<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>duta budaya indonesia Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/duta-budaya-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/duta-budaya-indonesia/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 May 2026 18:13:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>duta budaya indonesia Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/duta-budaya-indonesia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tembus Benua Eropa: Tiga Mahasiswa FIP UNG Lolos Program Erasmus Plus ke Slovakia</title>
		<link>https://barakati.id/tembus-benua-eropa-tiga-mahasiswa-fip-ung-lolos-program-erasmus-plus-ke-slovakia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tembus-benua-eropa-tiga-mahasiswa-fip-ung-lolos-program-erasmus-plus-ke-slovakia</link>
					<comments>https://barakati.id/tembus-benua-eropa-tiga-mahasiswa-fip-ung-lolos-program-erasmus-plus-ke-slovakia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 16:08:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa Erasmus Plus]]></category>
		<category><![CDATA[Berita kampus Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[duta budaya indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Global]]></category>
		<category><![CDATA[fakultas ilmu pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Gymnázium Jána Hollého]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah Reihana Arbie]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa FIP UNG Erasmus Slovakia]]></category>
		<category><![CDATA[Nailah Kh Mokoagow]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Guru Sekolah Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pertukaran Mahasiswa Luar Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Rendy Gobel]]></category>
		<category><![CDATA[Student Centered Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30543</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tembus-benua-eropa-tiga-mahasiswa-fip-ung-lolos-program-erasmus-plus-ke-slovakia/">Tembus Benua Eropa: Tiga Mahasiswa FIP UNG Lolos Program Erasmus Plus ke Slovakia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tembus-benua-eropa-tiga-mahasiswa-fip-ung-lolos-program-erasmus-plus-ke-slovakia/">Tembus Benua Eropa: Tiga Mahasiswa FIP UNG Lolos Program Erasmus Plus ke Slovakia</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Semangat internasionalisasi di Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus menunjukkan tajinya di panggung internasional. Tiga mahasiswa FIP UNG sukses menembus ketatnya seleksi program beasiswa bergengsi Erasmus Plus, yang membawa mereka berkesempatan melakukan observasi pembelajaran langsung di Gymnázium Jána Hollého, Slovakia, Eropa Tengah. Ketiga mahasiswa berprestasi tersebut adalah Rendy Gobel dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), serta Khofifah Reihana Arbie dan Nailah Kh. Mokoagow dari Program Studi Psikologi. Pengalaman luar negeri ini bukan sekadar perjalanan akademik biasa, melainkan sebuah petualangan kultural yang membuka cakrawala baru tentang wajah pendidikan global. Selama masa observasi di Slovakia, delegasi mahasiswa FIP UNG ini menyelami atmosfer ruang kelas yang dinamis. Salah satu poin yang paling berkesan bagi mereka adalah pendekatan instruksional modern yang diterapkan oleh para tenaga pendidik di sekolah tersebut. Guru di Gymnázium Jána Hollého berperan penuh sebagai fasilitator pembelajaran. Dalam kelas bahasa Inggris misalnya, mahasiswa menyaksikan langsung betapa aktifnya para siswa dalam bertukar pikiran. Guru tidak lagi mendominasi kelas, melainkan memancing keberanian berpendapat dan memicu pola pikir kritis para siswa. Pola interaksi komunikatif ini menjadi refleksi berharga bagi mahasiswa UNG dalam memahami praktik student-centered learning (pembelajaran yang berpusat pada peserta didik) secara nyata. Selain mendalami teknik pengajaran, Rendy Gobel dan rekan-rekannya juga mengambil peran strategis sebagai \"duta budaya\" bagi Indonesia. Di sela-sela kesibukan akademik, mereka berinteraksi hangat dengan para siswa setempat untuk mengenalkan kekayaan nusantara. “Kami berbagi banyak hal dengan mereka, mulai dari makanan khas Indonesia yang kaya rempah, karakteristik iklim tropis kita, hingga dinamika keseharian anak muda di Indonesia. Respons siswa di Slovakia sangat luar biasa dan antusias,” ungkap Rendy. Dialog lintas budaya ini mengalir secara alami. Keingintahuan siswa Slovakia tentang kehidupan di Indonesia menjadi jembatan emosional yang mempererat hubungan antargenerasi dan antarnegara. Pengalaman internasional ini diakui menjadi batu loncatan penting dalam mendongkrak kompetensi global para mahasiswa. \"Kami tidak hanya belajar tentang sistem kurikulum dan pendidikan, tetapi juga mengasah soft skills yang krusial, seperti komunikasi lintas budaya, kemampuan adaptasi cepat di lingkungan asing, serta dasar-dasar kolaborasi internasional,\" imbuhnya. Sekembalinya ke tanah air, ketiga mahasiswa ini diharapkan dapat menginternalisasi berbagai praktik baik (good practices) yang mereka temui untuk diadaptasi sesuai dengan konteks pendidikan di Indonesia. Langkah konkrit ini menjadi bukti nyata komitmen FIP UNG dalam mencetak calon pendidik serta ilmuwan psikologi yang tidak hanya kompeten secara teoritis, tetapi juga adaptif, inovatif, dan berwawasan global.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="3">UNG &#8211; Semangat internasionalisasi di Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus menunjukkan tajinya di panggung internasional. Tiga mahasiswa FIP UNG sukses menembus ketatnya seleksi program beasiswa bergengsi Erasmus Plus, yang membawa mereka berkesempatan melakukan observasi pembelajaran langsung di Gymnázium Jána Hollého, Slovakia, Eropa Tengah.</p>
<p data-path-to-node="4">Ketiga mahasiswa berprestasi tersebut adalah Rendy Gobel dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), serta Khofifah Reihana Arbie dan Nailah Kh. Mokoagow dari Program Studi Psikologi. Pengalaman luar negeri ini bukan sekadar perjalanan akademik biasa, melainkan sebuah petualangan kultural yang membuka cakrawala baru tentang wajah pendidikan global.</p>
<p data-path-to-node="5">Selama masa observasi di Slovakia, delegasi mahasiswa FIP UNG ini menyelami atmosfer ruang kelas yang dinamis. Salah satu poin yang paling berkesan bagi mereka adalah pendekatan instruksional modern yang diterapkan oleh para tenaga pendidik di sekolah tersebut.</p>
<p data-path-to-node="6">Guru di Gymnázium Jána Hollého berperan penuh sebagai fasilitator pembelajaran. Dalam kelas bahasa Inggris misalnya, mahasiswa menyaksikan langsung betapa aktifnya para siswa dalam bertukar pikiran. Guru tidak lagi mendominasi kelas, melainkan memancing keberanian berpendapat dan memicu pola pikir kritis para siswa. Pola interaksi komunikatif ini menjadi refleksi berharga bagi mahasiswa UNG dalam memahami praktik <i data-path-to-node="6" data-index-in-node="417">student-centered learning</i> (pembelajaran yang berpusat pada peserta didik) secara nyata.</p>
<p data-path-to-node="7">Selain mendalami teknik pengajaran, Rendy Gobel dan rekan-rekannya juga mengambil peran strategis sebagai &#8220;duta budaya&#8221; bagi Indonesia. Di sela-sela kesibukan akademik, mereka berinteraksi hangat dengan para siswa setempat untuk mengenalkan kekayaan nusantara.</p>
<p data-path-to-node="8">“Kami berbagi banyak hal dengan mereka, mulai dari makanan khas Indonesia yang kaya rempah, karakteristik iklim tropis kita, hingga dinamika keseharian anak muda di Indonesia. Respons siswa di Slovakia sangat luar biasa dan antusias,” ungkap Rendy.</p>
<p data-path-to-node="9">Dialog lintas budaya ini mengalir secara alami. Keingintahuan siswa Slovakia tentang kehidupan di Indonesia menjadi jembatan emosional yang mempererat hubungan antargenerasi dan antarnegara. Pengalaman internasional ini diakui menjadi batu loncatan penting dalam mendongkrak kompetensi global para mahasiswa.</p>
<p data-path-to-node="10">&#8220;Kami tidak hanya belajar tentang sistem kurikulum dan pendidikan, tetapi juga mengasah <i data-path-to-node="10" data-index-in-node="88">soft skills</i> yang krusial, seperti komunikasi lintas budaya, kemampuan adaptasi cepat di lingkungan asing, serta dasar-dasar kolaborasi internasional,&#8221; imbuhnya.</p>
<p data-path-to-node="11">Sekembalinya ke tanah air, ketiga mahasiswa ini diharapkan dapat menginternalisasi berbagai praktik baik (<i data-path-to-node="11" data-index-in-node="106">good practices</i>) yang mereka temui untuk diadaptasi sesuai dengan konteks pendidikan di Indonesia. Langkah konkrit ini menjadi bukti nyata komitmen FIP UNG dalam mencetak calon pendidik serta ilmuwan psikologi yang tidak hanya kompeten secara teoritis, tetapi juga adaptif, inovatif, dan berwawasan global.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tembus-benua-eropa-tiga-mahasiswa-fip-ung-lolos-program-erasmus-plus-ke-slovakia/">Tembus Benua Eropa: Tiga Mahasiswa FIP UNG Lolos Program Erasmus Plus ke Slovakia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tembus-benua-eropa-tiga-mahasiswa-fip-ung-lolos-program-erasmus-plus-ke-slovakia/">Tembus Benua Eropa: Tiga Mahasiswa FIP UNG Lolos Program Erasmus Plus ke Slovakia</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tembus-benua-eropa-tiga-mahasiswa-fip-ung-lolos-program-erasmus-plus-ke-slovakia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bikin Bangga Gorontalo! Dosen UNG Novriyanto Napu Sukses Jadi Interpreter Sister City di Jepang</title>
		<link>https://barakati.id/bikin-bangga-gorontalo-dosen-ung-novriyanto-napu-sukses-jadi-interpreter-sister-city-di-jepang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bikin-bangga-gorontalo-dosen-ung-novriyanto-napu-sukses-jadi-interpreter-sister-city-di-jepang</link>
					<comments>https://barakati.id/bikin-bangga-gorontalo-dosen-ung-novriyanto-napu-sukses-jadi-interpreter-sister-city-di-jepang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 20:37:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[ahli linguistik terapan]]></category>
		<category><![CDATA[akademisi indonesia di jepang]]></category>
		<category><![CDATA[dosen ung gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[duta budaya indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[fbs ung]]></category>
		<category><![CDATA[interpreter bahasa jepang]]></category>
		<category><![CDATA[izumisano cross cultural association]]></category>
		<category><![CDATA[kelas bahasa inggris jepang]]></category>
		<category><![CDATA[kerja sama bilateral ri jepang]]></category>
		<category><![CDATA[kota osaka]]></category>
		<category><![CDATA[novriyanto napu]]></category>
		<category><![CDATA[penerjemah lisan]]></category>
		<category><![CDATA[prestasi dosen gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[sister city bekasi izumisano]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30238</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bikin-bangga-gorontalo-dosen-ung-novriyanto-napu-sukses-jadi-interpreter-sister-city-di-jepang/">Bikin Bangga Gorontalo! Dosen UNG Novriyanto Napu Sukses Jadi Interpreter Sister City di Jepang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bikin-bangga-gorontalo-dosen-ung-novriyanto-napu-sukses-jadi-interpreter-sister-city-di-jepang/">Bikin Bangga Gorontalo! Dosen UNG Novriyanto Napu Sukses Jadi Interpreter Sister City di Jepang</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Kiprah gemilang akademisi Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali mencuri perhatian di panggung internasional. Novriyanto Napu, M.AppLing., Ph.D., dosen Fakultas Sastra dan Budaya pada Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris UNG, sukses menunjukkan perannya sebagai duta bahasa dan budaya Indonesia melalui dua agenda strategis di Jepang sepanjang April 2026. Keterlibatan penting pertama Novriyanto berlangsung pada 2 April 2026. Ia dipercaya mengemban tugas sebagai penerjemah lisan (interpreter) dalam prosesi penandatanganan kerja sama kota kembar (sister city) antara Pemerintah Kota Bekasi dan Pemerintah Kota Izumisano, Osaka. Kegiatan diplomatik yang dihelat di Stargate Hotel tersebut menjadi momentum strategis dalam mempererat hubungan bilateral kedua negara, khususnya di bidang ekonomi, pariwisata, dan pertukaran budaya. Dalam forum kenegaraan itu, Novriyanto tampil piawai menjembatani komunikasi lintas pemerintahan. Ia bertugas menerjemahkan pidato sambutan resmi dari wali kota secara langsung dari bahasa Jepang ke bahasa Indonesia. Kemampuan linguistik dan penguasaan bahasa Jepang yang mumpuni menjadi kunci keberhasilannya dalam memastikan setiap pesan diplomatik tersampaikan secara presisi, akurat, dan kontekstual. Tak hanya berkontribusi dalam forum resmi pemerintahan, kiprah akademisi bergelar doktor ini berlanjut pada 16 April 2026. Novriyanto terjun langsung dalam program pendidikan masyarakat melalui kelas “English Conversation” yang difasilitasi oleh lembaga Izumisano Cross-Cultural Association. Kelas interaktif ini dirancang khusus bagi warga lokal Jepang yang berkeinginan meningkatkan kemampuan percakapan bahasa Inggris mereka untuk kebutuhan sehari-hari. Dalam proses pengajaran, ia dihadapkan pada tantangan sosiokultural yang khas, yakni karakter peserta Jepang yang cenderung pasif dan kurang percaya diri saat berbicara bahasa asing. Namun, berkat pendekatan komunikatif dan metode pembelajaran yang menyenangkan (fun learning), suasana kelas berhasil disulap menjadi lebih hidup dan interaktif. Para peserta pun menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi saat berlatih merangkai kalimat-kalimat sederhana dalam bahasa Inggris. Rangkaian pencapaian di Negeri Sakura ini sejatinya amat selaras dengan rekam jejak akademik Novriyanto sebagai seorang pakar linguistik terapan yang diakui. Lektor Kepala di UNG ini tercatat sukses merengkuh gelar doktor (Ph.D.) di bidang Applied Linguistics dari University of South Australia pada 2016, usai menyelesaikan studi magister di The University of Newcastle. Lebih prestisius lagi, ia juga pernah didapuk sebagai Research Fellow di University of Massachusetts Amherst, Amerika Serikat, pada tahun 2022. Berbekal jam terbang mengajar, kemampuan multilingual yang mencakup bahasa Jepang, serta rekam jejak publikasi ilmiah bereputasi internasional, sosok Novriyanto terbukti sangat relevan dalam menjembatani komunikasi lintas budaya. Dua kegiatan krusial yang sukses dijalankannya di Jepang ini tidak hanya mencerminkan tingginya kapasitas akademik individu, melainkan juga mempertegas peran strategis dosen UNG dalam mendukung diplomasi bahasa dan budaya Indonesia di level global.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="2">UNG &#8211; Kiprah gemilang akademisi Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali mencuri perhatian di panggung internasional. Novriyanto Napu, M.AppLing., Ph.D., dosen Fakultas Sastra dan Budaya pada Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris UNG, sukses menunjukkan perannya sebagai duta bahasa dan budaya Indonesia melalui dua agenda strategis di Jepang sepanjang April 2026.</p>
<p data-path-to-node="3">Keterlibatan penting pertama Novriyanto berlangsung pada 2 April 2026. Ia dipercaya mengemban tugas sebagai penerjemah lisan (<i data-path-to-node="3" data-index-in-node="126">interpreter</i>) dalam prosesi penandatanganan kerja sama kota kembar (<i data-path-to-node="3" data-index-in-node="193">sister city</i>) antara Pemerintah Kota Bekasi dan Pemerintah Kota Izumisano, Osaka. Kegiatan diplomatik yang dihelat di Stargate Hotel tersebut menjadi momentum strategis dalam mempererat hubungan bilateral kedua negara, khususnya di bidang ekonomi, pariwisata, dan pertukaran budaya.</p>
<p data-path-to-node="4">Dalam forum kenegaraan itu, Novriyanto tampil piawai menjembatani komunikasi lintas pemerintahan. Ia bertugas menerjemahkan pidato sambutan resmi dari wali kota secara langsung dari bahasa Jepang ke bahasa Indonesia. Kemampuan linguistik dan penguasaan bahasa Jepang yang mumpuni menjadi kunci keberhasilannya dalam memastikan setiap pesan diplomatik tersampaikan secara presisi, akurat, dan kontekstual.</p>
<p data-path-to-node="5">Tak hanya berkontribusi dalam forum resmi pemerintahan, kiprah akademisi bergelar doktor ini berlanjut pada 16 April 2026. Novriyanto terjun langsung dalam program pendidikan masyarakat melalui kelas <i data-path-to-node="5" data-index-in-node="200">“English Conversation”</i> yang difasilitasi oleh lembaga <i data-path-to-node="5" data-index-in-node="254">Izumisano Cross-Cultural Association</i>. Kelas interaktif ini dirancang khusus bagi warga lokal Jepang yang berkeinginan meningkatkan kemampuan percakapan bahasa Inggris mereka untuk kebutuhan sehari-hari.</p>
<p data-path-to-node="6">Dalam proses pengajaran, ia dihadapkan pada tantangan sosiokultural yang khas, yakni karakter peserta Jepang yang cenderung pasif dan kurang percaya diri saat berbicara bahasa asing. Namun, berkat pendekatan komunikatif dan metode pembelajaran yang menyenangkan (<i data-path-to-node="6" data-index-in-node="263">fun learning</i>), suasana kelas berhasil disulap menjadi lebih hidup dan interaktif. Para peserta pun menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi saat berlatih merangkai kalimat-kalimat sederhana dalam bahasa Inggris.</p>
<p data-path-to-node="7">Rangkaian pencapaian di Negeri Sakura ini sejatinya amat selaras dengan rekam jejak akademik Novriyanto sebagai seorang pakar linguistik terapan yang diakui. Lektor Kepala di UNG ini tercatat sukses merengkuh gelar doktor (Ph.D.) di bidang <i data-path-to-node="7" data-index-in-node="240">Applied Linguistics</i> dari University of South Australia pada 2016, usai menyelesaikan studi magister di The University of Newcastle. Lebih prestisius lagi, ia juga pernah didapuk sebagai <i data-path-to-node="7" data-index-in-node="426">Research Fellow</i> di University of Massachusetts Amherst, Amerika Serikat, pada tahun 2022.</p>
<p data-path-to-node="8">Berbekal jam terbang mengajar, kemampuan multilingual yang mencakup bahasa Jepang, serta rekam jejak publikasi ilmiah bereputasi internasional, sosok Novriyanto terbukti sangat relevan dalam menjembatani komunikasi lintas budaya.</p>
<p data-path-to-node="9">Dua kegiatan krusial yang sukses dijalankannya di Jepang ini tidak hanya mencerminkan tingginya kapasitas akademik individu, melainkan juga mempertegas peran strategis dosen UNG dalam mendukung diplomasi bahasa dan budaya Indonesia di level global.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bikin-bangga-gorontalo-dosen-ung-novriyanto-napu-sukses-jadi-interpreter-sister-city-di-jepang/">Bikin Bangga Gorontalo! Dosen UNG Novriyanto Napu Sukses Jadi Interpreter Sister City di Jepang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bikin-bangga-gorontalo-dosen-ung-novriyanto-napu-sukses-jadi-interpreter-sister-city-di-jepang/">Bikin Bangga Gorontalo! Dosen UNG Novriyanto Napu Sukses Jadi Interpreter Sister City di Jepang</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/bikin-bangga-gorontalo-dosen-ung-novriyanto-napu-sukses-jadi-interpreter-sister-city-di-jepang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
