<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>gentuma raya Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/gentuma-raya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/gentuma-raya/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 Nov 2025 13:43:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>gentuma raya Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/gentuma-raya/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Abai dan Bungkam: Refleksi Elit Gorut Atas Tragedi Julia</title>
		<link>https://barakati.id/abai-dan-bungkam-refleksi-elit-gorut-atas-tragedi-julia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=abai-dan-bungkam-refleksi-elit-gorut-atas-tragedi-julia</link>
					<comments>https://barakati.id/abai-dan-bungkam-refleksi-elit-gorut-atas-tragedi-julia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Nov 2025 13:43:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[bupati gorut]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Ketapang]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[gentuma raya]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo utara]]></category>
		<category><![CDATA[hak asasi manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Julia Shinta Sangala]]></category>
		<category><![CDATA[kasus pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[keadilan untuk korban]]></category>
		<category><![CDATA[krisis kepercayaan publik]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan korban kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[politik diam]]></category>
		<category><![CDATA[polres gorut]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[transparansi penyidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28477</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/abai-dan-bungkam-refleksi-elit-gorut-atas-tragedi-julia/">Abai dan Bungkam: Refleksi Elit Gorut Atas Tragedi Julia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/abai-dan-bungkam-refleksi-elit-gorut-atas-tragedi-julia/">Abai dan Bungkam: Refleksi Elit Gorut Atas Tragedi Julia</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORUT - Jasad Julia Shinta Sangala ditemukan pada 2 Januari 2025 di semak-semak Desa Ketapang, Gentuma Raya. Hingga 11 bulan berlalu, kasus kematian tragis ini masih berstatus “dalam tahap penyidikan”. Tidak ada satu pun tersangka yang diumumkan, hasil forensik tidak pernah dijelaskan secara gamblang, dan publik tidak memperoleh informasi berarti terkait perkembangan penyelidikan. Dalam konteks negara hukum, kebuntuan seperti ini tidak bisa lagi disebut sekadar “proses yang masih berjalan”, melainkan indikasi serius lemahnya keberpihakan institusi penegak hukum terhadap warga kecil, khususnya perempuan korban kekerasan dan keluarganya.​ Ironisnya, sudah terjadi pergantian pejabat berulang kali di jajaran kepolisian, tetapi kasus ini tetap buram. Kapolres sudah berganti hingga dua kali, Kepala Satuan Reserse sudah tiga kali berganti, dan penyidik yang menangani perkara ini juga sudah dua kali diganti, namun tabir kematian Julia belum juga terbuka. Semua pergantian itu tidak menghasilkan kejelasan, justru menegaskan bahwa problemnya bukan hanya pada figur, melainkan pada keseriusan dan kemauan institusi untuk menuntaskan kasus.​ Pada titik ini, sikap diam bukan lagi dapat diposisikan sebagai netral; diam adalah pilihan politik yang nyata. Ketika kepolisian tidak kunjung membuka perkembangan penyidikan secara transparan, dan pemerintah daerah pun tidak mendorong keterbukaan informasi, publik berhak menilai bahwa negara di level lokal sedang absen dari tugas dan tanggung jawab konstitusionalnya untuk melindungi warga.​ Ketua DPRD Gorut dari Gentuma: Dekat Secara Wilayah, Jauh Secara Sikap Ketua DPRD Gorontalo Utara yang berasal dari Gentuma seharusnya menjadi sosok terdepan dalam menyuarakan keadilan bagi Julia, sebab tragedi ini terjadi di wilayah yang secara geografis, sosial, politik, dan moral sangat dekat dengannya. Kedekatan itu seharusnya melahirkan empati yang diterjemahkan menjadi sikap politik yang jelas di forum-forum resmi DPRD. Namun fakta di lapangan, suara resmi DPRD—khususnya dari ketuanya—hampir tidak terdengar dalam mendorong evaluasi kinerja Polres, menginisiasi rapat khusus, atau membentuk alat kelengkapan dewan yang fokus mengawasi penanganan kasus ini. Kondisi tersebut menggambarkan betapa lemah fungsi kontrol legislatif di daerah.​ Fungsi utama DPRD adalah berbicara, menyuarakan aspirasi rakyat, mengawasi pemerintah, dan memastikan kebijakan berpihak pada keadilan. Jika wakil rakyat memilih diam, tidak mengkritisi, dan tidak menggunakan mimbar dewan untuk menyuarakan kasus sebesar ini, maka patut dipertanyakan apakah ia masih layak disebut wakil rakyat. Lebih tajamnya, jika tidak berani bicara untuk rakyat, apalagi untuk korban yang tak berdaya, lebih baik menjadi pengusaha saja, jangan duduk di kursi DPRD. Dewan bukan ruang untuk kenyamanan personal, melainkan ruang pertaruhan moral dan mandat politik dari rakyat. Sementara itu, pengalaman menunjukkan bahwa DPRD Gorut bisa sangat responsif ketika menyangkut urusan politik elektoral dan agenda partai, mulai dari konsolidasi hingga manuver di tingkat provinsi. Namun ketika menyentuh persoalan nyawa seorang perempuan muda dari desa, DPRD Gorut—terutama pimpinannya—seolah lebih nyaman menjadi penonton pasif yang aman di kursi kekuasaan ketimbang menjadi corong keadilan.​", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORUT &#8211; Jasad Julia Shinta Sangala ditemukan pada 2 Januari 2025 di semak-semak Desa Ketapang, Gentuma Raya. Hingga 11 bulan berlalu, kasus kematian tragis ini masih berstatus “dalam tahap penyidikan”. Tidak ada satu pun tersangka yang diumumkan, hasil forensik tidak pernah dijelaskan secara gamblang, dan publik tidak memperoleh informasi berarti terkait perkembangan penyelidikan. Dalam konteks negara hukum, kebuntuan seperti ini tidak bisa lagi disebut sekadar “proses yang masih berjalan”, melainkan indikasi serius lemahnya keberpihakan institusi penegak hukum terhadap warga kecil, khususnya perempuan korban kekerasan dan keluarganya.​</p>
<p>Ironisnya, sudah terjadi pergantian pejabat berulang kali di jajaran kepolisian, tetapi kasus ini tetap buram. Kapolres sudah berganti hingga dua kali, Kepala Satuan Reserse sudah tiga kali berganti, dan penyidik yang menangani perkara ini juga sudah dua kali diganti, namun tabir kematian Julia belum juga terbuka. Semua pergantian itu tidak menghasilkan kejelasan, justru menegaskan bahwa problemnya bukan hanya pada figur, melainkan pada keseriusan dan kemauan institusi untuk menuntaskan kasus.​</p>
<p>Pada titik ini, sikap diam bukan lagi dapat diposisikan sebagai netral; diam adalah pilihan politik yang nyata. Ketika kepolisian tidak kunjung membuka perkembangan penyidikan secara transparan, dan pemerintah daerah pun tidak mendorong keterbukaan informasi, publik berhak menilai bahwa negara di level lokal sedang absen dari tugas dan tanggung jawab konstitusionalnya untuk melindungi warga.​</p>
<p><strong>Ketua DPRD Gorut dari Gentuma: Dekat Secara Wilayah, Jauh Secara Sikap</strong></p>
<p>Ketua DPRD Gorontalo Utara yang berasal dari Gentuma seharusnya menjadi sosok terdepan dalam menyuarakan keadilan bagi Julia, sebab tragedi ini terjadi di wilayah yang secara geografis, sosial, politik, dan moral sangat dekat dengannya. Kedekatan itu seharusnya melahirkan empati yang diterjemahkan menjadi sikap politik yang jelas di forum-forum resmi DPRD. Namun fakta di lapangan, suara resmi DPRD—khususnya dari ketuanya—hampir tidak terdengar dalam mendorong evaluasi kinerja Polres, menginisiasi rapat khusus, atau membentuk alat kelengkapan dewan yang fokus mengawasi penanganan kasus ini. Kondisi tersebut menggambarkan betapa lemah fungsi kontrol legislatif di daerah.​</p>
<p>Fungsi utama DPRD adalah berbicara, menyuarakan aspirasi rakyat, mengawasi pemerintah, dan memastikan kebijakan berpihak pada keadilan. Jika wakil rakyat memilih diam, tidak mengkritisi, dan tidak menggunakan mimbar dewan untuk menyuarakan kasus sebesar ini, maka patut dipertanyakan apakah ia masih layak disebut wakil rakyat. Lebih tajamnya, jika tidak berani bicara untuk rakyat, apalagi untuk korban yang tak berdaya, lebih baik menjadi pengusaha saja, jangan duduk di kursi DPRD. Dewan bukan ruang untuk kenyamanan personal, melainkan ruang pertaruhan moral dan mandat politik dari rakyat.</p>
<p>Sementara itu, pengalaman menunjukkan bahwa DPRD Gorut bisa sangat responsif ketika menyangkut urusan politik elektoral dan agenda partai, mulai dari konsolidasi hingga manuver di tingkat provinsi. Namun ketika menyentuh persoalan nyawa seorang perempuan muda dari desa, DPRD Gorut—terutama pimpinannya—seolah lebih nyaman menjadi penonton pasif yang aman di kursi kekuasaan ketimbang menjadi corong keadilan.​
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone  wp-image-28478" src="https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-28-at-17.54.59-copy-242x300.jpeg" alt="" width="759" height="941" srcset="https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-28-at-17.54.59-copy-242x300.jpeg 242w, https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-28-at-17.54.59-copy.jpeg 652w" sizes="(max-width: 759px) 100vw, 759px" /></p>
<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Polres Gorut: Pergantian Pejabat, Penyidikan Tetap Macet Sehari setelah penemuan jenazah, keluarga Julia telah melapor resmi ke Polres Gorontalo Utara dengan harapan keadilan dapat ditemukan melalui proses hukum. Namun hampir satu tahun berjalan, belum ada tersangka, tidak ada penjelasan terang tentang arah penyidikan, dan perkembangan kasus tidak pernah dijabarkan secara terbuka kepada publik. Dalam kasus pembunuhan dengan lokasi, waktu, dan konteks yang cukup jelas, mandeknya penyidikan selama berbulan-bulan tanpa progres yang dapat diverifikasi publik menjadi tamparan keras terhadap profesionalisme dan akuntabilitas Polres Gorut.​ Pergantian Kapolres hingga dua kali, Kasat Reskrim hingga tiga kali, dan penyidik hingga dua kali seharusnya menjadi momentum pembenahan dan percepatan penyidikan. Namun kenyataan bahwa kasus tetap buram memperlihatkan adanya masalah struktural dan kultural di dalam penanganan perkara ini: minimnya komunikasi, lemahnya sense of crisis, dan rendahnya keberanian untuk membuka diri pada pengawasan. Polres bukan hanya berkewajiban “memproses laporan”, tetapi juga harus menjaga kepercayaan publik melalui komunikasi yang terbuka, penyampaian pembaruan berkala, dan kesediaan mengakui kendala sekaligus meminta dukungan bila diperlukan. Ketika semua itu tidak dilakukan, yang tumbuh bukan sekadar kekecewaan keluarga korban, tetapi juga ketakutan masyarakat bahwa hukum di Gorut bisa tumpul ketika berhadapan dengan orang biasa.​ Bupati Gorut: Kepala Daerah yang Absen dari Panggung Keadilan Sebagai kepala daerah, Bupati Gorut memiliki otoritas moral dan politik untuk mengundang kepolisian, memanggil DPRD, dan menjadikan kasus Julia sebagai agenda resmi pemerintahan daerah. Bupati dapat menginstruksikan perangkat daerah, termasuk dinas terkait, untuk mendampingi keluarga korban dan menyediakan dukungan psikososial maupun hukum. Namun yang tampak justru sebaliknya: pemerintah daerah sibuk dengan seremoni, peluncuran program, dan rapat evaluasi yang dipublikasikan, sementara nama Julia perlahan terdorong ke pinggir ingatan kolektif masyarakat.​ Kepemimpinan yang layak tidak hanya diukur dari capaian serapan anggaran, jumlah program yang berjalan, atau banyaknya piagam penghargaan. Ukurannya juga terletak pada keberanian berdiri di sisi korban ketika sistem hukum berjalan lambat dan tidak sensitif terhadap penderitaan warga kecil. Dalam konteks ini, diamnya Bupati Gorut mengirim pesan yang kelam: seolah nyawa seorang warga Gentuma belum cukup penting untuk diangkat sebagai prioritas politik maupun etika di rumahnya sendiri.​ Seruan Terbuka: Hentikan Politik Diam, Pulihkan Kepercayaan Publik Tragedi kematian Julia Shinta Sangala telah melampaui batas sebagai perkara kriminal biasa; ia telah menjelma menjadi cermin buram kualitas demokrasi lokal dan keberpihakan elit daerah terhadap warganya yang paling rentan. Ketua DPRD dari Gentuma, Kapolres Gorut beserta jajarannya, dan Bupati Gorut tidak lagi bisa bersembunyi di balik alasan administratif dan prosedural. Mereka wajib menghentikan politik diam: menggelar rapat terbuka, menyampaikan perkembangan penyidikan secara rinci dan terukur, memastikan pendampingan menyeluruh kepada keluarga korban, dan membuka akses pengawasan publik secara nyata.​ Apabila dalam rentang satu tahun penuh ke depan keadilan untuk Julia tetap berjalan di tempat, maka yang sedang diadili oleh sejarah bukan hanya pelaku yang belum tertangkap, tetapi juga para pemegang kekuasaan di Gorontalo Utara yang memilih nyaman dalam keheningan. Julia mungkin sudah tiada, tetapi namanya akan terus hidup sebagai pengingat bahwa kekuasaan yang diam di hadapan ketidakadilan pada hakikatnya telah memilih berdiri di sisi ketidakadilan itu sendiri. Penulis : Fikran Mohzen", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p><strong>Polres Gorut: Pergantian Pejabat, Penyidikan Tetap Macet</strong></p>
<p>Sehari setelah penemuan jenazah, keluarga Julia telah melapor resmi ke Polres Gorontalo Utara dengan harapan keadilan dapat ditemukan melalui proses hukum. Namun hampir satu tahun berjalan, belum ada tersangka, tidak ada penjelasan terang tentang arah penyidikan, dan perkembangan kasus tidak pernah dijabarkan secara terbuka kepada publik. Dalam kasus pembunuhan dengan lokasi, waktu, dan konteks yang cukup jelas, mandeknya penyidikan selama berbulan-bulan tanpa progres yang dapat diverifikasi publik menjadi tamparan keras terhadap profesionalisme dan akuntabilitas Polres Gorut.​</p>
<p>Pergantian Kapolres hingga dua kali, Kasat Reskrim hingga tiga kali, dan penyidik hingga dua kali seharusnya menjadi momentum pembenahan dan percepatan penyidikan. Namun kenyataan bahwa kasus tetap buram memperlihatkan adanya masalah struktural dan kultural di dalam penanganan perkara ini: minimnya komunikasi, lemahnya sense of crisis, dan rendahnya keberanian untuk membuka diri pada pengawasan. Polres bukan hanya berkewajiban “memproses laporan”, tetapi juga harus menjaga kepercayaan publik melalui komunikasi yang terbuka, penyampaian pembaruan berkala, dan kesediaan mengakui kendala sekaligus meminta dukungan bila diperlukan. Ketika semua itu tidak dilakukan, yang tumbuh bukan sekadar kekecewaan keluarga korban, tetapi juga ketakutan masyarakat bahwa hukum di Gorut bisa tumpul ketika berhadapan dengan orang biasa.​</p>
<p><strong>Bupati Gorut: Kepala Daerah yang Absen dari Panggung Keadilan</strong></p>
<p>Sebagai kepala daerah, Bupati Gorut memiliki otoritas moral dan politik untuk mengundang kepolisian, memanggil DPRD, dan menjadikan kasus Julia sebagai agenda resmi pemerintahan daerah. Bupati dapat menginstruksikan perangkat daerah, termasuk dinas terkait, untuk mendampingi keluarga korban dan menyediakan dukungan psikososial maupun hukum. Namun yang tampak justru sebaliknya: pemerintah daerah sibuk dengan seremoni, peluncuran program, dan rapat evaluasi yang dipublikasikan, sementara nama Julia perlahan terdorong ke pinggir ingatan kolektif masyarakat.​</p>
<p>Kepemimpinan yang layak tidak hanya diukur dari capaian serapan anggaran, jumlah program yang berjalan, atau banyaknya piagam penghargaan. Ukurannya juga terletak pada keberanian berdiri di sisi korban ketika sistem hukum berjalan lambat dan tidak sensitif terhadap penderitaan warga kecil. Dalam konteks ini, diamnya Bupati Gorut mengirim pesan yang kelam: seolah nyawa seorang warga Gentuma belum cukup penting untuk diangkat sebagai prioritas politik maupun etika di rumahnya sendiri.​</p>
<p>Seruan Terbuka: Hentikan Politik Diam, Pulihkan Kepercayaan Publik<br />
Tragedi kematian Julia Shinta Sangala telah melampaui batas sebagai perkara kriminal biasa; ia telah menjelma menjadi cermin buram kualitas demokrasi lokal dan keberpihakan elit daerah terhadap warganya yang paling rentan. Ketua DPRD dari Gentuma, Kapolres Gorut beserta jajarannya, dan Bupati Gorut tidak lagi bisa bersembunyi di balik alasan administratif dan prosedural. Mereka wajib menghentikan politik diam: menggelar rapat terbuka, menyampaikan perkembangan penyidikan secara rinci dan terukur, memastikan pendampingan menyeluruh kepada keluarga korban, dan membuka akses pengawasan publik secara nyata.​</p>
<p>Apabila dalam rentang satu tahun penuh ke depan keadilan untuk Julia tetap berjalan di tempat, maka yang sedang diadili oleh sejarah bukan hanya pelaku yang belum tertangkap, tetapi juga para pemegang kekuasaan di Gorontalo Utara yang memilih nyaman dalam keheningan. Julia mungkin sudah tiada, tetapi namanya akan terus hidup sebagai pengingat bahwa kekuasaan yang diam di hadapan ketidakadilan pada hakikatnya telah memilih berdiri di sisi ketidakadilan itu sendiri.</p>
<p>Penulis : Fikran Mohzen
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/abai-dan-bungkam-refleksi-elit-gorut-atas-tragedi-julia/">Abai dan Bungkam: Refleksi Elit Gorut Atas Tragedi Julia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/abai-dan-bungkam-refleksi-elit-gorut-atas-tragedi-julia/">Abai dan Bungkam: Refleksi Elit Gorut Atas Tragedi Julia</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/abai-dan-bungkam-refleksi-elit-gorut-atas-tragedi-julia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menolak Lupa: Tragedi 2 Januari 2025, Ketika Keadilan untuk Julia Belum Datang</title>
		<link>https://barakati.id/menolak-lupa-tragedi-2-januari-2025-ketika-keadilan-untuk-julia-belum-datang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=menolak-lupa-tragedi-2-januari-2025-ketika-keadilan-untuk-julia-belum-datang</link>
					<comments>https://barakati.id/menolak-lupa-tragedi-2-januari-2025-ketika-keadilan-untuk-julia-belum-datang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Nov 2025 13:02:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Ketapang]]></category>
		<category><![CDATA[Fikran Mohzen]]></category>
		<category><![CDATA[gentuma raya]]></category>
		<category><![CDATA[hak asasi manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum dan Keadilan]]></category>
		<category><![CDATA[investigasi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Keadilan Julia]]></category>
		<category><![CDATA[Keadilan Tertunda]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberitaan Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Penyidikan Kasus Pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi Julia Shinta Sangala]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28414</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/menolak-lupa-tragedi-2-januari-2025-ketika-keadilan-untuk-julia-belum-datang/">Menolak Lupa: Tragedi 2 Januari 2025, Ketika Keadilan untuk Julia Belum Datang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/menolak-lupa-tragedi-2-januari-2025-ketika-keadilan-untuk-julia-belum-datang/">Menolak Lupa: Tragedi 2 Januari 2025, Ketika Keadilan untuk Julia Belum Datang</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - Sebelas bulan telah berlalu sejak tragedi memilukan yang menimpa seorang gadis muda bernama Julia Shinta Sangala, warga Kabupaten Gorontalo Utara. Pada 2 Januari 2025, jasad Julia ditemukan oleh seorang penggembala sapi di area semak-semak sepi di Desa Ketapang, Kecamatan Gentuma Raya. Penemuan itu seharusnya menjadi awal dari proses pengungkapan kebenaran dan penegakan keadilan bagi keluarga korban. Sehari setelah penemuan, keluarga Julia melapor secara resmi ke Polres Gorontalo Utara. Dengan harapan besar, mereka mempercayakan penegakan hukum kepada pihak berwenang agar pelaku dapat segera ditemukan. Namun, waktu berjalan begitu lama tanpa perubahan berarti dalam proses penyidikan. Sebelas Bulan Dalam Penantian Keadilan Kini, 11 bulan telah berlalu, dan kasus tersebut masih menyandang status “dalam tahap penyidikan”. Tidak ada perkembangan signifikan yang disampaikan kepada publik, sementara keluarga terus menunggu kepastian hukum yang tak kunjung tiba. Dalam kurun waktu hampir satu tahun, belum ada satu pun tersangka yang diumumkan. Tidak ada kejelasan tentang arah penyelidikan maupun hasil forensik yang dapat membuka tabir misteri kematian Julia Shinta Sangala. Bagi keluarga korban, setiap hari terasa seperti menanggung luka yang sama. Mereka bukan hanya kehilangan anak, tetapi juga menghadapi ujian panjang melawan sistem hukum yang dinilai lambat dan tidak berpihak. Keadilan yang menjadi hak dasar warga seolah menjauh dan menjadi sesuatu yang sulit dijangkau. Potret Suram Penegakan Hukum Kasus ini bukan sekadar catatan kriminal di Gorontalo Utara. Ia merefleksikan wajah penegakan hukum di tingkat lokal yang tengah diuji. Ketika kasus pembunuhan dengan bukti dan peristiwa jelas tak kunjung menemukan titik terang selama hampir setahun, muncul pertanyaan besar tentang efektivitas dan keseriusan aparat dalam mengusut tuntas kejahatan. Kondisi seperti ini tidak hanya melukai hati keluarga korban, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Rakyat perlu diyakinkan bahwa hukum benar-benar bekerja tanpa pandang bulu dan tidak terhambat oleh kepentingan apa pun.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p><strong>Gorontalo</strong> &#8211; Sebelas bulan telah berlalu sejak tragedi memilukan yang menimpa seorang gadis muda bernama Julia Shinta Sangala, warga Kabupaten Gorontalo Utara. Pada 2 Januari 2025, jasad Julia ditemukan oleh seorang penggembala sapi di area semak-semak sepi di Desa Ketapang, Kecamatan Gentuma Raya. Penemuan itu seharusnya menjadi awal dari proses pengungkapan kebenaran dan penegakan keadilan bagi keluarga korban.</p>
<p>Sehari setelah penemuan, keluarga Julia melapor secara resmi ke Polres Gorontalo Utara. Dengan harapan besar, mereka mempercayakan penegakan hukum kepada pihak berwenang agar pelaku dapat segera ditemukan. Namun, waktu berjalan begitu lama tanpa perubahan berarti dalam proses penyidikan.</p>
<p>Sebelas Bulan Dalam Penantian Keadilan</p>
<p>Kini, 11 bulan telah berlalu, dan kasus tersebut masih menyandang status “dalam tahap penyidikan”. Tidak ada perkembangan signifikan yang disampaikan kepada publik, sementara keluarga terus menunggu kepastian hukum yang tak kunjung tiba.</p>
<p>Dalam kurun waktu hampir satu tahun, belum ada satu pun tersangka yang diumumkan. Tidak ada kejelasan tentang arah penyelidikan maupun hasil forensik yang dapat membuka tabir misteri kematian Julia Shinta Sangala.</p>
<p>Bagi keluarga korban, setiap hari terasa seperti menanggung luka yang sama. Mereka bukan hanya kehilangan anak, tetapi juga menghadapi ujian panjang melawan sistem hukum yang dinilai lambat dan tidak berpihak. Keadilan yang menjadi hak dasar warga seolah menjauh dan menjadi sesuatu yang sulit dijangkau.</p>
<p>Potret Suram Penegakan Hukum</p>
<p>Kasus ini bukan sekadar catatan kriminal di Gorontalo Utara. Ia merefleksikan wajah penegakan hukum di tingkat lokal yang tengah diuji. Ketika kasus pembunuhan dengan bukti dan peristiwa jelas tak kunjung menemukan titik terang selama hampir setahun, muncul pertanyaan besar tentang efektivitas dan keseriusan aparat dalam mengusut tuntas kejahatan.</p>
<p>Kondisi seperti ini tidak hanya melukai hati keluarga korban, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Rakyat perlu diyakinkan bahwa hukum benar-benar bekerja tanpa pandang bulu dan tidak terhambat oleh kepentingan apa pun.
<div id="attachment_28418" style="width: 751px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-28418" class="wp-image-28418" src="https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-26-at-21.22.57-284x300.jpeg" alt="" width="741" height="783" srcset="https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-26-at-21.22.57-284x300.jpeg 284w, https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-26-at-21.22.57-968x1024.jpeg 968w, https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-26-at-21.22.57-768x812.jpeg 768w, https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-26-at-21.22.57-1452x1536.jpeg 1452w, https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-26-at-21.22.57-1937x2048.jpeg 1937w" sizes="(max-width: 741px) 100vw, 741px" /><p id="caption-attachment-28418" class="wp-caption-text">Penulis Fikran Mohzen</p></div>
<button id="bb4" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Seruan dan Harapan Kasus kematian Julia Shinta Sangala adalah panggilan moral bagi semua pihak. Masyarakat, pemerhati hukum, dan organisasi sipil diharapkan ikut mengawasi jalannya penyidikan agar berjalan transparan dan akuntabel. Polres Gorontalo Utara diminta untuk memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait progres kasus. Keluarga korban berhak mendapatkan kepastian, bukan sekadar janji lanjutan proses penyidikan tanpa hasil yang jelas. Sebagai bangsa yang menjunjung keadilan, tragedi ini tidak boleh dilupakan. Nama Julia Shinta Sangala harus terus diingat, bukan hanya sebagai korban, tetapi juga sebagai simbol perjuangan akan kebenaran di tengah sistem hukum yang lamban. Keadilan mungkin tertunda, tetapi perjuangan untuk memperjuangkannya tidak boleh berhenti. Keadilan untuk Julia. Penulis (Fikran Mohzen)", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>Seruan dan Harapan</p>
<p>Kasus kematian Julia Shinta Sangala adalah panggilan moral bagi semua pihak. Masyarakat, pemerhati hukum, dan organisasi sipil diharapkan ikut mengawasi jalannya penyidikan agar berjalan transparan dan akuntabel.</p>
<p>Polres Gorontalo Utara diminta untuk memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait progres kasus. Keluarga korban berhak mendapatkan kepastian, bukan sekadar janji lanjutan proses penyidikan tanpa hasil yang jelas.</p>
<p>Sebagai bangsa yang menjunjung keadilan, tragedi ini tidak boleh dilupakan. Nama Julia Shinta Sangala harus terus diingat, bukan hanya sebagai korban, tetapi juga sebagai simbol perjuangan akan kebenaran di tengah sistem hukum yang lamban.</p>
<p>Keadilan mungkin tertunda, tetapi perjuangan untuk memperjuangkannya tidak boleh berhenti.</p>
<p>Keadilan untuk Julia.</p>
<p>Penulis<br />
(Fikran Mohzen)
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/menolak-lupa-tragedi-2-januari-2025-ketika-keadilan-untuk-julia-belum-datang/">Menolak Lupa: Tragedi 2 Januari 2025, Ketika Keadilan untuk Julia Belum Datang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/menolak-lupa-tragedi-2-januari-2025-ketika-keadilan-untuk-julia-belum-datang/">Menolak Lupa: Tragedi 2 Januari 2025, Ketika Keadilan untuk Julia Belum Datang</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/menolak-lupa-tragedi-2-januari-2025-ketika-keadilan-untuk-julia-belum-datang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pria Asal Gentuma Raya Ditemukan Gantung Diri</title>
		<link>https://barakati.id/pria-asal-gentuma-raya-ditemukan-gantung-diri/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pria-asal-gentuma-raya-ditemukan-gantung-diri</link>
					<comments>https://barakati.id/pria-asal-gentuma-raya-ditemukan-gantung-diri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jul 2023 12:18:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gantung diri]]></category>
		<category><![CDATA[gentuma raya]]></category>
		<category><![CDATA[Korban gantung diri]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=18184</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pria-asal-gentuma-raya-ditemukan-gantung-diri/">Pria Asal Gentuma Raya Ditemukan Gantung Diri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pria-asal-gentuma-raya-ditemukan-gantung-diri/">Pria Asal Gentuma Raya Ditemukan Gantung Diri</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb5" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb5.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Kecamatan Gentuma Raya, Kabupaten Gorontalo Utara, digegerkan oleh penemuan mayat seorang pria yang diduga melakukan tindakan bunuh diri. Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa (11/7/2023) dan menghebohkan seluruh warga setempat. Pria yang diketahui berinisial RL (17) tersebut ditemukan dalam keadaan menggantung diri di dalam kamar. RL sendiri merupakan salah satu warga Desa Pasalae, Kecamatan Gentuma Raya. Dugaan awal menyebutkan bahwa peristiwa ini terjadi pada sore hari sekitar pukul 17.00 Wita. Ketika itu, RL diduga telah mengakhiri hidupnya dengan cara yang tragis tersebut. Motif di balik tindakan putus asa ini belum diketahui secara pasti. Dalam situasi yang sulit ini, masyarakat juga diingatkan untuk saling peduli dan memberikan dukungan kepada sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan. Peristiwa tragis ini menjadi pengingat akan pentingnya perhatian dan kesadaran terhadap kesehatan mental di kalangan masyarakat. Langkah-langkah preventif dan dukungan sosial harus ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORONTALO &#8211; Kecamatan Gentuma Raya, Kabupaten Gorontalo Utara, digegerkan oleh penemuan mayat seorang pria yang diduga melakukan tindakan bunuh diri. Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa (11/7/2023) dan menghebohkan seluruh warga setempat.</p>
<p>Pria yang diketahui berinisial RL (17) tersebut ditemukan dalam keadaan menggantung diri di dalam kamar. RL sendiri merupakan salah satu warga Desa Pasalae, Kecamatan Gentuma Raya.</p>
<p>Dugaan awal menyebutkan bahwa peristiwa ini terjadi pada sore hari sekitar pukul 17.00 Wita. Ketika itu, RL diduga telah mengakhiri hidupnya dengan cara yang tragis tersebut. Motif di balik tindakan putus asa ini belum diketahui secara pasti.</p>
<p>Dalam situasi yang sulit ini, masyarakat juga diingatkan untuk saling peduli dan memberikan dukungan kepada sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan.</p>
<p>Peristiwa tragis ini menjadi pengingat akan pentingnya perhatian dan kesadaran terhadap kesehatan mental di kalangan masyarakat.</p>
<p>Langkah-langkah preventif dan dukungan sosial harus ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pria-asal-gentuma-raya-ditemukan-gantung-diri/">Pria Asal Gentuma Raya Ditemukan Gantung Diri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pria-asal-gentuma-raya-ditemukan-gantung-diri/">Pria Asal Gentuma Raya Ditemukan Gantung Diri</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pria-asal-gentuma-raya-ditemukan-gantung-diri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Motori Pemuda Gentuma Raya Ayah Onal Dkk Sukses Semarakkan Lebaran Ketupat</title>
		<link>https://barakati.id/motori-pemuda-gentuma-raya-ayah-onal-dkk-sukses-semarakkan-lebaran-ketupat/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=motori-pemuda-gentuma-raya-ayah-onal-dkk-sukses-semarakkan-lebaran-ketupat</link>
					<comments>https://barakati.id/motori-pemuda-gentuma-raya-ayah-onal-dkk-sukses-semarakkan-lebaran-ketupat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 May 2023 14:14:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[ayah onal]]></category>
		<category><![CDATA[gentuma raya]]></category>
		<category><![CDATA[ketupat]]></category>
		<category><![CDATA[Perayaan ketupat]]></category>
		<category><![CDATA[ramdan mapaliey]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=17581</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/motori-pemuda-gentuma-raya-ayah-onal-dkk-sukses-semarakkan-lebaran-ketupat/">Motori Pemuda Gentuma Raya Ayah Onal Dkk Sukses Semarakkan Lebaran Ketupat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/motori-pemuda-gentuma-raya-ayah-onal-dkk-sukses-semarakkan-lebaran-ketupat/">Motori Pemuda Gentuma Raya Ayah Onal Dkk Sukses Semarakkan Lebaran Ketupat</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb6" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb6.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Pemuda dan pemudi Gentuma Raya Kabupaten Gorontalo Utara yang di komandoi Ramdan Mapaliey berhasil menggelar perayaan lebaran ketupat, dan berlangsung dengan meriah di lapangan kecamatan Gentuma, (30/4/2023). Saat di konfirmasi Ramdan Mapaliey mengatakan kegiatan ini berhasil dan sukses, tak lepas dari peran pemuda - pemudi serta partisipasi dari lintas generasi yang sangat antusias memeriahkan semarak ketupat tahun 2023. Menurutnya, dengan perencanaan dan persiapan yang benar-benar dimatangkan, Semarak Ketupat Pemuda dan Pemudi Gentuma Raya Tahun 2023 bisa terselenggara. Di tahun ini juga, antusias masyarakat perlu diapresiasi dalam menyukseskan kegiatan ini. \"Lewat momentum seperti ini tali silaturahmi antara masyarakat Kecamatan Gentuma Raya bisa terus terjaga dan pastinya kami menjunjung nilai-nilai persaudaraan yang kental,\" ungkap Ayah Onal sapaan akrabnya. \"Saya juga ingin berterima kasih kepada semua masyarakat, baik tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemerintah yang turut berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini,\" katanya. Selain itu, para pemuda turut membagikan 110 paket sembako yang tersebar di 11 desa di wilayah kecamatan Gentuma Raya. Sebelumnya, pemuda dan pemudi Gentuma Raya bersepakat memeriahkan perayaan lebaran ketupat yang dipusatkan di lapangan kecamatan dan juga sebagai bentuk apresiasi atas semangat pemuda dan pemudi di Gentuma Raya di momen Lebaran Ketupat 2023. Kegiatan ini juga turut diprakarsai Tokoh Pemuda Asli Gentuma Raya, dr. Rizal Alaydrus. Selanjutnya pelaksana kegiatan, Rivaldi All Ibnu Abas sebagai ketua panitia.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORONTALO &#8211; Pemuda dan pemudi Gentuma Raya Kabupaten Gorontalo Utara yang di komandoi Ramdan Mapaliey berhasil menggelar perayaan lebaran ketupat, dan berlangsung dengan meriah di lapangan kecamatan Gentuma, (30/4/2023).</p>
<p>Saat di konfirmasi Ramdan Mapaliey mengatakan kegiatan ini berhasil dan sukses, tak lepas dari peran pemuda &#8211; pemudi serta partisipasi dari lintas generasi yang sangat antusias memeriahkan semarak ketupat tahun 2023.</p>
<p>Menurutnya, dengan perencanaan dan persiapan yang benar-benar dimatangkan, Semarak Ketupat Pemuda dan Pemudi Gentuma Raya Tahun 2023 bisa terselenggara. Di tahun ini juga, antusias masyarakat perlu diapresiasi dalam menyukseskan kegiatan ini.</p>
<p>&#8220;Lewat momentum seperti ini tali silaturahmi antara masyarakat Kecamatan Gentuma Raya bisa terus terjaga dan pastinya kami menjunjung nilai-nilai persaudaraan yang kental,&#8221; ungkap Ayah Onal sapaan akrabnya.</p>
<p>&#8220;Saya juga ingin berterima kasih kepada semua masyarakat, baik tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemerintah yang turut berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain itu, para pemuda turut membagikan 110 paket sembako yang tersebar di 11 desa di wilayah kecamatan Gentuma Raya.</p>
<p>Sebelumnya, pemuda dan pemudi Gentuma Raya bersepakat memeriahkan perayaan lebaran ketupat yang dipusatkan di lapangan kecamatan dan juga sebagai bentuk apresiasi atas semangat pemuda dan pemudi di Gentuma Raya di momen Lebaran Ketupat 2023.</p>
<p>Kegiatan ini juga turut diprakarsai Tokoh Pemuda Asli Gentuma Raya, dr. Rizal Alaydrus. Selanjutnya pelaksana kegiatan, Rivaldi All Ibnu Abas sebagai ketua panitia.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/motori-pemuda-gentuma-raya-ayah-onal-dkk-sukses-semarakkan-lebaran-ketupat/">Motori Pemuda Gentuma Raya Ayah Onal Dkk Sukses Semarakkan Lebaran Ketupat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/motori-pemuda-gentuma-raya-ayah-onal-dkk-sukses-semarakkan-lebaran-ketupat/">Motori Pemuda Gentuma Raya Ayah Onal Dkk Sukses Semarakkan Lebaran Ketupat</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/motori-pemuda-gentuma-raya-ayah-onal-dkk-sukses-semarakkan-lebaran-ketupat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemuda-Pemudi Gentuma Raya Punya Warna Tersendiri Semarakkan Lebaran Ketupat</title>
		<link>https://barakati.id/pemuda-pemudi-gentuma-raya-punya-warna-tersendiri-semarakkan-lebaran-ketupat/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pemuda-pemudi-gentuma-raya-punya-warna-tersendiri-semarakkan-lebaran-ketupat</link>
					<comments>https://barakati.id/pemuda-pemudi-gentuma-raya-punya-warna-tersendiri-semarakkan-lebaran-ketupat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Apr 2023 15:09:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gentuma raya]]></category>
		<category><![CDATA[gorut]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran ketupat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda gentuma raya]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=17536</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pemuda-pemudi-gentuma-raya-punya-warna-tersendiri-semarakkan-lebaran-ketupat/">Pemuda-Pemudi Gentuma Raya Punya Warna Tersendiri Semarakkan Lebaran Ketupat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pemuda-pemudi-gentuma-raya-punya-warna-tersendiri-semarakkan-lebaran-ketupat/">Pemuda-Pemudi Gentuma Raya Punya Warna Tersendiri Semarakkan Lebaran Ketupat</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb7" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb7.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Setelah seminggu perayaan Idul Fitri atau 1 Syawal biasanya masyarakat Indonesia akan menggelar perayaan lebaran ketupat, dimana hal ini menjadi tradisi yang sering dilakukan sebagian besar masyarakat muslim di indonesia tak terkecuali dengan masyarakat Gorontalo. Salah satunya di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara tepatnya di Kecamatan Gentuma Raya yang punya warna tersendiri dalam menyemarakkan pelaksanaan lebaran ketuapat. Kali ini pemuda dan pemudi Gentuma Raya bersepakat akan memeriahkan perayaan lebaran ketupat yang dipusatkan di lapangan kecamatan. Adapun tema kegiatan yang diambil \"Semarak Ketupat Pemuda dan Pemudi Gentuma Raya Tahun 2023\" yang akan digelar pada 30 April 2023 mendatang. Ramdan Mapaliey menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut semata-mata adalah bentuk apresiasi atas semangat pemuda dan pemudi di Gentuma Raya di momen Lebaran Ketupat (2023). \"Ini adalah bentuk apresiasi kami terhadap semangat mereka (pemuda-pemudi) Gentuma Raya. Kami bangga dengan semangat panitia pelaksananya,\" ujar Ayah Onal. Ayah Onal menambahkan, kegiatan ini tak akan sukses tanpa gagasan dari salah satu Tokoh Pemuda Asli Gentuma Raya, yakni dr. Rizal Alaydrus. \"Beliau (dr. Rizal Alaydrus) merupakan penggagas kegiatan ini. Banyak ide dan gagasan yang disampaikan, bahkan sebelum kegiatan ini dilaksanakan. Kami tentunya menyampaikan terima kasih atas masukan-masukan yang diutarakan,\" tutur Ayah Onal. Adapun pelaksana kegiatan, lanjut Ayah Onal dipercayakan kepada Rivaldi All Ibnu Abas sebagai ketua panitia. \"Sesuai misi kegiatan ini adalah melestarikan, mendorong, serta mengapresiasi pemuda pemudi di Gentuma Raya untuk tetap solid dan kompak meski kita punya perbedaan,\" Tutup Rival, selaku ketua panitia pelaksana.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORONTALO &#8211; Setelah seminggu perayaan Idul Fitri atau 1 Syawal biasanya masyarakat Indonesia akan menggelar perayaan lebaran ketupat, dimana hal ini menjadi tradisi yang sering dilakukan sebagian besar masyarakat muslim di indonesia tak terkecuali dengan masyarakat Gorontalo.</p>
<p>Salah satunya di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara tepatnya di Kecamatan Gentuma Raya yang punya warna tersendiri dalam menyemarakkan pelaksanaan lebaran ketuapat.</p>
<p>Kali ini pemuda dan pemudi Gentuma Raya bersepakat akan memeriahkan perayaan lebaran ketupat yang dipusatkan di lapangan kecamatan. Adapun tema kegiatan yang diambil &#8220;Semarak Ketupat Pemuda dan Pemudi Gentuma Raya Tahun 2023&#8221; yang akan digelar pada 30 April 2023 mendatang.</p>
<p>Ramdan Mapaliey menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut semata-mata adalah bentuk apresiasi atas semangat pemuda dan pemudi di Gentuma Raya di momen Lebaran Ketupat (2023).</p>
<p>&#8220;Ini adalah bentuk apresiasi kami terhadap semangat mereka (pemuda-pemudi) Gentuma Raya. Kami bangga dengan semangat panitia pelaksananya,&#8221; ujar Ayah Onal.</p>
<p>Ayah Onal menambahkan, kegiatan ini tak akan sukses tanpa gagasan dari salah satu Tokoh Pemuda Asli Gentuma Raya, yakni dr. Rizal Alaydrus.</p>
<p>&#8220;Beliau (dr. Rizal Alaydrus) merupakan penggagas kegiatan ini. Banyak ide dan gagasan yang disampaikan, bahkan sebelum kegiatan ini dilaksanakan. Kami tentunya menyampaikan terima kasih atas masukan-masukan yang diutarakan,&#8221; tutur Ayah Onal.</p>
<p>Adapun pelaksana kegiatan, lanjut Ayah Onal dipercayakan kepada Rivaldi All Ibnu Abas sebagai ketua panitia.</p>
<p>&#8220;Sesuai misi kegiatan ini adalah melestarikan, mendorong, serta mengapresiasi pemuda pemudi di Gentuma Raya untuk tetap solid dan kompak meski kita punya perbedaan,&#8221; Tutup Rival, selaku ketua panitia pelaksana.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pemuda-pemudi-gentuma-raya-punya-warna-tersendiri-semarakkan-lebaran-ketupat/">Pemuda-Pemudi Gentuma Raya Punya Warna Tersendiri Semarakkan Lebaran Ketupat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pemuda-pemudi-gentuma-raya-punya-warna-tersendiri-semarakkan-lebaran-ketupat/">Pemuda-Pemudi Gentuma Raya Punya Warna Tersendiri Semarakkan Lebaran Ketupat</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pemuda-pemudi-gentuma-raya-punya-warna-tersendiri-semarakkan-lebaran-ketupat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Pesan Asisten 1 Setda Gorut Kepada Pejabat Baru Ahmad Daimaloa</title>
		<link>https://barakati.id/ini-pesan-asisten-1-setda-gorut-kepada-pejabat-baru-ahmad-daimaloa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ini-pesan-asisten-1-setda-gorut-kepada-pejabat-baru-ahmad-daimaloa</link>
					<comments>https://barakati.id/ini-pesan-asisten-1-setda-gorut-kepada-pejabat-baru-ahmad-daimaloa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Feb 2022 20:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[asisten 1 gorut]]></category>
		<category><![CDATA[gentuma raya]]></category>
		<category><![CDATA[sertijab]]></category>
		<category><![CDATA[SERTIJAB CAMAT GENTUMA RAYA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=14120</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ini-pesan-asisten-1-setda-gorut-kepada-pejabat-baru-ahmad-daimaloa/">Ini Pesan Asisten 1 Setda Gorut Kepada Pejabat Baru Ahmad Daimaloa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ini-pesan-asisten-1-setda-gorut-kepada-pejabat-baru-ahmad-daimaloa/">Ini Pesan Asisten 1 Setda Gorut Kepada Pejabat Baru Ahmad Daimaloa</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb8" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb8.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORUT - Saat menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) Camat Gentuma Raya dari pejabat lama Imran Dunggilato kepada pejabat baru, Ahmad Daimaloa, Senin (07/02/2022), ada beberapa harapan dan pesan yang disampaikan Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Thamrin Yusuf. \"Tentu harapan kami yang pertama adalah mampu menjaga harmonisasi di dalam pemerintahan, baik dengan aparat di tingkat kecamatan maupun dengan pemerintah desa,\" kata Thamrin. Demikian juga mampu menjaga harmonisasi dengan unsur pimpinan wilayah kecamatan, seperti Danramil, Kapolsek, termasuk OPD yang punya cabang di kecamatan, seperti Cabang Diknas atau Korwil, kemudian KB, dan KUA. \"Nah, ini kami imbau untuk melakukan harmonisasi lintas sektor yang ada di kecamatan,\" tukasnya. Selanjutnya, terhadap tugas pokok fungsi, Thamrin meminta, camat perlu memberikan pembinaan kepada kepala-kepala desa, terutama dalam hal penanganan dana desa dan anggaran dana desa. \"Dan tentunya sesuai petunjuk terakhir, yang masih tetap mendominasi adalah kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat dan berikutnya kegiatan yang sifatnya BLT,\" imbuhnya. Di samping harapan, ada juga beberapa pesan yang kemudian dititipkan kepada Camat Gentuma Raya yang baru. \"Yang pertama, beliau terus melakukan orientasi lapangan. Di orientasi lapangan itu tentunya dalam rangka untuk memupuk bagaimana selaku kepala kecamatan dalam menaungi kepala-kepala desa,\" ujarnya. Sementara kepada pejabat lama, atas nama pemerintah daerah, Thamrin menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih atas dedikasi selama memimpin Gentuma Raya. \"Semoga Pak Imran akan sukses dan lebih baik lagi kinerjanya di tempat yang baru sebagai Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan,\" tandasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORUT &#8211; Saat menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) Camat Gentuma Raya dari pejabat lama Imran Dunggilato kepada pejabat baru, Ahmad Daimaloa, Senin (07/02/2022), ada beberapa harapan dan pesan yang disampaikan Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Thamrin Yusuf.</p>
<p>&#8220;Tentu harapan kami yang pertama adalah mampu menjaga harmonisasi di dalam pemerintahan, baik dengan aparat di tingkat kecamatan maupun dengan pemerintah desa,&#8221; kata Thamrin.</p>
<p>Demikian juga mampu menjaga harmonisasi dengan unsur pimpinan wilayah kecamatan, seperti Danramil, Kapolsek, termasuk OPD yang punya cabang di kecamatan, seperti Cabang Diknas atau Korwil, kemudian KB, dan KUA.</p>
<p>&#8220;Nah, ini kami imbau untuk melakukan harmonisasi lintas sektor yang ada di kecamatan,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Selanjutnya, terhadap tugas pokok fungsi, Thamrin meminta, camat perlu memberikan pembinaan kepada kepala-kepala desa, terutama dalam hal penanganan dana desa dan anggaran dana desa.</p>
<p>&#8220;Dan tentunya sesuai petunjuk terakhir, yang masih tetap mendominasi adalah kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat dan berikutnya kegiatan yang sifatnya BLT,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Di samping harapan, ada juga beberapa pesan yang kemudian dititipkan kepada Camat Gentuma Raya yang baru.</p>
<p>&#8220;Yang pertama, beliau terus melakukan orientasi lapangan. Di orientasi lapangan itu tentunya dalam rangka untuk memupuk bagaimana selaku kepala kecamatan dalam menaungi kepala-kepala desa,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara kepada pejabat lama, atas nama pemerintah daerah, Thamrin menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih atas dedikasi selama memimpin Gentuma Raya.<br />
&#8220;Semoga Pak Imran akan sukses dan lebih baik lagi kinerjanya di tempat yang baru sebagai Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan,&#8221; tandasnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ini-pesan-asisten-1-setda-gorut-kepada-pejabat-baru-ahmad-daimaloa/">Ini Pesan Asisten 1 Setda Gorut Kepada Pejabat Baru Ahmad Daimaloa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ini-pesan-asisten-1-setda-gorut-kepada-pejabat-baru-ahmad-daimaloa/">Ini Pesan Asisten 1 Setda Gorut Kepada Pejabat Baru Ahmad Daimaloa</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/ini-pesan-asisten-1-setda-gorut-kepada-pejabat-baru-ahmad-daimaloa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TPI Gentuma Dijadikan Posko Terpusat Pencarian Nelayan Hilang</title>
		<link>https://barakati.id/tpi-gentuma-dijadikan-posko-terpusat-pencarian-nelayan-hilang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tpi-gentuma-dijadikan-posko-terpusat-pencarian-nelayan-hilang</link>
					<comments>https://barakati.id/tpi-gentuma-dijadikan-posko-terpusat-pencarian-nelayan-hilang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jul 2021 11:52:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[gentuma raya]]></category>
		<category><![CDATA[indra yasin]]></category>
		<category><![CDATA[Posko pencairan nelayan hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Tpi gentuma raya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=10345</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORUT &#8211; Tempat Pelelangan Ikan Gentuma Raya untuk sementara dijadikan posko terpusat bagi tim pencarian korban nelayan hilang beberapa waktu keemarin. Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin mengadakan pertemuan di lokasi tersebut dengan sejumlah tim, (18/7/2021). Pertemuan turut melibatkan dinas perikanan provinsi Gorontalo, camat Gentuma Raya, Kapolsek Atinggola, Perwakilan polairud, perwakilan Danramil, Kaban Kesbangpol, BPBD Gorut, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tpi-gentuma-dijadikan-posko-terpusat-pencarian-nelayan-hilang/">TPI Gentuma Dijadikan Posko Terpusat Pencarian Nelayan Hilang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tpi-gentuma-dijadikan-posko-terpusat-pencarian-nelayan-hilang/">TPI Gentuma Dijadikan Posko Terpusat Pencarian Nelayan Hilang</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORUT - Tempat Pelelangan Ikan Gentuma Raya untuk sementara dijadikan posko terpusat bagi tim pencarian korban nelayan hilang beberapa waktu keemarin. Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin mengadakan pertemuan di lokasi tersebut dengan sejumlah tim, (18/7/2021). Pertemuan turut melibatkan dinas perikanan provinsi Gorontalo, camat Gentuma Raya, Kapolsek Atinggola, Perwakilan polairud, perwakilan Danramil, Kaban Kesbangpol, BPBD Gorut, Anggota DPRD Gorut Dedi Dunggio, serta keluarga Korban. \"Saya tadi memimpin pertemuan langsung di TPI Gentuma Raya dan kami sudah mohon izin ke provinsi untuk menjadikan kantor TPI Gentuma Raya untuk jadi posko bagi para petugas pencarian. Sehingga nantinya informasi-informasi terpusat di posko pencarian atau TPI Gentuma Raya\" Ungkap Indra Yasin. Indra berharap untuk keluarga korban agar dapat bersabar dan tidak menerima informasi yang tidak jelas asal usulnya, terus berupaya berdoa agar korban dapat segera ditemukan dan dalam keadaan selamat. \"Harapan kami tentu keluarga bersabar dan sambil berdoa, pemerintah tetap melakukan upaya-upaya yang untuk penyelamatan para nelayan hilang. Saya minta kepada keluarga jangan menerima Informasi yang tidak diketahui asalnya, karena seluruh Informasi yang akurat kita pusatkan di TPI Gentuma Raya\" Ucapnya. Adapun ke 4 korban, diantaranya 2 berasal dari kecamatan Gentuma Raya dan 2 lagi berasal dari Bolang Mongondow Utara (Bolmut). \"Jadi dari Gentuma raya Ada dua orang, dari Bolmut ada dua itu menurut informasi. dan keluarganya juga sudah datang tadi. Dan Kita yakinkan bahwa pemerintah daerah melakukan terus pencarian sampai Insya Allah berhasil,\" Ujar Indra Yasin.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORUT &#8211; Tempat Pelelangan Ikan Gentuma Raya untuk sementara dijadikan posko terpusat bagi tim pencarian korban nelayan hilang beberapa waktu keemarin. Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin mengadakan pertemuan di lokasi tersebut dengan sejumlah tim, (18/7/2021).</p>
<p>Pertemuan turut melibatkan dinas perikanan provinsi Gorontalo, camat Gentuma Raya, Kapolsek Atinggola, Perwakilan polairud, perwakilan Danramil, Kaban Kesbangpol, BPBD Gorut, Anggota DPRD Gorut Dedi Dunggio, serta keluarga Korban.</p>
<p>&#8220;Saya tadi memimpin pertemuan langsung di TPI Gentuma Raya dan kami sudah mohon izin ke provinsi untuk menjadikan kantor TPI Gentuma Raya untuk jadi posko bagi para petugas pencarian. Sehingga nantinya informasi-informasi terpusat di posko pencarian atau TPI Gentuma Raya&#8221; Ungkap Indra Yasin.</p>
<p>Indra berharap untuk keluarga korban agar dapat bersabar dan tidak menerima informasi yang tidak jelas asal usulnya, terus berupaya berdoa agar korban dapat segera ditemukan dan dalam keadaan selamat.</p>
<p>&#8220;Harapan kami tentu keluarga bersabar dan sambil berdoa, pemerintah tetap melakukan upaya-upaya yang untuk penyelamatan para nelayan hilang. Saya minta kepada keluarga jangan menerima Informasi yang tidak diketahui asalnya, karena seluruh Informasi yang akurat kita pusatkan di TPI Gentuma Raya&#8221; Ucapnya.</p>
<p>Adapun ke 4 korban, diantaranya 2 berasal dari kecamatan Gentuma Raya dan 2 lagi berasal dari Bolang Mongondow Utara (Bolmut).</p>
<p>&#8220;Jadi dari Gentuma raya Ada dua orang, dari Bolmut ada dua itu menurut informasi. dan keluarganya juga sudah datang tadi. Dan Kita yakinkan bahwa pemerintah daerah melakukan terus pencarian sampai Insya Allah berhasil,&#8221; Ujar Indra Yasin.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tpi-gentuma-dijadikan-posko-terpusat-pencarian-nelayan-hilang/">TPI Gentuma Dijadikan Posko Terpusat Pencarian Nelayan Hilang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tpi-gentuma-dijadikan-posko-terpusat-pencarian-nelayan-hilang/">TPI Gentuma Dijadikan Posko Terpusat Pencarian Nelayan Hilang</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tpi-gentuma-dijadikan-posko-terpusat-pencarian-nelayan-hilang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indra Salurkan BPLD di Kecamatan Atinggola dan Gentuma Raya</title>
		<link>https://barakati.id/indra-salurkan-bpld-di-kecamatan-atinggola-dan-gentuma-raya/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=indra-salurkan-bpld-di-kecamatan-atinggola-dan-gentuma-raya</link>
					<comments>https://barakati.id/indra-salurkan-bpld-di-kecamatan-atinggola-dan-gentuma-raya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 May 2020 14:35:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[atinggola]]></category>
		<category><![CDATA[bpld]]></category>
		<category><![CDATA[gentuma raya]]></category>
		<category><![CDATA[pemda gorut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=4633</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORUT-Penyerahan Bantuan Pangan Langsung Daerah (BPLD) kepada masyarakat terdampak pandemi virus corona di dua kecamatan di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), berjalan lancar, Sabtu (16/5). Bupati Gorut Indra Yasin yang mengambil alih langsung penyaluran bantuan sembako tersebut kepada warga. &#8220;Alhamduillah, tadi ada dua kecamatan yang kami salurkan BPLDnya yakni Kecamatan Atinggola dan Kecamatan Gentuma Raya,&#8221; ujar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/indra-salurkan-bpld-di-kecamatan-atinggola-dan-gentuma-raya/">Indra Salurkan BPLD di Kecamatan Atinggola dan Gentuma Raya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/indra-salurkan-bpld-di-kecamatan-atinggola-dan-gentuma-raya/">Indra Salurkan BPLD di Kecamatan Atinggola dan Gentuma Raya</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton2" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORUT-Penyerahan Bantuan Pangan Langsung Daerah (BPLD) kepada masyarakat terdampak pandemi virus corona di dua kecamatan di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), berjalan lancar, Sabtu (16/5). Bupati Gorut Indra Yasin yang mengambil alih langsung penyaluran bantuan sembako tersebut kepada warga. \"Alhamduillah, tadi ada dua kecamatan yang kami salurkan BPLDnya yakni Kecamatan Atinggola dan Kecamatan Gentuma Raya,\" ujar Indra Yasin. Pantauan barakati, saat menyerahkan bantuan Indra didampingi Kadis Sosial dan Anggota DPRD Fraksi Golkar Rina Polapa. Bantuan yang diberikan berupa Beras 5 Kg, Telur 1 Bak, Gula setengah Kg, Minyak Kelapa 1 Liter, dan 1 Kg Ikan segar atau setara dengan nilai uang sebesar Rp. 178.150. Sebenarnya, lanjut Indra, kuota penerima BLPD berjumlah sekita 4602 KK di seluruh Kabupaten Gorontalo Utara. Akan tetapi dengan adanya Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari kementerian sosial sebesar Rp. 600 Ribu yang muncul bersamaan dengan aturan tidak tumpang tindih penerima bantuan atau dobel, maka jumlah bantuan BLPD dari daerah pun berkurang. \"Memang perhitungan kita dulu ada 4602, tapi dengan ada bantuan BLT rupanya ini berkurang, karena ada anjuran tidak ada yang boleh dobel, nah sehingga waktu kita koreksi kembali ternyata yang penerima ini banyak juga yang disitu, sehingga kita sudah koreksi semua, dan dengan dia koreksi itu dia berkurang, sehingga beban kita juga berkurang dan ini diterima kan mulai hari ini dan mereka akan menerima selama tiga bulan,\" jelas Indra Yasin. Indra menambahkan, usai di Kecamatan Atinggola, penyaluran terakhir akan dilaksanakan di Kecamatan Ponelo Kepulauan. \"Dan hari ini terakhir semuanya, tinggal Ponelo kepulauan, Nah ini kita sudah mulai dari Tolinggula pokonya semua kecamatan, dan hari ini saya di Atinggola dan Kecamatan Gentuma Raya\" ujarnya.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORUT-Penyerahan Bantuan Pangan Langsung Daerah (BPLD) kepada masyarakat terdampak pandemi virus corona di dua kecamatan di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), berjalan lancar, Sabtu (16/5). Bupati Gorut Indra Yasin yang mengambil alih langsung penyaluran bantuan sembako tersebut kepada warga.</p>
<p>&#8220;Alhamduillah, tadi ada dua kecamatan yang kami salurkan BPLDnya yakni Kecamatan Atinggola dan Kecamatan Gentuma Raya,&#8221; ujar Indra Yasin.</p>
<p>Pantauan barakati, saat menyerahkan bantuan Indra didampingi Kadis Sosial dan Anggota DPRD Fraksi Golkar Rina Polapa. Bantuan yang diberikan berupa Beras 5 Kg, Telur 1 Bak, Gula setengah Kg, Minyak Kelapa 1 Liter, dan 1 Kg Ikan segar atau setara dengan nilai uang sebesar Rp. 178.150.</p>
<p>Sebenarnya, lanjut Indra, kuota penerima BLPD berjumlah sekita 4602 KK di seluruh Kabupaten Gorontalo Utara. Akan tetapi dengan adanya Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari kementerian sosial sebesar Rp. 600 Ribu yang muncul bersamaan dengan aturan tidak tumpang tindih penerima bantuan atau dobel, maka jumlah bantuan BLPD dari daerah pun berkurang.</p>
<p>&#8220;Memang perhitungan kita dulu ada 4602, tapi dengan ada bantuan BLT rupanya ini berkurang, karena ada anjuran tidak ada yang boleh dobel, nah sehingga waktu kita koreksi kembali ternyata yang penerima ini banyak juga yang disitu, sehingga kita sudah koreksi semua, dan dengan dia koreksi itu dia berkurang, sehingga beban kita juga berkurang dan ini diterima kan mulai hari ini dan mereka akan menerima selama tiga bulan,&#8221; jelas Indra Yasin.</p>
<p>Indra menambahkan, usai di Kecamatan Atinggola, penyaluran terakhir akan dilaksanakan di Kecamatan Ponelo Kepulauan. &#8220;Dan hari ini terakhir semuanya, tinggal Ponelo kepulauan, Nah ini kita sudah mulai dari Tolinggula pokonya semua kecamatan, dan hari ini saya di Atinggola dan Kecamatan Gentuma Raya&#8221; ujarnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/indra-salurkan-bpld-di-kecamatan-atinggola-dan-gentuma-raya/">Indra Salurkan BPLD di Kecamatan Atinggola dan Gentuma Raya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/indra-salurkan-bpld-di-kecamatan-atinggola-dan-gentuma-raya/">Indra Salurkan BPLD di Kecamatan Atinggola dan Gentuma Raya</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/indra-salurkan-bpld-di-kecamatan-atinggola-dan-gentuma-raya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
