<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ekonomi kreatif Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/ekonomi-kreatif/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/ekonomi-kreatif/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Sep 2026 15:00:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.13</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>ekonomi kreatif Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/ekonomi-kreatif/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cegah Ruang Mangkrak! Wali Kota Gorontalo Dorong Bangunan Kosong Jadi Wadah UMKM</title>
		<link>https://barakati.id/cegah-ruang-mangkrak-wali-kota-gorontalo-dorong-bangunan-kosong-jadi-wadah-umkm/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=cegah-ruang-mangkrak-wali-kota-gorontalo-dorong-bangunan-kosong-jadi-wadah-umkm</link>
					<comments>https://barakati.id/cegah-ruang-mangkrak-wali-kota-gorontalo-dorong-bangunan-kosong-jadi-wadah-umkm/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 15:00:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[adhan dambea]]></category>
		<category><![CDATA[Bangunan Kosong]]></category>
		<category><![CDATA[berita Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Dandy Winardi Datau]]></category>
		<category><![CDATA[Disperdagin Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Haryono Soeronoto]]></category>
		<category><![CDATA[investasi gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kesbangpol Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kota gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Ruang Usaha]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Wali kota gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=31508</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/cegah-ruang-mangkrak-wali-kota-gorontalo-dorong-bangunan-kosong-jadi-wadah-umkm/">Cegah Ruang Mangkrak! Wali Kota Gorontalo Dorong Bangunan Kosong Jadi Wadah UMKM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/cegah-ruang-mangkrak-wali-kota-gorontalo-dorong-bangunan-kosong-jadi-wadah-umkm/">Cegah Ruang Mangkrak! Wali Kota Gorontalo Dorong Bangunan Kosong Jadi Wadah UMKM</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="11"><button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Kota Gorontalo - Komitmen terhadap keberlangsung sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo. Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, memantau langsung sejumlah bangunan dan toko yang saat ini dalam kondisi kosong di kawasan perkotaan pada Selasa (22/9/2026). Peninjauan lapangan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi aset yang tidak produktif, sekaligus memetakan potensi pembukaannya kembali sebagai ruang aktivitas ekonomi bagi masyarakat. Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota didampingi oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Gorontalo, Haryono Soeronoto, S.STP., M.Si., serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Gorontalo, Dandy Winardi Datau, S.E. Adhan Dambea menegaskan bahwa keberadaan bangunan atau toko kosong di kawasan strategis tidak semestinya dibiarkan mangkrak. Selama memenuhi ketentuan hukum dan mekanisme yang berlaku, aset-aset tersebut harus didorong agar kembali aktif memberikan manfaat ekonomi. “Bangunan-bangunan yang kosong ini perlu kita lihat dan kita pikirkan bagaimana bisa dimanfaatkan. Jangan sampai ada ruang yang sebenarnya bisa menjadi tempat usaha, tetapi dibiarkan kosong begitu saja,” tegas Adhan, Selasa (22/9/2026). Menurutnya, perhatian terhadap ketersediaan ruang usaha merupakan bagian dari kewajiban pemerintah dalam menciptakan iklim ekonomi yang makin inklusif bagi para pelaku UMKM. Pemerintah daerah tidak hanya bertugas membangun infrastruktur secara fisik, tetapi juga harus peka melihat dinamika riil yang dihadapi masyarakat dalam menjalankan roda usaha. Oleh karena itu, peninjauan langsung dianggap krusial untuk menemukenali potensi serta kendala di lapangan, termasuk memanfaatkan lokasi-lokasi strategis yang belum tergarap optimal. “Pemerintah harus melihat langsung kondisi di lapangan. Kita ingin kota ini hidup, aktivitas ekonominya bergerak, dan masyarakat punya ruang untuk berusaha,” ujanya. Selain menyoroti ketersediaan ruang, Adhan juga menjamin bahwa Kota Gorontalo merupakan daerah yang aman dan kondusif untuk menjalankan aktivitas bisnis. Jaminan keamanan dan kepastian lingkungan merupakan modal utama dalam membangun rasa percaya para investor maupun pelaku usaha lokal. Ia berharap iklim kondusif ini dapat dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat agar para pelaku UMKM memiliki kepastian dalam merintis, mengembangkan, dan mempertahankan usahanya. “Pada prinsipnya, Kota Gorontalo adalah daerah yang aman untuk melakukan aktivitas usaha. Kita ingin masyarakat merasa nyaman menjalankan usahanya dan pelaku usaha dari luar juga melihat Gorontalo sebagai tempat yang baik untuk berinvestasi dan mengembangkan usaha,” jelasnya. Adhan menambahkan, dukungan terhadap UMKM tidak boleh berhenti pada pemberian modal atau bantuan keuangan semata, melainkan harus mencakup penyediaan ruang usaha, jaminan keamanan lingkungan, serta pendampingan pemerintah secara berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Pemkot Gorontalo dalam memastikan setiap jengkal potensi di wilayahnya dapat memberikan nilai tambah ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Yang kita pikirkan adalah bagaimana setiap potensi yang ada bisa memberikan manfaat. Kalau ada bangunan kosong yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan usaha, tentu harus kita lihat peluangnya. Kita ingin UMKM tumbuh dan ekonomi masyarakat terus bergerak,” pungkas Adhan.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="11">Kota Gorontalo &#8211; Komitmen terhadap keberlangsung sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo. Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, memantau langsung sejumlah bangunan dan toko yang saat ini dalam kondisi kosong di kawasan perkotaan pada Selasa (22/9/2026).</p>
<p data-path-to-node="12">Peninjauan lapangan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi aset yang tidak produktif, sekaligus memetakan potensi pembukaannya kembali sebagai ruang aktivitas ekonomi bagi masyarakat.</p>
<p data-path-to-node="13">Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota didampingi oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Gorontalo, Haryono Soeronoto, S.STP., M.Si., serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Gorontalo, Dandy Winardi Datau, S.E.</p>
<p data-path-to-node="14">Adhan Dambea menegaskan bahwa keberadaan bangunan atau toko kosong di kawasan strategis tidak semestinya dibiarkan mangkrak. Selama memenuhi ketentuan hukum dan mekanisme yang berlaku, aset-aset tersebut harus didorong agar kembali aktif memberikan manfaat ekonomi.</p>
<p data-path-to-node="15">“Bangunan-bangunan yang kosong ini perlu kita lihat dan kita pikirkan bagaimana bisa dimanfaatkan. Jangan sampai ada ruang yang sebenarnya bisa menjadi tempat usaha, tetapi dibiarkan kosong begitu saja,” tegas Adhan, Selasa (22/9/2026).</p>
<p data-path-to-node="16">Menurutnya, perhatian terhadap ketersediaan ruang usaha merupakan bagian dari kewajiban pemerintah dalam menciptakan iklim ekonomi yang makin inklusif bagi para pelaku UMKM. Pemerintah daerah tidak hanya bertugas membangun infrastruktur secara fisik, tetapi juga harus peka melihat dinamika riil yang dihadapi masyarakat dalam menjalankan roda usaha.</p>
<p data-path-to-node="17">Oleh karena itu, peninjauan langsung dianggap krusial untuk menemukenali potensi serta kendala di lapangan, termasuk memanfaatkan lokasi-lokasi strategis yang belum tergarap optimal.</p>
<p data-path-to-node="18">“Pemerintah harus melihat langsung kondisi di lapangan. Kita ingin kota ini hidup, aktivitas ekonominya bergerak, dan masyarakat punya ruang untuk berusaha,” ujanya.</p>
<p data-path-to-node="19">Selain menyoroti ketersediaan ruang, Adhan juga menjamin bahwa Kota Gorontalo merupakan daerah yang aman dan kondusif untuk menjalankan aktivitas bisnis. Jaminan keamanan dan kepastian lingkungan merupakan modal utama dalam membangun rasa percaya para investor maupun pelaku usaha lokal.</p>
<p data-path-to-node="20">Ia berharap iklim kondusif ini dapat dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat agar para pelaku UMKM memiliki kepastian dalam merintis, mengembangkan, dan mempertahankan usahanya.</p>
<p data-path-to-node="21">“Pada prinsipnya, Kota Gorontalo adalah daerah yang aman untuk melakukan aktivitas usaha. Kita ingin masyarakat merasa nyaman menjalankan usahanya dan pelaku usaha dari luar juga melihat Gorontalo sebagai tempat yang baik untuk berinvestasi dan mengembangkan usaha,” jelasnya.</p>
<p data-path-to-node="22">Adhan menambahkan, dukungan terhadap UMKM tidak boleh berhenti pada pemberian modal atau bantuan keuangan semata, melainkan harus mencakup penyediaan ruang usaha, jaminan keamanan lingkungan, serta pendampingan pemerintah secara berkelanjutan.</p>
<p data-path-to-node="23">Langkah ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Pemkot Gorontalo dalam memastikan setiap jengkal potensi di wilayahnya dapat memberikan nilai tambah ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p data-path-to-node="24">“Yang kita pikirkan adalah bagaimana setiap potensi yang ada bisa memberikan manfaat. Kalau ada bangunan kosong yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan usaha, tentu harus kita lihat peluangnya. Kita ingin UMKM tumbuh dan ekonomi masyarakat terus bergerak,” pungkas Adhan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/cegah-ruang-mangkrak-wali-kota-gorontalo-dorong-bangunan-kosong-jadi-wadah-umkm/">Cegah Ruang Mangkrak! Wali Kota Gorontalo Dorong Bangunan Kosong Jadi Wadah UMKM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/cegah-ruang-mangkrak-wali-kota-gorontalo-dorong-bangunan-kosong-jadi-wadah-umkm/">Cegah Ruang Mangkrak! Wali Kota Gorontalo Dorong Bangunan Kosong Jadi Wadah UMKM</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/cegah-ruang-mangkrak-wali-kota-gorontalo-dorong-bangunan-kosong-jadi-wadah-umkm/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Plastik Meroket, Puan Dorong UMKM Beralih ke Kemasan Daun</title>
		<link>https://barakati.id/harga-plastik-meroket-puan-dorong-umkm-beralih-ke-kemasan-daun/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=harga-plastik-meroket-puan-dorong-umkm-beralih-ke-kemasan-daun</link>
					<comments>https://barakati.id/harga-plastik-meroket-puan-dorong-umkm-beralih-ke-kemasan-daun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 13:09:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[harga plastik meroket]]></category>
		<category><![CDATA[kearifan lokal nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[kemasan daun]]></category>
		<category><![CDATA[kemasan organik]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian lingkungan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[krisis limbah plastik]]></category>
		<category><![CDATA[pembungkus makanan alami]]></category>
		<category><![CDATA[Puan Maharani]]></category>
		<category><![CDATA[sampah plastik lautan]]></category>
		<category><![CDATA[solusi pedagang kecil]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tujuan Pembangunan Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[UNEP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30116</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/harga-plastik-meroket-puan-dorong-umkm-beralih-ke-kemasan-daun/">Harga Plastik Meroket, Puan Dorong UMKM Beralih ke Kemasan Daun</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/harga-plastik-meroket-puan-dorong-umkm-beralih-ke-kemasan-daun/">Harga Plastik Meroket, Puan Dorong UMKM Beralih ke Kemasan Daun</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Jakarta - Meroketnya harga kemasan plastik hingga menyentuh persentase 30 sampai 80 persen sejak awal tahun 2026 rupanya memukul telak para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kondisi ini paling dirasakan dampaknya oleh pedagang di sektor makanan dan minuman. Merespons jeritan para pedagang, yang juga banyak dilaporkan oleh berbagai media massa tepercaya tentang menipisnya margin keuntungan pengusaha warteg dan pedagang kue, Ketua DPR RI Puan Maharani menawarkan sebuah jalan keluar yang solutif. Menurut Puan, kesulitan ekonomi akibat membengkaknya ongkos produksi ini sejatinya bisa diatasi dengan kembali melirik warisan kearifan lokal Nusantara. Ia mengusulkan agar para pelaku usaha mulai mempertimbangkan penggunaan bahan alami organik sebagai substitusi plastik yang makin menguras kantong. “Harga plastik yang melonjak dan pasokan yang mulai sulit diperoleh menyebabkan pelaku usaha kecil semakin kesulitan dari sisi ekonomi. Di pendahulu kita dulu, penggunaan kemasan dari bahan alami seperti daun menjadi alternatif utama. Pedagang makanan atau pangan bisa kembali memanfaatkan kemasan ramah lingkungan seperti itu,” ujar Puan dalam keterangan tertulisnya. Penggunaan dedaunan, seperti daun pisang maupun daun jati, sebagai wadah makanan sebenarnya sudah mengakar kuat dalam tradisi kuliner tanah air. Tradisi ini masih lestari pada hidangan seperti nasi liwet, gudeg, hingga lemper di berbagai daerah. Pembungkus alami ini tidak sekadar menekan biaya operasional, namun juga diyakini mampu mempertahankan kualitas cita rasa serta memberikan sentuhan aroma khas yang justru meningkatkan daya tarik produk di mata konsumen. Lebih jauh, Ketua DPR ini memandang bahwa transisi menuju kemasan organik membawa nilai tambah yang melampaui sekadar urusan efisiensi dagang. “Kemasan organik yang sarat terhadap kearifan lokal juga merupakan inovasi ekonomi kreatif. Selain mendukung warisan budaya Indonesia, kita juga turut mengkampanyekan gerakan ramah lingkungan,” tuturnya. Gagasan ini juga selaras dengan misi global dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Mengutip pemaparan United Nations Environment Programme (UNEP) yang datanya juga kerap digaungkan oleh berbagai pemerhati lingkungan, ekosistem perairan dunia kini tengah berada dalam fase darurat. Setiap tahunnya, ada sekitar 19 hingga 23 juta ton limbah plastik yang mencekik lautan. Estimasinya, tak kurang dari 2.000 truk sampah plastik mencemari sungai, danau, dan laut setiap harinya. Meski menyadari bahwa merubah pola konsumsi masyarakat dari kepraktisan plastik bukanlah hal yang bisa terjadi secara instan, Puan optimistis langkah kecil bisa menjadi permulaan yang apik. Hal ini bisa dimulai dari mengurangi pemakaian wadah sekali pakai bagi pembeli yang makan di tempat. Namun, ekosistem pendukung tetap mutlak diperlukan. “Pada dasarnya masyarakat akan menyesuaikan kebiasaan yang ada. Apabila sistemnya mendukung, saya yakin bukan tidak mungkin bahan organik bisa menggantikan kemasan plastik sekali pakai,” ungkap Puan. Sebagai penutup, ia mendesak adanya sinergi antar pemangku kebijakan, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup (LH), Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Perdagangan (Kemendag), dan Kementerian Ekonomi Kreatif, guna menjamin ketersediaan bahan baku organik yang terjangkau dan menciptakan regulasi yang suportif. “Pemerintah perlu memfasilitasi kebutuhan pelaku usaha dan konsumen terhadap alternatif kemasan. DPR akan terus melakukan pengawasan sesuai tugas dan kewenangannya,” pungkas Puan.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>Jakarta &#8211; Meroketnya harga kemasan plastik hingga menyentuh persentase 30 sampai 80 persen sejak awal tahun 2026 rupanya memukul telak para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kondisi ini paling dirasakan dampaknya oleh pedagang di sektor makanan dan minuman. Merespons jeritan para pedagang, yang juga banyak dilaporkan oleh berbagai media massa tepercaya tentang menipisnya margin keuntungan pengusaha warteg dan pedagang kue, Ketua DPR RI Puan Maharani menawarkan sebuah jalan keluar yang solutif.</p>
<p>Menurut Puan, kesulitan ekonomi akibat membengkaknya ongkos produksi ini sejatinya bisa diatasi dengan kembali melirik warisan kearifan lokal Nusantara. Ia mengusulkan agar para pelaku usaha mulai mempertimbangkan penggunaan bahan alami organik sebagai substitusi plastik yang makin menguras kantong.</p>
<p>“Harga plastik yang melonjak dan pasokan yang mulai sulit diperoleh menyebabkan pelaku usaha kecil semakin kesulitan dari sisi ekonomi. Di pendahulu kita dulu, penggunaan kemasan dari bahan alami seperti daun menjadi alternatif utama. Pedagang makanan atau pangan bisa kembali memanfaatkan kemasan ramah lingkungan seperti itu,” ujar Puan dalam keterangan tertulisnya.</p>
<p>Penggunaan dedaunan, seperti daun pisang maupun daun jati, sebagai wadah makanan sebenarnya sudah mengakar kuat dalam tradisi kuliner tanah air. Tradisi ini masih lestari pada hidangan seperti nasi liwet, gudeg, hingga lemper di berbagai daerah. Pembungkus alami ini tidak sekadar menekan biaya operasional, namun juga diyakini mampu mempertahankan kualitas cita rasa serta memberikan sentuhan aroma khas yang justru meningkatkan daya tarik produk di mata konsumen.</p>
<p>Lebih jauh, Ketua DPR ini memandang bahwa transisi menuju kemasan organik membawa nilai tambah yang melampaui sekadar urusan efisiensi dagang.</p>
<p>“Kemasan organik yang sarat terhadap kearifan lokal juga merupakan inovasi ekonomi kreatif. Selain mendukung warisan budaya Indonesia, kita juga turut mengkampanyekan gerakan ramah lingkungan,” tuturnya.</p>
<p>Gagasan ini juga selaras dengan misi global dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Mengutip pemaparan United Nations Environment Programme (UNEP) yang datanya juga kerap digaungkan oleh berbagai pemerhati lingkungan, ekosistem perairan dunia kini tengah berada dalam fase darurat. Setiap tahunnya, ada sekitar 19 hingga 23 juta ton limbah plastik yang mencekik lautan. Estimasinya, tak kurang dari 2.000 truk sampah plastik mencemari sungai, danau, dan laut setiap harinya.</p>
<p>Meski menyadari bahwa merubah pola konsumsi masyarakat dari kepraktisan plastik bukanlah hal yang bisa terjadi secara instan, Puan optimistis langkah kecil bisa menjadi permulaan yang apik. Hal ini bisa dimulai dari mengurangi pemakaian wadah sekali pakai bagi pembeli yang makan di tempat. Namun, ekosistem pendukung tetap mutlak diperlukan.</p>
<p>“Pada dasarnya masyarakat akan menyesuaikan kebiasaan yang ada. Apabila sistemnya mendukung, saya yakin bukan tidak mungkin bahan organik bisa menggantikan kemasan plastik sekali pakai,” ungkap Puan.</p>
<p>Sebagai penutup, ia mendesak adanya sinergi antar pemangku kebijakan, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup (LH), Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Perdagangan (Kemendag), dan Kementerian Ekonomi Kreatif, guna menjamin ketersediaan bahan baku organik yang terjangkau dan menciptakan regulasi yang suportif.</p>
<p>“Pemerintah perlu memfasilitasi kebutuhan pelaku usaha dan konsumen terhadap alternatif kemasan. DPR akan terus melakukan pengawasan sesuai tugas dan kewenangannya,” pungkas Puan.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/harga-plastik-meroket-puan-dorong-umkm-beralih-ke-kemasan-daun/">Harga Plastik Meroket, Puan Dorong UMKM Beralih ke Kemasan Daun</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/harga-plastik-meroket-puan-dorong-umkm-beralih-ke-kemasan-daun/">Harga Plastik Meroket, Puan Dorong UMKM Beralih ke Kemasan Daun</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/harga-plastik-meroket-puan-dorong-umkm-beralih-ke-kemasan-daun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Talk Show UMKM Gorontalo Angkat Kreativitas di Era Digital</title>
		<link>https://barakati.id/talk-show-umkm-gorontalo-angkat-kreativitas-di-era-digital/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=talk-show-umkm-gorontalo-angkat-kreativitas-di-era-digital</link>
					<comments>https://barakati.id/talk-show-umkm-gorontalo-angkat-kreativitas-di-era-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 21:37:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Ade Gobel]]></category>
		<category><![CDATA[Asosiasi UMKM Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[daya saing UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[HIPMI Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi bisnis digital]]></category>
		<category><![CDATA[kewirausahaan digital]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa wirausaha]]></category>
		<category><![CDATA[Mohamad Adrian Latief]]></category>
		<category><![CDATA[Mutiara Maliki]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku usaha muda]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Expo ZENFEST]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Vhia Mbuinga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28628</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/talk-show-umkm-gorontalo-angkat-kreativitas-di-era-digital/">Talk Show UMKM Gorontalo Angkat Kreativitas di Era Digital</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/talk-show-umkm-gorontalo-angkat-kreativitas-di-era-digital/">Talk Show UMKM Gorontalo Angkat Kreativitas di Era Digital</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Talk show bertema “UMKM Berbasis Kreativitas untuk Peningkatan Daya Saing di Era Digital” sukses digelar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan UMKM Expo ZENFEST. Acara ini menjadi wadah inspiratif bagi pelaku usaha dan mahasiswa dalam membangun jejaring serta mengembangkan potensi bisnis berbasis inovasi dan teknologi. Kegiatan tersebut menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Ketua Asosiasi UMKM Kota Gorontalo, Mutiara Maliki; Ketua Bidang Investasi dan Kerja Sama Daerah BPC HIPMI, Mohamad Adrian Latief; serta pengusaha muda, Vhia Mbuinga. Diskusi ini dipandu oleh Ade Gobel yang bertindak sebagai host, menghadirkan suasana interaktif dan penuh wawasan. Dalam pemaparannya, Mohamad Adrian Latief menjelaskan bahwa perkembangan UMKM di Provinsi Gorontalo menunjukkan tren peningkatan signifikan, terutama pasca pandemi Covid-19. Menurutnya, generasi muda kini menjadi motor penggerak utama pertumbuhan sektor usaha kecil dan menengah. “Perkembangan UMKM di Gorontalo menunjukkan tren positif. Di tahun 2024 hingga 2025, jumlah pelaku usaha terus meningkat, dan yang menggembirakan, kini banyak digerakkan oleh anak-anak muda,” ungkap Adrian. Sementara itu, Mutiara Maliki menekankan pentingnya adaptasi dalam dunia usaha modern. Ia menilai tren konsumsi masyarakat terus berubah, sehingga pelaku usaha harus tanggap terhadap dinamika pasar. “Kunci sukses seorang pengusaha adalah kemampuan beradaptasi. Lifestyle masyarakat Gorontalo kini condong pada makanan sehat dan kopi. Ini momentum besar bagi mahasiswa untuk memulai bisnis baru karena bisnis sejatinya adalah soal membaca peluang,” jelas Mutiara. Senada dengan hal tersebut, Vhia Mbuinga, pengusaha muda Gorontalo, turut membagikan pengalamannya dalam mempertahankan usaha di tengah tantangan ekonomi. Ia menegaskan bahwa meski pandemi sempat mengguncang ekonomi, minat beli masyarakat tetap terjaga. “Sekarang makin banyak UMKM, terutama dari kalangan mahasiswa. Kita perlu mendukung mereka dengan cara sederhana, yakni membeli dan mempromosikan produk lokal mereka,” tutur Vhia. Melalui talk show ini, para narasumber sepakat bahwa kreativitas dan pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing UMKM. Kegiatan ini diharapkan mendorong lahirnya lebih banyak pelaku usaha muda yang kreatif, inovatif, serta berani beradaptasi dengan tantangan era digital.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">UNG &#8211; Talk show bertema <strong>“UMKM Berbasis Kreativitas untuk Peningkatan Daya Saing di Era Digital”</strong> sukses digelar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan <strong>UMKM Expo ZENFEST</strong>. Acara ini menjadi wadah inspiratif bagi pelaku usaha dan mahasiswa dalam membangun jejaring serta mengembangkan potensi bisnis berbasis inovasi dan teknologi.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kegiatan tersebut menghadirkan tiga narasumber utama, yakni <strong>Ketua Asosiasi UMKM Kota Gorontalo, Mutiara Maliki; Ketua Bidang Investasi dan Kerja Sama Daerah BPC HIPMI, Mohamad Adrian Latief; serta pengusaha muda, Vhia Mbuinga.</strong> Diskusi ini dipandu oleh <strong>Ade Gobel</strong> yang bertindak sebagai host, menghadirkan suasana interaktif dan penuh wawasan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam pemaparannya, <strong>Mohamad Adrian Latief</strong> menjelaskan bahwa perkembangan UMKM di Provinsi Gorontalo menunjukkan tren peningkatan signifikan, terutama pasca pandemi Covid-19. Menurutnya, generasi muda kini menjadi motor penggerak utama pertumbuhan sektor usaha kecil dan menengah.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Perkembangan UMKM di Gorontalo menunjukkan tren positif. Di tahun 2024 hingga 2025, jumlah pelaku usaha terus meningkat, dan yang menggembirakan, kini banyak digerakkan oleh anak-anak muda,” ungkap Adrian.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sementara itu, <strong>Mutiara Maliki</strong> menekankan pentingnya adaptasi dalam dunia usaha modern. Ia menilai tren konsumsi masyarakat terus berubah, sehingga pelaku usaha harus tanggap terhadap dinamika pasar.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kunci sukses seorang pengusaha adalah kemampuan beradaptasi. Lifestyle masyarakat Gorontalo kini condong pada makanan sehat dan kopi. Ini momentum besar bagi mahasiswa untuk memulai bisnis baru karena bisnis sejatinya adalah soal membaca peluang,” jelas Mutiara.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Senada dengan hal tersebut, <strong>Vhia Mbuinga</strong>, pengusaha muda Gorontalo, turut membagikan pengalamannya dalam mempertahankan usaha di tengah tantangan ekonomi. Ia menegaskan bahwa meski pandemi sempat mengguncang ekonomi, minat beli masyarakat tetap terjaga.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Sekarang makin banyak UMKM, terutama dari kalangan mahasiswa. Kita perlu mendukung mereka dengan cara sederhana, yakni membeli dan mempromosikan produk lokal mereka,” tutur Vhia.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Melalui talk show ini, para narasumber sepakat bahwa kreativitas dan pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing UMKM. Kegiatan ini diharapkan mendorong lahirnya lebih banyak pelaku usaha muda yang kreatif, inovatif, serta berani beradaptasi dengan tantangan era digital.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/talk-show-umkm-gorontalo-angkat-kreativitas-di-era-digital/">Talk Show UMKM Gorontalo Angkat Kreativitas di Era Digital</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/talk-show-umkm-gorontalo-angkat-kreativitas-di-era-digital/">Talk Show UMKM Gorontalo Angkat Kreativitas di Era Digital</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/talk-show-umkm-gorontalo-angkat-kreativitas-di-era-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tidak Ada Penutupan! Pelataran Sentral Tetap Buka Pasca Insiden Penikaman</title>
		<link>https://barakati.id/tidak-ada-penutupan-pelataran-sentral-tetap-buka-pasca-insiden-penikaman/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tidak-ada-penutupan-pelataran-sentral-tetap-buka-pasca-insiden-penikaman</link>
					<comments>https://barakati.id/tidak-ada-penutupan-pelataran-sentral-tetap-buka-pasca-insiden-penikaman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 02:14:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[adhan dambea]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[insiden penikaman]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan kota]]></category>
		<category><![CDATA[kejadian kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kerugian UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[klarifikasi pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[konflik pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[kota gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Papip Celebes]]></category>
		<category><![CDATA[pelataran sentral]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Wali kota gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28592</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tidak-ada-penutupan-pelataran-sentral-tetap-buka-pasca-insiden-penikaman/">Tidak Ada Penutupan! Pelataran Sentral Tetap Buka Pasca Insiden Penikaman</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tidak-ada-penutupan-pelataran-sentral-tetap-buka-pasca-insiden-penikaman/">Tidak Ada Penutupan! Pelataran Sentral Tetap Buka Pasca Insiden Penikaman</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb4" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Kota Gorontalo - Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea memastikan Pelataran Sentral tetap beroperasi seperti biasa pascainsiden penikaman yang terjadi pada Ahad (7/12/2025) dini hari. Dalam kunjungannya di lokasi kejadian, Adhan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat dan pelaku UMKM atas insiden tersebut. Ia menegaskan, peristiwa yang terjadi bukan berasal dari masalah di Pelataran Sentral, melainkan murni konflik pribadi antara dua orang. “Masalah ini sudah berlangsung sejak Pilkada setahun lalu. Saat itu Rion menulis di media sosial bahwa Starki hanyalah nama hewan, bahkan dia menyinggung soal utang pribadi saya. Itu yang menjadi sumber persoalan,” jelas Adhan. Menurutnya, kejadian di Pelataran Sentral hanya kebetulan karena kedua pihak bertemu di tempat itu. “Kebetulan Starki dan Rion bertemu di Sentral. Saat Starki menegur Rion, terjadi adu kata yang berujung penyerangan,” ungkapnya. Adhan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Papip Celebes, pihak penyelenggara kegiatan, yang sigap membantu para pelaku UMKM terdampak akibat keributan tersebut. Ia meminta agar setiap pelaku usaha yang merasa mengalami kerugian dapat melapor dengan jujur dan disertai bukti transaksi. “Jangan ditambah-tambah. Kalau menambah itu menjadi dosa. Untuk pesanan yang belum dibayar, harus dilengkapi nota. Saya juga mengingatkan agar teman-teman yang ingin membantu kerugian UMKM memberikan bantuan dalam bentuk barang, bukan uang,” tegas Adhan. Wali Kota dua periode itu turut menyampaikan harapan agar peristiwa serupa tidak kembali terulang di masa mendatang. “Insya Allah, peristiwa seperti tadi malam tidak terjadi lagi ke depan,” ucapnya yang diamini pengunjung Pelataran Sentral. Melalui penegasan ini, pemerintah kota ingin memastikan masyarakat bahwa Pelataran Sentral tetap aman untuk beraktivitas, baik bagi pengunjung maupun pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi kreatif Gorontalo.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kota Gorontalo &#8211; Wali Kota Gorontalo <strong>Adhan Dambea</strong> memastikan <strong>Pelataran Sentral</strong> tetap beroperasi seperti biasa pascainsiden penikaman yang terjadi pada <strong>Ahad (7/12/2025) dini hari</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam kunjungannya di lokasi kejadian, Adhan menyampaikan <strong>permohonan maaf</strong> kepada seluruh masyarakat dan pelaku UMKM atas insiden tersebut. Ia menegaskan, peristiwa yang terjadi bukan berasal dari masalah di Pelataran Sentral, melainkan <strong>murni konflik pribadi antara dua orang</strong>.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Masalah ini sudah berlangsung sejak Pilkada setahun lalu. Saat itu Rion menulis di media sosial bahwa Starki hanyalah nama hewan, bahkan dia menyinggung soal utang pribadi saya. Itu yang menjadi sumber persoalan,” jelas Adhan.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurutnya, kejadian di Pelataran Sentral hanya kebetulan karena kedua pihak bertemu di tempat itu.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kebetulan Starki dan Rion bertemu di Sentral. Saat Starki menegur Rion, terjadi adu kata yang berujung penyerangan,” ungkapnya.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Adhan juga menyampaikan <strong>ucapan terima kasih kepada Papip Celebes</strong>, pihak penyelenggara kegiatan, yang sigap membantu para pelaku <strong>UMKM</strong> terdampak akibat keributan tersebut. Ia meminta agar setiap pelaku usaha yang merasa mengalami kerugian dapat melapor dengan jujur dan disertai bukti transaksi.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Jangan ditambah-tambah. Kalau menambah itu menjadi dosa. Untuk pesanan yang belum dibayar, harus dilengkapi nota. Saya juga mengingatkan agar teman-teman yang ingin membantu kerugian UMKM memberikan bantuan dalam bentuk barang, bukan uang,” tegas Adhan.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Wali Kota dua periode itu turut menyampaikan harapan agar peristiwa serupa <strong>tidak kembali terulang</strong> di masa mendatang.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Insya Allah, peristiwa seperti tadi malam tidak terjadi lagi ke depan,” ucapnya yang diamini pengunjung Pelataran Sentral.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Melalui penegasan ini, pemerintah kota ingin memastikan masyarakat bahwa <strong>Pelataran Sentral tetap aman untuk beraktivitas</strong>, baik bagi pengunjung maupun pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi kreatif Gorontalo.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tidak-ada-penutupan-pelataran-sentral-tetap-buka-pasca-insiden-penikaman/">Tidak Ada Penutupan! Pelataran Sentral Tetap Buka Pasca Insiden Penikaman</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tidak-ada-penutupan-pelataran-sentral-tetap-buka-pasca-insiden-penikaman/">Tidak Ada Penutupan! Pelataran Sentral Tetap Buka Pasca Insiden Penikaman</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tidak-ada-penutupan-pelataran-sentral-tetap-buka-pasca-insiden-penikaman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Sekadar Meriah, Halal Festival 2025 Jadi Berkah Ekonomi UMKM</title>
		<link>https://barakati.id/tak-sekadar-meriah-halal-festival-2025-jadi-berkah-ekonomi-umkm/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tak-sekadar-meriah-halal-festival-2025-jadi-berkah-ekonomi-umkm</link>
					<comments>https://barakati.id/tak-sekadar-meriah-halal-festival-2025-jadi-berkah-ekonomi-umkm/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Sep 2025 13:27:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[acara tahunan]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Tabungan Negara]]></category>
		<category><![CDATA[BTN Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[festival halal]]></category>
		<category><![CDATA[Halal Festival 2025]]></category>
		<category><![CDATA[kegiatan kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Lapangan Taruna Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[pameran UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[pedagang lokal]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[promosi usaha]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Adhan Dambea]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=27857</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tak-sekadar-meriah-halal-festival-2025-jadi-berkah-ekonomi-umkm/">Tak Sekadar Meriah, Halal Festival 2025 Jadi Berkah Ekonomi UMKM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tak-sekadar-meriah-halal-festival-2025-jadi-berkah-ekonomi-umkm/">Tak Sekadar Meriah, Halal Festival 2025 Jadi Berkah Ekonomi UMKM</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb5" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb5.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Kota Gorontalo - Halal Festival 2025 yang digelar Pemerintah Kota Gorontalo bekerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) berlangsung meriah di Lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo. Kegiatan yang diselenggarakan sejak Jumat (26/9/2025) hingga Sabtu (27/9/2025) ini membawa berkah ekonomi bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Fauzia Denny, salah satu pedagang cendera mata, mengaku penjualannya meningkat signifikan selama acara berlangsung. “Alhamdulillah, pendapatan saya bertambah. Hari pertama paling ramai, sementara hari kedua tetap cukup ramai meski penjualan tidak sebanyak hari pembukaan. Mungkin karena banyak pengunjung datang di awal acara,” ujarnya. Menurut Fauzia, selain keuntungan finansial, Halal Festival 2025 juga memberi dampak positif terhadap promosi usahanya di masyarakat. Ia pun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea serta BTN yang telah mendukung penuh kegiatan tersebut. “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Wali Kota Adhan Dambea dan BTN. Berkat kegiatan seperti ini, pendapatan kami bertambah dan usaha kami dikenal lebih luas. Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan setiap tahun,” harapnya. Dalam rangkaian kegiatan Halal Festival 2025, BTN turut memberikan penghargaan kepada pelaku UMKM dengan penjualan tertinggi pada malam pertama. Tiga pelaku usaha yang menerima penghargaan tersebut adalah Semua Suka, Mitas Novie Dessert, dan Alexa Lemonade. Berdasarkan laporan panitia, sebanyak 102 pelaku UMKM lokal turut ambil bagian dalam Halal Festival 2025, yang diharapkan menjadi momentum kebangkitan ekonomi kreatif di Kota Gorontalo.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kota Gorontalo &#8211; Halal Festival 2025 yang digelar Pemerintah Kota Gorontalo bekerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) berlangsung meriah di Lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo. Kegiatan yang diselenggarakan sejak Jumat (26/9/2025) hingga Sabtu (27/9/2025) ini membawa berkah ekonomi bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Fauzia Denny, salah satu pedagang cendera mata, mengaku penjualannya meningkat signifikan selama acara berlangsung.<br />
“Alhamdulillah, pendapatan saya bertambah. Hari pertama paling ramai, sementara hari kedua tetap cukup ramai meski penjualan tidak sebanyak hari pembukaan. Mungkin karena banyak pengunjung datang di awal acara,” ujarnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurut Fauzia, selain keuntungan finansial, Halal Festival 2025 juga memberi dampak positif terhadap promosi usahanya di masyarakat. Ia pun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea serta BTN yang telah mendukung penuh kegiatan tersebut.<br />
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Wali Kota Adhan Dambea dan BTN. Berkat kegiatan seperti ini, pendapatan kami bertambah dan usaha kami dikenal lebih luas. Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan setiap tahun,” harapnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam rangkaian kegiatan Halal Festival 2025, BTN turut memberikan penghargaan kepada pelaku UMKM dengan penjualan tertinggi pada malam pertama. Tiga pelaku usaha yang menerima penghargaan tersebut adalah Semua Suka, Mitas Novie Dessert, dan Alexa Lemonade.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Berdasarkan laporan panitia, sebanyak 102 pelaku UMKM lokal turut ambil bagian dalam Halal Festival 2025, yang diharapkan menjadi momentum kebangkitan ekonomi kreatif di Kota Gorontalo.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tak-sekadar-meriah-halal-festival-2025-jadi-berkah-ekonomi-umkm/">Tak Sekadar Meriah, Halal Festival 2025 Jadi Berkah Ekonomi UMKM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tak-sekadar-meriah-halal-festival-2025-jadi-berkah-ekonomi-umkm/">Tak Sekadar Meriah, Halal Festival 2025 Jadi Berkah Ekonomi UMKM</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tak-sekadar-meriah-halal-festival-2025-jadi-berkah-ekonomi-umkm/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPRD PROVINSI Provinsi Dukung Penuh Pembentukan Kabupaten/Kota Kreatif</title>
		<link>https://barakati.id/dprd-provinsi-provinsi-dukung-penuh-pembentukan-kabupaten-kota-kreatif/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dprd-provinsi-provinsi-dukung-penuh-pembentukan-kabupaten-kota-kreatif</link>
					<comments>https://barakati.id/dprd-provinsi-provinsi-dukung-penuh-pembentukan-kabupaten-kota-kreatif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 May 2023 02:46:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[dprd provinsi gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Pembentukan kabupaten kota]]></category>
		<category><![CDATA[Thomas mopili]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=17645</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/dprd-provinsi-provinsi-dukung-penuh-pembentukan-kabupaten-kota-kreatif/">DPRD PROVINSI Provinsi Dukung Penuh Pembentukan Kabupaten/Kota Kreatif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/dprd-provinsi-provinsi-dukung-penuh-pembentukan-kabupaten-kota-kreatif/">DPRD PROVINSI Provinsi Dukung Penuh Pembentukan Kabupaten/Kota Kreatif</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb6" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb6.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("DEPROV - Deklarasi Pembentukan Kabupaten/Kota Kreatif dan Pengukuhan Komite Ekonomi Kreatif Provinsi Gorontalo mendapatkan dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo. Langkah ini dinilai bisa menumbuhkan geliat dan memajukan ekonomi kreatif. Demikian disampaikan ketua komisi III DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili saat menghadiri Deklarasi Pembentukan Kabupaten/Kota Kreatif dan Pengukuhan Komite Ekonomi Kreatif Provinsi Gorontalo, di Aula Bank Indonesia perwakilan Gorontalo, (10/5/2023). \"Kami dari DPRD Provinsi tentu mendukung dan akan memberikan dukungan baik secara politis maupun anggaran untuk kemajuan pariwisata di provinsi Gorontalo,\" ungkap Thomas. Thomas mengatakan deklarasi pembentukan Kabupaten/kota kreatif menjadi suatu hal yang menggembirakan, dengan harapan hal tersebut menjadi titik awal perkembangan pariwisata yang ada di Kabupaten/kota yang ada provinsi Gorontalo. \"Jadi hari ini Gorontalo bergembira dengan diadakannya deklarasi kabupaten/kota kreatif, mudah-mudahan ini akan menjadi titik mula perkembangan pariwisata yang ada di Kabupaten/kota se provinsi Gorontalo,\" ujar Thomas. Thomas sendiri merasa bangga karena pemerintah pusat dalam hal ini kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan mensuport sejumlah anggaran ke Provinsi Gorontalo. \"ini menjadi satu kebanggaan dan harus di sambut baik oleh seluruh dinas pariwisata Kabupaten/kota dan bupati/wali kota, untuk provinsi tentu kami akan mengawal itu,\" jelas Thomas. Lebih lanjut Thomas menegaskan pihaknya akan terus mengawasi dan mendorong para pelaku usaha kreatif terutama yang bergerak di industri perhotelan agar terus mengikuti perkembangan yang ada di dunia pariwisata untuk para wisatawan baik yang di dalam maupun di luar negeri. \"Kami tentunya akan terus mengawal semua kemajuan dalam dunia perhotelan kami akan coba memetakkan itu mana yang lebih kita dorong habis-habisan,\" Pungkasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>DEPROV &#8211; Deklarasi Pembentukan Kabupaten/Kota Kreatif dan Pengukuhan Komite Ekonomi Kreatif Provinsi Gorontalo mendapatkan dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo. Langkah ini dinilai bisa menumbuhkan geliat dan memajukan ekonomi kreatif.</p>
<p>Demikian disampaikan ketua komisi III DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili saat menghadiri Deklarasi Pembentukan Kabupaten/Kota Kreatif dan Pengukuhan Komite Ekonomi Kreatif Provinsi Gorontalo, di Aula Bank Indonesia perwakilan Gorontalo, (10/5/2023).</p>
<p>&#8220;Kami dari DPRD Provinsi tentu mendukung dan akan memberikan dukungan baik secara politis maupun anggaran untuk kemajuan pariwisata di provinsi Gorontalo,&#8221; ungkap Thomas.</p>
<p>Thomas mengatakan deklarasi pembentukan Kabupaten/kota kreatif menjadi suatu hal yang menggembirakan, dengan harapan hal tersebut menjadi titik awal perkembangan pariwisata yang ada di Kabupaten/kota yang ada provinsi Gorontalo.</p>
<p>&#8220;Jadi hari ini Gorontalo bergembira dengan diadakannya deklarasi kabupaten/kota kreatif, mudah-mudahan ini akan menjadi titik mula perkembangan pariwisata yang ada di Kabupaten/kota se provinsi Gorontalo,&#8221; ujar Thomas.</p>
<p>Thomas sendiri merasa bangga karena pemerintah pusat dalam hal ini kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan mensuport sejumlah anggaran ke Provinsi Gorontalo.</p>
<p>&#8220;ini menjadi satu kebanggaan dan harus di sambut baik oleh seluruh dinas pariwisata Kabupaten/kota dan bupati/wali kota, untuk provinsi tentu kami akan mengawal itu,&#8221; jelas Thomas.</p>
<p>Lebih lanjut Thomas menegaskan pihaknya akan terus mengawasi dan mendorong para pelaku usaha kreatif terutama yang bergerak di industri perhotelan agar terus mengikuti perkembangan yang ada di dunia pariwisata untuk para wisatawan baik yang di dalam maupun di luar negeri.</p>
<p>&#8220;Kami tentunya akan terus mengawal semua kemajuan dalam dunia perhotelan kami akan coba memetakkan itu mana yang lebih kita dorong habis-habisan,&#8221; Pungkasnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/dprd-provinsi-provinsi-dukung-penuh-pembentukan-kabupaten-kota-kreatif/">DPRD PROVINSI Provinsi Dukung Penuh Pembentukan Kabupaten/Kota Kreatif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/dprd-provinsi-provinsi-dukung-penuh-pembentukan-kabupaten-kota-kreatif/">DPRD PROVINSI Provinsi Dukung Penuh Pembentukan Kabupaten/Kota Kreatif</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/dprd-provinsi-provinsi-dukung-penuh-pembentukan-kabupaten-kota-kreatif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Marten Taha Paparkan Potensi Wisata Di hadapan Kemenparekraf</title>
		<link>https://barakati.id/marten-taha-paparkan-potensi-wisata-di-hadapan-kemenparekraf/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=marten-taha-paparkan-potensi-wisata-di-hadapan-kemenparekraf</link>
					<comments>https://barakati.id/marten-taha-paparkan-potensi-wisata-di-hadapan-kemenparekraf/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2021 20:03:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[MARTEN TAHA]]></category>
		<category><![CDATA[potensi wisata]]></category>
		<category><![CDATA[walikota gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=8480</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA GORONTALO &#8211; Potensi wisata di Kota Gorontalo di paparkan Wali Kota Marten Taha di hadapan Mentri Parawisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, ha Ini dilakukan dengan tujuan wisata-wisata yang ada di Kota Gorontalo bisa lebih berkembang, (18/2/2021). Dalam penjelasannya Marten mengungkapkan, strategi pengembangan wisata kota Gorontalo sangat berbeda dengan Kabupaten lainnya. Karena kota tidak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/marten-taha-paparkan-potensi-wisata-di-hadapan-kemenparekraf/">Marten Taha Paparkan Potensi Wisata Di hadapan Kemenparekraf</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/marten-taha-paparkan-potensi-wisata-di-hadapan-kemenparekraf/">Marten Taha Paparkan Potensi Wisata Di hadapan Kemenparekraf</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("KOTA GORONTALO - Potensi wisata di Kota Gorontalo di paparkan Wali Kota Marten Taha di hadapan Mentri Parawisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, ha Ini dilakukan dengan tujuan wisata-wisata yang ada di Kota Gorontalo bisa lebih berkembang, (18/2/2021). Dalam penjelasannya Marten mengungkapkan, strategi pengembangan wisata kota Gorontalo sangat berbeda dengan Kabupaten lainnya. Karena kota tidak punya destinasi alam, maupun tempat-tempat yang bisa dikelola menjadi kawasan parawisata. Tetapi, kata Marten, pihaknya mengembalikan sarana dan prasarana, serta fasilitas kebutuhan para pelancong yang menikmati wisata yang ada di Provinsi Gorontalo. \"Karena setiap orang yang ingin menikmati wisata di pulau slSaronde, pulau Cinta dan lain-lain, yang ada di Provinsi Gorontalo, dan kabupaten lain, pasti pengunjung tidurnya dan makanannya di Kota Gorontalo,\" kata Marten Taha saat memberikan pemaparan. Artinya, jelas Marten, hotel, restoran, dan rumah makan, itu ada di Kota Gorontalo. Menurutnya, itu menjadi strategi pihaknya dalam mengembangkan ekonomi melalui Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM). \"Kota Gorontalo juga mengembangkan pusat atau objek wisata yang merupakan potensi dan kekayaan alam, kota Gorontalo,\" ucapnya \"Misalnya, di Kota Gorontalo ada situasi sejarah yang merupakan cagar budaya nasional yaitu benteng Otanaha yang menjadi ikon kami,\" sambungnya Objek wisata yang dikembangkan itu, kata Marten, mempunyai nilai kesejarahan, nilai estetika, dan wisata alam. \"Karena di benteng Otanaha dapat melihat panorama danau Limboto yang ada Kabupaten Gorontalo. \"Sehingga, benteng Otanaha, dua tahun sudah dikembangkan, dan dibantu oleh Gubernur Gorontalo yang memberikan anggaran,\" ujarnya Wali kota dua periode ini juga menambahkan Gubernur Gorontalo sudah memetakan wilayah tersebut, dan pihaknya sudah menganggarkan dari APBD untuk memperbaiki infrastruktur dan jalan menuju benteng Otanaha. \"Di Otanaha itu, ada tiga benteng, dan itu merupakan cagar budaya nasional,\" jelasnya Marten menambahkan, kota Gorontalo merupakan kota tertua di Pulau Sulawesi, sehingga di Kota Gorontalo, ada kawasan kota tua. Menurutnya, itu menjadi salah satu objek wisata yang sementara dikembangkan. \"Saat ini kita hanya bisa membatasi pembangunan di wilayah tersebut, dan Kota tua itu merupakan salah satu situasi yang tercatat di cagar budaya,\" tuturnya Selain itu, di Kota Gorontalo, juga memiliki pantai indah yang dinamakan tangga duaribu. Menurut Marten, itu merupakan juga salah satu wisata yang sementara di kembangkan pihaknya. \"Semua prosedur penganggaran semua kita sudah siapkan, jika ada anggaran dari pemerintah pusat, kami sudah tinggal laksanakan, karena semua persiapan kita sudah lakukan,\" ucapnya Dengan objek wisata yang dikembangkan itu, Marten yakin Kota Gorontalo tidak akan kalah dengan Kabupaten lain. Apa lagi, Kota Gorontalo merupakan kota salah satu kerjaan zaman dahulu, yang kini menjadi kota tua. \"Semua itu yang kita sementara kembangkan, kita juga sudah membuat peraturan wali kota yang melarang membangun di kawasan Kota tua, kecuali ada izin dari pemerintah daerah,\" Marten.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>KOTA GORONTALO &#8211; Potensi wisata di Kota Gorontalo di paparkan Wali Kota Marten Taha di hadapan Mentri Parawisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, ha Ini dilakukan dengan tujuan wisata-wisata yang ada di Kota Gorontalo bisa lebih berkembang, (18/2/2021).</p>
<p>Dalam penjelasannya Marten mengungkapkan, strategi pengembangan wisata kota Gorontalo sangat berbeda dengan Kabupaten lainnya. Karena kota tidak punya destinasi alam, maupun tempat-tempat yang bisa dikelola menjadi kawasan parawisata.</p>
<p>Tetapi, kata Marten, pihaknya mengembalikan sarana dan prasarana, serta fasilitas kebutuhan para pelancong yang menikmati wisata yang ada di Provinsi Gorontalo.</p>
<p>&#8220;Karena setiap orang yang ingin menikmati wisata di pulau slSaronde, pulau Cinta dan lain-lain, yang ada di Provinsi Gorontalo, dan kabupaten lain, pasti pengunjung tidurnya dan makanannya di Kota Gorontalo,&#8221; kata Marten Taha saat memberikan pemaparan.</p>
<p>Artinya, jelas Marten, hotel, restoran, dan rumah makan, itu ada di Kota Gorontalo. Menurutnya, itu menjadi strategi pihaknya dalam mengembangkan ekonomi melalui Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM).</p>
<p>&#8220;Kota Gorontalo juga mengembangkan pusat atau objek wisata yang merupakan potensi dan kekayaan alam, kota Gorontalo,&#8221; ucapnya</p>
<p>&#8220;Misalnya, di Kota Gorontalo ada situasi sejarah yang merupakan cagar budaya nasional yaitu benteng Otanaha yang menjadi ikon kami,&#8221; sambungnya</p>
<p>Objek wisata yang dikembangkan itu, kata Marten, mempunyai nilai kesejarahan, nilai estetika, dan wisata alam. &#8220;Karena di benteng Otanaha dapat melihat panorama danau Limboto yang ada Kabupaten Gorontalo.</p>
<p>&#8220;Sehingga, benteng Otanaha, dua tahun sudah dikembangkan, dan dibantu oleh Gubernur Gorontalo yang memberikan anggaran,&#8221; ujarnya</p>
<p>Wali kota dua periode ini juga menambahkan Gubernur Gorontalo sudah memetakan wilayah tersebut, dan pihaknya sudah menganggarkan dari APBD untuk memperbaiki infrastruktur dan jalan menuju benteng Otanaha.</p>
<p>&#8220;Di Otanaha itu, ada tiga benteng, dan itu merupakan cagar budaya nasional,&#8221; jelasnya</p>
<p>Marten menambahkan, kota Gorontalo merupakan kota tertua di Pulau Sulawesi, sehingga di Kota Gorontalo, ada kawasan kota tua. Menurutnya, itu menjadi salah satu objek wisata yang sementara dikembangkan.</p>
<p>&#8220;Saat ini kita hanya bisa membatasi pembangunan di wilayah tersebut, dan Kota tua itu merupakan salah satu situasi yang tercatat di cagar budaya,&#8221; tuturnya</p>
<p>Selain itu, di Kota Gorontalo, juga memiliki pantai indah yang dinamakan tangga duaribu. Menurut Marten, itu merupakan juga salah satu wisata yang sementara di kembangkan pihaknya.</p>
<p>&#8220;Semua prosedur penganggaran semua kita sudah siapkan, jika ada anggaran dari pemerintah pusat, kami sudah tinggal laksanakan, karena semua persiapan kita sudah lakukan,&#8221; ucapnya</p>
<p>Dengan objek wisata yang dikembangkan itu, Marten yakin Kota Gorontalo tidak akan kalah dengan Kabupaten lain. Apa lagi, Kota Gorontalo merupakan kota salah satu kerjaan zaman dahulu, yang kini menjadi kota tua.</p>
<p>&#8220;Semua itu yang kita sementara kembangkan, kita juga sudah membuat peraturan wali kota yang melarang membangun di kawasan Kota tua, kecuali ada izin dari pemerintah daerah,&#8221; Marten.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/marten-taha-paparkan-potensi-wisata-di-hadapan-kemenparekraf/">Marten Taha Paparkan Potensi Wisata Di hadapan Kemenparekraf</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/marten-taha-paparkan-potensi-wisata-di-hadapan-kemenparekraf/">Marten Taha Paparkan Potensi Wisata Di hadapan Kemenparekraf</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/marten-taha-paparkan-potensi-wisata-di-hadapan-kemenparekraf/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinas Pariwisata Suport Komite Kreatif Bone Bolango</title>
		<link>https://barakati.id/dinas-pariwisata-suport-komite-kreatif-bone-bolango/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dinas-pariwisata-suport-komite-kreatif-bone-bolango</link>
					<comments>https://barakati.id/dinas-pariwisata-suport-komite-kreatif-bone-bolango/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2020 19:11:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Provinsi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[dinas pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=3229</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo menggelar rapat koordinasi pengembangan ekonomi kreatif (Ekraf) dan sumberdaya manusia pariwisata tahun 2020, Kamis (12/3/2020). Acara yang digelar di Gorontalo Palace Convention Center tersebut dihadiri jajaran pemerintah kab/kota, akademisi, dan sejumlah komunitas. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo Ir. Rifli M. Katili, AP.S.Sos, M.Ec.Dev., sebelumnya dalam sambutannya mensuport terbentuknya komite kreatif Kabupaten [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/dinas-pariwisata-suport-komite-kreatif-bone-bolango/">Dinas Pariwisata Suport Komite Kreatif Bone Bolango</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/dinas-pariwisata-suport-komite-kreatif-bone-bolango/">Dinas Pariwisata Suport Komite Kreatif Bone Bolango</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton2" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo menggelar rapat koordinasi pengembangan ekonomi kreatif (Ekraf) dan sumberdaya manusia pariwisata tahun 2020, Kamis (12/3/2020). Acara yang digelar di Gorontalo Palace Convention Center tersebut dihadiri jajaran pemerintah kab/kota, akademisi, dan sejumlah komunitas. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo Ir. Rifli M. Katili, AP.S.Sos, M.Ec.Dev., sebelumnya dalam sambutannya mensuport terbentuknya komite kreatif Kabupaten Bone Bolango. Ekonomi kreatif menurut dia merupakan kekuatan ekonomi baru bagi daerah. Selain itu, kemajuan suatu daerah menurut Rifli, dilihat dari kemajuan aktifitas ekonominya. \"Ekraf adalah kekuatan ekonomi baru yang meliputi 16 sub sector yang mencakup 223 lapangan usaha, sektor Ekraf meliputi fashion, kuliner, kriya, fotografi, dan musik merupakan skala prioritas,\" kata Rifli M. Katili. Ia berharap, forum tersebut dapat berkelanjutan serta diimplementasi di lapangan. \"Peluang ini harus di ambil dan dapat disampaikan kepada masing masing pimpinan agar ketika ada forum berikutnya bisa ditindaklanjuti,\" katanya. Sementara itu, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif dan SDM Pariwisata Ir. Nurlaela N. Musa, MM., dalam laporannya menyebutkan, rapat koordinasi bertujuan mensinegrikan program kegiatan antara provinsi dan kabupaten/kota di bidang pengembangan pariwisata. Melalui diskusi itu seluruh program-program kepariwisataan maupun pengembangam ekonomi kreatif akan disinkronkan. \"Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini berkisar 75 orang,\" kata Nurlela. Salah satu narasumber perwakilan Bank Indonesia (BI) Akmaludin, saat memaparkan materi menuturkan, dengan adanya pengembangan ekonomi di daerah entah itu melalui UKM, atau level usaha-usaha yang lain, maka visi dan misi pariwisata akan berkembang dengan baik. Seperti di daerah Bali, terdapat beberapa lapangan usaha yang sangat mendukung diantaranya Kuliner dan Fashion. Dan saat ini, dengan adanya Go digital dapat memudahkan para pelaku UKM bisa Go eksplor.", "Indonesian Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo menggelar rapat koordinasi pengembangan ekonomi kreatif (Ekraf) dan sumberdaya manusia pariwisata tahun 2020, Kamis (12/3/2020). Acara yang digelar di Gorontalo Palace Convention Center tersebut dihadiri jajaran pemerintah kab/kota, akademisi, dan sejumlah komunitas.</p>
<p>Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo Ir. Rifli M. Katili, AP.S.Sos, M.Ec.Dev., sebelumnya dalam sambutannya mensuport terbentuknya komite kreatif Kabupaten Bone Bolango. Ekonomi kreatif menurut dia merupakan kekuatan ekonomi baru bagi daerah. Selain itu, kemajuan suatu daerah menurut Rifli, dilihat dari kemajuan aktifitas ekonominya.</p>
<p>&#8220;Ekraf adalah kekuatan ekonomi baru yang meliputi 16 sub sector yang mencakup 223 lapangan usaha, sektor Ekraf meliputi fashion, kuliner, kriya, fotografi, dan musik merupakan skala prioritas,&#8221; kata Rifli M. Katili.</p>
<p>Ia berharap, forum tersebut dapat berkelanjutan serta diimplementasi di lapangan.</p>
<p>&#8220;Peluang ini harus di ambil dan dapat disampaikan kepada masing masing pimpinan agar ketika ada forum berikutnya bisa ditindaklanjuti,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif dan SDM Pariwisata Ir. Nurlaela N. Musa, MM., dalam laporannya menyebutkan, rapat koordinasi bertujuan mensinegrikan program kegiatan antara provinsi dan kabupaten/kota di bidang pengembangan pariwisata. Melalui diskusi itu seluruh program-program kepariwisataan maupun pengembangam ekonomi kreatif akan disinkronkan.</p>
<p>&#8220;Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini berkisar 75 orang,&#8221; kata Nurlela.</p>
<p>Salah satu narasumber perwakilan Bank Indonesia (BI) Akmaludin, saat memaparkan materi menuturkan, dengan adanya pengembangan ekonomi di daerah entah itu melalui UKM, atau level usaha-usaha yang lain, maka visi dan misi pariwisata akan berkembang dengan baik. Seperti di daerah Bali, terdapat beberapa lapangan usaha yang sangat mendukung diantaranya Kuliner dan Fashion. Dan saat ini, dengan adanya Go digital dapat memudahkan para pelaku UKM bisa Go eksplor.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/dinas-pariwisata-suport-komite-kreatif-bone-bolango/">Dinas Pariwisata Suport Komite Kreatif Bone Bolango</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/dinas-pariwisata-suport-komite-kreatif-bone-bolango/">Dinas Pariwisata Suport Komite Kreatif Bone Bolango</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/dinas-pariwisata-suport-komite-kreatif-bone-bolango/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
