<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cap tikus jadi hand sanitizer Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/cap-tikus-jadi-hand-sanitizer/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/cap-tikus-jadi-hand-sanitizer/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Jul 2020 14:11:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Cap tikus jadi hand sanitizer Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/cap-tikus-jadi-hand-sanitizer/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polda Gorontalo Sulap Cap Tikus Jadi Hand Sanitizer</title>
		<link>https://barakati.id/polda-gorontalo-sulap-cap-tikus-jadi-hand-sanitizer/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=polda-gorontalo-sulap-cap-tikus-jadi-hand-sanitizer</link>
					<comments>https://barakati.id/polda-gorontalo-sulap-cap-tikus-jadi-hand-sanitizer/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2020 14:11:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[cap tikus]]></category>
		<category><![CDATA[Cap tikus jadi hand sanitizer]]></category>
		<category><![CDATA[polda gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=5673</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Banyaknya minuman keras jenis cap tikus hasil sitaan mendorong Kapolda Gorontalo Irjen Pol Adnas untuk menyulap barang terlarang itu menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat. Kamis (23/7) ), ribuan liter Cap Tikus dijadikan hand sanitizer. &#8220;Kita tahu bersama bahwa efek yang ditimbulkan dari minuman keras jenis cap tikus ini sangat tidak baik bagi masyarakat, pertama [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/polda-gorontalo-sulap-cap-tikus-jadi-hand-sanitizer/">Polda Gorontalo Sulap Cap Tikus Jadi Hand Sanitizer</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/polda-gorontalo-sulap-cap-tikus-jadi-hand-sanitizer/">Polda Gorontalo Sulap Cap Tikus Jadi Hand Sanitizer</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Banyaknya minuman keras jenis cap tikus hasil sitaan mendorong Kapolda Gorontalo Irjen Pol Adnas untuk menyulap barang terlarang itu menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat. Kamis (23/7) ), ribuan liter Cap Tikus dijadikan hand sanitizer. \"Kita tahu bersama bahwa efek yang ditimbulkan dari minuman keras jenis cap tikus ini sangat tidak baik bagi masyarakat, pertama jelas dilarang agama, kedua dapat merusak kesehatan, dan ketiga menjadi pemicu aksi kriminalitas, tingginya kasus penganiayaan di Provinsi Gorontalo diawali dari konsumsi Miras. Oleh karena itulah, maka saya perintahkan kepada seluruh jajaran untuk terus lakukan razia minuman keras, agar angka kriminalitas menurun, dan Gorontalo sebagai serambi Madinah bersih dari Miras dan terbukti puluhan ton miras jenis cap tikus berhasil kita tangkap dan kita musnahkan. Kemudian di awal pandemi Covid-19, terjadi kelangkaan beberapa barang untuk mencegah penyebaran Covid-19,mulai dari APD, masker dan juga Hands Sanitizer. Dari beberapa kali penusnahan minuman keras inilah kemudian muncul ide, untuk bisa memanfaatkan minuman keras cap tikus ini sebagai bahan pembuatan Hand Sanitizer dan kita bekerja sama dengan BPOM selanjutnya mengolah minuman keras jenis cap tikus ini menjadi hand sanitizer, dengan kualitas terbaik,\" ujar Irjen Adnas dihadapan media saat melihat langsung produksi hand sanitizer di SPN Polda Gorontalo, Kamis (23/7). Adnas mengatakan, berbagai langkah sudah dilakukan jajaran Polda guna menyelamatkan masyarakat Gorontalo dari pandemi Covid-19. \"Kami sangat sayang kepada masyarakat di Propinsi Gorontalo, apa yang saya lakukan ini, membuat hand sanitizer adalah untuk dibagikan secara cuma-cuma ( gratis) kepada masyarakat,agar masyarakat dapat sehat dan tidak tertular covid-19, namun saya harapkan masyarakat juga harus turut andil ikuti protokol kesehatan,gunakan masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan, mari bersama kita gelorakan Gorontalo sehat, Gorontalo kondusif,\"pesan Adnas. Sementara itu, Kepala BPOM Gorontalo Yudi Noviandi, M.Sc.Tech., Apt menjelaskan, bahwa, pihak BPOM juga terlibat dan mendukung proses produksi Hands Sanitizer Polda Gorontalo. BPOM dalam hal ini membantu dari segi pengujian kadar serta kesesuaian standar agar kadar alkohol sesuai standar yang dipersyaratkan, dapat berfungsi efektif yakni mematikan bakteri atau virus namun tidak menyebabkan iritasi pada kulit. \"Terima kasih sekali kepada bapak kapolda yang telah menginisiasi inovasi untuk membantu masyarakat di masa pandemi dengan menyediakan hand sanitizer secara gratis dengan kapasitas produksi sangat canggih, mudah-mudah produksi ini dapat membantu masyarakat guna mencegah penyebaran covid19. Kami dari Balai POM dilibatkan oleh Polda Gorontalo dalam mengawasi mutunya, agar hans sanitizer yang dihasilkan sesuai standar mutu bagi masyarakat,\" ujarnya. Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono,SIK dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa, Hands Sanitizer produksi Polda Gorontalo memiliki kualitas baik. \"Silakan teman-teman wartawan cek, Hands Sanitizer produk Polda Gorontalo lebih wangi, tidak lengket, dan soal mutu jelas terjamin karena kita bekerja sama dengan BPOM. Nantinya semua ini akan dibagikan kepada masyarakat secara gratis, dan inilah wujud kepedulian Bapak Kapolda guna menekan laju penyebaran covid-19 di wilayah propinsi Gorontalo,\" ujar Wahyu.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Banyaknya minuman keras jenis cap tikus hasil sitaan mendorong Kapolda Gorontalo Irjen Pol Adnas untuk menyulap barang terlarang itu menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat. Kamis (23/7) ), ribuan liter Cap Tikus dijadikan hand sanitizer.</p>
<p>&#8220;Kita tahu bersama bahwa efek yang ditimbulkan dari minuman keras jenis cap tikus ini sangat tidak baik bagi masyarakat, pertama jelas dilarang agama, kedua dapat merusak kesehatan, dan ketiga menjadi pemicu aksi kriminalitas, tingginya kasus penganiayaan di Provinsi Gorontalo diawali dari konsumsi Miras. Oleh karena itulah, maka saya perintahkan kepada seluruh jajaran untuk terus lakukan razia minuman keras, agar angka kriminalitas menurun, dan Gorontalo sebagai serambi Madinah bersih dari Miras dan terbukti puluhan ton miras jenis cap tikus berhasil kita tangkap dan kita musnahkan. Kemudian di awal pandemi Covid-19, terjadi kelangkaan beberapa barang untuk mencegah penyebaran Covid-19,mulai dari APD, masker dan juga Hands Sanitizer. Dari beberapa kali penusnahan minuman keras inilah kemudian muncul ide, untuk bisa memanfaatkan minuman keras cap tikus ini sebagai bahan pembuatan Hand Sanitizer dan kita bekerja sama dengan BPOM selanjutnya mengolah minuman keras jenis cap tikus ini menjadi hand sanitizer, dengan kualitas terbaik,&#8221; ujar Irjen Adnas dihadapan media saat melihat langsung produksi hand sanitizer di SPN Polda Gorontalo, Kamis (23/7).</p>
<p>Adnas mengatakan, berbagai langkah sudah dilakukan jajaran Polda guna menyelamatkan masyarakat Gorontalo dari pandemi Covid-19.</p>
<p>&#8220;Kami sangat sayang kepada masyarakat di Propinsi Gorontalo, apa yang saya lakukan ini, membuat hand sanitizer adalah untuk dibagikan secara cuma-cuma ( gratis) kepada masyarakat,agar masyarakat dapat sehat dan tidak tertular covid-19, namun saya harapkan masyarakat juga harus turut andil ikuti protokol kesehatan,gunakan masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan, mari bersama kita gelorakan Gorontalo sehat, Gorontalo kondusif,&#8221;pesan Adnas.</p>
<p>Sementara itu, Kepala BPOM Gorontalo Yudi Noviandi, M.Sc.Tech., Apt menjelaskan, bahwa, pihak BPOM juga terlibat dan mendukung proses produksi Hands Sanitizer Polda Gorontalo. BPOM dalam hal ini membantu dari segi pengujian kadar serta kesesuaian standar agar kadar alkohol sesuai standar yang dipersyaratkan, dapat berfungsi efektif yakni mematikan bakteri atau virus namun tidak menyebabkan iritasi pada kulit.</p>
<p>&#8220;Terima kasih sekali kepada bapak kapolda yang telah menginisiasi inovasi untuk membantu masyarakat di masa pandemi dengan menyediakan hand sanitizer secara gratis dengan kapasitas produksi sangat canggih, mudah-mudah produksi ini dapat membantu masyarakat guna mencegah penyebaran covid19. Kami dari Balai POM dilibatkan oleh Polda Gorontalo dalam mengawasi mutunya, agar hans sanitizer yang dihasilkan sesuai standar mutu bagi masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono,SIK dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa, Hands Sanitizer produksi Polda Gorontalo memiliki kualitas baik.<br />
&#8220;Silakan teman-teman wartawan cek, Hands Sanitizer produk Polda Gorontalo lebih wangi, tidak lengket, dan soal mutu jelas terjamin karena kita bekerja sama dengan BPOM. Nantinya semua ini akan dibagikan kepada masyarakat secara gratis, dan inilah wujud kepedulian Bapak Kapolda guna menekan laju penyebaran covid-19 di wilayah propinsi Gorontalo,&#8221; ujar Wahyu.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/polda-gorontalo-sulap-cap-tikus-jadi-hand-sanitizer/">Polda Gorontalo Sulap Cap Tikus Jadi Hand Sanitizer</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/polda-gorontalo-sulap-cap-tikus-jadi-hand-sanitizer/">Polda Gorontalo Sulap Cap Tikus Jadi Hand Sanitizer</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/polda-gorontalo-sulap-cap-tikus-jadi-hand-sanitizer/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
