<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>desa bakti Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/desa-bakti/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/desa-bakti/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Dec 2025 18:55:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>desa bakti Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/desa-bakti/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Investigasi Lanjutan Menyanggah Klaim Pemerintah Desa soal Lahan Perkebunan</title>
		<link>https://barakati.id/investigasi-lanjutan-menyanggah-klaim-pemerintah-desa-soal-lahan-perkebunan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=investigasi-lanjutan-menyanggah-klaim-pemerintah-desa-soal-lahan-perkebunan</link>
					<comments>https://barakati.id/investigasi-lanjutan-menyanggah-klaim-pemerintah-desa-soal-lahan-perkebunan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2025 18:54:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[administrasi lahan]]></category>
		<category><![CDATA[desa bakti]]></category>
		<category><![CDATA[Hgu]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[karet]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi I DPRD Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan lapangan]]></category>
		<category><![CDATA[lahan perkebunan]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Bumi dan Bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[PBB]]></category>
		<category><![CDATA[perizinan lahan]]></category>
		<category><![CDATA[regulasi pengelolaan lahan]]></category>
		<category><![CDATA[tata kelola lahan]]></category>
		<category><![CDATA[tebu]]></category>
		<category><![CDATA[transparansi data]]></category>
		<category><![CDATA[verifikasi data lahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28555</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/investigasi-lanjutan-menyanggah-klaim-pemerintah-desa-soal-lahan-perkebunan/">Investigasi Lanjutan Menyanggah Klaim Pemerintah Desa soal Lahan Perkebunan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/investigasi-lanjutan-menyanggah-klaim-pemerintah-desa-soal-lahan-perkebunan/">Investigasi Lanjutan Menyanggah Klaim Pemerintah Desa soal Lahan Perkebunan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("DEPROV - Desa Bakti Digugat Soal Pengelolaan Lahan Perkebunan: Komisi I DPRD Gorontalo Lakukan Penelusuran Lanjutan Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo menggelar kunjungan lapangan ke Desa Bakti, Kabupaten Gorontalo, untuk mengkonfirmasi dugaan permasalahan terkait pengelolaan lahan perkebunan tebu dan karet yang sebelumnya ramai menjadi sorotan publik. Dalam kunjungan tersebut, Umar Karim, anggota Komisi I, mengungkapkan adanya indikasi ketidaksesuaian praktik pengelolaan lahan di lapangan. Salah satu fokus utama adalah kewajiban administrasi dan perizinan lahan yang diduga tidak dipenuhi oleh pihak pengelola. “Tujuan kami adalah menelusuri permasalahan pengelolaan lahan tebu dan karet yang praktek di lapangan tidak memenuhi kewajibannya, misalnya lahan belum dialihkan menjadi Hak Guna Usaha (HGU),” ujar Umar Karim. Komisi I menjelaskan bahwa lahan yang tidak dialihkan menjadi HGU seharusnya dikenai kewajiban pajak lokal seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Namun, hasil penelusuran awal menunjukkan fakta yang berbeda. “Karena tidak dialihkan menjadi HGU, seharusnya mereka membayar pajak lokal seperti PBB, tetapi faktanya di beberapa wilayah desa tidak membayar dan lahan belum dialihkan ke HGU,” tegasnya. Namun, setibanya di Desa Bakti, tim Komisi I mendapatkan informasi berbeda dari pemerintah desa. Pihak desa menegaskan bahwa wilayah mereka tidak memiliki perkebunan tebu maupun karet seperti yang sebelumnya dilaporkan. “Ketika kami mengkonfirmasi ke pemerintah desa, ternyata tidak ada perkebunan tebu dan karet di desa ini. Menurut informasi dari mereka, perkebunan tersebut berada di beberapa desa tetangga, dan kami akan turun ke desa-desa tersebut untuk memastikan kejelasan data,” jelas Umar. Komisi I menegaskan akan melanjutkan penelusuran ke desa-desa yang disebutkan guna memastikan keakuratan data, kelengkapan laporan, serta kepatuhan terhadap regulasi pengelolaan lahan. Hingga berita ini ditayangkan, Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo masih menjadwalkan kunjungan lanjutan sebagai tindak lanjut pengawasan terhadap perizinan dan kewajiban administrasi lahan perkebunan di wilayah Kabupaten Gorontalo.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">DEPROV &#8211; Desa Bakti Digugat Soal Pengelolaan Lahan Perkebunan: Komisi I DPRD Gorontalo Lakukan Penelusuran Lanjutan<br />
Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo menggelar kunjungan lapangan ke Desa Bakti, Kabupaten Gorontalo, untuk mengkonfirmasi dugaan permasalahan terkait pengelolaan lahan perkebunan tebu dan karet yang sebelumnya ramai menjadi sorotan publik.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam kunjungan tersebut, Umar Karim, anggota Komisi I, mengungkapkan adanya indikasi ketidaksesuaian praktik pengelolaan lahan di lapangan. Salah satu fokus utama adalah kewajiban administrasi dan perizinan lahan yang diduga tidak dipenuhi oleh pihak pengelola.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Tujuan kami adalah menelusuri permasalahan pengelolaan lahan tebu dan karet yang praktek di lapangan tidak memenuhi kewajibannya, misalnya lahan belum dialihkan menjadi Hak Guna Usaha (HGU),” ujar Umar Karim.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Komisi I menjelaskan bahwa lahan yang tidak dialihkan menjadi HGU seharusnya dikenai kewajiban pajak lokal seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Namun, hasil penelusuran awal menunjukkan fakta yang berbeda.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Karena tidak dialihkan menjadi HGU, seharusnya mereka membayar pajak lokal seperti PBB, tetapi faktanya di beberapa wilayah desa tidak membayar dan lahan belum dialihkan ke HGU,” tegasnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Namun, setibanya di Desa Bakti, tim Komisi I mendapatkan informasi berbeda dari pemerintah desa. Pihak desa menegaskan bahwa wilayah mereka tidak memiliki perkebunan tebu maupun karet seperti yang sebelumnya dilaporkan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Ketika kami mengkonfirmasi ke pemerintah desa, ternyata tidak ada perkebunan tebu dan karet di desa ini. Menurut informasi dari mereka, perkebunan tersebut berada di beberapa desa tetangga, dan kami akan turun ke desa-desa tersebut untuk memastikan kejelasan data,” jelas Umar.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Komisi I menegaskan akan melanjutkan penelusuran ke desa-desa yang disebutkan guna memastikan keakuratan data, kelengkapan laporan, serta kepatuhan terhadap regulasi pengelolaan lahan. Hingga berita ini ditayangkan, Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo masih menjadwalkan kunjungan lanjutan sebagai tindak lanjut pengawasan terhadap perizinan dan kewajiban administrasi lahan perkebunan di wilayah Kabupaten Gorontalo.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/investigasi-lanjutan-menyanggah-klaim-pemerintah-desa-soal-lahan-perkebunan/">Investigasi Lanjutan Menyanggah Klaim Pemerintah Desa soal Lahan Perkebunan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/investigasi-lanjutan-menyanggah-klaim-pemerintah-desa-soal-lahan-perkebunan/">Investigasi Lanjutan Menyanggah Klaim Pemerintah Desa soal Lahan Perkebunan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/investigasi-lanjutan-menyanggah-klaim-pemerintah-desa-soal-lahan-perkebunan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bripka Nurkholis, Adopsi Bayi yang Dibuang di Pulubala</title>
		<link>https://barakati.id/bripka-nurkholis-adopsi-bayi-yang-dibuang-di-pulubala/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bripka-nurkholis-adopsi-bayi-yang-dibuang-di-pulubala</link>
					<comments>https://barakati.id/bripka-nurkholis-adopsi-bayi-yang-dibuang-di-pulubala/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Feb 2020 17:47:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[adopsi bayi]]></category>
		<category><![CDATA[bripka nurkholis]]></category>
		<category><![CDATA[desa bakti]]></category>
		<category><![CDATA[KABGOR]]></category>
		<category><![CDATA[pulubala]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=2781</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Sesosok bayi berusia satu pekan di temukan di area masjid Desa Bakti, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (22/2/2020). Bayi yang diduga sengaja dibuang orang tuanya tersebut ditemukan di dalam keranjang berwarna coklat oleh seorang warga bernama Apit Mobiliu pada pukul 22.00 Wita. Saat itu Apit mengaku, dirinya mendengar suara tangisan bayi dari arah masjid. Karena [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bripka-nurkholis-adopsi-bayi-yang-dibuang-di-pulubala/">Bripka Nurkholis, Adopsi Bayi yang Dibuang di Pulubala</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bripka-nurkholis-adopsi-bayi-yang-dibuang-di-pulubala/">Bripka Nurkholis, Adopsi Bayi yang Dibuang di Pulubala</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Sesosok bayi berusia satu pekan di temukan di area masjid Desa Bakti, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (22/2/2020). Bayi yang diduga sengaja dibuang orang tuanya tersebut ditemukan di dalam keranjang berwarna coklat oleh seorang warga bernama Apit Mobiliu pada pukul 22.00 Wita. Saat itu Apit mengaku, dirinya mendengar suara tangisan bayi dari arah masjid. Karena cemas dan takut, ia kemudian memanggil warga lainnya bernama Wahyudin Amrain. Wahyudin Amrain kemudian datang bersama ibunya Amina Dawali untuk mengecek bayi tersebut. Saat ditemukan, bayi mungil berjenis kelamin laki-laki itu dalam keadaan menggigil dengan hanya mengenakan loyor. Kepada awak media, Wahyudin mengaku bahwa saat itu ia sempat melihat dua orang laki-laki dan perempuan yang dari gelagat keduanya sangat mencurigakan. Ia bahkan menduga bahwa laki-laki dan perempun tersebut merupakan pasangan kekasih yang telah membuang bayi tersebut. Namun saat akan dikejar, keduanya bergegas kabur dengan menggunakan sepeda motor. \"Saya juga tidak sempat lihat plat nomor motor mereka,\" kata Wahyudin. Ia kemudian melaporkan hal itu kepada Kepala Desa Bakti, Tima Malik. Setelah itu, kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Aparat Kepolisian setempat Bripka Nurkholis Akili. Menariknya, Bripka Nurkholis Akili yang merupakan anggota Sat Brimob Polda Gorontalo menyatakan siap untuk mengadopsi bayi itu. \"Saya selaku aparat kepolisian, siap lahir batin mengadopsi bayi ini. Dan saya siap memelihara dan mengurus aecara hukum,\" Nurkholis.", "Indonesian Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Sesosok bayi berusia satu pekan di temukan di area masjid Desa Bakti, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (22/2/2020). Bayi yang diduga sengaja dibuang orang tuanya tersebut ditemukan di dalam keranjang berwarna coklat oleh seorang warga bernama Apit Mobiliu pada pukul 22.00 Wita.</p>
<p>Saat itu Apit mengaku, dirinya mendengar suara tangisan bayi dari arah masjid. Karena cemas dan takut, ia kemudian memanggil warga lainnya bernama Wahyudin Amrain.</p>
<p>Wahyudin Amrain kemudian datang bersama ibunya Amina Dawali untuk mengecek bayi tersebut. Saat ditemukan, bayi mungil berjenis kelamin laki-laki itu dalam keadaan menggigil dengan hanya mengenakan loyor.</p>
<p>Kepada awak media, Wahyudin mengaku bahwa saat itu ia sempat melihat dua orang laki-laki dan perempuan yang dari gelagat keduanya sangat mencurigakan. Ia bahkan menduga bahwa laki-laki dan perempun tersebut merupakan pasangan kekasih yang telah membuang bayi tersebut. Namun saat akan dikejar, keduanya bergegas kabur dengan menggunakan sepeda motor.</p>
<p>&#8220;Saya juga tidak sempat lihat plat nomor motor mereka,&#8221; kata Wahyudin.</p>
<p>Ia kemudian melaporkan hal itu kepada Kepala Desa Bakti, Tima Malik. Setelah itu, kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Aparat Kepolisian setempat Bripka Nurkholis Akili.</p>
<p>Menariknya, Bripka Nurkholis Akili yang merupakan anggota Sat Brimob Polda Gorontalo menyatakan siap untuk mengadopsi bayi itu.</p>
<p>&#8220;Saya selaku aparat kepolisian, siap lahir batin mengadopsi bayi ini. Dan saya siap memelihara dan mengurus aecara hukum,&#8221; Nurkholis.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bripka-nurkholis-adopsi-bayi-yang-dibuang-di-pulubala/">Bripka Nurkholis, Adopsi Bayi yang Dibuang di Pulubala</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bripka-nurkholis-adopsi-bayi-yang-dibuang-di-pulubala/">Bripka Nurkholis, Adopsi Bayi yang Dibuang di Pulubala</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/bripka-nurkholis-adopsi-bayi-yang-dibuang-di-pulubala/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
