<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>FGD Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/fgd/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/fgd/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Oct 2023 18:20:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>FGD Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/fgd/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Suharsi Igirisa Buka FGD Kajian Ratio Dan Rancangan Awal RPJPD</title>
		<link>https://barakati.id/suharsi-igirisa-buka-fgd-kajian-ratio-dan-rancangan-awal-rpjpd/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=suharsi-igirisa-buka-fgd-kajian-ratio-dan-rancangan-awal-rpjpd</link>
					<comments>https://barakati.id/suharsi-igirisa-buka-fgd-kajian-ratio-dan-rancangan-awal-rpjpd/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Sep 2023 12:16:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[FGD]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Rpjpd]]></category>
		<category><![CDATA[Suharsi igirisa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=18538</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/suharsi-igirisa-buka-fgd-kajian-ratio-dan-rancangan-awal-rpjpd/">Suharsi Igirisa Buka FGD Kajian Ratio Dan Rancangan Awal RPJPD</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/suharsi-igirisa-buka-fgd-kajian-ratio-dan-rancangan-awal-rpjpd/">Suharsi Igirisa Buka FGD Kajian Ratio Dan Rancangan Awal RPJPD</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Pohuwato tahap kedua yang disusun sejak berdirinya Kabupaten Pohuwato yang merupakan tolak ukur dalam menentukan arah pembangunan jangka panjang berikutnya tidak banyak mengalami perubahan, terutama visi dan misi serta arah kebijakan pembangunan. Perubahan yang dilakukan tersebut untuk mengakomodasi perubahan zaman serta menyesuaikan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tuntutan masa depan pembangunan daerah, serta isu-isu strategis daerah. Demikian disampaikan Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa ketika membuka Focus Group Discution (FGD) tentang kajian ratio dan rancangan awal RPJPD Kabupaten Pohuwato Tahun 2025-2045 di aula Bapppeda Pohuwato, Selasa, (19/9/2023). Lanjut Wabup Suharsi, dokumen rancangan RPJPD Kabupaten Pohuwato tahun 2025-2045 yang telah disusun bersama tim penyusun yang menjadi satu kesatuan. Bahwa perencanaan jangka panjang daerah ini lebih condong pada kegiatan membangun perspektif dan pemikiran yang bersifat visioner, sehingga banyak melibatkan partisipasi segmen masyarakat yang memiliki kompetensi teknokratis dan akademis. “Kedepanya nanti, pemerintah akan fokus pada mengoptimalkan sumber daya alam untuk mendorong transformasi ekonomi agar terjadi percepatan perubahan struktur tenaga kerja ke sektor produktif,\" jelas wabup. Menurut Wabup Suharsi, adapun isu strategis yang menjadi perioritas RPJPD Pohuwato yakni, mendorong peningkatan mutu SDM, mendorong pemenuhan hak-hak dasar masyarakat terhadap layanan kesehatan, memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat yang kurang mampu, menciptakan keluarga yang berkualitas serta pemuda yang produktif. Kemudian mewujudkan ketahanan pangan serta dapat menunjang kebutuhan pangan, membangun infrastruktur dasar yang handal dan merata untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, menciptkan pertumbuhan ekonomi yang kuat terhadap berbagai macam tantangan. Kemudian menciptakan integrasi pembangunan sektor undustri pengolahan dan UMKM yang berbasis potensi lokal, mengoptimalkan Iptek, menciptakan lingkungan berkualitas dan pemanfaatan SDA yang berkelanjutan, menciptakan regulasi yang mendukung iklim investasi tata kelola pemerintahan yang bersih, mewujudkan inklusifitas beragama toleran dalam perbedaan dan harmonis dalam kehidupan sosial, serta menciptakan risilensi terhadap berbagai bencana dan perubahan iklim yang tidak mentu.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Pohuwato tahap kedua yang disusun sejak berdirinya Kabupaten Pohuwato yang merupakan tolak ukur dalam menentukan arah pembangunan jangka panjang berikutnya tidak banyak mengalami perubahan, terutama visi dan misi serta arah kebijakan pembangunan.</p>
<p>Perubahan yang dilakukan tersebut untuk mengakomodasi perubahan zaman serta menyesuaikan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tuntutan masa depan pembangunan daerah, serta isu-isu strategis daerah.</p>
<p>Demikian disampaikan Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa ketika membuka Focus Group Discution (FGD) tentang kajian ratio dan rancangan awal RPJPD Kabupaten Pohuwato Tahun 2025-2045 di aula Bapppeda Pohuwato, Selasa, (19/9/2023).</p>
<p>Lanjut Wabup Suharsi, dokumen rancangan RPJPD Kabupaten Pohuwato tahun 2025-2045 yang telah disusun bersama tim penyusun yang menjadi satu kesatuan. Bahwa perencanaan jangka panjang daerah ini lebih condong pada kegiatan membangun perspektif dan pemikiran yang bersifat visioner, sehingga banyak melibatkan partisipasi segmen masyarakat yang memiliki kompetensi teknokratis dan akademis.</p>
<p>“Kedepanya nanti, pemerintah akan fokus pada mengoptimalkan sumber daya alam untuk mendorong transformasi ekonomi agar terjadi percepatan perubahan struktur tenaga kerja ke sektor produktif,&#8221; jelas wabup.</p>
<p>Menurut Wabup Suharsi, adapun isu strategis yang menjadi perioritas RPJPD Pohuwato yakni, mendorong peningkatan mutu SDM, mendorong pemenuhan hak-hak dasar masyarakat terhadap layanan kesehatan, memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat yang kurang mampu, menciptakan keluarga yang berkualitas serta pemuda yang produktif.</p>
<p>Kemudian mewujudkan ketahanan pangan serta dapat menunjang kebutuhan pangan, membangun infrastruktur dasar yang handal dan merata untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, menciptkan pertumbuhan ekonomi yang kuat terhadap berbagai macam tantangan.</p>
<p>Kemudian menciptakan integrasi pembangunan sektor undustri pengolahan dan UMKM yang berbasis potensi lokal, mengoptimalkan Iptek, menciptakan lingkungan berkualitas dan pemanfaatan SDA yang berkelanjutan, menciptakan regulasi yang mendukung iklim investasi tata kelola pemerintahan yang bersih, mewujudkan inklusifitas beragama toleran dalam perbedaan dan harmonis dalam kehidupan sosial, serta menciptakan risilensi terhadap berbagai bencana dan perubahan iklim yang tidak mentu.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/suharsi-igirisa-buka-fgd-kajian-ratio-dan-rancangan-awal-rpjpd/">Suharsi Igirisa Buka FGD Kajian Ratio Dan Rancangan Awal RPJPD</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/suharsi-igirisa-buka-fgd-kajian-ratio-dan-rancangan-awal-rpjpd/">Suharsi Igirisa Buka FGD Kajian Ratio Dan Rancangan Awal RPJPD</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/suharsi-igirisa-buka-fgd-kajian-ratio-dan-rancangan-awal-rpjpd/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadiri FGD Antisipasi Bunuh Diri, Ini Harapan Yuriko Kamaru</title>
		<link>https://barakati.id/hadiri-fgd-antisipasi-bunuh-diri-ini-harapan-yuriko-kamaru/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=hadiri-fgd-antisipasi-bunuh-diri-ini-harapan-yuriko-kamaru</link>
					<comments>https://barakati.id/hadiri-fgd-antisipasi-bunuh-diri-ini-harapan-yuriko-kamaru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Aug 2023 23:16:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[ANTISIPASI BUNUH DIRI]]></category>
		<category><![CDATA[dprd provinsi gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[FGD]]></category>
		<category><![CDATA[YURIKO KAMARU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=18696</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/hadiri-fgd-antisipasi-bunuh-diri-ini-harapan-yuriko-kamaru/">Hadiri FGD Antisipasi Bunuh Diri, Ini Harapan Yuriko Kamaru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/hadiri-fgd-antisipasi-bunuh-diri-ini-harapan-yuriko-kamaru/">Hadiri FGD Antisipasi Bunuh Diri, Ini Harapan Yuriko Kamaru</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("DEPROV - Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Yuriko Kamaru mendorong seluruh pihak terlibat dalam mencegah bunuh diri yang saat ini menjadi fenomena di Gorontalo. Yuriko meminta seluruh pihak mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah dan DPRD untuk berkolaborasi mengatasi bunuh diri. \"Ini harus kita perhatikan bersama, artinya masyarakat harus mengambil sikap untuk mengatasi fenomena ini,” ucap Yuriko usai menghadiri kegiatan Focus Group Discussion antisipasi maraknya kasus bunuh diri yang digelar di hotel Grand Q, Kota Gorontalo, (3/8/2023). Yuriko menekankan, DPRD sendiri secara bersama-sama mendorong agar seluruh pihak menggunakan proteksi pendekatan agama, hingga proteksi menggunakan pendekatan ekonomi. \"Termasuk saya sementara mengumpulkan data tentang kira-kira dari seluruh masyarakat di Gorontalo memiliki beban hutang? baik di bank, koperasid dan lainnya. Karena faktor inilah menjadi beban pemicu fenomena ini,” ucap anggota Komisi 1 itu. Ia menyebut hingga saat ini sudah ada 25 kasus bunuh diri sepanjang tahun 2023 yang terjadi di Provinsi Gorontalo. Pelaku bunuh diri ini justru banyak dari remaja yang depresi. “Maka dari kondisi kita membutuhkan kolaborasi untuk mensosialisasikan bahwa bunuh diri adalah dosa besar, yang dilarang oleh Allah. Ini perlu kita jadikan perhatian yang besar,” pintanya", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>DEPROV &#8211; Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Yuriko Kamaru mendorong seluruh pihak terlibat dalam mencegah bunuh diri yang saat ini menjadi fenomena di Gorontalo.</p>
<p>Yuriko meminta seluruh pihak mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah dan DPRD untuk berkolaborasi mengatasi bunuh diri.</p>
<p>&#8220;Ini harus kita perhatikan bersama, artinya masyarakat harus mengambil sikap untuk mengatasi fenomena ini,” ucap Yuriko usai menghadiri kegiatan Focus Group Discussion antisipasi maraknya kasus bunuh diri yang digelar di hotel Grand Q, Kota Gorontalo, (3/8/2023).</p>
<p>Yuriko menekankan, DPRD sendiri secara bersama-sama mendorong agar seluruh pihak menggunakan proteksi pendekatan agama, hingga proteksi menggunakan pendekatan ekonomi.</p>
<p>&#8220;Termasuk saya sementara mengumpulkan data tentang kira-kira dari seluruh masyarakat di Gorontalo memiliki beban hutang? baik di bank, koperasid dan lainnya. Karena faktor inilah menjadi beban pemicu fenomena ini,” ucap anggota Komisi 1 itu.</p>
<p>Ia menyebut hingga saat ini sudah ada 25 kasus bunuh diri sepanjang tahun 2023 yang terjadi di Provinsi Gorontalo. Pelaku bunuh diri ini justru banyak dari remaja yang depresi.</p>
<p>“Maka dari kondisi kita membutuhkan kolaborasi untuk mensosialisasikan bahwa bunuh diri adalah dosa besar, yang dilarang oleh Allah. Ini perlu kita jadikan perhatian yang besar,” pintanya
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/hadiri-fgd-antisipasi-bunuh-diri-ini-harapan-yuriko-kamaru/">Hadiri FGD Antisipasi Bunuh Diri, Ini Harapan Yuriko Kamaru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/hadiri-fgd-antisipasi-bunuh-diri-ini-harapan-yuriko-kamaru/">Hadiri FGD Antisipasi Bunuh Diri, Ini Harapan Yuriko Kamaru</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/hadiri-fgd-antisipasi-bunuh-diri-ini-harapan-yuriko-kamaru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Optimalisasi Percepatan Penurunan Kemiskinan, Pemkot Gorontalo Gelar FGD</title>
		<link>https://barakati.id/optimalisasi-percepatan-penurunan-kemiskinan-pemkot-gorontalo-gelar-fgd/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=optimalisasi-percepatan-penurunan-kemiskinan-pemkot-gorontalo-gelar-fgd</link>
					<comments>https://barakati.id/optimalisasi-percepatan-penurunan-kemiskinan-pemkot-gorontalo-gelar-fgd/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Nov 2022 13:24:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[FGD]]></category>
		<category><![CDATA[Ismail madjid]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[PENURUNAN KEMISKINAN]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda kota gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=16097</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/optimalisasi-percepatan-penurunan-kemiskinan-pemkot-gorontalo-gelar-fgd/">Optimalisasi Percepatan Penurunan Kemiskinan, Pemkot Gorontalo Gelar FGD</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/optimalisasi-percepatan-penurunan-kemiskinan-pemkot-gorontalo-gelar-fgd/">Optimalisasi Percepatan Penurunan Kemiskinan, Pemkot Gorontalo Gelar FGD</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("KOTA GORONTALO - Pelaksanaan Focus Group Discussion dirasa perlu agar memperoleh data dan spesifik hasil diskusi antar peserta untuk meningkatkan kedalaman informasi. Untuk mencapai hal tersebut, pemerintah kota Gorontalo menggelar hal serupa dengan tema optimalisasi percepatan penurunan kemiskinan di Kota Gorontalo. Menurut Sekda Ismail Madjid, kegiatan seperti ini sangat penting untuk dilakukan secara bersama-sama dan membicarakan pelaksanaan berbagai program pembangunan pemkot, secara khusus masalah penanggulangan kemiskinan di Kota Gorontalo. Ismail mengatakan, penanggulangan kemiskinan menjadi prioritas dalam rencana pembangunan menengah daerah (RPJMD) kota Gorontalo tahun 2019-2024 yang akan berakhir pada tahun 2024 nanti dan tingkat kemiskinan ditargetkan turun menjadi 5,38%. \"Ini merupakan target kita bersama, untuk itu saya meminta dukungan untuk dapat bekerja sama, serta saling membangun diantara kita semua, agar tenaga tersebut dapat tercapai, \" Katanya. Pemerintah kota Gorontalo telah melaksanakan beberapa program seperti diamanatkan oleh Peraturan Presiden nomor 96 tahun 2015 perubahan atas Peraturan Presiden nomor 15 tahun 2010 tentang percepatan penanggulangan kemiskinan. \"Dalam hubungan ini telah diprogramkan di lingkup pemerintah kota Gorontalo secara garis besar tercakup dalam 4 bidang prioritas yaitu bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan bidang pengembangan ekonomi kerakyatan,\" Sekda menjelaskan, penanggulangan kemiskinan merupakan gerakan bersama dan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja tetapi juga memerlukan keterlibatan semua pihak selaku pemangku kepentingan. \"Dukungan dan kerja sama ini perlu ditingkatkan dan digerakkan bersama pemerintah, dunia usaha perbankan, akademisi dan organisasi kemasyarakatan,\" Paparnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>KOTA GORONTALO &#8211; Pelaksanaan Focus Group Discussion dirasa perlu agar memperoleh data dan spesifik hasil diskusi antar peserta untuk meningkatkan kedalaman informasi. Untuk mencapai hal tersebut, pemerintah kota Gorontalo menggelar hal serupa dengan tema optimalisasi percepatan penurunan kemiskinan di Kota Gorontalo.</p>
<p>Menurut Sekda Ismail Madjid, kegiatan seperti ini sangat penting untuk dilakukan secara bersama-sama dan membicarakan pelaksanaan berbagai program pembangunan pemkot, secara khusus masalah penanggulangan kemiskinan di Kota Gorontalo.</p>
<p>Ismail mengatakan, penanggulangan kemiskinan menjadi prioritas dalam rencana pembangunan menengah daerah (RPJMD) kota Gorontalo tahun 2019-2024 yang akan berakhir pada tahun 2024 nanti dan tingkat kemiskinan ditargetkan turun menjadi 5,38%.</p>
<p>&#8220;Ini merupakan target kita bersama, untuk itu saya meminta dukungan untuk dapat bekerja sama, serta saling membangun diantara kita semua, agar tenaga tersebut dapat tercapai, &#8221; Katanya.</p>
<p>Pemerintah kota Gorontalo telah melaksanakan beberapa program seperti diamanatkan oleh Peraturan Presiden nomor 96 tahun 2015 perubahan atas Peraturan Presiden nomor 15 tahun 2010 tentang percepatan penanggulangan kemiskinan.</p>
<p>&#8220;Dalam hubungan ini telah diprogramkan di lingkup pemerintah kota Gorontalo secara garis besar tercakup dalam 4 bidang prioritas yaitu bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan bidang pengembangan ekonomi kerakyatan,&#8221;</p>
<p>Sekda menjelaskan, penanggulangan kemiskinan merupakan gerakan bersama dan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja tetapi juga memerlukan keterlibatan semua pihak selaku pemangku kepentingan.</p>
<p>&#8220;Dukungan dan kerja sama ini perlu ditingkatkan dan digerakkan bersama pemerintah, dunia usaha perbankan, akademisi dan organisasi kemasyarakatan,&#8221; Paparnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/optimalisasi-percepatan-penurunan-kemiskinan-pemkot-gorontalo-gelar-fgd/">Optimalisasi Percepatan Penurunan Kemiskinan, Pemkot Gorontalo Gelar FGD</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/optimalisasi-percepatan-penurunan-kemiskinan-pemkot-gorontalo-gelar-fgd/">Optimalisasi Percepatan Penurunan Kemiskinan, Pemkot Gorontalo Gelar FGD</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/optimalisasi-percepatan-penurunan-kemiskinan-pemkot-gorontalo-gelar-fgd/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Melalui FGD Sekda Pohuwato Harap Masing-masing OPD Bisa Galih Potensi PAD</title>
		<link>https://barakati.id/melalui-fgd-sekda-pohuwato-harap-masing-masing-opd-bisa-galih-potensi-pad/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=melalui-fgd-sekda-pohuwato-harap-masing-masing-opd-bisa-galih-potensi-pad</link>
					<comments>https://barakati.id/melalui-fgd-sekda-pohuwato-harap-masing-masing-opd-bisa-galih-potensi-pad/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Oct 2022 11:13:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[FGD]]></category>
		<category><![CDATA[Pad]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak dan retribusi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Pendapatan asli daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=15769</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/melalui-fgd-sekda-pohuwato-harap-masing-masing-opd-bisa-galih-potensi-pad/">Melalui FGD Sekda Pohuwato Harap Masing-masing OPD Bisa Galih Potensi PAD</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/melalui-fgd-sekda-pohuwato-harap-masing-masing-opd-bisa-galih-potensi-pad/">Melalui FGD Sekda Pohuwato Harap Masing-masing OPD Bisa Galih Potensi PAD</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb4" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato menggelar Focus Grub Discussion (FDG) optimalisasi pendapatan asli daerah melalui penggalian potensi tata cara perhitungan tarif pajak dan retribusi daerah serta implementasi elektronifikasi transaksi, bertempat di hotel Sanrise, (20/10/2022). Sekretaris Daerah Iskandar Datau menyampaikan, dengan ditertibkannya UU nomor 1 tahun 2002 tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah (HKPD) telah membawa perubahan yang mendasar dalam beberapa aspek terkait keuangan daerah, salah satunya pajak retribusi. \"Kami sampaikan kepada para pimpinan OPD pengelola pendapatan asli daerah Kabupatan Pohuwato, agar selalu semangat dan jangan kenal lelah dalam menggali potensi-potensi PAD yang ada di lingkup tugasnya. Mari bersama kita wujudkan Pohuwato yang sejahtera dan terwujudnya optimalisasi pendapatan asli daerah di Kabupaten Pohuwato tercinta ini,\" Ujar Iskandar. Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Keuangan Daerah itu, turut dihadiri Asisten Ekbang Fikri Adam, Asisten Adum Rusmiati Pakaya, para Pimpinan OPD, serta Pejabat Eselon III dan IV selaku pengelola Pendapatan Asli Daerah. Dalam laporannya, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pohuwato, Fitriyani H. Lasantu menjelaskan sejalan dengan amanat undang-undang nomor 1 tahun 2022 tentang HKPD, telah menyusun naskah akademis dan ranperda PDRD. \"Namun masih banyak kekurangan, maka diperlukan pendampingan lagi terkait penggalian potensi dan tata cara perhitungan tarif pajak dan retribusi daerah agar dapat terwujud optimalisasi PAD Kabupaten Pohuwato\", ungkap Vivi sapaan akrab Fitriyani H Lasantu. Fitriyani menyebutkan, kegiatan FGD diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah pengelola Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Pohuwato. \"Yang masing-masing OPD terdiri dari Kepala OPD beserta Pejabat eselon III dan IV dan pelaksana yang mengelola retribusi\", jelasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato menggelar Focus Grub Discussion (FDG) optimalisasi pendapatan asli daerah melalui penggalian potensi tata cara perhitungan tarif pajak dan retribusi daerah serta implementasi elektronifikasi transaksi, bertempat di hotel Sanrise, (20/10/2022).</p>
<p>Sekretaris Daerah Iskandar Datau menyampaikan, dengan ditertibkannya UU nomor 1 tahun 2002 tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah (HKPD) telah membawa perubahan yang mendasar dalam beberapa aspek terkait keuangan daerah, salah satunya pajak retribusi.</p>
<p>&#8220;Kami sampaikan kepada para pimpinan OPD pengelola pendapatan asli daerah Kabupatan Pohuwato, agar selalu semangat dan jangan kenal lelah dalam menggali potensi-potensi PAD yang ada di lingkup tugasnya. Mari bersama kita wujudkan Pohuwato yang sejahtera dan terwujudnya optimalisasi pendapatan asli daerah di Kabupaten Pohuwato tercinta ini,&#8221; Ujar Iskandar.</p>
<p>Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Keuangan Daerah itu, turut dihadiri Asisten Ekbang Fikri Adam, Asisten Adum Rusmiati Pakaya, para Pimpinan OPD, serta Pejabat Eselon III dan IV selaku pengelola Pendapatan Asli Daerah.</p>
<p>Dalam laporannya, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pohuwato, Fitriyani H. Lasantu menjelaskan sejalan dengan amanat undang-undang nomor 1 tahun 2022 tentang HKPD, telah menyusun naskah akademis dan ranperda PDRD.</p>
<p>&#8220;Namun masih banyak kekurangan, maka diperlukan pendampingan lagi terkait penggalian potensi dan tata cara perhitungan tarif pajak dan retribusi daerah agar dapat terwujud optimalisasi PAD Kabupaten Pohuwato&#8221;, ungkap Vivi sapaan akrab Fitriyani H Lasantu.</p>
<p>Fitriyani menyebutkan, kegiatan FGD diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah pengelola Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Pohuwato. &#8220;Yang masing-masing OPD terdiri dari Kepala OPD beserta Pejabat eselon III dan IV dan pelaksana yang mengelola retribusi&#8221;, jelasnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/melalui-fgd-sekda-pohuwato-harap-masing-masing-opd-bisa-galih-potensi-pad/">Melalui FGD Sekda Pohuwato Harap Masing-masing OPD Bisa Galih Potensi PAD</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/melalui-fgd-sekda-pohuwato-harap-masing-masing-opd-bisa-galih-potensi-pad/">Melalui FGD Sekda Pohuwato Harap Masing-masing OPD Bisa Galih Potensi PAD</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/melalui-fgd-sekda-pohuwato-harap-masing-masing-opd-bisa-galih-potensi-pad/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Yang Disampaikan Wali kota Marten Taha Saat Membuka FGD</title>
		<link>https://barakati.id/ini-yang-disampaikan-wali-kota-marten-taha-saat-membuka-fgd/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ini-yang-disampaikan-wali-kota-marten-taha-saat-membuka-fgd</link>
					<comments>https://barakati.id/ini-yang-disampaikan-wali-kota-marten-taha-saat-membuka-fgd/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Oct 2022 14:21:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[FGD]]></category>
		<category><![CDATA[MARTEN TAHA]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[walikota gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=15728</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ini-yang-disampaikan-wali-kota-marten-taha-saat-membuka-fgd/">Ini Yang Disampaikan Wali kota Marten Taha Saat Membuka FGD</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ini-yang-disampaikan-wali-kota-marten-taha-saat-membuka-fgd/">Ini Yang Disampaikan Wali kota Marten Taha Saat Membuka FGD</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb5" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb5.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("KOTA GORONTALO - Wali kota Gorontalo, Marten Taha membuka pelaksanaan Focus Grup Discussion (FGD) Ranperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah undang-undang nomor 1 tahun 2022, di Aston Hotel, (17/10/22). Wali Kota Marten Taha mengatakan, kegiatan FGD ini bertujuan untuk mendapatkan masukan-masukan dan solusi dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah berdasarkan peraturan daerah sebagai landasan hukum bagi pemerintah daerah untuk melaksanakan pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah di Kota Gorontalo. Menurutnya, Undang-undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang HKPD menggabungkan dua undang-undang menjadi satu peraturan perundang-undangan dengan mencabut undang-undang Nomor 33 tahun 2004 tentang perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. \"Serta undang-undang nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah sehingga terjadi beberapa perubahan dalam pelaksanaannya dan hari ini kita akan fokus pada Rancangan peraturan daerah tentang pajak daerah dan retribusi daerah,\" Jelasnya. Masih lanjut Marten, Hadirnya undang-undang Nomor 1 Tahun 2022 diharapkan mampu memperkuat reformasi perpajakan dan retribusi daerah melalui penyederhanaan jenis pajak dan retribusi untuk mengurangi biaya administrasi pemungutan. \"Jadi hal ini bukan untuk mengurangi jumlah pajak dan retribusi yang akan diterima oleh daerah, namun justru ditunjukkan untuk meningkatkan pendapatan daerah secara terukur,\" Terang Wali Kota Marten. \"Kiranya Kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kita sekalian dan insya Allah apa yang kita lakukan pada hari ini akan mendapat petunjuk dan hidayah dari Allah SWT,\" Tutupnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>KOTA GORONTALO &#8211; Wali kota Gorontalo, Marten Taha membuka pelaksanaan Focus Grup Discussion (FGD) Ranperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah undang-undang nomor 1 tahun 2022, di Aston Hotel, (17/10/22).</p>
<p>Wali Kota Marten Taha mengatakan, kegiatan FGD ini bertujuan untuk mendapatkan masukan-masukan dan solusi dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah berdasarkan peraturan daerah sebagai landasan hukum bagi pemerintah daerah untuk melaksanakan pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah di Kota Gorontalo.</p>
<p>Menurutnya, Undang-undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang HKPD menggabungkan dua undang-undang menjadi satu peraturan perundang-undangan dengan mencabut undang-undang Nomor 33 tahun 2004 tentang perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.</p>
<p>&#8220;Serta undang-undang nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah sehingga terjadi beberapa perubahan dalam pelaksanaannya dan hari ini kita akan fokus pada Rancangan peraturan daerah tentang pajak daerah dan retribusi daerah,&#8221; Jelasnya.</p>
<p>Masih lanjut Marten, Hadirnya undang-undang Nomor 1 Tahun 2022 diharapkan mampu memperkuat reformasi perpajakan dan retribusi daerah melalui penyederhanaan jenis pajak dan retribusi untuk mengurangi biaya administrasi pemungutan.</p>
<p>&#8220;Jadi hal ini bukan untuk mengurangi jumlah pajak dan retribusi yang akan diterima oleh daerah, namun justru ditunjukkan untuk meningkatkan pendapatan daerah secara terukur,&#8221; Terang Wali Kota Marten.</p>
<p>&#8220;Kiranya Kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kita sekalian dan insya Allah apa yang kita lakukan pada hari ini akan mendapat petunjuk dan hidayah dari Allah SWT,&#8221; Tutupnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ini-yang-disampaikan-wali-kota-marten-taha-saat-membuka-fgd/">Ini Yang Disampaikan Wali kota Marten Taha Saat Membuka FGD</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ini-yang-disampaikan-wali-kota-marten-taha-saat-membuka-fgd/">Ini Yang Disampaikan Wali kota Marten Taha Saat Membuka FGD</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/ini-yang-disampaikan-wali-kota-marten-taha-saat-membuka-fgd/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisah Masa Kecil Menpora RI di Gorontalo Diceritakan Lewat Pantun</title>
		<link>https://barakati.id/kisah-masa-kecil-menpora-ri-di-gorontalo-diceritakan-lewat-pantun/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kisah-masa-kecil-menpora-ri-di-gorontalo-diceritakan-lewat-pantun</link>
					<comments>https://barakati.id/kisah-masa-kecil-menpora-ri-di-gorontalo-diceritakan-lewat-pantun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Sep 2022 09:57:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[eduart wolok]]></category>
		<category><![CDATA[FGD]]></category>
		<category><![CDATA[KISAH MASA KECIL MENPORA RI]]></category>
		<category><![CDATA[Menpora ri]]></category>
		<category><![CDATA[PANTUN]]></category>
		<category><![CDATA[ung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=15458</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kisah-masa-kecil-menpora-ri-di-gorontalo-diceritakan-lewat-pantun/">Kisah Masa Kecil Menpora RI di Gorontalo Diceritakan Lewat Pantun</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kisah-masa-kecil-menpora-ri-di-gorontalo-diceritakan-lewat-pantun/">Kisah Masa Kecil Menpora RI di Gorontalo Diceritakan Lewat Pantun</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb6" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb6.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Prof. Dr. Zainudin Amali, S.E., M.Si. adalah salah satu tokoh nasional yang berasal dari Provinsi Gorontalo. Menpora kecil banyak menghabiskan waktu di Desa Buhu Kabupaten Gorontalo, yang merupakan tanah kelahirannya. Na’o-na’o De Talaga (Jalan-jalan Ke Telaga) Umalo Hirameyalo (Sudah Beramai-ramai) Ti Menteri Lo Olah Raga (Menteri Olah Raga) Asali Lo Hulonthalo (Asal Dari Gorontalo) Cuplikan masa kecil Menpora di Gorontalo berhasil ditampilkan kepada melalui bait-bait pantun dalam bahasa Gorontalo yang diiringi oleh alat musik tradisional gambus. Pelantunan pantun tersebut turut memukau para Rektor se Indonesia yang hadir pada Focus Group Discussion Implementasi MBKM untuk Mendukung DBON yang merupakan salah satu agenda Dies Natalis ke-59 Universitas Negeri Gorontalo yang digelar pada Jumat, (16/9) di Ballroom Hotel TC Damhil UNG. Rektor Universitas Negeri Gorontalo mengatakan bahwa pelantunan pantun tersebut adalah satu bagian dari sastra lisan kebudayaan masyarakat Provinsi Gorontalo. \"Dahulu, ketika memperkenalkan para tokoh-tokoh, masyarakat Gorontalo menggunakan pantun sebagai medianya,\" ungkapnya. Pantun Menpora dilantunkan oleh Mahasiswa Sendratasik UNG atas nama Sri Rahayu Miu, diiringi oleh petikan gambus oleh alumnus UNG Lng-ling dan diarahkan langsung oleh Rektor UNG Eduart Wolok.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>UNG &#8211; Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Prof. Dr. Zainudin Amali, S.E., M.Si. adalah salah satu tokoh nasional yang berasal dari Provinsi Gorontalo. Menpora kecil banyak menghabiskan waktu di Desa Buhu Kabupaten Gorontalo, yang merupakan tanah kelahirannya.</p>
<p>Na’o-na’o De Talaga</p>
<p>(Jalan-jalan Ke Telaga)</p>
<p>Umalo Hirameyalo</p>
<p>(Sudah Beramai-ramai)</p>
<p>Ti Menteri Lo Olah Raga</p>
<p>(Menteri Olah Raga)</p>
<p>Asali Lo Hulonthalo</p>
<p>(Asal Dari Gorontalo)</p>
<p>Cuplikan masa kecil Menpora di Gorontalo berhasil ditampilkan kepada melalui bait-bait pantun dalam bahasa Gorontalo yang diiringi oleh alat musik tradisional gambus.</p>
<p>Pelantunan pantun tersebut turut memukau para Rektor se Indonesia yang hadir pada Focus Group Discussion Implementasi MBKM untuk Mendukung DBON yang merupakan salah satu agenda Dies Natalis ke-59 Universitas Negeri Gorontalo yang digelar pada Jumat, (16/9) di Ballroom Hotel TC Damhil UNG.</p>
<p>Rektor Universitas Negeri Gorontalo mengatakan bahwa pelantunan pantun tersebut adalah satu bagian dari sastra lisan kebudayaan masyarakat Provinsi Gorontalo.</p>
<p>&#8220;Dahulu, ketika memperkenalkan para tokoh-tokoh, masyarakat Gorontalo menggunakan pantun sebagai medianya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Pantun Menpora dilantunkan oleh Mahasiswa Sendratasik UNG atas nama Sri Rahayu Miu, diiringi oleh petikan gambus oleh alumnus UNG Lng-ling dan diarahkan langsung oleh Rektor UNG Eduart Wolok.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kisah-masa-kecil-menpora-ri-di-gorontalo-diceritakan-lewat-pantun/">Kisah Masa Kecil Menpora RI di Gorontalo Diceritakan Lewat Pantun</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kisah-masa-kecil-menpora-ri-di-gorontalo-diceritakan-lewat-pantun/">Kisah Masa Kecil Menpora RI di Gorontalo Diceritakan Lewat Pantun</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/kisah-masa-kecil-menpora-ri-di-gorontalo-diceritakan-lewat-pantun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gorut Raih Penghargaan Atas Realisasi Pembayaran PPJ</title>
		<link>https://barakati.id/gorut-raih-penghargaan-atas-realisasi-pembayaran-ppj/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gorut-raih-penghargaan-atas-realisasi-pembayaran-ppj</link>
					<comments>https://barakati.id/gorut-raih-penghargaan-atas-realisasi-pembayaran-ppj/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Jul 2022 08:37:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[FGD]]></category>
		<category><![CDATA[Listrik pju]]></category>
		<category><![CDATA[Pembayaran ppj]]></category>
		<category><![CDATA[pemda gorut]]></category>
		<category><![CDATA[sekda gorut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=14939</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gorut-raih-penghargaan-atas-realisasi-pembayaran-ppj/">Gorut Raih Penghargaan Atas Realisasi Pembayaran PPJ</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gorut-raih-penghargaan-atas-realisasi-pembayaran-ppj/">Gorut Raih Penghargaan Atas Realisasi Pembayaran PPJ</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb7" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb7.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORUT - Realisasi pembayaran Pajak Penerangan Jalan (PPJ) hingga periode Juli 2022, Kabupaten Gorontalo Utara berhasil meraih peringkat pertama dari 6 kabupaten kota se-provinsi Gorontalo, demikian diungkapkan Sekda Suleman Lakoro pada kegiatan sosialisasi penyesuaian tarif pemerintah tahun 2022, serta FGD dalam rangka koordinasi proses pembayaran listrik PJU. Melalui peningkatan penerimaan Pajak Penerangan Jalan sekaligus pemberian apresiasi dan penghargaan, yang diselenggarakan oleh PT PLN (Persero) UP3 Gorontalo, di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Jumat (22/7/2022). Atas capaian ini, Suleman berharap sebagaimana harapan harapan pihak PT PLN UP3 Gorontalo, bagaimana setiap daerah, khususnya Gorut agar pembayaran tagihan listrik lebih diperlancar. \"Karena ini terkait dengan pemasukan negara terhadap PPJ yang notabene akan dikembalikan juga kepada daerah,\" jelasnya. Harapan tersebut kata Suleman sejalan dengan salah satu dari 6 agenda strategis pemerintah Gorontalo Utara dibawah kepemimpinan Bupati Thariq Modanggu, disisa masa jabatannya. \"Di mana, salah satu dari 6 agenda strategis tersebut, yakni, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sehingga dengan adanya kesadaran masyarakat membayar tagihan listrik untuk PPJ ini, itu diharapkan mulai Bulan Agustus hingga Desember 2022 ini, Gorut kembali memenuhi kewajiban membayar PPJ di PLN,\" tuturnya. \"Sehingga nantinya, Gorut masuk dalam kategori daerah yang taat terhadap pembayaran PPJ,\" Pungkasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORUT &#8211; Realisasi pembayaran Pajak Penerangan Jalan (PPJ) hingga periode Juli 2022, Kabupaten Gorontalo Utara berhasil meraih peringkat pertama dari 6 kabupaten kota se-provinsi Gorontalo, demikian diungkapkan Sekda Suleman Lakoro pada kegiatan sosialisasi penyesuaian tarif pemerintah tahun 2022, serta FGD dalam rangka koordinasi proses pembayaran listrik PJU.</p>
<p>Melalui peningkatan penerimaan Pajak Penerangan Jalan sekaligus pemberian apresiasi dan penghargaan, yang diselenggarakan oleh PT PLN (Persero) UP3 Gorontalo, di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Jumat (22/7/2022).</p>
<p>Atas capaian ini, Suleman berharap sebagaimana harapan harapan pihak PT PLN UP3 Gorontalo, bagaimana setiap daerah, khususnya Gorut agar pembayaran tagihan listrik lebih diperlancar.</p>
<p>&#8220;Karena ini terkait dengan pemasukan negara terhadap PPJ yang notabene akan dikembalikan juga kepada daerah,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Harapan tersebut kata Suleman sejalan dengan salah satu dari 6 agenda strategis pemerintah Gorontalo Utara dibawah kepemimpinan Bupati Thariq Modanggu, disisa masa jabatannya.</p>
<p>&#8220;Di mana, salah satu dari 6 agenda strategis tersebut, yakni, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sehingga dengan adanya kesadaran masyarakat membayar tagihan listrik untuk PPJ ini, itu diharapkan mulai Bulan Agustus hingga Desember 2022 ini, Gorut kembali memenuhi kewajiban membayar PPJ di PLN,&#8221; tuturnya.</p>
<p>&#8220;Sehingga nantinya, Gorut masuk dalam kategori daerah yang taat terhadap pembayaran PPJ,&#8221; Pungkasnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gorut-raih-penghargaan-atas-realisasi-pembayaran-ppj/">Gorut Raih Penghargaan Atas Realisasi Pembayaran PPJ</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gorut-raih-penghargaan-atas-realisasi-pembayaran-ppj/">Gorut Raih Penghargaan Atas Realisasi Pembayaran PPJ</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/gorut-raih-penghargaan-atas-realisasi-pembayaran-ppj/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bersama Pegiat Teknologi Informasi dan Komunikas, Diskominfo Gelar FGD</title>
		<link>https://barakati.id/bersama-pegiat-teknologi-informasi-dan-komunikas-diskominfo-gelar-fgd/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bersama-pegiat-teknologi-informasi-dan-komunikas-diskominfo-gelar-fgd</link>
					<comments>https://barakati.id/bersama-pegiat-teknologi-informasi-dan-komunikas-diskominfo-gelar-fgd/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Feb 2022 09:12:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas kominfo kota gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[FGD]]></category>
		<category><![CDATA[pegiat teknologi infomasi]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=13638</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bersama-pegiat-teknologi-informasi-dan-komunikas-diskominfo-gelar-fgd/">Bersama Pegiat Teknologi Informasi dan Komunikas, Diskominfo Gelar FGD</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bersama-pegiat-teknologi-informasi-dan-komunikas-diskominfo-gelar-fgd/">Bersama Pegiat Teknologi Informasi dan Komunikas, Diskominfo Gelar FGD</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb8" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb8.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("KOTA GORONTALO - Focus Group Discussion yang digelar Dinas Kominfo dan Persandian Kota Gorontalo, (4/2/2022), menekankan pentingnya strategi untuk mengambil kesempatan di tengah kemajuan teknologi informasi dengan membangun ekosistem digital di Kota Gorontalo. Hal ini dilakukan untuk menuju eksosistem tersebut, hal urgen yang harus disiapkan dengan baik yakni infrastruktur dan SDM yang memiliki talenta di dunia digital. Hadir dalam FGD tersebut Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kota Gorontalo Daud Panigoro beserta jajaran. Selain itu, hadir pula para pegiat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dari berbagai lembaga dan organisasi yang bergerak dalam bidang digitalisasi di Kota Gorontalo. Daud menjelaskan, sejauh ini pihaknya terus berupaya memperkuat infrastruktur untuk menunjang ekosistem digital di Kota Gorontalo. Infrastruktur tersebut pun cukup untuk memfasilitasi pengintegrasian data. Sejalan dengan langkah itu, peran masyarakat yang memiliki kompetensi di dunia digital tentu sangat menen tukan. \"Jadi sangat penting sinergitas pemerintah dengan pegiat digital agar sama-sama berkolaborasi mempercepat pembangunan ekosistem digital. Diskusi ini antara lain mendorong hal tersebut, bukan untuk sekedar acara ceremonial,\" katanya. Daud juga menyampaikan, gagasan yang lahir melalui FGD akan difasilitasi dan dipercepat jika di dalamnya menyangkut masalah data. Ia berharap para pegiat TIK yang hadir pada diskusi tersebut pula nantinya dapat menjadi mitra pemerintah untuk sama-sama mengembangkan eksosistem digital di Kota Gorontalo", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>KOTA GORONTALO &#8211; Focus Group Discussion yang digelar Dinas Kominfo dan Persandian Kota Gorontalo, (4/2/2022), menekankan pentingnya strategi untuk mengambil kesempatan di tengah kemajuan teknologi informasi dengan membangun ekosistem digital di Kota Gorontalo.</p>
<p>Hal ini dilakukan untuk menuju eksosistem tersebut, hal urgen yang harus disiapkan dengan baik yakni infrastruktur dan SDM yang memiliki talenta di dunia digital.</p>
<p>Hadir dalam FGD tersebut Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kota Gorontalo Daud Panigoro beserta jajaran. Selain itu, hadir pula para pegiat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dari berbagai lembaga dan organisasi yang bergerak dalam bidang digitalisasi di Kota Gorontalo.</p>
<p>Daud menjelaskan, sejauh ini pihaknya terus berupaya memperkuat infrastruktur untuk menunjang ekosistem digital di Kota Gorontalo. Infrastruktur tersebut pun cukup untuk memfasilitasi pengintegrasian data.</p>
<p>Sejalan dengan langkah itu, peran masyarakat yang memiliki kompetensi di dunia digital tentu sangat menen tukan.</p>
<p>&#8220;Jadi sangat penting sinergitas pemerintah dengan pegiat digital agar sama-sama berkolaborasi mempercepat pembangunan ekosistem digital. Diskusi ini antara lain mendorong hal tersebut, bukan untuk sekedar acara ceremonial,&#8221; katanya.</p>
<p>Daud juga menyampaikan, gagasan yang lahir melalui FGD akan difasilitasi dan dipercepat jika di dalamnya menyangkut masalah data. Ia berharap para pegiat TIK yang hadir pada diskusi tersebut pula nantinya dapat menjadi mitra pemerintah untuk sama-sama mengembangkan eksosistem digital di Kota Gorontalo
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bersama-pegiat-teknologi-informasi-dan-komunikas-diskominfo-gelar-fgd/">Bersama Pegiat Teknologi Informasi dan Komunikas, Diskominfo Gelar FGD</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bersama-pegiat-teknologi-informasi-dan-komunikas-diskominfo-gelar-fgd/">Bersama Pegiat Teknologi Informasi dan Komunikas, Diskominfo Gelar FGD</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/bersama-pegiat-teknologi-informasi-dan-komunikas-diskominfo-gelar-fgd/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UNG Gelar FGD Bersama Kemendes PDTT</title>
		<link>https://barakati.id/ung-gelar-fgd-bersama-kemendes-pdtt/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ung-gelar-fgd-bersama-kemendes-pdtt</link>
					<comments>https://barakati.id/ung-gelar-fgd-bersama-kemendes-pdtt/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Nov 2021 09:51:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[FGD]]></category>
		<category><![CDATA[Kek teluk tomini]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendes pdtt]]></category>
		<category><![CDATA[teluk tomini]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=12212</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ung-gelar-fgd-bersama-kemendes-pdtt/">UNG Gelar FGD Bersama Kemendes PDTT</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ung-gelar-fgd-bersama-kemendes-pdtt/">UNG Gelar FGD Bersama Kemendes PDTT</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb9" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb9.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Universitas Negeri Gorontalo bersama tim Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Teluk Tomini melaksanakan focus group discussion, dalam upaya perencanaan wilayah dan pemetaan potensi KEK Teluk Tomini. Dalam FGD tersebut, Arum Kusumaningtias yang menjadi konsultan KEK Teluk Tomini sekaligus ahli kebijakan publik menjelaskan bahwa KEK Teluk Tomini menjadi satu-satunya yang terbesar dan terbaru karena pengelolaannya berbasis desa. “Untuk itulah manfaatnya harus dirasakan oleh masyarakat desa,” ujar Arum. Senada dengan Arum, Greg Wiryanto yang merupakan Tim Ahli Arsitektur Lanskap pun menyatakan bahwa, dalam pengembangannya lanskap KEK ini harus berbasis kultural. Artinya pengembangan KEK Teluk Tomini ini penting untuk dipetakan sesuai dengan basis kebudayaan masing-masing desa. Sementara itu Rektor UNG Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., IPM., mengatakan bahwa pelaksanaan KEK berbasis Perdesaan harus menjadi prioritas demi kelangsungan masyarakat desa, khususnya dalam program pengentasan kemiskinan dan pengembangan ekonomi kreatif. “Meskipun desa menjadi produsen terbesar untuk menyangga kebutuhan kawasan perkotaan, namun merekalah subjek yang selama ini tidak pernah terbebas dari kemiskinan,” ujar Eduart. FGD Kawasan Ekonomi Khusus Teluk Tomini lahir dengan kesimpulan untuk membentuk Ekosistem Ekonomi Kawasan. Sebab dalam penanganannya, KEK tidak bisa langsung dilaksanakan dengan kepentingan membangun berbagai infrastruktur fisik, namun kopong infrastruktur sosial. “Yang dimaksud dengan infrastruktur sosial ini merujuk pada proses penguatan kapasitas manusia,” kata Eduart. Proses penguatan ini bertujuan untuk membangun komunitas masyarakat agar memiliki tujuan, visi dan misi yang ingin dicapai bersama untuk menjawab tantangan dunia yang semakin kompleks. Penguatan kapasitas manusia ini juga tidak bisa melepaskan kebudayaan dan adat istiadat setempat. Justru, ekosistem ekonomi kawasan ini dikembangkan dengan syarat-syarat kebudayaan untuk memperkuat sektor-sektor Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk membantu perekonomian masyarakat lewat berbagai program asistensi yang dilaksanakan oleh Universitas.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>UNG &#8211; Universitas Negeri Gorontalo bersama tim Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Teluk Tomini melaksanakan focus group discussion, dalam upaya perencanaan wilayah dan pemetaan potensi KEK Teluk Tomini.</p>
<p>Dalam FGD tersebut, Arum Kusumaningtias yang menjadi konsultan KEK Teluk Tomini sekaligus ahli kebijakan publik menjelaskan bahwa KEK Teluk Tomini menjadi satu-satunya yang terbesar dan terbaru karena pengelolaannya berbasis desa.</p>
<p>“Untuk itulah manfaatnya harus dirasakan oleh masyarakat desa,” ujar Arum.</p>
<p>Senada dengan Arum, Greg Wiryanto yang merupakan Tim Ahli Arsitektur Lanskap pun menyatakan bahwa, dalam pengembangannya lanskap KEK ini harus berbasis kultural. Artinya pengembangan KEK Teluk Tomini ini penting untuk dipetakan sesuai dengan basis kebudayaan masing-masing desa.</p>
<p>Sementara itu Rektor UNG Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., IPM., mengatakan bahwa pelaksanaan KEK berbasis Perdesaan harus menjadi prioritas demi kelangsungan masyarakat desa, khususnya dalam program pengentasan kemiskinan dan pengembangan ekonomi kreatif.</p>
<p>“Meskipun desa menjadi produsen terbesar untuk menyangga kebutuhan kawasan perkotaan, namun merekalah subjek yang selama ini tidak pernah terbebas dari kemiskinan,” ujar Eduart.</p>
<p>FGD Kawasan Ekonomi Khusus Teluk Tomini lahir dengan kesimpulan untuk membentuk Ekosistem Ekonomi Kawasan. Sebab dalam penanganannya, KEK tidak bisa langsung dilaksanakan dengan kepentingan membangun berbagai infrastruktur fisik, namun kopong infrastruktur sosial.</p>
<p>“Yang dimaksud dengan infrastruktur sosial ini merujuk pada proses penguatan kapasitas manusia,” kata Eduart.</p>
<p>Proses penguatan ini bertujuan untuk membangun komunitas masyarakat agar memiliki tujuan, visi dan misi yang ingin dicapai bersama untuk menjawab tantangan dunia yang semakin kompleks.</p>
<p>Penguatan kapasitas manusia ini juga tidak bisa melepaskan kebudayaan dan adat istiadat setempat. Justru, ekosistem ekonomi kawasan ini dikembangkan dengan syarat-syarat kebudayaan untuk memperkuat sektor-sektor Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk membantu perekonomian masyarakat lewat berbagai program asistensi yang dilaksanakan oleh Universitas.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ung-gelar-fgd-bersama-kemendes-pdtt/">UNG Gelar FGD Bersama Kemendes PDTT</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ung-gelar-fgd-bersama-kemendes-pdtt/">UNG Gelar FGD Bersama Kemendes PDTT</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/ung-gelar-fgd-bersama-kemendes-pdtt/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Risan Ajak Peserta FGD Mengawal Pancasila</title>
		<link>https://barakati.id/risan-ajak-peserta-fgd-mengawal-pancasila/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=risan-ajak-peserta-fgd-mengawal-pancasila</link>
					<comments>https://barakati.id/risan-ajak-peserta-fgd-mengawal-pancasila/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Oct 2021 15:02:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Ansor gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[FGD]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Pw ansor]]></category>
		<category><![CDATA[Risan pakaya]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=12007</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/risan-ajak-peserta-fgd-mengawal-pancasila/">Risan Ajak Peserta FGD Mengawal Pancasila</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/risan-ajak-peserta-fgd-mengawal-pancasila/">Risan Ajak Peserta FGD Mengawal Pancasila</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb10" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb10.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Perkembangan radikalisme dan terorisme di Indonesia tidak bisa kita anggap sederhana. Di tahun ini berapa banyak yang ditangkap Densus 88 mengindikasikan bahwa terorisme masih menghantui negeri ini. Ketua PW GP Ansor Risan Pakaya menyebutkan bahwa Forum Grup Discussion (FGD) pencegahan dan terorisme sebagai bentuk perhatian bersama yang ikut peduli terhadap perkembangan yang ada. “Kita dari PW GP Ansor Gorontalo bersama-sama dengan Satgaswil Densus 88 Antiteror Gorontalo, Kepolisian Daerah Gorontalo, Korem 133/Nani Wartabone, BIN Daerah Gorontalo, FKPT Wilayah Gorontalo, Kesbangpol, dan dinas-dinas terkait lainnya untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap pertumbuhan radikalisme-terorisme di seantero Indonesia,” ungkapnya. Pekerjaan dalam pencegahan dan penanggulangan radikalisme dan ekstremisme yang berujung pada terorisme menjadi kewajiban bersama. Tidak hanya tugas kepolisian atau militer, tetapi tugas bersama. “Pancasila sebagai dasar negara harus menjadi inspirasi kita dalam berkehidupan dan bernegara. Sebab itulah, moderasi beragama sebagai salah satu penangkal keterlibatan seseorang dalam jaringan radikalisme-terorisme menjadi topik diskusi pada siang hari ini. Dan diakhir diskusi kita akan membahas perkembangan dan strategi pencegahan dan penanggulangan radikalisme-terorisme,” ungkapnya. Risan juga mengajak kepada peserta FGD terus melakukan yang terbaik untuk negeri ini dalam mengawal Pancasila, demokrasi, toleransi, kerukunan umat antar beragama dan saling dewasa dalam melihat perbedaan. “Perbedaan adalah keniscayaan. Tapi jangan sampai melahirkan perpecahan. Hal-hal khilafiyah/perbedaan tidak perlu lagi digembor-gemborkan seperti ingin mengganti sistem demokrasi dengan Khilafah Islamiyah yang multi-tafsir di kalangan ulama-ulama dunia. Kita sudah selesai dengan Pancasila,\" tambahnya. Disisi lain, perkembangan teknologi tidak menutup kemungkinan munculnya narasi-narasi anti Pancasila, anti demokrasi, anti maulid nabi, anti kearifan lokal dan lain sebagainya. “Kita perlu menyadari bahwa media sosial ada positif dan negatifnya. Salah satu negatifnya dijadikan tempat penyebaran paham-paham yang tidak sesuai dengan karakter keindonesiaan. Kita wajib melakukan kerja kontra narasi/ideologi setiap harinya sesuai kemampuan yang dimiliki masing-masing,” tutupnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORONTALO &#8211; Perkembangan radikalisme dan terorisme di Indonesia tidak bisa kita anggap sederhana. Di tahun ini berapa banyak yang ditangkap Densus 88 mengindikasikan bahwa terorisme masih menghantui negeri ini.</p>
<p>Ketua PW GP Ansor Risan Pakaya menyebutkan bahwa Forum Grup Discussion (FGD) pencegahan dan terorisme sebagai bentuk perhatian bersama yang ikut peduli terhadap perkembangan yang ada.</p>
<p>“Kita dari PW GP Ansor Gorontalo bersama-sama dengan Satgaswil Densus 88 Antiteror Gorontalo, Kepolisian Daerah Gorontalo, Korem 133/Nani Wartabone, BIN Daerah Gorontalo, FKPT Wilayah Gorontalo, Kesbangpol, dan dinas-dinas terkait lainnya untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap pertumbuhan radikalisme-terorisme di seantero Indonesia,” ungkapnya.</p>
<p>Pekerjaan dalam pencegahan dan penanggulangan radikalisme dan ekstremisme yang berujung pada terorisme menjadi kewajiban bersama. Tidak hanya tugas kepolisian atau militer, tetapi tugas bersama.</p>
<p>“Pancasila sebagai dasar negara harus menjadi inspirasi kita dalam berkehidupan dan bernegara. Sebab itulah, moderasi beragama sebagai salah satu penangkal keterlibatan seseorang dalam jaringan radikalisme-terorisme menjadi topik diskusi pada siang hari ini. Dan diakhir diskusi kita akan membahas perkembangan dan strategi pencegahan dan penanggulangan radikalisme-terorisme,” ungkapnya.</p>
<p>Risan juga mengajak kepada peserta FGD terus melakukan yang terbaik untuk negeri ini dalam mengawal Pancasila, demokrasi, toleransi, kerukunan umat antar beragama dan saling dewasa dalam melihat perbedaan.</p>
<p>“Perbedaan adalah keniscayaan. Tapi jangan sampai melahirkan perpecahan. Hal-hal khilafiyah/perbedaan tidak perlu lagi digembor-gemborkan seperti ingin mengganti sistem demokrasi dengan Khilafah Islamiyah yang multi-tafsir di kalangan ulama-ulama dunia. Kita sudah selesai dengan Pancasila,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Disisi lain, perkembangan teknologi tidak menutup kemungkinan munculnya narasi-narasi anti Pancasila, anti demokrasi, anti maulid nabi, anti kearifan lokal dan lain sebagainya.</p>
<p>“Kita perlu menyadari bahwa media sosial ada positif dan negatifnya. Salah satu negatifnya dijadikan tempat penyebaran paham-paham yang tidak sesuai dengan karakter keindonesiaan. Kita wajib melakukan kerja kontra narasi/ideologi setiap harinya sesuai kemampuan yang dimiliki masing-masing,” tutupnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/risan-ajak-peserta-fgd-mengawal-pancasila/">Risan Ajak Peserta FGD Mengawal Pancasila</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/risan-ajak-peserta-fgd-mengawal-pancasila/">Risan Ajak Peserta FGD Mengawal Pancasila</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/risan-ajak-peserta-fgd-mengawal-pancasila/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
