<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Desa teratai Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/desa-teratai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/desa-teratai/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Mar 2026 21:29:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Desa teratai Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/desa-teratai/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kubangan Emas, Kuburan Nyawa? Pemuda Tewas di Lokasi PETI Didesak Diusut</title>
		<link>https://barakati.id/kubangan-emas-kuburan-nyawa-pemuda-tewas-di-lokasi-peti-didesak-diusut/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kubangan-emas-kuburan-nyawa-pemuda-tewas-di-lokasi-peti-didesak-diusut</link>
					<comments>https://barakati.id/kubangan-emas-kuburan-nyawa-pemuda-tewas-di-lokasi-peti-didesak-diusut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2026 21:28:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bumbulan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa teratai]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[hak asasi manusia]]></category>
		<category><![CDATA[investigasi]]></category>
		<category><![CDATA[kasus pidana]]></category>
		<category><![CDATA[kematian misterius]]></category>
		<category><![CDATA[Lsm labrak]]></category>
		<category><![CDATA[Mahmud Lihawa]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[penyidikan polisi]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[tambang emas liar]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[transparansi aparat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29618</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kubangan-emas-kuburan-nyawa-pemuda-tewas-di-lokasi-peti-didesak-diusut/">Kubangan Emas, Kuburan Nyawa? Pemuda Tewas di Lokasi PETI Didesak Diusut</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kubangan-emas-kuburan-nyawa-pemuda-tewas-di-lokasi-peti-didesak-diusut/">Kubangan Emas, Kuburan Nyawa? Pemuda Tewas di Lokasi PETI Didesak Diusut</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Kematian ML (18), pemuda asal Desa Bumbulan, Kecamatan Paguat, di kawasan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Teratai pada Kamis (5/3/2026), memicu sorotan tajam dari kalangan masyarakat sipil. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LABRAK melalui Kabid Pengembangan SDM-nya, Walta Yunus, mendesak aparat kepolisian agar tidak mengabaikan kemungkinan adanya unsur pidana dalam peristiwa tersebut. Menurut Walta, sejumlah fakta yang muncul dari pemberitaan dan kesaksian keluarga korban menunjukkan indikasi yang layak didalami oleh penyidik. Ia menyebut keluarga korban melihat adanya bekas jeratan di leher serta luka lebam dan lecet di beberapa bagian tubuh Mahmud Lihawa. “Dalam praktik penyidikan, tanda-tanda fisik seperti itu tidak boleh dianggap sepele. Itu merupakan petunjuk awal yang secara hukum wajib diuji melalui proses penyidikan objektif dan berbasis bukti,” ujar Walta kepada wartawan, Sabtu (7/3/2026). Ia menegaskan, setiap kematian yang mengandung kejanggalan harus ditangani serius sesuai prinsip penyidikan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), yakni untuk mengungkap peristiwa pidana secara terang benderang dan memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana di dalamnya. Selain itu, Walta menyoroti prosedur penanganan jenazah setelah korban ditemukan meninggal dunia. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, jasad korban disebut langsung dibawa ke rumah tanpa terlebih dahulu dibawa ke fasilitas kesehatan atau dilaporkan kepada aparat berwenang. “Prosedur penanganan awal dalam kasus kematian tidak wajar sangat penting. Langkah ini berhubungan langsung dengan proses identifikasi penyebab kematian serta pengamanan bukti awal. Jika benar korban tidak langsung dibawa ke fasilitas kesehatan atau dilaporkan kepada aparat, maka hal itu harus dijelaskan secara terbuka karena dapat memengaruhi proses penyidikan,” tegasnya. Walta juga meminta penyidik menelusuri status dan kepemilikan lokasi kejadian yang disebut sebagai bekas area buangan tambang yang telah lama ditinggalkan. Menurutnya, aparat perlu memastikan siapa pihak yang bertanggung jawab atas area tersebut. Hal yang paling dikhawatirkan LABRAK, lanjut Walta, yaitu pola penanganan kasus kematian di kawasan tambang ilegal yang dinilai cenderung tidak transparan. Ia mengungkapkan, berdasarkan catatan LABRAK, sedikitnya 30 orang meninggal dunia secara tidak wajar di kawasan pertambangan di Pohuwato, namun tidak satu pun kasus yang benar-benar diselesaikan hingga tahap persidangan, baik oleh Polres Pohuwato maupun Polda Gorontalo. “Kondisi ini jelas menimbulkan kecurigaan publik terhadap profesionalitas dan kredibilitas penyidik. Jika puluhan korban meninggal di kawasan tambang tetapi tidak ada satu pun kasus yang diproses sampai pengadilan, maka wajar bila masyarakat mempertanyakan keseriusan aparat dalam menegakkan hukum,” pungkas Walta.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pohuwato &#8211; Kematian ML (18), pemuda asal Desa Bumbulan, Kecamatan Paguat, di kawasan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Teratai pada Kamis (5/3/2026), memicu sorotan tajam dari kalangan masyarakat sipil. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LABRAK melalui Kabid Pengembangan SDM-nya, <strong>Walta Yunus</strong>, mendesak aparat kepolisian agar tidak mengabaikan kemungkinan adanya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurut Walta, sejumlah fakta yang muncul dari pemberitaan dan kesaksian keluarga korban menunjukkan indikasi yang layak didalami oleh penyidik. Ia menyebut keluarga korban melihat adanya <strong>bekas jeratan di leher</strong> serta <strong>luka lebam dan lecet</strong> di beberapa bagian tubuh Mahmud Lihawa.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Dalam praktik penyidikan, tanda-tanda fisik seperti itu tidak boleh dianggap sepele. Itu merupakan petunjuk awal yang secara hukum wajib diuji melalui proses penyidikan objektif dan berbasis bukti,” ujar Walta kepada wartawan, Sabtu (7/3/2026).</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia menegaskan, setiap kematian yang mengandung kejanggalan harus ditangani serius sesuai prinsip penyidikan dalam <strong>Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP)</strong>, yakni untuk mengungkap peristiwa pidana secara terang benderang dan memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana di dalamnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Selain itu, Walta menyoroti <strong>prosedur penanganan jenazah</strong> setelah korban ditemukan meninggal dunia. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, jasad korban disebut langsung dibawa ke rumah tanpa terlebih dahulu dibawa ke fasilitas kesehatan atau dilaporkan kepada aparat berwenang.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Prosedur penanganan awal dalam kasus kematian tidak wajar sangat penting. Langkah ini berhubungan langsung dengan proses identifikasi penyebab kematian serta pengamanan bukti awal. Jika benar korban tidak langsung dibawa ke fasilitas kesehatan atau dilaporkan kepada aparat, maka hal itu harus dijelaskan secara terbuka karena dapat memengaruhi proses penyidikan,” tegasnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Walta juga meminta penyidik menelusuri <strong>status dan kepemilikan lokasi kejadian</strong> yang disebut sebagai bekas area buangan tambang yang telah lama ditinggalkan. Menurutnya, aparat perlu memastikan siapa pihak yang bertanggung jawab atas area tersebut.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Hal yang paling dikhawatirkan LABRAK, lanjut Walta, yaitu <strong>pola penanganan kasus kematian di kawasan tambang ilegal</strong> yang dinilai cenderung tidak transparan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia mengungkapkan, berdasarkan catatan LABRAK, sedikitnya <strong>30 orang meninggal dunia secara tidak wajar di kawasan pertambangan di Pohuwato</strong>, namun tidak satu pun kasus yang benar-benar diselesaikan hingga tahap persidangan, baik oleh Polres Pohuwato maupun Polda Gorontalo.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kondisi ini jelas menimbulkan kecurigaan publik terhadap profesionalitas dan kredibilitas penyidik. Jika puluhan korban meninggal di kawasan tambang tetapi tidak ada satu pun kasus yang diproses sampai pengadilan, maka wajar bila masyarakat mempertanyakan keseriusan aparat dalam menegakkan hukum,” pungkas Walta.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kubangan-emas-kuburan-nyawa-pemuda-tewas-di-lokasi-peti-didesak-diusut/">Kubangan Emas, Kuburan Nyawa? Pemuda Tewas di Lokasi PETI Didesak Diusut</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kubangan-emas-kuburan-nyawa-pemuda-tewas-di-lokasi-peti-didesak-diusut/">Kubangan Emas, Kuburan Nyawa? Pemuda Tewas di Lokasi PETI Didesak Diusut</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/kubangan-emas-kuburan-nyawa-pemuda-tewas-di-lokasi-peti-didesak-diusut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ibu-Ibu Pohuwato Jadi Pembawa Semangat Hari Ibu Ke-97</title>
		<link>https://barakati.id/ibu-ibu-pohuwato-jadi-pembawa-semangat-hari-ibu-ke-97/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ibu-ibu-pohuwato-jadi-pembawa-semangat-hari-ibu-ke-97</link>
					<comments>https://barakati.id/ibu-ibu-pohuwato-jadi-pembawa-semangat-hari-ibu-ke-97/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2025 14:55:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Desa bulangita]]></category>
		<category><![CDATA[Desa teratai]]></category>
		<category><![CDATA[hari ibu]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Emas 2045]]></category>
		<category><![CDATA[kampanye stop kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[korban banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Marisa]]></category>
		<category><![CDATA[paket sembako]]></category>
		<category><![CDATA[parade kebaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan berdaya]]></category>
		<category><![CDATA[PHI 97]]></category>
		<category><![CDATA[pkk]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[tokoh perempuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28864</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ibu-ibu-pohuwato-jadi-pembawa-semangat-hari-ibu-ke-97/">Ibu-Ibu Pohuwato Jadi Pembawa Semangat Hari Ibu Ke-97</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ibu-ibu-pohuwato-jadi-pembawa-semangat-hari-ibu-ke-97/">Ibu-Ibu Pohuwato Jadi Pembawa Semangat Hari Ibu Ke-97</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 di Kabupaten Pohuwato berlangsung khidmat dan penuh makna. Seluruh petugas upacara pada peringatan yang digelar Senin, 22 Desember 2025, dilaksanakan oleh ibu-ibu hebat Pohuwato sebagai simbol peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pohuwato, Ny. Selvi Mbuinga Monoarfa, bertindak sebagai pembina upacara peringatan Hari Ibu ke-97 tahun ini. Pemimpin upacara adalah Ipda Karlina Kirojan, Polwan Polres Pohuwato, sementara pembacaan sejarah Hari Ibu disampaikan oleh Ny. Risnawaty Adam Ali. PHI ke-97 mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045”, mencerminkan semangat pemberdayaan perempuan dalam berbagai sektor kehidupan. Ketua TP PKK Pohuwato, Ny. Selvi Mbuinga Monoarfa, menyampaikan bahwa peringatan Hari Ibu bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk menegaskan peran penting perempuan dalam keluarga, masyarakat, dan pembangunan bangsa. “Perempuan memiliki peran strategis dalam menciptakan generasi unggul. Melalui peringatan Hari Ibu ini, kita ingin menegaskan bahwa perempuan Pohuwato siap berdaya dan berkarya menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya. Selain upacara, rangkaian kegiatan sosial dan edukatif turut mewarnai PHI ke-97 di Pohuwato. Salah satunya adalah pembagian paket sembako kepada 100 korban banjir di Desa Bulangita dan Desa Teratai, Kecamatan Marisa, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap warga terdampak bencana. Kegiatan lain adalah parade kebaya yang dirangkaikan dengan kampanye stop kekerasan terhadap perempuan dan anak. Parade ini menjadi simbol keberanian perempuan dalam menyuarakan hak dan perlindungan terhadap kaum perempuan dan anak. Tak hanya itu, suasana semakin semarak dengan kegiatan sambung lirik lagu, menilai kekompakan dan keserasian antar peserta. Kegiatan ini menjadi ajang kebersamaan sekaligus hiburan yang mempererat silaturahmi. Ny. Selvi berharap, melalui berbagai kegiatan tersebut, semangat Hari Ibu dapat terus terjaga dan diwujudkan dalam aksi nyata yang berdampak positif bagi masyarakat. “Semoga kegiatan ini memberi inspirasi dan memperkuat peran perempuan Pohuwato dalam berbagai bidang kehidupan,” pungkasnya. Di sela-sela peringatan Hari Ibu ke-97, panitia juga memberikan penghargaan kepada empat tokoh perempuan Pohuwato yang dinilai berjasa dan memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat. Keempat tokoh tersebut masing-masing Ny. Deice Nento, Ny. Lusiana Bouty, Ny. Aminah Pantu, dan Ny. Sintje Kadji. Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, pengabdian, serta peran inspiratif para tokoh perempuan dalam mendorong kemajuan dan pemberdayaan perempuan di Kabupaten Pohuwato.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pohuwato &#8211; Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 di Kabupaten Pohuwato berlangsung khidmat dan penuh makna. Seluruh petugas upacara pada peringatan yang digelar Senin, 22 Desember 2025, dilaksanakan oleh ibu-ibu hebat Pohuwato sebagai simbol peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pohuwato, Ny. Selvi Mbuinga Monoarfa, bertindak sebagai pembina upacara peringatan Hari Ibu ke-97 tahun ini. Pemimpin upacara adalah Ipda Karlina Kirojan, Polwan Polres Pohuwato, sementara pembacaan sejarah Hari Ibu disampaikan oleh Ny. Risnawaty Adam Ali.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">PHI ke-97 mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045”, mencerminkan semangat pemberdayaan perempuan dalam berbagai sektor kehidupan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ketua TP PKK Pohuwato, Ny. Selvi Mbuinga Monoarfa, menyampaikan bahwa peringatan Hari Ibu bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk menegaskan peran penting perempuan dalam keluarga, masyarakat, dan pembangunan bangsa.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Perempuan memiliki peran strategis dalam menciptakan generasi unggul. Melalui peringatan Hari Ibu ini, kita ingin menegaskan bahwa perempuan Pohuwato siap berdaya dan berkarya menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Selain upacara, rangkaian kegiatan sosial dan edukatif turut mewarnai PHI ke-97 di Pohuwato. Salah satunya adalah pembagian paket sembako kepada 100 korban banjir di Desa Bulangita dan Desa Teratai, Kecamatan Marisa, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap warga terdampak bencana.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kegiatan lain adalah parade kebaya yang dirangkaikan dengan kampanye stop kekerasan terhadap perempuan dan anak. Parade ini menjadi simbol keberanian perempuan dalam menyuarakan hak dan perlindungan terhadap kaum perempuan dan anak.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Tak hanya itu, suasana semakin semarak dengan kegiatan sambung lirik lagu, menilai kekompakan dan keserasian antar peserta. Kegiatan ini menjadi ajang kebersamaan sekaligus hiburan yang mempererat silaturahmi. Ny. Selvi berharap, melalui berbagai kegiatan tersebut, semangat Hari Ibu dapat terus terjaga dan diwujudkan dalam aksi nyata yang berdampak positif bagi masyarakat.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Semoga kegiatan ini memberi inspirasi dan memperkuat peran perempuan Pohuwato dalam berbagai bidang kehidupan,” pungkasnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Di sela-sela peringatan Hari Ibu ke-97, panitia juga memberikan penghargaan kepada empat tokoh perempuan Pohuwato yang dinilai berjasa dan memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat. Keempat tokoh tersebut masing-masing Ny. Deice Nento, Ny. Lusiana Bouty, Ny. Aminah Pantu, dan Ny. Sintje Kadji. Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, pengabdian, serta peran inspiratif para tokoh perempuan dalam mendorong kemajuan dan pemberdayaan perempuan di Kabupaten Pohuwato.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ibu-ibu-pohuwato-jadi-pembawa-semangat-hari-ibu-ke-97/">Ibu-Ibu Pohuwato Jadi Pembawa Semangat Hari Ibu Ke-97</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ibu-ibu-pohuwato-jadi-pembawa-semangat-hari-ibu-ke-97/">Ibu-Ibu Pohuwato Jadi Pembawa Semangat Hari Ibu Ke-97</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/ibu-ibu-pohuwato-jadi-pembawa-semangat-hari-ibu-ke-97/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Genangan Air Kembali Landa Marisa, Warga Diminta Waspada</title>
		<link>https://barakati.id/genangan-air-kembali-landa-marisa-warga-diminta-waspada/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=genangan-air-kembali-landa-marisa-warga-diminta-waspada</link>
					<comments>https://barakati.id/genangan-air-kembali-landa-marisa-warga-diminta-waspada/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2025 13:30:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[banjir permukiman]]></category>
		<category><![CDATA[bencana lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Bpbd pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[curah hujan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Desa bulangita]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Palopo]]></category>
		<category><![CDATA[Desa teratai]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas PU Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[genangan air]]></category>
		<category><![CDATA[hujan deras]]></category>
		<category><![CDATA[koordinasi pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Marisa Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[pembersihan saluran]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan genangan]]></category>
		<category><![CDATA[saluran tersumbat]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28277</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/genangan-air-kembali-landa-marisa-warga-diminta-waspada/">Genangan Air Kembali Landa Marisa, Warga Diminta Waspada</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/genangan-air-kembali-landa-marisa-warga-diminta-waspada/">Genangan Air Kembali Landa Marisa, Warga Diminta Waspada</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Curah hujan tinggi yang melanda Kabupaten Pohuwato dalam beberapa hari terakhir kembali menyebabkan persoalan genangan air di sejumlah wilayah Kecamatan Marisa. Akibatnya, puluhan rumah warga di beberapa desa tergenang setelah air meluap ke area permukiman. Camat Marisa, Usman Hadis Bay, SH, menjelaskan bahwa intensitas hujan yang tinggi menjadi faktor utama terjadinya luapan air di sejumlah titik rawan. Ia menambahkan, penjelasan lebih rinci terkait penyebab teknis maupun penanganan jangka panjang akan menjadi fokus kajian instansi terkait di bidang pekerjaan umum dan lingkungan. “Penyebab genangan air ini karena curah hujan yang cukup tinggi. Untuk faktor lain, seperti permasalahan saluran atau drainase, nantinya dinas teknis yang akan menjelaskan lebih detail,” papar Usman dalam konferensi pers, Rabu (19/11/2025). Selain tingginya curah hujan, beberapa saluran air diketahui mulai mengalami penyumbatan akibat penumpukan sedimen dan sampah, sehingga kondisi ini membuat wilayah seperti Desa Bulangita, Teratai, Palopo, hingga Pohuwato Timur kerap rawan genangan setiap kali musim hujan tiba. Meski demikian, upaya penanganan telah dilakukan. Usman memastikan koordinasi bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta pihak-pihak terkait lainnya berjalan intensif dan responsif. “Alhamdulillah koordinasi kami dengan Dinas PU, BPBD, dan semua pihak berjalan baik, sehingga penanganan dapat segera dilakukan,” tegas Usman. Saat ini, pengerukan dan pembersihan saluran air sudah mulai dikerjakan di Desa Palopo dan akan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Proses ini merupakan tindak lanjut hasil koordinasi intensif antara Dinas PU, Pemerintah Kecamatan Marisa, dan pemerintah desa di wilayah terdampak guna mengurangi risiko dan dampak genangan air pada masyarakat.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>Pohuwato</strong> &#8211; Curah hujan tinggi yang melanda Kabupaten Pohuwato dalam beberapa hari terakhir kembali menyebabkan persoalan genangan air di sejumlah wilayah Kecamatan Marisa. Akibatnya, puluhan rumah warga di beberapa desa tergenang setelah air meluap ke area permukiman.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Camat Marisa, Usman Hadis Bay, SH, menjelaskan bahwa intensitas hujan yang tinggi menjadi faktor utama terjadinya luapan air di sejumlah titik rawan. Ia menambahkan, penjelasan lebih rinci terkait penyebab teknis maupun penanganan jangka panjang akan menjadi fokus kajian instansi terkait di bidang pekerjaan umum dan lingkungan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Penyebab genangan air ini karena curah hujan yang cukup tinggi. Untuk faktor lain, seperti permasalahan saluran atau drainase, nantinya dinas teknis yang akan menjelaskan lebih detail,” papar Usman dalam konferensi pers, Rabu (19/11/2025).</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Selain tingginya curah hujan, beberapa saluran air diketahui mulai mengalami penyumbatan akibat penumpukan sedimen dan sampah, sehingga kondisi ini membuat wilayah seperti Desa Bulangita, Teratai, Palopo, hingga Pohuwato Timur kerap rawan genangan setiap kali musim hujan tiba.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Meski demikian, upaya penanganan telah dilakukan. Usman memastikan koordinasi bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta pihak-pihak terkait lainnya berjalan intensif dan responsif.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Alhamdulillah koordinasi kami dengan Dinas PU, BPBD, dan semua pihak berjalan baik, sehingga penanganan dapat segera dilakukan,” tegas Usman.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Saat ini, pengerukan dan pembersihan saluran air sudah mulai dikerjakan di Desa Palopo dan akan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Proses ini merupakan tindak lanjut hasil koordinasi intensif antara Dinas PU, Pemerintah Kecamatan Marisa, dan pemerintah desa di wilayah terdampak guna mengurangi risiko dan dampak genangan air pada masyarakat.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/genangan-air-kembali-landa-marisa-warga-diminta-waspada/">Genangan Air Kembali Landa Marisa, Warga Diminta Waspada</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/genangan-air-kembali-landa-marisa-warga-diminta-waspada/">Genangan Air Kembali Landa Marisa, Warga Diminta Waspada</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/genangan-air-kembali-landa-marisa-warga-diminta-waspada/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kolam Renang Panua: Investasi Miliaran Rupiah yang Terbengkalai</title>
		<link>https://barakati.id/kolam-renang-panua-investasi-miliaran-rupiah-yang-terbengkalai/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kolam-renang-panua-investasi-miliaran-rupiah-yang-terbengkalai</link>
					<comments>https://barakati.id/kolam-renang-panua-investasi-miliaran-rupiah-yang-terbengkalai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jan 2024 12:10:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Desa teratai]]></category>
		<category><![CDATA[kolam renang panua]]></category>
		<category><![CDATA[kolam renang terbengkalai]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=19880</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kolam-renang-panua-investasi-miliaran-rupiah-yang-terbengkalai/">Kolam Renang Panua: Investasi Miliaran Rupiah yang Terbengkalai</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kolam-renang-panua-investasi-miliaran-rupiah-yang-terbengkalai/">Kolam Renang Panua: Investasi Miliaran Rupiah yang Terbengkalai</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb4" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("NEWS - kondisi Kolam Renang Panua di Desa Teratai, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, menyoroti ketidaklayakan penggunaannya meski dibangun dengan dana miliaran rupiah. Pengelola Kolam Panua, Yahya Patenye (41), mengungkapkan secara langsung bahwa kondisi kolam saat ini tidak memungkinkan untuk digunakan. Yahya Patenye mengklarifikasi bahwa kolam tersebut telah berhenti beroperasi sejak awal Desember 2023 dikarenakan berbagai faktor. Dia menekankan bahwa kelangkaan Kaporit, biaya air yang mahal, dan kekosongan stok alat pembersih kolam merupakan beberapa penyebab utama tidak berfungsinya kolam tersebut. \"Dana untuk operasional tahun ini tidak mencukupi. Bahkan, pengisian kolam tidak masuk dalam anggaran, hanya sebagian kecil yang dialokasikan untuk Kaporit dan obat pembersih (PAC) air,\" ungkapnya. Meskipun dalam kondisi tak dapat digunakan, Yahya secara rutin membersihkan kolam dua kali seminggu guna memelihara kebersihannya. Namun, kendati usahanya, kolam kembali tercemar dengan cepat. \"Kami berupaya membersihkan kolam secara berkala untuk menjaganya tetap bersih. Namun, kolam selalu kotor kembali,\" tambahnya. Mendatang, Yahya berharap agar Kolam Panua, yang menjadi destinasi favorit warga, segera mendapatkan fasilitas dan perawatan yang dibutuhkan untuk bisa beroperasi kembali. \"Kami hanya berharap agar segala kebutuhan dan fasilitas yang dibutuhkan segera disediakan agar kolam ini dapat segera dioperasikan kembali. Ini destinasi favorit warga Marisa,\" tutup Yahya. Dalam informasi dari LPSE Kabupaten Pohuwato, proyek pembangunan Kolam Panua ini dilaksanakan melalui tender dengan kode 1102325. Tender tersebut dimulai pada 5 Juni 2017 dengan nilai pagu paket dan nilai HPS Paket mencapai Rp 3 miliar. Proyek ini ditangani oleh PT. Rahmat Pantai Selatan yang berlokasi di Desa Soginti, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>NEWS &#8211; kondisi Kolam Renang Panua di Desa Teratai, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, menyoroti ketidaklayakan penggunaannya meski dibangun dengan dana miliaran rupiah. Pengelola Kolam Panua, Yahya Patenye (41), mengungkapkan secara langsung bahwa kondisi kolam saat ini tidak memungkinkan untuk digunakan.</p>
<p>Yahya Patenye mengklarifikasi bahwa kolam tersebut telah berhenti beroperasi sejak awal Desember 2023 dikarenakan berbagai faktor. Dia menekankan bahwa kelangkaan Kaporit, biaya air yang mahal, dan kekosongan stok alat pembersih kolam merupakan beberapa penyebab utama tidak berfungsinya kolam tersebut.</p>
<p>&#8220;Dana untuk operasional tahun ini tidak mencukupi. Bahkan, pengisian kolam tidak masuk dalam anggaran, hanya sebagian kecil yang dialokasikan untuk Kaporit dan obat pembersih (PAC) air,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Meskipun dalam kondisi tak dapat digunakan, Yahya secara rutin membersihkan kolam dua kali seminggu guna memelihara kebersihannya. Namun, kendati usahanya, kolam kembali tercemar dengan cepat.</p>
<p>&#8220;Kami berupaya membersihkan kolam secara berkala untuk menjaganya tetap bersih. Namun, kolam selalu kotor kembali,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Mendatang, Yahya berharap agar Kolam Panua, yang menjadi destinasi favorit warga, segera mendapatkan fasilitas dan perawatan yang dibutuhkan untuk bisa beroperasi kembali.</p>
<p>&#8220;Kami hanya berharap agar segala kebutuhan dan fasilitas yang dibutuhkan segera disediakan agar kolam ini dapat segera dioperasikan kembali. Ini destinasi favorit warga Marisa,&#8221; tutup Yahya.</p>
<p>Dalam informasi dari LPSE Kabupaten Pohuwato, proyek pembangunan Kolam Panua ini dilaksanakan melalui tender dengan kode 1102325. Tender tersebut dimulai pada 5 Juni 2017 dengan nilai pagu paket dan nilai HPS Paket mencapai Rp 3 miliar. Proyek ini ditangani oleh PT. Rahmat Pantai Selatan yang berlokasi di Desa Soginti, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kolam-renang-panua-investasi-miliaran-rupiah-yang-terbengkalai/">Kolam Renang Panua: Investasi Miliaran Rupiah yang Terbengkalai</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kolam-renang-panua-investasi-miliaran-rupiah-yang-terbengkalai/">Kolam Renang Panua: Investasi Miliaran Rupiah yang Terbengkalai</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/kolam-renang-panua-investasi-miliaran-rupiah-yang-terbengkalai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa KKNT UNG Sukses Jalankan Program Kerja di Desa Teratai</title>
		<link>https://barakati.id/mahasiswa-kknt-ung-sukses-jalankan-program-kerja-di-desa-teratai/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mahasiswa-kknt-ung-sukses-jalankan-program-kerja-di-desa-teratai</link>
					<comments>https://barakati.id/mahasiswa-kknt-ung-sukses-jalankan-program-kerja-di-desa-teratai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Nov 2021 09:02:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Desa teratai]]></category>
		<category><![CDATA[Lkn ung]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa kknt]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=12255</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/mahasiswa-kknt-ung-sukses-jalankan-program-kerja-di-desa-teratai/">Mahasiswa KKNT UNG Sukses Jalankan Program Kerja di Desa Teratai</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/mahasiswa-kknt-ung-sukses-jalankan-program-kerja-di-desa-teratai/">Mahasiswa KKNT UNG Sukses Jalankan Program Kerja di Desa Teratai</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb5" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb5.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Dalam rangka mendukung pemerintah dalam menekan angka penyebaran covid 19, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Negeri Gorontalo turut ambil bagian dalam pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan pemerintah Desa Teratai, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo. Dengan berjumlah 15 orang, mahasiswa KKNT terlibat langsung dalam membantu tenaga kesehatan dari puskesmas dan aparat desa demi kelancaran vaksinasi yang diselenggarakan di Aula Kantor Desa Teratai tersebut. Sebelumnya, mahasiswa KKNT bersama aparat desa melakukan pendataan dengan mendatangi tiap-tiap rumah untuk mengetahui warga yang telah menerima suntikan dosis vaksin. Selanjutnya dengan memberikan edukasi, mahasiswa dan aparat desa mengimbau warga yang belum terdaftar untuk bisa ikut vaksinasi. Dengan pendekatan humanis dan sosialisasi berulang ulang mengenai manfaat dan pentingnya vaksinasi, pemerintah desa dan Mahasiswa KKNT berhasil mengumpulkan sedikitnya 399 orang warga yang mau mengikuti giat vaksinasi. Selain itu, vaksinasi ini sasaran utamanya adalah warga Desa Teratai. Pelaksanaan vaksinasi ini juga dimasukan kedalam salah satu program KKN mahasiswa UNG yang merupakan bagian dari 17 point penting dalam SDG’s, yakni terciptanya kesehatan yang baik dan kesejahteraan. Mohamad Ikbal Pakaya salah satu mahsiswa KKN UNG mengatakan, vaksninasi ini merupakan wadah bagi ia dan teman-temannya untuk bisa belajar dan merupakan pengalaman baru baginya menjadi satgas covid-19. \"Vaksin juga merupakan salah satu syarat yang diberikan kampus untuk mahasiswa agar bisa mengikuti KKN,\" Ungkap Ikbal. Sementara itu, Kepala Desa Teratai Kasim AS. Towadi, merasa sangat bersyukur dengan kehadiran mahasiswa KKN di desanya karena dirasa sangat membantu dalam pelaksanaan program-program pemerintah baik desa maupun pusat. \"Tidak hanya dalam vaksinasi namun juga pada program-program desa yang lainnya,\" Ujarnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>UNG &#8211; Dalam rangka mendukung pemerintah dalam menekan angka penyebaran covid 19, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Negeri Gorontalo turut ambil bagian dalam pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan pemerintah Desa Teratai, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo.</p>
<p>Dengan berjumlah 15 orang, mahasiswa KKNT terlibat langsung dalam membantu tenaga kesehatan dari puskesmas dan aparat desa demi kelancaran vaksinasi yang diselenggarakan di Aula Kantor Desa Teratai tersebut.</p>
<p>Sebelumnya, mahasiswa KKNT bersama aparat desa melakukan pendataan dengan mendatangi tiap-tiap rumah untuk mengetahui warga yang telah menerima suntikan dosis vaksin. Selanjutnya dengan memberikan edukasi, mahasiswa dan aparat desa mengimbau warga yang belum terdaftar untuk bisa ikut vaksinasi.</p>
<p>Dengan pendekatan humanis dan sosialisasi berulang ulang mengenai manfaat dan pentingnya vaksinasi, pemerintah desa dan Mahasiswa KKNT berhasil mengumpulkan sedikitnya 399 orang warga yang mau mengikuti giat vaksinasi. Selain itu, vaksinasi ini sasaran utamanya adalah warga Desa Teratai.</p>
<p>Pelaksanaan vaksinasi ini juga dimasukan kedalam salah satu program KKN mahasiswa UNG yang merupakan bagian dari 17 point penting dalam SDG’s, yakni terciptanya kesehatan yang baik dan kesejahteraan.</p>
<p>Mohamad Ikbal Pakaya salah satu mahsiswa KKN UNG mengatakan, vaksninasi ini merupakan wadah bagi ia dan teman-temannya untuk bisa belajar dan merupakan pengalaman baru baginya menjadi satgas covid-19.</p>
<p>&#8220;Vaksin juga merupakan salah satu syarat yang diberikan kampus untuk mahasiswa agar bisa mengikuti KKN,&#8221; Ungkap Ikbal.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Desa Teratai Kasim AS. Towadi, merasa sangat bersyukur dengan kehadiran mahasiswa KKN di desanya karena dirasa sangat membantu dalam pelaksanaan program-program pemerintah baik desa maupun pusat.</p>
<p>&#8220;Tidak hanya dalam vaksinasi namun juga pada program-program desa yang lainnya,&#8221; Ujarnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/mahasiswa-kknt-ung-sukses-jalankan-program-kerja-di-desa-teratai/">Mahasiswa KKNT UNG Sukses Jalankan Program Kerja di Desa Teratai</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/mahasiswa-kknt-ung-sukses-jalankan-program-kerja-di-desa-teratai/">Mahasiswa KKNT UNG Sukses Jalankan Program Kerja di Desa Teratai</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/mahasiswa-kknt-ung-sukses-jalankan-program-kerja-di-desa-teratai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
