<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Demo ricuh Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/demo-ricuh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/demo-ricuh/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Jun 2026 08:38:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Demo ricuh Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/demo-ricuh/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Oknum Pendemo Yang Tonjok Anggota Pengamanan Polisi di Mamuju Kini Buron</title>
		<link>https://barakati.id/oknum-pendemo-yang-tonjok-anggota-pengamanan-polisi-di-mamuju-kini-buron/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=oknum-pendemo-yang-tonjok-anggota-pengamanan-polisi-di-mamuju-kini-buron</link>
					<comments>https://barakati.id/oknum-pendemo-yang-tonjok-anggota-pengamanan-polisi-di-mamuju-kini-buron/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 08:38:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminalitas]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<category><![CDATA[aparat keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[berita regional]]></category>
		<category><![CDATA[buronan demo]]></category>
		<category><![CDATA[Demo ricuh]]></category>
		<category><![CDATA[Demonstrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kericuhan massa]]></category>
		<category><![CDATA[liputan6 regional]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku kabur ke hutan]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan aparat]]></category>
		<category><![CDATA[pengejaran polisi]]></category>
		<category><![CDATA[polisi dipukul]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[tindak kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[unjuk rasa anarkis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30590</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketegangan mewarnai jalannya sebuah aksi unjuk rasa yang mendadak berubah menjadi arena tindak kekerasan di sela-sela aksi unjuk rasa Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Uluna Salu (IPMAPUS) Mamuju di depan Kantor Balai Wilayah Sungai Sulawesi V Mamuju, Sulawesi Barat, pada Selasa (2/6/2026) siang. Niat awal untuk menyampaikan aspirasi justru dinodai oleh aksi premanisme oknum demonstran. Seorang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/oknum-pendemo-yang-tonjok-anggota-pengamanan-polisi-di-mamuju-kini-buron/">Oknum Pendemo Yang Tonjok Anggota Pengamanan Polisi di Mamuju Kini Buron</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/oknum-pendemo-yang-tonjok-anggota-pengamanan-polisi-di-mamuju-kini-buron/">Oknum Pendemo Yang Tonjok Anggota Pengamanan Polisi di Mamuju Kini Buron</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="3">Ketegangan mewarnai jalannya sebuah aksi unjuk rasa yang mendadak berubah menjadi arena tindak kekerasan di sela-sela aksi unjuk rasa Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Uluna Salu (IPMAPUS) Mamuju di depan Kantor Balai Wilayah Sungai Sulawesi V Mamuju, Sulawesi Barat, pada Selasa (2/6/2026) siang. Niat awal untuk menyampaikan aspirasi justru dinodai oleh aksi premanisme oknum demonstran. Seorang personel kepolisian yang tengah menjalankan tugas pengamanan dan pengendalian massa dilaporkan menjadi korban pemukulan. Ironisnya, alih-alih berani mempertanggungjawabkan perbuatannya, sang pelaku langsung mengambil langkah seribu dan diduga kuat melarikan diri ke kawasan hutan di sekitar lokasi kejadian.</p>
<p data-path-to-node="4">Insiden ini bermula ketika eskalasi massa di lapangan mulai memanas dan tidak terkendali. Barikade petugas yang berusaha mendinginkan suasana justru mendapat provokasi fisik. Di tengah pusaran kericuhan tersebut, pelaku melayangkan pukulan kepada petugas. Memanfaatkan kepanikan dan padatnya kerumunan, individu tersebut berhasil menerobos perimeter pengamanan dan berlari menuju area pepohonan lebat yang berada tak jauh dari titik demonstrasi.</p>
<p data-path-to-node="5">Pihak penegak hukum merespons cepat tindakan anarkis ini. Tim gabungan langsung diterjunkan untuk menyisir area pelarian. Ciri-ciri fisik dan identitas pelaku saat ini telah berada di tangan penyidik.</p>
<p data-path-to-node="6">&#8220;Kami sedang melakukan pengejaran. Identitas pelaku sudah kami kantongi dan diduga kuat melarikan diri ke arah hutan di sekitar lokasi kejadian,&#8221; demikian pernyataan dan kutipan tegas dari pihak kepolisian setempat terkait operasi perburuan yang sedang berlangsung.</p>
<p data-path-to-node="7">Tindakan kekerasan dalam demonstrasi yang berujung pada pelarian ke area pelosok bukanlah fenomena baru. Berdasarkan data yang dihimpun, insiden demonstrasi berskala regional kerap dimanfaatkan oleh provokator untuk memancing kerusuhan. Ketika situasi memburuk dan aparat mulai mengambil tindakan tegas, para pelaku umumnya memanfaatkan kontur geografis daerah setempat—seperti kawasan hutan, bukit, atau perkebunan—sebagai tameng dan rute pelarian darurat dari jerat hukum.</p>
<p data-path-to-node="8">Hingga naskah berita ini diturunkan, aparat masih terus mempersempit ruang gerak di area hutan tersebut. Penjagaan di titik-titik keluar masuk kawasan juga diperketat. Warga sekitar diimbau untuk tidak bertindak main hakim sendiri, namun segera melapor kepada pos polisi terdekat apabila melihat keberadaan sosok dengan gerak-gerik mencurigakan di sekitar pemukiman mereka.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/oknum-pendemo-yang-tonjok-anggota-pengamanan-polisi-di-mamuju-kini-buron/">Oknum Pendemo Yang Tonjok Anggota Pengamanan Polisi di Mamuju Kini Buron</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/oknum-pendemo-yang-tonjok-anggota-pengamanan-polisi-di-mamuju-kini-buron/">Oknum Pendemo Yang Tonjok Anggota Pengamanan Polisi di Mamuju Kini Buron</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/oknum-pendemo-yang-tonjok-anggota-pengamanan-polisi-di-mamuju-kini-buron/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aksi Tolak Kenaikan BBM di Gorontalo Berakhir Ricuh</title>
		<link>https://barakati.id/aksi-tolak-kenaikan-bbm-di-gorontalo-berakhir-ricuh/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=aksi-tolak-kenaikan-bbm-di-gorontalo-berakhir-ricuh</link>
					<comments>https://barakati.id/aksi-tolak-kenaikan-bbm-di-gorontalo-berakhir-ricuh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Sep 2022 10:40:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[aksi demo]]></category>
		<category><![CDATA[demo]]></category>
		<category><![CDATA[Demo ricuh]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[TOLAK BBM NAIK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=15303</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/aksi-tolak-kenaikan-bbm-di-gorontalo-berakhir-ricuh/">Aksi Tolak Kenaikan BBM di Gorontalo Berakhir Ricuh</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/aksi-tolak-kenaikan-bbm-di-gorontalo-berakhir-ricuh/">Aksi Tolak Kenaikan BBM di Gorontalo Berakhir Ricuh</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("NEWS - Gelombang aksi protes terus berlanjut dari berbagai daerah, di Gorontalo menyusul kenaikan tarif bahan bakar minyak (BBM) yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Di Gorontalo masa yang tergabung dalam Aliansi merah putih bentrok dengan aparat keamanan. Sejumlah aktivis di tangkap, namun dibebaskan kembali oleh aparat kepolisian. Salah satu peserta demo terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit, diduga di tendang oleh aparat keamanan pada bagian tubuhnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>NEWS &#8211; Gelombang aksi protes terus berlanjut dari berbagai daerah, di Gorontalo menyusul kenaikan tarif bahan bakar minyak (BBM) yang dilakukan oleh pemerintah pusat.</p>
<p>Di Gorontalo masa yang tergabung dalam Aliansi merah putih bentrok dengan aparat keamanan. Sejumlah aktivis di tangkap, namun dibebaskan kembali oleh aparat kepolisian.</p>
<p>Salah satu peserta demo terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit, diduga di tendang oleh aparat keamanan pada bagian tubuhnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/aksi-tolak-kenaikan-bbm-di-gorontalo-berakhir-ricuh/">Aksi Tolak Kenaikan BBM di Gorontalo Berakhir Ricuh</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/aksi-tolak-kenaikan-bbm-di-gorontalo-berakhir-ricuh/">Aksi Tolak Kenaikan BBM di Gorontalo Berakhir Ricuh</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/aksi-tolak-kenaikan-bbm-di-gorontalo-berakhir-ricuh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PWI Gorontalo Kawal Penangkapan Dua Wartawan Saat Meliput Demo Omnibus Law</title>
		<link>https://barakati.id/pwi-gorontalo-kawal-penangkapan-dua-wartawan-saat-meliput-demo-omnibus-law/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pwi-gorontalo-kawal-penangkapan-dua-wartawan-saat-meliput-demo-omnibus-law</link>
					<comments>https://barakati.id/pwi-gorontalo-kawal-penangkapan-dua-wartawan-saat-meliput-demo-omnibus-law/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2020 05:02:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Demo ricuh]]></category>
		<category><![CDATA[Omnibuslaw]]></category>
		<category><![CDATA[Penangkapan wartawan]]></category>
		<category><![CDATA[Pwi gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Tolak omnibus law]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=6751</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Organisasi Pers Gorontalo Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Gorontalo menyayangkan tindak represif yang dilakukan aparat kepolisian Gorontalo saat mengawal dan mengamankan aksi demo menolak Omnibus Law atau UU Cipta Kerja, Senin (12/10/2020). Pasalnya ada dua wartawan yang ditangkap aparat kepolisian lalu dibawa ke Polda Gorontalo untuk dilakukan pembinaan. Mengetahui adanya wartawan yang diamankan aparat, PWI [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pwi-gorontalo-kawal-penangkapan-dua-wartawan-saat-meliput-demo-omnibus-law/">PWI Gorontalo Kawal Penangkapan Dua Wartawan Saat Meliput Demo Omnibus Law</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pwi-gorontalo-kawal-penangkapan-dua-wartawan-saat-meliput-demo-omnibus-law/">PWI Gorontalo Kawal Penangkapan Dua Wartawan Saat Meliput Demo Omnibus Law</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Organisasi Pers Gorontalo Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Gorontalo menyayangkan tindak represif yang dilakukan aparat kepolisian Gorontalo saat mengawal dan mengamankan aksi demo menolak Omnibus Law atau UU Cipta Kerja, Senin (12/10/2020). Pasalnya ada dua wartawan yang ditangkap aparat kepolisian lalu dibawa ke Polda Gorontalo untuk dilakukan pembinaan. Mengetahui adanya wartawan yang diamankan aparat, PWI Provinsi Gorontalo langsung bergerak untuk melakukan advokasi dan mengawal keberadaan wartawan-wartawan yang diamankan tersebut. Sekretaris PWI Gorontalo, Fadli Polii mengatakan bahwa PWI Provinsi Gorontalo tidak ingin kerja-kerja wartawan di lapangan mendapat intimidasi. Sebab jika itu dilakukan maka, aparat kepolisian sudah melanggar UU Nomor 40/1999 tentang pers. \"Kami yang mendapat informasi bahwa ada wartawan yang saat meliput aksi demo menolak UU Cipta Kerja digiring ke Polda Gorontalo. Kami langsung bergerak, mengawal. Kami tidak ingin teman-teman sejawat kami mendapat intimidasi atau kekerasan,\" tutur Fadli. Menurutnya bahwa kerja-kerja wartawan dilindungi oleh UU. Sehingga aparat kepolisian yang melakukan pengamanan harusnya tidak refresif terhadap teman-teman media. Apalagi mereka menggunakan ID card saat meliput. \"Jika ada intimidasi apalagi karya-karya teman-teman jurnalis diminta untuk dihapus. Maka kami akan mengadukan ini ke PWI Pusat dan juga ke Propam terhadap aparat-aparat yang menekan kerja-kerja wartawan,\" paparnya. Sebelumnya saat meliput aksi demo menolak Undang-undang Cipta Kerja, yang berbuntut kericuhan di simpang lima Telaga, Kota Gorontalo, Senin (12/10/2020). Sebanyak 69 orang ditangkap. Dua di antaranya adalah wartawan media online kronologi.id. Adalah Hamdi, wartawan kronologi.id yang turut diamankan petugas Polda Gorontalo. Hamdi diamankan saat sedang meliput momen bentrok fisik yang melibatkan oknum polisi dengan massa demonstran. Hingga berita ini dilansir pukul 19.30 Wita, Hamdi masih diamankan di Polda Gorontalo. Selain Hamdi, ada pula editor media online 60dtk.com, Niken Mokoginta, ikut ditahan. Niken ditahan bersama massa demonstran dari unsur Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Tak hanya itu, saat meliput aksi demo tadi pun, wartawan gopos.id atas nama Arianto Panambang dianiaya sejumlah anggota. Meski sudah menggunakan ID Card, Ari tetap mendapat beberapa pukulan yang mengenai kepalanya. Beruntung aksi pemukulan tersebut dilerai oleh wartawan lainnya yang berada di lokasi. Mereka memberitahukan bahwa orang yang dianiaya tersebut adalah wartawan.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Organisasi Pers Gorontalo Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Gorontalo menyayangkan tindak represif yang dilakukan aparat kepolisian Gorontalo saat mengawal dan mengamankan aksi demo menolak Omnibus Law atau UU Cipta Kerja, Senin (12/10/2020).<br />
Pasalnya ada dua wartawan yang ditangkap aparat kepolisian lalu dibawa ke Polda Gorontalo untuk dilakukan pembinaan.</p>
<p>Mengetahui adanya wartawan yang diamankan aparat, PWI Provinsi Gorontalo langsung bergerak untuk melakukan advokasi dan mengawal keberadaan wartawan-wartawan yang diamankan tersebut. Sekretaris PWI Gorontalo, Fadli Polii mengatakan bahwa PWI Provinsi Gorontalo tidak ingin kerja-kerja wartawan di lapangan mendapat intimidasi. Sebab jika itu dilakukan maka, aparat kepolisian sudah melanggar UU Nomor 40/1999 tentang pers.<br />
&#8220;Kami yang mendapat informasi bahwa ada wartawan yang saat meliput aksi demo menolak UU Cipta Kerja digiring ke Polda Gorontalo. Kami langsung bergerak, mengawal. Kami tidak ingin teman-teman sejawat kami mendapat intimidasi atau kekerasan,&#8221; tutur Fadli.<br />
Menurutnya bahwa kerja-kerja wartawan dilindungi oleh UU. Sehingga aparat kepolisian yang melakukan pengamanan harusnya tidak refresif terhadap teman-teman media. Apalagi mereka menggunakan ID card saat meliput.<br />
&#8220;Jika ada intimidasi apalagi karya-karya teman-teman jurnalis diminta untuk dihapus. Maka kami akan mengadukan ini ke PWI Pusat dan juga ke Propam terhadap aparat-aparat yang menekan kerja-kerja wartawan,&#8221; paparnya.<br />
Sebelumnya saat meliput aksi demo menolak Undang-undang Cipta Kerja, yang berbuntut kericuhan di simpang lima Telaga, Kota Gorontalo, Senin (12/10/2020). Sebanyak 69 orang ditangkap. Dua di antaranya adalah wartawan media online kronologi.id.<br />
Adalah Hamdi, wartawan kronologi.id yang turut diamankan petugas Polda Gorontalo. Hamdi diamankan saat sedang meliput momen bentrok fisik yang melibatkan oknum polisi dengan massa demonstran. Hingga berita ini dilansir pukul 19.30 Wita, Hamdi masih diamankan di Polda Gorontalo.</p>
<p>Selain Hamdi, ada pula editor media online 60dtk.com, Niken Mokoginta, ikut ditahan. Niken ditahan bersama massa demonstran dari unsur Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).<br />
Tak hanya itu, saat meliput aksi demo tadi pun, wartawan gopos.id atas nama Arianto Panambang dianiaya sejumlah anggota. Meski sudah menggunakan ID Card, Ari tetap mendapat beberapa pukulan yang mengenai kepalanya. Beruntung aksi pemukulan tersebut dilerai oleh wartawan lainnya yang berada di lokasi. Mereka memberitahukan bahwa orang yang dianiaya tersebut adalah wartawan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pwi-gorontalo-kawal-penangkapan-dua-wartawan-saat-meliput-demo-omnibus-law/">PWI Gorontalo Kawal Penangkapan Dua Wartawan Saat Meliput Demo Omnibus Law</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pwi-gorontalo-kawal-penangkapan-dua-wartawan-saat-meliput-demo-omnibus-law/">PWI Gorontalo Kawal Penangkapan Dua Wartawan Saat Meliput Demo Omnibus Law</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pwi-gorontalo-kawal-penangkapan-dua-wartawan-saat-meliput-demo-omnibus-law/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Unras UU Ciptaker Ricuh, Massa Lempar Batu ke Aparat</title>
		<link>https://barakati.id/unras-uu-ciptaker-ricuh-massa-lempar-batu-ke-aparat/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=unras-uu-ciptaker-ricuh-massa-lempar-batu-ke-aparat</link>
					<comments>https://barakati.id/unras-uu-ciptaker-ricuh-massa-lempar-batu-ke-aparat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2020 09:34:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Demo omnibus law]]></category>
		<category><![CDATA[Demo ricuh]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa demo]]></category>
		<category><![CDATA[ricuh]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tolak omnibus law]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=6734</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Unjuk rasa Tolak UU cipta kerja di Gorontalo berakhir ricuh. massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Gorontalo bentrok dengan barisan keamanan. Saling dorong terjadi saat aparat berusaha membubarkan massa. Bahkan, massa, ada yang secara spontan melemparkan batu ke aparat keamanan. Namun beberapa saat kemudian, massa akhirnya berhasil dipukul mundur oleh petugas keamanan dengan satu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/unras-uu-ciptaker-ricuh-massa-lempar-batu-ke-aparat/">Unras UU Ciptaker Ricuh, Massa Lempar Batu ke Aparat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/unras-uu-ciptaker-ricuh-massa-lempar-batu-ke-aparat/">Unras UU Ciptaker Ricuh, Massa Lempar Batu ke Aparat</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton2" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Unjuk rasa Tolak UU cipta kerja di Gorontalo berakhir ricuh. massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Gorontalo bentrok dengan barisan keamanan. Saling dorong terjadi saat aparat berusaha membubarkan massa. Bahkan, massa, ada yang secara spontan melemparkan batu ke aparat keamanan. Namun beberapa saat kemudian, massa akhirnya berhasil dipukul mundur oleh petugas keamanan dengan satu unit mobil water Canon dan baracuda.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Unjuk rasa Tolak UU cipta kerja di Gorontalo berakhir ricuh. massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Gorontalo bentrok dengan barisan keamanan. Saling dorong terjadi saat aparat berusaha membubarkan massa.</p>
<p>Bahkan, massa, ada yang secara spontan melemparkan batu ke aparat keamanan.</p>
<p>Namun beberapa saat kemudian, massa akhirnya berhasil dipukul mundur oleh petugas keamanan dengan satu unit mobil water Canon dan baracuda.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/unras-uu-ciptaker-ricuh-massa-lempar-batu-ke-aparat/">Unras UU Ciptaker Ricuh, Massa Lempar Batu ke Aparat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/unras-uu-ciptaker-ricuh-massa-lempar-batu-ke-aparat/">Unras UU Ciptaker Ricuh, Massa Lempar Batu ke Aparat</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/unras-uu-ciptaker-ricuh-massa-lempar-batu-ke-aparat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korlap Aksi Demo Tolak Omnibus Law: Ada Teman Kami yang Hilang</title>
		<link>https://barakati.id/korlap-aksi-demo-tolak-omnibus-law-ada-teman-kami-yang-hilang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=korlap-aksi-demo-tolak-omnibus-law-ada-teman-kami-yang-hilang</link>
					<comments>https://barakati.id/korlap-aksi-demo-tolak-omnibus-law-ada-teman-kami-yang-hilang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2020 11:25:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Demo omnibus law]]></category>
		<category><![CDATA[Demo ricuh]]></category>
		<category><![CDATA[Pendemo hilang]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=6683</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Koordinator lapangan aliansi masyarakat tolak Omnibus Law Gorontalo Hidayat Musa mengaku ada sejumlah anggota aksi yang menjadi sasaran penangkapan petugas kepolisian. &#8220;Setelah aksi ricuh terhenti, ada beberapa teman kami yang hilang. Kemudian ditangkap ada enam orang dan samapi sekarang masih 10 orang belum terkonfirmasi keberadaannya,&#8221; ujar Hidayat sesaat setelah terjadi ricuh antara demonstran dan aparat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/korlap-aksi-demo-tolak-omnibus-law-ada-teman-kami-yang-hilang/">Korlap Aksi Demo Tolak Omnibus Law: Ada Teman Kami yang Hilang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/korlap-aksi-demo-tolak-omnibus-law-ada-teman-kami-yang-hilang/">Korlap Aksi Demo Tolak Omnibus Law: Ada Teman Kami yang Hilang</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton3" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Koordinator lapangan aliansi masyarakat tolak Omnibus Law Gorontalo Hidayat Musa mengaku ada sejumlah anggota aksi yang menjadi sasaran penangkapan petugas kepolisian. \"Setelah aksi ricuh terhenti, ada beberapa teman kami yang hilang. Kemudian ditangkap ada enam orang dan samapi sekarang masih 10 orang belum terkonfirmasi keberadaannya,\" ujar Hidayat sesaat setelah terjadi ricuh antara demonstran dan aparat keamanan, Kamis (8/9). Dirinya juga menambahkan, ada beberapa peserta yang menjadi korban mengalami luka di bagian kepala sehingga harus dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas terdekat guna mendapatkan pertolongan dari tim medis. \"data yang masuk ke saya sebagai korlap ada dua orang korban yang terluka dan saat ini telah di rawat di RS dan Puskesmas\'\' imbuhnya Masa aksi yang tergabung dari beberapa organisasi tersebut akan tetap bertahan di lokasi titik aksi untuk menunggu teman teman mereka yang di kabarkan hilang. \"kita akan tetap bertahan disini semua sampai kita menemukan semua masa aksi kita\" Katanya.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Koordinator lapangan aliansi masyarakat tolak Omnibus Law Gorontalo Hidayat Musa mengaku ada sejumlah anggota aksi yang menjadi sasaran penangkapan petugas kepolisian.</p>
<p>&#8220;Setelah aksi ricuh terhenti, ada beberapa teman kami yang hilang. Kemudian ditangkap ada enam orang dan samapi sekarang masih 10 orang belum terkonfirmasi keberadaannya,&#8221; ujar Hidayat sesaat setelah terjadi ricuh antara demonstran dan aparat keamanan, Kamis (8/9).</p>
<p>Dirinya juga menambahkan, ada beberapa peserta yang menjadi korban mengalami luka di bagian kepala sehingga harus dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas terdekat guna mendapatkan pertolongan dari tim medis.</p>
<p>&#8220;data yang masuk ke saya sebagai korlap ada dua orang korban yang terluka dan saat ini telah di rawat di RS dan Puskesmas&#8221; imbuhnya</p>
<p>Masa aksi yang tergabung dari beberapa organisasi tersebut akan tetap bertahan di lokasi titik aksi untuk menunggu teman teman mereka yang di kabarkan hilang.</p>
<p>&#8220;kita akan tetap bertahan disini semua sampai kita menemukan semua masa aksi kita&#8221; Katanya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/korlap-aksi-demo-tolak-omnibus-law-ada-teman-kami-yang-hilang/">Korlap Aksi Demo Tolak Omnibus Law: Ada Teman Kami yang Hilang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/korlap-aksi-demo-tolak-omnibus-law-ada-teman-kami-yang-hilang/">Korlap Aksi Demo Tolak Omnibus Law: Ada Teman Kami yang Hilang</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/korlap-aksi-demo-tolak-omnibus-law-ada-teman-kami-yang-hilang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Demo Tolak Omnibus Law Ricuh, Massa Dipukul Mundur Petugas</title>
		<link>https://barakati.id/demo-tolak-omnibus-law-ricuh-massa-dipukul-mundur-petugas/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=demo-tolak-omnibus-law-ricuh-massa-dipukul-mundur-petugas</link>
					<comments>https://barakati.id/demo-tolak-omnibus-law-ricuh-massa-dipukul-mundur-petugas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2020 08:27:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[aksi demo]]></category>
		<category><![CDATA[demo]]></category>
		<category><![CDATA[Demo ricuh]]></category>
		<category><![CDATA[Ricuh omnibus law]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tolak omnibus law]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=6680</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Aksi demonstrasi aliansi masyarakat tolak Omnibus Law di Kota Gorontalo berakhir ricuh. Pendemo dipukul mundur oleh pihak kepolisian satu unit mobil water canon digunakan untuk membubarkan masa. Sebelumnya massa melakukan aksi di depan Kantor DPRD Kota Gorontalo. Usai melakukan orasi di DPRD massa kemudian melanjutkan aksinya di simpang lima Telaga. Massa juga membakar ban sebagai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/demo-tolak-omnibus-law-ricuh-massa-dipukul-mundur-petugas/">Demo Tolak Omnibus Law Ricuh, Massa Dipukul Mundur Petugas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/demo-tolak-omnibus-law-ricuh-massa-dipukul-mundur-petugas/">Demo Tolak Omnibus Law Ricuh, Massa Dipukul Mundur Petugas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton4" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Aksi demonstrasi aliansi masyarakat tolak Omnibus Law di Kota Gorontalo berakhir ricuh. Pendemo dipukul mundur oleh pihak kepolisian satu unit mobil water canon digunakan untuk membubarkan masa. Sebelumnya massa melakukan aksi di depan Kantor DPRD Kota Gorontalo. Usai melakukan orasi di DPRD massa kemudian melanjutkan aksinya di simpang lima Telaga. Massa juga membakar ban sebagai bentuk ketidakpuasan mereka kepada pemerintah.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Aksi demonstrasi aliansi masyarakat tolak Omnibus Law di Kota Gorontalo berakhir ricuh. Pendemo dipukul mundur oleh pihak kepolisian satu unit mobil water canon digunakan untuk membubarkan masa.</p>
<p>Sebelumnya massa melakukan aksi di depan Kantor DPRD Kota Gorontalo. Usai melakukan orasi di DPRD massa kemudian melanjutkan aksinya di simpang lima Telaga.</p>
<p>Massa juga membakar ban sebagai bentuk ketidakpuasan mereka kepada pemerintah.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/demo-tolak-omnibus-law-ricuh-massa-dipukul-mundur-petugas/">Demo Tolak Omnibus Law Ricuh, Massa Dipukul Mundur Petugas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/demo-tolak-omnibus-law-ricuh-massa-dipukul-mundur-petugas/">Demo Tolak Omnibus Law Ricuh, Massa Dipukul Mundur Petugas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/demo-tolak-omnibus-law-ricuh-massa-dipukul-mundur-petugas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
