<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Duhiadaa Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/duhiadaa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/duhiadaa/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jan 2026 12:25:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Duhiadaa Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/duhiadaa/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Teguran Keras: DPRD Pohuwato Nilai Kadis Pertanian Abaikan Petani</title>
		<link>https://barakati.id/teguran-keras-dprd-pohuwato-nilai-kadis-pertanian-abaikan-petani/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=teguran-keras-dprd-pohuwato-nilai-kadis-pertanian-abaikan-petani</link>
					<comments>https://barakati.id/teguran-keras-dprd-pohuwato-nilai-kadis-pertanian-abaikan-petani/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2026 12:25:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DPRD POHUWATO]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Buntulia]]></category>
		<category><![CDATA[Delpan Yanjo]]></category>
		<category><![CDATA[dinas pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Dprd pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Duhiadaa]]></category>
		<category><![CDATA[excavator pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[gagal panen]]></category>
		<category><![CDATA[krisis pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Nasir giasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah daerah]]></category>
		<category><![CDATA[petani pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[proyek irigasi]]></category>
		<category><![CDATA[RDPU DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda pohuwato]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29275</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/teguran-keras-dprd-pohuwato-nilai-kadis-pertanian-abaikan-petani/">Teguran Keras: DPRD Pohuwato Nilai Kadis Pertanian Abaikan Petani</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/teguran-keras-dprd-pohuwato-nilai-kadis-pertanian-abaikan-petani/">Teguran Keras: DPRD Pohuwato Nilai Kadis Pertanian Abaikan Petani</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Rabu (28/01/2026), suasana Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) DPRD Kabupaten Pohuwato memanas. Dalam forum tersebut, Wakil Ketua II DPRD Pohuwato, Delpan Yanjo, dengan tegas meminta Sekretaris Daerah (Sekda) agar memberhentikan Kepala Dinas Pertanian. Ia menilai pejabat tersebut bersikap tidak serius dan terkesan memandang enteng keluhan petani di Kecamatan Duhiadaa dan Buntulia. Pernyataan tegas Delpan muncul saat DPRD menggelar RDPU untuk mencari solusi atas gagal panen yang telah terjadi selama dua tahun terakhir. Hingga kini, persoalan yang dihadapi petani tersebut belum menemukan titik terang. Dalam forum itu, sejumlah petani mengadu kepada pemerintah daerah—yang diwakili Sekda Iskandar—mengenai kinerja Dinas Pertanian yang dinilai lamban, terutama dalam menyikapi kebutuhan alat ekskavator. Alat berat tersebut seharusnya digunakan untuk membantu petani mengatasi sedimentasi di lahan sawah, tetapi justru dipakai untuk proyek irigasi di tempat lain. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Iskandar menjelaskan bahwa penggunaan ekskavator untuk proyek irigasi merupakan bagian dari program pemerintah yang bersifat mendesak di Kecamatan Wonggarasi. Menurutnya, telah terjadi salah paham antara petani dan pihak dinas mengenai peruntukan alat tersebut. Namun, penjelasan itu mendapat bantahan keras dari Anggota Komisi III DPRD Pohuwato, Nasir Giasi, yang menilai Dinas Pertanian telah menyalahgunakan fasilitas pemerintah. Ia menegaskan bahwa ekskavator tersebut semestinya dimanfaatkan untuk membantu masyarakat, bukan untuk kepentingan proyek semata. “Alat itu diberikan untuk masyarakat, bukan untuk proyek. Kalau digunakan tidak sesuai peruntukan, tentu kami keberatan,” ujar Nasir dalam sidang tersebut. Sementara itu, Delpan Yanjo mengungkapkan bahwa dirinya telah berupaya menghubungi Kadis Pertanian melalui sambungan telepon guna mempercepat respon terhadap keluhan masyarakat. Namun, hingga kini tidak ada tanggapan yang jelas. “Saya sudah berkomunikasi langsung dengan Kadis Pertanian. Ia beralasan sedang sakit, tapi nyatanya alat ekskavator yang diminta petani belum juga dikembalikan,” tegas Delpan. Menurutnya, hal ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat di dua kecamatan terdampak. Bahkan, salah satu tokoh masyarakat telah berinisiatif mencari cara mendatangkan alat berat untuk mengangkat sedimentasi dan memperbaiki saluran air yang rusak akibat aktivitas tambang dan faktor alam. Sebagai penutup, DPRD Pohuwato dalam kesimpulan rapat memutuskan agar eks­kavator milik Dinas Pertanian segera dikembalikan kepada petani keesokan harinya. Keputusan tersebut menjadi hasil akhir RDPU dan diharapkan dapat mengawali langkah nyata dalam membantu pemulihan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pohuwato &#8211; Rabu (28/01/2026), suasana Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) DPRD Kabupaten Pohuwato memanas. Dalam forum tersebut, <strong>Wakil Ketua II DPRD Pohuwato, Delpan Yanjo</strong>, dengan tegas meminta <strong>Sekretaris Daerah (Sekda)</strong> agar <strong>memberhentikan Kepala Dinas Pertanian</strong>. Ia menilai pejabat tersebut bersikap tidak serius dan terkesan <strong>memandang enteng keluhan petani</strong> di Kecamatan Duhiadaa dan Buntulia.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pernyataan tegas Delpan muncul saat DPRD menggelar RDPU untuk mencari solusi atas <strong>gagal panen yang telah terjadi selama dua tahun terakhir</strong>. Hingga kini, persoalan yang dihadapi petani tersebut belum menemukan titik terang.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam forum itu, sejumlah petani mengadu kepada pemerintah daerah—yang diwakili Sekda Iskandar—mengenai <strong>kinerja Dinas Pertanian yang dinilai lamban</strong>, terutama dalam <strong>menyikapi kebutuhan alat ekskavator</strong>. Alat berat tersebut seharusnya digunakan untuk membantu petani mengatasi sedimentasi di lahan sawah, tetapi justru dipakai untuk proyek irigasi di tempat lain.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menanggapi hal tersebut, <strong>Sekretaris Daerah Iskandar</strong> menjelaskan bahwa penggunaan ekskavator untuk proyek irigasi merupakan bagian dari <strong>program pemerintah yang bersifat mendesak</strong> di Kecamatan Wonggarasi. Menurutnya, telah terjadi <strong>salah paham</strong> antara petani dan pihak dinas mengenai peruntukan alat tersebut.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Namun, penjelasan itu mendapat <strong>bantahan keras dari Anggota Komisi III DPRD Pohuwato, Nasir Giasi</strong>, yang menilai Dinas Pertanian telah menyalahgunakan fasilitas pemerintah. Ia menegaskan bahwa ekskavator tersebut semestinya dimanfaatkan untuk membantu masyarakat, bukan untuk kepentingan proyek semata.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Alat itu diberikan untuk masyarakat, bukan untuk proyek. Kalau digunakan tidak sesuai peruntukan, tentu kami keberatan,” ujar Nasir dalam sidang tersebut.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sementara itu, <strong>Delpan Yanjo mengungkapkan</strong> bahwa dirinya telah berupaya menghubungi <strong>Kadis Pertanian melalui sambungan telepon</strong> guna mempercepat respon terhadap keluhan masyarakat. Namun, hingga kini tidak ada tanggapan yang jelas.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Saya sudah berkomunikasi langsung dengan Kadis Pertanian. Ia beralasan sedang sakit, tapi nyatanya alat ekskavator yang diminta petani belum juga dikembalikan,” tegas Delpan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurutnya, hal ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat di dua kecamatan terdampak. Bahkan, salah satu tokoh masyarakat telah berinisiatif mencari cara mendatangkan alat berat untuk <strong>mengangkat sedimentasi dan memperbaiki saluran air</strong> yang rusak akibat aktivitas tambang dan faktor alam.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sebagai penutup, DPRD Pohuwato dalam kesimpulan rapat memutuskan agar <strong>eks­kavator milik Dinas Pertanian segera dikembalikan kepada petani keesokan harinya</strong>. Keputusan tersebut menjadi <strong>hasil akhir RDPU</strong> dan diharapkan dapat mengawali langkah nyata dalam membantu pemulihan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/teguran-keras-dprd-pohuwato-nilai-kadis-pertanian-abaikan-petani/">Teguran Keras: DPRD Pohuwato Nilai Kadis Pertanian Abaikan Petani</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/teguran-keras-dprd-pohuwato-nilai-kadis-pertanian-abaikan-petani/">Teguran Keras: DPRD Pohuwato Nilai Kadis Pertanian Abaikan Petani</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/teguran-keras-dprd-pohuwato-nilai-kadis-pertanian-abaikan-petani/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Balik Tepuk Tangan Gubernur, Sawah Gorontalo Merana</title>
		<link>https://barakati.id/di-balik-tepuk-tangan-gubernur-sawah-gorontalo-merana/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=di-balik-tepuk-tangan-gubernur-sawah-gorontalo-merana</link>
					<comments>https://barakati.id/di-balik-tepuk-tangan-gubernur-sawah-gorontalo-merana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 12:21:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[APBN 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Buntulia]]></category>
		<category><![CDATA[cetak sawah baru]]></category>
		<category><![CDATA[Duhiadaa]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi desa]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gusnar ismail]]></category>
		<category><![CDATA[hilangnya lahan subur]]></category>
		<category><![CDATA[irigasi pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[krisis pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[petani Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28672</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/di-balik-tepuk-tangan-gubernur-sawah-gorontalo-merana/">Di Balik Tepuk Tangan Gubernur, Sawah Gorontalo Merana</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/di-balik-tepuk-tangan-gubernur-sawah-gorontalo-merana/">Di Balik Tepuk Tangan Gubernur, Sawah Gorontalo Merana</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - Tepuk tangan memecah udara segar Desa Manunggal Karya, Kabupaten Pohuwato. Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, berdiri di atas panggung sederhana untuk menandai dimulainya pembangunan cetak sawah baru. Prosesi peresmian berlangsung meriah: spanduk besar berkibar, kamera wartawan menyorot setiap langkah, dan anggaran senilai Rp207 miliar dari APBN dipamerkan sebagai simbol keseriusan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. “Ini bentuk perhatian Presiden Prabowo. Kita bekerja cepat, masyarakat mendukung,” ujar Gusnar dengan nada optimistis, seakan mengirim gelombang harapan ke seluruh petani di Kecamatan Randangan dan sekitarnya. Ia menjelaskan, saat ini Gorontalo memiliki sekitar 25.000 hektare sawah produktif. Dengan tambahan lahan baru, pemerintah menargetkan produksi padi meningkat dan musim tanam bisa dilakukan hingga tiga kali setahun. Dalam suasana yang penuh antusiasme, harapan itu seolah mengalir lembut di antara ribuan hektare lahan yang akan segera dicetak. Namun, optimisme dari tenda seremonial itu tak sepenuhnya mencerminkan kondisi di lapangan. Beberapa kilometer dari lokasi acara, kenyataan berbicara lain. Di Kabupaten Pohuwato, khususnya di Kecamatan Duhiadaa dan Buntulia, sawah-sawah bukan sedang menunggu masa tanam, melainkan perlahan mati. Tanahnya retak, kering, dan kehilangan daya hidup. Di tengah hamparan lahan gersang, seorang petani bernama Abdurahman Lukum berdiri termenung. Separuh hidupnya ia habiskan di sawah, namun kini hanya bisa menatap tanah yang dulu menjadi sumber harapannya. “Sekitar 80 persen petani di Duhiadaa sudah menyerah. Takut gagal lagi,” tuturnya pelan. Masalah utama datang dari air irigasi yang kini keruh dan pekat membawa sedimen lumpur. Endapan tebal membuat akar padi tak bisa tumbuh. Beberapa petani yang masih berusaha turun ke sawah justru mengalami gatal-gatal akibat buruknya kualitas air. Dulu, karung-karung gabah menumpuk di rumah-rumah mereka. Anak-anak makan dari hasil panen sendiri. Kini, kenyataan berbalik. “Banyak yang harus membeli beras untuk makan sehari-hari,” ujar Abdurahman dengan suara bergetar, menyimpan getir yang sudah terlalu lama ia tahan. Kondisi ini turut menekan perekonomian desa. Biaya pengolahan sawah kini mencapai Rp6 juta per hektare, angka yang sulit dijangkau petani kecil. Pengusaha penggilingan padi yang selama ini menjadi penopang modal petani pun mulai tumbang. Beberapa bahkan berencana menjual mesin gilingan karena terjerat utang dan tak mampu lagi beroperasi.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>Gorontalo</strong> &#8211; Tepuk tangan memecah udara segar Desa Manunggal Karya, Kabupaten Pohuwato. Gubernur Gorontalo, <strong>Gusnar Ismail</strong>, berdiri di atas panggung sederhana untuk menandai dimulainya pembangunan <strong>cetak sawah baru</strong>. Prosesi peresmian berlangsung meriah: spanduk besar berkibar, kamera wartawan menyorot setiap langkah, dan <strong>anggaran senilai Rp207 miliar dari APBN</strong> dipamerkan sebagai simbol keseriusan pemerintah dalam memperkuat <strong>ketahanan pangan nasional</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Ini bentuk perhatian Presiden Prabowo. Kita bekerja cepat, masyarakat mendukung,” ujar Gusnar dengan nada optimistis, seakan mengirim gelombang harapan ke seluruh petani di Kecamatan Randangan dan sekitarnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia menjelaskan, saat ini Gorontalo memiliki sekitar <strong>25.000 hektare sawah produktif</strong>. Dengan tambahan lahan baru, pemerintah menargetkan produksi padi meningkat dan <strong>musim tanam bisa dilakukan hingga tiga kali setahun</strong>. Dalam suasana yang penuh antusiasme, harapan itu seolah mengalir lembut di antara ribuan hektare lahan yang akan segera dicetak.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Namun, optimisme dari tenda seremonial itu tak sepenuhnya mencerminkan kondisi di lapangan. Beberapa kilometer dari lokasi acara, <strong>kenyataan berbicara lain</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Di Kabupaten Pohuwato, khususnya di Kecamatan <strong>Duhiadaa</strong> dan <strong>Buntulia</strong>, sawah-sawah bukan sedang menunggu masa tanam, melainkan <strong>perlahan mati</strong>. Tanahnya retak, kering, dan kehilangan daya hidup.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Di tengah hamparan lahan gersang, seorang petani bernama <strong>Abdurahman Lukum</strong> berdiri termenung. Separuh hidupnya ia habiskan di sawah, namun kini hanya bisa menatap tanah yang dulu menjadi sumber harapannya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Sekitar 80 persen petani di Duhiadaa sudah menyerah. Takut gagal lagi,” tuturnya pelan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Masalah utama datang dari <strong>air irigasi yang kini keruh dan pekat membawa sedimen lumpur</strong>. Endapan tebal membuat akar padi tak bisa tumbuh. Beberapa petani yang masih berusaha turun ke sawah justru mengalami <strong>gatal-gatal</strong> akibat buruknya kualitas air.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dulu, karung-karung gabah menumpuk di rumah-rumah mereka. Anak-anak makan dari hasil panen sendiri. Kini, kenyataan berbalik.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Banyak yang harus membeli beras untuk makan sehari-hari,” ujar Abdurahman dengan suara bergetar, menyimpan getir yang sudah terlalu lama ia tahan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kondisi ini turut menekan perekonomian desa. Biaya pengolahan sawah kini mencapai <strong>Rp6 juta per hektare</strong>, angka yang sulit dijangkau petani kecil. <strong>Pengusaha penggilingan padi yang selama ini menjadi penopang modal petani pun mulai tumbang.</strong> Beberapa bahkan berencana menjual mesin gilingan karena <strong>terjerat utang</strong> dan tak mampu lagi beroperasi.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/di-balik-tepuk-tangan-gubernur-sawah-gorontalo-merana/">Di Balik Tepuk Tangan Gubernur, Sawah Gorontalo Merana</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/di-balik-tepuk-tangan-gubernur-sawah-gorontalo-merana/">Di Balik Tepuk Tangan Gubernur, Sawah Gorontalo Merana</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/di-balik-tepuk-tangan-gubernur-sawah-gorontalo-merana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gebyar SMS di Duhiadaa Sukses Digelar</title>
		<link>https://barakati.id/gebyar-sms-di-duhiadaa-sukses-digelar/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gebyar-sms-di-duhiadaa-sukses-digelar</link>
					<comments>https://barakati.id/gebyar-sms-di-duhiadaa-sukses-digelar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Jun 2022 03:56:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Duhiadaa]]></category>
		<category><![CDATA[Gebyar sms]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Saipul mbuinga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=14470</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gebyar-sms-di-duhiadaa-sukses-digelar/">Gebyar SMS di Duhiadaa Sukses Digelar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gebyar-sms-di-duhiadaa-sukses-digelar/">Gebyar SMS di Duhiadaa Sukses Digelar</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Pelaksanaan Gebyar SMS kali ini dipusatkan oleh pemerintahan bupati Saipul Mbuinga di Kecamatan Duhiadaa Kabupaten Pohuwato. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan cara jemput bola. Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga mengakui selama pelaksanaan gebyar SMS dari beberapa kecamatan sebelumnya, dirinya merasakan dan melihat langsung betapa program semacam ini layak dan patut untuk dilaksanakan secara berkesinambungan baik dalam bentuk skala besar maupun berskala kecil dengan berbasis desa. Menurutnya, inti dari gebyar SMS ini adalah untuk membangkitkan semangat dan rasa gotong royong serta kepedulian sosial bagi masyarakat desa yang mengalami permasalahan untuk mendapatkan pelayanan secara cepat. \"Baik dibidang administrasi kependudukan, layanan kesehatan secara luas, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat,\" Kata Saipul. Lanjut Bupati Saipul, pada kegiatan gebyar SMS lanjutan berikutnya, pihaknya berupaya agar keterlibatan lembaga-lembaga non pemerintah semakin banyak agar program kemanusiaan ini dapat menggalang kerja sama dengan para pihak. \"Karena seberat apapun permasalahan yang kita hadapi dalam membangun daerah ini, namun jika kita terus meningkatkan kerja kolaboratif maka semua tantangan itu dapat kita selesaikan secara bersama,..\" \"Untuk itu dibutuhkan sinergitas antar semua elemen pemerintahan baik pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa, serta keberpihakan pihak swasta secara bersama-sama melahirkan gagasan dan ide serta menyelesaiakan masalah menuju visi bersama yakni masyarakat pohuwato yang sehat maju dan sejahtera,\" Tandasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Pelaksanaan Gebyar SMS kali ini dipusatkan oleh pemerintahan bupati Saipul Mbuinga di Kecamatan Duhiadaa Kabupaten Pohuwato. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan cara jemput bola.</p>
<p>Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga mengakui selama pelaksanaan gebyar SMS dari beberapa kecamatan sebelumnya, dirinya merasakan dan melihat langsung betapa program semacam ini layak dan patut untuk dilaksanakan secara berkesinambungan baik dalam bentuk skala besar maupun berskala kecil dengan berbasis desa.</p>
<p>Menurutnya, inti dari gebyar SMS ini adalah untuk membangkitkan semangat dan rasa gotong royong serta kepedulian sosial bagi masyarakat desa yang mengalami permasalahan untuk mendapatkan pelayanan secara cepat.</p>
<p>&#8220;Baik dibidang administrasi kependudukan, layanan kesehatan secara luas, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat,&#8221; Kata Saipul.</p>
<p>Lanjut Bupati Saipul, pada kegiatan gebyar SMS lanjutan berikutnya, pihaknya berupaya agar keterlibatan lembaga-lembaga non pemerintah semakin banyak agar program kemanusiaan ini dapat menggalang kerja sama dengan para pihak.</p>
<p>&#8220;Karena seberat apapun permasalahan yang kita hadapi dalam membangun daerah ini, namun jika kita terus meningkatkan kerja kolaboratif maka semua tantangan itu dapat kita selesaikan secara bersama,..&#8221;</p>
<p>&#8220;Untuk itu dibutuhkan sinergitas antar semua elemen pemerintahan baik pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa, serta keberpihakan pihak swasta secara bersama-sama melahirkan gagasan dan ide serta menyelesaiakan masalah menuju visi bersama yakni masyarakat pohuwato yang sehat maju dan sejahtera,&#8221; Tandasnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gebyar-sms-di-duhiadaa-sukses-digelar/">Gebyar SMS di Duhiadaa Sukses Digelar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gebyar-sms-di-duhiadaa-sukses-digelar/">Gebyar SMS di Duhiadaa Sukses Digelar</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/gebyar-sms-di-duhiadaa-sukses-digelar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sebagai Terlapor, Kapus Duhiadaa Berikan Klarifikasi</title>
		<link>https://barakati.id/sebagai-terlapor-kapus-duhiadaa-berikan-klarifikasi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sebagai-terlapor-kapus-duhiadaa-berikan-klarifikasi</link>
					<comments>https://barakati.id/sebagai-terlapor-kapus-duhiadaa-berikan-klarifikasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Jan 2022 13:33:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Duhiadaa]]></category>
		<category><![CDATA[Kapus duhiadaa]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=12814</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/sebagai-terlapor-kapus-duhiadaa-berikan-klarifikasi/">Sebagai Terlapor, Kapus Duhiadaa Berikan Klarifikasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/sebagai-terlapor-kapus-duhiadaa-berikan-klarifikasi/">Sebagai Terlapor, Kapus Duhiadaa Berikan Klarifikasi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb4" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Beredarnya informasi tentang oknum Kepala Puskemas (Kapus) di Pohuwato yang di polisikan oleh oknum Kepala Desa Buntulia Jaya, Kecamatan Duhiada’a, Kabupaten Pohuwato ditanggapi langsung oleh bersangkutan. Menanggapi beredarnya informasi tersebut, Nelyana S.KM selaku Kepala Puskesmas Duhiadaa terlapor mengatakan bahwa ini bukan semata-mata direncanakan sendiri melainkan karena musibah masal yang dihadapi bersama. \"Saya berfikir kalaupun saya di salahkan dalam persoalan ini saya bisa akui, mungkin karena dasar kwitansinya akan tetapi kalau berbicara korban saya pun temasuk korban yang sama bahkan lebih besar dari apa yang di hadapi oleh ibunda itu,\" jelas Nelyana. Nelyana juga menyatakan bahwa dirinya telah berupaya melakukan komunikasi dengan baik dan berusaha akan mengganti uang tersebut dengan secara berangsur-angsur sebagai bukti pertanggung jawabannya atas insiden ini. \"Saya telah berupaya komunikasi secara langsung dan beliau ini juga merupakan teman baik saya sehingga saya mengatakan akan mencicil tiap bulan dari gaji saya agar semuanya terlunasi tetapi dia tidak mau tetap pinginnya di bayar secara utuh sayakan tidak punya uang sebanyak itu,\" \"Namun jikalau saya sudah di laporkan dan akan mendapatkan panggilan dari pihak terkait maka saya siap menghadapi itu karena saya sadar ini bukan semata-mata kemauan saya melainkan ujian kita bersama,\" Katanya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORONTALO &#8211; Beredarnya informasi tentang oknum Kepala Puskemas (Kapus) di Pohuwato yang di polisikan oleh oknum Kepala Desa Buntulia Jaya, Kecamatan Duhiada’a, Kabupaten Pohuwato ditanggapi langsung oleh bersangkutan.</p>
<p>Menanggapi beredarnya informasi tersebut, Nelyana S.KM selaku Kepala Puskesmas Duhiadaa terlapor mengatakan bahwa ini bukan semata-mata direncanakan sendiri melainkan karena musibah masal yang dihadapi bersama.</p>
<p>&#8220;Saya berfikir kalaupun saya di salahkan dalam persoalan ini saya bisa akui, mungkin karena dasar kwitansinya akan tetapi kalau berbicara korban saya pun temasuk korban yang sama bahkan lebih besar dari apa yang di hadapi oleh ibunda itu,&#8221; jelas Nelyana.</p>
<p>Nelyana juga menyatakan bahwa dirinya telah berupaya melakukan komunikasi dengan baik dan berusaha akan mengganti uang tersebut dengan secara berangsur-angsur sebagai bukti pertanggung jawabannya atas insiden ini.</p>
<p>&#8220;Saya telah berupaya komunikasi secara langsung dan beliau ini juga merupakan teman baik saya sehingga saya mengatakan akan mencicil tiap bulan dari gaji saya agar semuanya terlunasi tetapi dia tidak mau tetap pinginnya di bayar secara utuh sayakan tidak punya uang sebanyak itu,&#8221;</p>
<p>&#8220;Namun jikalau saya sudah di laporkan dan akan mendapatkan panggilan dari pihak terkait maka saya siap menghadapi itu karena saya sadar ini bukan semata-mata kemauan saya melainkan ujian kita bersama,&#8221; Katanya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/sebagai-terlapor-kapus-duhiadaa-berikan-klarifikasi/">Sebagai Terlapor, Kapus Duhiadaa Berikan Klarifikasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/sebagai-terlapor-kapus-duhiadaa-berikan-klarifikasi/">Sebagai Terlapor, Kapus Duhiadaa Berikan Klarifikasi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/sebagai-terlapor-kapus-duhiadaa-berikan-klarifikasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Camat Duhiadaa Klaim Warga Yang Ikut Vaksinasi Inisiatif Sendiri</title>
		<link>https://barakati.id/camat-duhiadaa-klaim-warga-yang-ikut-vaksinasi-inisiatif-sendiri/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=camat-duhiadaa-klaim-warga-yang-ikut-vaksinasi-inisiatif-sendiri</link>
					<comments>https://barakati.id/camat-duhiadaa-klaim-warga-yang-ikut-vaksinasi-inisiatif-sendiri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Sep 2021 05:18:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[camat duhiadaa]]></category>
		<category><![CDATA[Duhiadaa]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin covid 19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=11429</guid>

					<description><![CDATA[<p>POHUWATO &#8211; Pemerintah Kecamatan Duhiadaa menggelar kegiatan serbuan vaksinasi bagi masyarakat yang belum menerima suntikan dosis pertama atau yang kedua. Hal ini dilakukan sebagai upaya mendukung pemerintah daerah Pohuwato dalam mencapai 100 persen vaksinasi pada akhir Desember mendatang. &#8220;Alhamdulillah hari ini kami dari pihak kecamatan menggelar vaksinasi dan ini didukung oleh masyarakat yang telah sadar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/camat-duhiadaa-klaim-warga-yang-ikut-vaksinasi-inisiatif-sendiri/">Camat Duhiadaa Klaim Warga Yang Ikut Vaksinasi Inisiatif Sendiri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/camat-duhiadaa-klaim-warga-yang-ikut-vaksinasi-inisiatif-sendiri/">Camat Duhiadaa Klaim Warga Yang Ikut Vaksinasi Inisiatif Sendiri</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Pemerintah Kecamatan Duhiadaa menggelar kegiatan serbuan vaksinasi bagi masyarakat yang belum menerima suntikan dosis pertama atau yang kedua. Hal ini dilakukan sebagai upaya mendukung pemerintah daerah Pohuwato dalam mencapai 100 persen vaksinasi pada akhir Desember mendatang. \"Alhamdulillah hari ini kami dari pihak kecamatan menggelar vaksinasi dan ini didukung oleh masyarakat yang telah sadar diri sehingga mereka berlomba datang ke kantor camat untuk melakukan vaksinasi secara sukarela,\" Ungkap Ibrahim Kiraman Camat Duhiadaa. Kiraman menjelaskan, masyarakat yang melakukan vaksinasi adalah murni dari mereka sendiri tanpa ada paksaan sama sekali, bahkan ada masyarakat yang memahami pentingnya vaksin bagi tubuh mereka. \"Saya selaku pihak kecamatan sangat bangga dan bersyukur kepada masyarakat, siswa dan orang tua murid itu dengan sendirinya ikut dalam vaksinasi di kecamatan, sehingga sudah membantu kami dalam menyukseskan vaksinasi insyaallah sampai mencapai target pemerintahan SMS di tahun ini,\" Ujar Kiraman. \"Pesan saya kepada masyarakat, dimana pentingnya bervaksinasi untuk kesehatan kita semua tanpa ada paksaan dari unsur manapun karena kegiatan ini sudah di wajib kan oleh pemerintah Daerah kabupaten pohuwato, untuk itu mau tidak mau harus di jalankan sesuai dengan aturan yang ada,\" tutupnya", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>POHUWATO &#8211; Pemerintah Kecamatan Duhiadaa menggelar kegiatan serbuan vaksinasi bagi masyarakat yang belum menerima suntikan dosis pertama atau yang kedua. Hal ini dilakukan sebagai upaya mendukung pemerintah daerah Pohuwato dalam mencapai 100 persen vaksinasi pada akhir Desember mendatang.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah hari ini kami dari pihak kecamatan menggelar vaksinasi dan ini didukung oleh masyarakat yang telah sadar diri sehingga mereka berlomba datang ke kantor camat untuk melakukan vaksinasi secara sukarela,&#8221; Ungkap Ibrahim Kiraman Camat Duhiadaa.</p>
<p>Kiraman menjelaskan, masyarakat yang melakukan vaksinasi adalah murni dari mereka sendiri tanpa ada paksaan sama sekali, bahkan ada masyarakat yang memahami pentingnya vaksin bagi tubuh mereka.</p>
<p>&#8220;Saya selaku pihak kecamatan sangat bangga dan bersyukur kepada masyarakat, siswa dan orang tua murid itu dengan sendirinya ikut dalam vaksinasi di kecamatan, sehingga sudah membantu kami dalam menyukseskan vaksinasi insyaallah sampai mencapai target pemerintahan SMS di tahun ini,&#8221; Ujar Kiraman.</p>
<p>&#8220;Pesan saya kepada masyarakat, dimana pentingnya bervaksinasi untuk kesehatan kita semua tanpa ada paksaan dari unsur manapun karena kegiatan ini sudah di wajib kan oleh pemerintah Daerah kabupaten pohuwato, untuk itu mau tidak mau harus di jalankan sesuai dengan aturan yang ada,&#8221; tutupnya</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/camat-duhiadaa-klaim-warga-yang-ikut-vaksinasi-inisiatif-sendiri/">Camat Duhiadaa Klaim Warga Yang Ikut Vaksinasi Inisiatif Sendiri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/camat-duhiadaa-klaim-warga-yang-ikut-vaksinasi-inisiatif-sendiri/">Camat Duhiadaa Klaim Warga Yang Ikut Vaksinasi Inisiatif Sendiri</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/camat-duhiadaa-klaim-warga-yang-ikut-vaksinasi-inisiatif-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemilihan Antar Waktu Kepala Desa Duhiadaa Akan Dilangsungkan Pekan Depan</title>
		<link>https://barakati.id/pemilihan-antar-waktu-kepala-desa-duhiadaa-akan-dilangsungkan-pekan-depan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pemilihan-antar-waktu-kepala-desa-duhiadaa-akan-dilangsungkan-pekan-depan</link>
					<comments>https://barakati.id/pemilihan-antar-waktu-kepala-desa-duhiadaa-akan-dilangsungkan-pekan-depan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Aug 2021 12:15:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Duhiadaa]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala desa ntar waktu]]></category>
		<category><![CDATA[Rdp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=10876</guid>

					<description><![CDATA[<p>POHUWATO &#8211; Jika tak ada arah melintang pada bulan September pekan depan pemerintah kecamatan melalui pemerintah desa Duhiadaa akan menggelar pemilihan antar waktu kepala desa yang akan menggantikan kedudukan Hasan Due. &#8220;Kami dari pemerintah kecamatan, desa dan panitia di Duhiadaa sudah siap melaksanakan tentunya degan menerapkan protokol kesehatan yg ketat karena kita masih sementara dimusim [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pemilihan-antar-waktu-kepala-desa-duhiadaa-akan-dilangsungkan-pekan-depan/">Pemilihan Antar Waktu Kepala Desa Duhiadaa Akan Dilangsungkan Pekan Depan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pemilihan-antar-waktu-kepala-desa-duhiadaa-akan-dilangsungkan-pekan-depan/">Pemilihan Antar Waktu Kepala Desa Duhiadaa Akan Dilangsungkan Pekan Depan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton2" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Jika tak ada arah melintang pada bulan September pekan depan pemerintah kecamatan melalui pemerintah desa Duhiadaa akan menggelar pemilihan antar waktu kepala desa yang akan menggantikan kedudukan Hasan Due. \"Kami dari pemerintah kecamatan, desa dan panitia di Duhiadaa sudah siap melaksanakan tentunya degan menerapkan protokol kesehatan yg ketat karena kita masih sementara dimusim pademi virus 19,\" Ungkap Ibrahim Kiraman Camat Duhiadaa pada RDP bersama Komisi I DPRD Kabupaten Pohuwato, (26/8/2021). Ia menjelaskan alasan mengapa pelaksanaan pemilihan tetap akan dilangsungkan meskipun di situasi pandemi, karena menurutnya pemilihan ini tidak akan menimbulkan kerumunan sebab pemilihnya hanya 30 orang perwakilan masyarakat. \"Insya allah kalau tdk ada hambatan tanggal 6 September 2021 mendatang pelaksanaannya dan kami juga sudah mendapat persetujuan dari DPRD dan panitia akan mengurus izin ke gugus tugas covid19,\" Jelasnya. \"Harapan saya semoga kegiatan ini akan mendapatkan respon positif dari pemerintah daerah dan juga mendapat dukungan dari masyarakat agar mempermudah dan memancarkan kegiatan tersebut,\" Ungkap Camat.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>POHUWATO &#8211; Jika tak ada arah melintang pada bulan September pekan depan pemerintah kecamatan melalui pemerintah desa Duhiadaa akan menggelar pemilihan antar waktu kepala desa yang akan menggantikan kedudukan Hasan Due.</p>
<p>&#8220;Kami dari pemerintah kecamatan, desa dan panitia di Duhiadaa sudah siap melaksanakan tentunya degan menerapkan protokol kesehatan yg ketat karena kita masih sementara dimusim pademi virus 19,&#8221; Ungkap Ibrahim Kiraman Camat Duhiadaa pada RDP bersama Komisi I DPRD Kabupaten Pohuwato, (26/8/2021).</p>
<p>Ia menjelaskan alasan mengapa pelaksanaan pemilihan tetap akan dilangsungkan meskipun di situasi pandemi, karena menurutnya pemilihan ini tidak akan menimbulkan kerumunan sebab pemilihnya hanya 30 orang perwakilan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Insya allah kalau tdk ada hambatan tanggal 6 September 2021 mendatang pelaksanaannya dan kami juga sudah mendapat persetujuan dari DPRD dan panitia akan mengurus izin ke gugus tugas covid19,&#8221; Jelasnya.</p>
<p>&#8220;Harapan saya semoga kegiatan ini akan mendapatkan respon positif dari pemerintah daerah dan juga mendapat dukungan dari masyarakat agar mempermudah dan memancarkan kegiatan tersebut,&#8221; Ungkap Camat.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pemilihan-antar-waktu-kepala-desa-duhiadaa-akan-dilangsungkan-pekan-depan/">Pemilihan Antar Waktu Kepala Desa Duhiadaa Akan Dilangsungkan Pekan Depan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pemilihan-antar-waktu-kepala-desa-duhiadaa-akan-dilangsungkan-pekan-depan/">Pemilihan Antar Waktu Kepala Desa Duhiadaa Akan Dilangsungkan Pekan Depan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pemilihan-antar-waktu-kepala-desa-duhiadaa-akan-dilangsungkan-pekan-depan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Apresiasi Gerakan Sedekah Subuh Masyarakat Duhiadaa</title>
		<link>https://barakati.id/bupati-apresiasi-gerakan-sedekah-subuh-masyarakat-duhiadaa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bupati-apresiasi-gerakan-sedekah-subuh-masyarakat-duhiadaa</link>
					<comments>https://barakati.id/bupati-apresiasi-gerakan-sedekah-subuh-masyarakat-duhiadaa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Jun 2021 12:46:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Duhiadaa]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan sedekah subih]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda pohuwato]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=10074</guid>

					<description><![CDATA[<p>POHUWATO &#8211; Bupati Pohuwato merespon positif kegiatan majelis taklim akbar yang turut dirangkaikan dengan gerakan sedekah subuh, di masjid al-muhajirin Desa Bulili Kecamatan Duhiadaa kompleks perumahan nelayan, (30/6/2021). Giat tersebut juga dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Pohuwato Fahri Djafar, Camat Duhiadaa, Ibrahim Kiraman, Saiful Sabu, dan penceramah, Ust. Kasim Badu. Bupati berharap pelaksanaan kegiatan ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bupati-apresiasi-gerakan-sedekah-subuh-masyarakat-duhiadaa/">Bupati Apresiasi Gerakan Sedekah Subuh Masyarakat Duhiadaa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bupati-apresiasi-gerakan-sedekah-subuh-masyarakat-duhiadaa/">Bupati Apresiasi Gerakan Sedekah Subuh Masyarakat Duhiadaa</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton3" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Bupati Pohuwato merespon positif kegiatan majelis taklim akbar yang turut dirangkaikan dengan gerakan sedekah subuh, di masjid al-muhajirin Desa Bulili Kecamatan Duhiadaa kompleks perumahan nelayan, (30/6/2021). Giat tersebut juga dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Pohuwato Fahri Djafar, Camat Duhiadaa, Ibrahim Kiraman, Saiful Sabu, dan penceramah, Ust. Kasim Badu. Bupati berharap pelaksanaan kegiatan ini akan berlangsung secara terus-menerus dan tak hanya menjadi kegiatan seremonial belaka \"Dengan kegiatan ini diminta bukan berakhir sampai disini, melainkan bagaimana kedepannya bisa berlanjut. Artinya, majelis taklim yang ada di duhiadaa bisa berkembang dengan pesat seiring dengan perkembangan zaman saat ini,\" Ungkap Bupati Saipul. Bupati berharap program yang dijalankan berupa gerakan sedekah subuh bisa dipertahankan, sehingga apa yang dijalankan ini beroleh balasan yang baik dari Allah SWT. “Sedekah adalah anjuran yang diperintahkan bagi kita, maka bagaimana hal ini dapat terus ditingkatkan. Semoga apa yang dilakukan ini menjadi amal yang baik, kami sangat mendukung penuh program ini,\" Kata Bupati.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>POHUWATO &#8211; Bupati Pohuwato merespon positif kegiatan majelis taklim akbar yang turut dirangkaikan dengan gerakan sedekah subuh, di masjid al-muhajirin Desa Bulili Kecamatan Duhiadaa kompleks perumahan nelayan, (30/6/2021).</p>
<p>Giat tersebut juga dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Pohuwato Fahri Djafar, Camat Duhiadaa, Ibrahim Kiraman, Saiful Sabu, dan penceramah, Ust. Kasim Badu.</p>
<p>Bupati berharap pelaksanaan kegiatan ini akan berlangsung secara terus-menerus dan tak hanya menjadi kegiatan seremonial belaka</p>
<p>&#8220;Dengan kegiatan ini diminta bukan berakhir sampai disini, melainkan bagaimana kedepannya bisa berlanjut. Artinya, majelis taklim yang ada di duhiadaa bisa berkembang dengan pesat seiring dengan perkembangan zaman saat ini,&#8221; Ungkap Bupati Saipul.</p>
<p>Bupati berharap program yang dijalankan berupa gerakan sedekah subuh bisa dipertahankan, sehingga apa yang dijalankan ini beroleh balasan yang baik dari Allah SWT.</p>
<p>“Sedekah adalah anjuran yang diperintahkan bagi kita, maka bagaimana hal ini dapat terus ditingkatkan. Semoga apa yang dilakukan ini menjadi amal yang baik, kami sangat mendukung penuh program ini,&#8221; Kata Bupati.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bupati-apresiasi-gerakan-sedekah-subuh-masyarakat-duhiadaa/">Bupati Apresiasi Gerakan Sedekah Subuh Masyarakat Duhiadaa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bupati-apresiasi-gerakan-sedekah-subuh-masyarakat-duhiadaa/">Bupati Apresiasi Gerakan Sedekah Subuh Masyarakat Duhiadaa</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/bupati-apresiasi-gerakan-sedekah-subuh-masyarakat-duhiadaa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
