<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Fakultas Pertanian Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/fakultas-pertanian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/fakultas-pertanian/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Feb 2026 20:32:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Fakultas Pertanian Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/fakultas-pertanian/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>SDM Unggul Naik Kelas! Tiga Dosen UNG Resmi Sandang Gelar Doktor</title>
		<link>https://barakati.id/sdm-unggul-naik-kelas-tiga-dosen-ung-resmi-sandang-gelar-doktor/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sdm-unggul-naik-kelas-tiga-dosen-ung-resmi-sandang-gelar-doktor</link>
					<comments>https://barakati.id/sdm-unggul-naik-kelas-tiga-dosen-ung-resmi-sandang-gelar-doktor/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2026 08:29:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[eduart wolok]]></category>
		<category><![CDATA[fakultas hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Kawasan Timur Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mutia Cherawaty Thalib]]></category>
		<category><![CDATA[Nuvazria Achir]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Peningkatan Kualifikasi Akademik]]></category>
		<category><![CDATA[Purnama Ningsih Maspeke]]></category>
		<category><![CDATA[riset dan inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[SDM Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[Tiga Doktor Baru]]></category>
		<category><![CDATA[tridharma perguruan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[ung]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29504</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/sdm-unggul-naik-kelas-tiga-dosen-ung-resmi-sandang-gelar-doktor/">SDM Unggul Naik Kelas! Tiga Dosen UNG Resmi Sandang Gelar Doktor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/sdm-unggul-naik-kelas-tiga-dosen-ung-resmi-sandang-gelar-doktor/">SDM Unggul Naik Kelas! Tiga Dosen UNG Resmi Sandang Gelar Doktor</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali memperkokoh barisan akademisinya. Kualitas sumber daya manusia (SDM) pendidik di Kampus Kerakyatan kian mumpuni dengan resminya tiga dosen menyandang gelar Doktor (S3). Kehadiran para pakar baru ini menjadi angin segar bagi pengembangan riset, inovasi, dan penguatan mutu pembelajaran, khususnya di Fakultas Hukum dan Fakultas Pertanian. Ketiga pendidik tersebut adalah Dr. Nuvazria Achir, SH., MH., dan Dr. Mutia Cherawaty Thalib, SH., M.Hum., yang merupakan dosen Fakultas Hukum, serta Dr. Purnama Ningsih Maspeke, S.TP., M.Sc., dosen Fakultas Pertanian. Pencapaian ini menandai semakin dalamnya kedalaman kepakaran yang dimiliki UNG dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi di Kawasan Timur Indonesia serta memperluas kontribusi keilmuan di tingkat nasional. Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., IPU., ASEAN.Eng., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras ketiga doktor muda tersebut. Menurutnya, gelar doktor yang diraih bukan sekadar pencapaian prestisius secara personal, melainkan investasi strategis bagi institusi. “Pencapaian ini akan memperkuat kapasitas Tridharma Perguruan Tinggi di UNG. Dengan tambahan doktor baru, kita memiliki kedalaman kepakaran yang lebih kuat untuk mendukung pengajaran yang berkualitas, memperkuat riset, serta melahirkan inovasi yang lebih tajam dan berdampak,” ungkap Prof. Eduart. Rektor menegaskan bahwa bertambahnya jumlah doktor merupakan salah satu indikator penting kemajuan universitas. Dengan kualifikasi akademik dosen yang semakin tinggi, UNG kian optimistis dalam mencetak lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan adaptif terhadap perubahan, sekaligus menghasilkan riset yang solutif dan inovatif menjawab tantangan masyarakat. “UNG senantiasa berkomitmen penuh untuk mendorong seluruh dosen agar terus meningkatkan kualifikasi akademik mereka. Keberhasilan tiga doktor muda ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi dosen lainnya untuk terus memberikan kontribusi terbaik dalam pengembangan ilmu pengetahuan, baik melalui pengajaran, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">UNG &#8211; Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali memperkokoh barisan akademisinya. Kualitas sumber daya manusia (SDM) pendidik di Kampus Kerakyatan kian mumpuni dengan resminya tiga dosen menyandang gelar Doktor (S3). Kehadiran para pakar baru ini menjadi angin segar bagi pengembangan riset, inovasi, dan penguatan mutu pembelajaran, khususnya di Fakultas Hukum dan Fakultas Pertanian.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ketiga pendidik tersebut adalah <strong>Dr. Nuvazria Achir, SH., MH.,</strong> dan <strong>Dr. Mutia Cherawaty Thalib, SH., M.Hum.,</strong> yang merupakan dosen Fakultas Hukum, serta <strong>Dr. Purnama Ningsih Maspeke, S.TP., M.Sc.,</strong> dosen Fakultas Pertanian. Pencapaian ini menandai semakin dalamnya kedalaman kepakaran yang dimiliki UNG dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi di Kawasan Timur Indonesia serta memperluas kontribusi keilmuan di tingkat nasional.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Rektor UNG, <strong>Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., IPU., ASEAN.Eng.,</strong> menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras ketiga doktor muda tersebut. Menurutnya, gelar doktor yang diraih bukan sekadar pencapaian prestisius secara personal, melainkan investasi strategis bagi institusi.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Pencapaian ini akan memperkuat kapasitas Tridharma Perguruan Tinggi di UNG. Dengan tambahan doktor baru, kita memiliki kedalaman kepakaran yang lebih kuat untuk mendukung pengajaran yang berkualitas, memperkuat riset, serta melahirkan inovasi yang lebih tajam dan berdampak,” ungkap Prof. Eduart.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Rektor menegaskan bahwa bertambahnya jumlah doktor merupakan salah satu indikator penting kemajuan universitas. Dengan kualifikasi akademik dosen yang semakin tinggi, UNG kian optimistis dalam mencetak lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan adaptif terhadap perubahan, sekaligus menghasilkan riset yang solutif dan inovatif menjawab tantangan masyarakat.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“UNG senantiasa berkomitmen penuh untuk mendorong seluruh dosen agar terus meningkatkan kualifikasi akademik mereka. Keberhasilan tiga doktor muda ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi dosen lainnya untuk terus memberikan kontribusi terbaik dalam pengembangan ilmu pengetahuan, baik melalui pengajaran, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/sdm-unggul-naik-kelas-tiga-dosen-ung-resmi-sandang-gelar-doktor/">SDM Unggul Naik Kelas! Tiga Dosen UNG Resmi Sandang Gelar Doktor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/sdm-unggul-naik-kelas-tiga-dosen-ung-resmi-sandang-gelar-doktor/">SDM Unggul Naik Kelas! Tiga Dosen UNG Resmi Sandang Gelar Doktor</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/sdm-unggul-naik-kelas-tiga-dosen-ung-resmi-sandang-gelar-doktor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petani Wajib Tahu! Riset Mahasiswa UNG Ungkap Metode GAP Lebih Untung</title>
		<link>https://barakati.id/petani-wajib-tahu-riset-mahasiswa-ung-ungkap-metode-gap-lebih-untung/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=petani-wajib-tahu-riset-mahasiswa-ung-ungkap-metode-gap-lebih-untung</link>
					<comments>https://barakati.id/petani-wajib-tahu-riset-mahasiswa-ung-ungkap-metode-gap-lebih-untung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 15:42:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Adeliyan A Husain]]></category>
		<category><![CDATA[Agribisnis UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Belmawa]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[GAP]]></category>
		<category><![CDATA[Good Agricultural Practices]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Tilongkabila]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Pkm]]></category>
		<category><![CDATA[produktivitas petani]]></category>
		<category><![CDATA[ung]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[usaha tani jagung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29302</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/petani-wajib-tahu-riset-mahasiswa-ung-ungkap-metode-gap-lebih-untung/">Petani Wajib Tahu! Riset Mahasiswa UNG Ungkap Metode GAP Lebih Untung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/petani-wajib-tahu-riset-mahasiswa-ung-ungkap-metode-gap-lebih-untung/">Petani Wajib Tahu! Riset Mahasiswa UNG Ungkap Metode GAP Lebih Untung</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Mahasiswa Jurusan Agribisnis, Adeliyan A. Husain, sukses meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,81 sekaligus mencatatkan karya ilmiah yang berkontribusi nyata bagi dunia pertanian daerah. Dalam tugas akhir penelitiannya berjudul “Analisis Perbandingan Usaha Tani Jagung GAP dengan Konvensional di Kecamatan Tilongkabila,” Adeliyan meneliti secara mendalam perbedaan dua sistem usaha tani jagung, yakni metode berbasis Good Agricultural Practices (GAP) dan metode konvensional. Penelitian ini mengkaji empat aspek penting: biaya produksi, produktivitas, efisiensi usaha, dan pendapatan petani jagung di Kecamatan Tilongkabila. Hasil riset menunjukkan bahwa penerapan metode GAP terbukti lebih menguntungkan (“lebih cuan”) dibanding sistem konvensional karena mampu menghasilkan produktivitas dan mutu panen yang lebih tinggi, sekaligus mendukung keberlanjutan usaha tani. Selain berprestasi secara akademik, Adeliyan juga dikenal aktif dalam berbagai program pengembangan mahasiswa. Ia pernah meraih pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di tingkat universitas serta melalui platform Belmawa (BIMA). Capaian ini menunjukkan kemampuannya mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan kreativitas dan inovasi di bidang agribisnis. Menurut pihak Fakultas Pertanian UNG, keberhasilan Adeliyan menjadi bukti nyata kualitas sumber daya mahasiswa Jurusan Agribisnis yang tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan pembangunan sektor pertanian. Penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi petani di Gorontalo untuk mulai menerapkan sistem pertanian berbasis praktik baik (GAP) guna meningkatkan pendapatan dan daya saing hasil pertanian. Capaian ini juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi melalui penelitian terapan yang berdampak bagi masyarakat dan dunia usaha tani.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">UNG &#8211; Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Mahasiswa Jurusan Agribisnis, <strong>Adeliyan A. Husain</strong>, sukses meraih <strong>Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,81</strong> sekaligus mencatatkan karya ilmiah yang berkontribusi nyata bagi dunia pertanian daerah.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam tugas akhir penelitiannya berjudul <em>“Analisis Perbandingan Usaha Tani Jagung GAP dengan Konvensional di Kecamatan Tilongkabila,”</em> Adeliyan meneliti secara mendalam perbedaan dua sistem usaha tani jagung, yakni metode berbasis <strong>Good Agricultural Practices (GAP)</strong> dan metode <strong>konvensional</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Penelitian ini mengkaji empat aspek penting: <strong>biaya produksi, produktivitas, efisiensi usaha,</strong> dan <strong>pendapatan petani jagung</strong> di Kecamatan Tilongkabila. Hasil riset menunjukkan bahwa penerapan metode GAP terbukti lebih menguntungkan (“lebih cuan”) dibanding sistem konvensional karena mampu menghasilkan produktivitas dan mutu panen yang lebih tinggi, sekaligus mendukung keberlanjutan usaha tani.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Selain berprestasi secara akademik, Adeliyan juga dikenal aktif dalam berbagai program pengembangan mahasiswa. Ia pernah meraih pendanaan <strong>Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)</strong> di tingkat universitas serta melalui platform <strong>Belmawa (BIMA)</strong>. Capaian ini menunjukkan kemampuannya mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan kreativitas dan inovasi di bidang agribisnis.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurut pihak Fakultas Pertanian UNG, keberhasilan Adeliyan menjadi bukti nyata kualitas sumber daya mahasiswa Jurusan Agribisnis yang tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan pembangunan sektor pertanian. Penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi petani di Gorontalo untuk mulai menerapkan sistem pertanian berbasis praktik baik (GAP) guna meningkatkan pendapatan dan daya saing hasil pertanian.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Capaian ini juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi melalui penelitian terapan yang berdampak bagi masyarakat dan dunia usaha tani.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/petani-wajib-tahu-riset-mahasiswa-ung-ungkap-metode-gap-lebih-untung/">Petani Wajib Tahu! Riset Mahasiswa UNG Ungkap Metode GAP Lebih Untung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/petani-wajib-tahu-riset-mahasiswa-ung-ungkap-metode-gap-lebih-untung/">Petani Wajib Tahu! Riset Mahasiswa UNG Ungkap Metode GAP Lebih Untung</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/petani-wajib-tahu-riset-mahasiswa-ung-ungkap-metode-gap-lebih-untung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
