<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Fakultas Ilmu Sosial Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/fakultas-ilmu-sosial/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/fakultas-ilmu-sosial/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Feb 2026 20:56:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Fakultas Ilmu Sosial Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/fakultas-ilmu-sosial/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gaya Global, Tas Lokal! Skripsi Ungkap Tren Tas Kecil di Kalangan Mahasiswa Sosiologi</title>
		<link>https://barakati.id/gaya-global-tas-lokal-skripsi-ungkap-tren-tas-kecil-di-kalangan-mahasiswa-sosiologi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gaya-global-tas-lokal-skripsi-ungkap-tren-tas-kecil-di-kalangan-mahasiswa-sosiologi</link>
					<comments>https://barakati.id/gaya-global-tas-lokal-skripsi-ungkap-tren-tas-kecil-di-kalangan-mahasiswa-sosiologi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2026 14:52:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya populer kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Ilmu Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya hidup mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Globalisasi dan budaya digital]]></category>
		<category><![CDATA[identitas visual]]></category>
		<category><![CDATA[Jurusan Sosiologi]]></category>
		<category><![CDATA[Kebutuhan akademik]]></category>
		<category><![CDATA[Konsumsi simbolik]]></category>
		<category><![CDATA[Media sosial dan estetika]]></category>
		<category><![CDATA[Melsandra Miradj]]></category>
		<category><![CDATA[Sosiologi budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Tas kecil mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Tren fashion kampus]]></category>
		<category><![CDATA[ung]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29518</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gaya-global-tas-lokal-skripsi-ungkap-tren-tas-kecil-di-kalangan-mahasiswa-sosiologi/">Gaya Global, Tas Lokal! Skripsi Ungkap Tren Tas Kecil di Kalangan Mahasiswa Sosiologi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gaya-global-tas-lokal-skripsi-ungkap-tren-tas-kecil-di-kalangan-mahasiswa-sosiologi/">Gaya Global, Tas Lokal! Skripsi Ungkap Tren Tas Kecil di Kalangan Mahasiswa Sosiologi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Sebuah skripsi mahasiswa Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menyoroti fenomena yang tampak sederhana, namun sarat makna: penggunaan tas kecil di kalangan mahasiswa. Di balik pilihan aksesori yang ringkas itu, tersimpan perubahan cara pandang mengenai apa yang dimaknai sebagai “kebutuhan akademik” di lingkungan kampus. Penelitian berjudul “Tren Global dan Standar Estetika Penggunaan Tas Kecil dalam Redefinisi Kebutuhan Akademik di Kalangan Mahasiswa Sosiologi Universitas Negeri Gorontalo” yang disusun oleh Melsandra Miradj ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi terhadap delapan mahasiswa aktif Jurusan Sosiologi, sehingga peneliti dapat menggali makna di balik pilihan gaya yang sekilas tampak kasual tersebut.ejournal. Secara fungsional, tas lazim dipahami sebagai alat untuk membawa perlengkapan kuliah. Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa tas kecil kini tidak lagi dimaknai semata-mata sebagai media penyimpanan buku dan alat tulis. Tas kecil telah mengalami transformasi makna menjadi simbol gaya hidup yang dipengaruhi tren global, standar estetika, dan budaya visual di kalangan mahasiswa.ejournal. Mahasiswa memilih tas kecil karena dinilai lebih praktis, ringan, dan nyaman digunakan dalam aktivitas sehari-hari di kampus. Di era digital, ketika banyak materi kuliah tersimpan dalam gawai, kebutuhan membawa buku tebal semakin berkurang sehingga tas berukuran kecil dianggap cukup untuk memuat barang esensial seperti buku tipis, alat tulis, dompet, dan telepon pintar.ejournal. Namun, alasan praktis bukan satu-satunya pertimbangan. Penelitian ini menemukan bahwa tas kecil juga mencerminkan kesadaran estetika dan menjadi bagian dari identitas visual mahasiswa—cara mereka menampilkan diri di ruang kelas, lingkungan kampus, maupun di media sosial. Tas kecil dipilih karena dianggap modis, sederhana, dan sejalan dengan tren gaya busana kasual yang banyak beredar di platform digital. Temuan penting lain dari penelitian ini adalah adanya redefinisi kebutuhan akademik. Kesiapan mengikuti perkuliahan tidak lagi diukur dari banyaknya perlengkapan fisik yang dibawa, melainkan dari kemampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan akademik yang kian dipengaruhi simbol, citra, dan ekspresi diri. Dalam konteks ini, konsumsi mahasiswa tidak hanya bersifat fungsional, tetapi juga simbolik. Pilihan menggunakan tas kecil dapat dibaca sebagai bentuk adaptasi terhadap budaya populer kampus yang menekankan kesederhanaan gaya dan tampilan visual yang dianggap “bersih”, modern, dan estetik. Mahasiswa tidak sekadar membawa barang, tetapi juga membawa pesan sosial tentang siapa diri mereka dan bagaimana ingin dilihat di lingkungan pergaulan akademik. Kajian ini memperlihatkan bahwa tren fashion global dan budaya populer memainkan peran penting dalam membentuk pola konsumsi mahasiswa. Kampus tidak terlepas dari arus globalisasi dan budaya digital yang menghadirkan standar estetika baru, di antaranya melalui media sosial dan representasi visual keseharian.journal. Melalui penelitian ini, perubahan kecil dalam keseharian—seperti memilih tas kecil—terbukti dapat merefleksikan dinamika sosial yang lebih luas. Skripsi ini memberikan kontribusi pada kajian sosiologi budaya, khususnya terkait konsumsi simbolik, pembentukan identitas, dan relasi antara gaya hidup dengan kehidupan akademik mahasiswa.etd.repository. Pada akhirnya, tas kecil bukan sekadar pilihan praktis. Ia adalah cerminan bagaimana generasi muda memaknai kehidupan akademik di era global—sebuah perpaduan antara fungsi, gaya, dan identitas yang saling berkaitan.ejournal. Penelitian ini dipublikasikan dan dapat diakses melalui laman e-skripsi Universitas Negeri Gorontalo.ung​", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">UNG &#8211; Sebuah skripsi mahasiswa Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menyoroti fenomena yang tampak sederhana, namun sarat makna: penggunaan tas kecil di kalangan mahasiswa. Di balik pilihan aksesori yang ringkas itu, tersimpan perubahan cara pandang mengenai apa yang dimaknai sebagai “kebutuhan akademik” di lingkungan kampus.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Penelitian berjudul <strong>“Tren Global dan Standar Estetika Penggunaan Tas Kecil dalam Redefinisi Kebutuhan Akademik di Kalangan Mahasiswa Sosiologi Universitas Negeri Gorontalo”</strong> yang disusun oleh <strong>Melsandra Miradj</strong> ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi terhadap delapan mahasiswa aktif Jurusan Sosiologi, sehingga peneliti dapat menggali makna di balik pilihan gaya yang sekilas tampak kasual tersebut.<span class="group/trigger inline-flex min-w-0" data-state="closed"><span class="citation inline-flex min-w-0"><span class="relative -mt-px max-w-full min-w-0 whitespace-nowrap -top-px font-sans text-base text-foreground select-none selection:bg-super/50 selection:text-foreground dark:selection:bg-super/10 dark:selection:text-super bg-transparent"><span class="text-3xs rounded-badge group min-w-4 max-w-full cursor-pointer text-center align-middle font-mono tabular-nums font-normal transition-colors duration-150 inline-flex items-center py-[0.1875rem] leading-snug px-[0.3rem] [@media(hover:hover)]:hover:bg-subtler group-data-[state=open]/trigger:bg-subtler border-subtlest ring-subtlest divide-subtlest bg-subtle"><span class="inline-block relative !mt-0 ![vertical-align:unset] max-w-[25ch] overflow-hidden">ejournal.</span></span></span></span></span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Secara fungsional, tas lazim dipahami sebagai alat untuk membawa perlengkapan kuliah. Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa tas kecil kini tidak lagi dimaknai semata-mata sebagai media penyimpanan buku dan alat tulis. Tas kecil telah mengalami transformasi makna menjadi simbol gaya hidup yang dipengaruhi tren global, standar estetika, dan budaya visual di kalangan mahasiswa.<span class="group/trigger inline-flex min-w-0" data-state="closed"><span class="citation inline-flex min-w-0"><span class="relative -mt-px max-w-full min-w-0 whitespace-nowrap -top-px font-sans text-base text-foreground select-none selection:bg-super/50 selection:text-foreground dark:selection:bg-super/10 dark:selection:text-super bg-transparent"><span class="text-3xs rounded-badge group min-w-4 max-w-full cursor-pointer text-center align-middle font-mono tabular-nums font-normal transition-colors duration-150 inline-flex items-center py-[0.1875rem] leading-snug px-[0.3rem] [@media(hover:hover)]:hover:bg-subtler group-data-[state=open]/trigger:bg-subtler border-subtlest ring-subtlest divide-subtlest bg-subtle"><span class="inline-block relative !mt-0 ![vertical-align:unset] max-w-[25ch] overflow-hidden">ejournal.</span></span></span></span></span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Mahasiswa memilih tas kecil karena dinilai lebih praktis, ringan, dan nyaman digunakan dalam aktivitas sehari-hari di kampus. Di era digital, ketika banyak materi kuliah tersimpan dalam gawai, kebutuhan membawa buku tebal semakin berkurang sehingga tas berukuran kecil dianggap cukup untuk memuat barang esensial seperti buku tipis, alat tulis, dompet, dan telepon pintar.<span class="group/trigger inline-flex min-w-0" data-state="closed"><span class="citation inline-flex min-w-0"><span class="relative -mt-px max-w-full min-w-0 whitespace-nowrap -top-px font-sans text-base text-foreground select-none selection:bg-super/50 selection:text-foreground dark:selection:bg-super/10 dark:selection:text-super bg-transparent"><span class="text-3xs rounded-badge group min-w-4 max-w-full cursor-pointer text-center align-middle font-mono tabular-nums font-normal transition-colors duration-150 inline-flex items-center py-[0.1875rem] leading-snug px-[0.3rem] [@media(hover:hover)]:hover:bg-subtler group-data-[state=open]/trigger:bg-subtler border-subtlest ring-subtlest divide-subtlest bg-subtle"><span class="inline-block relative !mt-0 ![vertical-align:unset] max-w-[25ch] overflow-hidden">ejournal.</span></span></span></span></span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Namun, alasan praktis bukan satu-satunya pertimbangan. Penelitian ini menemukan bahwa tas kecil juga mencerminkan kesadaran estetika dan menjadi bagian dari identitas visual mahasiswa—cara mereka menampilkan diri di ruang kelas, lingkungan kampus, maupun di media sosial. Tas kecil dipilih karena dianggap modis, sederhana, dan sejalan dengan tren gaya busana kasual yang banyak beredar di platform digital.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Temuan penting lain dari penelitian ini adalah adanya <strong>redefinisi kebutuhan akademik</strong>. Kesiapan mengikuti perkuliahan tidak lagi diukur dari banyaknya perlengkapan fisik yang dibawa, melainkan dari kemampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan akademik yang kian dipengaruhi simbol, citra, dan ekspresi diri. Dalam konteks ini, konsumsi mahasiswa tidak hanya bersifat fungsional, tetapi juga simbolik.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pilihan menggunakan tas kecil dapat dibaca sebagai bentuk adaptasi terhadap budaya populer kampus yang menekankan kesederhanaan gaya dan tampilan visual yang dianggap “bersih”, modern, dan estetik. Mahasiswa tidak sekadar membawa barang, tetapi juga membawa pesan sosial tentang siapa diri mereka dan bagaimana ingin dilihat di lingkungan pergaulan akademik.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kajian ini memperlihatkan bahwa tren fashion global dan budaya populer memainkan peran penting dalam membentuk pola konsumsi mahasiswa. Kampus tidak terlepas dari arus globalisasi dan budaya digital yang menghadirkan standar estetika baru, di antaranya melalui media sosial dan representasi visual keseharian.<span class="group/trigger inline-flex min-w-0" data-state="closed"><span class="citation inline-flex min-w-0"><span class="relative -mt-px max-w-full min-w-0 whitespace-nowrap -top-px font-sans text-base text-foreground select-none selection:bg-super/50 selection:text-foreground dark:selection:bg-super/10 dark:selection:text-super bg-transparent"><span class="text-3xs rounded-badge group min-w-4 max-w-full cursor-pointer text-center align-middle font-mono tabular-nums font-normal transition-colors duration-150 inline-flex items-center py-[0.1875rem] leading-snug px-[0.3rem] [@media(hover:hover)]:hover:bg-subtler group-data-[state=open]/trigger:bg-subtler border-subtlest ring-subtlest divide-subtlest bg-subtle"><span class="inline-block relative !mt-0 ![vertical-align:unset] max-w-[25ch] overflow-hidden">journal.</span></span></span></span></span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Melalui penelitian ini, perubahan kecil dalam keseharian—seperti memilih tas kecil—terbukti dapat merefleksikan dinamika sosial yang lebih luas. Skripsi ini memberikan kontribusi pada kajian sosiologi budaya, khususnya terkait konsumsi simbolik, pembentukan identitas, dan relasi antara gaya hidup dengan kehidupan akademik mahasiswa.<span class="group/trigger inline-flex min-w-0" data-state="closed"><span class="citation inline-flex min-w-0"><span class="relative -mt-px max-w-full min-w-0 whitespace-nowrap -top-px font-sans text-base text-foreground select-none selection:bg-super/50 selection:text-foreground dark:selection:bg-super/10 dark:selection:text-super bg-transparent"><span class="text-3xs rounded-badge group min-w-4 max-w-full cursor-pointer text-center align-middle font-mono tabular-nums font-normal transition-colors duration-150 inline-flex items-center py-[0.1875rem] leading-snug px-[0.3rem] [@media(hover:hover)]:hover:bg-subtler group-data-[state=open]/trigger:bg-subtler border-subtlest ring-subtlest divide-subtlest bg-subtle"><span class="inline-block relative !mt-0 ![vertical-align:unset] max-w-[25ch] overflow-hidden">etd.repository.</span></span></span></span></span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pada akhirnya, tas kecil bukan sekadar pilihan praktis. Ia adalah cerminan bagaimana generasi muda memaknai kehidupan akademik di era global—sebuah perpaduan antara fungsi, gaya, dan identitas yang saling berkaitan.<span class="group/trigger inline-flex min-w-0" data-state="closed"><span class="citation inline-flex min-w-0"><span class="relative -mt-px max-w-full min-w-0 whitespace-nowrap -top-px font-sans text-base text-foreground select-none selection:bg-super/50 selection:text-foreground dark:selection:bg-super/10 dark:selection:text-super bg-transparent"><span class="text-3xs rounded-badge group min-w-4 max-w-full cursor-pointer text-center align-middle font-mono tabular-nums font-normal transition-colors duration-150 inline-flex items-center py-[0.1875rem] leading-snug px-[0.3rem] [@media(hover:hover)]:hover:bg-subtler group-data-[state=open]/trigger:bg-subtler border-subtlest ring-subtlest divide-subtlest bg-subtle"><span class="inline-block relative !mt-0 ![vertical-align:unset] max-w-[25ch] overflow-hidden">ejournal.</span></span></span></span></span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Penelitian ini dipublikasikan dan dapat diakses melalui laman e-skripsi Universitas Negeri Gorontalo.<span class="inline-flex" aria-label="Tas Kecil, Identitas Besar: Saat Gaya Hidup" data-state="closed"><span class="citation inline" data-pplx-citation="" data-pplx-citation-url="https://ung.ac.id/home/devberita/tas-kecil-identitas-besar-saat-gaya-hidup-membajak-kebutuhan-akademik-mahasiswa"><a class="inline-flex max-w-full min-w-0" href="https://ung.ac.id/home/devberita/tas-kecil-identitas-besar-saat-gaya-hidup-membajak-kebutuhan-akademik-mahasiswa" target="_blank" rel="noopener"><span class="relative -mt-px max-w-full min-w-0 whitespace-nowrap -top-px font-sans text-base text-foreground select-none selection:bg-super/50 selection:text-foreground dark:selection:bg-super/10 dark:selection:text-super bg-transparent"><span class="text-3xs rounded-badge group min-w-4 max-w-full cursor-pointer text-center align-middle font-mono tabular-nums font-normal transition-colors duration-150 inline-flex items-center py-[0.1875rem] leading-snug px-[0.3rem] [@media(hover:hover)]:hover:bg-subtler group-data-[state=open]/trigger:bg-subtler border-subtlest ring-subtlest divide-subtlest bg-subtle"><span class="inline-block relative !mt-0 ![vertical-align:unset] max-w-[25ch] overflow-hidden">ung</span></span></span></a></span>​</span>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gaya-global-tas-lokal-skripsi-ungkap-tren-tas-kecil-di-kalangan-mahasiswa-sosiologi/">Gaya Global, Tas Lokal! Skripsi Ungkap Tren Tas Kecil di Kalangan Mahasiswa Sosiologi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gaya-global-tas-lokal-skripsi-ungkap-tren-tas-kecil-di-kalangan-mahasiswa-sosiologi/">Gaya Global, Tas Lokal! Skripsi Ungkap Tren Tas Kecil di Kalangan Mahasiswa Sosiologi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/gaya-global-tas-lokal-skripsi-ungkap-tren-tas-kecil-di-kalangan-mahasiswa-sosiologi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berkolaborasi untuk Unggul! FIS UNG Pacu Kinerja lewat Optimalisasi IKU</title>
		<link>https://barakati.id/berkolaborasi-untuk-unggul-fis-ung-pacu-kinerja-lewat-optimalisasi-iku/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=berkolaborasi-untuk-unggul-fis-ung-pacu-kinerja-lewat-optimalisasi-iku</link>
					<comments>https://barakati.id/berkolaborasi-untuk-unggul-fis-ung-pacu-kinerja-lewat-optimalisasi-iku/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 01:52:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Akreditasi]]></category>
		<category><![CDATA[Akreditasi Perguruan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Daya Saing Lulusan]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi akademik]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Ilmu Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[FIS UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Iku]]></category>
		<category><![CDATA[Indikator Kinerja Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Jurusan Ilmu Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi akademik]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan kinerja]]></category>
		<category><![CDATA[Reputasi Fakultas]]></category>
		<category><![CDATA[Tata Kelola Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29269</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/berkolaborasi-untuk-unggul-fis-ung-pacu-kinerja-lewat-optimalisasi-iku/">Berkolaborasi untuk Unggul! FIS UNG Pacu Kinerja lewat Optimalisasi IKU</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/berkolaborasi-untuk-unggul-fis-ung-pacu-kinerja-lewat-optimalisasi-iku/">Berkolaborasi untuk Unggul! FIS UNG Pacu Kinerja lewat Optimalisasi IKU</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memperkuat strategi peningkatan kinerja institusi melalui evaluasi capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) serta percepatan peningkatan akreditasi Jurusan Ilmu Komunikasi. Dekan FIS, Dr. Zuchri Abdursamad, menegaskan bahwa pencapaian IKU merupakan tanggung jawab kolektif seluruh unit kerja di lingkungan fakultas. Menurutnya, keberhasilan pemenuhan indikator kinerja hanya dapat dicapai melalui kerja sama tim yang solid dan koordinasi yang terarah. “Capaian IKU tidak bisa dikerjakan secara individual. Diperlukan kolaborasi seluruh unit kerja agar capaian indikator dapat terlaksana optimal. Saat ini, berbagai proyek strategis telah dijalankan, termasuk pendampingan dari tim IKU universitas untuk membantu pengelolaan dan penginputan data,” ujarnya. Dalam proses evaluasi kinerja, FIS juga melakukan penataan ulang sistem koordinasi internal guna mengatasi berbagai kendala teknis, khususnya dalam pengelolaan data IKU. Penguatan dukungan pimpinan fakultas terhadap tim pengelola dashboard menjadi bagian dari upaya memastikan data kinerja terdokumentasi dengan lebih akurat, terukur, dan berkelanjutan. Selain memperkuat capaian IKU, FIS memberikan perhatian serius terhadap peningkatan akreditasi Jurusan Ilmu Komunikasi. Sejumlah peluang strategis telah diidentifikasi untuk mendorong pencapaian akreditasi yang lebih baik melalui pemenuhan kriteria pelampauan yang ditetapkan oleh lembaga akreditasi. Dr. Zuchri menegaskan, peningkatan akreditasi membutuhkan dukungan nyata seluruh sivitas akademika, terutama dalam penyediaan serta distribusi data dan informasi yang relevan dengan kinerja akademik jurusan. “Ketika Jurusan Ilmu Komunikasi membutuhkan data dan informasi pendukung, saya berharap semua sivitas akademika dapat berkontribusi aktif. Ini merupakan tanggung jawab bersama dalam meningkatkan mutu akademik fakultas,” tambahnya. Langkah penguatan tata kelola kinerja dan strategi peningkatan akreditasi ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan, memperkuat daya saing lulusan, serta mengangkat reputasi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo di kancah nasional.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">UNG &#8211; Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memperkuat strategi peningkatan kinerja institusi melalui evaluasi capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) serta percepatan peningkatan akreditasi Jurusan Ilmu Komunikasi.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dekan FIS, <strong>Dr. Zuchri Abdursamad</strong>, menegaskan bahwa pencapaian IKU merupakan tanggung jawab kolektif seluruh unit kerja di lingkungan fakultas. Menurutnya, keberhasilan pemenuhan indikator kinerja hanya dapat dicapai melalui kerja sama tim yang solid dan koordinasi yang terarah.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Capaian IKU tidak bisa dikerjakan secara individual. Diperlukan kolaborasi seluruh unit kerja agar capaian indikator dapat terlaksana optimal. Saat ini, berbagai proyek strategis telah dijalankan, termasuk pendampingan dari tim IKU universitas untuk membantu pengelolaan dan penginputan data,” ujarnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam proses evaluasi kinerja, FIS juga melakukan penataan ulang sistem koordinasi internal guna mengatasi berbagai kendala teknis, khususnya dalam pengelolaan data IKU. Penguatan dukungan pimpinan fakultas terhadap tim pengelola dashboard menjadi bagian dari upaya memastikan data kinerja terdokumentasi dengan lebih akurat, terukur, dan berkelanjutan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Selain memperkuat capaian IKU, FIS memberikan perhatian serius terhadap peningkatan akreditasi Jurusan Ilmu Komunikasi. Sejumlah peluang strategis telah diidentifikasi untuk mendorong pencapaian akreditasi yang lebih baik melalui pemenuhan kriteria pelampauan yang ditetapkan oleh lembaga akreditasi.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dr. Zuchri menegaskan, peningkatan akreditasi membutuhkan dukungan nyata seluruh sivitas akademika, terutama dalam penyediaan serta distribusi data dan informasi yang relevan dengan kinerja akademik jurusan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Ketika Jurusan Ilmu Komunikasi membutuhkan data dan informasi pendukung, saya berharap semua sivitas akademika dapat berkontribusi aktif. Ini merupakan tanggung jawab bersama dalam meningkatkan mutu akademik fakultas,” tambahnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Langkah penguatan tata kelola kinerja dan strategi peningkatan akreditasi ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan, memperkuat daya saing lulusan, serta mengangkat reputasi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo di kancah nasional.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/berkolaborasi-untuk-unggul-fis-ung-pacu-kinerja-lewat-optimalisasi-iku/">Berkolaborasi untuk Unggul! FIS UNG Pacu Kinerja lewat Optimalisasi IKU</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/berkolaborasi-untuk-unggul-fis-ung-pacu-kinerja-lewat-optimalisasi-iku/">Berkolaborasi untuk Unggul! FIS UNG Pacu Kinerja lewat Optimalisasi IKU</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/berkolaborasi-untuk-unggul-fis-ung-pacu-kinerja-lewat-optimalisasi-iku/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rapat Senat FIS UNG 2026: Fokus pada Riset, Pembelajaran, dan Kolaborasi</title>
		<link>https://barakati.id/rapat-senat-fis-ung-2026-fokus-pada-riset-pembelajaran-dan-kolaborasi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=rapat-senat-fis-ung-2026-fokus-pada-riset-pembelajaran-dan-kolaborasi</link>
					<comments>https://barakati.id/rapat-senat-fis-ung-2026-fokus-pada-riset-pembelajaran-dan-kolaborasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 08:09:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi capaian 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Ilmu Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[FIS UNG]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[kerjasama strategis]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi akademik]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan fakultas]]></category>
		<category><![CDATA[penguatan riset]]></category>
		<category><![CDATA[perguruan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[program kerja 2026]]></category>
		<category><![CDATA[rapat senat]]></category>
		<category><![CDATA[riset berbasis komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29060</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/rapat-senat-fis-ung-2026-fokus-pada-riset-pembelajaran-dan-kolaborasi/">Rapat Senat FIS UNG 2026: Fokus pada Riset, Pembelajaran, dan Kolaborasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/rapat-senat-fis-ung-2026-fokus-pada-riset-pembelajaran-dan-kolaborasi/">Rapat Senat FIS UNG 2026: Fokus pada Riset, Pembelajaran, dan Kolaborasi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar rapat senat tahunan sekaligus menyusun rencana program kerja tahun 2026 di Aula FIS pada Selasa, 13 Januari 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dekan FIS UNG, Dr. Drs. Zuchri Abdussamad, S.I.K., M.Si., dan menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian tahun 2025 serta merumuskan strategi pengembangan ke depan. Rapat senat kali ini berfokus pada evaluasi program-program unggulan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan sepanjang 2025. Dalam kesempatan itu, para peserta diberikan ruang untuk menyampaikan masukan dan rekomendasi konstruktif guna memperkuat kinerja fakultas serta meningkatkan akuntabilitas institusi di masa mendatang. Agenda utama rapat ialah penyusunan dan pembahasan rencana program tahun 2026. Berbagai rancangan program yang disusun diharapkan dapat menjawab tantangan baru sekaligus mendukung visi FIS UNG dalam memperkuat peran ilmu sosial di tingkat nasional dan internasional. Beberapa program prioritas yang menjadi fokus pembahasan antara lain peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan riset berbasis komunitas, serta perluasan kerja sama strategis dengan mitra akademik dan lembaga pemerintah maupun nonpemerintah. Dalam sambutannya, Dr. Zuchri Abdussamad menegaskan pentingnya kolaborasi lintas unsur civitas akademika dalam mencapai visi dan misi fakultas. “Tahun 2026 adalah tahun yang penuh tantangan sekaligus peluang. Mari kita tingkatkan sinergi dan optimalkan potensi yang ada untuk mencapai tujuan bersama,” ujar Dekan FIS UNG. Suasana rapat berlangsung dinamis dengan diskusi terbuka serta sesi tanya jawab yang konstruktif. Para anggota senat aktif menyampaikan masukan untuk penyempurnaan program kerja yang telah dirancang. Di penghujung kegiatan, seluruh peserta menyatakan komitmennya untuk mendukung implementasi program-program tersebut sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pelayanan publik di lingkungan FIS UNG. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan FIS UNG dalam menjaga kualitas akademik dan memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">UNG &#8211; Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar rapat senat tahunan sekaligus menyusun rencana program kerja tahun 2026 di Aula FIS pada Selasa, 13 Januari 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dekan FIS UNG, <strong>Dr. Drs. Zuchri Abdussamad, S.I.K., M.Si.</strong>, dan menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian tahun 2025 serta merumuskan strategi pengembangan ke depan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Rapat senat kali ini berfokus pada evaluasi program-program unggulan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan sepanjang 2025. Dalam kesempatan itu, para peserta diberikan ruang untuk menyampaikan masukan dan rekomendasi konstruktif guna memperkuat kinerja fakultas serta meningkatkan akuntabilitas institusi di masa mendatang.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Agenda utama rapat ialah <strong>penyusunan dan pembahasan rencana program tahun 2026</strong>. Berbagai rancangan program yang disusun diharapkan dapat menjawab tantangan baru sekaligus mendukung visi FIS UNG dalam memperkuat peran ilmu sosial di tingkat nasional dan internasional. Beberapa program prioritas yang menjadi fokus pembahasan antara lain peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan riset berbasis komunitas, serta perluasan kerja sama strategis dengan mitra akademik dan lembaga pemerintah maupun nonpemerintah.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam sambutannya, <strong>Dr. Zuchri Abdussamad</strong> menegaskan pentingnya kolaborasi lintas unsur civitas akademika dalam mencapai visi dan misi fakultas.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><em>“Tahun 2026 adalah tahun yang penuh tantangan sekaligus peluang. Mari kita tingkatkan sinergi dan optimalkan potensi yang ada untuk mencapai tujuan bersama,” ujar Dekan FIS UNG.</em></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Suasana rapat berlangsung dinamis dengan diskusi terbuka serta sesi tanya jawab yang konstruktif. Para anggota senat aktif menyampaikan masukan untuk penyempurnaan program kerja yang telah dirancang. Di penghujung kegiatan, seluruh peserta menyatakan komitmennya untuk mendukung implementasi program-program tersebut sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pelayanan publik di lingkungan FIS UNG.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan FIS UNG dalam menjaga kualitas akademik dan memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/rapat-senat-fis-ung-2026-fokus-pada-riset-pembelajaran-dan-kolaborasi/">Rapat Senat FIS UNG 2026: Fokus pada Riset, Pembelajaran, dan Kolaborasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/rapat-senat-fis-ung-2026-fokus-pada-riset-pembelajaran-dan-kolaborasi/">Rapat Senat FIS UNG 2026: Fokus pada Riset, Pembelajaran, dan Kolaborasi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/rapat-senat-fis-ung-2026-fokus-pada-riset-pembelajaran-dan-kolaborasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
