<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gatut Sunu Wibowo Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/gatut-sunu-wibowo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/gatut-sunu-wibowo/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Apr 2026 12:42:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Gatut Sunu Wibowo Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/gatut-sunu-wibowo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Miris! Rincian Barang Bukti OTT Bupati Tulungagung: Uang Ratusan Juta dan Sepatu LV</title>
		<link>https://barakati.id/miris-rincian-barang-bukti-ott-bupati-tulungagung-uang-ratusan-juta-dan-sepatu-lv/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=miris-rincian-barang-bukti-ott-bupati-tulungagung-uang-ratusan-juta-dan-sepatu-lv</link>
					<comments>https://barakati.id/miris-rincian-barang-bukti-ott-bupati-tulungagung-uang-ratusan-juta-dan-sepatu-lv/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 12:42:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[barang bukti KPK]]></category>
		<category><![CDATA[berita KPK terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[berita kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[berita politik]]></category>
		<category><![CDATA[berita viral]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[Dwi Yoga Ambal]]></category>
		<category><![CDATA[Gatut Sunu Wibowo]]></category>
		<category><![CDATA[kasus korupsi 2026]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi kepala daerah]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[OTT KPK]]></category>
		<category><![CDATA[pemerasan OPD]]></category>
		<category><![CDATA[sepatu Louis Vuitton]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[uang tunai 335 juta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30033</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/miris-rincian-barang-bukti-ott-bupati-tulungagung-uang-ratusan-juta-dan-sepatu-lv/">Miris! Rincian Barang Bukti OTT Bupati Tulungagung: Uang Ratusan Juta dan Sepatu LV</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/miris-rincian-barang-bukti-ott-bupati-tulungagung-uang-ratusan-juta-dan-sepatu-lv/">Miris! Rincian Barang Bukti OTT Bupati Tulungagung: Uang Ratusan Juta dan Sepatu LV</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menguak sisi gelap penyalahgunaan wewenang kepala daerah. Kali ini, Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo (GSW), resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan terhadap puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayahnya. Dalam konferensi pers, penyidik memamerkan berbagai barang bukti, mulai dari tumpukan uang tunai hingga produk mode bernilai tinggi. Praktik lancung ini terbongkar setelah lembaga antirasuah mengendus adanya rencana transaksi di Pendopo Kabupaten Tulungagung. Terkait hal tersebut, perwakilan KPK menguraikan kronologi penangkapan secara gamblang. \"jadi sebagaimana tadi sudah dijelaskan oleh Pak Deputi terkait dengan kronologi peristiwa tertangkap tangan bahwa tim mendapatkan informasi adanya rencana penyerahan uang dari salah satu dinas kepada bupati ditrigger adanya kebutuhan dari bupati sehingga disiapkan sejumlah uang dan penyerahan uang dilakukan melalui perantara baik perantara pemberi maupun perantara penerima dari pihak bupati dalam hal ini adalah Saudara YOG di mana penyerahan dilakukan di pendopo kemudian pasca dilakukan penyerahan kemudian tim mengamankan para pihak dan juga barang bukti di antaranya dalam bentuk uang tunai sebagaimana kawan-kawan bisa lihat dalam layar,\" ungkap penyidik KPK. Uang tunai ratusan juta yang disita saat operasi senyap tersebut diyakini hanyalah sebagian kecil dari akumulasi dana liar yang dikumpulkan sang kepala daerah. Target pungutan liar itu dikabarkan mencapai angka miliaran rupiah dengan membebankan target pada belasan instansi. Pihak KPK memaparkan, \"sehingga uang tunai yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini total sejumlah 335 juta ini bagian dari total dugaan penerimaan yang sudah dilakukan oleh bupati sekitar 2,7 miliar dari permintaan setidaknya senilai 5 miliar kepada sekurang-kurangnya 16 OPD yang ada di wilayah Kabupaten Tulungagung.\" Ironisnya, alih-alih untuk program daerah, uang hasil pemerasan tersebut justru difungsikan layaknya brankas pribadi. Tersangka disinyalir kerap menagih pengeluaran pribadinya agar ditanggung oleh uang negara melalui skema pergantian dana atau tagihan ke para bawahan. \"bupati ini selalu melakukan rimbers ya atau minta penggantian atas ee biaya-biaya yang sudah dikeluarkan bahkan hingga pembelian sepatu itu juga minta untuk diganti biayanya oleh ee perangkat daerah atau OPD kemudian biaya-biaya seperti kebutuhan berobat jamuan makan dan juga keperluan pribadi lainnya,\" tegas KPK menjabarkan siasat tersangka. Sejumlah laporan dari media massa nasional turut memperjelas detail kasus ini. Berdasarkan pemberitaan dari ANTARA News dan Kompas TV, empat pasang sepatu yang disita sebagai barang bukti tersebut merupakan produk fesyen berkelas dari rumah mode asal Prancis, Louis Vuitton (LV).", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menguak sisi gelap penyalahgunaan wewenang kepala daerah. Kali ini, Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo (GSW), resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan terhadap puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayahnya. Dalam konferensi pers, penyidik memamerkan berbagai barang bukti, mulai dari tumpukan uang tunai hingga produk mode bernilai tinggi.</p>
<p>Praktik lancung ini terbongkar setelah lembaga antirasuah mengendus adanya rencana transaksi di Pendopo Kabupaten Tulungagung. Terkait hal tersebut, perwakilan KPK menguraikan kronologi penangkapan secara gamblang.</p>
<p>&#8220;jadi sebagaimana tadi sudah dijelaskan oleh Pak Deputi terkait dengan kronologi peristiwa tertangkap tangan bahwa tim mendapatkan informasi adanya rencana penyerahan uang dari salah satu dinas kepada bupati ditrigger adanya kebutuhan dari bupati sehingga disiapkan sejumlah uang dan penyerahan uang dilakukan melalui perantara baik perantara pemberi maupun perantara penerima dari pihak bupati dalam hal ini adalah Saudara YOG di mana penyerahan dilakukan di pendopo kemudian pasca dilakukan penyerahan kemudian tim mengamankan para pihak dan juga barang bukti di antaranya dalam bentuk uang tunai sebagaimana kawan-kawan bisa lihat dalam layar,&#8221; ungkap penyidik KPK.</p>
<p>Uang tunai ratusan juta yang disita saat operasi senyap tersebut diyakini hanyalah sebagian kecil dari akumulasi dana liar yang dikumpulkan sang kepala daerah. Target pungutan liar itu dikabarkan mencapai angka miliaran rupiah dengan membebankan target pada belasan instansi.</p>
<p>Pihak KPK memaparkan, &#8220;sehingga uang tunai yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini total sejumlah 335 juta ini bagian dari total dugaan penerimaan yang sudah dilakukan oleh bupati sekitar 2,7 miliar dari permintaan setidaknya senilai 5 miliar kepada sekurang-kurangnya 16 OPD yang ada di wilayah Kabupaten Tulungagung.&#8221;</p>
<p>Ironisnya, alih-alih untuk program daerah, uang hasil pemerasan tersebut justru difungsikan layaknya brankas pribadi. Tersangka disinyalir kerap menagih pengeluaran pribadinya agar ditanggung oleh uang negara melalui skema pergantian dana atau tagihan ke para bawahan.</p>
<p>&#8220;bupati ini selalu melakukan rimbers ya atau minta penggantian atas ee biaya-biaya yang sudah dikeluarkan bahkan hingga pembelian sepatu itu juga minta untuk diganti biayanya oleh ee perangkat daerah atau OPD kemudian biaya-biaya seperti kebutuhan berobat jamuan makan dan juga keperluan pribadi lainnya,&#8221; tegas KPK menjabarkan siasat tersangka.</p>
<p>Sejumlah laporan dari media massa nasional turut memperjelas detail kasus ini. Berdasarkan pemberitaan dari ANTARA News dan Kompas TV, empat pasang sepatu yang disita sebagai barang bukti tersebut merupakan produk fesyen berkelas dari rumah mode asal Prancis, Louis Vuitton (LV).
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/miris-rincian-barang-bukti-ott-bupati-tulungagung-uang-ratusan-juta-dan-sepatu-lv/">Miris! Rincian Barang Bukti OTT Bupati Tulungagung: Uang Ratusan Juta dan Sepatu LV</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/miris-rincian-barang-bukti-ott-bupati-tulungagung-uang-ratusan-juta-dan-sepatu-lv/">Miris! Rincian Barang Bukti OTT Bupati Tulungagung: Uang Ratusan Juta dan Sepatu LV</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/miris-rincian-barang-bukti-ott-bupati-tulungagung-uang-ratusan-juta-dan-sepatu-lv/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
