<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>cuaca ekstrem Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/cuaca-ekstrem/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/cuaca-ekstrem/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sun, 31 May 2026 09:38:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>cuaca ekstrem Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/cuaca-ekstrem/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tak Tinggal Diam! DPC Gerindra Gorut Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Banjir Biau</title>
		<link>https://barakati.id/tak-tinggal-diam-dpc-gerindra-gorut-salurkan-bantuan-darurat-untuk-korban-banjir-biau/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tak-tinggal-diam-dpc-gerindra-gorut-salurkan-bantuan-darurat-untuk-korban-banjir-biau</link>
					<comments>https://barakati.id/tak-tinggal-diam-dpc-gerindra-gorut-salurkan-bantuan-darurat-untuk-korban-banjir-biau/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 May 2026 09:38:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[banjir bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Biau]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan darurat]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan korban banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam Gorut]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Gorontalo Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Didingga]]></category>
		<category><![CDATA[DPC Gerindra Gorut]]></category>
		<category><![CDATA[Fatri Botutihe]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo utara]]></category>
		<category><![CDATA[Marten biki]]></category>
		<category><![CDATA[Peduli Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab gorut]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30559</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO UTARA — Bencana alam kembali menorehkan duka mendalam di Provinsi Gorontalo. Curah hujan dengan intensitas tinggi memicu luapan air sungai yang berujung pada terjangan banjir bandang di Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara. Tragedi ini praktis melumpuhkan denyut aktivitas warga dan memicu krisis pemenuhan kebutuhan dasar di kawasan tersebut. Berdasarkan data yang dihimpun dari catatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tak-tinggal-diam-dpc-gerindra-gorut-salurkan-bantuan-darurat-untuk-korban-banjir-biau/">Tak Tinggal Diam! DPC Gerindra Gorut Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Banjir Biau</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tak-tinggal-diam-dpc-gerindra-gorut-salurkan-bantuan-darurat-untuk-korban-banjir-biau/">Tak Tinggal Diam! DPC Gerindra Gorut Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Banjir Biau</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="2"><b data-path-to-node="2" data-index-in-node="0">GORONTALO UTARA</b> — Bencana alam kembali menorehkan duka mendalam di Provinsi Gorontalo. Curah hujan dengan intensitas tinggi memicu luapan air sungai yang berujung pada terjangan banjir bandang di Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara. Tragedi ini praktis melumpuhkan denyut aktivitas warga dan memicu krisis pemenuhan kebutuhan dasar di kawasan tersebut.</p>
<p data-path-to-node="3">Berdasarkan data yang dihimpun dari catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir yang mulai menerjang pada Selasa (26/5/2026) ini merendam setidaknya lima desa, yaitu Desa Didingga, Omuto, Luhuto, Bualo, dan Biau. Hantaman arus deras berdampak pada 820 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 3.034 jiwa. Kerusakan fisik terparah berpusat di Desa Didingga, di mana tercatat tiga unit rumah warga roboh rata dengan tanah dan satu rumah lainnya hanyut ditelan arus.</p>
<p data-path-to-node="4">Merespons jeritan warga yang kehilangan tempat bernaung dan harta benda, elemen masyarakat hingga organisasi politik langsung bergerak cepat. Salah satunya adalah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Gorontalo Utara. Dipimpin langsung oleh Ketua DPC, Marten Biki, S.H., M.Kn., yang didampingi Anggota DPRD Gorontalo Utara Fraksi Gerindra, Fatri Botutihe, rombongan ini menerobos sisa genangan lumpur pada Sabtu (30/5/2026) untuk mendistribusikan bantuan kedaruratan langsung kepada para penyintas.</p>
<p data-path-to-node="5">Fokus utama dari intervensi Gerindra Gorut adalah pada pemenuhan logistik vital yang sangat dibutuhkan pengungsi. Paket bantuan yang diserahkan meliputi sembako, air mineral, tikar, kompor gas, hingga peralatan dapur. Di sela-sela peninjauan, Marten Biki menyampaikan empatinya melihat kondisi permukiman warga yang porak-poranda.</p>
<p data-path-to-node="6">&#8220;Kami turut prihatin atas musibah banjir yang menimpa masyarakat di Kecamatan Biau. Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban warga yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana,&#8221;</p>
<p data-path-to-node="7">Lebih lanjut, Marten menegaskan bahwa kehadiran pihaknya bukan sekadar seremonial, melainkan panggilan kemanusiaan mendesak di tengah krisis.</p>
<p data-path-to-node="8">&#8220;Kami hadir untuk meringankan beban saudara-saudara kami yang sedang tertimpa musibah. Bantuan ini memang bersifat darurat, namun diharapkan dapat membantu kebutuhan dasar mereka sementara waktu,&#8221;</p>
<p data-path-to-node="9">Kehadiran wakil rakyat dari wilayah setempat juga menjadi krusial. Fatri Botutihe menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kebutuhan warga pascabencana. Ia menekankan bahwa fase pemulihan ini tidak bisa dilakukan sendiri; butuh sinergitas kuat antara pemerintah daerah, masyarakat, dan organisasi sosial agar rehabilitasi berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.</p>
<p data-path-to-node="10">Menutup prosesi penyaluran donasi tersebut, Marten memastikan bahwa pihaknya tidak akan lepas tangan begitu saja dan akan terus memantau eskalasi di lapangan.</p>
<p data-path-to-node="11">&#8220;Kami terus berkoordinasi dengan aparat desa dan pihak terkait untuk memantau perkembangan situasi. Mudah-mudahan banjir segera surut dan warga bisa kembali beraktivitas normal,&#8221;</p>
<p data-path-to-node="12">Di sisi lain, kolaborasi lintas sektoral juga terus mengalir ke Kecamatan Biau. Mulai dari Pemerintah daerah dan jajaran Satuan Brimob Polda Gorontalo mengerahkan unit <i data-path-to-node="12" data-index-in-node="289">water treatment</i> keliling untuk mendistribusikan air bersih yang aman dikonsumsi, mengingat sumur-sumur warga saat ini telah tercemar material lumpur dan limbah banjir.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tak-tinggal-diam-dpc-gerindra-gorut-salurkan-bantuan-darurat-untuk-korban-banjir-biau/">Tak Tinggal Diam! DPC Gerindra Gorut Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Banjir Biau</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tak-tinggal-diam-dpc-gerindra-gorut-salurkan-bantuan-darurat-untuk-korban-banjir-biau/">Tak Tinggal Diam! DPC Gerindra Gorut Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Banjir Biau</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tak-tinggal-diam-dpc-gerindra-gorut-salurkan-bantuan-darurat-untuk-korban-banjir-biau/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada Puncak Hujan, Tangerang Tetapkan Siaga Darurat hingga Maret 2026</title>
		<link>https://barakati.id/waspada-puncak-hujan-tangerang-tetapkan-siaga-darurat-hingga-maret-2026/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=waspada-puncak-hujan-tangerang-tetapkan-siaga-darurat-hingga-maret-2026</link>
					<comments>https://barakati.id/waspada-puncak-hujan-tangerang-tetapkan-siaga-darurat-hingga-maret-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 11:30:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[anomali iklim]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[banjir rob]]></category>
		<category><![CDATA[bencana hidrometeorologi]]></category>
		<category><![CDATA[bmkg]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[DRAINASE]]></category>
		<category><![CDATA[mitigasi bencana]]></category>
		<category><![CDATA[musim hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Sachrudin]]></category>
		<category><![CDATA[sistem peringatan dini]]></category>
		<category><![CDATA[status siaga darurat]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[tas siaga bencana]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28656</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/waspada-puncak-hujan-tangerang-tetapkan-siaga-darurat-hingga-maret-2026/">Waspada Puncak Hujan, Tangerang Tetapkan Siaga Darurat hingga Maret 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/waspada-puncak-hujan-tangerang-tetapkan-siaga-darurat-hingga-maret-2026/">Waspada Puncak Hujan, Tangerang Tetapkan Siaga Darurat hingga Maret 2026</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("NEWS - Pemkot Tangerang menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi hingga Maret 2026 sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem dan peningkatan risiko banjir, genangan, serta angin kencang. Kebijakan ini didasarkan pada peringatan dini BMKG yang memprediksi curah hujan di atas normal pada akhir 2025 hingga awal 2026. Wali Kota Tangerang Sachrudin menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi untuk periode Desember 2025 hingga Maret 2026 setelah menerima kajian dan usulan dari BPBD setempat. Penetapan ini bertujuan mempercepat koordinasi lintas instansi, mempermudah mobilisasi sumber daya, dan menguatkan respons kedaruratan di seluruh wilayah kota.​ Peringatan dini dari BMKG menyebutkan bahwa hujan lebat berpotensi terjadi selama beberapa bulan ke depan akibat anomali iklim global yang meningkatkan risiko bencana di kawasan Tangerang dan sekitarnya. Dengan adanya status siaga, pemerintah daerah dapat lebih leluasa mengerahkan personel, logistik, peralatan, serta anggaran darurat untuk penanganan cepat saat bencana terjadi.​ Sachrudin menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar penetapan administratif, melainkan dorongan untuk mengubah cara pandang dalam penanganan bencana agar lebih sigap dan preventif. Ia menyoroti bahwa peningkatan curah hujan dapat memicu banjir, genangan, dan angin kencang bila tidak diimbangi dengan kesiapsiagaan dan perilaku masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan.​ Dalam pernyataannya, Sachrudin menekankan pentingnya kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan saluran air dan lingkungan sekitar yang sering menjadi pemicu bencana. “Sederhananya, jika kita siap, biasanya bencana akan memilih jalur lain. Namun, jika lengah genangan kecil pun berubah menjadi bencana,” tambahnya. Ia juga mengingatkan bahwa tindakan pencegahan sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan dapat berpengaruh besar terhadap risiko banjir.​ Sebagai langkah konkret, Wali Kota menginstruksikan seluruh camat dan lurah di Kota Tangerang untuk memastikan kesiapsiagaan di wilayah masing-masing, mulai dari pemetaan titik rawan hingga pengecekan sarana pendukung kebencanaan. Pemerintah daerah mendorong normalisasi drainase, memastikan rumah pompa berfungsi optimal, dan melakukan inspeksi berkala terhadap tanggul serta infrastruktur pendukung lainnya.​ Pemerintah kota juga mengaktifkan pusat komando (command center) dan sistem peringatan dini berbasis teknologi agar laporan kejadian maupun informasi cuaca bisa dipantau secara real time. Langkah ini diharapkan mempercepat proses tanggap darurat dan penyaluran bantuan saat terjadi banjir atau bencana lain yang terkait cuaca ekstrem.​ BPBD Kota Tangerang sebelumnya telah mengusulkan penetapan status siaga darurat setelah melakukan pembahasan dengan BMKG yang memprediksi hujan lebat berlangsung setidaknya hingga Februari 2026. Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menjelaskan bahwa penetapan status siaga akan membuat seluruh pemangku kepentingan kebencanaan dapat bergerak lebih efektif dan responsif, termasuk dalam penguatan personel, logistik, peralatan, dan pembiayaan darurat.​ BPBD juga meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar rutin memantau informasi cuaca serta memahami langkah-langkah penyelamatan saat bencana terjadi. Masyarakat diimbau menyiapkan tas siaga bencana yang berisi kebutuhan dasar, dokumen penting, dan perlengkapan darurat untuk meminimalkan dampak jika harus mengungsi dalam waktu singkat.​ Selain memperkuat kesiapsiagaan di dalam kota, Pemkot Tangerang sekaligus menunjukkan solidaritas dengan mengirimkan personel BPBD dan tenaga medis ke sejumlah wilayah di Sumatra yang tengah dilanda bencana alam. Pengiriman bantuan ini mencerminkan komitmen kota tidak hanya melindungi warganya, tetapi juga berkontribusi dalam penanganan bencana di tingkat nasional.​ Langkah tersebut sejalan dengan dukungan yang telah diberikan Pemkot dan DPRD dalam penguatan perlengkapan kebencanaan, termasuk penanganan banjir maupun pemadam kebakaran di tahun anggaran berjalan. Penguatan kapasitas ini diharapkan membuat Kota Tangerang lebih tangguh terhadap ancaman hidrometeorologi ke depan.​ Media nasional seperti Kompas TV dan Antara sebelumnya mencatat bahwa Pemkot Tangerang juga memperpanjang status siaga darurat hidrometeorologi pada awal 2025 hingga Maret dan April 2025, menunjukkan pola kebijakan antisipatif saat memasuki musim hujan. Laporan lain menyampaikan bahwa hujan lebat beberapa kali menimbulkan banjir rob dan genangan di sejumlah wilayah Tangerang dan pesisir sekitarnya menjelang akhir 2025.​ BMKG dalam prakiraan cuaca regional Jabodetabek juga menyebut adanya potensi hujan di berbagai wilayah, sehingga koordinasi lintas daerah menjadi penting untuk menghadapi dampak yang mungkin saling berhubungan, terutama di kawasan aglomerasi urban. Dengan kondisi iklim yang terus berfluktuasi, pemerintah daerah di wilayah padat penduduk seperti Tangerang dituntut menjaga kesiapsiagaan sepanjang musim hujan.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>NEWS</strong> &#8211; Pemkot Tangerang menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi hingga Maret 2026 sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem dan peningkatan risiko banjir, genangan, serta angin kencang. Kebijakan ini didasarkan pada peringatan dini BMKG yang memprediksi curah hujan di atas normal pada akhir 2025 hingga awal 2026.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Wali Kota Tangerang Sachrudin menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi untuk periode Desember 2025 hingga Maret 2026 setelah menerima kajian dan usulan dari BPBD setempat. Penetapan ini bertujuan mempercepat koordinasi lintas instansi, mempermudah mobilisasi sumber daya, dan menguatkan respons kedaruratan di seluruh wilayah kota.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Peringatan dini dari BMKG menyebutkan bahwa hujan lebat berpotensi terjadi selama beberapa bulan ke depan akibat anomali iklim global yang meningkatkan risiko bencana di kawasan Tangerang dan sekitarnya. Dengan adanya status siaga, pemerintah daerah dapat lebih leluasa mengerahkan personel, logistik, peralatan, serta anggaran darurat untuk penanganan cepat saat bencana terjadi.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sachrudin menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar penetapan administratif, melainkan dorongan untuk mengubah cara pandang dalam penanganan bencana agar lebih sigap dan preventif. Ia menyoroti bahwa peningkatan curah hujan dapat memicu banjir, genangan, dan angin kencang bila tidak diimbangi dengan kesiapsiagaan dan perilaku masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam pernyataannya, Sachrudin menekankan pentingnya kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan saluran air dan lingkungan sekitar yang sering menjadi pemicu bencana. “Sederhananya, jika kita siap, biasanya bencana akan memilih jalur lain. Namun, jika lengah genangan kecil pun berubah menjadi bencana,” tambahnya. Ia juga mengingatkan bahwa tindakan pencegahan sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan dapat berpengaruh besar terhadap risiko banjir.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sebagai langkah konkret, Wali Kota menginstruksikan seluruh camat dan lurah di Kota Tangerang untuk memastikan kesiapsiagaan di wilayah masing-masing, mulai dari pemetaan titik rawan hingga pengecekan sarana pendukung kebencanaan. Pemerintah daerah mendorong normalisasi drainase, memastikan rumah pompa berfungsi optimal, dan melakukan inspeksi berkala terhadap tanggul serta infrastruktur pendukung lainnya.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pemerintah kota juga mengaktifkan pusat komando (command center) dan sistem peringatan dini berbasis teknologi agar laporan kejadian maupun informasi cuaca bisa dipantau secara real time. Langkah ini diharapkan mempercepat proses tanggap darurat dan penyaluran bantuan saat terjadi banjir atau bencana lain yang terkait cuaca ekstrem.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">BPBD Kota Tangerang sebelumnya telah mengusulkan penetapan status siaga darurat setelah melakukan pembahasan dengan BMKG yang memprediksi hujan lebat berlangsung setidaknya hingga Februari 2026. Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menjelaskan bahwa penetapan status siaga akan membuat seluruh pemangku kepentingan kebencanaan dapat bergerak lebih efektif dan responsif, termasuk dalam penguatan personel, logistik, peralatan, dan pembiayaan darurat.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">BPBD juga meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar rutin memantau informasi cuaca serta memahami langkah-langkah penyelamatan saat bencana terjadi. Masyarakat diimbau menyiapkan tas siaga bencana yang berisi kebutuhan dasar, dokumen penting, dan perlengkapan darurat untuk meminimalkan dampak jika harus mengungsi dalam waktu singkat.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Selain memperkuat kesiapsiagaan di dalam kota, Pemkot Tangerang sekaligus menunjukkan solidaritas dengan mengirimkan personel BPBD dan tenaga medis ke sejumlah wilayah di Sumatra yang tengah dilanda bencana alam. Pengiriman bantuan ini mencerminkan komitmen kota tidak hanya melindungi warganya, tetapi juga berkontribusi dalam penanganan bencana di tingkat nasional.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Langkah tersebut sejalan dengan dukungan yang telah diberikan Pemkot dan DPRD dalam penguatan perlengkapan kebencanaan, termasuk penanganan banjir maupun pemadam kebakaran di tahun anggaran berjalan. Penguatan kapasitas ini diharapkan membuat Kota Tangerang lebih tangguh terhadap ancaman hidrometeorologi ke depan.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Media nasional seperti Kompas TV dan Antara sebelumnya mencatat bahwa Pemkot Tangerang juga memperpanjang status siaga darurat hidrometeorologi pada awal 2025 hingga Maret dan April 2025, menunjukkan pola kebijakan antisipatif saat memasuki musim hujan. Laporan lain menyampaikan bahwa hujan lebat beberapa kali menimbulkan banjir rob dan genangan di sejumlah wilayah Tangerang dan pesisir sekitarnya menjelang akhir 2025.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">BMKG dalam prakiraan cuaca regional Jabodetabek juga menyebut adanya potensi hujan di berbagai wilayah, sehingga koordinasi lintas daerah menjadi penting untuk menghadapi dampak yang mungkin saling berhubungan, terutama di kawasan aglomerasi urban. Dengan kondisi iklim yang terus berfluktuasi, pemerintah daerah di wilayah padat penduduk seperti Tangerang dituntut menjaga kesiapsiagaan sepanjang musim hujan.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/waspada-puncak-hujan-tangerang-tetapkan-siaga-darurat-hingga-maret-2026/">Waspada Puncak Hujan, Tangerang Tetapkan Siaga Darurat hingga Maret 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/waspada-puncak-hujan-tangerang-tetapkan-siaga-darurat-hingga-maret-2026/">Waspada Puncak Hujan, Tangerang Tetapkan Siaga Darurat hingga Maret 2026</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/waspada-puncak-hujan-tangerang-tetapkan-siaga-darurat-hingga-maret-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMKG Prediksi Gorontalo Terdampak Siklon Tropis Surigae</title>
		<link>https://barakati.id/bmkg-prediksi-gorontalo-terdampak-siklon-tropis-surigae/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bmkg-prediksi-gorontalo-terdampak-siklon-tropis-surigae</link>
					<comments>https://barakati.id/bmkg-prediksi-gorontalo-terdampak-siklon-tropis-surigae/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Apr 2021 13:47:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[bmkg]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Siklon Tropis Surigae]]></category>
		<category><![CDATA[surigae]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[waspada cuaca ekstrem]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=9004</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Berdasarkan citra satelit himawari terkait dengan siklon tropis surigae diperkirakan mengalami kenaikan intensitas dalam 24 jam ke depan dan terus bergerak mengarah ke barat laut. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika hingga Sabtu pukul 19.00 WIB, posisi siklon tropis tersebut masih akan berada di perairan Samudera Pasifik dan diperkirakan bergerak menuju sebelah utara [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bmkg-prediksi-gorontalo-terdampak-siklon-tropis-surigae/">BMKG Prediksi Gorontalo Terdampak Siklon Tropis Surigae</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bmkg-prediksi-gorontalo-terdampak-siklon-tropis-surigae/">BMKG Prediksi Gorontalo Terdampak Siklon Tropis Surigae</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("JAKARTA - Berdasarkan citra satelit himawari terkait dengan siklon tropis surigae diperkirakan mengalami kenaikan intensitas dalam 24 jam ke depan dan terus bergerak mengarah ke barat laut. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika hingga Sabtu pukul 19.00 WIB, posisi siklon tropis tersebut masih akan berada di perairan Samudera Pasifik dan diperkirakan bergerak menuju sebelah utara Maluku Utara, atau pada 11.7 LU dan 129.7 BT, atau sekitar 1.040 kilometer sebelah utara timur laut Tahuna. Siklon tropis ini diperkirakan akan bergerak dengan kecepatan 10 knot atau 19 kilometer per jam dengan kekuatan 95 knots atau 185 kilometer per jam dengan tekanan 935 hPa. Akibat adanya pergerakan dan fenomena siklon tropis tersebut, maka BMKG memprediksi dampaknya dapat berupa potensi hujan lebat disertai petir serta angin kencang di sembilan wilayah meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Papua Barat. Kemudian, gelombang air laut setinggi 1.25-2.5 meter berpeluang terjadi di Laut Sulawesi, Perairan Kep. Sangihe, Perairan Kep. Sitaro, Perairan Bitung - Likupang, Laut Maluku, Perairan Selatan Sulawesi Utara, Laut Halmahera, dan Perairan Biak hingga Jayapura. Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengintruksikan kepada pemangku kebijakan di Kabupaten/Kota di wilayah masing-masing agar dapat melaksanakan upaya penguatan kesiapsiagaan menghadapi beberapa dampak dari siklon tropis tersebut. Dalam hal ini, pemerintah di daerah diharapkan dapat melaksanakan amanah yang tertuang pada Surat Deputi Bidang Pencegahan BNPB nomor B27IBNPB/DIl/PK.03.02/04/2021 tanggal 13 April 2021 tentang Peringatan Dini dan Langkah-Langkah Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Bibit Siklon Tropis 94w yang berkembang menjadi Siklon Tropis Surigae.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>JAKARTA &#8211; Berdasarkan citra satelit himawari terkait dengan siklon tropis surigae diperkirakan mengalami kenaikan intensitas dalam 24 jam ke depan dan terus bergerak mengarah ke barat laut.</p>
<p>Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika hingga Sabtu pukul 19.00 WIB, posisi siklon tropis tersebut masih akan berada di perairan Samudera Pasifik dan diperkirakan bergerak menuju sebelah utara Maluku Utara, atau pada 11.7 LU dan 129.7 BT, atau sekitar 1.040 kilometer sebelah utara timur laut Tahuna.</p>
<p>Siklon tropis ini diperkirakan akan bergerak dengan kecepatan 10 knot atau 19 kilometer per jam dengan kekuatan 95 knots atau 185 kilometer per jam dengan tekanan 935 hPa.</p>
<p>Akibat adanya pergerakan dan fenomena siklon tropis tersebut, maka BMKG memprediksi dampaknya dapat berupa potensi hujan lebat disertai petir serta angin kencang di sembilan wilayah meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Papua Barat.</p>
<p>Kemudian, gelombang air laut setinggi 1.25-2.5 meter berpeluang terjadi di Laut Sulawesi, Perairan Kep. Sangihe, Perairan Kep. Sitaro, Perairan Bitung &#8211; Likupang, Laut Maluku, Perairan Selatan Sulawesi Utara, Laut Halmahera, dan Perairan Biak hingga Jayapura.</p>
<p>Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengintruksikan kepada pemangku kebijakan di Kabupaten/Kota di wilayah masing-masing agar dapat melaksanakan upaya penguatan kesiapsiagaan menghadapi beberapa dampak dari siklon tropis tersebut.</p>
<p>Dalam hal ini, pemerintah di daerah diharapkan dapat melaksanakan amanah yang tertuang pada Surat Deputi Bidang Pencegahan BNPB nomor B27IBNPB/DIl/PK.03.02/04/2021 tanggal 13 April 2021 tentang Peringatan Dini dan Langkah-Langkah Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Bibit Siklon Tropis 94w yang berkembang menjadi Siklon Tropis Surigae.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bmkg-prediksi-gorontalo-terdampak-siklon-tropis-surigae/">BMKG Prediksi Gorontalo Terdampak Siklon Tropis Surigae</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bmkg-prediksi-gorontalo-terdampak-siklon-tropis-surigae/">BMKG Prediksi Gorontalo Terdampak Siklon Tropis Surigae</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/bmkg-prediksi-gorontalo-terdampak-siklon-tropis-surigae/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beberapa Hari Ke Depan Gorontalo Akan Alami Hujan Lebat Dan Angin Kencang</title>
		<link>https://barakati.id/beberapa-hari-ke-depan-gorontalo-akan-alami-hujan-lebat-dan-angin-kencang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=beberapa-hari-ke-depan-gorontalo-akan-alami-hujan-lebat-dan-angin-kencang</link>
					<comments>https://barakati.id/beberapa-hari-ke-depan-gorontalo-akan-alami-hujan-lebat-dan-angin-kencang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Apr 2021 09:42:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[angin kencang]]></category>
		<category><![CDATA[bmkg]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[hujan lebat]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=8961</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO &#8211; Akhir-akhir ini Provinsi Gorontalo mengalami cuaca ekstrem. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai hujan lebat yang disertai angin kencang untuk beberapa hari ke depan akibat Fenomena alam Siklon Tropis Surigae. Berikutnya juga warga dan unsur pemerintahan diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang akan ditimbulkan oleh perubahan cuaca [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/beberapa-hari-ke-depan-gorontalo-akan-alami-hujan-lebat-dan-angin-kencang/">Beberapa Hari Ke Depan Gorontalo Akan Alami Hujan Lebat Dan Angin Kencang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/beberapa-hari-ke-depan-gorontalo-akan-alami-hujan-lebat-dan-angin-kencang/">Beberapa Hari Ke Depan Gorontalo Akan Alami Hujan Lebat Dan Angin Kencang</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton2" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Akhir-akhir ini Provinsi Gorontalo mengalami cuaca ekstrem. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai hujan lebat yang disertai angin kencang untuk beberapa hari ke depan akibat Fenomena alam Siklon Tropis Surigae. Berikutnya juga warga dan unsur pemerintahan diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang akan ditimbulkan oleh perubahan cuaca ekstrem ini berupa banjir dan tanah longsor. Fenomena alam Siklon Tropis Surigae ternyata memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca khususnya di wilayah Gorontalo. Secara teknis, siklon tropis didefinisikan sebagai sistem tekanan rendah non-frontal yang berskala sinoptik yang tumbuh di atas perairan hangat dengan wilayah perlawanan\' konvektif. Dan kecepatan angin maksimum setidaknya mencapai 34 knot pada lebih dari setengah wilayah yang melingkari pusatnya, serta bertahan setidaknya enam jam. Seperti di informasikan oleh BMKG bahwa adanya Bibit Siklon Tropis 94 W sudah berubah menjadi Siklon Tropis SURIGAE di Samudera Pasifik sebelah utara Papua.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO &#8211; Akhir-akhir ini Provinsi Gorontalo mengalami cuaca ekstrem. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai hujan lebat yang disertai angin kencang untuk beberapa hari ke depan akibat Fenomena alam Siklon Tropis Surigae.</p>
<p>Berikutnya juga warga dan unsur pemerintahan diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang akan ditimbulkan oleh perubahan cuaca ekstrem ini berupa banjir dan tanah longsor.</p>
<p>Fenomena alam Siklon Tropis Surigae ternyata memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca khususnya di wilayah Gorontalo. Secara teknis, siklon tropis didefinisikan sebagai sistem tekanan rendah non-frontal yang berskala sinoptik yang tumbuh di atas perairan hangat dengan wilayah perlawanan&#8217; konvektif.</p>
<p>Dan kecepatan angin maksimum setidaknya mencapai 34 knot pada lebih dari setengah wilayah yang melingkari pusatnya, serta bertahan setidaknya enam jam.</p>
<p>Seperti di informasikan oleh BMKG bahwa adanya Bibit Siklon Tropis 94 W sudah berubah menjadi Siklon Tropis SURIGAE di Samudera Pasifik sebelah utara Papua.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/beberapa-hari-ke-depan-gorontalo-akan-alami-hujan-lebat-dan-angin-kencang/">Beberapa Hari Ke Depan Gorontalo Akan Alami Hujan Lebat Dan Angin Kencang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/beberapa-hari-ke-depan-gorontalo-akan-alami-hujan-lebat-dan-angin-kencang/">Beberapa Hari Ke Depan Gorontalo Akan Alami Hujan Lebat Dan Angin Kencang</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/beberapa-hari-ke-depan-gorontalo-akan-alami-hujan-lebat-dan-angin-kencang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada! BMKG Prediksi Adanya Cuaca Ekstrem Di Indonesia Selama Sepekan</title>
		<link>https://barakati.id/waspada-bmkg-prediksi-adanya-cuaca-ekstrem-di-indonesia-selama-sepekan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=waspada-bmkg-prediksi-adanya-cuaca-ekstrem-di-indonesia-selama-sepekan</link>
					<comments>https://barakati.id/waspada-bmkg-prediksi-adanya-cuaca-ekstrem-di-indonesia-selama-sepekan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jan 2020 10:22:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[angin kencang]]></category>
		<category><![CDATA[bmkg]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[hujan lebat]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=1809</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta-Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi terjadinya cuaca ekstrem yang akan berlangsung selama sepekan ke depan di beberapa wilayah di Indonesia. Cuaca ekstrem ini ditandai dengan curah hujan lebat yang disertai kilat dan petir serta angin kencang. Himbauan ini disebar melalui website resmi BMKG http://www.bmkg.go.id; pada Ahad (5/1/2020). Dalam peringatan itu BMKG menghimbau masyarakat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/waspada-bmkg-prediksi-adanya-cuaca-ekstrem-di-indonesia-selama-sepekan/">Waspada! BMKG Prediksi Adanya Cuaca Ekstrem Di Indonesia Selama Sepekan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/waspada-bmkg-prediksi-adanya-cuaca-ekstrem-di-indonesia-selama-sepekan/">Waspada! BMKG Prediksi Adanya Cuaca Ekstrem Di Indonesia Selama Sepekan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta-Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi terjadinya cuaca ekstrem yang akan berlangsung selama sepekan ke depan di beberapa wilayah di Indonesia.</p>
<p>Cuaca ekstrem ini ditandai dengan curah hujan lebat yang disertai kilat dan petir serta angin kencang.</p>
<p>Himbauan ini disebar melalui website resmi BMKG http://www.bmkg.go.id; pada Ahad (5/1/2020).</p>
<p>Dalam peringatan itu BMKG menghimbau masyarakat di beberapa wilayah seperti Sumatera, Kalimantan, Jawa, NTB, Bali, Sulawesi, Maluku dan Papua, untuk selalu waspada munculnya musibah seperti tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin yang diakibatkan oleh cuaca ekstrem tersebut selama kurun waktu 5 sampai 12 Januari 2020.</p>
<p>Cuaca ekstrem juga mempengaruhi tinggi gelombang di beberapa perairan Indonesia yang mencapai hingga 2.5 Meter.</p>
<p>Deputi Bidang Meteorologi BMKG Drs. R. Mulyono R. Prabowo M.Sc menyebutkan kondisi ini dipengaruhi oleh kurangnya pola tekanan rendah di Belahan Bumi Utara (BBU) dan meningkatnya pola Tekanan Rendah di wilayah Belahan Bumi Selatan (BBS). Sehingga mengindikasi terjadinya peningkatan aktifitas Monsun Asia yang dapat menyebabkan penambahan massa udara basah di wilayah Indonesia.</p>
<p>Selain itu meningkatnya tekanan rendah di BBS (sekitar Australia) dapat membentuk pola konvergensi atau pertemuan massa udara dan belokan angin menjadi signifikan. Hal itu dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia terutama di bagian selatan ekuator.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/waspada-bmkg-prediksi-adanya-cuaca-ekstrem-di-indonesia-selama-sepekan/">Waspada! BMKG Prediksi Adanya Cuaca Ekstrem Di Indonesia Selama Sepekan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/waspada-bmkg-prediksi-adanya-cuaca-ekstrem-di-indonesia-selama-sepekan/">Waspada! BMKG Prediksi Adanya Cuaca Ekstrem Di Indonesia Selama Sepekan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/waspada-bmkg-prediksi-adanya-cuaca-ekstrem-di-indonesia-selama-sepekan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
