<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dinkes Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/dinkes/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/dinkes/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Mar 2020 09:38:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>dinkes Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/dinkes/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>DBD di Gorontalo Tinggi, Dinkes Catat Januari hingga Maret sudah 434 Kasus</title>
		<link>https://barakati.id/dbd-di-gorontalo-tinggi-dinkes-catat-januari-hingga-maret-sudah-434-kasus/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dbd-di-gorontalo-tinggi-dinkes-catat-januari-hingga-maret-sudah-434-kasus</link>
					<comments>https://barakati.id/dbd-di-gorontalo-tinggi-dinkes-catat-januari-hingga-maret-sudah-434-kasus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2020 09:38:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[434 kasus dbd]]></category>
		<category><![CDATA[dbd]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=3211</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Kabupaten Gorontalo tercatat sebagai daerah dengan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) tertinggi di Provinsi Gorontalo sepanjang periode Januari hingga Maret 2020. Hal ini di ungkapkan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Misranda Nalole, saat di temui di ruang kerjanya Kamis (12/3/2020). Misranda menyebutkan presentase kasus DBD tertinggi ada di wilayah Kabgor, dengan 210 kasus dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/dbd-di-gorontalo-tinggi-dinkes-catat-januari-hingga-maret-sudah-434-kasus/">DBD di Gorontalo Tinggi, Dinkes Catat Januari hingga Maret sudah 434 Kasus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/dbd-di-gorontalo-tinggi-dinkes-catat-januari-hingga-maret-sudah-434-kasus/">DBD di Gorontalo Tinggi, Dinkes Catat Januari hingga Maret sudah 434 Kasus</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Kabupaten Gorontalo tercatat sebagai daerah dengan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) tertinggi di Provinsi Gorontalo sepanjang periode Januari hingga Maret 2020. Hal ini di ungkapkan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Misranda Nalole, saat di temui di ruang kerjanya Kamis (12/3/2020). Misranda menyebutkan presentase kasus DBD tertinggi ada di wilayah Kabgor, dengan 210 kasus dan 1 kematian. Kemudian disusul Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) dengan 87 kasus. \"Lalu di susul Bone Bolango dengan 62 kasus 1 kematian, Boalemo 46 kasus dan Kota Gorontalo 29 kasus dengan 1 Kematian,\'\' jelas Misranda. Meski begitu, jika dibandingkan dengan tahun kemarin, kasus DBD di Provinsi Gorontalo pada 2019 cukup tinggi yakni 1.204 kasus, dengan 23 kematian. Hal ini menurut Misranda diakibatkan kebiasaan buruk dari pola hidup masyarakat yang membuat kasus DBD bertahan dengan presentase yang banyak. Sejauh ini, dinas kesehatan provinsi telah melakukan sosialisasi dengan menyampaikan kepada masyarakat untuk tetap waspada setiap saat. Setelah menerima keluhan dari masyarakat, Dinkes aku dia akan langsung mengkoordinasikan dengan pihak kabupaten kota untuk menjalankan fogging sesuai SOP kepada masyarakat yang melapor. \"Dengan memberdayakan promosi kesehatan (promkes) untuk mengajak masyarakat pentingnya mengetahui pencegahan DBD,\" ucap Misranda.", "Indonesian Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Kabupaten Gorontalo tercatat sebagai daerah dengan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) tertinggi di Provinsi Gorontalo sepanjang periode Januari hingga Maret 2020. Hal ini di ungkapkan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Misranda Nalole, saat di temui di ruang kerjanya Kamis (12/3/2020).</p>
<p>Misranda menyebutkan presentase kasus DBD tertinggi ada di wilayah Kabgor, dengan 210 kasus dan 1 kematian. Kemudian disusul Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) dengan 87 kasus.</p>
<p>&#8220;Lalu di susul Bone Bolango dengan 62 kasus 1 kematian, Boalemo 46 kasus dan Kota Gorontalo 29 kasus dengan 1 Kematian,&#8221; jelas Misranda.</p>
<p>Meski begitu, jika dibandingkan dengan tahun kemarin, kasus DBD di Provinsi Gorontalo pada 2019 cukup tinggi yakni 1.204 kasus, dengan 23 kematian. Hal ini menurut Misranda diakibatkan kebiasaan buruk dari pola hidup masyarakat yang membuat kasus DBD bertahan dengan presentase yang banyak.</p>
<p>Sejauh ini, dinas kesehatan provinsi telah melakukan sosialisasi dengan menyampaikan kepada masyarakat untuk tetap waspada setiap saat. Setelah menerima keluhan dari masyarakat, Dinkes aku dia akan langsung mengkoordinasikan dengan pihak kabupaten kota untuk menjalankan fogging sesuai SOP kepada masyarakat yang melapor.</p>
<p>&#8220;Dengan memberdayakan promosi kesehatan (promkes) untuk mengajak masyarakat pentingnya mengetahui pencegahan DBD,&#8221; ucap Misranda.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/dbd-di-gorontalo-tinggi-dinkes-catat-januari-hingga-maret-sudah-434-kasus/">DBD di Gorontalo Tinggi, Dinkes Catat Januari hingga Maret sudah 434 Kasus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/dbd-di-gorontalo-tinggi-dinkes-catat-januari-hingga-maret-sudah-434-kasus/">DBD di Gorontalo Tinggi, Dinkes Catat Januari hingga Maret sudah 434 Kasus</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/dbd-di-gorontalo-tinggi-dinkes-catat-januari-hingga-maret-sudah-434-kasus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Musim Penghujan, Dinkes Imbau Warga Waspadai Malaria</title>
		<link>https://barakati.id/musim-penghujan-dinkes-imbau-warga-waspadai-malaria/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=musim-penghujan-dinkes-imbau-warga-waspadai-malaria</link>
					<comments>https://barakati.id/musim-penghujan-dinkes-imbau-warga-waspadai-malaria/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2020 15:39:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[kepala dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[waspadai malaria]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=3137</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Memasuki musim penghujan, Dinas kesehatan Provinsi Gorontalo mengingatkan kepada warga untuk mewaspadai serangan penyakit malaria. Hal ini disampaikan Plt. Kepala Dinkes Provinsi Gorontalo Misranda Nalole, mengingat presentase kasus malaria di Gorontalo yang masih tinggi. &#8220;Kiranya warga bisa mengedepankan pola hidup sehat untuk menghindari penyakit malaria dan bisa menjaga lingkungan tempat tinggal agar tetap bersih,&#8221; kata [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/musim-penghujan-dinkes-imbau-warga-waspadai-malaria/">Musim Penghujan, Dinkes Imbau Warga Waspadai Malaria</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/musim-penghujan-dinkes-imbau-warga-waspadai-malaria/">Musim Penghujan, Dinkes Imbau Warga Waspadai Malaria</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton2" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Memasuki musim penghujan, Dinas kesehatan Provinsi Gorontalo mengingatkan kepada warga untuk mewaspadai serangan penyakit malaria. Hal ini disampaikan Plt. Kepala Dinkes Provinsi Gorontalo Misranda Nalole, mengingat presentase kasus malaria di Gorontalo yang masih tinggi. \"Kiranya warga bisa mengedepankan pola hidup sehat untuk menghindari penyakit malaria dan bisa menjaga lingkungan tempat tinggal agar tetap bersih,\" kata Misranda saat diwawancarai, Senin (9/3/2020). Menurutnya, saat ini ada lima kabupaten di Gorontalo yang terbilang endemis malaria. Diantaranya Kabupataen Gorontalo yang meliputi desa Haya-haya, desa Ombulo, Daenaa, Hutabohu, Tunggulo, Tohupo, Kayu Bulan, dan Isimu Utara. Selanjutnya kabupaten Bone Bolango yakni desa Tulabolo dan Kabupaten Gorontalo Utara di antaranya desa Monano, Kota Jin serta desa Dambalo. \"Sedangkan di Pohuwato desa ada Teratai dan Huyula. Kemudian Boalemo terdapat di desa Bendungan, Buti, UPT SP2 dan Bukit Karya,\" kata Misranda. Dan untuk jumlah kasus malaria, Misranda menyebut dari periode 2018 sampai dengan 2019 terdapat 89 kasus. Jumlah ini kata dia tergolong masih tinggi. Meski begitu, dinkes kata Misranda telah menargetkan bahwa pada tahun 2023 Gorontalo akan bebas dari malaria. Saat ini Gorontalo masih termasuk salah satu daerah yang masih berisiko malaria karena masih adanya desa-desa endemis malaria yang di tandai dengan beberapa kasus malaria Indegenous dan impor. Dan untuk mencapai Gorontalo bebas malaria, peran masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan semua kasus tercatat dan di laporkan pada puskesmas atau rumah sakit-rumah sakit. \"Peran masyarakat dan organisasi kemasyarakatan perlu di tingkatkan untuk menghalau penyakit tersebu,\" tutupnya.", "Indonesian Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Memasuki musim penghujan, Dinas kesehatan Provinsi Gorontalo mengingatkan kepada warga untuk mewaspadai serangan penyakit malaria. Hal ini disampaikan Plt. Kepala Dinkes Provinsi Gorontalo Misranda Nalole, mengingat presentase kasus malaria di Gorontalo yang masih tinggi.</p>
<p>&#8220;Kiranya warga bisa mengedepankan pola hidup sehat untuk menghindari penyakit malaria dan bisa menjaga lingkungan tempat tinggal agar tetap bersih,&#8221; kata Misranda saat diwawancarai, Senin (9/3/2020).</p>
<p>Menurutnya, saat ini ada lima kabupaten di Gorontalo yang terbilang endemis malaria. Diantaranya Kabupataen Gorontalo yang meliputi desa Haya-haya, desa Ombulo, Daenaa, Hutabohu, Tunggulo, Tohupo, Kayu Bulan, dan Isimu Utara. Selanjutnya kabupaten Bone Bolango yakni desa Tulabolo dan Kabupaten Gorontalo Utara di antaranya desa Monano, Kota Jin serta desa Dambalo.</p>
<p>&#8220;Sedangkan di Pohuwato desa ada Teratai dan Huyula. Kemudian Boalemo terdapat di desa Bendungan, Buti, UPT SP2 dan Bukit Karya,&#8221; kata Misranda.</p>
<p>Dan untuk jumlah kasus malaria, Misranda menyebut dari periode 2018 sampai dengan 2019 terdapat 89 kasus. Jumlah ini kata dia tergolong masih tinggi.</p>
<p>Meski begitu, dinkes kata Misranda telah menargetkan bahwa pada tahun 2023 Gorontalo akan bebas dari malaria. Saat ini Gorontalo masih termasuk salah satu daerah yang masih berisiko malaria karena masih adanya desa-desa endemis malaria yang di tandai dengan beberapa kasus malaria Indegenous dan impor.</p>
<p>Dan untuk mencapai Gorontalo bebas malaria, peran masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan semua kasus tercatat dan di laporkan pada puskesmas atau rumah sakit-rumah sakit.</p>
<p>&#8220;Peran masyarakat dan organisasi kemasyarakatan perlu di tingkatkan untuk menghalau penyakit tersebu,&#8221; tutupnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/musim-penghujan-dinkes-imbau-warga-waspadai-malaria/">Musim Penghujan, Dinkes Imbau Warga Waspadai Malaria</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/musim-penghujan-dinkes-imbau-warga-waspadai-malaria/">Musim Penghujan, Dinkes Imbau Warga Waspadai Malaria</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/musim-penghujan-dinkes-imbau-warga-waspadai-malaria/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
