<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Forum Pemuda Gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/forum-pemuda-gorontalo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/forum-pemuda-gorontalo/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Apr 2026 12:49:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.13</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Forum Pemuda Gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/forum-pemuda-gorontalo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Viral di Medsos: Dalih Tugas Intelijen, Oknum Polisi Pohuwato Pamer Transaksi Emas Miliaran</title>
		<link>https://barakati.id/viral-di-medsos-dalih-tugas-intelijen-oknum-polisi-pohuwato-pamer-transaksi-emas-miliaran/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=viral-di-medsos-dalih-tugas-intelijen-oknum-polisi-pohuwato-pamer-transaksi-emas-miliaran</link>
					<comments>https://barakati.id/viral-di-medsos-dalih-tugas-intelijen-oknum-polisi-pohuwato-pamer-transaksi-emas-miliaran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2026 12:49:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[berita pohuwato terkini]]></category>
		<category><![CDATA[citra kepolisian]]></category>
		<category><![CDATA[fikri palawa]]></category>
		<category><![CDATA[Forum Pemuda Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gembong emas ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[oknum polisi pohuwato pamer uang]]></category>
		<category><![CDATA[peti pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[polda gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[POLRES Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[satintelkam polres pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[status wa viral]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang emas Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[TAMBANG ILEGAL POHUWATO]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[transaksi emas ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[viral di pohuwato]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29915</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/viral-di-medsos-dalih-tugas-intelijen-oknum-polisi-pohuwato-pamer-transaksi-emas-miliaran/">Viral di Medsos: Dalih Tugas Intelijen, Oknum Polisi Pohuwato Pamer Transaksi Emas Miliaran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/viral-di-medsos-dalih-tugas-intelijen-oknum-polisi-pohuwato-pamer-transaksi-emas-miliaran/">Viral di Medsos: Dalih Tugas Intelijen, Oknum Polisi Pohuwato Pamer Transaksi Emas Miliaran</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Belum usai simpang siur informasi mengenai penyitaan tujuh unit alat berat jenis ekskavator yang dipasangi garis polisi (police line) di areal Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kawasan DAM, publik di Pohuwato kembali dihebohkan. Kali ini, kehebohan dipicu oleh beredarnya rekaman tangkapan layar status WhatsApp dari salah satu oknum staf Polres Pohuwato berinisial DA. Dalam unggahan status (story) WhatsApp tertanggal Sabtu (04/04/2026) tersebut, DA memamerkan tumpukan uang tunai pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu yang ditaksir mencapai miliaran rupiah. Ia secara terang-terangan menyebut uang tersebut digunakan untuk melakukan transaksi jual-beli emas. Bahkan, dengan lugas DA menuliskan keterangan bahwa dirinya telah berhasil merusak harga pasar emas. Saat dikonfirmasi terkait unggahan kontroversial tersebut, DA berdalih bahwa video dan pernyataannya itu sengaja dibuat sebagai bagian dari tugas pokok dan fungsi (tupoksi) intelijen. Tujuannya adalah untuk memancing dan membongkar perputaran jaringan jual-beli emas ilegal yang kini semakin marak di tengah masyarakat Pohuwato. “Saya sengaja mem-posting itu karena Satintelkam Polres Pohuwato memang sedang gencar mencari gembong penjual dan pembeli emas ilegal di wilayah ini,” ungkap DA memberikan klarifikasi. Seperti diketahui, Polres Pohuwato belakangan ini mendapat atensi khusus dari Polda Gorontalo untuk gencar melakukan penertiban di sejumlah lokasi yang diduga menjadi sarang aktivitas pertambangan ilegal. Namun, alih-alih meredam situasi, unggahan staf Polres tersebut justru memicu spekulasi liar. Masyarakat menduga adanya indikasi keterlibatan oknum aparat dalam bisnis emas ilegal, terlebih banyak kasus tambang di lapangan yang hingga kini belum menemui titik terang. Fenomena viral ini turut memantik reaksi keras dari Forum Pemuda Gorontalo. Salah satu tokoh pemuda, Fikri Palawa, angkat bicara menyoroti tindakan oknum staf Polres Pohuwato tersebut. ”Kalaupun itu benar merupakan taktik atau tugas intelijen, setidaknya oknum tersebut harus berkoordinasi dengan baik agar tidak membuat kegaduhan di ruang publik. Cara ini malah terlihat bukan seperti bagian dari tugas intelijen, melainkan justru memunculkan dugaan keterlibatan nyata secara pribadi,” kritik Fikri. Fikri sangat menyayangkan insiden ini menjadi gaduh dan berpotensi merusak citra penegakan hukum di mata masyarakat. Menurutnya, tindakan memamerkan uang miliaran rupiah untuk transaksi emas ilegal justru memperburuk kredibilitas Polres Pohuwato. “Rentetan persoalan PETI yang banyak menggantung dan simpang siur saja sudah membuat masyarakat kehilangan simpati terhadap kinerja kepolisian. Apalagi ditambah dengan kasus viral ini, jelas masyarakat akan berpikir ibarat pepatah \'dia yang berkokok, dia pula yang bertelur\' (aturan dibuat namun dilanggar sendiri). Jadi, jangan salahkan jika persoalan ini semakin menambah citra buruk aparat di Pohuwato,” tutupnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="2"><strong>Pohuwato</strong> &#8211; Belum usai simpang siur informasi mengenai penyitaan tujuh unit alat berat jenis ekskavator yang dipasangi garis polisi (<i data-path-to-node="2" data-index-in-node="132">police line</i>) di areal Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kawasan DAM, publik di Pohuwato kembali dihebohkan. Kali ini, kehebohan dipicu oleh beredarnya rekaman tangkapan layar status WhatsApp dari salah satu oknum staf Polres Pohuwato berinisial DA.</p>
<p data-path-to-node="3">Dalam unggahan status (<i data-path-to-node="3" data-index-in-node="23">story</i>) WhatsApp tertanggal Sabtu (04/04/2026) tersebut, DA memamerkan tumpukan uang tunai pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu yang ditaksir mencapai miliaran rupiah. Ia secara terang-terangan menyebut uang tersebut digunakan untuk melakukan transaksi jual-beli emas. Bahkan, dengan lugas DA menuliskan keterangan bahwa dirinya telah berhasil merusak harga pasar emas.</p>
<p data-path-to-node="4">Saat dikonfirmasi terkait unggahan kontroversial tersebut, DA berdalih bahwa video dan pernyataannya itu sengaja dibuat sebagai bagian dari tugas pokok dan fungsi (tupoksi) intelijen. Tujuannya adalah untuk memancing dan membongkar perputaran jaringan jual-beli emas ilegal yang kini semakin marak di tengah masyarakat Pohuwato.</p>
<p data-path-to-node="5">“Saya sengaja mem-posting itu karena Satintelkam Polres Pohuwato memang sedang gencar mencari gembong penjual dan pembeli emas ilegal di wilayah ini,” ungkap DA memberikan klarifikasi.</p>
<p data-path-to-node="6">Seperti diketahui, Polres Pohuwato belakangan ini mendapat atensi khusus dari Polda Gorontalo untuk gencar melakukan penertiban di sejumlah lokasi yang diduga menjadi sarang aktivitas pertambangan ilegal. Namun, alih-alih meredam situasi, unggahan staf Polres tersebut justru memicu spekulasi liar. Masyarakat menduga adanya indikasi keterlibatan oknum aparat dalam bisnis emas ilegal, terlebih banyak kasus tambang di lapangan yang hingga kini belum menemui titik terang.</p>
<p data-path-to-node="7">Fenomena viral ini turut memantik reaksi keras dari Forum Pemuda Gorontalo. Salah satu tokoh pemuda, Fikri Palawa, angkat bicara menyoroti tindakan oknum staf Polres Pohuwato tersebut.</p>
<p data-path-to-node="8">”Kalaupun itu benar merupakan taktik atau tugas intelijen, setidaknya oknum tersebut harus berkoordinasi dengan baik agar tidak membuat kegaduhan di ruang publik. Cara ini malah terlihat bukan seperti bagian dari tugas intelijen, melainkan justru memunculkan dugaan keterlibatan nyata secara pribadi,” kritik Fikri.</p>
<p data-path-to-node="9">Fikri sangat menyayangkan insiden ini menjadi gaduh dan berpotensi merusak citra penegakan hukum di mata masyarakat. Menurutnya, tindakan memamerkan uang miliaran rupiah untuk transaksi emas ilegal justru memperburuk kredibilitas Polres Pohuwato.</p>
<p data-path-to-node="10">“Rentetan persoalan PETI yang banyak menggantung dan simpang siur saja sudah membuat masyarakat kehilangan simpati terhadap kinerja kepolisian. Apalagi ditambah dengan kasus viral ini, jelas masyarakat akan berpikir ibarat pepatah &#8216;dia yang berkokok, dia pula yang bertelur&#8217; (aturan dibuat namun dilanggar sendiri). Jadi, jangan salahkan jika persoalan ini semakin menambah citra buruk aparat di Pohuwato,” tutupnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/viral-di-medsos-dalih-tugas-intelijen-oknum-polisi-pohuwato-pamer-transaksi-emas-miliaran/">Viral di Medsos: Dalih Tugas Intelijen, Oknum Polisi Pohuwato Pamer Transaksi Emas Miliaran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/viral-di-medsos-dalih-tugas-intelijen-oknum-polisi-pohuwato-pamer-transaksi-emas-miliaran/">Viral di Medsos: Dalih Tugas Intelijen, Oknum Polisi Pohuwato Pamer Transaksi Emas Miliaran</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/viral-di-medsos-dalih-tugas-intelijen-oknum-polisi-pohuwato-pamer-transaksi-emas-miliaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Janji Gizi, Realita Tersendat: Forum Pemuda Desak Pembayaran Dapur MBG</title>
		<link>https://barakati.id/janji-gizi-realita-tersendat-forum-pemuda-desak-pembayaran-dapur-mbg/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=janji-gizi-realita-tersendat-forum-pemuda-desak-pembayaran-dapur-mbg</link>
					<comments>https://barakati.id/janji-gizi-realita-tersendat-forum-pemuda-desak-pembayaran-dapur-mbg/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2026 16:32:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[badan gizi nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BGN]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Program MBG]]></category>
		<category><![CDATA[Erik Sigit Bangga]]></category>
		<category><![CDATA[Forum Pemuda Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kritik Pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[Makan Bergizi Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Dapur MBG]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[program pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Wilayah 3T]]></category>
		<category><![CDATA[Zasmin Dalanggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29706</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/janji-gizi-realita-tersendat-forum-pemuda-desak-pembayaran-dapur-mbg/">Janji Gizi, Realita Tersendat: Forum Pemuda Desak Pembayaran Dapur MBG</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/janji-gizi-realita-tersendat-forum-pemuda-desak-pembayaran-dapur-mbg/">Janji Gizi, Realita Tersendat: Forum Pemuda Desak Pembayaran Dapur MBG</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - Forum Pemuda Gorontalo melontarkan kritik tajam kepada Koordinator Program Makan Bergizi Gratis (MBG) wilayah Gorontalo, Zasmin Dalanggo, terkait belum selesainya pembayaran pembangunan dapur MBG di Kabupaten Pohuwato, meski proyek tersebut telah rampung 100 persen sejak Januari 2026. Para pemuda menilai, keterlambatan pembayaran ini telah menimbulkan keresahan serius di kalangan investor, pekerja, hingga penyedia material bangunan yang hingga kini belum menerima hak mereka. Kondisi itu disebut mencerminkan lemahnya koordinasi dan pengawasan pelaksanaan program strategis nasional di daerah, terutama di kawasan 3T (terluar, terisolir, dan tertinggal). “Bangunan dapur MBG sudah berdiri permanen dan selesai sejak Januari. Bahkan proses appraisal sudah dilakukan awal Februari. Tapi sampai sekarang pembayarannya belum juga terealisasi. Ini sangat memprihatinkan,” ujar Ketua Forum Pemuda Gorontalo, Jumat (13/03/2026). Forum tersebut menegaskan, keterlambatan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat lokal, terutama para pekerja yang telah menyelesaikan tugasnya. Mereka menilai, alasan pergantian pejabat di Badan Gizi Nasional (BGN) yang menangani wilayah 3T tidak seharusnya menjadi hambatan pencairan anggaran. “Pergantian pejabat tidak boleh mengorbankan hak masyarakat. Investor sudah berutang ke sana-sini demi menyelesaikan pembangunan dapur MBG. Kalau dibiarkan, hal ini bisa memicu konflik sosial di lapangan,” tegasnya. Forum Pemuda Gorontalo juga mendesak Koordinator MBG wilayah Gorontalo, Zasmin Dalanggo, agar lebih proaktif memperjuangkan penyelesaian pembayaran tersebut kepada pihak pusat, supaya tidak merugikan pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan fasilitas MBG. Mereka turut meminta pemerintah pusat untuk segera memberikan kepastian terkait pencairan dana yang disebut mencapai Rp30 triliun untuk program MBG di wilayah 3T. “Jangan sampai program yang seharusnya membantu masyarakat justru menimbulkan persoalan baru. Koordinator wilayah harus berani menyampaikan kondisi nyata di lapangan kepada BGN pusat,” tambahnya. Sebelumnya, investor pembangunan dapur MBG di Pohuwato menyebut proyek tersebut telah selesai sejak Januari 2026 dan telah melalui proses penilaian atau appraisal pada awal Februari. Namun hingga awal Maret 2026, pembayaran masih belum direalisasikan. Akibatnya, sejumlah kewajiban pembayaran kepada penyedia material seperti semen, besi, keramik, dan perlengkapan dapur belum terpenuhi. Para pekerja dan mitra penyedia pun terus menagih hak mereka. Sementara itu, Koordinator Wilayah BGN Pohuwato, Erik Sigit Bangga, menyatakan bahwa masalah keterlambatan pembayaran ini tidak hanya terjadi di Pohuwato, melainkan juga menjadi persoalan nasional. “Ini bukan hanya terjadi di Gorontalo, tapi di seluruh Indonesia. Karena yang menentukan pembayaran adalah Direktur Mitra dan Kerja Sama BGN di pusat,” jelas Erik. Kasus ini pun memunculkan pertanyaan publik terkait kepastian tata kelola program MBG di daerah 3T, terlebih ketika pembangunan telah rampung namun hak para pelaksana di lapangan belum juga terpenuhi. Forum Pemuda Gorontalo berharap pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret agar persoalan ini tidak semakin merugikan masyarakat yang telah bekerja keras membangun fasilitas tersebut.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Gorontalo &#8211; Forum Pemuda Gorontalo melontarkan kritik tajam kepada Koordinator Program Makan Bergizi Gratis (MBG) wilayah Gorontalo, <strong>Zasmin Dalanggo</strong>, terkait belum selesainya pembayaran pembangunan dapur MBG di Kabupaten <strong>Pohuwato</strong>, meski proyek tersebut telah rampung 100 persen sejak Januari 2026.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Para pemuda menilai, keterlambatan pembayaran ini telah menimbulkan keresahan serius di kalangan investor, pekerja, hingga penyedia material bangunan yang hingga kini belum menerima hak mereka. Kondisi itu disebut mencerminkan lemahnya koordinasi dan pengawasan pelaksanaan program strategis nasional di daerah, terutama di kawasan <strong>3T (terluar, terisolir, dan tertinggal)</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Bangunan dapur MBG sudah berdiri permanen dan selesai sejak Januari. Bahkan proses appraisal sudah dilakukan awal Februari. Tapi sampai sekarang pembayarannya belum juga terealisasi. Ini sangat memprihatinkan,” ujar Ketua Forum Pemuda Gorontalo, Jumat (13/03/2026).</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Forum tersebut menegaskan, keterlambatan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat lokal, terutama para pekerja yang telah menyelesaikan tugasnya. Mereka menilai, alasan pergantian pejabat di <strong>Badan Gizi Nasional (BGN)</strong> yang menangani wilayah 3T tidak seharusnya menjadi hambatan pencairan anggaran.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Pergantian pejabat tidak boleh mengorbankan hak masyarakat. Investor sudah berutang ke sana-sini demi menyelesaikan pembangunan dapur MBG. Kalau dibiarkan, hal ini bisa memicu konflik sosial di lapangan,” tegasnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Forum Pemuda Gorontalo juga mendesak Koordinator MBG wilayah Gorontalo, <strong>Zasmin Dalanggo</strong>, agar lebih proaktif memperjuangkan penyelesaian pembayaran tersebut kepada pihak pusat, supaya tidak merugikan pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan fasilitas MBG.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Mereka turut meminta <strong>pemerintah pusat</strong> untuk segera memberikan kepastian terkait pencairan dana yang disebut mencapai <strong>Rp30 triliun</strong> untuk program MBG di wilayah 3T. “Jangan sampai program yang seharusnya membantu masyarakat justru menimbulkan persoalan baru. Koordinator wilayah harus berani menyampaikan kondisi nyata di lapangan kepada BGN pusat,” tambahnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sebelumnya, investor pembangunan dapur MBG di Pohuwato menyebut proyek tersebut telah selesai sejak Januari 2026 dan telah melalui proses penilaian atau appraisal pada awal Februari. Namun hingga awal Maret 2026, pembayaran masih belum direalisasikan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Akibatnya, sejumlah kewajiban pembayaran kepada penyedia material seperti semen, besi, keramik, dan perlengkapan dapur belum terpenuhi. Para pekerja dan mitra penyedia pun terus menagih hak mereka.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sementara itu, <strong>Koordinator Wilayah BGN Pohuwato</strong>, <strong>Erik Sigit Bangga</strong>, menyatakan bahwa masalah keterlambatan pembayaran ini tidak hanya terjadi di Pohuwato, melainkan juga menjadi persoalan nasional.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Ini bukan hanya terjadi di Gorontalo, tapi di seluruh Indonesia. Karena yang menentukan pembayaran adalah Direktur Mitra dan Kerja Sama BGN di pusat,” jelas Erik.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kasus ini pun memunculkan pertanyaan publik terkait kepastian tata kelola program MBG di daerah 3T, terlebih ketika pembangunan telah rampung namun hak para pelaksana di lapangan belum juga terpenuhi. Forum Pemuda Gorontalo berharap pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret agar persoalan ini tidak semakin merugikan masyarakat yang telah bekerja keras membangun fasilitas tersebut.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/janji-gizi-realita-tersendat-forum-pemuda-desak-pembayaran-dapur-mbg/">Janji Gizi, Realita Tersendat: Forum Pemuda Desak Pembayaran Dapur MBG</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/janji-gizi-realita-tersendat-forum-pemuda-desak-pembayaran-dapur-mbg/">Janji Gizi, Realita Tersendat: Forum Pemuda Desak Pembayaran Dapur MBG</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/janji-gizi-realita-tersendat-forum-pemuda-desak-pembayaran-dapur-mbg/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tujuan Mulia Tersandung Kritik, MBG Gorontalo Ramai Dikeluhkan di Medsos</title>
		<link>https://barakati.id/tujuan-mulia-tersandung-kritik-mbg-gorontalo-ramai-dikeluhkan-di-medsos/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tujuan-mulia-tersandung-kritik-mbg-gorontalo-ramai-dikeluhkan-di-medsos</link>
					<comments>https://barakati.id/tujuan-mulia-tersandung-kritik-mbg-gorontalo-ramai-dikeluhkan-di-medsos/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2026 18:07:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[badan gizi nasional]]></category>
		<category><![CDATA[distribusi makanan bergizi]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi program pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Forum Pemuda Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gizi anak Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[isu lingkungan Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan sosial pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[kritik program MBG]]></category>
		<category><![CDATA[MBG Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Program Makan Bergizi Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan 1447 H]]></category>
		<category><![CDATA[sampah plastik Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[standar gizi nasional]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[transparansi program bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Zasmin Dalanggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29481</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tujuan-mulia-tersandung-kritik-mbg-gorontalo-ramai-dikeluhkan-di-medsos/">Tujuan Mulia Tersandung Kritik, MBG Gorontalo Ramai Dikeluhkan di Medsos</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tujuan-mulia-tersandung-kritik-mbg-gorontalo-ramai-dikeluhkan-di-medsos/">Tujuan Mulia Tersandung Kritik, MBG Gorontalo Ramai Dikeluhkan di Medsos</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Gorontalo kini menjadi salah satu topik hangat yang banyak diperbincangkan publik selama bulan suci Ramadhan 1447 H. Program yang sejatinya dirancang sebagai andalan pemerintah dalam pemenuhan gizi anak tersebut justru menuai beragam kritik dan kekecewaan dari berbagai kalangan.berita. Sejumlah menu yang disajikan dalam program itu menjadi sorotan utama. Banyak pihak menilai, penyajian dan kualitas makanan tidak sejalan dengan standar dan mutu makanan bergizi yang sebelumnya disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional kepada masyarakat.gorontalo. Koordinator Forum Pemuda Gorontalo, Zasmin Dalanggo, menegaskan perlunya perbaikan teknis secara menyeluruh dalam proses penyaluran dan penyajian Makan Bergizi Gratis di daerah. Ia menilai berbagai keluhan yang ramai disuarakan masyarakat melalui media sosial harus dijadikan bahan evaluasi serius oleh penyelenggara program di semua level. “Harus ada perbaikan secara teknis dan berskala, baik dalam penyaluran maupun penyajian. Keluhan yang beredar di media sosial tidak boleh diabaikan. Ini harus menjadi momentum untuk memperbaiki kualitas menu yang disajikan,” tegas Zasmin. Tak hanya menyangkut kualitas menu, kritik juga diarahkan pada aspek distribusi. Zasmin menyoroti tidak adanya label informasi pada makanan yang dibagikan, sehingga masyarakat tidak mengetahui secara jelas kandungan gizi, tanggal produksi, maupun standar kelayakan konsumsi dari paket yang diterima. Lebih lanjut, ia juga menyesalkan penggunaan bahan plastik sebagai wadah penyaluran makanan. Menurutnya, hal ini berpotensi menambah persoalan sampah plastik di Gorontalo, sementara di sisi lain pemerintah tengah mengampanyekan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai. “Program nasional justru menggunakan wadah plastik, sementara pemerintah mengimbau pengurangan sampah plastik. Ini menjadi ironi dan harus segera dibenahi,” ungkapnya. Zasmin mendesak agar segera dilakukan koordinasi dan evaluasi menyeluruh sebelum dampak negatifnya semakin meluas, baik dari sisi kualitas makanan maupun potensi peningkatan volume sampah plastik di daerah.bpmpprovsumut. Ia juga meminta agar seluruh pihak terkait dilibatkan secara aktif, mulai dari pemerintah daerah, pelaksana teknis, hingga unsur masyarakat, baik dalam proses pengawasan maupun penyajian. Hal ini dinilai penting untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis benar-benar berjalan sesuai tujuan awalnya sebagai program peningkatan gizi anak dan bukan sekadar formalitas penyaluran bantuan.berita. Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk penyelenggara program dan Badan Gizi Nasional, untuk dimintai klarifikasi lebih lanjut demi keberimbangan informasi.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>Gorontalo</strong> &#8211; Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Gorontalo kini menjadi salah satu topik hangat yang banyak diperbincangkan publik selama bulan suci Ramadhan 1447 H. Program yang sejatinya dirancang sebagai andalan pemerintah dalam pemenuhan gizi anak tersebut justru menuai beragam kritik dan kekecewaan dari berbagai kalangan.<span class="group/trigger inline-flex min-w-0" data-state="closed"><span class="citation inline-flex min-w-0"><span class="relative -mt-px max-w-full min-w-0 whitespace-nowrap -top-px font-sans text-base text-foreground select-none selection:bg-super/50 selection:text-foreground dark:selection:bg-super/10 dark:selection:text-super bg-transparent"><span class="text-3xs rounded-badge group min-w-4 max-w-full cursor-pointer text-center align-middle font-mono tabular-nums font-normal transition-colors duration-150 inline-flex items-center py-[0.1875rem] leading-snug px-[0.3rem] [@media(hover:hover)]:hover:bg-subtler group-data-[state=open]/trigger:bg-subtler border-subtlest ring-subtlest divide-subtlest bg-subtle"><span class="inline-block relative !mt-0 ![vertical-align:unset] max-w-[25ch] overflow-hidden">berita.</span></span></span></span></span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sejumlah menu yang disajikan dalam program itu menjadi sorotan utama. Banyak pihak menilai, penyajian dan kualitas makanan tidak sejalan dengan standar dan mutu makanan bergizi yang sebelumnya disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional kepada masyarakat.<span class="group/trigger inline-flex min-w-0" data-state="closed"><span class="citation inline-flex min-w-0"><span class="relative -mt-px max-w-full min-w-0 whitespace-nowrap -top-px font-sans text-base text-foreground select-none selection:bg-super/50 selection:text-foreground dark:selection:bg-super/10 dark:selection:text-super bg-transparent"><span class="text-3xs rounded-badge group min-w-4 max-w-full cursor-pointer text-center align-middle font-mono tabular-nums font-normal transition-colors duration-150 inline-flex items-center py-[0.1875rem] leading-snug px-[0.3rem] [@media(hover:hover)]:hover:bg-subtler group-data-[state=open]/trigger:bg-subtler border-subtlest ring-subtlest divide-subtlest bg-subtle"><span class="inline-block relative !mt-0 ![vertical-align:unset] max-w-[25ch] overflow-hidden">gorontalo.</span></span></span></span></span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Koordinator Forum Pemuda Gorontalo, Zasmin Dalanggo, menegaskan perlunya perbaikan teknis secara menyeluruh dalam proses penyaluran dan penyajian Makan Bergizi Gratis di daerah. Ia menilai berbagai keluhan yang ramai disuarakan masyarakat melalui media sosial harus dijadikan bahan evaluasi serius oleh penyelenggara program di semua level.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Harus ada perbaikan secara teknis dan berskala, baik dalam penyaluran maupun penyajian. Keluhan yang beredar di media sosial tidak boleh diabaikan. Ini harus menjadi momentum untuk memperbaiki kualitas menu yang disajikan,” tegas Zasmin.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Tak hanya menyangkut kualitas menu, kritik juga diarahkan pada aspek distribusi. Zasmin menyoroti tidak adanya label informasi pada makanan yang dibagikan, sehingga masyarakat tidak mengetahui secara jelas kandungan gizi, tanggal produksi, maupun standar kelayakan konsumsi dari paket yang diterima.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Lebih lanjut, ia juga menyesalkan penggunaan bahan plastik sebagai wadah penyaluran makanan. Menurutnya, hal ini berpotensi menambah persoalan sampah plastik di Gorontalo, sementara di sisi lain pemerintah tengah mengampanyekan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Program nasional justru menggunakan wadah plastik, sementara pemerintah mengimbau pengurangan sampah plastik. Ini menjadi ironi dan harus segera dibenahi,” ungkapnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Zasmin mendesak agar segera dilakukan koordinasi dan evaluasi menyeluruh sebelum dampak negatifnya semakin meluas, baik dari sisi kualitas makanan maupun potensi peningkatan volume sampah plastik di daerah.<span class="group/trigger inline-flex min-w-0" data-state="closed"><span class="citation inline-flex min-w-0"><span class="relative -mt-px max-w-full min-w-0 whitespace-nowrap -top-px font-sans text-base text-foreground select-none selection:bg-super/50 selection:text-foreground dark:selection:bg-super/10 dark:selection:text-super bg-transparent"><span class="text-3xs rounded-badge group min-w-4 max-w-full cursor-pointer text-center align-middle font-mono tabular-nums font-normal transition-colors duration-150 inline-flex items-center py-[0.1875rem] leading-snug px-[0.3rem] [@media(hover:hover)]:hover:bg-subtler group-data-[state=open]/trigger:bg-subtler border-subtlest ring-subtlest divide-subtlest bg-subtle"><span class="inline-block relative !mt-0 ![vertical-align:unset] max-w-[25ch] overflow-hidden">bpmpprovsumut.</span></span></span></span></span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia juga meminta agar seluruh pihak terkait dilibatkan secara aktif, mulai dari pemerintah daerah, pelaksana teknis, hingga unsur masyarakat, baik dalam proses pengawasan maupun penyajian. Hal ini dinilai penting untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis benar-benar berjalan sesuai tujuan awalnya sebagai program peningkatan gizi anak dan bukan sekadar formalitas penyaluran bantuan.<span class="group/trigger inline-flex min-w-0" data-state="closed"><span class="citation inline-flex min-w-0"><span class="relative -mt-px max-w-full min-w-0 whitespace-nowrap -top-px font-sans text-base text-foreground select-none selection:bg-super/50 selection:text-foreground dark:selection:bg-super/10 dark:selection:text-super bg-transparent"><span class="text-3xs rounded-badge group min-w-4 max-w-full cursor-pointer text-center align-middle font-mono tabular-nums font-normal transition-colors duration-150 inline-flex items-center py-[0.1875rem] leading-snug px-[0.3rem] [@media(hover:hover)]:hover:bg-subtler group-data-[state=open]/trigger:bg-subtler border-subtlest ring-subtlest divide-subtlest bg-subtle"><span class="inline-block relative !mt-0 ![vertical-align:unset] max-w-[25ch] overflow-hidden">berita.</span></span></span></span></span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk penyelenggara program dan Badan Gizi Nasional, untuk dimintai klarifikasi lebih lanjut demi keberimbangan informasi.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tujuan-mulia-tersandung-kritik-mbg-gorontalo-ramai-dikeluhkan-di-medsos/">Tujuan Mulia Tersandung Kritik, MBG Gorontalo Ramai Dikeluhkan di Medsos</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tujuan-mulia-tersandung-kritik-mbg-gorontalo-ramai-dikeluhkan-di-medsos/">Tujuan Mulia Tersandung Kritik, MBG Gorontalo Ramai Dikeluhkan di Medsos</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tujuan-mulia-tersandung-kritik-mbg-gorontalo-ramai-dikeluhkan-di-medsos/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
