<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>desa ulapato Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/desa-ulapato/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/desa-ulapato/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Jan 2020 08:11:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>desa ulapato Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/desa-ulapato/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Nasib Tukang Kebun Jagung asal Telaga yang Akhiri Hidup dengan Seutas Tali.</title>
		<link>https://barakati.id/nasib-tukang-kebun-jagung-asal-telaga-yang-akhiri-hidup-dengan-seutas-tali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=nasib-tukang-kebun-jagung-asal-telaga-yang-akhiri-hidup-dengan-seutas-tali</link>
					<comments>https://barakati.id/nasib-tukang-kebun-jagung-asal-telaga-yang-akhiri-hidup-dengan-seutas-tali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jan 2020 08:03:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[desa ulapato]]></category>
		<category><![CDATA[gantung diri]]></category>
		<category><![CDATA[telaga biru]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[tukang kebun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=2293</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Teriakan Ilin Thamrin tersedak. Perempuan 19 tahun ini kaget bukan main saat melihat adiknya Yunus Thamrin (18) tergantung lemas dengan seutas tali di leher di sebuah pondok di kebun jagung. Dengan tubuh bergetar, Ilin lalu bergegas setengah berlari melapor kejadian itu ke sang ibu bapaknya yang juga berada di kebun jagung. Kabar aksi bunuh diri [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/nasib-tukang-kebun-jagung-asal-telaga-yang-akhiri-hidup-dengan-seutas-tali/">Nasib Tukang Kebun Jagung asal Telaga yang Akhiri Hidup dengan Seutas Tali.</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/nasib-tukang-kebun-jagung-asal-telaga-yang-akhiri-hidup-dengan-seutas-tali/">Nasib Tukang Kebun Jagung asal Telaga yang Akhiri Hidup dengan Seutas Tali.</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Teriakan Ilin Thamrin tersedak. Perempuan 19 tahun ini kaget bukan main saat melihat adiknya Yunus Thamrin (18) tergantung lemas dengan seutas tali di leher di sebuah pondok di kebun jagung. Dengan tubuh bergetar, Ilin lalu bergegas setengah berlari melapor kejadian itu ke sang ibu bapaknya yang juga berada di kebun jagung. Kabar aksi bunuh diri yang dilakukan tukang kebun jagung asal Desa Ulapato B, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo ini pun seketika heboh dan langsung menyebar ke seluruh warga, Selasa (28/01/2020) sore itu. Menurut Ilin, korban adiknya itu pamit pergi ke kebun jagung pada Selasa siang sekitar pukul 12.00 Wita dengan tujuan menjaga kebun seperti hari-hari biasa. Sementara ia, ibu, serta ayah pada sore hari sekitar 17.00 Wita juga menyusul ke kebun itu dengan tujuan mencari durian. Ilin mengaku segera menuju pondok karena tempat itu sering digunakan korban untuk istirahat selama merawat kebun jagung itu. Ia juga tengah mencari korban untuk menyuruhnya pulang makan. \"Tapi begitu saya ke pondok kita pe ade so meninggal. Habis itu saya langsung lari kasih tau ti papa dengan mama kalo te Yolan so meninggal bagantong,\" ujar Ilin sambil menahan isak tangis. Kapolsek Telaga Biru, IPTU Zulkifli A. Badu, ST., M.Pd., mengungkapkan, dari hasil visum luar yang dilakukan petugas Puskesmas Telaga Biru, selain ditemukan luka jeratan tali yang melingkar di leher korban dengan ukuran 30 Cm, juga terdapat luka lecet tidak beraturan di lengan kiri. Korban juga mengalami luka di ibu jari tangan kanan, luka lecet diantara ibu jari telunjuk dan ibu jari tangan kiri, luka lecet dibagian kaki sebelah kiri, serta keluar daeri dari anus. Meski pihak keluarga tidak mengizinkan untuk diotopsi, namun pihak Polsek Telaga Biru masih melakukan penyelidikan lanjutan kasus tersebut. Menurut warga Desa Ulapato, korban termasuk pendiam.", "Indonesian Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Teriakan Ilin Thamrin tersedak. Perempuan 19 tahun ini kaget bukan main saat melihat adiknya Yunus Thamrin (18) tergantung lemas dengan seutas tali di leher di sebuah pondok di kebun jagung. Dengan tubuh bergetar, Ilin lalu bergegas setengah berlari melapor kejadian itu ke sang ibu bapaknya yang juga berada di kebun jagung.</p>
<p>Kabar aksi bunuh diri yang dilakukan tukang kebun jagung asal Desa Ulapato B, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo ini pun seketika heboh dan langsung menyebar ke seluruh warga, Selasa (28/01/2020) sore itu.</p>
<p>Menurut Ilin, korban adiknya itu pamit pergi ke kebun jagung pada Selasa siang sekitar pukul 12.00 Wita dengan tujuan menjaga kebun seperti hari-hari biasa. Sementara ia, ibu, serta ayah pada sore hari sekitar 17.00 Wita juga menyusul ke kebun itu dengan tujuan mencari durian. Ilin mengaku segera menuju pondok karena tempat itu sering digunakan korban untuk istirahat selama merawat kebun jagung itu. Ia juga tengah mencari korban untuk menyuruhnya pulang makan.</p>
<p>&#8220;Tapi begitu saya ke pondok kita pe ade so meninggal. Habis itu saya langsung lari kasih tau ti papa dengan mama kalo te Yolan so meninggal bagantong,&#8221; ujar Ilin sambil menahan isak tangis.</p>
<p>Kapolsek Telaga Biru, IPTU Zulkifli A. Badu, ST., M.Pd., mengungkapkan, dari hasil visum luar yang dilakukan petugas Puskesmas Telaga Biru, selain ditemukan luka jeratan tali yang melingkar di leher korban dengan ukuran 30 Cm, juga terdapat luka lecet tidak beraturan di lengan kiri. Korban juga mengalami luka di ibu jari tangan kanan, luka lecet diantara ibu jari telunjuk dan ibu jari tangan kiri, luka lecet dibagian kaki sebelah kiri, serta keluar daeri dari anus.</p>
<p>Meski pihak keluarga tidak mengizinkan untuk diotopsi, namun pihak Polsek Telaga Biru masih melakukan penyelidikan lanjutan kasus tersebut.</p>
<p>Menurut warga Desa Ulapato, korban termasuk pendiam.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/nasib-tukang-kebun-jagung-asal-telaga-yang-akhiri-hidup-dengan-seutas-tali/">Nasib Tukang Kebun Jagung asal Telaga yang Akhiri Hidup dengan Seutas Tali.</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/nasib-tukang-kebun-jagung-asal-telaga-yang-akhiri-hidup-dengan-seutas-tali/">Nasib Tukang Kebun Jagung asal Telaga yang Akhiri Hidup dengan Seutas Tali.</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/nasib-tukang-kebun-jagung-asal-telaga-yang-akhiri-hidup-dengan-seutas-tali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
