<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DPRDProvinsiGorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/dprdprovinsigorontalo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/dprdprovinsigorontalo/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Jul 2025 14:55:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>DPRDProvinsiGorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/dprdprovinsigorontalo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hamzah Muslimin: 40 SMA di Gorontalo Terancam Sengketa Lahan</title>
		<link>https://barakati.id/hamzah-muslimin-40-sma-di-gorontalo-terancam-sengketa-lahan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=hamzah-muslimin-40-sma-di-gorontalo-terancam-sengketa-lahan</link>
					<comments>https://barakati.id/hamzah-muslimin-40-sma-di-gorontalo-terancam-sengketa-lahan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2025 14:54:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[APBDPerubahan2025]]></category>
		<category><![CDATA[DinasPendidikanProvinsi]]></category>
		<category><![CDATA[DPRDGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[DPRDProvinsiGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[HamzahMuslimin]]></category>
		<category><![CDATA[LahanSekolahBermasalah]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanMenengah]]></category>
		<category><![CDATA[PermasalahanLahanSekolah]]></category>
		<category><![CDATA[SertifikasiLahanSekolah]]></category>
		<category><![CDATA[SertifikatTanahSMA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26348</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/hamzah-muslimin-40-sma-di-gorontalo-terancam-sengketa-lahan/">Hamzah Muslimin: 40 SMA di Gorontalo Terancam Sengketa Lahan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/hamzah-muslimin-40-sma-di-gorontalo-terancam-sengketa-lahan/">Hamzah Muslimin: 40 SMA di Gorontalo Terancam Sengketa Lahan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("DEPROV - Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Hamzah Muslimin, menyoroti persoalan serius terkait status lahan sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) yang menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo. Hamzah mengungkapkan, dari total 71 SMA di Gorontalo, sekitar 40 sekolah masih menghadapi masalah kepemilikan lahan, termasuk status sertifikat tanah yang belum jelas. “Masalah SMA ini cukup banyak. Dari 71 SMA, ada sekitar 40-an yang bermasalah dengan lahan, termasuk sertifikatnya. Ini sudah kami minta agar Dinas melalui Kabid SMA memberikan data lengkap,” jelas Hamzah. DPRD, kata Hamzah, meminta rekapitulasi wilayah, detail permasalahan, dan estimasi anggaran penyelesaian agar persoalan ini tidak berlarut-larut. Ia menegaskan, jika tidak segera diselesaikan, masalah ini berpotensi menimbulkan gugatan dan bahkan pembongkaran bangunan sekolah. “Kami minta rekap wilayah, masalahnya apa saja, dan berapa kebutuhan anggarannya. Ini sangat berisiko kalau sampai digugat. Bisa saja terjadi pembongkaran,” tegasnya. Hamzah juga menyinggung usulan anggaran dalam Perubahan APBD yang diajukan untuk penanganan masalah ini, yakni sekitar Rp3 miliar lebih untuk SMA dan SMK.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="174" data-end="401">DEPROV &#8211; Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, <strong data-start="223" data-end="242">Hamzah Muslimin</strong>, menyoroti persoalan serius terkait status lahan sejumlah <strong data-start="301" data-end="332">Sekolah Menengah Atas (SMA)</strong> yang menjadi tanggung jawab <strong data-start="361" data-end="400">Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo</strong>.</p>
<p data-start="403" data-end="574">Hamzah mengungkapkan, dari total <strong data-start="436" data-end="522">71 SMA di Gorontalo, sekitar 40 sekolah masih menghadapi masalah kepemilikan lahan</strong>, termasuk status sertifikat tanah yang belum jelas.</p>
<p data-start="403" data-end="574"><em><strong data-start="578" data-end="773">“Masalah SMA ini cukup banyak. Dari 71 SMA, ada sekitar 40-an yang bermasalah dengan lahan, termasuk sertifikatnya. Ini sudah kami minta agar Dinas melalui Kabid SMA memberikan data lengkap,”</strong> jelas Hamzah.</em></p>
<p data-start="789" data-end="1070">DPRD, kata Hamzah, meminta <strong data-start="816" data-end="897">rekapitulasi wilayah, detail permasalahan, dan estimasi anggaran penyelesaian</strong> agar persoalan ini tidak berlarut-larut. Ia menegaskan, jika tidak segera diselesaikan, masalah ini berpotensi menimbulkan gugatan dan bahkan pembongkaran bangunan sekolah.</p>
<p data-start="1074" data-end="1244"><em><strong data-start="1074" data-end="1234">“Kami minta rekap wilayah, masalahnya apa saja, dan berapa kebutuhan anggarannya. Ini sangat berisiko kalau sampai digugat. Bisa saja terjadi pembongkaran,”</strong> tegasnya.</em></p>
<p data-start="1246" data-end="1408">Hamzah juga menyinggung usulan anggaran dalam Perubahan APBD yang diajukan untuk penanganan masalah ini, yakni sekitar <strong data-start="1365" data-end="1385">Rp3 miliar lebih</strong> untuk <strong data-start="1392" data-end="1407">SMA dan SMK</strong>.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/hamzah-muslimin-40-sma-di-gorontalo-terancam-sengketa-lahan/">Hamzah Muslimin: 40 SMA di Gorontalo Terancam Sengketa Lahan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/hamzah-muslimin-40-sma-di-gorontalo-terancam-sengketa-lahan/">Hamzah Muslimin: 40 SMA di Gorontalo Terancam Sengketa Lahan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/hamzah-muslimin-40-sma-di-gorontalo-terancam-sengketa-lahan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mikson Yapanto Desak Bulog Gelar Operasi Pasar, Beras Oplosan Rugikan Negara Triliunan</title>
		<link>https://barakati.id/mikson-yapanto-desak-bulog-gelar-operasi-pasar-beras-oplosan-rugikan-negara-triliunan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mikson-yapanto-desak-bulog-gelar-operasi-pasar-beras-oplosan-rugikan-negara-triliunan</link>
					<comments>https://barakati.id/mikson-yapanto-desak-bulog-gelar-operasi-pasar-beras-oplosan-rugikan-negara-triliunan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 16:42:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[BerasOplosan]]></category>
		<category><![CDATA[BulogGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[DinasPerdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[DPRDGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[DPRDProvinsiGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[HargaBerasNaik]]></category>
		<category><![CDATA[InflasiPangan]]></category>
		<category><![CDATA[MiksonYapanto]]></category>
		<category><![CDATA[OperasiPasar]]></category>
		<category><![CDATA[PasarTradisional]]></category>
		<category><![CDATA[PengawasanPangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26335</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/mikson-yapanto-desak-bulog-gelar-operasi-pasar-beras-oplosan-rugikan-negara-triliunan/">Mikson Yapanto Desak Bulog Gelar Operasi Pasar, Beras Oplosan Rugikan Negara Triliunan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/mikson-yapanto-desak-bulog-gelar-operasi-pasar-beras-oplosan-rugikan-negara-triliunan/">Mikson Yapanto Desak Bulog Gelar Operasi Pasar, Beras Oplosan Rugikan Negara Triliunan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("DEPROV - Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto, mendesak Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk segera melakukan operasi pasar, menyikapi maraknya peredaran beras oplosan dan melonjaknya harga beras yang meresahkan masyarakat. Mikson menilai bahwa peredaran beras oplosan tak hanya merugikan masyarakat, namun juga menimbulkan potensi kerugian negara yang ditaksir mencapai Rp99 triliun per tahun. Hal ini, menurutnya, bisa berdampak terhadap menurunnya kepercayaan publik terhadap pengawasan pemerintah. “Bulog harus segera melakukan operasi pasar. Segera tarik semua merek yang terindikasi beras oplosan,” tegas Mikson. Ia juga mengaitkan fenomena kenaikan harga beras dengan beredarnya beras oplosan premium. Banyak masyarakat kini memilih membeli beras di pasar tradisional dibandingkan supermarket, menyusul kebijakan Dinas Perdagangan Kota Gorontalo yang menahan distribusi beras premium ke pusat perbelanjaan modern. Akibatnya, harga beras di pasar tradisional ikut melonjak. Berdasarkan pantauan Media Barakati.Id di Pasar Sentral Kota Gorontalo, harga beras yang sebelumnya berada di kisaran Rp12.000 per liter, kini naik menjadi Rp12.800 per liter. Belum diketahui kondisi harga di kabupaten lain. “Beras oplosan harus ditarik semua. Ini yang jadi barang langka dan berpengaruh terhadap harga beras di pasar. Hukum ekonomi berlaku, jadi Bulog harus segera turun tangan dengan operasi pasar dan cari solusi,” tandas Mikson.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="231" data-end="483">DEPROV &#8211; Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, <strong data-start="280" data-end="298">Mikson Yapanto</strong>, mendesak <strong data-start="309" data-end="342">Badan Urusan Logistik (Bulog)</strong> untuk segera melakukan <strong data-start="366" data-end="383">operasi pasar</strong>, menyikapi maraknya peredaran beras oplosan dan melonjaknya harga beras yang meresahkan masyarakat.</p>
<p data-start="485" data-end="766">Mikson menilai bahwa peredaran beras oplosan tak hanya merugikan masyarakat, namun juga menimbulkan potensi kerugian negara yang ditaksir mencapai <strong data-start="632" data-end="658">Rp99 triliun per tahun</strong>. Hal ini, menurutnya, bisa berdampak terhadap menurunnya kepercayaan publik terhadap pengawasan pemerintah.</p>
<p data-start="770" data-end="890"><em>“<strong data-start="771" data-end="874">Bulog harus segera melakukan operasi pasar. Segera tarik semua merek yang terindikasi beras oplosan</strong>,” tegas Mikson.</em></p>
<p data-start="892" data-end="1197">Ia juga mengaitkan fenomena kenaikan harga beras dengan beredarnya beras oplosan premium. Banyak masyarakat kini memilih membeli beras di pasar tradisional dibandingkan supermarket, menyusul kebijakan <strong data-start="1093" data-end="1129">Dinas Perdagangan Kota Gorontalo</strong> yang menahan distribusi beras premium ke pusat perbelanjaan modern.</p>
<p data-start="1199" data-end="1494">Akibatnya, harga beras di pasar tradisional ikut melonjak. Berdasarkan pantauan Media Barakati.Id di <strong data-start="1300" data-end="1332">Pasar Sentral Kota Gorontalo</strong>, harga beras yang sebelumnya berada di kisaran <strong data-start="1380" data-end="1402">Rp12.000 per liter</strong>, kini naik menjadi <strong data-start="1422" data-end="1444">Rp12.800 per liter</strong>. Belum diketahui kondisi harga di kabupaten lain.</p>
<p data-start="1498" data-end="1726"><em>“<strong data-start="1499" data-end="1709">Beras oplosan harus ditarik semua. Ini yang jadi barang langka dan berpengaruh terhadap harga beras di pasar. Hukum ekonomi berlaku, jadi Bulog harus segera turun tangan dengan operasi pasar dan cari solusi</strong>,” tandas Mikson.</em>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/mikson-yapanto-desak-bulog-gelar-operasi-pasar-beras-oplosan-rugikan-negara-triliunan/">Mikson Yapanto Desak Bulog Gelar Operasi Pasar, Beras Oplosan Rugikan Negara Triliunan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/mikson-yapanto-desak-bulog-gelar-operasi-pasar-beras-oplosan-rugikan-negara-triliunan/">Mikson Yapanto Desak Bulog Gelar Operasi Pasar, Beras Oplosan Rugikan Negara Triliunan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/mikson-yapanto-desak-bulog-gelar-operasi-pasar-beras-oplosan-rugikan-negara-triliunan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sampah Jadi Komoditas Potensial, Meyke Kamaru Soroti Kebutuhan Armada Pengangkut</title>
		<link>https://barakati.id/sampah-jadi-komoditas-potensial-meyke-kamaru-soroti-kebutuhan-armada-pengangkut/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sampah-jadi-komoditas-potensial-meyke-kamaru-soroti-kebutuhan-armada-pengangkut</link>
					<comments>https://barakati.id/sampah-jadi-komoditas-potensial-meyke-kamaru-soroti-kebutuhan-armada-pengangkut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 16:30:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[DLHGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[DPRDProvinsiGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[IsuSampah]]></category>
		<category><![CDATA[KendaraanSampah]]></category>
		<category><![CDATA[KomoditasSampah]]></category>
		<category><![CDATA[LingkunganBersih]]></category>
		<category><![CDATA[MeykeKamaru]]></category>
		<category><![CDATA[PengelolaanSampah]]></category>
		<category><![CDATA[SampahMedis]]></category>
		<category><![CDATA[SolusiSampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26332</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/sampah-jadi-komoditas-potensial-meyke-kamaru-soroti-kebutuhan-armada-pengangkut/">Sampah Jadi Komoditas Potensial, Meyke Kamaru Soroti Kebutuhan Armada Pengangkut</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/sampah-jadi-komoditas-potensial-meyke-kamaru-soroti-kebutuhan-armada-pengangkut/">Sampah Jadi Komoditas Potensial, Meyke Kamaru Soroti Kebutuhan Armada Pengangkut</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("DEPROV - Persoalan sampah di Provinsi Gorontalo kembali menjadi sorotan serius. Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Meyke Kamaru, menegaskan bahwa isu sampah merupakan tantangan strategis yang membutuhkan penanganan terpadu, terutama dalam hal ketersediaan armada operasional angkutan sampah. Dalam keterangannya, Meyke mengungkapkan bahwa menurut data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Gorontalo menghasilkan sampah medis sebanyak 3 ton per hari, di luar sampah industri dan rumah tangga. Ia menyampaikan bahwa permasalahan ini harus segera ditangani dengan dukungan fasilitas yang memadai. “Ini bukan sekadar soal volume sampah, tapi tentang bagaimana kita menyediakan sistem yang mampu menanggulanginya, mulai dari pengangkutan hingga pengelolaan,” ujar Meyke. Ia menyoroti bahwa pengadaan kendaraan operasional pengangkut sampah menjadi langkah awal yang mendesak untuk diajukan DLH Provinsi Gorontalo. Menurutnya, jika DLH memiliki nomenklatur dan dasar kewenangan yang kuat, maka anggaran untuk kendaraan tersebut bisa segera diusulkan. “Kita sedang pikirkan bersama kepala dinas apakah pengadaan ini bisa masuk dalam kewenangan DLH Provinsi. Kalau bisa, kita dorong segera,” tambahnya. Lebih lanjut, Meyke juga menilai bahwa sampah sebenarnya dapat menjadi komoditas bernilai ekonomis apabila dikelola dengan baik, dan hal ini harus menjadi visi jangka panjang. “Sampah ini bisa memberikan hasil dan nilai tambah. Tapi sebelum ke sana, kita harus selesaikan dulu soal dasarnya: kendaraan operasional,” tegasnya. Dengan tata kelola yang terarah dan nomenklatur program yang tepat, Meyke optimistis bahwa persoalan sampah di Gorontalo dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="249" data-end="549">DEPROV &#8211; Persoalan sampah di Provinsi Gorontalo kembali menjadi sorotan serius. Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, <strong data-start="369" data-end="385">Meyke Kamaru</strong>, menegaskan bahwa isu sampah merupakan tantangan strategis yang membutuhkan penanganan terpadu, terutama dalam hal ketersediaan armada operasional angkutan sampah.</p>
<p data-start="551" data-end="854">Dalam keterangannya, Meyke mengungkapkan bahwa menurut data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Gorontalo menghasilkan sampah medis sebanyak <strong data-start="691" data-end="709">3 ton per hari</strong>, di luar sampah industri dan rumah tangga. Ia menyampaikan bahwa permasalahan ini harus segera ditangani dengan dukungan fasilitas yang memadai.</p>
<p data-start="858" data-end="1029"><em>“Ini bukan sekadar soal volume sampah, tapi tentang bagaimana kita menyediakan sistem yang mampu menanggulanginya, mulai dari pengangkutan hingga pengelolaan,” ujar Meyke.</em></p>
<p data-start="1031" data-end="1313">Ia menyoroti bahwa <strong data-start="1050" data-end="1103">pengadaan kendaraan operasional pengangkut sampah</strong> menjadi langkah awal yang mendesak untuk diajukan DLH Provinsi Gorontalo. Menurutnya, jika DLH memiliki nomenklatur dan dasar kewenangan yang kuat, maka anggaran untuk kendaraan tersebut bisa segera diusulkan.</p>
<p data-start="1317" data-end="1466"><em>“Kita sedang pikirkan bersama kepala dinas apakah pengadaan ini bisa masuk dalam kewenangan DLH Provinsi. Kalau bisa, kita dorong segera,” tambahnya.</em></p>
<p data-start="1468" data-end="1647">Lebih lanjut, Meyke juga menilai bahwa sampah sebenarnya dapat menjadi <strong data-start="1539" data-end="1570">komoditas bernilai ekonomis</strong> apabila dikelola dengan baik, dan hal ini harus menjadi visi jangka panjang.</p>
<p data-start="1651" data-end="1800"><em>“Sampah ini bisa memberikan hasil dan nilai tambah. Tapi sebelum ke sana, kita harus selesaikan dulu soal dasarnya: kendaraan operasional,” tegasnya.</em></p>
<p data-start="1802" data-end="1973">Dengan tata kelola yang terarah dan nomenklatur program yang tepat, Meyke optimistis bahwa persoalan sampah di Gorontalo dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/sampah-jadi-komoditas-potensial-meyke-kamaru-soroti-kebutuhan-armada-pengangkut/">Sampah Jadi Komoditas Potensial, Meyke Kamaru Soroti Kebutuhan Armada Pengangkut</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/sampah-jadi-komoditas-potensial-meyke-kamaru-soroti-kebutuhan-armada-pengangkut/">Sampah Jadi Komoditas Potensial, Meyke Kamaru Soroti Kebutuhan Armada Pengangkut</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/sampah-jadi-komoditas-potensial-meyke-kamaru-soroti-kebutuhan-armada-pengangkut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perjuangkan Hak Penambang, Ridwan Usul Anggaran Amdal WPR Naik Jadi Rp1 Miliar</title>
		<link>https://barakati.id/perjuangkan-hak-penambang-ridwan-usul-anggaran-amdal-wpr-naik-jadi-rp1-miliar/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=perjuangkan-hak-penambang-ridwan-usul-anggaran-amdal-wpr-naik-jadi-rp1-miliar</link>
					<comments>https://barakati.id/perjuangkan-hak-penambang-ridwan-usul-anggaran-amdal-wpr-naik-jadi-rp1-miliar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 15:53:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[AmdalPertambangan]]></category>
		<category><![CDATA[DinasLingkunganHidup]]></category>
		<category><![CDATA[DokumenPertambangan]]></category>
		<category><![CDATA[DPRDProvinsiGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[ESDMGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[IsuLingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[IzinTambangRakyat]]></category>
		<category><![CDATA[RidwanMonoarfa]]></category>
		<category><![CDATA[TambangRakyat]]></category>
		<category><![CDATA[WPRGorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26326</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/perjuangkan-hak-penambang-ridwan-usul-anggaran-amdal-wpr-naik-jadi-rp1-miliar/">Perjuangkan Hak Penambang, Ridwan Usul Anggaran Amdal WPR Naik Jadi Rp1 Miliar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/perjuangkan-hak-penambang-ridwan-usul-anggaran-amdal-wpr-naik-jadi-rp1-miliar/">Perjuangkan Hak Penambang, Ridwan Usul Anggaran Amdal WPR Naik Jadi Rp1 Miliar</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb4" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("DEPROV - Wakil Ketua I DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan legalitas Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) melalui penyusunan dokumen-dokumen pendukung yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik. Hal tersebut disampaikannya dalam rapat pembahasan anggaran bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Gorontalo. Ridwan menyoroti pentingnya kualitas dalam penyusunan dokumen Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) sebagai syarat utama pengajuan WPR. Ia mendorong DLH untuk melibatkan para ahli yang kompeten dalam penyusunan dokumen tersebut. \"Penyusunan Amdal untuk WPR harus benar-benar berkualitas. Karena itu, saya sarankan agar Dinas Lingkungan Hidup melibatkan orang-orang yang ahli di bidangnya,\" ujarnya. Terkait alokasi anggaran, Ridwan menganggap pengajuan DLH sebesar Rp325 juta untuk pengurusan dokumen tersebut masih terlalu kecil untuk menjamin kualitas yang diharapkan. Ia mengusulkan agar pengajuan anggaran ditingkatkan menjadi Rp1 miliar untuk 10 WPR. \"Bagi kami itu terlalu kecil. Kami minta dialokasikan Rp1 miliar. Kita harus undang tenaga ahli yang benar-benar kompeten, agar dokumen ini kuat dan bisa kita pertanggungjawabkan ke publik,\" tegas Ridwan. Menurutnya, seluruh dokumen yang menjadi syarat dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) harus segera diselesaikan, agar izin pertambangan rakyat bisa segera dikeluarkan. \"Dokumen ini syarat dari Kementerian ESDM. Kita tidak bisa keluarkan izin WPR kalau dokumennya belum ada. Karena itu, kita dorong supaya anggarannya dinaikkan,\" tambahnya. Ridwan juga menegaskan bahwa DPRD tidak ingin mempertentangkan hak-hak rakyat untuk menambang dengan isu lingkungan, namun tetap menempatkan aspek kelestarian sebagai perhatian serius. \"Isu lingkungan adalah isu global yang harus kita perhatikan bersama. Tapi kita juga harus pikirkan bagaimana rakyat bisa menambang dengan dokumen yang lengkap dan sah secara hukum,\" pungkasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="246" data-end="625">DEPROV &#8211; Wakil Ketua I DPRD Provinsi Gorontalo, <strong data-start="301" data-end="320">Ridwan Monoarfa</strong>, menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan legalitas <strong data-start="376" data-end="413">Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR)</strong> melalui penyusunan dokumen-dokumen pendukung yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik. Hal tersebut disampaikannya dalam rapat pembahasan anggaran bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Gorontalo.</p>
<p data-start="627" data-end="856">Ridwan menyoroti pentingnya kualitas dalam penyusunan <strong data-start="681" data-end="727">dokumen Analisis Dampak Lingkungan (Amdal)</strong> sebagai syarat utama pengajuan WPR. Ia mendorong DLH untuk melibatkan para ahli yang kompeten dalam penyusunan dokumen tersebut.</p>
<p data-start="860" data-end="1029"><em>&#8220;Penyusunan Amdal untuk WPR harus benar-benar berkualitas. Karena itu, saya sarankan agar Dinas Lingkungan Hidup melibatkan orang-orang yang ahli di bidangnya,&#8221; ujarnya.</em></p>
<p data-start="1031" data-end="1291">Terkait alokasi anggaran, Ridwan menganggap pengajuan DLH sebesar Rp325 juta untuk pengurusan dokumen tersebut masih terlalu kecil untuk menjamin kualitas yang diharapkan. Ia mengusulkan agar pengajuan anggaran ditingkatkan menjadi <strong data-start="1263" data-end="1290">Rp1 miliar untuk 10 WPR</strong>.</p>
<p data-start="1295" data-end="1499"><em>&#8220;Bagi kami itu terlalu kecil. Kami minta dialokasikan Rp1 miliar. Kita harus undang tenaga ahli yang benar-benar kompeten, agar dokumen ini kuat dan bisa kita pertanggungjawabkan ke publik,&#8221; tegas Ridwan.</em></p>
<p data-start="1501" data-end="1685">Menurutnya, seluruh dokumen yang menjadi syarat dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) harus segera diselesaikan, agar izin pertambangan rakyat bisa segera dikeluarkan.</p>
<p data-start="1689" data-end="1860"><em>&#8220;Dokumen ini syarat dari Kementerian ESDM. Kita tidak bisa keluarkan izin WPR kalau dokumennya belum ada. Karena itu, kita dorong supaya anggarannya dinaikkan,&#8221; tambahnya.</em></p>
<p data-start="1862" data-end="2050">Ridwan juga menegaskan bahwa DPRD tidak ingin mempertentangkan <strong data-start="1925" data-end="1959">hak-hak rakyat untuk menambang</strong> dengan isu lingkungan, namun tetap menempatkan aspek kelestarian sebagai perhatian serius.</p>
<p data-start="2054" data-end="2248"><em>&#8220;Isu lingkungan adalah isu global yang harus kita perhatikan bersama. Tapi kita juga harus pikirkan bagaimana rakyat bisa menambang dengan dokumen yang lengkap dan sah secara hukum,&#8221; pungkasnya.</em>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/perjuangkan-hak-penambang-ridwan-usul-anggaran-amdal-wpr-naik-jadi-rp1-miliar/">Perjuangkan Hak Penambang, Ridwan Usul Anggaran Amdal WPR Naik Jadi Rp1 Miliar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/perjuangkan-hak-penambang-ridwan-usul-anggaran-amdal-wpr-naik-jadi-rp1-miliar/">Perjuangkan Hak Penambang, Ridwan Usul Anggaran Amdal WPR Naik Jadi Rp1 Miliar</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/perjuangkan-hak-penambang-ridwan-usul-anggaran-amdal-wpr-naik-jadi-rp1-miliar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Data Lengkap di BPKP, Pansus Sawit Siap Bongkar Permasalahan Kebun Sawit Gorontalo</title>
		<link>https://barakati.id/data-lengkap-di-bpkp-pansus-sawit-siap-bongkar-permasalahan-kebun-sawit-gorontalo/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=data-lengkap-di-bpkp-pansus-sawit-siap-bongkar-permasalahan-kebun-sawit-gorontalo</link>
					<comments>https://barakati.id/data-lengkap-di-bpkp-pansus-sawit-siap-bongkar-permasalahan-kebun-sawit-gorontalo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2025 11:33:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[AuditKhususSawit]]></category>
		<category><![CDATA[bpk]]></category>
		<category><![CDATA[bpkp]]></category>
		<category><![CDATA[DPRDProvinsiGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[KerugianNegara]]></category>
		<category><![CDATA[PansusSawit]]></category>
		<category><![CDATA[PerkebunanSawit]]></category>
		<category><![CDATA[TataKelolaSawit]]></category>
		<category><![CDATA[UmarKarim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26309</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/data-lengkap-di-bpkp-pansus-sawit-siap-bongkar-permasalahan-kebun-sawit-gorontalo/">Data Lengkap di BPKP, Pansus Sawit Siap Bongkar Permasalahan Kebun Sawit Gorontalo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/data-lengkap-di-bpkp-pansus-sawit-siap-bongkar-permasalahan-kebun-sawit-gorontalo/">Data Lengkap di BPKP, Pansus Sawit Siap Bongkar Permasalahan Kebun Sawit Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb5" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb5.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("DEPROV - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Gorontalo yang mengurusi persoalan kelapa sawit berencana mendorong dilakukannya audit khusus atau audit investigatif terhadap tata kelola perkebunan kelapa sawit di wilayah hukum Provinsi Gorontalo. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pansus, Umar Karim, usai rapat kerja bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), yang digelar di Gedung DPRD Gorontalo. Dalam keterangannya, Umar mengungkapkan kekagetannya saat mengetahui bahwa BPK dan BPKP ternyata telah mengantongi data yang sangat lengkap terkait permasalahan sektor sawit di Gorontalo. “Kami kaget ternyata BPKP memiliki data yang lengkap. Bahkan mereka sudah beberapa kali menerbitkan rekomendasi kepada Gubernur maupun Bupati di beberapa daerah,” ujar Umar. Menindaklanjuti hal tersebut, Pansus akan melakukan koordinasi lanjutan dengan BPK dan BPKP, guna membahas pelaksanaan audit khusus terhadap tata kelola perkebunan kelapa sawit, termasuk potensi kerugian daerah akibat pemanfaatan lahan yang tidak optimal. “Baik BPK maupun BPKP pada prinsipnya terbuka untuk melaksanakan audit khusus terkait perkebunan sawit di Gorontalo,” tambahnya. Menurut Umar, audit khusus dimaksud adalah bentuk pemeriksaan yang menyeluruh dan berfokus pada aspek kerugian negara serta penyimpangan pengelolaan aset dan lahan. Ia mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 21 ribu hektar lahan sawit di Gorontalo yang tidak digunakan oleh perusahaan pemegang konsesi. Hal ini dinilainya berpengaruh besar terhadap stagnasi pertumbuhan ekonomi daerah. “Dengan lahan seluas itu yang tidak digunakan, tentu berdampak langsung pada potensi ekonomi yang hilang bagi daerah,” tegas Umar. Pansus berharap audit khusus tersebut dapat menjadi dasar untuk penataan ulang kebijakan sektor sawit di Provinsi Gorontalo, demi mendorong pemanfaatan lahan secara produktif dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="164" data-end="626">DEPROV &#8211; Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Gorontalo yang mengurusi persoalan kelapa sawit berencana mendorong dilakukannya audit khusus atau audit investigatif terhadap tata kelola perkebunan kelapa sawit di wilayah hukum Provinsi Gorontalo. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pansus, <strong data-start="462" data-end="476">Umar Karim</strong>, usai rapat kerja bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), yang digelar di Gedung DPRD Gorontalo.</p>
<p data-start="628" data-end="815">Dalam keterangannya, Umar mengungkapkan kekagetannya saat mengetahui bahwa BPK dan BPKP ternyata telah mengantongi data yang sangat lengkap terkait permasalahan sektor sawit di Gorontalo.</p>
<p data-start="819" data-end="992"><em>“Kami kaget ternyata BPKP memiliki data yang lengkap. Bahkan mereka sudah beberapa kali menerbitkan rekomendasi kepada Gubernur maupun Bupati di beberapa daerah,” ujar Umar.</em></p>
<p data-start="994" data-end="1253">Menindaklanjuti hal tersebut, Pansus akan melakukan koordinasi lanjutan dengan BPK dan BPKP, guna membahas pelaksanaan <strong data-start="1113" data-end="1129">audit khusus</strong> terhadap tata kelola perkebunan kelapa sawit, termasuk potensi kerugian daerah akibat pemanfaatan lahan yang tidak optimal.</p>
<p data-start="1257" data-end="1385"><em>“Baik BPK maupun BPKP pada prinsipnya terbuka untuk melaksanakan audit khusus terkait perkebunan sawit di Gorontalo,” tambahnya.</em></p>
<p data-start="1387" data-end="1551">Menurut Umar, audit khusus dimaksud adalah bentuk pemeriksaan yang menyeluruh dan berfokus pada aspek kerugian negara serta penyimpangan pengelolaan aset dan lahan.</p>
<p data-start="1553" data-end="1774">Ia mengungkapkan bahwa terdapat <strong data-start="1585" data-end="1623">sekitar 21 ribu hektar lahan sawit</strong> di Gorontalo yang tidak digunakan oleh perusahaan pemegang konsesi. Hal ini dinilainya berpengaruh besar terhadap stagnasi pertumbuhan ekonomi daerah.</p>
<p data-start="1778" data-end="1908"><em>“Dengan lahan seluas itu yang tidak digunakan, tentu berdampak langsung pada potensi ekonomi yang hilang bagi daerah,” tegas Umar.</em></p>
<p data-start="1910" data-end="2129">Pansus berharap audit khusus tersebut dapat menjadi dasar untuk penataan ulang kebijakan sektor sawit di Provinsi Gorontalo, demi mendorong pemanfaatan lahan secara produktif dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/data-lengkap-di-bpkp-pansus-sawit-siap-bongkar-permasalahan-kebun-sawit-gorontalo/">Data Lengkap di BPKP, Pansus Sawit Siap Bongkar Permasalahan Kebun Sawit Gorontalo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/data-lengkap-di-bpkp-pansus-sawit-siap-bongkar-permasalahan-kebun-sawit-gorontalo/">Data Lengkap di BPKP, Pansus Sawit Siap Bongkar Permasalahan Kebun Sawit Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/data-lengkap-di-bpkp-pansus-sawit-siap-bongkar-permasalahan-kebun-sawit-gorontalo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belum Pernah Terima Bantuan Provinsi, Desa Talumelito Curhat ke Komisi 1 DPRD</title>
		<link>https://barakati.id/belum-pernah-terima-bantuan-provinsi-desa-talumelito-curhat-ke-komisi-1-dprd/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=belum-pernah-terima-bantuan-provinsi-desa-talumelito-curhat-ke-komisi-1-dprd</link>
					<comments>https://barakati.id/belum-pernah-terima-bantuan-provinsi-desa-talumelito-curhat-ke-komisi-1-dprd/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jul 2025 22:02:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[BantuanProvinsi]]></category>
		<category><![CDATA[CSRDesa]]></category>
		<category><![CDATA[DesaTalumelito]]></category>
		<category><![CDATA[DPRDGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[DPRDProvinsiGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[FadliPoha]]></category>
		<category><![CDATA[InsentifDesa]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi1DPRDGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[KunjunganKerjaDPRD]]></category>
		<category><![CDATA[PengelolaanSampah]]></category>
		<category><![CDATA[WilsonYapanto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26301</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/belum-pernah-terima-bantuan-provinsi-desa-talumelito-curhat-ke-komisi-1-dprd/">Belum Pernah Terima Bantuan Provinsi, Desa Talumelito Curhat ke Komisi 1 DPRD</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/belum-pernah-terima-bantuan-provinsi-desa-talumelito-curhat-ke-komisi-1-dprd/">Belum Pernah Terima Bantuan Provinsi, Desa Talumelito Curhat ke Komisi 1 DPRD</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb6" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb6.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("DEPROV - Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Desa Talumelito, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, untuk meninjau langsung kondisi desa sekaligus menyerap aspirasi pemerintah desa, khususnya terkait pengelolaan sampah dan akses bantuan keuangan. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I, Fadli Poha, bersama sejumlah anggota Komisi I yakni Fikran Salilama, Ramdan Liputo, Umar Karim, Ekwan Ahmad, Wahyudin Moridu, dan Siti Nuraini Sompie. Dalam sesi wawancara, Ketua Komisi I, Fadli Poha, menilai bahwa Desa Talumelito memiliki potensi dalam hal pengelolaan sampah berbasis masyarakat, namun membutuhkan dukungan insentif dari Pemerintah Provinsi untuk menunjang keberlanjutan program yang ada. “Kami dari Komisi I siap memfasilitasi aspirasi ini, terutama soal insentif dari provinsi yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pengelolaan sampah di desa,” ujar Fadli. Ia menjelaskan bahwa meskipun dana CSR (Corporate Social Responsibility) dari berbagai instansi biasanya mengikuti regulasi tertentu, namun permintaan Desa Talumelito bukan dalam bentuk CSR, melainkan berupa insentif dari Pemprov langsung ke desa. “Kami akan bahas bersama OPD teknis terkait, apakah secara regulasi memungkinkan pemberian insentif langsung ke desa,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Desa Talumelito, Wilson Yapanto, menyampaikan kekecewaannya karena hingga kini belum ada bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi yang langsung menyentuh desanya. “Bantuan keuangan provinsi yang berbentuk transfer langsung belum pernah kami terima. Harapan kami, Komisi I bisa menyuarakan ini ke Pemprov agar desa kami juga bisa mendapatkan dukungan seperti itu,” ungkap Wilson. Wilson menegaskan bahwa pengelolaan sampah di Talumelito telah digerakkan secara mandiri oleh masyarakat, namun agar berkelanjutan, desa sangat membutuhkan insentif atau dukungan dari tingkat provinsi. Komisi I DPRD pun berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi ini bersama OPD terkait, dan memastikan bahwa potensi yang ada di desa dapat memperoleh perhatian dan dukungan kebijakan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="295" data-end="594">DEPROV &#8211; Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo melakukan <strong data-start="364" data-end="402">kunjungan kerja ke Desa Talumelito</strong>, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, untuk meninjau langsung kondisi desa sekaligus menyerap aspirasi pemerintah desa, khususnya terkait pengelolaan sampah dan akses bantuan keuangan.</p>
<p data-start="596" data-end="807">Kunjungan ini dipimpin langsung oleh <strong data-start="633" data-end="663">Ketua Komisi I, Fadli Poha</strong>, bersama sejumlah anggota Komisi I yakni <strong data-start="705" data-end="807">Fikran Salilama, Ramdan Liputo, Umar Karim, Ekwan Ahmad, Wahyudin Moridu, dan Siti Nuraini Sompie.</strong></p>
<p data-start="809" data-end="1072">Dalam sesi wawancara, Ketua Komisi I, <strong data-start="847" data-end="861">Fadli Poha</strong>, menilai bahwa Desa Talumelito memiliki potensi dalam hal <strong data-start="920" data-end="962">pengelolaan sampah berbasis masyarakat</strong>, namun membutuhkan dukungan insentif dari Pemerintah Provinsi untuk menunjang keberlanjutan program yang ada.</p>
<p data-start="1076" data-end="1254"><em>“Kami dari Komisi I siap memfasilitasi aspirasi ini, terutama soal insentif dari provinsi yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pengelolaan sampah di desa,” ujar Fadli.</em></p>
<p data-start="1256" data-end="1507">Ia menjelaskan bahwa meskipun dana CSR (Corporate Social Responsibility) dari berbagai instansi biasanya mengikuti regulasi tertentu, namun <strong data-start="1396" data-end="1506">permintaan Desa Talumelito bukan dalam bentuk CSR, melainkan berupa insentif dari Pemprov langsung ke desa</strong>.</p>
<p data-start="1511" data-end="1640"><em>“Kami akan bahas bersama OPD teknis terkait, apakah secara regulasi memungkinkan pemberian insentif langsung ke desa,” tambahnya.</em></p>
<p data-start="1642" data-end="1831">Sementara itu, <strong data-start="1657" data-end="1699">Kepala Desa Talumelito, Wilson Yapanto</strong>, menyampaikan kekecewaannya karena hingga kini belum ada bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi yang langsung menyentuh desanya.</p>
<p data-start="1835" data-end="2050"><em>“Bantuan keuangan provinsi yang berbentuk transfer langsung belum pernah kami terima. Harapan kami, Komisi I bisa menyuarakan ini ke Pemprov agar desa kami juga bisa mendapatkan dukungan seperti itu,” ungkap Wilson.</em></p>
<p data-start="2052" data-end="2257">Wilson menegaskan bahwa <strong data-start="2076" data-end="2160">pengelolaan sampah di Talumelito telah digerakkan secara mandiri oleh masyarakat</strong>, namun agar berkelanjutan, desa sangat membutuhkan insentif atau dukungan dari tingkat provinsi.</p>
<p data-start="2259" data-end="2480">Komisi I DPRD pun berkomitmen untuk <strong data-start="2295" data-end="2347">menindaklanjuti aspirasi ini bersama OPD terkait</strong>, dan memastikan bahwa potensi yang ada di desa dapat memperoleh perhatian dan dukungan kebijakan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/belum-pernah-terima-bantuan-provinsi-desa-talumelito-curhat-ke-komisi-1-dprd/">Belum Pernah Terima Bantuan Provinsi, Desa Talumelito Curhat ke Komisi 1 DPRD</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/belum-pernah-terima-bantuan-provinsi-desa-talumelito-curhat-ke-komisi-1-dprd/">Belum Pernah Terima Bantuan Provinsi, Desa Talumelito Curhat ke Komisi 1 DPRD</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/belum-pernah-terima-bantuan-provinsi-desa-talumelito-curhat-ke-komisi-1-dprd/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pansus DPRD Provinsi Gorontalo Bidik Palma Group, Ajak BPK dan BPKP Telusuri Tata Kelola Sawit</title>
		<link>https://barakati.id/pansus-dprd-provinsi-gorontalo-bidik-palma-group-ajak-bpk-dan-bpkp-telusuri-tata-kelola-sawit/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pansus-dprd-provinsi-gorontalo-bidik-palma-group-ajak-bpk-dan-bpkp-telusuri-tata-kelola-sawit</link>
					<comments>https://barakati.id/pansus-dprd-provinsi-gorontalo-bidik-palma-group-ajak-bpk-dan-bpkp-telusuri-tata-kelola-sawit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2025 13:42:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[BPKBPKPGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[DPRDGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[DPRDProvinsiGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[IsuSuapSawit]]></category>
		<category><![CDATA[PalmaGroup]]></category>
		<category><![CDATA[PansusSawitGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[PansusVsMafiaSawit]]></category>
		<category><![CDATA[PerkebunanSawitBermasalah]]></category>
		<category><![CDATA[PetaniSawitGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[TransparansiAnggaran]]></category>
		<category><![CDATA[UmarKarim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26289</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pansus-dprd-provinsi-gorontalo-bidik-palma-group-ajak-bpk-dan-bpkp-telusuri-tata-kelola-sawit/">Pansus DPRD Provinsi Gorontalo Bidik Palma Group, Ajak BPK dan BPKP Telusuri Tata Kelola Sawit</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pansus-dprd-provinsi-gorontalo-bidik-palma-group-ajak-bpk-dan-bpkp-telusuri-tata-kelola-sawit/">Pansus DPRD Provinsi Gorontalo Bidik Palma Group, Ajak BPK dan BPKP Telusuri Tata Kelola Sawit</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb7" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb7.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("DEPROV - Meski diterpa isu miring soal dugaan penerimaan uang dari perusahaan sawit, Panitia Khusus (Pansus) Sawit DPRD Provinsi Gorontalo tak mengendurkan langkah. Pansus justru makin agresif menyelesaikan polemik tata kelola sawit di daerah. Terbaru, Pansus menyatakan akan mengundang Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mendalami sejumlah temuan atas praktik perkebunan sawit yang dinilai bermasalah. Ketua Pansus, Umar Karim (UK), mengonfirmasi rencana tersebut saat ditemui di sela-sela rapat Komisi I DPRD. “Iya, kami Pansus akan mengundang BPK dan BPKP, Senin depan,” tegas UK, Jumat (18/7). Menurutnya, hal ini merupakan bentuk keseriusan Pansus dalam menyelesaikan persoalan yang selama ini merugikan banyak pihak, khususnya petani. Pansus sebelumnya telah menggandeng lembaga penegak hukum, seperti Polda Gorontalo, Kejaksaan Tinggi, serta Ombudsman, guna membuka pintu penyelesaian yang komprehensif. Mengundang BPK dan BPKP merupakan tindak lanjut untuk memastikan akuntabilitas dalam penanganan hasil temuan Pansus. “Kami akan memaparkan semua hasil temuan kami kepada BPK dan BPKP. Harapannya, mereka dapat menindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing, terutama menyangkut kebijakan pemerintah yang tidak sesuai,” papar UK. Ia menyebut bahwa banyak masalah yang tidak bisa diselesaikan hanya oleh Pansus, melainkan perlu koordinasi lintas lembaga. Beberapa di antaranya menyangkut pengelolaan lahan 4.000 hektare sawit milik Palma Group yang saat ini sedang diproses untuk disita oleh pemerintah. Menanggapi isu yang menyebut Pansus menerima uang dari perusahaan sawit, UK menyebut hal itu tak berdampak pada kinerja. Ia justru menyebut isu tersebut sebagai pemicu semangat. “Isu itu tidak akan mempengaruhi Pansus. Justru ini memicu kinerja kami. Apalagi tuduhan itu tidak spesifik menyebut siapa,” kata UK sambil tersenyum. Ia juga menegaskan bahwa dirinya telah melaporkan tuduhan itu ke Polda sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kepemimpinan. “Saya melapor karena saya ketua Pansus. Walaupun media menulis nama saya, saya tetap fokus menyelesaikan tugas kami,” tegasnya. UK menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Pansus tidak bekerja demi mendapat simpati, melainkan demi kepentingan para petani yang menjadi korban kebijakan keliru selama ini. “Pansus tidak butuh keyakinan dari orang per orang. Yang kami butuhkan adalah kepercayaan dari ratusan petani yang telah kami temui dan dengar keluhannya,” pungkas UK.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="332" data-end="804">DEPROV &#8211; Meski diterpa isu miring soal dugaan penerimaan uang dari perusahaan sawit, Panitia Khusus (Pansus) Sawit DPRD Provinsi Gorontalo tak mengendurkan langkah. Pansus justru makin agresif menyelesaikan polemik tata kelola sawit di daerah. Terbaru, Pansus menyatakan akan mengundang <strong data-start="626" data-end="660">Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)</strong> dan <strong data-start="665" data-end="717">Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)</strong> untuk mendalami sejumlah temuan atas praktik perkebunan sawit yang dinilai bermasalah.</p>
<p data-start="806" data-end="1147">Ketua Pansus, <strong data-start="820" data-end="839">Umar Karim (UK)</strong>, mengonfirmasi rencana tersebut saat ditemui di sela-sela rapat Komisi I DPRD. “Iya, kami Pansus akan mengundang BPK dan BPKP, Senin depan,” tegas UK, Jumat (18/7). Menurutnya, hal ini merupakan bentuk keseriusan Pansus dalam menyelesaikan persoalan yang selama ini merugikan banyak pihak, khususnya petani.</p>
<p data-start="1149" data-end="1443">Pansus sebelumnya telah menggandeng lembaga penegak hukum, seperti <strong data-start="1216" data-end="1253">Polda Gorontalo, Kejaksaan Tinggi</strong>, serta <strong data-start="1261" data-end="1274">Ombudsman</strong>, guna membuka pintu penyelesaian yang komprehensif. Mengundang BPK dan BPKP merupakan tindak lanjut untuk memastikan akuntabilitas dalam penanganan hasil temuan Pansus.</p>
<p data-start="1447" data-end="1658"><em>“Kami akan memaparkan semua hasil temuan kami kepada BPK dan BPKP. Harapannya, mereka dapat menindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing, terutama menyangkut kebijakan pemerintah yang tidak sesuai,” papar UK.</em></p>
<p data-start="1660" data-end="1932">Ia menyebut bahwa banyak masalah yang tidak bisa diselesaikan hanya oleh Pansus, melainkan perlu koordinasi lintas lembaga. Beberapa di antaranya menyangkut pengelolaan lahan 4.000 hektare sawit milik Palma Group yang saat ini sedang diproses untuk disita oleh pemerintah.</p>
<p data-start="1934" data-end="2262">Menanggapi isu yang menyebut Pansus menerima uang dari perusahaan sawit, UK menyebut hal itu tak berdampak pada kinerja. Ia justru menyebut isu tersebut sebagai pemicu semangat. “Isu itu tidak akan mempengaruhi Pansus. Justru ini memicu kinerja kami. Apalagi tuduhan itu tidak spesifik menyebut siapa,” kata UK sambil tersenyum.</p>
<p data-start="2264" data-end="2388">Ia juga menegaskan bahwa dirinya telah melaporkan tuduhan itu ke Polda sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kepemimpinan.</p>
<p data-start="2392" data-end="2519"><em>“Saya melapor karena saya ketua Pansus. Walaupun media menulis nama saya, saya tetap fokus menyelesaikan tugas kami,” tegasnya.</em></p>
<p data-start="2521" data-end="2701">UK menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Pansus tidak bekerja demi mendapat simpati, melainkan demi kepentingan para petani yang menjadi korban kebijakan keliru selama ini.</p>
<p data-start="2705" data-end="2876"><em>“Pansus tidak butuh keyakinan dari orang per orang. Yang kami butuhkan adalah <strong data-start="2783" data-end="2818">kepercayaan dari ratusan petani</strong> yang telah kami temui dan dengar keluhannya,” pungkas UK.</em>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pansus-dprd-provinsi-gorontalo-bidik-palma-group-ajak-bpk-dan-bpkp-telusuri-tata-kelola-sawit/">Pansus DPRD Provinsi Gorontalo Bidik Palma Group, Ajak BPK dan BPKP Telusuri Tata Kelola Sawit</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pansus-dprd-provinsi-gorontalo-bidik-palma-group-ajak-bpk-dan-bpkp-telusuri-tata-kelola-sawit/">Pansus DPRD Provinsi Gorontalo Bidik Palma Group, Ajak BPK dan BPKP Telusuri Tata Kelola Sawit</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pansus-dprd-provinsi-gorontalo-bidik-palma-group-ajak-bpk-dan-bpkp-telusuri-tata-kelola-sawit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Infrastruktur dan Pariwisata Jadi Fokus Komisi I Saat Tinjau Desa Tualango</title>
		<link>https://barakati.id/infrastruktur-dan-pariwisata-jadi-fokus-komisi-i-saat-tinjau-desa-tualango/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=infrastruktur-dan-pariwisata-jadi-fokus-komisi-i-saat-tinjau-desa-tualango</link>
					<comments>https://barakati.id/infrastruktur-dan-pariwisata-jadi-fokus-komisi-i-saat-tinjau-desa-tualango/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Jun 2025 02:24:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[DesaTualango]]></category>
		<category><![CDATA[DPRDProvinsiGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[FadlyPoha]]></category>
		<category><![CDATA[InfrastrukturJalan]]></category>
		<category><![CDATA[KabupatenGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi1DPRDProvinsiGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[KunjunganKerjaDPRD]]></category>
		<category><![CDATA[MonitoringPemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[PengembanganPariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[WisataKanal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26141</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/infrastruktur-dan-pariwisata-jadi-fokus-komisi-i-saat-tinjau-desa-tualango/">Infrastruktur dan Pariwisata Jadi Fokus Komisi I Saat Tinjau Desa Tualango</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/infrastruktur-dan-pariwisata-jadi-fokus-komisi-i-saat-tinjau-desa-tualango/">Infrastruktur dan Pariwisata Jadi Fokus Komisi I Saat Tinjau Desa Tualango</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="234" data-end="723"><button id="bb8" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb8.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("DEPROV - Dalam rangka monitoring penyelenggaraan pemerintahan desa, Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Tualango, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Komisi I, Fadly Poha, dan dihadiri oleh sejumlah anggota komisi, di antaranya Fikram A.Z. Salilama, Kritina Udoki, Yeyen Sidiki, Siti Nuraini Sompie, Umar Karim, Wahyudin Moridu, serta Ekwan Ahmad. Dalam wawancaranya, Fadly Poha menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk menggali informasi terkait penyelenggaraan program dan layanan pemerintahan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Tualango. “Alhamdulillah, Kelembagaan Operasional Pemerintah Desa (Kopdes) sudah terbentuk dan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik,” ujar Fadly. Salah satu aspirasi utama yang mengemuka dalam kunjungan ini adalah rencana pengembangan potensi pariwisata lokal, khususnya pemanfaatan kanal-kanal yang berada di perbatasan dan wilayah tengah desa. “Pemerintah Desa bersama BPD mengusulkan agar kanal-kanal tersebut dijadikan destinasi wisata desa. Ini merupakan program unggulan yang kami nilai punya potensi besar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat lokal,” tambah Fadly. Selain itu, isu infrastruktur jalan turut menjadi perhatian Komisi I, khususnya kondisi jalan penghubung dari Lekobalo menuju Desa Tualango yang kerap mengalami hambatan akibat kepadatan pasar dan lebar jalan yang terbatas. “Meskipun status jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kota, kami akan tetap berkoordinasi agar dilakukan perbaikan dan pelebaran demi kelancaran arus lalu lintas dan mobilitas warga,” pungkasnya. Kunjungan kerja ini diharapkan mampu menjadi jembatan antara aspirasi desa dan kebijakan pemerintah provinsi, serta menjadi langkah awal dalam mendukung pembangunan berbasis potensi lokal dan kebutuhan masyarakat.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="234" data-end="723">DEPROV &#8211; Dalam rangka monitoring penyelenggaraan pemerintahan desa, Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Tualango, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Komisi I, Fadly Poha, dan dihadiri oleh sejumlah anggota komisi, di antaranya Fikram A.Z. Salilama, Kritina Udoki, Yeyen Sidiki, Siti Nuraini Sompie, Umar Karim, Wahyudin Moridu, serta Ekwan Ahmad.</p>
<p data-start="725" data-end="940">Dalam wawancaranya, Fadly Poha menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk menggali informasi terkait penyelenggaraan program dan layanan pemerintahan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Tualango.</p>
<p data-start="725" data-end="940"><em data-start="944" data-end="1081">“Alhamdulillah, Kelembagaan Operasional Pemerintah Desa (Kopdes) sudah terbentuk dan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik,”</em> ujar Fadly.</p>
<p data-start="1136" data-end="1339">Salah satu aspirasi utama yang mengemuka dalam kunjungan ini adalah rencana pengembangan potensi pariwisata lokal, khususnya pemanfaatan kanal-kanal yang berada di perbatasan dan wilayah tengah desa.</p>
<p data-start="1136" data-end="1339"><em data-start="1343" data-end="1557">“Pemerintah Desa bersama BPD mengusulkan agar kanal-kanal tersebut dijadikan destinasi wisata desa. Ini merupakan program unggulan yang kami nilai punya potensi besar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat lokal,”</em> tambah Fadly.</p>
<p data-start="1630" data-end="1861">Selain itu, isu infrastruktur jalan turut menjadi perhatian Komisi I, khususnya kondisi jalan penghubung dari Lekobalo menuju Desa Tualango yang kerap mengalami hambatan akibat kepadatan pasar dan lebar jalan yang terbatas.</p>
<p data-start="1630" data-end="1861"><em data-start="1865" data-end="2060">“Meskipun status jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kota, kami akan tetap berkoordinasi agar dilakukan perbaikan dan pelebaran demi kelancaran arus lalu lintas dan mobilitas warga,”</em> pungkasnya.</p>
<p data-start="2074" data-end="2287">Kunjungan kerja ini diharapkan mampu menjadi jembatan antara aspirasi desa dan kebijakan pemerintah provinsi, serta menjadi langkah awal dalam mendukung pembangunan berbasis potensi lokal dan kebutuhan masyarakat.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/infrastruktur-dan-pariwisata-jadi-fokus-komisi-i-saat-tinjau-desa-tualango/">Infrastruktur dan Pariwisata Jadi Fokus Komisi I Saat Tinjau Desa Tualango</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/infrastruktur-dan-pariwisata-jadi-fokus-komisi-i-saat-tinjau-desa-tualango/">Infrastruktur dan Pariwisata Jadi Fokus Komisi I Saat Tinjau Desa Tualango</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/infrastruktur-dan-pariwisata-jadi-fokus-komisi-i-saat-tinjau-desa-tualango/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tanggapi Keluhan Warga, Erwin Ismail Akan Salurkan Motor Viar untuk Atasi Sampah Kota Barat</title>
		<link>https://barakati.id/tanggapi-keluhan-warga-erwin-ismail-akan-salurkan-motor-viar-untuk-atasi-sampah-kota-barat/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tanggapi-keluhan-warga-erwin-ismail-akan-salurkan-motor-viar-untuk-atasi-sampah-kota-barat</link>
					<comments>https://barakati.id/tanggapi-keluhan-warga-erwin-ismail-akan-salurkan-motor-viar-untuk-atasi-sampah-kota-barat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2025 14:01:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[AspirasiMasyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[BantuanUMKM]]></category>
		<category><![CDATA[BeasiswaPendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[DPRDProvinsiGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[ErwinIsmail]]></category>
		<category><![CDATA[KotaBarat]]></category>
		<category><![CDATA[MotorViar]]></category>
		<category><![CDATA[PasarMurah]]></category>
		<category><![CDATA[PengelolaanSampah]]></category>
		<category><![CDATA[ResesDPRDGorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26126</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tanggapi-keluhan-warga-erwin-ismail-akan-salurkan-motor-viar-untuk-atasi-sampah-kota-barat/">Tanggapi Keluhan Warga, Erwin Ismail Akan Salurkan Motor Viar untuk Atasi Sampah Kota Barat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tanggapi-keluhan-warga-erwin-ismail-akan-salurkan-motor-viar-untuk-atasi-sampah-kota-barat/">Tanggapi Keluhan Warga, Erwin Ismail Akan Salurkan Motor Viar untuk Atasi Sampah Kota Barat</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="234" data-end="505"><button id="bb9" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb9.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("DEPROV - Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Erwin Ismail, S.I.Kom., menyerap langsung berbagai aspirasi warga dalam agenda Reses Masa Sidang Ketiga Tahun 2024–2025 yang dilaksanakan di Kelurahan Buladu, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, Kamis (26/06/2025). Dalam keterangannya, Erwin mengungkapkan sejumlah keluhan yang banyak disampaikan masyarakat, antara lain mengenai mahalnya harga bahan pokok, permintaan bantuan untuk pelaku UMKM, masalah pengelolaan sampah, serta beasiswa pendidikan. “Saya mendengar langsung keluhan warga terkait mahalnya harga kebutuhan pokok. Untuk itu, saya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perindag dan berinisiatif mengadakan pasar murah,” ujar Erwin. Ia menambahkan bahwa pasar murah tersebut akan digelar pada 9 Juli 2025 mendatang dan berlokasi di Kecamatan Kota Utara, sebagai bentuk respons cepat terhadap keresahan warga. Terkait permintaan bantuan UMKM, Erwin menegaskan pentingnya akurasi data agar penyaluran bantuan dapat tepat sasaran dan benar-benar menyentuh pelaku usaha yang membutuhkan. “Bantuan untuk UMKM harus spesifik dan tepat sasaran agar mampu meningkatkan produktivitas serta berdampak nyata bagi ekonomi masyarakat,” jelasnya. Permasalahan sampah juga menjadi sorotan dalam reses kali ini. Erwin menyatakan bahwa dalam Pokok-pokok Pikiran (Pokir) tahun 2026, dirinya akan mengusulkan pengadaan motor Viar sebagai sarana pendukung kebersihan di setiap kecamatan di Kota Gorontalo. “Untuk Kota Barat, kita rencanakan dua hingga tiga unit motor Viar untuk membantu pengangkutan sampah dari lorong-lorong,” ungkapnya. Reses ini menjadi momen penting bagi Erwin untuk mendengarkan langsung suara masyarakat serta mengidentifikasi persoalan-persoalan riil yang dihadapi warga Kota Gorontalo, khususnya di Kota Barat. Aspirasi yang dihimpun, menurutnya, akan segera ditindaklanjuti baik untuk realisasi tahun berjalan maupun untuk perencanaan tahun depan.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="234" data-end="505">DEPROV &#8211; Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Erwin Ismail, S.I.Kom., menyerap langsung berbagai aspirasi warga dalam agenda Reses Masa Sidang Ketiga Tahun 2024–2025 yang dilaksanakan di Kelurahan Buladu, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, Kamis (26/06/2025).</p>
<p data-start="507" data-end="758">Dalam keterangannya, Erwin mengungkapkan sejumlah keluhan yang banyak disampaikan masyarakat, antara lain mengenai mahalnya harga bahan pokok, permintaan bantuan untuk pelaku UMKM, masalah pengelolaan sampah, serta beasiswa pendidikan.</p>
<p data-start="507" data-end="758"><em data-start="762" data-end="942">“Saya mendengar langsung keluhan warga terkait mahalnya harga kebutuhan pokok. Untuk itu, saya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perindag dan berinisiatif mengadakan pasar murah,”</em> ujar Erwin.</p>
<p data-start="956" data-end="1143">Ia menambahkan bahwa pasar murah tersebut akan digelar pada 9 Juli 2025 mendatang dan berlokasi di Kecamatan Kota Utara, sebagai bentuk respons cepat terhadap keresahan warga.</p>
<p data-start="1145" data-end="1327">Terkait permintaan bantuan UMKM, Erwin menegaskan pentingnya akurasi data agar penyaluran bantuan dapat tepat sasaran dan benar-benar menyentuh pelaku usaha yang membutuhkan.</p>
<p data-start="1145" data-end="1327"><em data-start="1331" data-end="1471">“Bantuan untuk UMKM harus spesifik dan tepat sasaran agar mampu meningkatkan produktivitas serta berdampak nyata bagi ekonomi masyarakat,”</em> jelasnya.</p>
<p data-start="1483" data-end="1747">Permasalahan sampah juga menjadi sorotan dalam reses kali ini. Erwin menyatakan bahwa dalam Pokok-pokok Pikiran (Pokir) tahun 2026, dirinya akan mengusulkan pengadaan motor Viar sebagai sarana pendukung kebersihan di setiap kecamatan di Kota Gorontalo.</p>
<p data-start="1483" data-end="1747"><em data-start="1751" data-end="1875">“Untuk Kota Barat, kita rencanakan dua hingga tiga unit motor Viar untuk membantu pengangkutan sampah dari lorong-lorong,”</em> ungkapnya.</p>
<p data-start="1888" data-end="2226">Reses ini menjadi momen penting bagi Erwin untuk mendengarkan langsung suara masyarakat serta mengidentifikasi persoalan-persoalan riil yang dihadapi warga Kota Gorontalo, khususnya di Kota Barat. Aspirasi yang dihimpun, menurutnya, akan segera ditindaklanjuti baik untuk realisasi tahun berjalan maupun untuk perencanaan tahun depan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tanggapi-keluhan-warga-erwin-ismail-akan-salurkan-motor-viar-untuk-atasi-sampah-kota-barat/">Tanggapi Keluhan Warga, Erwin Ismail Akan Salurkan Motor Viar untuk Atasi Sampah Kota Barat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tanggapi-keluhan-warga-erwin-ismail-akan-salurkan-motor-viar-untuk-atasi-sampah-kota-barat/">Tanggapi Keluhan Warga, Erwin Ismail Akan Salurkan Motor Viar untuk Atasi Sampah Kota Barat</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tanggapi-keluhan-warga-erwin-ismail-akan-salurkan-motor-viar-untuk-atasi-sampah-kota-barat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hamzah Muslimin: Ekonomi Daerah Tak Akan Kuat Tanpa Pergerakan UMKM</title>
		<link>https://barakati.id/hamzah-muslimin-ekonomi-daerah-tak-akan-kuat-tanpa-pergerakan-umkm/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=hamzah-muslimin-ekonomi-daerah-tak-akan-kuat-tanpa-pergerakan-umkm</link>
					<comments>https://barakati.id/hamzah-muslimin-ekonomi-daerah-tak-akan-kuat-tanpa-pergerakan-umkm/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2025 23:20:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[AspirasiMasyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[BantuanUMKM]]></category>
		<category><![CDATA[DinasPerindag]]></category>
		<category><![CDATA[DPRDProvinsiGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[EkonomiKerakyatan]]></category>
		<category><![CDATA[HamzahMuslimin]]></category>
		<category><![CDATA[PemberdayaanEkonomi]]></category>
		<category><![CDATA[PengangguranSarjana]]></category>
		<category><![CDATA[ResesDPRD]]></category>
		<category><![CDATA[UMKMGorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26075</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/hamzah-muslimin-ekonomi-daerah-tak-akan-kuat-tanpa-pergerakan-umkm/">Hamzah Muslimin: Ekonomi Daerah Tak Akan Kuat Tanpa Pergerakan UMKM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/hamzah-muslimin-ekonomi-daerah-tak-akan-kuat-tanpa-pergerakan-umkm/">Hamzah Muslimin: Ekonomi Daerah Tak Akan Kuat Tanpa Pergerakan UMKM</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb10" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb10.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("DEPROV - Dalam kegiatan reses masa persidangan tahun 2024–2025, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Hamzah Muslimin, menyerap berbagai aspirasi masyarakat yang berlangsung di Jl. Delima, Kelurahan Libuo, Kecamatan Dungingi. Dalam sesi tatap muka dengan masyarakat, Hamzah menerima keluhan terkait bantuan usaha mikro yang hanya bernilai Rp1 juta, yang dinilai belum mampu menjawab kebutuhan pelaku UMKM di lapangan. Warga menilai nilai tersebut terlalu kecil dibandingkan dengan biaya riil untuk menjalankan atau mengembangkan usaha. “Bantuan UMKM sebesar satu juta rupiah belum cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar pelaku usaha. Kami butuh bantuan yang lebih realistis agar usaha kami bisa benar-benar tumbuh,” ungkap salah satu warga. Menanggapi keluhan tersebut, Hamzah mengungkapkan bahwa dirinya telah lebih dulu menyuarakan hal ini kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Gorontalo sebelum reses berlangsung. Ia bahkan telah mengusulkan agar nilai bantuan dinaikkan minimal menjadi Rp2,5 juta, dan idealnya Rp5 juta per pelaku usaha. “Sebelum Bapak/Ibu menyampaikan, saya sudah bicarakan dengan Dinas Perindag. Saya sudah usulkan agar minimal bantuannya Rp2,5 juta. Kalau saya pribadi berharap bisa Rp5 juta,” jelas Hamzah. Menurutnya, penguatan ekonomi daerah tidak bisa dilepaskan dari pemberdayaan UMKM, yang merupakan penggerak utama ekonomi masyarakat bawah. “Jangan pernah bermimpi daerah kita bisa maju kalau UMKM di bawah tidak bergerak. UMKM adalah tulang punggung ekonomi kita,” tegasnya. Hamzah juga menyampaikan kabar baik, bahwa setelah melakukan koordinasi dengan Dinas Perindag, telah ada kesepakatan untuk menaikkan nominal bantuan UMKM pada tahun anggaran berikutnya. “Alhamdulillah, ada angin segar. Tahun depan kami sudah bersepakat dengan Dinas Perindag untuk menaikkan bantuan menjadi Rp2,5 juta,” ungkapnya di hadapan warga. Selain isu UMKM, masyarakat juga menyuarakan kekhawatiran terkait minimnya lapangan kerja bagi lulusan sarjana. Hamzah menegaskan bahwa hal ini juga menjadi perhatian serius, dan pihaknya akan terus mendorong kebijakan yang mendukung penciptaan lapangan kerja baru, khususnya yang melibatkan generasi muda.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="231" data-end="485">DEPROV &#8211; Dalam kegiatan reses masa persidangan tahun 2024–2025, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Hamzah Muslimin, menyerap berbagai aspirasi masyarakat yang berlangsung di Jl. Delima, Kelurahan Libuo, Kecamatan Dungingi.</p>
<p data-start="487" data-end="800">Dalam sesi tatap muka dengan masyarakat, Hamzah menerima keluhan terkait bantuan usaha mikro yang hanya bernilai Rp1 juta, yang dinilai belum mampu menjawab kebutuhan pelaku UMKM di lapangan. Warga menilai nilai tersebut terlalu kecil dibandingkan dengan biaya riil untuk menjalankan atau mengembangkan usaha.</p>
<p data-start="487" data-end="800"><em data-start="804" data-end="983">“Bantuan UMKM sebesar satu juta rupiah belum cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar pelaku usaha. Kami butuh bantuan yang lebih realistis agar usaha kami bisa benar-benar tumbuh,”</em> ungkap salah satu warga.</p>
<p data-start="1010" data-end="1347">Menanggapi keluhan tersebut, Hamzah mengungkapkan bahwa dirinya telah lebih dulu menyuarakan hal ini kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Gorontalo sebelum reses berlangsung. Ia bahkan telah mengusulkan agar nilai bantuan dinaikkan minimal menjadi Rp2,5 juta, dan idealnya Rp5 juta per pelaku usaha.</p>
<p data-start="1010" data-end="1347"><em data-start="1351" data-end="1528">“Sebelum Bapak/Ibu menyampaikan, saya sudah bicarakan dengan Dinas Perindag. Saya sudah usulkan agar minimal bantuannya Rp2,5 juta. Kalau saya pribadi berharap bisa Rp5 juta,”</em> jelas Hamzah.</p>
<p data-start="1544" data-end="1687">Menurutnya, penguatan ekonomi daerah tidak bisa dilepaskan dari pemberdayaan UMKM, yang merupakan penggerak utama ekonomi masyarakat bawah.</p>
<p data-start="1544" data-end="1687"><em data-start="1691" data-end="1817">“Jangan pernah bermimpi daerah kita bisa maju kalau UMKM di bawah tidak bergerak. UMKM adalah tulang punggung ekonomi kita,”</em> tegasnya.</p>
<p data-start="1829" data-end="2018">Hamzah juga menyampaikan kabar baik, bahwa setelah melakukan koordinasi dengan Dinas Perindag, telah ada kesepakatan untuk menaikkan nominal bantuan UMKM pada tahun anggaran berikutnya.</p>
<p data-start="1829" data-end="2018"><em data-start="2022" data-end="2161">“Alhamdulillah, ada angin segar. Tahun depan kami sudah bersepakat dengan Dinas Perindag untuk menaikkan bantuan menjadi Rp2,5 juta,”</em> ungkapnya di hadapan warga.</p>
<p data-start="2191" data-end="2501">Selain isu UMKM, masyarakat juga menyuarakan kekhawatiran terkait minimnya lapangan kerja bagi lulusan sarjana. Hamzah menegaskan bahwa hal ini juga menjadi perhatian serius, dan pihaknya akan terus mendorong kebijakan yang mendukung penciptaan lapangan kerja baru, khususnya yang melibatkan generasi muda.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/hamzah-muslimin-ekonomi-daerah-tak-akan-kuat-tanpa-pergerakan-umkm/">Hamzah Muslimin: Ekonomi Daerah Tak Akan Kuat Tanpa Pergerakan UMKM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/hamzah-muslimin-ekonomi-daerah-tak-akan-kuat-tanpa-pergerakan-umkm/">Hamzah Muslimin: Ekonomi Daerah Tak Akan Kuat Tanpa Pergerakan UMKM</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/hamzah-muslimin-ekonomi-daerah-tak-akan-kuat-tanpa-pergerakan-umkm/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
