<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Fakultas kedokteran ung Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/fakultas-kedokteran-ung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/fakultas-kedokteran-ung/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Mar 2026 20:06:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Fakultas kedokteran ung Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/fakultas-kedokteran-ung/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cetak Sejarah Baru! Dua Prodi Kedokteran FK UNG Raih Akreditasi Unggul</title>
		<link>https://barakati.id/cetak-sejarah-baru-dua-prodi-kedokteran-fk-ung-raih-akreditasi-unggul/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=cetak-sejarah-baru-dua-prodi-kedokteran-fk-ung-raih-akreditasi-unggul</link>
					<comments>https://barakati.id/cetak-sejarah-baru-dua-prodi-kedokteran-fk-ung-raih-akreditasi-unggul/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 16:06:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Akreditasi nasional]]></category>
		<category><![CDATA[akreditasi unggul]]></category>
		<category><![CDATA[Cecy Wolok Karim]]></category>
		<category><![CDATA[daya saing fakultas kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[eduart wolok]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas kedokteran ung]]></category>
		<category><![CDATA[kampus kedokteran Indonesia Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Lam-ptkes]]></category>
		<category><![CDATA[lulusan dokter kompeten]]></category>
		<category><![CDATA[mutu pendidikan kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan tinggi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Program Studi Pendidikan Profesi Dokter]]></category>
		<category><![CDATA[Program Studi Sarjana Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[serambi madinah]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29696</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/cetak-sejarah-baru-dua-prodi-kedokteran-fk-ung-raih-akreditasi-unggul/">Cetak Sejarah Baru! Dua Prodi Kedokteran FK UNG Raih Akreditasi Unggul</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/cetak-sejarah-baru-dua-prodi-kedokteran-fk-ung-raih-akreditasi-unggul/">Cetak Sejarah Baru! Dua Prodi Kedokteran FK UNG Raih Akreditasi Unggul</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Sebuah sejarah baru tercipta di bumi Serambi Madinah. Meski usianya tergolong masih muda, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) membuktikan bahwa kualitas tidak selalu ditentukan oleh lamanya sebuah institusi berdiri. Dua program studi andalan, yakni Program Studi Sarjana Kedokteran dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter, resmi menyandang status Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes). Pencapaian ini menempatkan FK UNG di barisan elit fakultas kedokteran di Indonesia, berdiri sejajar dengan berbagai institusi besar yang telah lebih dulu mapan. Prestasi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan LAM-PTKes Nomor 0066/LAM-PTKes/Akr/Sar/II/2026 untuk Program Studi Sarjana Kedokteran dan Nomor 0067/LAM-PTKes/Akr/Pro/II/2026 untuk Program Studi Pendidikan Profesi Dokter. Keputusan yang ditetapkan di Jakarta pada 28 Februari 2026 itu menegaskan bahwa FK UNG telah memenuhi standar mutu pendidikan tinggi kesehatan yang sangat ketat. Dekan FK UNG, Dr. Cecy Wolok Karim, Sp.GK., mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan pengakuan nasional atas kualitas penyelenggaraan pendidikan kedokteran di Universitas Negeri Gorontalo, baik pada tahap pendidikan akademik sarjana maupun pendidikan profesi dokter. Ia menjelaskan, penilaian akreditasi mencakup berbagai aspek, mulai dari tata kelola program studi, kurikulum, kualitas sumber daya manusia, sarana prasarana, proses pembelajaran klinis, hingga sistem penjaminan mutu pendidikan yang diterapkan secara berkelanjutan. “Pencapaian ini adalah bukti komitmen kami untuk tidak sekadar menyelenggarakan pendidikan, tetapi memberikan layanan pendidikan kedokteran dengan standar terbaik. Ini adalah hadiah bagi kerja keras seluruh tim di FK UNG,” ujar Cecy. Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., menyambut gembira akreditasi “Unggul” yang diraih Fakultas Kedokteran UNG. Menurutnya, predikat ini menjadi fondasi penting bagi UNG untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat, baik di tingkat regional maupun nasional. “Capaian ini menegaskan komitmen UNG dalam menjaga standar mutu pendidikan tinggi. Kami ingin memastikan bahwa lulusan dokter dari UNG adalah mereka yang kompeten, profesional, dan siap mengabdi di tengah masyarakat dengan kualitas yang tidak perlu diragukan lagi,” tegas Eduart.​ Dengan predikat Unggul ini, FK UNG kini semakin mantap melangkah sebagai salah satu pusat pengembangan pendidikan kedokteran di kawasan Indonesia Timur, sekaligus menjadi daya tarik utama bagi calon dokter terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">UNG &#8211; Sebuah sejarah baru tercipta di bumi Serambi Madinah. Meski usianya tergolong masih muda, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) membuktikan bahwa kualitas tidak selalu ditentukan oleh lamanya sebuah institusi berdiri.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dua program studi andalan, yakni Program Studi Sarjana Kedokteran dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter, resmi menyandang status <strong>Akreditasi Unggul</strong> dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes). Pencapaian ini menempatkan FK UNG di barisan elit fakultas kedokteran di Indonesia, berdiri sejajar dengan berbagai institusi besar yang telah lebih dulu mapan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Prestasi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan LAM-PTKes Nomor 0066/LAM-PTKes/Akr/Sar/II/2026 untuk Program Studi Sarjana Kedokteran dan Nomor 0067/LAM-PTKes/Akr/Pro/II/2026 untuk Program Studi Pendidikan Profesi Dokter. Keputusan yang ditetapkan di Jakarta pada 28 Februari 2026 itu menegaskan bahwa FK UNG telah memenuhi standar mutu pendidikan tinggi kesehatan yang sangat ketat.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dekan FK UNG, <strong>Dr. Cecy Wolok Karim, Sp.GK.,</strong> mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan pengakuan nasional atas kualitas penyelenggaraan pendidikan kedokteran di Universitas Negeri Gorontalo, baik pada tahap pendidikan akademik sarjana maupun pendidikan profesi dokter. Ia menjelaskan, penilaian akreditasi mencakup berbagai aspek, mulai dari tata kelola program studi, kurikulum, kualitas sumber daya manusia, sarana prasarana, proses pembelajaran klinis, hingga sistem penjaminan mutu pendidikan yang diterapkan secara berkelanjutan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Pencapaian ini adalah bukti komitmen kami untuk tidak sekadar menyelenggarakan pendidikan, tetapi memberikan layanan pendidikan kedokteran dengan standar terbaik. Ini adalah hadiah bagi kerja keras seluruh tim di FK UNG,” ujar Cecy.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Rektor UNG, <strong>Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT.,</strong> menyambut gembira akreditasi “Unggul” yang diraih Fakultas Kedokteran UNG. Menurutnya, predikat ini menjadi fondasi penting bagi UNG untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat, baik di tingkat regional maupun nasional.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Capaian ini menegaskan komitmen UNG dalam menjaga standar mutu pendidikan tinggi. Kami ingin memastikan bahwa lulusan dokter dari UNG adalah mereka yang kompeten, profesional, dan siap mengabdi di tengah masyarakat dengan kualitas yang tidak perlu diragukan lagi,” tegas Eduart.<span class="inline-flex" aria-label="Melesat Sejajar Kampus Ternama, Fakultas Kedokteran UNG Raih ..." data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dengan predikat <strong>Unggul</strong> ini, FK UNG kini semakin mantap melangkah sebagai salah satu pusat pengembangan pendidikan kedokteran di kawasan Indonesia Timur, sekaligus menjadi daya tarik utama bagi calon dokter terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/cetak-sejarah-baru-dua-prodi-kedokteran-fk-ung-raih-akreditasi-unggul/">Cetak Sejarah Baru! Dua Prodi Kedokteran FK UNG Raih Akreditasi Unggul</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/cetak-sejarah-baru-dua-prodi-kedokteran-fk-ung-raih-akreditasi-unggul/">Cetak Sejarah Baru! Dua Prodi Kedokteran FK UNG Raih Akreditasi Unggul</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/cetak-sejarah-baru-dua-prodi-kedokteran-fk-ung-raih-akreditasi-unggul/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Langkah Strategis! Pemkab Pohuwato Gandeng FK UNG Cetak Dokter</title>
		<link>https://barakati.id/langkah-strategis-pemkab-pohuwato-gandeng-fk-ung-cetak-dokter/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=langkah-strategis-pemkab-pohuwato-gandeng-fk-ung-cetak-dokter</link>
					<comments>https://barakati.id/langkah-strategis-pemkab-pohuwato-gandeng-fk-ung-cetak-dokter/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 11:04:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[beasiswa daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas kedokteran ung]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[kerja sama pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan daerah]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[PROFESI DOKTER]]></category>
		<category><![CDATA[puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[rumah sakit]]></category>
		<category><![CDATA[SDM kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[ung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29844</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/langkah-strategis-pemkab-pohuwato-gandeng-fk-ung-cetak-dokter/">Langkah Strategis! Pemkab Pohuwato Gandeng FK UNG Cetak Dokter</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/langkah-strategis-pemkab-pohuwato-gandeng-fk-ung-cetak-dokter/">Langkah Strategis! Pemkab Pohuwato Gandeng FK UNG Cetak Dokter</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Pemerintah Kabupaten Pohuwato menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) dalam penyelenggaraan pendidikan kedokteran dan profesi dokter. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan di Gedung Fakultas Kedokteran UNG. Perjanjian ini ditandatangani oleh Rusmiati Pakaya, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Pohuwato sebagai pihak pertama, dan Cecy Rahma Karim sebagai pihak kedua. Penandatanganan turut disaksikan oleh jajaran pimpinan fakultas, di antaranya Vivien Novarina A. Kasim, Zuhriana K. Yusuf, serta Sri Andriani Ibrahim. Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Pohuwato dan UNG dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui PKS tersebut, kedua pihak berkomitmen memperkuat penyelenggaraan Program Studi Kedokteran (S1) dan Program Studi Profesi Dokter di lingkungan FK UNG. Dalam perjanjian tersebut, Pemerintah Kabupaten Pohuwato akan mengirimkan mahasiswa utusan daerah untuk menempuh pendidikan kedokteran di UNG. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, sekaligus memperkuat layanan kesehatan di daerah setelah para mahasiswa menyelesaikan pendidikan mereka. Pada tahun akademik 2024/2025, kerja sama ini mencakup pembiayaan pendidikan bagi tujuh mahasiswa asal Kabupaten Pohuwato yang mengikuti pendidikan sarjana kedokteran hingga profesi dokter. Para mahasiswa akan menjalani proses pendidikan akademik di FK UNG serta praktik profesi di rumah sakit dan puskesmas sebagai bagian integral dari kurikulum pendidikan kedokteran. Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kabupaten Pohuwato mengalokasikan anggaran sebesar Rp457 juta melalui skema beasiswa daerah. Anggaran tersebut mencakup biaya pendidikan, operasional studi, serta kebutuhan akademik mahasiswa. Melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat lahir tenaga dokter yang kompeten, profesional, dan siap mengabdi di daerah. Program ini juga diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga medis di Kabupaten Pohuwato serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="162" data-end="492">UNG &#8211; Pemerintah Kabupaten Pohuwato menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Kedokteran <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Universitas Negeri Gorontalo</span></span> (FK UNG) dalam penyelenggaraan pendidikan kedokteran dan profesi dokter. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan di Gedung Fakultas Kedokteran UNG.</p>
<p data-start="494" data-end="898">Perjanjian ini ditandatangani oleh <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Rusmiati Pakaya</span></span>, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Pohuwato sebagai pihak pertama, dan <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Cecy Rahma Karim</span></span> sebagai pihak kedua. Penandatanganan turut disaksikan oleh jajaran pimpinan fakultas, di antaranya <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Vivien Novarina A. Kasim</span></span>, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Zuhriana K. Yusuf</span></span>, serta <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Sri Andriani Ibrahim</span></span>.</p>
<p data-start="900" data-end="1234">Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Pohuwato dan UNG dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui PKS tersebut, kedua pihak berkomitmen memperkuat penyelenggaraan Program Studi Kedokteran (S1) dan Program Studi Profesi Dokter di lingkungan FK UNG.</p>
<p data-start="1236" data-end="1568">Dalam perjanjian tersebut, Pemerintah Kabupaten Pohuwato akan mengirimkan mahasiswa utusan daerah untuk menempuh pendidikan kedokteran di UNG. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, sekaligus memperkuat layanan kesehatan di daerah setelah para mahasiswa menyelesaikan pendidikan mereka.</p>
<p data-start="1570" data-end="1939">Pada tahun akademik 2024/2025, kerja sama ini mencakup pembiayaan pendidikan bagi tujuh mahasiswa asal Kabupaten Pohuwato yang mengikuti pendidikan sarjana kedokteran hingga profesi dokter. Para mahasiswa akan menjalani proses pendidikan akademik di FK UNG serta praktik profesi di rumah sakit dan puskesmas sebagai bagian integral dari kurikulum pendidikan kedokteran.</p>
<p data-start="1941" data-end="2177">Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kabupaten Pohuwato mengalokasikan anggaran sebesar Rp457 juta melalui skema beasiswa daerah. Anggaran tersebut mencakup biaya pendidikan, operasional studi, serta kebutuhan akademik mahasiswa.</p>
<p data-start="2179" data-end="2465">Melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat lahir tenaga dokter yang kompeten, profesional, dan siap mengabdi di daerah. Program ini juga diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga medis di Kabupaten Pohuwato serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/langkah-strategis-pemkab-pohuwato-gandeng-fk-ung-cetak-dokter/">Langkah Strategis! Pemkab Pohuwato Gandeng FK UNG Cetak Dokter</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/langkah-strategis-pemkab-pohuwato-gandeng-fk-ung-cetak-dokter/">Langkah Strategis! Pemkab Pohuwato Gandeng FK UNG Cetak Dokter</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/langkah-strategis-pemkab-pohuwato-gandeng-fk-ung-cetak-dokter/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Langkah Berani UNG: Fakultas Termuda Buka Pendidikan Dokter Spesialis</title>
		<link>https://barakati.id/langkah-berani-ung-fakultas-termuda-buka-pendidikan-dokter-spesialis/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=langkah-berani-ung-fakultas-termuda-buka-pendidikan-dokter-spesialis</link>
					<comments>https://barakati.id/langkah-berani-ung-fakultas-termuda-buka-pendidikan-dokter-spesialis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 16:31:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[dokter spesialis]]></category>
		<category><![CDATA[eduart wolok]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas kedokteran ung]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pendidikan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Khairul Munadi]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[PPDS Anestesiologi]]></category>
		<category><![CDATA[program studi spesialis]]></category>
		<category><![CDATA[SDM kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[teluk tomini]]></category>
		<category><![CDATA[ung]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29621</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/langkah-berani-ung-fakultas-termuda-buka-pendidikan-dokter-spesialis/">Langkah Berani UNG: Fakultas Termuda Buka Pendidikan Dokter Spesialis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/langkah-berani-ung-fakultas-termuda-buka-pendidikan-dokter-spesialis/">Langkah Berani UNG: Fakultas Termuda Buka Pendidikan Dokter Spesialis</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui Fakultas Kedokteran kembali mencatat tonggak sejarah penting dalam pengembangan pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia. Fakultas ini resmi membuka Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif melalui Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan Subspesialis wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara, menjadikan FK UNG sebagai salah satu fakultas kedokteran termuda yang menyelenggarakan pendidikan dokter spesialis. Peluncuran program tersebut dihadiri langsung oleh Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Khairul Munadi, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili, serta Rektor UNG Eduart Wolok. Acara ini turut disaksikan oleh civitas akademika UNG dan para pemangku kepentingan di sektor pendidikan dan kesehatan, sehingga menegaskan pentingnya kehadiran program ini bagi daerah. Rektor UNG, Eduart Wolok, menyebut momen ini sebagai capaian yang sangat spesial bagi institusinya. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui Kemendikbudristek sangat luar biasa, karena menjadikan Fakultas Kedokteran UNG sebagai salah satu fakultas termuda yang dipercaya menyelenggarakan pendidikan dokter spesialis. Kepercayaan tersebut, kata dia, merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi seluruh civitas akademika UNG untuk membuktikan kualitas dan komitmen dalam penyelenggaraan pendidikan kedokteran. “Yang menjadi semakin istimewa karena UNG menjadi prodi kedokteran termuda yang dipercaya membuka pendidikan dokter spesialis. Kepercayaan ini harus dijawab dengan kerja sungguh-sungguh, tata kelola yang baik, dan mutu layanan pendidikan yang terjaga,” ujarnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">UNG &#8211; Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui Fakultas Kedokteran kembali mencatat tonggak sejarah penting dalam pengembangan pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia. Fakultas ini resmi membuka Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif melalui Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan Subspesialis wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara, menjadikan FK UNG sebagai salah satu fakultas kedokteran termuda yang menyelenggarakan pendidikan dokter spesialis.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Peluncuran program tersebut dihadiri langsung oleh Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Khairul Munadi, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili, serta Rektor UNG Eduart Wolok. Acara ini turut disaksikan oleh civitas akademika UNG dan para pemangku kepentingan di sektor pendidikan dan kesehatan, sehingga menegaskan pentingnya kehadiran program ini bagi daerah.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Rektor UNG, Eduart Wolok, menyebut momen ini sebagai capaian yang sangat spesial bagi institusinya. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui Kemendikbudristek sangat luar biasa, karena menjadikan Fakultas Kedokteran UNG sebagai salah satu fakultas termuda yang dipercaya menyelenggarakan pendidikan dokter spesialis. Kepercayaan tersebut, kata dia, merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi seluruh civitas akademika UNG untuk membuktikan kualitas dan komitmen dalam penyelenggaraan pendidikan kedokteran.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Yang menjadi semakin istimewa karena UNG menjadi prodi kedokteran termuda yang dipercaya membuka pendidikan dokter spesialis. Kepercayaan ini harus dijawab dengan kerja sungguh-sungguh, tata kelola yang baik, dan mutu layanan pendidikan yang terjaga,” ujarnya.
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone  wp-image-29623" src="https://barakati.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-08-at-05.43.07-200x300.jpeg" alt="" width="743" height="1115" srcset="https://barakati.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-08-at-05.43.07-200x300.jpeg 200w, https://barakati.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-08-at-05.43.07-683x1024.jpeg 683w, https://barakati.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-08-at-05.43.07.jpeg 694w" sizes="(max-width: 743px) 100vw, 743px" /></p>
<button id="bb4" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Eduart menilai, pembukaan program studi spesialis ini sangat strategis dalam menjawab kebutuhan tenaga dokter spesialis di Gorontalo dan kawasan Teluk Tomini. Selama ini, akses pendidikan dokter spesialis di kawasan timur Indonesia masih terbatas, dengan institusi penyelenggara yang relatif sedikit seperti Universitas Hasanuddin dan Universitas Sam Ratulangi. Kehadiran PPDS di UNG diharapkan dapat mempercepat pemenuhan tenaga kesehatan spesialis di daerah-daerah yang masih mengalami kekurangan, khususnya di rumah sakit rujukan regional. “Semoga pembukaan Prodi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif ini menjadi awal bagi pengembangan program spesialis lainnya di masa depan. Dengan demikian, UNG dapat berkontribusi lebih besar dalam mencetak dokter-dokter spesialis yang siap mengabdi di wilayah timur Indonesia, terutama di daerah yang masih membutuhkan pemerataan layanan kesehatan,” harap Eduart. Sementara itu, Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek, Khairul Munadi, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian UNG. Ia menegaskan bahwa pembukaan program pendidikan spesialis di UNG sejalan dengan komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan dokter spesialis di Indonesia, sebagaimana arahan Presiden RI untuk membuka 148 program PPDS pada 57 fakultas kedokteran di seluruh tanah air. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan ketersediaan dokter spesialis antara wilayah barat dan timur Indonesia. Dengan hadirnya program ini, UNG tidak hanya memperluas akses pendidikan kedokteran, tetapi juga memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia kesehatan di kawasan timur Indonesia. Ini menjadi langkah maju yang diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat Gorontalo dan daerah sekitarnya, sekaligus memperkuat posisi UNG sebagai salah satu perguruan tinggi rujukan di bidang kesehatan.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Eduart menilai, pembukaan program studi spesialis ini sangat strategis dalam menjawab kebutuhan tenaga dokter spesialis di Gorontalo dan kawasan Teluk Tomini. Selama ini, akses pendidikan dokter spesialis di kawasan timur Indonesia masih terbatas, dengan institusi penyelenggara yang relatif sedikit seperti Universitas Hasanuddin dan Universitas Sam Ratulangi. Kehadiran PPDS di UNG diharapkan dapat mempercepat pemenuhan tenaga kesehatan spesialis di daerah-daerah yang masih mengalami kekurangan, khususnya di rumah sakit rujukan regional.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Semoga pembukaan Prodi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif ini menjadi awal bagi pengembangan program spesialis lainnya di masa depan. Dengan demikian, UNG dapat berkontribusi lebih besar dalam mencetak dokter-dokter spesialis yang siap mengabdi di wilayah timur Indonesia, terutama di daerah yang masih membutuhkan pemerataan layanan kesehatan,” harap Eduart.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sementara itu, Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek, Khairul Munadi, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian UNG. Ia menegaskan bahwa pembukaan program pendidikan spesialis di UNG sejalan dengan komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan dokter spesialis di Indonesia, sebagaimana arahan Presiden RI untuk membuka 148 program PPDS pada 57 fakultas kedokteran di seluruh tanah air. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan ketersediaan dokter spesialis antara wilayah barat dan timur Indonesia.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dengan hadirnya program ini, UNG tidak hanya memperluas akses pendidikan kedokteran, tetapi juga memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia kesehatan di kawasan timur Indonesia. Ini menjadi langkah maju yang diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat Gorontalo dan daerah sekitarnya, sekaligus memperkuat posisi UNG sebagai salah satu perguruan tinggi rujukan di bidang kesehatan.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/langkah-berani-ung-fakultas-termuda-buka-pendidikan-dokter-spesialis/">Langkah Berani UNG: Fakultas Termuda Buka Pendidikan Dokter Spesialis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/langkah-berani-ung-fakultas-termuda-buka-pendidikan-dokter-spesialis/">Langkah Berani UNG: Fakultas Termuda Buka Pendidikan Dokter Spesialis</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/langkah-berani-ung-fakultas-termuda-buka-pendidikan-dokter-spesialis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Matangkan Langkah Besar! FK UNG Belajar Best Practice PPDS Anestesiologi di UNHAS</title>
		<link>https://barakati.id/matangkan-langkah-besar-fk-ung-belajar-best-practice-ppds-anestesiologi-di-unhas/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=matangkan-langkah-besar-fk-ung-belajar-best-practice-ppds-anestesiologi-di-unhas</link>
					<comments>https://barakati.id/matangkan-langkah-besar-fk-ung-belajar-best-practice-ppds-anestesiologi-di-unhas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2026 19:13:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Agussalim Bukhari]]></category>
		<category><![CDATA[Benchmarking kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Best practice PPDS]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas kedokteran ung]]></category>
		<category><![CDATA[fk ung]]></category>
		<category><![CDATA[FK UNHAS]]></category>
		<category><![CDATA[Haerani Rasyid]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kebutuhan dokter anestesiologi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan kedokteran spesialis]]></category>
		<category><![CDATA[Peningkatan Layanan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif]]></category>
		<category><![CDATA[Program pendidikan dokter spesialis]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah sakit pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Zuhriana K Yusuf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29527</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/matangkan-langkah-besar-fk-ung-belajar-best-practice-ppds-anestesiologi-di-unhas/">Matangkan Langkah Besar! FK UNG Belajar Best Practice PPDS Anestesiologi di UNHAS</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/matangkan-langkah-besar-fk-ung-belajar-best-practice-ppds-anestesiologi-di-unhas/">Matangkan Langkah Besar! FK UNG Belajar Best Practice PPDS Anestesiologi di UNHAS</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb5" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb5.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) melakukan kegiatan benchmarking ke Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK UNHAS) sebagai bagian dari persiapan launching Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Maret mendatang. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat FK UNHAS pada Selasa (23/2) dan menjadi forum strategis untuk memperkuat kesiapan akademik, tata kelola, serta sistem pembiayaan program spesialis yang akan segera diluncurkan FK UNG. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Dekan FK UNHAS, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes., Sp.GK., Sp.PD-KGH(K), FINASIM., Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FK UNHAS, Prof. dr. Agussalim Bukhari, M.Clin.Med., Ph.D., Sp.GK(K), Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FK UNG, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., tim keuangan FK UNG dan FK UNHAS, serta Koordinator PPDS UNHAS. Diskusi berlangsung intensif dengan fokus pada aspek manajerial, penyusunan kurikulum, sistem pembiayaan, hingga tata kelola pendidikan dokter spesialis. Dalam sesi diskusi, pihak FK UNHAS berbagi pengalaman terkait penyelenggaraan PPDS, khususnya Program Anestesiologi dan Terapi Intensif yang telah lebih dahulu berjalan. Aspek akreditasi, kesiapan rumah sakit pendidikan, distribusi beban kerja residen, hingga pemenuhan standar mutu pendidikan menjadi poin utama yang dibahas secara mendalam untuk dijadikan rujukan FK UNG. Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FK UNG, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., menegaskan bahwa benchmarking ini merupakan langkah strategis untuk memastikan program yang akan diluncurkan benar-benar memenuhi standar nasional pendidikan kedokteran spesialis. “Launching PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif bukan sekadar seremoni, tetapi komitmen akademik dan institusional. Karena itu, kami perlu memastikan seluruh aspek—baik akademik maupun tata kelola keuangan—telah disiapkan secara matang,” ujarnya. Secara nasional, kebutuhan dokter spesialis anestesiologi dan terapi intensif masih sangat tinggi, terutama di kawasan Indonesia Timur. Peran dokter spesialis ini krusial dalam layanan bedah, perawatan intensif, hingga penanganan kegawatdaruratan medis. Melalui kegiatan benchmarking ini, FK UNG berharap dapat mengadopsi praktik terbaik (best practice) dari FK UNHAS sebagai salah satu institusi pendidikan kedokteran terkemuka di Indonesia. Kolaborasi antarp perguruan tinggi dinilai menjadi kunci dalam memperkuat mutu pendidikan dan mempercepat pemerataan tenaga medis spesialis di berbagai daerah. Launching PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif pada 3 Maret mendatang diharapkan menjadi tonggak penting bagi FK UNG dalam memperluas kontribusi terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan nasional, khususnya di wilayah timur Indonesia.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">UNG &#8211; Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) melakukan kegiatan benchmarking ke Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK UNHAS) sebagai bagian dari persiapan launching <strong>Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif</strong> yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Maret mendatang. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat FK UNHAS pada Selasa (23/2) dan menjadi forum strategis untuk memperkuat kesiapan akademik, tata kelola, serta sistem pembiayaan program spesialis yang akan segera diluncurkan FK UNG.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pertemuan tersebut dihadiri oleh Dekan FK UNHAS, <strong>Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes., Sp.GK., Sp.PD-KGH(K), FINASIM.,</strong> Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FK UNHAS, <strong>Prof. dr. Agussalim Bukhari, M.Clin.Med., Ph.D., Sp.GK(K),</strong> Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FK UNG, <strong>Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes.,</strong> tim keuangan FK UNG dan FK UNHAS, serta Koordinator PPDS UNHAS. Diskusi berlangsung intensif dengan fokus pada aspek manajerial, penyusunan kurikulum, sistem pembiayaan, hingga tata kelola pendidikan dokter spesialis.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam sesi diskusi, pihak FK UNHAS berbagi pengalaman terkait penyelenggaraan PPDS, khususnya Program Anestesiologi dan Terapi Intensif yang telah lebih dahulu berjalan. Aspek akreditasi, kesiapan rumah sakit pendidikan, distribusi beban kerja residen, hingga pemenuhan standar mutu pendidikan menjadi poin utama yang dibahas secara mendalam untuk dijadikan rujukan FK UNG.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FK UNG, <strong>Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes.,</strong> menegaskan bahwa benchmarking ini merupakan langkah strategis untuk memastikan program yang akan diluncurkan benar-benar memenuhi standar nasional pendidikan kedokteran spesialis.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Launching PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif bukan sekadar seremoni, tetapi komitmen akademik dan institusional. Karena itu, kami perlu memastikan seluruh aspek—baik akademik maupun tata kelola keuangan—telah disiapkan secara matang,” ujarnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Secara nasional, kebutuhan dokter spesialis anestesiologi dan terapi intensif masih sangat tinggi, terutama di kawasan Indonesia Timur. Peran dokter spesialis ini krusial dalam layanan bedah, perawatan intensif, hingga penanganan kegawatdaruratan medis. Melalui kegiatan benchmarking ini, FK UNG berharap dapat mengadopsi praktik terbaik (<em>best practice</em>) dari FK UNHAS sebagai salah satu institusi pendidikan kedokteran terkemuka di Indonesia.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kolaborasi antarp perguruan tinggi dinilai menjadi kunci dalam memperkuat mutu pendidikan dan mempercepat pemerataan tenaga medis spesialis di berbagai daerah. Launching PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif pada 3 Maret mendatang diharapkan menjadi tonggak penting bagi FK UNG dalam memperluas kontribusi terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan nasional, khususnya di wilayah timur Indonesia.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/matangkan-langkah-besar-fk-ung-belajar-best-practice-ppds-anestesiologi-di-unhas/">Matangkan Langkah Besar! FK UNG Belajar Best Practice PPDS Anestesiologi di UNHAS</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/matangkan-langkah-besar-fk-ung-belajar-best-practice-ppds-anestesiologi-di-unhas/">Matangkan Langkah Besar! FK UNG Belajar Best Practice PPDS Anestesiologi di UNHAS</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/matangkan-langkah-besar-fk-ung-belajar-best-practice-ppds-anestesiologi-di-unhas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kabar Baik dari Timur! UNG Kantongi Izin Prodi Anestesiologi dan Terapi Intensif</title>
		<link>https://barakati.id/kabar-baik-dari-timur-ung-kantongi-izin-prodi-anestesiologi-dan-terapi-intensif/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kabar-baik-dari-timur-ung-kantongi-izin-prodi-anestesiologi-dan-terapi-intensif</link>
					<comments>https://barakati.id/kabar-baik-dari-timur-ung-kantongi-izin-prodi-anestesiologi-dan-terapi-intensif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 13:45:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Cecy Wolok Karim]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Spesialis Anestesi]]></category>
		<category><![CDATA[eduart wolok]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas kedokteran ung]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kekurangan Dokter Spesialis]]></category>
		<category><![CDATA[Kemdiktisaintek]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Prodi Anestesiologi dan Terapi Intensif]]></category>
		<category><![CDATA[Program Spesialis Anestesiologi]]></category>
		<category><![CDATA[SK 127/B/O/2026]]></category>
		<category><![CDATA[ung]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29515</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kabar-baik-dari-timur-ung-kantongi-izin-prodi-anestesiologi-dan-terapi-intensif/">Kabar Baik dari Timur! UNG Kantongi Izin Prodi Anestesiologi dan Terapi Intensif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kabar-baik-dari-timur-ung-kantongi-izin-prodi-anestesiologi-dan-terapi-intensif/">Kabar Baik dari Timur! UNG Kantongi Izin Prodi Anestesiologi dan Terapi Intensif</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb6" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb6.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mencatatkan capaian monumental dalam pengembangan pendidikan kedokteran di Indonesia. Fakultas Kedokteran (FK) UNG secara resmi telah mengantongi izin untuk menyelenggarakan Program Studi Anestesiologi dan Terapi Intensif Program Spesialis. Kepastian ini tertuang dalam Surat Keputusan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Nomor 127/B/O/2026. Melalui SK tersebut, pemerintah menilai FK UNG telah memenuhi persyaratan minimum serta standar nasional pendidikan yang ketat untuk mencetak dokter spesialis di tanah air. Dekan Fakultas Kedokteran UNG, Dr. dr. Cecy Wolok Karim, Sp.GK., menyambut terbitnya izin ini sebagai sebuah lompatan besar bagi UNG. Menurutnya, pembukaan program spesialis ini bukan sekadar penambahan program studi, melainkan bagian dari misi strategis untuk memperkuat layanan kesehatan nasional, khususnya di wilayah Indonesia Timur. “Ini adalah angin segar bagi perluasan akses pendidikan tinggi kedokteran. Kehadiran prodi spesialis baru ini akan memperkuat peran FK UNG dalam mencetak tenaga medis spesialis yang kompeten, khususnya untuk memenuhi kebutuhan di kawasan timur Indonesia,” ujar Cecy. Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., tak dapat menyembunyikan kegembiraannya atas kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat melalui Kemdiktisaintek. Baginya, izin ini merupakan bukti bahwa FK UNG telah sejajar dengan berbagai institusi pendidikan kedokteran besar lainnya dalam hal pemenuhan standar pendidikan medis di Indonesia. “Hal ini sangat penting bagi UNG untuk memperkuat peran Fakultas Kedokteran. Fokus kita adalah mendidik dan menghasilkan sumber daya manusia dokter spesialis yang kompeten sehingga dapat ikut serta mendorong penguatan layanan kesehatan terbaik bagi seluruh masyarakat,” tegas Eduart. Dengan dibukanya program spesialis ini, UNG memegang peran strategis dalam upaya mengatasi kelangkaan dokter spesialis anestesiologi yang masih dirasakan di berbagai daerah, terutama di wilayah Indonesia Timur. Program ini diharapkan menjadi magnet bagi para dokter umum yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang spesialis tanpa harus jauh meninggalkan kawasan timur Indonesia.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">UNG &#8211; Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mencatatkan capaian monumental dalam pengembangan pendidikan kedokteran di Indonesia. Fakultas Kedokteran (FK) UNG secara resmi telah mengantongi izin untuk menyelenggarakan <strong>Program Studi Anestesiologi dan Terapi Intensif Program Spesialis</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kepastian ini tertuang dalam Surat Keputusan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Nomor 127/B/O/2026. Melalui SK tersebut, pemerintah menilai FK UNG telah memenuhi persyaratan minimum serta standar nasional pendidikan yang ketat untuk mencetak dokter spesialis di tanah air.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dekan Fakultas Kedokteran UNG, <strong>Dr. dr. Cecy Wolok Karim, Sp.GK.,</strong> menyambut terbitnya izin ini sebagai sebuah lompatan besar bagi UNG. Menurutnya, pembukaan program spesialis ini bukan sekadar penambahan program studi, melainkan bagian dari misi strategis untuk memperkuat layanan kesehatan nasional, khususnya di wilayah Indonesia Timur.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Ini adalah angin segar bagi perluasan akses pendidikan tinggi kedokteran. Kehadiran prodi spesialis baru ini akan memperkuat peran FK UNG dalam mencetak tenaga medis spesialis yang kompeten, khususnya untuk memenuhi kebutuhan di kawasan timur Indonesia,” ujar Cecy.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Rektor UNG, <strong>Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T.,</strong> tak dapat menyembunyikan kegembiraannya atas kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat melalui Kemdiktisaintek. Baginya, izin ini merupakan bukti bahwa FK UNG telah sejajar dengan berbagai institusi pendidikan kedokteran besar lainnya dalam hal pemenuhan standar pendidikan medis di Indonesia.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Hal ini sangat penting bagi UNG untuk memperkuat peran Fakultas Kedokteran. Fokus kita adalah mendidik dan menghasilkan sumber daya manusia dokter spesialis yang kompeten sehingga dapat ikut serta mendorong penguatan layanan kesehatan terbaik bagi seluruh masyarakat,” tegas Eduart.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dengan dibukanya program spesialis ini, UNG memegang peran strategis dalam upaya mengatasi kelangkaan dokter spesialis anestesiologi yang masih dirasakan di berbagai daerah, terutama di wilayah Indonesia Timur. Program ini diharapkan menjadi magnet bagi para dokter umum yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang spesialis tanpa harus jauh meninggalkan kawasan timur Indonesia.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kabar-baik-dari-timur-ung-kantongi-izin-prodi-anestesiologi-dan-terapi-intensif/">Kabar Baik dari Timur! UNG Kantongi Izin Prodi Anestesiologi dan Terapi Intensif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kabar-baik-dari-timur-ung-kantongi-izin-prodi-anestesiologi-dan-terapi-intensif/">Kabar Baik dari Timur! UNG Kantongi Izin Prodi Anestesiologi dan Terapi Intensif</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/kabar-baik-dari-timur-ung-kantongi-izin-prodi-anestesiologi-dan-terapi-intensif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alarm Panas Ekstrem, Ketika Perubahan Iklim Mulai “Membajak” Jantung Manusia</title>
		<link>https://barakati.id/alarm-panas-ekstrem-ketika-perubahan-iklim-mulai-membajak-jantung-manusia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=alarm-panas-ekstrem-ketika-perubahan-iklim-mulai-membajak-jantung-manusia</link>
					<comments>https://barakati.id/alarm-panas-ekstrem-ketika-perubahan-iklim-mulai-membajak-jantung-manusia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2026 13:55:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[biomarker jantung]]></category>
		<category><![CDATA[BNP dan troponin]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas kedokteran ung]]></category>
		<category><![CDATA[global warming]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[heat stroke]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan jantung]]></category>
		<category><![CDATA[krisis iklim]]></category>
		<category><![CDATA[Nayla Prima Dyta]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian UNG]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit kardiovaskular]]></category>
		<category><![CDATA[Perubahan Iklim]]></category>
		<category><![CDATA[sistem kesehatan adaptif]]></category>
		<category><![CDATA[stress panas]]></category>
		<category><![CDATA[suhu panas ekstrem]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29335</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/alarm-panas-ekstrem-ketika-perubahan-iklim-mulai-membajak-jantung-manusia/">Alarm Panas Ekstrem, Ketika Perubahan Iklim Mulai “Membajak” Jantung Manusia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/alarm-panas-ekstrem-ketika-perubahan-iklim-mulai-membajak-jantung-manusia/">Alarm Panas Ekstrem, Ketika Perubahan Iklim Mulai “Membajak” Jantung Manusia</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb7" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb7.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Kenaikan suhu global yang memicu gelombang panas ekstrem kini bukan lagi ancaman yang jauh di horizon. Fenomena cuaca ekstrem yang turut melanda Provinsi Gorontalo telah menunjukkan dampak langsung terhadap kesehatan manusia, khususnya pada organ vital seperti jantung dan pembuluh darah. Kajian terbaru dari Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang dipimpin oleh Nayla Prima Dyta dan tim penelitinya mengungkap fakta mengejutkan: perubahan iklim kini bukan hanya mengganggu lingkungan, tetapi juga sedang “mengincar” denyut jantung kita. Menurut hasil penelitian tersebut, heat stroke akibat paparan panas ekstrem bukan sekadar “kepanasan biasa”, melainkan krisis kardiovaskular akut yang dapat menyebabkan kegagalan organ hanya dalam hitungan beberapa jam. Data epidemiologis menunjukkan fakta yang mencemaskan — setiap kenaikan suhu lingkungan sebesar 1°C di atas ambang batas lokal, risiko kematian akibat penyakit jantung meningkat hingga 2,1 persen. Namun bahaya utama justru terletak pada apa yang disebut peneliti sebagai “efek jeda”. Kematian tidak selalu terjadi pada puncak suhu, melainkan beberapa hari setelah paparan panas berlangsung. Kondisi ini menjelaskan lonjakan kasus serangan jantung mendadak dan gangguan irama jantung di berbagai negara, termasuk wilayah tropis seperti Indonesia. Kelompok paling rentan mencakup lansia, penderita penyakit jantung, pekerja luar ruangan, serta warga perkotaan yang tinggal di area padat dan minim ruang hijau. Badai Biologis di Dalam Tubuh Secara fisiologis, tubuh manusia berupaya mendinginkan diri melalui keringat dan pelebaran pembuluh darah. Namun dalam kondisi suhu ekstrem, jantung bekerja seperti mesin yang dipaksa beroperasi di luar batasnya. Penelitian UNG menemukan fenomena medis yang disebut “myocardial stunning” — fase di mana jantung awalnya bekerja sangat keras untuk menstabilkan tubuh, tetapi dalam waktu 24–48 jam, pompa jantung dapat drop drastis akibat stres panas dan peradangan sistemik. Akibatnya, tekanan darah menurun, aliran darah ke organ vital terganggu, dan tubuh mulai mengalami gagal organ multipel. Kondisi ini bahkan dapat terjadi pada individu sehat tanpa riwayat penyakit kardiovaskular. Bahaya Tersembunyi dari Darah Kita Tim peneliti juga mendeteksi biomarker jantung dan peradangan sebagai indikator bahaya dini. Sekitar 70 persen pasien heat stroke menunjukkan peningkatan troponin, penanda kerusakan otot jantung, sementara lebih dari separuh mengalami kenaikan kadar BNP, penanda awal gagal jantung. Temuan lainnya memperlihatkan tingginya kadar IL-6 dan D-dimer, yang menunjukkan peradangan tinggi serta gangguan pembekuan darah — kombinasi yang dapat menjadi awal dari badai biologis penyebab gagal multi-organ. “Dengan kata lain,” tulis tim peneliti, “heat stroke bukan sekadar suhu tubuh tinggi, tetapi reaksi biologis ekstrem yang bisa melumpuhkan sistem jantung dan sirkulasi manusia.” Tantangan Diagnosis: Saat “Panas” Tak Terlihat Penelitian ini juga menyoroti lemahnya deteksi dini di fasilitas kesehatan. Beberapa pasien heat stroke berat ditemukan memiliki suhu kulit atau ketiak yang normal, padahal suhu inti tubuh sudah menembus greater than40°C. Perbedaan ini terjadi karena kegagalan sirkulasi membuat permukaan kulit terasa lebih dingin, sehingga sering terjadi kesalahan diagnosis. Akibatnya, pasien kehilangan waktu emas untuk menerima perawatan pendinginan agresif — satu-satunya langkah penyelamat nyawa. Krisis Kesehatan di Tengah Krisis Iklim Peneliti UNG menegaskan bahwa perubahan iklim telah “masuk” ke ruang gawat darurat. Heat stroke harus dipandang sebagai penyakit jantung akut yang dipicu iklim, bukan lagi semata gangguan cuaca. Karena itu, diperlukan langkah terpadu — mulai dari sistem peringatan dini gelombang panas, perlindungan bagi pekerja luar ruangan, hingga perencanaan kota yang ramah iklim dan bervegetasi cukup. Fasilitas kesehatan juga didorong untuk memperkuat protokol penanganan darurat suhu tinggi dengan pemantauan jantung intensif. Tanpa adaptasi kebijakan di sektor kesehatan, beban penyakit kardiovaskular akibat panas ekstrem diperkirakan melonjak tajam dalam satu dekade ke depan, terutama di negara-negara tropis seperti Indonesia. Menjaga Denyut Jantung di Dunia yang Memanas Pada bagian akhir, penelitian ini menyiratkan pesan penting: iklim yang memanas adalah ujian baru bagi ketahanan biologis manusia. Melindungi masyarakat dari heat stroke tidak boleh sebatas imbauan untuk minum air atau berteduh. Diperlukan sistem kesehatan tangguh yang siap menghadapi dampak perubahan iklim — sistem yang tak hanya menjaga bumi, tetapi juga menyelamatkan jantung manusia. (Artikel penelitian ini telah dipublikasikan melalui laman jurnal: Jurnal Kesehatan Saintek, UNISMUH Palu – 2025)", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">UNG &#8211; Kenaikan suhu global yang memicu <strong>gelombang panas ekstrem</strong> kini bukan lagi ancaman yang jauh di horizon. Fenomena cuaca ekstrem yang turut melanda <strong>Provinsi Gorontalo</strong> telah menunjukkan dampak langsung terhadap <strong>kesehatan manusia</strong>, khususnya pada organ vital seperti <strong>jantung dan pembuluh darah</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kajian terbaru dari <strong>Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (UNG)</strong> yang dipimpin oleh <strong>Nayla Prima Dyta</strong> dan tim penelitinya mengungkap fakta mengejutkan: <strong>perubahan iklim kini bukan hanya mengganggu lingkungan, tetapi juga sedang “mengincar” denyut jantung kita.</strong></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurut hasil penelitian tersebut, <strong>heat stroke</strong> akibat paparan panas ekstrem bukan sekadar “kepanasan biasa”, melainkan <strong>krisis kardiovaskular akut</strong> yang dapat menyebabkan kegagalan organ hanya dalam hitungan beberapa jam.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Data epidemiologis menunjukkan fakta yang mencemaskan — setiap <strong>kenaikan suhu lingkungan sebesar 1°C di atas ambang batas lokal</strong>, risiko kematian akibat penyakit jantung meningkat hingga <strong>2,1 persen</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Namun bahaya utama justru terletak pada apa yang disebut peneliti sebagai <strong>“efek jeda”</strong>. Kematian tidak selalu terjadi pada puncak suhu, melainkan beberapa hari setelah paparan panas berlangsung. Kondisi ini menjelaskan lonjakan kasus <strong>serangan jantung mendadak dan gangguan irama jantung</strong> di berbagai negara, termasuk wilayah tropis seperti Indonesia.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kelompok <strong>paling rentan</strong> mencakup lansia, penderita penyakit jantung, pekerja luar ruangan, serta warga perkotaan yang tinggal di area padat dan minim ruang hijau.</p>
<hr class="bg-subtle h-px border-0" />
<h2 class="mb-2 mt-4 [.has-inline-images_&amp;]:clear-end font-sans visRefresh2026AnswerSerif:font-editorial font-semimedium visRefresh2026Fonts:font-bold text-base first:mt-0">Badai Biologis di Dalam Tubuh</h2>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Secara fisiologis, tubuh manusia berupaya mendinginkan diri melalui keringat dan pelebaran pembuluh darah. Namun dalam kondisi suhu ekstrem, jantung bekerja seperti mesin yang dipaksa beroperasi di luar batasnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Penelitian UNG menemukan fenomena medis yang disebut <strong>“myocardial stunning”</strong> — fase di mana jantung awalnya bekerja sangat keras untuk menstabilkan tubuh, tetapi dalam waktu 24–48 jam, pompa jantung dapat <strong>drop drastis</strong> akibat stres panas dan peradangan sistemik.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Akibatnya, tekanan darah menurun, aliran darah ke organ vital terganggu, dan tubuh mulai mengalami <strong>gagal organ multipel</strong>. Kondisi ini bahkan dapat terjadi pada individu sehat tanpa riwayat penyakit kardiovaskular.</p>
<hr class="bg-subtle h-px border-0" />
<h2 class="mb-2 mt-4 [.has-inline-images_&amp;]:clear-end font-sans visRefresh2026AnswerSerif:font-editorial font-semimedium visRefresh2026Fonts:font-bold text-base first:mt-0">Bahaya Tersembunyi dari Darah Kita</h2>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Tim peneliti juga mendeteksi <strong>biomarker jantung dan peradangan</strong> sebagai indikator bahaya dini. Sekitar <strong>70 persen pasien heat stroke</strong> menunjukkan peningkatan <strong>troponin</strong>, penanda kerusakan otot jantung, sementara lebih dari separuh mengalami kenaikan kadar <strong>BNP</strong>, penanda awal gagal jantung.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Temuan lainnya memperlihatkan tingginya kadar <strong>IL-6 dan D-dimer</strong>, yang menunjukkan peradangan tinggi serta gangguan pembekuan darah — kombinasi yang dapat menjadi awal dari <strong>badai biologis</strong> penyebab gagal multi-organ.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Dengan kata lain,” tulis tim peneliti, “<strong>heat stroke bukan sekadar suhu tubuh tinggi, tetapi reaksi biologis ekstrem yang bisa melumpuhkan sistem jantung dan sirkulasi manusia.</strong>”</p>
<hr class="bg-subtle h-px border-0" />
<h2 class="mb-2 mt-4 [.has-inline-images_&amp;]:clear-end font-sans visRefresh2026AnswerSerif:font-editorial font-semimedium visRefresh2026Fonts:font-bold text-base first:mt-0">Tantangan Diagnosis: Saat “Panas” Tak Terlihat</h2>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Penelitian ini juga menyoroti lemahnya deteksi dini di fasilitas kesehatan. Beberapa pasien <strong>heat stroke berat</strong> ditemukan memiliki suhu kulit atau ketiak yang normal, padahal suhu inti tubuh sudah menembus <strong>&gt;40°C</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Perbedaan ini terjadi karena kegagalan sirkulasi membuat permukaan kulit terasa lebih dingin, sehingga sering terjadi <strong>kesalahan diagnosis</strong>. Akibatnya, pasien kehilangan waktu emas untuk menerima perawatan pendinginan agresif — satu-satunya langkah penyelamat nyawa.</p>
<hr class="bg-subtle h-px border-0" />
<h2 class="mb-2 mt-4 [.has-inline-images_&amp;]:clear-end font-sans visRefresh2026AnswerSerif:font-editorial font-semimedium visRefresh2026Fonts:font-bold text-base first:mt-0">Krisis Kesehatan di Tengah Krisis Iklim</h2>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Peneliti UNG menegaskan bahwa perubahan iklim telah “masuk” ke ruang gawat darurat. <strong>Heat stroke harus dipandang sebagai penyakit jantung akut yang dipicu iklim</strong>, bukan lagi semata gangguan cuaca.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Karena itu, diperlukan langkah terpadu — mulai dari <strong>sistem peringatan dini gelombang panas</strong>, perlindungan bagi <strong>pekerja luar ruangan</strong>, hingga <strong>perencanaan kota yang ramah iklim dan bervegetasi cukup.</strong> Fasilitas kesehatan juga didorong untuk memperkuat <strong>protokol penanganan darurat suhu tinggi</strong> dengan pemantauan jantung intensif.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Tanpa adaptasi kebijakan di sektor kesehatan, <strong>beban penyakit kardiovaskular akibat panas ekstrem</strong> diperkirakan melonjak tajam dalam satu dekade ke depan, terutama di negara-negara tropis seperti Indonesia.</p>
<hr class="bg-subtle h-px border-0" />
<h2 class="mb-2 mt-4 [.has-inline-images_&amp;]:clear-end font-sans visRefresh2026AnswerSerif:font-editorial font-semimedium visRefresh2026Fonts:font-bold text-base first:mt-0">Menjaga Denyut Jantung di Dunia yang Memanas</h2>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pada bagian akhir, penelitian ini menyiratkan pesan penting: <strong>iklim yang memanas adalah ujian baru bagi ketahanan biologis manusia</strong>. Melindungi masyarakat dari heat stroke tidak boleh sebatas imbauan untuk minum air atau berteduh.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Diperlukan <strong>sistem kesehatan tangguh</strong> yang siap menghadapi dampak perubahan iklim — sistem yang tak hanya menjaga bumi, tetapi juga <strong>menyelamatkan jantung manusia</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">(<strong>Artikel penelitian ini telah dipublikasikan melalui laman jurnal:</strong> <a class="reset interactable cursor-pointer decoration-1 underline-offset-1 text-super hover:underline font-semibold" href="https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/9514/6476" target="_blank" rel="nofollow noopener"><span class="text-box-trim-both">Jurnal Kesehatan Saintek, UNISMUH Palu – 2025</span></a>)
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/alarm-panas-ekstrem-ketika-perubahan-iklim-mulai-membajak-jantung-manusia/">Alarm Panas Ekstrem, Ketika Perubahan Iklim Mulai “Membajak” Jantung Manusia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/alarm-panas-ekstrem-ketika-perubahan-iklim-mulai-membajak-jantung-manusia/">Alarm Panas Ekstrem, Ketika Perubahan Iklim Mulai “Membajak” Jantung Manusia</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/alarm-panas-ekstrem-ketika-perubahan-iklim-mulai-membajak-jantung-manusia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peneliti UNG Bicara, Pencegahan TB Anak Harus Dimulai dari Keluarga</title>
		<link>https://barakati.id/peneliti-ung-bicara-pencegahan-tb-anak-harus-dimulai-dari-keluarga/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=peneliti-ung-bicara-pencegahan-tb-anak-harus-dimulai-dari-keluarga</link>
					<comments>https://barakati.id/peneliti-ung-bicara-pencegahan-tb-anak-harus-dimulai-dari-keluarga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2026 15:50:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas kedokteran ung]]></category>
		<category><![CDATA[imun anak]]></category>
		<category><![CDATA[infeksi menular]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Nurul Fauziah Sabir]]></category>
		<category><![CDATA[pencegahan TB]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[perilaku hidup bersih]]></category>
		<category><![CDATA[skrining TB]]></category>
		<category><![CDATA[TB anak]]></category>
		<category><![CDATA[tuberkulosis anak]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28958</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/peneliti-ung-bicara-pencegahan-tb-anak-harus-dimulai-dari-keluarga/">Peneliti UNG Bicara, Pencegahan TB Anak Harus Dimulai dari Keluarga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/peneliti-ung-bicara-pencegahan-tb-anak-harus-dimulai-dari-keluarga/">Peneliti UNG Bicara, Pencegahan TB Anak Harus Dimulai dari Keluarga</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb8" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb8.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Tuberkulosis (TB) hingga kini masih menjadi masalah kesehatan global yang serius, termasuk bagi kelompok anak-anak. Data global tahun 2023 menunjukkan sekitar 1,25 juta kematian disebabkan oleh TB di seluruh dunia. Penyakit menular ini dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia, termasuk anak-anak yang memiliki daya tahan tubuh lebih rentan dibandingkan orang dewasa. Di Indonesia, data periode 2014–2019 memperlihatkan peningkatan signifikan dalam penemuan kasus TB anak, namun pada periode 2019–2023 grafik kasus TB anak cenderung fluktuatif, menandakan bahwa penyakit ini masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang belum sepenuhnya teratasi. Peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Nurul Fauziah Sabir, bersama tim risetnya, menyoroti pentingnya perhatian serius terhadap TB anak. Menurutnya, anak merupakan generasi penerus bangsa yang membutuhkan perlindungan optimal dari ancaman penyakit menular. Berdasarkan hasil tinjauan sistematis terhadap tujuh jurnal penelitian yang dilakukan di Indonesia, tim peneliti UNG berhasil mengidentifikasi sejumlah faktor utama yang memengaruhi risiko infeksi TB pada anak. “Kontak erat dengan penderita TB dewasa, terutama di dalam lingkungan rumah, menjadi faktor risiko paling dominan terhadap kejadian TB anak,” ungkap Nurul Fauziah. “Risiko ini meningkat pada anak usia dini karena sistem kekebalan tubuh mereka belum berkembang optimal sehingga mudah terinfeksi dan mengalami gejala berat,” tambahnya. Selain faktor kontak rumah tangga, lingkungan fisik tempat tinggal juga berperan besar dalam penyebaran TB. Rumah dengan sirkulasi udara buruk, kepadatan tinggi, kelembapan berlebih, serta paparan asap rokok menciptakan kondisi ideal bagi penularan bakteri TB. Anak-anak yang tinggal di lingkungan seperti ini menjadi kelompok yang paling rentan. Penelitian juga menemukan bahwa usia, kondisi imunologis, dan status gizi anak merupakan faktor biologis yang turut menentukan tingkat kerentanan terhadap infeksi TB. Di samping itu, faktor sosial dan perilaku keluarga memiliki pengaruh signifikan terhadap penyebaran TB di rumah tangga. Menurut Nurul, pengetahuan orang tua yang rendah mengenai gejala, cara penularan, dan pencegahan TB sangat berkontribusi terhadap meningkatnya risiko penularan pada anak. “Kesadaran keluarga menjadi garis pertahanan terdepan dalam pencegahan TB anak. Pengetahuan orang tua dan pola hidup sehat di rumah tangga menentukan seberapa kuat kemampuan keluarga memutus rantai penularan,” tegasnya. Tim peneliti UNG merekomendasikan sejumlah langkah pencegahan berbasis komunitas, seperti skrining kontak serumah, peningkatan edukasi kesehatan keluarga, perbaikan kondisi fisik hunian, serta penguatan peran tenaga kesehatan dalam sosialisasi TB anak. Nurul berharap hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam memperkuat program nasional pengendalian TB, sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap risiko penularan di lingkungan rumah.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">UNG &#8211;<strong> Tuberkulosis (TB)</strong> hingga kini masih menjadi masalah kesehatan global yang serius, termasuk bagi kelompok anak-anak. Data global tahun <strong>2023</strong> menunjukkan sekitar <strong>1,25 juta kematian</strong> disebabkan oleh TB di seluruh dunia. Penyakit menular ini dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia, termasuk anak-anak yang memiliki daya tahan tubuh lebih rentan dibandingkan orang dewasa.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Di Indonesia, data periode <strong>2014–2019</strong> memperlihatkan peningkatan signifikan dalam penemuan kasus <strong>TB anak</strong>, namun pada periode <strong>2019–2023</strong> grafik kasus TB anak cenderung <strong>fluktuatif</strong>, menandakan bahwa penyakit ini masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang belum sepenuhnya teratasi.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Peneliti dari <strong>Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (UNG)</strong>, <strong>Nurul Fauziah Sabir</strong>, bersama tim risetnya, menyoroti pentingnya perhatian serius terhadap TB anak. Menurutnya, anak merupakan <strong>generasi penerus bangsa</strong> yang membutuhkan perlindungan optimal dari ancaman penyakit menular.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Berdasarkan hasil <strong>tinjauan sistematis terhadap tujuh jurnal penelitian</strong> yang dilakukan di Indonesia, tim peneliti UNG berhasil mengidentifikasi sejumlah faktor utama yang memengaruhi risiko infeksi TB pada anak.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“<strong>Kontak erat dengan penderita TB dewasa</strong>, terutama di dalam lingkungan rumah, menjadi faktor risiko paling dominan terhadap kejadian TB anak,” ungkap Nurul Fauziah. “Risiko ini meningkat pada anak usia dini karena sistem kekebalan tubuh mereka belum berkembang optimal sehingga mudah terinfeksi dan mengalami gejala berat,” tambahnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Selain faktor kontak rumah tangga, <strong>lingkungan fisik tempat tinggal</strong> juga berperan besar dalam penyebaran TB. Rumah dengan <strong>sirkulasi udara buruk, kepadatan tinggi, kelembapan berlebih, serta paparan asap rokok</strong> menciptakan kondisi ideal bagi penularan bakteri TB. Anak-anak yang tinggal di lingkungan seperti ini menjadi kelompok yang paling rentan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Penelitian juga menemukan bahwa <strong>usia, kondisi imunologis, dan status gizi anak</strong> merupakan faktor biologis yang turut menentukan tingkat kerentanan terhadap infeksi TB.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Di samping itu, faktor <strong>sosial dan perilaku keluarga</strong> memiliki pengaruh signifikan terhadap penyebaran TB di rumah tangga. Menurut Nurul, <strong>pengetahuan orang tua yang rendah</strong> mengenai gejala, cara penularan, dan pencegahan TB sangat berkontribusi terhadap meningkatnya risiko penularan pada anak.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“<strong>Kesadaran keluarga menjadi garis pertahanan terdepan</strong> dalam pencegahan TB anak. Pengetahuan orang tua dan pola hidup sehat di rumah tangga menentukan seberapa kuat kemampuan keluarga memutus rantai penularan,” tegasnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Tim peneliti UNG merekomendasikan sejumlah langkah pencegahan berbasis komunitas, seperti <strong>skrining kontak serumah</strong>, peningkatan <strong>edukasi kesehatan keluarga</strong>, perbaikan <strong>kondisi fisik hunian</strong>, serta <strong>penguatan peran tenaga kesehatan</strong> dalam sosialisasi TB anak.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Nurul berharap hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam memperkuat <strong>program nasional pengendalian TB</strong>, sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap risiko penularan di lingkungan rumah.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/peneliti-ung-bicara-pencegahan-tb-anak-harus-dimulai-dari-keluarga/">Peneliti UNG Bicara, Pencegahan TB Anak Harus Dimulai dari Keluarga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/peneliti-ung-bicara-pencegahan-tb-anak-harus-dimulai-dari-keluarga/">Peneliti UNG Bicara, Pencegahan TB Anak Harus Dimulai dari Keluarga</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/peneliti-ung-bicara-pencegahan-tb-anak-harus-dimulai-dari-keluarga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Angkatan Perdana, 19 Dokter Baru UNG Raih IPK Gemilang</title>
		<link>https://barakati.id/angkatan-perdana-19-dokter-baru-ung-raih-ipk-gemilang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=angkatan-perdana-19-dokter-baru-ung-raih-ipk-gemilang</link>
					<comments>https://barakati.id/angkatan-perdana-19-dokter-baru-ung-raih-ipk-gemilang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 May 2025 15:53:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[dokter ung]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas kedokteran ung]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI PADANG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=25400</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/angkatan-perdana-19-dokter-baru-ung-raih-ipk-gemilang/">Angkatan Perdana, 19 Dokter Baru UNG Raih IPK Gemilang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/angkatan-perdana-19-dokter-baru-ung-raih-ipk-gemilang/">Angkatan Perdana, 19 Dokter Baru UNG Raih IPK Gemilang</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="749" data-end="1094"><button id="bb9" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb9.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali mencatat sejarah penting dalam perjalanan institusionalnya sebagai lembaga pendidikan tinggi. Sebanyak 19 dokter baru yang menempuh pendidikan profesi di Fakultas Kedokteran (FK) UNG resmi dilantik dan diambil sumpahnya dalam prosesi yang digelar pada Selasa (06/05/2025) di Ballroom Azalea Convention Centre. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Kedokteran, Dr. dr. Cecy Wolok Karim, Sp.GK. Acara ini turut dihadiri oleh Rektor UNG Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST, MT, jajaran pimpinan universitas dan fakultas, serta keluarga para dokter baru. Momentum bersejarah ini juga dirangkaikan dengan penyerahan lulusan kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Gorontalo. Dekan FK UNG menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi penanda keberhasilan 19 mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan profesi dan secara resmi menyandang gelar dokter. Tak hanya itu, pencapaian akademik lulusan angkatan pertama ini juga membanggakan. “Program profesi dokter angkatan pertama berhasil mencatatkan capaian UKMPPD (Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter) sebesar 100 persen. Selain itu, tiga lulusan bahkan berhasil meraih IPK sempurna 4.00, dan rata-rata IPK keseluruhan sangat memuaskan,” ungkap dr. Cecy. Keberhasilan ini menjadi tonggak awal yang kuat bagi Fakultas Kedokteran UNG untuk terus berkontribusi dalam mencetak tenaga medis profesional yang berkualitas dan berintegritas.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="" data-start="749" data-end="1094">UNG &#8211; Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali mencatat sejarah penting dalam perjalanan institusionalnya sebagai lembaga pendidikan tinggi. Sebanyak 19 dokter baru yang menempuh pendidikan profesi di Fakultas Kedokteran (FK) UNG resmi dilantik dan diambil sumpahnya dalam prosesi yang digelar pada Selasa (06/05/2025) di Ballroom Azalea Convention Centre.</p>
<p class="" data-start="1096" data-end="1499">Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Kedokteran, Dr. dr. Cecy Wolok Karim, Sp.GK. Acara ini turut dihadiri oleh Rektor UNG Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST, MT, jajaran pimpinan universitas dan fakultas, serta keluarga para dokter baru. Momentum bersejarah ini juga dirangkaikan dengan penyerahan lulusan kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Gorontalo.</p>
<p class="" data-start="1501" data-end="1753">Dekan FK UNG menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi penanda keberhasilan 19 mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan profesi dan secara resmi menyandang gelar dokter. Tak hanya itu, pencapaian akademik lulusan angkatan pertama ini juga membanggakan.</p>
<p class="" data-start="1755" data-end="2034">“Program profesi dokter angkatan pertama berhasil mencatatkan capaian UKMPPD (Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter) sebesar 100 persen. Selain itu, tiga lulusan bahkan berhasil meraih IPK sempurna 4.00, dan rata-rata IPK keseluruhan sangat memuaskan,” ungkap dr. Cecy.</p>
<p class="" data-start="2036" data-end="2214">Keberhasilan ini menjadi tonggak awal yang kuat bagi Fakultas Kedokteran UNG untuk terus berkontribusi dalam mencetak tenaga medis profesional yang berkualitas dan berintegritas.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/angkatan-perdana-19-dokter-baru-ung-raih-ipk-gemilang/">Angkatan Perdana, 19 Dokter Baru UNG Raih IPK Gemilang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/angkatan-perdana-19-dokter-baru-ung-raih-ipk-gemilang/">Angkatan Perdana, 19 Dokter Baru UNG Raih IPK Gemilang</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/angkatan-perdana-19-dokter-baru-ung-raih-ipk-gemilang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fakultas Kedokteran UNG Tuan Rumah Forum Dekan AFKNI 2025</title>
		<link>https://barakati.id/fakultas-kedokteran-ung-tuan-rumah-forum-dekan-afkni-2025/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=fakultas-kedokteran-ung-tuan-rumah-forum-dekan-afkni-2025</link>
					<comments>https://barakati.id/fakultas-kedokteran-ung-tuan-rumah-forum-dekan-afkni-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Apr 2025 17:20:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas kedokteran ung]]></category>
		<category><![CDATA[Forum Dekan AFKNI 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=25289</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/fakultas-kedokteran-ung-tuan-rumah-forum-dekan-afkni-2025/">Fakultas Kedokteran UNG Tuan Rumah Forum Dekan AFKNI 2025</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/fakultas-kedokteran-ung-tuan-rumah-forum-dekan-afkni-2025/">Fakultas Kedokteran UNG Tuan Rumah Forum Dekan AFKNI 2025</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="171" data-end="512"><button id="bb10" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb10.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui Fakultas Kedokterannya mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Forum Dekan Asosiasi Fakultas Kedokteran Nasional Indonesia (AFKNI) Tahun 2025. Forum ilmiah ini digelar pada Jumat (25/04/2025), dan diikuti oleh para dekan dari 52 Fakultas Kedokteran perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Dekan Fakultas Kedokteran UNG, Dr. dr. Cecy Wolok Karim, Sp.GK., menyampaikan bahwa forum AFKNI tahun ini mengusung tema besar: \"Mewujudkan Asta Cita dengan Memperkokoh Peran AFKNI dalam Menghasilkan SDM Dokter Profesional.\" Tema ini sejalan dengan visi pembangunan nasional yang menekankan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang kesehatan. “Forum ini menunjukkan komitmen AFKNI sebagai garda terdepan dalam transformasi pendidikan kedokteran di Indonesia. Kita ingin memastikan bahwa lulusan kedokteran mampu menjawab tantangan kesehatan masa kini dan masa depan dengan profesionalisme tinggi,” ujar Cecy. Ketua AFKNI, Prof. Ari Fahrial Syam, menambahkan bahwa forum ini merupakan wadah strategis untuk bertukar gagasan, menyusun langkah kolaboratif, serta memperkuat sinergi antar fakultas kedokteran di Indonesia. Dalam forum ini, para peserta membahas isu-isu strategis mulai dari kurikulum pendidikan, sistem evaluasi, hingga arah kebijakan profesi dokter ke depan. “Forum ini bukan hanya ajang silaturahmi, tapi juga ruang penting untuk menyatukan visi dan arah pengembangan pendidikan dokter di Indonesia,” tuturnya. Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada UNG sebagai tuan rumah kegiatan nasional ini. Menurutnya, peran sebagai tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus kesempatan emas bagi UNG untuk berkontribusi dalam agenda nasional di bidang kesehatan. “Melalui forum ini, kami berharap akan lahir berbagai rumusan strategis untuk memperkuat pendidikan dokter di Indonesia. Ini menjadi bentuk nyata kontribusi UNG dalam pengembangan pendidikan dan layanan kesehatan nasional,” tutup Eduart.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="" data-start="171" data-end="512">UNG &#8211; Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui Fakultas Kedokterannya mendapat kehormatan menjadi tuan rumah <em data-start="292" data-end="353">Forum Dekan Asosiasi Fakultas Kedokteran Nasional Indonesia</em> (AFKNI) Tahun 2025. Forum ilmiah ini digelar pada Jumat (25/04/2025), dan diikuti oleh para dekan dari 52 Fakultas Kedokteran perguruan tinggi di seluruh Indonesia.</p>
<p class="" data-start="514" data-end="887">Dekan Fakultas Kedokteran UNG, Dr. dr. Cecy Wolok Karim, Sp.GK., menyampaikan bahwa forum AFKNI tahun ini mengusung tema besar: <em data-start="642" data-end="740">&#8220;Mewujudkan Asta Cita dengan Memperkokoh Peran AFKNI dalam Menghasilkan SDM Dokter Profesional.&#8221;</em> Tema ini sejalan dengan visi pembangunan nasional yang menekankan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang kesehatan.</p>
<p class="" data-start="889" data-end="1154">“Forum ini menunjukkan komitmen AFKNI sebagai garda terdepan dalam transformasi pendidikan kedokteran di Indonesia. Kita ingin memastikan bahwa lulusan kedokteran mampu menjawab tantangan kesehatan masa kini dan masa depan dengan profesionalisme tinggi,” ujar Cecy.</p>
<p class="" data-start="1156" data-end="1519">Ketua AFKNI, Prof. Ari Fahrial Syam, menambahkan bahwa forum ini merupakan wadah strategis untuk bertukar gagasan, menyusun langkah kolaboratif, serta memperkuat sinergi antar fakultas kedokteran di Indonesia. Dalam forum ini, para peserta membahas isu-isu strategis mulai dari kurikulum pendidikan, sistem evaluasi, hingga arah kebijakan profesi dokter ke depan.</p>
<p class="" data-start="1521" data-end="1673">“Forum ini bukan hanya ajang silaturahmi, tapi juga ruang penting untuk menyatukan visi dan arah pengembangan pendidikan dokter di Indonesia,” tuturnya.</p>
<p class="" data-start="1675" data-end="1993">Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada UNG sebagai tuan rumah kegiatan nasional ini. Menurutnya, peran sebagai tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus kesempatan emas bagi UNG untuk berkontribusi dalam agenda nasional di bidang kesehatan.</p>
<p class="" data-start="1995" data-end="2232">“Melalui forum ini, kami berharap akan lahir berbagai rumusan strategis untuk memperkuat pendidikan dokter di Indonesia. Ini menjadi bentuk nyata kontribusi UNG dalam pengembangan pendidikan dan layanan kesehatan nasional,” tutup Eduart.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/fakultas-kedokteran-ung-tuan-rumah-forum-dekan-afkni-2025/">Fakultas Kedokteran UNG Tuan Rumah Forum Dekan AFKNI 2025</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/fakultas-kedokteran-ung-tuan-rumah-forum-dekan-afkni-2025/">Fakultas Kedokteran UNG Tuan Rumah Forum Dekan AFKNI 2025</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/fakultas-kedokteran-ung-tuan-rumah-forum-dekan-afkni-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hasil UKMPPD Perdana: FK UNG Lulus 100% Oneshot!</title>
		<link>https://barakati.id/hasil-ukmppd-perdana-fk-ung-lulus-100-oneshot/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=hasil-ukmppd-perdana-fk-ung-lulus-100-oneshot</link>
					<comments>https://barakati.id/hasil-ukmppd-perdana-fk-ung-lulus-100-oneshot/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Mar 2025 22:53:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas kedokteran ung]]></category>
		<category><![CDATA[Hasil UKMPPD]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=25005</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/hasil-ukmppd-perdana-fk-ung-lulus-100-oneshot/">Hasil UKMPPD Perdana: FK UNG Lulus 100% Oneshot!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/hasil-ukmppd-perdana-fk-ung-lulus-100-oneshot/">Hasil UKMPPD Perdana: FK UNG Lulus 100% Oneshot!</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="121" data-end="442"><button id="bb11" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb11.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mencetak sejarah dengan kelulusan 100% dalam Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD). Ujian ini digelar pada Sabtu (16/2) untuk Computer-Based Test (CBT) dan Sabtu (22/2) untuk Objective Structured Clinical Examination (OSCE). Dekan FK UNG, Dr. dr. Cecy Rahma Karim, Sp.G.K., menyampaikan rasa bangga atas pencapaian ini. “Keberhasilan 100% dalam UKMPPD merupakan bukti nyata dari kerja keras, dedikasi, dan ketekunan mahasiswa dalam menempuh pendidikan profesi dokter. Hal ini juga didukung oleh kurikulum yang terus dikembangkan serta bimbingan dosen-dosen terbaik FK UNG,” ungkapnya. Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. dr. Vivien Novarina A. Kasim, M.Kes., turut menyampaikan apresiasinya. “Selamat kepada para dokter baru, lulusan angkatan pertama FK UNG. Kelulusan ini merupakan langkah awal memasuki dunia kedokteran. Semangat mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Koordinator Program Studi Pendidikan Profesi Dokter, Dr. dr. Sri Andriani Ibrahim, M.Kes., berharap agar para lulusan dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama pendidikan dengan disiplin, profesionalisme, dan dedikasi tinggi. Prosesi sumpah dokter dijadwalkan berlangsung pada April 2025. Para lulusan yang telah dinyatakan lulus UKMPPD akan diberdayakan di berbagai daerah di Provinsi Gorontalo, baik di tingkat kota maupun kabupaten. Sebagai bagian dari evaluasi, umpan balik hasil ujian individu dan institusi untuk UKMPPD CBT dan OSCE dapat diunduh melalui website pnukmppd.kemdikbud.go.id oleh admin institusi dalam waktu selambatnya dua minggu setelah pengumuman hasil ujian. Dengan keberhasilan ini, FK UNG berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, mempertahankan prestasi, serta melahirkan dokter-dokter profesional yang siap berkontribusi bagi dunia kesehatan.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="" data-start="121" data-end="442">UNG &#8211; Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mencetak sejarah dengan kelulusan 100% dalam Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD). Ujian ini digelar pada Sabtu (16/2) untuk Computer-Based Test (CBT) dan Sabtu (22/2) untuk Objective Structured Clinical Examination (OSCE).</p>
<p class="" data-start="485" data-end="585">Dekan FK UNG, Dr. dr. Cecy Rahma Karim, Sp.G.K., menyampaikan rasa bangga atas pencapaian ini.</p>
<p class="" data-start="485" data-end="585"><em data-start="589" data-end="844">“Keberhasilan 100% dalam UKMPPD merupakan bukti nyata dari kerja keras, dedikasi, dan ketekunan mahasiswa dalam menempuh pendidikan profesi dokter. Hal ini juga didukung oleh kurikulum yang terus dikembangkan serta bimbingan dosen-dosen terbaik FK UNG,”</em> ungkapnya.</p>
<p class="" data-start="859" data-end="986">Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. dr. Vivien Novarina A. Kasim, M.Kes., turut menyampaikan apresiasinya.</p>
<p class="" data-start="859" data-end="986"><em data-start="990" data-end="1160">“Selamat kepada para dokter baru, lulusan angkatan pertama FK UNG. Kelulusan ini merupakan langkah awal memasuki dunia kedokteran. Semangat mengabdi kepada masyarakat,”</em> ujarnya.</p>
<p class="" data-start="1173" data-end="1431">Sementara itu, Koordinator Program Studi Pendidikan Profesi Dokter, Dr. dr. Sri Andriani Ibrahim, M.Kes., berharap agar para lulusan dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama pendidikan dengan disiplin, profesionalisme, dan dedikasi tinggi.</p>
<p class="" data-start="1498" data-end="1725">Prosesi sumpah dokter dijadwalkan berlangsung pada April 2025. Para lulusan yang telah dinyatakan lulus UKMPPD akan diberdayakan di berbagai daerah di Provinsi Gorontalo, baik di tingkat kota maupun kabupaten.</p>
<p class="" data-start="1727" data-end="1990">Sebagai bagian dari evaluasi, umpan balik hasil ujian individu dan institusi untuk UKMPPD CBT dan OSCE dapat diunduh melalui website pnukmppd.kemdikbud.go.id oleh admin institusi dalam waktu selambatnya dua minggu setelah pengumuman hasil ujian.</p>
<p class="" data-start="1992" data-end="2201">Dengan keberhasilan ini, FK UNG berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, mempertahankan prestasi, serta melahirkan dokter-dokter profesional yang siap berkontribusi bagi dunia kesehatan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/hasil-ukmppd-perdana-fk-ung-lulus-100-oneshot/">Hasil UKMPPD Perdana: FK UNG Lulus 100% Oneshot!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/hasil-ukmppd-perdana-fk-ung-lulus-100-oneshot/">Hasil UKMPPD Perdana: FK UNG Lulus 100% Oneshot!</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/hasil-ukmppd-perdana-fk-ung-lulus-100-oneshot/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
