: spanduk besar berkibar, kamera wartawan menyorot setiap langkah, dan <strong>anggaran senilai Rp207 miliar dari APBN</strong> dipamerkan sebagai simbol keseriusan pemerintah dalam memperkuat <strong>ketahanan pangan nasional</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Ini bentuk perhatian Presiden Prabowo. Kita bekerja cepat, masyarakat mendukung,” ujar Gusnar dengan nada optimistis, seakan mengirim gelombang harapan ke seluruh petani di Kecamatan Randangan dan sekitarnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia menjelaskan, saat ini Gorontalo memiliki sekitar <strong>25.000 hektare sawah produktif</strong>. Dengan tambahan lahan baru, pemerintah menargetkan produksi padi meningkat dan <strong>musim tanam bisa dilakukan hingga tiga kali setahun</strong>. Dalam suasana yang penuh antusiasme, harapan itu seolah mengalir lembut di antara ribuan hektare lahan yang akan segera dicetak.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Namun, optimisme dari tenda seremonial itu tak sepenuhnya mencerminkan kondisi di lapangan. Beberapa kilometer dari lokasi acara, <strong>kenyataan berbicara lain</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Di Kabupaten Pohuwato, khususnya di Kecamatan <strong>Duhiadaa</strong> dan <strong>Buntulia</strong>, sawah-sawah bukan sedang menunggu masa tanam, melainkan <strong>perlahan mati</strong>. Tanahnya retak, kering, dan kehilangan daya hidup.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Di tengah hamparan lahan gersang, seorang petani bernama <strong>Abdurahman Lukum</strong> berdiri termenung. Separuh hidupnya ia habiskan di sawah, namun kini hanya bisa menatap tanah yang dulu menjadi sumber harapannya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Sekitar 80 persen petani di Duhiadaa sudah menyerah. Takut gagal lagi,” tuturnya pelan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Masalah utama datang dari <strong>air irigasi yang kini keruh dan pekat membawa sedimen lumpur</strong>. Endapan tebal membuat akar padi tak bisa tumbuh. Beberapa petani yang masih berusaha turun ke sawah justru mengalami <strong>gatal-gatal</strong> akibat buruknya kualitas air.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dulu, karung-karung gabah menumpuk di rumah-rumah mereka. Anak-anak makan dari hasil panen sendiri. Kini, kenyataan berbalik.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Banyak yang harus membeli beras untuk makan sehari-hari,” ujar Abdurahman dengan suara bergetar, menyimpan getir yang sudah terlalu lama ia tahan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kondisi ini turut menekan perekonomian desa. Biaya pengolahan sawah kini mencapai <strong>Rp6 juta per hektare</strong>, angka yang sulit dijangkau petani kecil. <strong>Pengusaha penggilingan padi yang selama ini menjadi penopang modal petani pun mulai tumbang.</strong> Beberapa bahkan berencana menjual mesin gilingan karena <strong>terjerat utang</strong> dan tak mampu lagi beroperasi.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/di-balik-tepuk-tangan-gubernur-sawah-gorontalo-merana/">Di Balik Tepuk Tangan Gubernur, Sawah Gorontalo Merana</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/di-balik-tepuk-tangan-gubernur-sawah-gorontalo-merana/">Di Balik Tepuk Tangan Gubernur, Sawah Gorontalo Merana</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/di-balik-tepuk-tangan-gubernur-sawah-gorontalo-merana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Insiden Penganiayaan IRT Desa Buntulia Jaya Dilaporkan ke Polres Pohuwato</title>
		<link>https://barakati.id/insiden-penganiayaan-irt-desa-buntulia-jaya-dilaporkan-ke-polres-pohuwato/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=insiden-penganiayaan-irt-desa-buntulia-jaya-dilaporkan-ke-polres-pohuwato</link>
					<comments>https://barakati.id/insiden-penganiayaan-irt-desa-buntulia-jaya-dilaporkan-ke-polres-pohuwato/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Feb 2024 16:08:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Buntulia]]></category>
		<category><![CDATA[penganiyayaan]]></category>
		<category><![CDATA[POLRES Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Pohuwato]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=20546</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/insiden-penganiayaan-irt-desa-buntulia-jaya-dilaporkan-ke-polres-pohuwato/">Insiden Penganiayaan IRT Desa Buntulia Jaya Dilaporkan ke Polres Pohuwato</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/insiden-penganiayaan-irt-desa-buntulia-jaya-dilaporkan-ke-polres-pohuwato/">Insiden Penganiayaan IRT Desa Buntulia Jaya Dilaporkan ke Polres Pohuwato</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Desa Buntulia Jaya melaporkan kasus penganiayaan yang dialaminya ke Mapolres Pohuwato setelah merasa dianiaya oleh sejumlah orang. Peristiwa tersebut bermula dari masalah pipa PDAM yang tidak mengalir air ke rumah Sry Hatim Tangahu, IRT yang menjadi korban. Korban awalnya menanyakan perihal pipa tersebut kepada tetangganya, Rusni Humonggio, pada Jumat (09/2/24). Namun, menurut pengakuan korban, ia hanya mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dan akhirnya mengalami tindakan penganiayaan. \"Saya dianiaya dan dikeroyok oleh Rusni Humonggio, Kartin Humonggio, dan Eby Usman,\" ungkapnya kepada awak media. Akibat penganiayaan tersebut, Sry mengalami lebam di beberapa bagian tubuhnya. Merasa mendapatkan perlakuan yang tidak adil dan berujung pada pengeroyokan, Sry segera mengadukan masalah ini kepada Kepala Desa Buntulia Jaya. Berdasarkan arahan dari Bunda Buntulia Jaya, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pohuwato. Sry menjelaskan bahwa ia telah melaporkan mereka ke polisi pada hari yang sama. \"Saya sudah melaporkan mereka ke Polres Pohuwato,\" terangnya. Sry juga menjelaskan bahwa ia telah menjalani visum, dan akibat dari pengeroyokan tersebut, jilbab yang dikenakannya sobek, serta bagian tubuhnya seperti dada, kepala, dan belakang mengalami rasa sakit. \"Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada konfirmasi dari pihak Polres Pohuwato,\" tambahnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Desa Buntulia Jaya melaporkan kasus penganiayaan yang dialaminya ke Mapolres Pohuwato setelah merasa dianiaya oleh sejumlah orang.</p>
<p>Peristiwa tersebut bermula dari masalah pipa PDAM yang tidak mengalir air ke rumah Sry Hatim Tangahu, IRT yang menjadi korban. Korban awalnya menanyakan perihal pipa tersebut kepada tetangganya, Rusni Humonggio, pada Jumat (09/2/24). Namun, menurut pengakuan korban, ia hanya mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dan akhirnya mengalami tindakan penganiayaan.</p>
<p>&#8220;Saya dianiaya dan dikeroyok oleh Rusni Humonggio, Kartin Humonggio, dan Eby Usman,&#8221; ungkapnya kepada awak media.</p>
<p>Akibat penganiayaan tersebut, Sry mengalami lebam di beberapa bagian tubuhnya. Merasa mendapatkan perlakuan yang tidak adil dan berujung pada pengeroyokan, Sry segera mengadukan masalah ini kepada Kepala Desa Buntulia Jaya.</p>
<p>Berdasarkan arahan dari Bunda Buntulia Jaya, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pohuwato. Sry menjelaskan bahwa ia telah melaporkan mereka ke polisi pada hari yang sama.</p>
<p>&#8220;Saya sudah melaporkan mereka ke Polres Pohuwato,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sry juga menjelaskan bahwa ia telah menjalani visum, dan akibat dari pengeroyokan tersebut, jilbab yang dikenakannya sobek, serta bagian tubuhnya seperti dada, kepala, dan belakang mengalami rasa sakit.</p>
<p>&#8220;Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada konfirmasi dari pihak Polres Pohuwato,&#8221; tambahnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/insiden-penganiayaan-irt-desa-buntulia-jaya-dilaporkan-ke-polres-pohuwato/">Insiden Penganiayaan IRT Desa Buntulia Jaya Dilaporkan ke Polres Pohuwato</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/insiden-penganiayaan-irt-desa-buntulia-jaya-dilaporkan-ke-polres-pohuwato/">Insiden Penganiayaan IRT Desa Buntulia Jaya Dilaporkan ke Polres Pohuwato</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/insiden-penganiayaan-irt-desa-buntulia-jaya-dilaporkan-ke-polres-pohuwato/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kerusakan Lingkungan di Pohuwato Terus Berlanjut, Alat Berat Escavator Aktif di Botudulanga</title>
		<link>https://barakati.id/kerusakan-lingkungan-di-pohuwato-terus-berlanjut-alat-berat-escavator-aktif-di-botudulanga/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kerusakan-lingkungan-di-pohuwato-terus-berlanjut-alat-berat-escavator-aktif-di-botudulanga</link>
					<comments>https://barakati.id/kerusakan-lingkungan-di-pohuwato-terus-berlanjut-alat-berat-escavator-aktif-di-botudulanga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jan 2024 03:00:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Buntulia]]></category>
		<category><![CDATA[Dlh Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[ekskavator]]></category>
		<category><![CDATA[harson ali]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=20201</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kerusakan-lingkungan-di-pohuwato-terus-berlanjut-alat-berat-escavator-aktif-di-botudulanga/">Kerusakan Lingkungan di Pohuwato Terus Berlanjut, Alat Berat Escavator Aktif di Botudulanga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kerusakan-lingkungan-di-pohuwato-terus-berlanjut-alat-berat-escavator-aktif-di-botudulanga/">Kerusakan Lingkungan di Pohuwato Terus Berlanjut, Alat Berat Escavator Aktif di Botudulanga</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb4" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Aktivitas pengrusakan lingkungan di beberapa wilayah Kabupaten Pohuwato semakin menjadi sorotan, dan sulit dihentikan. Beberapa pelaku usaha pertambangan menggunakan alat berat jenis ekskavator, dan tampaknya ada keberanian besar di balik tindakan mereka. Pantauan media pada Jumat sore (26/01/24) di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, menunjukkan bahwa pengrusakan lingkungan terus berlangsung dengan menggunakan ekskavator. Bahkan, terlihat ekskavator baru masuk ke wilayah tersebut tanpa rasa takut terhadap aparat penegak hukum. Kapolres Pohuwato, AKBP Winarno, merespons informasi ini dengan memberikan tanggapan positif. Dia menyampaikan terima kasih atas informasi yang diberikan. Sebelumnya, aktivis Harson Ali dari Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) menyoroti kerusakan lingkungan ini. Dia menekankan bahwa tim yang turun ke lapangan menemukan bukti kerusakan lingkungan yang signifikan, bahkan setelah hujan mengakibatkan banjir dan genangan di wilayah tersebut. Harson Ali juga menyebut bahwa tim KPH wilayah III Pohuwato menemukan bukti kerusakan lingkungan di Desa Karya Baru Dengilo, termasuk aktivitas ekskavator yang merusak lingkungan. LAI telah mengantongi dokumen foto dan video sebagai bukti kerusakan lingkungan. Pihak DLH Pohuwato dan KPH wilayah III Pohuwato memberikan apresiasi terhadap turunnya LAI untuk melihat langsung kerusakan lingkungan di wilayah tersebut. Harapannya, hasil investigasi ini akan memberikan rekomendasi yang memadai.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Aktivitas pengrusakan lingkungan di beberapa wilayah Kabupaten Pohuwato semakin menjadi sorotan, dan sulit dihentikan. Beberapa pelaku usaha pertambangan menggunakan alat berat jenis ekskavator, dan tampaknya ada keberanian besar di balik tindakan mereka.</p>
<p>Pantauan media pada Jumat sore (26/01/24) di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, menunjukkan bahwa pengrusakan lingkungan terus berlangsung dengan menggunakan ekskavator. Bahkan, terlihat ekskavator baru masuk ke wilayah tersebut tanpa rasa takut terhadap aparat penegak hukum.</p>
<p>Kapolres Pohuwato, AKBP Winarno, merespons informasi ini dengan memberikan tanggapan positif. Dia menyampaikan terima kasih atas informasi yang diberikan.</p>
<p>Sebelumnya, aktivis Harson Ali dari Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) menyoroti kerusakan lingkungan ini. Dia menekankan bahwa tim yang turun ke lapangan menemukan bukti kerusakan lingkungan yang signifikan, bahkan setelah hujan mengakibatkan banjir dan genangan di wilayah tersebut.</p>
<p>Harson Ali juga menyebut bahwa tim KPH wilayah III Pohuwato menemukan bukti kerusakan lingkungan di Desa Karya Baru Dengilo, termasuk aktivitas ekskavator yang merusak lingkungan. LAI telah mengantongi dokumen foto dan video sebagai bukti kerusakan lingkungan.</p>
<p>Pihak DLH Pohuwato dan KPH wilayah III Pohuwato memberikan apresiasi terhadap turunnya LAI untuk melihat langsung kerusakan lingkungan di wilayah tersebut. Harapannya, hasil investigasi ini akan memberikan rekomendasi yang memadai.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kerusakan-lingkungan-di-pohuwato-terus-berlanjut-alat-berat-escavator-aktif-di-botudulanga/">Kerusakan Lingkungan di Pohuwato Terus Berlanjut, Alat Berat Escavator Aktif di Botudulanga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kerusakan-lingkungan-di-pohuwato-terus-berlanjut-alat-berat-escavator-aktif-di-botudulanga/">Kerusakan Lingkungan di Pohuwato Terus Berlanjut, Alat Berat Escavator Aktif di Botudulanga</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/kerusakan-lingkungan-di-pohuwato-terus-berlanjut-alat-berat-escavator-aktif-di-botudulanga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Saipul Mbuinga Sediakan Menu Buka Puasa Bagi Jama&#8217;ah Masjid Al-Munawwarah</title>
		<link>https://barakati.id/saipul-mbuinga-sediakan-menu-buka-puasa-bagi-jamaah-masjid-al-munawwarah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=saipul-mbuinga-sediakan-menu-buka-puasa-bagi-jamaah-masjid-al-munawwarah</link>
					<comments>https://barakati.id/saipul-mbuinga-sediakan-menu-buka-puasa-bagi-jamaah-masjid-al-munawwarah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Mar 2023 18:50:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Buka puasa bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Buntulia]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Saipul mbuinga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=17211</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/saipul-mbuinga-sediakan-menu-buka-puasa-bagi-jamaah-masjid-al-munawwarah/">Saipul Mbuinga Sediakan Menu Buka Puasa Bagi Jama&#8217;ah Masjid Al-Munawwarah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/saipul-mbuinga-sediakan-menu-buka-puasa-bagi-jamaah-masjid-al-munawwarah/">Saipul Mbuinga Sediakan Menu Buka Puasa Bagi Jama&#8217;ah Masjid Al-Munawwarah</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb5" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb5.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga bersama istri, Selvi Mbuinga Monoarfa mendapat bagian menjadi petugas buka puasa di masjid Al-Munawwarah Desa Sipatana, Kecamatan Buntulia. Buka puasa ini menjadi rutin bagi Saipul dan keluarga yang menetap di Desa Sipatana. Tepat hari keempat ramadhan, Bupati Saipul Mbuinga bersama istri menyediakan menu buka puasa kepada jemaah masjid Al-Munawwarah, (26/3/2023). Diketahui pula, sejak masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Pohuwato hingga saat ini menjadi bupati, Saipul Mbuinga masih menjadi Ketua Takmirul Masjid Al-Munawwarah yang berada di Desa Sipatana. Seperti warga lainnya yang mendapat tugas memberikan buka puasa, bupati Pohuwato bersama istri terlihat antusias menyediakan menu buka puasa yang dihadiri para pejabat, tokoh masyarakat, para jurnalis dan masyarakat setempat. Bupati Saipul menyampaikan buka bersama di masjid menjadi rutinitas setiap bulan ramadan. Ia mengatakan, pada hari keempat mendapat giliran sebagai petugas buka puasa dan menyediakan menu untuk jamaah masjid. “Terima kasih kepada para pejabat, para jurnalis dan masyarakat yang sama-sama hadir melakukan buka bersama di hari keempat bulan ramadhan 1444 hijriah,..\" \"Kita berdoa semoga di bulan ramadhan ini semua amalan baik diterima oleh Allah SWT, dan insyaallah tetap diberikan kekuatan dan kesehatan sampai selesai ramadhan dan juga sampai hari kemenangan atau hari raya idul fitri dapat kita laksanakan,\" ungkap Bupati Saipul.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga bersama istri, Selvi Mbuinga Monoarfa mendapat bagian menjadi petugas buka puasa di masjid Al-Munawwarah Desa Sipatana, Kecamatan Buntulia.</p>
<p>Buka puasa ini menjadi rutin bagi Saipul dan keluarga yang menetap di Desa Sipatana. Tepat hari keempat ramadhan, Bupati Saipul Mbuinga bersama istri menyediakan menu buka puasa kepada jemaah masjid Al-Munawwarah, (26/3/2023).</p>
<p>Diketahui pula, sejak masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Pohuwato hingga saat ini menjadi bupati, Saipul Mbuinga masih menjadi Ketua Takmirul Masjid Al-Munawwarah yang berada di Desa Sipatana.</p>
<p>Seperti warga lainnya yang mendapat tugas memberikan buka puasa, bupati Pohuwato bersama istri terlihat antusias menyediakan menu buka puasa yang dihadiri para pejabat, tokoh masyarakat, para jurnalis dan masyarakat setempat.</p>
<p>Bupati Saipul menyampaikan buka bersama di masjid menjadi rutinitas setiap bulan ramadan. Ia mengatakan, pada hari keempat mendapat giliran sebagai petugas buka puasa dan menyediakan menu untuk jamaah masjid.</p>
<p>“Terima kasih kepada para pejabat, para jurnalis dan masyarakat yang sama-sama hadir melakukan buka bersama di hari keempat bulan ramadhan 1444 hijriah,..&#8221;</p>
<p>&#8220;Kita berdoa semoga di bulan ramadhan ini semua amalan baik diterima oleh Allah SWT, dan insyaallah tetap diberikan kekuatan dan kesehatan sampai selesai ramadhan dan juga sampai hari kemenangan atau hari raya idul fitri dapat kita laksanakan,&#8221; ungkap Bupati Saipul.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/saipul-mbuinga-sediakan-menu-buka-puasa-bagi-jamaah-masjid-al-munawwarah/">Saipul Mbuinga Sediakan Menu Buka Puasa Bagi Jama&#8217;ah Masjid Al-Munawwarah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/saipul-mbuinga-sediakan-menu-buka-puasa-bagi-jamaah-masjid-al-munawwarah/">Saipul Mbuinga Sediakan Menu Buka Puasa Bagi Jama&#8217;ah Masjid Al-Munawwarah</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/saipul-mbuinga-sediakan-menu-buka-puasa-bagi-jamaah-masjid-al-munawwarah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Suharsi Igirisa Hadiri Sertijab Camat Buntulia Lama ke Yang Baru</title>
		<link>https://barakati.id/suharsi-igirisa-hadiri-sertijab-camat-buntulia-lama-ke-yang-baru/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=suharsi-igirisa-hadiri-sertijab-camat-buntulia-lama-ke-yang-baru</link>
					<comments>https://barakati.id/suharsi-igirisa-hadiri-sertijab-camat-buntulia-lama-ke-yang-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2023 21:23:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bkpsdm]]></category>
		<category><![CDATA[Buntulia]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Suharsi igirisa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=16506</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/suharsi-igirisa-hadiri-sertijab-camat-buntulia-lama-ke-yang-baru/">Suharsi Igirisa Hadiri Sertijab Camat Buntulia Lama ke Yang Baru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/suharsi-igirisa-hadiri-sertijab-camat-buntulia-lama-ke-yang-baru/">Suharsi Igirisa Hadiri Sertijab Camat Buntulia Lama ke Yang Baru</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb6" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb6.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa didampingi Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Rahmat Maruf, menghadiri acara serah terima jabatan (sertijab) Camat Buntulia, Rabu (11/01/2023). Suharsi Igirisa menekankan kepada camat yang baru dilantik maupun kepada seluruh penyelenggara pemerintahan di kecamatan Buntulia untuk melakukan terobosan dan inovasi yang terbaik bagi kepentingan masyarakat. \"Kami mengingatkan dalam menjalankan tugas agar senantiasa berpatokan pada peraturan perundangan yang berlaku serta menghindarkan diri dari perbuatan yang merugikan diri sendiri, pemerintah daerah dan juga masyarakat,\" Tegas Suharsi. Selain itu, Suharsi juga mengimbau untuk menjalin kerja sama dengan seluruh aparatur kecamatan dalam menjalankan agenda pemerintahan, pembangunan, pelayanan, serta pemberdayaan pada masyarakat untuk mewujudkan kecamatan Buntulia yang lebih maju. “Sebagai seorang camat harus senantiasa meningkatkan kepekaan dan kemampuan merespon segala permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat, sebagai wujud perubahan paradigma menuju pemerintahan yang lebih baik,\" kata Suharsi. Terakhir, Suharsi berharap perjalanan camat yang baru dilantik ini menuju kecamatan Buntulia yang lebih baik agar mendapat dukungan dari semua pihak dan unsur masyarakat. Karena sebesar apapun usaha yang dilakukan oleh camat tanpa adanya dukungan tidak akan berhasil. \"Atas nama pemerintah daerah kami menyampaikan selamat dan sukses kepada Pak Syaiful Hunta sebagai camat buntulia. Begitu pula kepada camat yang lama Pak Irfan Lalu kami sampaikan ucapan terima kasih atas pengabdiannya dan selamat pula atas jabatan baru sebagai Sekretaris Dinas PMD,\" Pungkasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa didampingi Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Rahmat Maruf, menghadiri acara serah terima jabatan (sertijab) Camat Buntulia, Rabu (11/01/2023).</p>
<p>Suharsi Igirisa menekankan kepada camat yang baru dilantik maupun kepada seluruh penyelenggara pemerintahan di kecamatan Buntulia untuk melakukan terobosan dan inovasi yang terbaik bagi kepentingan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kami mengingatkan dalam menjalankan tugas agar senantiasa berpatokan pada peraturan perundangan yang berlaku serta menghindarkan diri dari perbuatan yang merugikan diri sendiri, pemerintah daerah dan juga masyarakat,&#8221; Tegas Suharsi.</p>
<p>Selain itu, Suharsi juga mengimbau untuk menjalin kerja sama dengan seluruh aparatur kecamatan dalam menjalankan agenda pemerintahan, pembangunan, pelayanan, serta pemberdayaan pada masyarakat untuk mewujudkan kecamatan Buntulia yang lebih maju.</p>
<p>“Sebagai seorang camat harus senantiasa meningkatkan kepekaan dan kemampuan merespon segala permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat, sebagai wujud perubahan paradigma menuju pemerintahan yang lebih baik,&#8221; kata Suharsi.</p>
<p>Terakhir, Suharsi berharap perjalanan camat yang baru dilantik ini menuju kecamatan Buntulia yang lebih baik agar mendapat dukungan dari semua pihak dan unsur masyarakat. Karena sebesar apapun usaha yang dilakukan oleh camat tanpa adanya dukungan tidak akan berhasil.</p>
<p>&#8220;Atas nama pemerintah daerah kami menyampaikan selamat dan sukses kepada Pak Syaiful Hunta sebagai camat buntulia. Begitu pula kepada camat yang lama Pak Irfan Lalu kami sampaikan ucapan terima kasih atas pengabdiannya dan selamat pula atas jabatan baru sebagai Sekretaris Dinas PMD,&#8221; Pungkasnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/suharsi-igirisa-hadiri-sertijab-camat-buntulia-lama-ke-yang-baru/">Suharsi Igirisa Hadiri Sertijab Camat Buntulia Lama ke Yang Baru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/suharsi-igirisa-hadiri-sertijab-camat-buntulia-lama-ke-yang-baru/">Suharsi Igirisa Hadiri Sertijab Camat Buntulia Lama ke Yang Baru</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/suharsi-igirisa-hadiri-sertijab-camat-buntulia-lama-ke-yang-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Saipul Jenguk Warganya Yang Sakit di Kota Madinah</title>
		<link>https://barakati.id/saipul-jenguk-warganya-yang-sakit-di-kota-madinah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=saipul-jenguk-warganya-yang-sakit-di-kota-madinah</link>
					<comments>https://barakati.id/saipul-jenguk-warganya-yang-sakit-di-kota-madinah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Oct 2022 04:00:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Buntulia]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Saipul mbuinga]]></category>
		<category><![CDATA[Warga sakit di madinah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=15765</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/saipul-jenguk-warganya-yang-sakit-di-kota-madinah/">Saipul Jenguk Warganya Yang Sakit di Kota Madinah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/saipul-jenguk-warganya-yang-sakit-di-kota-madinah/">Saipul Jenguk Warganya Yang Sakit di Kota Madinah</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb7" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb7.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Ditengah kesibukan melaksanakan ibadah umrah di Madinah, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga menyempatkan waktu menjenguk salah satu warga asal Pohuwato yang sedang sakit. Ustazah Astima Malaka (60) warga asal Kecamatan Buntulia ini, kurang lebih 40 tahun sejak 1982 berada di Madinah bersama suaminya. Hanya saja saat ini ibu tersebut hidup bersama lima anaknya, karena suaminya yang merupakan warga Provinsi Sulawesi Tengah kurang lebih lima tahun lalu meninggal dunia. Bupati Saipul Mbuinga bersama Anggota DPRD Pohuwato, Otan Mamu dan sejumlah jemaah umrah asal Pohuwato melihat langsung ibu Astima Malaka di rumah kontrakannya. Pada peninjauan itu bupati memberikan bantuan berupa materi (19/10/2022). Otan Mamu selaku Tour Leader ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa orang nomor satu di Pohuwato itu menjenguk ibu Astima. Dalam peninjauan itu, Bupati Saipul Mbuinga memberikan semangat kepada Ustazah Astima Malaka yang sedang mengalami stroke. \"Diharapkan tetap sabar dalam menghadapi ujian ini dan terus berdoa semoga Allah SWT dapat menyembuhkan penyakit tersebut,\" Ujarnya. Kepada anak-anak, Bupati Saipul berharap untuk terus mencari obat untuk kesembuhan orang tua. Terus diminta sabar dan tabah dalam mengurus ibu yang melahirkan dan membesarkan anak-anaknya. \"Jangan lupa pula berdoa insyaallah penyakit yang sudah hampir setahun tersebut bisa diangkat oleh Allah,\" Ungkapnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p><span style="font-size: inherit;">POHUWATO &#8211; Ditengah kesibukan melaksanakan ibadah umrah di Madinah, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga menyempatkan waktu menjenguk salah satu warga asal Pohuwato yang sedang sakit.</span></p>
<p>Ustazah Astima Malaka (60) warga asal Kecamatan Buntulia ini, kurang lebih 40 tahun sejak 1982 berada di Madinah bersama suaminya. Hanya saja saat ini ibu tersebut hidup bersama lima anaknya, karena suaminya yang merupakan warga Provinsi Sulawesi Tengah kurang lebih lima tahun lalu meninggal dunia.</p>
<p>Bupati Saipul Mbuinga bersama Anggota DPRD Pohuwato, Otan Mamu dan sejumlah jemaah umrah asal Pohuwato melihat langsung ibu Astima Malaka di rumah kontrakannya. Pada peninjauan itu bupati memberikan bantuan berupa materi (19/10/2022).</p>
<p>Otan Mamu selaku Tour Leader ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa orang nomor satu di Pohuwato itu menjenguk ibu Astima. Dalam peninjauan itu, Bupati Saipul Mbuinga memberikan semangat kepada Ustazah Astima Malaka yang sedang mengalami stroke.</p>
<p>&#8220;Diharapkan tetap sabar dalam menghadapi ujian ini dan terus berdoa semoga Allah SWT dapat menyembuhkan penyakit tersebut,&#8221; Ujarnya.</p>
<p>Kepada anak-anak, Bupati Saipul berharap untuk terus mencari obat untuk kesembuhan orang tua. Terus diminta sabar dan tabah dalam mengurus ibu yang melahirkan dan membesarkan anak-anaknya.</p>
<p>&#8220;Jangan lupa pula berdoa insyaallah penyakit yang sudah hampir setahun tersebut bisa diangkat oleh Allah,&#8221; Ungkapnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/saipul-jenguk-warganya-yang-sakit-di-kota-madinah/">Saipul Jenguk Warganya Yang Sakit di Kota Madinah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/saipul-jenguk-warganya-yang-sakit-di-kota-madinah/">Saipul Jenguk Warganya Yang Sakit di Kota Madinah</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/saipul-jenguk-warganya-yang-sakit-di-kota-madinah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korban Kebakaran Di Buntulia Terima Bantuan Dari Pemda Pohuwato</title>
		<link>https://barakati.id/korban-kebakaran-di-buntulia-terima-bantuan-dari-pemda-pohuwato/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=korban-kebakaran-di-buntulia-terima-bantuan-dari-pemda-pohuwato</link>
					<comments>https://barakati.id/korban-kebakaran-di-buntulia-terima-bantuan-dari-pemda-pohuwato/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Dec 2021 13:20:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Buntulia]]></category>
		<category><![CDATA[korban kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Saipul mbuinga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=12571</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/korban-kebakaran-di-buntulia-terima-bantuan-dari-pemda-pohuwato/">Korban Kebakaran Di Buntulia Terima Bantuan Dari Pemda Pohuwato</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/korban-kebakaran-di-buntulia-terima-bantuan-dari-pemda-pohuwato/">Korban Kebakaran Di Buntulia Terima Bantuan Dari Pemda Pohuwato</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb8" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb8.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Selaku pemerintah daerah, Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga mengaku merasa prihatin atas kejadian yang menimpa dua kepala keluarga yang rumahnya hangus terbakar pada awal Desember di Dusun Mootilango, Desa Buntulia Barat, Kecamatan Duhiadaa. \"Tentu atas kejadian ini pemda tidak tinggal diam, melainkan ada bantuan dari dinas terkait. Bahkan saat ini dari dinas perkim telah membantu berupa bahan bangunan,\" Ungkap Saipul, (20/12/2021), Kepada korban, Saipul meminta mereka bersabar atas musibah yang terjadi. Ia juga menambahkan kepada dermawan yang mau menyumbang di silahkan, demikian dengan penggalangan dari pemerintah Desa Buntulia Barat sangat diapresiasi. “Ini adalah langkah baik dari pemdes, semoga dengan bantuan kita bersama, kedua korban kebakaran ini bisa kembali memiliki rumah atau tempat tinggal,\" Ujar Bupati. Pada kesempatan itu, Bupati Saipul Mbuinga juga menyerahkan santunan penggalangan dana dari pemerintah Desa Buntulia Barat kepada kedua kepala keluarga. Terpisah, Plt. Kadis Perkim, Anwar Sadat menambahkan, kedua korban kebakaran tersebut mendapat bantuan bahan bangunan yang masing-masing bila dirupiahkan sebesar Rp. 35 Juta perorang. \"Semoga bantuan ini bisa memberikan keringanan bagi mereka yang mengalami musibah,\" Kata Anwar.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Selaku pemerintah daerah, Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga mengaku merasa prihatin atas kejadian yang menimpa dua kepala keluarga yang rumahnya hangus terbakar pada awal Desember di Dusun Mootilango, Desa Buntulia Barat, Kecamatan Duhiadaa.</p>
<p>&#8220;Tentu atas kejadian ini pemda tidak tinggal diam, melainkan ada bantuan dari dinas terkait. Bahkan saat ini dari dinas perkim telah membantu berupa bahan bangunan,&#8221; Ungkap Saipul, (20/12/2021),</p>
<p>Kepada korban, Saipul meminta mereka bersabar atas musibah yang terjadi. Ia juga menambahkan kepada dermawan yang mau menyumbang di silahkan, demikian dengan penggalangan dari pemerintah Desa Buntulia Barat sangat diapresiasi.</p>
<p>“Ini adalah langkah baik dari pemdes, semoga dengan bantuan kita bersama, kedua korban kebakaran ini bisa kembali memiliki rumah atau tempat tinggal,&#8221; Ujar Bupati.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Bupati Saipul Mbuinga juga menyerahkan santunan penggalangan dana dari pemerintah Desa Buntulia Barat kepada kedua kepala keluarga.</p>
<p>Terpisah, Plt. Kadis Perkim, Anwar Sadat menambahkan, kedua korban kebakaran tersebut mendapat bantuan bahan bangunan yang masing-masing bila dirupiahkan sebesar Rp. 35 Juta perorang.</p>
<p>&#8220;Semoga bantuan ini bisa memberikan keringanan bagi mereka yang mengalami musibah,&#8221; Kata Anwar.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/korban-kebakaran-di-buntulia-terima-bantuan-dari-pemda-pohuwato/">Korban Kebakaran Di Buntulia Terima Bantuan Dari Pemda Pohuwato</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/korban-kebakaran-di-buntulia-terima-bantuan-dari-pemda-pohuwato/">Korban Kebakaran Di Buntulia Terima Bantuan Dari Pemda Pohuwato</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/korban-kebakaran-di-buntulia-terima-bantuan-dari-pemda-pohuwato/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sejumlah Kades Se Kecamatan Buntulia Ikuti Pertemuan Bersama Bupati</title>
		<link>https://barakati.id/sejumlah-kades-se-kecamatan-buntulia-ikuti-pertemuan-bersama-bupati/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sejumlah-kades-se-kecamatan-buntulia-ikuti-pertemuan-bersama-bupati</link>
					<comments>https://barakati.id/sejumlah-kades-se-kecamatan-buntulia-ikuti-pertemuan-bersama-bupati/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Aug 2021 14:54:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Buntulia]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Saipul mbuinga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=10675</guid>

					<description><![CDATA[<p>POHUWATO &#8211; Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga melakukan pertemuan dengan sejumlah Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa, dan Kepala Dusun Se-kecamatan Buntulia beserta aparat puskesmas Buntulia, di aula kantor camat, (10/8/2021). Pertemuan tersebut tak lain untuk mengetahui secara langsung kendala yang di hadapi di lapangan oleh aparat terkait dengan masih rendahnya vaksinasi covid-19 di Kecamatan Buntulia. Hal [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/sejumlah-kades-se-kecamatan-buntulia-ikuti-pertemuan-bersama-bupati/">Sejumlah Kades Se Kecamatan Buntulia Ikuti Pertemuan Bersama Bupati</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/sejumlah-kades-se-kecamatan-buntulia-ikuti-pertemuan-bersama-bupati/">Sejumlah Kades Se Kecamatan Buntulia Ikuti Pertemuan Bersama Bupati</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga melakukan pertemuan dengan sejumlah Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa, dan Kepala Dusun Se-kecamatan Buntulia beserta aparat puskesmas Buntulia, di aula kantor camat, (10/8/2021). Pertemuan tersebut tak lain untuk mengetahui secara langsung kendala yang di hadapi di lapangan oleh aparat terkait dengan masih rendahnya vaksinasi covid-19 di Kecamatan Buntulia. Hal ini menjadi perhatian khusus Bupati sebab dari 13 kecamatan yang ada di Pohuwato, Buntulia termasuk salah satu kecamatan yang masih berada diposisi terbawah atau baru sekitar 6 persen cakupan vaksinasinya. Bupati Saipul menjelaskan, Pohuwato termasuk rendah vaksinasi atau berada diangka 14,85 persen di Provinsi Gorontalo, sementara di Pohuwato Kecamatan Buntulia salah satu yang paling bawah cakupannya. Diakui Saipul informasi miring atau hoax tentang vaksin ini menjadi sebuah tantangan bagi pemerintah, karena banyaknya informasi tersebut menjadikan masyarakat ragu serta tidak mau melakukan vaksin. \"Sementara tujuan pemerintah untuk vaksin adalah untuk keselamatan, karena tidak mungkin pemerintah membunuh rakyatnya akibat vaksin tersebut. Bahkan dengan vaksin ini maka seseorang akan cepat sembuh ketika terkonfirmasi covid-19,\" Ungkapnya. Sementara itu Plt. Kadis Kesehatan, Irfan Saleh menambahkan, vaksin ini merupakan strategi terakhir dari pemerintah untuk perlindungam bersama. Vaksin ini kewajiban bersama agar diri kita terlindungi, dan orang lain juga terlindungi. \"Dari 13 kecamatan, buntulia baru 6 persen, makanya pemda mengambil jalan tepat untuk mengunjungi atau mendengar langsung persoalan yang ada, dan diharapkan seluruh kecamatan bisa berinovasi agar bagaimana vaksin ini jalan sebagaimana harapan pemerintah,\" Ujarnya.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>POHUWATO &#8211; Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga melakukan pertemuan dengan sejumlah Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa, dan Kepala Dusun Se-kecamatan Buntulia beserta aparat puskesmas Buntulia, di aula kantor camat, (10/8/2021).</p>
<p>Pertemuan tersebut tak lain untuk mengetahui secara langsung kendala yang di hadapi di lapangan oleh aparat terkait dengan masih rendahnya vaksinasi covid-19 di Kecamatan Buntulia.</p>
<p>Hal ini menjadi perhatian khusus Bupati sebab dari 13 kecamatan yang ada di Pohuwato, Buntulia termasuk salah satu kecamatan yang masih berada diposisi terbawah atau baru sekitar 6 persen cakupan vaksinasinya.</p>
<p>Bupati Saipul menjelaskan, Pohuwato termasuk rendah vaksinasi atau berada diangka 14,85 persen di Provinsi Gorontalo, sementara di Pohuwato Kecamatan Buntulia salah satu yang paling bawah cakupannya.</p>
<p>Diakui Saipul informasi miring atau hoax tentang vaksin ini menjadi sebuah tantangan bagi pemerintah, karena banyaknya informasi tersebut menjadikan masyarakat ragu serta tidak mau melakukan vaksin.</p>
<p>&#8220;Sementara tujuan pemerintah untuk vaksin adalah untuk keselamatan, karena tidak mungkin pemerintah membunuh rakyatnya akibat vaksin tersebut. Bahkan dengan vaksin ini maka seseorang akan cepat sembuh ketika terkonfirmasi covid-19,&#8221; Ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu Plt. Kadis Kesehatan, Irfan Saleh menambahkan, vaksin ini merupakan strategi terakhir dari pemerintah untuk perlindungam bersama. Vaksin ini kewajiban bersama agar diri kita terlindungi, dan orang lain juga terlindungi.</p>
<p>&#8220;Dari 13 kecamatan, buntulia baru 6 persen, makanya pemda mengambil jalan tepat untuk mengunjungi atau mendengar langsung persoalan yang ada, dan diharapkan seluruh kecamatan bisa berinovasi agar bagaimana vaksin ini jalan sebagaimana harapan pemerintah,&#8221; Ujarnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/sejumlah-kades-se-kecamatan-buntulia-ikuti-pertemuan-bersama-bupati/">Sejumlah Kades Se Kecamatan Buntulia Ikuti Pertemuan Bersama Bupati</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/sejumlah-kades-se-kecamatan-buntulia-ikuti-pertemuan-bersama-bupati/">Sejumlah Kades Se Kecamatan Buntulia Ikuti Pertemuan Bersama Bupati</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/sejumlah-kades-se-kecamatan-buntulia-ikuti-pertemuan-bersama-bupati/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Secara Simbolis Bupati Serahkan Kursi Roda</title>
		<link>https://barakati.id/secara-simbolis-bupati-serahkan-kursi-roda/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=secara-simbolis-bupati-serahkan-kursi-roda</link>
					<comments>https://barakati.id/secara-simbolis-bupati-serahkan-kursi-roda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 May 2021 14:05:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Buntulia]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Kursi roda]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda pohuwato]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=9351</guid>

					<description><![CDATA[<p>POHUWATO &#8211; Penyerahan satu buah kursi roda ke salah satu warga yang menderita penyakit stroke di Desa Buntulia Utara Kecamatan Buntulia, Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga berharap dengan adanya hal ini bisa mempermudah penerima dalam beraktivitas. Sebanyak 23 alat bantu berupa 3 buah tongkat ketek, 3 buah tongkat kaki tiga, 6 buah alat pendengar dan 3 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/secara-simbolis-bupati-serahkan-kursi-roda/">Secara Simbolis Bupati Serahkan Kursi Roda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/secara-simbolis-bupati-serahkan-kursi-roda/">Secara Simbolis Bupati Serahkan Kursi Roda</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton2" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Penyerahan satu buah kursi roda ke salah satu warga yang menderita penyakit stroke di Desa Buntulia Utara Kecamatan Buntulia, Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga berharap dengan adanya hal ini bisa mempermudah penerima dalam beraktivitas. Sebanyak 23 alat bantu berupa 3 buah tongkat ketek, 3 buah tongkat kaki tiga, 6 buah alat pendengar dan 3 buah kaki palsu diperuntukan bagi 23 orang penerima yang tersebar di 13 Kecamatan, Diantaranya Popayato, Marisa, Buntulia, Duhiadaa, Taluditi, dan Randangan. Menurut Bupati Saipul, sebagai penerima kursi roda Warni Karim memiliki potensi untuk sembuh, sebab beberapa bagian tubuhnya masih bisa merasakan, hanya saja butuh terapt khusus untuk mengembalikannya. Diakuinya, sang suami telah merawat istrinya kurang lebih dari dua tahun, tentu ini menggugah rasa bagi kita sebagai pemerintah daerah. \"Kepada suami kiranya sabar dalam menghadapi semua ini, dan insyaallah Ibu bisa sembuh kembali,\" Kata Saipul.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>POHUWATO &#8211; Penyerahan satu buah kursi roda ke salah satu warga yang menderita penyakit stroke di Desa Buntulia Utara Kecamatan Buntulia, Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga berharap dengan adanya hal ini bisa mempermudah penerima dalam beraktivitas.</p>
<p>Sebanyak 23 alat bantu berupa 3 buah tongkat ketek, 3 buah tongkat kaki tiga, 6 buah alat pendengar dan 3 buah kaki palsu diperuntukan bagi 23 orang penerima yang tersebar di 13 Kecamatan, Diantaranya Popayato, Marisa, Buntulia, Duhiadaa, Taluditi, dan Randangan.</p>
<p>Menurut Bupati Saipul, sebagai penerima kursi roda Warni Karim memiliki potensi untuk sembuh, sebab beberapa bagian tubuhnya masih bisa merasakan, hanya saja butuh terapt khusus untuk mengembalikannya.</p>
<p>Diakuinya, sang suami telah merawat istrinya kurang lebih dari dua tahun, tentu ini menggugah rasa bagi kita sebagai pemerintah daerah.</p>
<p>&#8220;Kepada suami kiranya sabar dalam menghadapi semua ini, dan insyaallah Ibu bisa sembuh kembali,&#8221; Kata Saipul.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/secara-simbolis-bupati-serahkan-kursi-roda/">Secara Simbolis Bupati Serahkan Kursi Roda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/secara-simbolis-bupati-serahkan-kursi-roda/">Secara Simbolis Bupati Serahkan Kursi Roda</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/secara-simbolis-bupati-serahkan-kursi-roda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
