<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>cicilan rumah pejabat Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/cicilan-rumah-pejabat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/cicilan-rumah-pejabat/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Sep 2025 07:39:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>cicilan rumah pejabat Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/cicilan-rumah-pejabat/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>MQ Iswara : Tunjangan  Perumahan DPRD JABAR 71 Juta per Bulan Tidak Cukup untuk Beli Rumah, Malah Harus Ngutang.</title>
		<link>https://barakati.id/mq-iswara-tunjangan-perumahan-dprd-jabar-71-juta-per-bulan-tidak-cukup-untuk-beli-rumah-malah-harus-ngutang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mq-iswara-tunjangan-perumahan-dprd-jabar-71-juta-per-bulan-tidak-cukup-untuk-beli-rumah-malah-harus-ngutang</link>
					<comments>https://barakati.id/mq-iswara-tunjangan-perumahan-dprd-jabar-71-juta-per-bulan-tidak-cukup-untuk-beli-rumah-malah-harus-ngutang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Sep 2025 07:39:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[anggaran fantastis dprd]]></category>
		<category><![CDATA[APBD Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[cicilan apartemen anggota]]></category>
		<category><![CDATA[cicilan rumah pejabat]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi tunjangan dprd]]></category>
		<category><![CDATA[gaji anggota dewan bandung]]></category>
		<category><![CDATA[heboh tunjangan perumahan]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan rumah dinas]]></category>
		<category><![CDATA[kontrakan dprd jabar]]></category>
		<category><![CDATA[kritik tunjangan rumah]]></category>
		<category><![CDATA[legislator bandung]]></category>
		<category><![CDATA[nominal tunjangan pejabat]]></category>
		<category><![CDATA[polemik anggota dewan]]></category>
		<category><![CDATA[sorotan publik dprd]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[tunjangan perumahan dprd jabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26995</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANDUNG – Polemik tunjangan perumahan bagi anggota DPRD Jawa Barat kembali menjadi sorotan publik. Berdasarkan kebijakan terbaru, Ketua DPRD Jawa Barat menerima tunjangan perumahan sebesar Rp 71 juta per bulan, Wakil Ketua memperoleh Rp 65 juta, dan anggota dewan mendapat Rp 62 juta setiap bulan. Anggaran tersebut dialokasikan dari APBD Jawa Barat dengan total mencapai Rp 89,53 miliar pada tahun 2025. Namun, Wakil Ketua [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/mq-iswara-tunjangan-perumahan-dprd-jabar-71-juta-per-bulan-tidak-cukup-untuk-beli-rumah-malah-harus-ngutang/">MQ Iswara : Tunjangan  Perumahan DPRD JABAR 71 Juta per Bulan Tidak Cukup untuk Beli Rumah, Malah Harus Ngutang.</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/mq-iswara-tunjangan-perumahan-dprd-jabar-71-juta-per-bulan-tidak-cukup-untuk-beli-rumah-malah-harus-ngutang/">MQ Iswara : Tunjangan  Perumahan DPRD JABAR 71 Juta per Bulan Tidak Cukup untuk Beli Rumah, Malah Harus Ngutang.</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<div class="border-subtlest ring-subtlest divide-subtlest bg-transparent">
<div class="isolate mx-auto md:pt-6 px-md">
<div class="pb-md mx-auto pt-5 md:pb-12 max-w-threadContentWidth border-subtlest border-b">
<div class="relative">
<div class="gap-y-sm flex flex-col">
<div class="gap-y-lg mt-3 flex flex-col first:mt-0">
<div class="border-subtlest ring-subtlest divide-subtlest bg-transparent">
<div class="gap-y-sm md:gap-y-md flex flex-col">
<div class="relative font-sans text-base text-foreground selection:bg-super/50 selection:text-foreground dark:selection:bg-super/10 dark:selection:text-super">
<div class="min-w-0 break-words [word-break:break-word]">
<div id="markdown-content-1" class="gap-y-md after:clear-both after:block after:content-['']" dir="auto">
<div class="relative">
<div class="prose text-pretty dark:prose-invert inline leading-relaxed break-words min-w-0 [word-break:break-word] prose-strong:font-medium">
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">BANDUNG – Polemik tunjangan perumahan bagi anggota DPRD Jawa Barat kembali menjadi sorotan publik. Berdasarkan kebijakan terbaru, Ketua DPRD Jawa Barat menerima tunjangan perumahan sebesar Rp 71 juta per bulan, Wakil Ketua memperoleh Rp 65 juta, dan anggota dewan mendapat Rp 62 juta setiap bulan. Anggaran tersebut dialokasikan dari APBD Jawa Barat dengan total mencapai Rp 89,53 miliar pada tahun 2025.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Namun, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat MQ Iswara mengaku, besaran tunjangan tersebut &#8220;tidak serta-merta juga cukup barangkali untuk membeli rumah.&#8221; Ia menegaskan mayoritas anggota dewan harus meminjam uang dari Bank Jabar Banten (BJB) untuk menutupi biaya tempat tinggal di Bandung, bahkan seringkali memilih untuk mengontrak rumah atau membeli apartemen sederhana. Iswara mengatakan cicilan kontrakan atau apartemen bisa mencapai Rp 44 juta per bulan bagi anggota DPRD Jawa Barat.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">&#8220;Nah, jujur dan yang kami terima juga tentunya tidak serta-merta juga cukup barangkali untuk membeli rumah. Bahkan hampir seluruh anggota dewan masih harus meminjam uang dari Bank Jabar Banten (BJB) untuk menutupi biaya tempat tinggal di Bandung. Mayoritas anggota DPRD justru memilih mengontrak atau membeli apartemen sederhana sebagai tempat tinggal.&#8221; Jelas Iswara.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Iswara juga menyatakan bahwa DPRD siap melakukan evaluasi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Alhamdulillah, hari ini saya mewakili DPRD Provinsi Jawa Barat sesuai dengan hasil rapim menyampaikan kesiapan DPRD Jawa Barat terkait dengan tunjangan perumahan yang selama ini kami terima untuk dievaluasi Kemendagri. Jabar menjadi provinsi pertama yang menyerahkan hasil evaluasi,&#8221; ujarnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Tempo mencatat, besaran tunjangan perumahan DPRD Jawa Barat sangat tinggi dibandingkan tunjangan serupa di lembaga legislatif lain. Tunjangan tersebut bahkan lebih besar dari tunjangan perumahan anggota DPR RI sebelum dihapus, yakni Rp 50 juta per bulan. Data dari BBC Indonesia menunjukkan anggota DPRD di beberapa provinsi lain menerima tunjangan antara Rp 40 juta–Rp 70 juta—juga menjadi perdebatan publik soal urgensi dan kepantasan nominal tersebut.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sementara itu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unpad melalui Wakil Ketua BEM Kema Unpad Ezra Al Barra mengkritisi nominal tunjangan tersebut, “Tunjangan perumahan DPRD Jawa Barat sebesar tujuh puluh juta per bulan adalah bentuk nyata ketidakpekaan di tengah kondisi rakyat,” tegasnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Iswara menegaskan, “Kemendagri akan langsung menindaklanjuti. Dan, ternyata tidak hanya Jawa Barat, sesuai arahan Mendagri, seluruh DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia tunjangan perumahannya akan dievaluasi”.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dengan rentetan kritik publik dan memuncaknya sorotan media terhadap besaran tunjangan yang dinilai tak sensitif dengan ekonomi masyarakat, kebijakan ini kini berada dalam fokus pembahasan tingkat pusat untuk memastikan akuntabilitas dan kepatutan tunjangan DPRD di seluruh daerah.</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="flex items-center justify-between">
<div class="-ml-sm gap-xs flex items-center">
<div></div>
<div></div>
</div>
<div class="gap-x-xs flex items-center">
<div class="gap-xs flex items-center border-subtlest ring-subtlest divide-subtlest bg-transparent"></div>
<div></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div>
<div>
<div class="border-subtlest ring-subtlest divide-subtlest bg-transparent">
<div class="isolate mx-auto md:pt-6 px-md">
<div class="max-w-threadContentWidth relative isolate z-20 mx-auto">
<div>
<div class="relative z-10">
<div class="mb-xs group relative flex items-end gap-0.5 pt-6">
<div class="md:mr-xl min-w-0 flex-1">
<div class="group/title relative inline-flex flex-col">
<div class="overflow-hidden">
<div>
<div class="group/query relative whitespace-pre-line !text-wrap break-words [word-break:break-word] font-display text-lg lg:text-xl font-medium text-foreground selection:bg-super/50 selection:text-foreground dark:selection:bg-super/10 dark:selection:text-super">
<div class="text-foreground block h-auto w-full resize-none appearance-none overflow-hidden bg-transparent focus:outline-none caret-super selection:bg-super/50 selection:text-foreground dark:selection:bg-super/10 dark:selection:text-super font-display text-xl font-medium [&amp;_[contenteditable]]:!font-display [&amp;_[contenteditable]]:!bg-transparent [&amp;_[contenteditable]]:max-h-none [&amp;_[contenteditable]]:!overflow-hidden [&amp;_[contenteditable]]:sm:max-h-none [&amp;_[contenteditable]]:lg:max-h-none [&amp;_[contenteditable]+*&gt;*]:opacity-50 [&amp;&gt;*]:p-0">
<div class="overflow-hidden relative flex h-full w-full col-start-1 col-end-4 pb-3">
<div class="w-full">
<div class="overflow-auto max-h-[45vh] lg:max-h-[40vh] sm:max-h-[25vh] outline-none font-sans resize-none caret-super selection:bg-super/30 selection:text-foreground dark:selection:bg-super/10 dark:selection:text-super text-foreground bg-transparent placeholder-quieter placeholder:select-none scrollbar-subtle size-full" contenteditable="false" spellcheck="true" aria-autocomplete="none" aria-readonly="true" aria-placeholder="Ask anything…" data-lexical-editor="true"></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/mq-iswara-tunjangan-perumahan-dprd-jabar-71-juta-per-bulan-tidak-cukup-untuk-beli-rumah-malah-harus-ngutang/">MQ Iswara : Tunjangan  Perumahan DPRD JABAR 71 Juta per Bulan Tidak Cukup untuk Beli Rumah, Malah Harus Ngutang.</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/mq-iswara-tunjangan-perumahan-dprd-jabar-71-juta-per-bulan-tidak-cukup-untuk-beli-rumah-malah-harus-ngutang/">MQ Iswara : Tunjangan  Perumahan DPRD JABAR 71 Juta per Bulan Tidak Cukup untuk Beli Rumah, Malah Harus Ngutang.</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/mq-iswara-tunjangan-perumahan-dprd-jabar-71-juta-per-bulan-tidak-cukup-untuk-beli-rumah-malah-harus-ngutang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
