<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dampak korona Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/dampak-korona/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/dampak-korona/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Apr 2020 09:31:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>dampak korona Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/dampak-korona/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terjebak Covid-19, Mahasiswa Pohuwato di Makassar Minta Bantuan Pemda</title>
		<link>https://barakati.id/terjebak-covid-19-mahasiswa-pohuwato-di-makassar-minta-bantuan-pemda/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=terjebak-covid-19-mahasiswa-pohuwato-di-makassar-minta-bantuan-pemda</link>
					<comments>https://barakati.id/terjebak-covid-19-mahasiswa-pohuwato-di-makassar-minta-bantuan-pemda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2020 09:29:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[dampak korona]]></category>
		<category><![CDATA[zainudin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=3721</guid>

					<description><![CDATA[<p>Makassar-Munculnya pandemi virus korona di Indonesia yang kian hari kian meningkat menjadi ketakutan seluruh masyarakat tak terkecuali para mahasiswa di perantauan. Di tengah bahaya covid-19 yang terus mengancam keselamatan jiwa, mereka justru jauh dari orang-orang terdekat terlebih orang tua. Seperti yang dirasakan mahasiswa asal Pohuwato di Makassar, Sulawesi Selatan. Mereka mengaku bingung apakah harus pulang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/terjebak-covid-19-mahasiswa-pohuwato-di-makassar-minta-bantuan-pemda/">Terjebak Covid-19, Mahasiswa Pohuwato di Makassar Minta Bantuan Pemda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/terjebak-covid-19-mahasiswa-pohuwato-di-makassar-minta-bantuan-pemda/">Terjebak Covid-19, Mahasiswa Pohuwato di Makassar Minta Bantuan Pemda</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Makassar-Munculnya pandemi virus korona di Indonesia yang kian hari kian meningkat menjadi ketakutan seluruh masyarakat tak terkecuali para mahasiswa di perantauan. Di tengah bahaya covid-19 yang terus mengancam keselamatan jiwa, mereka justru jauh dari orang-orang terdekat terlebih orang tua. Seperti yang dirasakan mahasiswa asal Pohuwato di Makassar, Sulawesi Selatan. Mereka mengaku bingung apakah harus pulang ke kampung halaman atau bertahan di tengah kekhawatiran. Kerisauan mahasiswa pun memuncak, mana kala semua wilayah mulai membatasi arus masuk keluar manusia seiring kasus pasien positif korona makin bertambah. \"Kita ini dilema apakah harus pulang dengan segala konsekuensi atau bertahan,\" ujar Zainudin, salah satu mahasiswa Pohuwato di Makassar, saat diwawancarai wartawan barakati.id melalui via telepon, Rabu (1/4/2020). Zainudin mengatakan, meski proses perkuliahan di kampusnya terus berjalan dengan cara daring, namun hal itu tak membebaskan mereka dari masalah utamanya soal pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Itu di karenakan sejak diberlakukannya pembatasan aktivitas masyarakat oleh pemerintah, penghasilan orang tua mereka di kampung pun turut menipis bahkan nihil. \"Di lain sisi, kita juga sadar, kalau harus pulang tentu konsekwensinya besar. Kita tidak tau apakah di tengah perjalanan pulang virus ini menjangkiti kita atau tidak, dan membawa masuk ke daerah,\" katanya. Zainudin menyebutkan, situasi ini tak hanya dialami mahasiswa yang ada di Makassar saja. Para mahasiswa Pohuwato di daerah lainpun merasakan hal yang sama. Oleh karena itu, ia meminta pihak Pemerintah Kabupaten Pohuwato kiranya dapat mencarikan solusi atas permasalah yang mereka hadapi. \"Pemerintah Kabupaten Pohuwato harus mencarikan solusi, sekiranya dengan mendata berapa jumlah mahasiswa rantau asal Pohuwato yang ada di luar daerah dan memberikan bantuan dana sampai berakhirnya virus Corona ini. Mudah-mudahan ini bisa menjadi satu solusi untuk mengurangi ODP dan PDP yg ada di Kabupaten Pohuwato, serta menjawab kegelisahan dari para mahasiswa rantau asal Pohuwato,\" ujar Zainudin.", "Indonesian Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>Makassar-Munculnya pandemi virus korona di Indonesia yang kian hari kian meningkat menjadi ketakutan seluruh masyarakat tak terkecuali para mahasiswa di perantauan. Di tengah bahaya covid-19 yang terus mengancam keselamatan jiwa, mereka justru jauh dari orang-orang terdekat terlebih orang tua.</p>
<p>Seperti yang dirasakan mahasiswa asal Pohuwato di Makassar, Sulawesi Selatan. Mereka mengaku bingung apakah harus pulang ke kampung halaman atau bertahan di tengah kekhawatiran. Kerisauan mahasiswa pun memuncak, mana kala semua wilayah mulai membatasi arus masuk keluar manusia seiring kasus pasien positif korona makin bertambah.</p>
<p>&#8220;Kita ini dilema apakah harus pulang dengan segala konsekuensi atau bertahan,&#8221; ujar Zainudin, salah satu mahasiswa Pohuwato di Makassar, saat diwawancarai wartawan barakati.id melalui via telepon, Rabu (1/4/2020).</p>
<p>Zainudin mengatakan, meski proses perkuliahan di kampusnya terus berjalan dengan cara daring, namun hal itu tak membebaskan mereka dari masalah utamanya soal pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Itu di karenakan sejak diberlakukannya pembatasan aktivitas masyarakat oleh pemerintah, penghasilan orang tua mereka di kampung pun turut menipis bahkan nihil.</p>
<p>&#8220;Di lain sisi, kita juga sadar, kalau harus pulang tentu konsekwensinya besar. Kita tidak tau apakah di tengah perjalanan pulang virus ini menjangkiti kita atau tidak, dan membawa masuk ke daerah,&#8221; katanya.</p>
<p>Zainudin menyebutkan, situasi ini tak hanya dialami mahasiswa yang ada di Makassar saja. Para mahasiswa Pohuwato di daerah lainpun merasakan hal yang sama.</p>
<p>Oleh karena itu, ia meminta pihak Pemerintah Kabupaten Pohuwato kiranya dapat mencarikan solusi atas permasalah yang mereka hadapi.</p>
<p>&#8220;Pemerintah Kabupaten Pohuwato harus mencarikan solusi, sekiranya dengan mendata berapa jumlah mahasiswa rantau asal Pohuwato yang ada di luar daerah dan memberikan bantuan dana sampai berakhirnya virus Corona ini. Mudah-mudahan ini bisa menjadi satu solusi untuk mengurangi ODP dan PDP yg ada di Kabupaten Pohuwato, serta menjawab kegelisahan dari para mahasiswa rantau asal Pohuwato,&#8221; ujar Zainudin.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/terjebak-covid-19-mahasiswa-pohuwato-di-makassar-minta-bantuan-pemda/">Terjebak Covid-19, Mahasiswa Pohuwato di Makassar Minta Bantuan Pemda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/terjebak-covid-19-mahasiswa-pohuwato-di-makassar-minta-bantuan-pemda/">Terjebak Covid-19, Mahasiswa Pohuwato di Makassar Minta Bantuan Pemda</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/terjebak-covid-19-mahasiswa-pohuwato-di-makassar-minta-bantuan-pemda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
