<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DESA BONGO Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/desa-bongo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/desa-bongo/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Jan 2023 08:29:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>DESA BONGO Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/desa-bongo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sukses! Inovasi Mahasiswa KKN-T Desa Bongo Sulap Air Asin Jadi Air Tawar Layak Konsumsi</title>
		<link>https://barakati.id/sukses-inovasi-mahasiswa-kkn-t-desa-bongo-sulap-air-asin-jadi-air-tawar-layak-konsumsi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sukses-inovasi-mahasiswa-kkn-t-desa-bongo-sulap-air-asin-jadi-air-tawar-layak-konsumsi</link>
					<comments>https://barakati.id/sukses-inovasi-mahasiswa-kkn-t-desa-bongo-sulap-air-asin-jadi-air-tawar-layak-konsumsi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jan 2023 08:28:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[DESA BONGO]]></category>
		<category><![CDATA[Kkn mbkm]]></category>
		<category><![CDATA[Kknt]]></category>
		<category><![CDATA[ung]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=16604</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/sukses-inovasi-mahasiswa-kkn-t-desa-bongo-sulap-air-asin-jadi-air-tawar-layak-konsumsi/">Sukses! Inovasi Mahasiswa KKN-T Desa Bongo Sulap Air Asin Jadi Air Tawar Layak Konsumsi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/sukses-inovasi-mahasiswa-kkn-t-desa-bongo-sulap-air-asin-jadi-air-tawar-layak-konsumsi/">Sukses! Inovasi Mahasiswa KKN-T Desa Bongo Sulap Air Asin Jadi Air Tawar Layak Konsumsi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Melalui inovasi pengelolaan air bersih dan sanitasi ramah lingkungan, mahasiswa KKN-T MBKM Universitas Negeri Gorontalo Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai berhasil menciptakan alat destilasi sederhana yang bisa mengubah air asin menjadi air tawar layak konsumsi. Inovasi yang dikembangkan mahasiswa KKN MBKM Desa Bongo tak lain adalah untuk mencapai tujuan SDGs ke-6 yakni air bersih dan sanitasi pada sektor lingkungan hidup dengan memastikan masyarakat mencapai akses universal untuk meningkatan kualitas lingkungan, kemandirian dan kesehatan. Produk Inovasi yang dibuat, Tak lepas dari peran Dosen pembimbing lapangan, Lydia S. Tatura, S.T., M.si, Abdi G. Djafar, S.T., M.T, Niniek Pratiwi, S.T., M.T, yang selalu mengarahkan mahasiswa KKN MBKM untuk menghasilkan karya terbaik dan berguna bagi banyak orang. Dengan mengangkat tema KKN Terintegrasi MBKM Pemberdayaan Masyarakat Desa Bongo Melalui Inovasi Pengelolaan Air Bersih Dan Sanitasi Ramah Lingkungan Untuk Pencapaian Tujuan SDGs. Koordinator Desa Usman Ibrahim mengatakan, sebelum itu pihaknya melakukan indentifikasi dimana di Desa Bongo ketersediaan air bersih sangat dibutuhkan. Ia menambahkan, krisis air bersih di desa itu sudah berlangsung lama, bahkan para warga rela mengeluarkan uang untuk membeli air 60 ribu/tong dari salah satu warga yang membuka usaha penyedian air bersih. \"Masyarakat setempat membuat sumur suntik sebagai sumber pengelolaan air bersih, tetapi hal itu belum juga mengatasi masalah kekurangan air bersih di desa tersebut. Beberapa titik sumur suntik yang digunakan masyarakat masih berasa asin atau mengandung garam dan penggunaan sumur belum menyeluruh,\" Jelas Usman. Ia juga menyampaikan, sanitasi di desa tersebut juga masi belum memadai dan terkelola dengan baik, karena sebagian masyarakat belum memiliki MCK pribadi. \"Penyebabnya faktor ekonomi masyarakat itu sendiri. sehingga kemandirian kesehatan merupakan tema utama dalam kegiatan ini dengan fokus utama ada pada ketersediaan pangan, air bersih, dan energi yang merupakan dasar dari kehidupan,\" Tegas Usman. Produk alat destilasi sederhana kata Usman, diterima masyarakat dan dinilai berhasil mengubah air asin menjadi air tawar dan dapat dimanfaatkan masyarakat yang memiliki masalah dalam hal kualitas air yang masih mengandung garam atau berasa asin. \"Akan tetapi kuantitas air hasil destilasi belum maksimal. Hal tersebut disebabkan masih terdapat sedikit kebocoran pada alat destilasi. Tim pelaksana dari mahasiswa KKN akan terus melakukan evaluasi dan perkembangan terkait alat ini,\" Tandasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>UNG &#8211; Melalui inovasi pengelolaan air bersih dan sanitasi ramah lingkungan, mahasiswa KKN-T MBKM <a href="https://www.ung.ac.id/" target="_blank" rel="noopener">Universitas Negeri Gorontalo</a> Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai berhasil menciptakan alat destilasi sederhana yang bisa mengubah air asin menjadi air tawar layak konsumsi.</p>
<p>Inovasi yang dikembangkan mahasiswa KKN MBKM Desa Bongo tak lain adalah untuk mencapai tujuan SDGs ke-6 yakni air bersih dan sanitasi pada sektor lingkungan hidup dengan memastikan masyarakat mencapai akses universal untuk meningkatan kualitas lingkungan, kemandirian dan kesehatan.</p>
<p>Produk Inovasi yang dibuat, Tak lepas dari peran Dosen pembimbing lapangan, Lydia S. Tatura, S.T., M.si, Abdi G. Djafar, S.T., M.T, Niniek Pratiwi, S.T., M.T, yang selalu mengarahkan mahasiswa KKN MBKM untuk menghasilkan karya terbaik dan berguna bagi banyak orang.</p>
<p>Dengan mengangkat tema KKN Terintegrasi MBKM Pemberdayaan Masyarakat Desa Bongo Melalui Inovasi Pengelolaan Air Bersih Dan Sanitasi Ramah Lingkungan Untuk Pencapaian Tujuan SDGs.</p>
<p>Koordinator Desa Usman Ibrahim mengatakan, sebelum itu pihaknya melakukan indentifikasi dimana di Desa Bongo ketersediaan air bersih sangat dibutuhkan. Ia menambahkan, krisis air bersih di desa itu sudah berlangsung lama, bahkan para warga rela mengeluarkan uang untuk membeli air 60 ribu/tong dari salah satu warga yang membuka usaha penyedian air bersih.</p>
<p>&#8221;Masyarakat setempat membuat sumur suntik sebagai sumber pengelolaan air bersih, tetapi hal itu belum juga mengatasi masalah kekurangan air bersih di desa tersebut. Beberapa titik sumur suntik yang digunakan masyarakat masih berasa asin atau mengandung garam dan penggunaan sumur belum menyeluruh,&#8221; Jelas Usman.</p>
<p>Ia juga menyampaikan, sanitasi di desa tersebut juga masi belum memadai dan terkelola dengan baik, karena sebagian masyarakat belum memiliki MCK pribadi.</p>
<p>&#8220;Penyebabnya faktor ekonomi masyarakat itu sendiri. sehingga kemandirian kesehatan merupakan tema utama dalam kegiatan ini dengan fokus utama ada pada ketersediaan pangan, air bersih, dan energi yang merupakan dasar dari kehidupan,&#8221; Tegas Usman.</p>
<p>Produk alat destilasi sederhana kata Usman, diterima masyarakat dan dinilai berhasil mengubah air asin menjadi air tawar dan dapat dimanfaatkan masyarakat yang memiliki masalah dalam hal kualitas air yang masih mengandung garam atau berasa asin.</p>
<p>&#8220;Akan tetapi kuantitas air hasil destilasi belum maksimal. Hal tersebut disebabkan masih terdapat sedikit kebocoran pada alat destilasi. Tim pelaksana dari mahasiswa KKN akan terus melakukan evaluasi dan perkembangan terkait alat ini,&#8221; Tandasnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/sukses-inovasi-mahasiswa-kkn-t-desa-bongo-sulap-air-asin-jadi-air-tawar-layak-konsumsi/">Sukses! Inovasi Mahasiswa KKN-T Desa Bongo Sulap Air Asin Jadi Air Tawar Layak Konsumsi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/sukses-inovasi-mahasiswa-kkn-t-desa-bongo-sulap-air-asin-jadi-air-tawar-layak-konsumsi/">Sukses! Inovasi Mahasiswa KKN-T Desa Bongo Sulap Air Asin Jadi Air Tawar Layak Konsumsi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/sukses-inovasi-mahasiswa-kkn-t-desa-bongo-sulap-air-asin-jadi-air-tawar-layak-konsumsi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
