<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ditsamapta Polda Kepri Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/ditsamapta-polda-kepri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/ditsamapta-polda-kepri/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Apr 2026 09:00:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Ditsamapta Polda Kepri Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/ditsamapta-polda-kepri/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kapolda Kepri Benarkan Dugaan Bripda Natanael Tewas Dihajar Senior</title>
		<link>https://barakati.id/kapolda-kepri-benarkan-dugaan-bripda-natanael-tewas-dihajar-senior/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kapolda-kepri-benarkan-dugaan-bripda-natanael-tewas-dihajar-senior</link>
					<comments>https://barakati.id/kapolda-kepri-benarkan-dugaan-bripda-natanael-tewas-dihajar-senior/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 14:54:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[berita kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Bripda Natanael Simanungkalit]]></category>
		<category><![CDATA[Ditsamapta Polda Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[investigasi Propam]]></category>
		<category><![CDATA[Irjen Asep Safruddin]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolda Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan senioritas]]></category>
		<category><![CDATA[kepolisian RI]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum polisi]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan polisi]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan senior]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[polisi tewas di asrama]]></category>
		<category><![CDATA[propam polri]]></category>
		<category><![CDATA[RS Bhayangkara]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30123</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kapolda-kepri-benarkan-dugaan-bripda-natanael-tewas-dihajar-senior/">Kapolda Kepri Benarkan Dugaan Bripda Natanael Tewas Dihajar Senior</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kapolda-kepri-benarkan-dugaan-bripda-natanael-tewas-dihajar-senior/">Kapolda Kepri Benarkan Dugaan Bripda Natanael Tewas Dihajar Senior</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Riau - Institusi Kepolisian kembali diguncang kabar duka sekaligus memprihatinkan. Seorang anggota Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kepulauan Riau (Kepri), Bripda Natanael Simanungkalit, ditemukan meregang nyawa di Rumah Susun (Rusun) Asrama Polda Kepri. Penemuan jasad korban pada Senin (13/4/2026) malam tersebut sontak memicu sorotan tajam terkait dugaan tindak kekerasan berbalut senioritas di tubuh korps Bhayangkara. ​Terkait insiden nahas ini, Kapolda Kepri, Irjen Asep Safruddin, angkat bicara. Sang Jenderal tak menampik adanya indikasi kekerasan fisik yang berujung pada melayangnya nyawa Bripda Natanael. Indikasi ini diperkuat dari serangkaian interogasi awal yang dilakukan petugas di lapangan. ​\"Dugaan sementara seperti itu (dianiaya senior) dari hasil pemeriksaan terhadap terduga dan beberapa orang saksi lainnya,\" kata Asep saat dihubungi, Selasa (14/4/2026). ​Bergerak cepat merespons tragedi di markas sendiri, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kepri langsung menggelar penyisiran dan tindakan tegas. Hasilnya, sejumlah oknum yang diyakini berada di pusaran kejadian langsung diciduk untuk dimintai pertanggungjawaban. ​\"Propam telah mengamankan delapan orang anggota Samapta Polda, satu orang diduga sebagai pelaku, yang lainnya masih dalam proses pendalaman,\" tuturnya. ​Guna menguak tabir penyebab pasti kematian sang polisi muda, jasad Bripda Natanael dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani prosedur autopsi menyeluruh. Berdasarkan penelusuran data dari sejumlah laporan media nasional arus utama lainnya, pihak keluarga korban dikabarkan sangat terpukul atas kejadian ini dan mendesak institusi Polri agar proses investigasi serta hasil visum dibuka secara transparan tanpa ada yang ditutup-tutupi demi tegaknya keadilan. ​Irjen Asep pun memberikan garansi bahwa pihaknya tidak akan pandang bulu dalam memproses kasus ini. Ia memastikan penyelidikan akan terus berjalan maraton dengan mengumpulkan keterangan dari berbagai saksi mata, serta berkomitmen menghukum keras siapa pun oknum yang terbukti melanggar aturan. ​\"Penanganan akan kita secara tegas sesuai prosedur baik kode etik maupun pidana umum,\" ungkapnya menutup penjelasan.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p><strong>Riau</strong> &#8211; Institusi Kepolisian kembali diguncang kabar duka sekaligus memprihatinkan. Seorang anggota Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kepulauan Riau (Kepri), Bripda Natanael Simanungkalit, ditemukan meregang nyawa di Rumah Susun (Rusun) Asrama Polda Kepri. Penemuan jasad korban pada Senin (13/4/2026) malam tersebut sontak memicu sorotan tajam terkait dugaan tindak kekerasan berbalut senioritas di tubuh korps Bhayangkara.</p>
<p>​Terkait insiden nahas ini, Kapolda Kepri, Irjen Asep Safruddin, angkat bicara. Sang Jenderal tak menampik adanya indikasi kekerasan fisik yang berujung pada melayangnya nyawa Bripda Natanael. Indikasi ini diperkuat dari serangkaian interogasi awal yang dilakukan petugas di lapangan.<br />
​&#8221;Dugaan sementara seperti itu (dianiaya senior) dari hasil pemeriksaan terhadap terduga dan beberapa orang saksi lainnya,&#8221; kata Asep saat dihubungi, Selasa (14/4/2026).</p>
<p>​Bergerak cepat merespons tragedi di markas sendiri, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kepri langsung menggelar penyisiran dan tindakan tegas. Hasilnya, sejumlah oknum yang diyakini berada di pusaran kejadian langsung diciduk untuk dimintai pertanggungjawaban.<br />
​&#8221;Propam telah mengamankan delapan orang anggota Samapta Polda, satu orang diduga sebagai pelaku, yang lainnya masih dalam proses pendalaman,&#8221; tuturnya.</p>
<p>​Guna menguak tabir penyebab pasti kematian sang polisi muda, jasad Bripda Natanael dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani prosedur autopsi menyeluruh. Berdasarkan penelusuran data dari sejumlah laporan media nasional arus utama lainnya, pihak keluarga korban dikabarkan sangat terpukul atas kejadian ini dan mendesak institusi Polri agar proses investigasi serta hasil visum dibuka secara transparan tanpa ada yang ditutup-tutupi demi tegaknya keadilan.</p>
<p>​Irjen Asep pun memberikan garansi bahwa pihaknya tidak akan pandang bulu dalam memproses kasus ini. Ia memastikan penyelidikan akan terus berjalan maraton dengan mengumpulkan keterangan dari berbagai saksi mata, serta berkomitmen menghukum keras siapa pun oknum yang terbukti melanggar aturan.<br />
​&#8221;Penanganan akan kita secara tegas sesuai prosedur baik kode etik maupun pidana umum,&#8221; ungkapnya menutup penjelasan.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kapolda-kepri-benarkan-dugaan-bripda-natanael-tewas-dihajar-senior/">Kapolda Kepri Benarkan Dugaan Bripda Natanael Tewas Dihajar Senior</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kapolda-kepri-benarkan-dugaan-bripda-natanael-tewas-dihajar-senior/">Kapolda Kepri Benarkan Dugaan Bripda Natanael Tewas Dihajar Senior</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/kapolda-kepri-benarkan-dugaan-bripda-natanael-tewas-dihajar-senior/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
