<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ekonomi gorontalo lambat Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/ekonomi-gorontalo-lambat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/ekonomi-gorontalo-lambat/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 Feb 2020 10:29:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>ekonomi gorontalo lambat Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/ekonomi-gorontalo-lambat/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ekonomi Gorontalo Lambat, ini Kata Dekan FEB UNG</title>
		<link>https://barakati.id/ekonomi-gorontalo-lambat-ini-kata-dekan-feb-ung/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ekonomi-gorontalo-lambat-ini-kata-dekan-feb-ung</link>
					<comments>https://barakati.id/ekonomi-gorontalo-lambat-ini-kata-dekan-feb-ung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Feb 2020 10:29:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[dekan feb]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi gorontalo lambat]]></category>
		<category><![CDATA[feb]]></category>
		<category><![CDATA[ung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=2444</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNG-Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Dr. Muhammad Amir Arham, S.Pd, M.E, menyebutkan bahwa perekonomian di Gorontalo bergantung pada sektor pertanian. Jika pertanian lumpuh, maka pertumbuhan ekonomi pun otomatis melemah. Hal ini diungkapkan Muhammad Amir menanggapi pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo yang melambat selama tahun 2019 kemarin. Kondisi cuaca yang berubah-ubah menjadi penyebab [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ekonomi-gorontalo-lambat-ini-kata-dekan-feb-ung/">Ekonomi Gorontalo Lambat, ini Kata Dekan FEB UNG</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ekonomi-gorontalo-lambat-ini-kata-dekan-feb-ung/">Ekonomi Gorontalo Lambat, ini Kata Dekan FEB UNG</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG-Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Dr. Muhammad Amir Arham, S.Pd, M.E, menyebutkan bahwa perekonomian di Gorontalo bergantung pada sektor pertanian. Jika pertanian lumpuh, maka pertumbuhan ekonomi pun otomatis melemah. Hal ini diungkapkan Muhammad Amir menanggapi pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo yang melambat selama tahun 2019 kemarin. Kondisi cuaca yang berubah-ubah menjadi penyebab terjadinya keterlambatan pertumbuhan ekonomi waktu itu. \"Sebetulnya Kemarau panjang pada tahun kemarin ini bisa membawa dampak pada pertanian yang membuat pertumbuhan ekonomi kita tertekan,\" jelas Dr. Muhammad Amir, saat ditemui awak barakati.id, Kamis (7/2/2020). Dijelaskannya, akibat terganggunya sektor pertanian sebagai penopang utama ekonomi di Gorontalo, maka secara pasti berdampak pula turunnya komponen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Ditambah lagi dari sisi pengeluaran belanja pemerintahan tidak optimal serta investasi yang tidak tumbuh signifikan, membuat ekonomi di Gorontalo relatif tertekan. \"Saat ini kontribusi Gorontalo untuk pertumbuhan ekonomi nasional hanya 0,02 persen,\" ujar Muhammad Amir. Menurutnya, ada beberapa cara Yang harus dilakukan oleh pihak yang terkait guna mendorong laju pertumbuhan ekonomi saat ini. Di antaranya mendorong penguatan belanja, perbaikan kualitas belanja, perbaikan daya tarik investasi dan mendorong Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Selain itu pemerintah selaku stakholder utama bisa merancang program jangka panjang untuk bagaimana mengaktifkan sektor yang lain di luar pertanian agar Gorontalo tidak ketergantungan. \"Perlu adanya pengembangan sektor lain untuk pertumbuhan ekonomi, misalnya sektor pariwisata yang perlu digenjot, sehingga bukan sekedar berakhir pada seremonial belaka,\" tukasnya.", "Indonesian Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>UNG-Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Dr. Muhammad Amir Arham, S.Pd, M.E, menyebutkan bahwa perekonomian di Gorontalo bergantung pada sektor pertanian. Jika pertanian lumpuh, maka pertumbuhan ekonomi pun otomatis melemah.</p>
<p>Hal ini diungkapkan Muhammad Amir menanggapi pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo yang melambat selama tahun 2019 kemarin. Kondisi cuaca yang berubah-ubah menjadi penyebab terjadinya keterlambatan pertumbuhan ekonomi waktu itu.</p>
<p>&#8220;Sebetulnya Kemarau panjang pada tahun kemarin ini bisa membawa dampak pada pertanian yang membuat pertumbuhan ekonomi kita tertekan,&#8221; jelas Dr. Muhammad Amir, saat ditemui awak barakati.id, Kamis (7/2/2020).</p>
<p>Dijelaskannya, akibat terganggunya sektor pertanian sebagai penopang utama ekonomi di Gorontalo, maka secara pasti berdampak pula turunnya komponen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).</p>
<p>Ditambah lagi dari sisi pengeluaran belanja pemerintahan tidak optimal serta investasi yang tidak tumbuh signifikan, membuat ekonomi di Gorontalo relatif tertekan.</p>
<p>&#8220;Saat ini kontribusi Gorontalo untuk pertumbuhan ekonomi nasional hanya 0,02 persen,&#8221; ujar Muhammad Amir.</p>
<p>Menurutnya, ada beberapa cara Yang harus dilakukan oleh pihak yang terkait guna mendorong laju pertumbuhan ekonomi saat ini. Di antaranya mendorong penguatan belanja, perbaikan kualitas belanja, perbaikan daya tarik investasi dan mendorong Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).</p>
<p>Selain itu pemerintah selaku stakholder utama bisa merancang program jangka panjang untuk bagaimana mengaktifkan sektor yang lain di luar pertanian agar Gorontalo tidak ketergantungan.</p>
<p>&#8220;Perlu adanya pengembangan sektor lain untuk pertumbuhan ekonomi, misalnya sektor pariwisata yang perlu digenjot, sehingga bukan sekedar berakhir pada seremonial belaka,&#8221; tukasnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ekonomi-gorontalo-lambat-ini-kata-dekan-feb-ung/">Ekonomi Gorontalo Lambat, ini Kata Dekan FEB UNG</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ekonomi-gorontalo-lambat-ini-kata-dekan-feb-ung/">Ekonomi Gorontalo Lambat, ini Kata Dekan FEB UNG</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/ekonomi-gorontalo-lambat-ini-kata-dekan-feb-ung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
