<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>gorontalo utara Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/gorontalo-utara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/gorontalo-utara/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Dec 2025 09:39:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>gorontalo utara Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/gorontalo-utara/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mengejutkan! Truk Pengangkut Kayu Tanpa Plat Nomor Melintas di Gorontalo Utara</title>
		<link>https://barakati.id/mengejutkan-truk-pengangkut-kayu-tanpa-plat-nomor-melintas-di-gorontalo-utara/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mengejutkan-truk-pengangkut-kayu-tanpa-plat-nomor-melintas-di-gorontalo-utara</link>
					<comments>https://barakati.id/mengejutkan-truk-pengangkut-kayu-tanpa-plat-nomor-melintas-di-gorontalo-utara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Dec 2025 09:39:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[aparat penegak hukum]]></category>
		<category><![CDATA[barakati.id]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kehutanan]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo utara]]></category>
		<category><![CDATA[HTI Monano]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan Tanaman Industri]]></category>
		<category><![CDATA[illegal logging]]></category>
		<category><![CDATA[kayu gelondongan]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan tanpa plat nomor]]></category>
		<category><![CDATA[Mohamad Wahyu Soebagyo]]></category>
		<category><![CDATA[muatan berlebih]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggaran lalu lintas]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggaran sektor kehutanan]]></category>
		<category><![CDATA[pengawasan kehutanan]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[truk kayu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28832</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/mengejutkan-truk-pengangkut-kayu-tanpa-plat-nomor-melintas-di-gorontalo-utara/">Mengejutkan! Truk Pengangkut Kayu Tanpa Plat Nomor Melintas di Gorontalo Utara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/mengejutkan-truk-pengangkut-kayu-tanpa-plat-nomor-melintas-di-gorontalo-utara/">Mengejutkan! Truk Pengangkut Kayu Tanpa Plat Nomor Melintas di Gorontalo Utara</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("NEWS - Dugaan pelanggaran lalu lintas jalan kembali mencuat dari dunia usaha sektor kehutanan di Kabupaten Gorontalo Utara. Sebuah mobil pengangkut kayu gelondongan diduga milik perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) tertangkap kamera awak media tengah mengangkut kayu dalam jumlah berlebihan, bahkan tanpa dilengkapi tanda identitas kendaraan berupa plat nomor. Pantauan langsung Barakati.id pada Sabtu (20/12/2025) menemukan satu unit truk terbuka melintas dengan muatan kayu yang disusun menjulang tinggi, jauh melampaui batas kewajaran dan berpotensi membahayakan pengguna jalan lain. Lebih mencengangkan, kendaraan tersebut sama sekali tidak menggunakan plat nomor, baik di bagian depan maupun belakang. Mobil bermuatan kayu itu terlihat melintas di wilayah Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo — kawasan yang selama ini dikenal rawan aktivitas pengangkutan hasil hutan. Dugaan pun mengarah pada salah satu perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang beroperasi di daerah tersebut. Keberadaan kendaraan tanpa identitas resmi namun bebas mengangkut hasil hutan menimbulkan tanda tanya besar: bagaimana mungkin aktivitas seperti ini bisa luput dari pengawasan aparat dan instansi terkait? Saat dikonfirmasi, Manajer perusahaan HTI yang namanya disebut dalam temuan tersebut, Mohamad Wahyu Soebagyo, membantah keras kepemilikan kendaraan dimaksud. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui siapa pemilik truk tersebut. Namun, pernyataan itu justru memunculkan kejanggalan baru. Sebab, dalam keterangan yang sama, pihak perusahaan mengakui bahwa kayu yang diangkut itu memang dikirim menuju perusahaan HTI Monano. Pernyataan tersebut dinilai kontradiktif. Di satu sisi mengaku tidak mengenal kendaraan, namun di sisi lain menyebut tujuan pengangkutan secara spesifik. Kondisi ini menimbulkan dugaan adanya upaya saling lempar tanggung jawab atau bahkan indikasi praktik pengangkutan kayu tanpa izin resmi. Hingga berita ini diterbitkan, tim Barakati.id masih terus melakukan penelusuran lebih jauh terkait kepemilikan kendaraan, asal-usul kayu, serta kelengkapan dokumen pengangkutan. Tidak menutup kemungkinan, kayu yang diangkut berasal dari sumber ilegal atau hasil pembalakan liar. Kasus ini kembali membuka luka lama tentang lemahnya pengawasan terhadap lalu lintas hasil hutan di Gorontalo Utara. Publik pun mendesak aparat penegak hukum, Dinas Kehutanan, dan kepolisian untuk tidak menutup mata serta segera melakukan penyelidikan menyeluruh. Jika benar kendaraan tanpa plat nomor dapat bebas mengangkut kayu dalam jumlah besar, maka hal ini patut dipertanyakan: sejauh mana keseriusan negara dalam menjaga kelestarian hutan dan menindak pelanggaran di sektor kehutanan. Barakati.id berkomitmen untuk terus mengawal perkembangan kasus ini dan menyampaikan informasi terbaru kepada publik.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">NEWS &#8211; Dugaan pelanggaran lalu lintas jalan kembali mencuat dari dunia usaha sektor kehutanan di Kabupaten Gorontalo Utara. Sebuah mobil pengangkut kayu gelondongan diduga milik perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) tertangkap kamera awak media tengah mengangkut kayu dalam jumlah berlebihan, bahkan tanpa dilengkapi tanda identitas kendaraan berupa plat nomor.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pantauan langsung <em>Barakati.id</em> pada Sabtu (20/12/2025) menemukan satu unit truk terbuka melintas dengan muatan kayu yang disusun menjulang tinggi, jauh melampaui batas kewajaran dan berpotensi membahayakan pengguna jalan lain. Lebih mencengangkan, kendaraan tersebut sama sekali tidak menggunakan plat nomor, baik di bagian depan maupun belakang.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Mobil bermuatan kayu itu terlihat melintas di wilayah Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo — kawasan yang selama ini dikenal rawan aktivitas pengangkutan hasil hutan. Dugaan pun mengarah pada salah satu perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang beroperasi di daerah tersebut.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Keberadaan kendaraan tanpa identitas resmi namun bebas mengangkut hasil hutan menimbulkan tanda tanya besar: bagaimana mungkin aktivitas seperti ini bisa luput dari pengawasan aparat dan instansi terkait?</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Saat dikonfirmasi, Manajer perusahaan HTI yang namanya disebut dalam temuan tersebut, <strong>Mohamad Wahyu Soebagyo</strong>, membantah keras kepemilikan kendaraan dimaksud. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui siapa pemilik truk tersebut. Namun, pernyataan itu justru memunculkan kejanggalan baru. Sebab, dalam keterangan yang sama, pihak perusahaan mengakui bahwa kayu yang diangkut itu memang dikirim menuju perusahaan HTI <strong>Monano</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pernyataan tersebut dinilai kontradiktif. Di satu sisi mengaku tidak mengenal kendaraan, namun di sisi lain menyebut tujuan pengangkutan secara spesifik. Kondisi ini menimbulkan dugaan adanya upaya saling lempar tanggung jawab atau bahkan indikasi praktik pengangkutan kayu tanpa izin resmi.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Hingga berita ini diterbitkan, tim <em>Barakati.id</em> masih terus melakukan penelusuran lebih jauh terkait kepemilikan kendaraan, asal-usul kayu, serta kelengkapan dokumen pengangkutan. Tidak menutup kemungkinan, kayu yang diangkut berasal dari sumber ilegal atau hasil pembalakan liar.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kasus ini kembali membuka luka lama tentang lemahnya pengawasan terhadap lalu lintas hasil hutan di Gorontalo Utara. Publik pun mendesak aparat penegak hukum, Dinas Kehutanan, dan kepolisian untuk tidak menutup mata serta segera melakukan penyelidikan menyeluruh.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Jika benar kendaraan tanpa plat nomor dapat bebas mengangkut kayu dalam jumlah besar, maka hal ini patut dipertanyakan: sejauh mana keseriusan negara dalam menjaga kelestarian hutan dan menindak pelanggaran di sektor kehutanan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><em>Barakati.id</em> berkomitmen untuk terus mengawal perkembangan kasus ini dan menyampaikan informasi terbaru kepada publik.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/mengejutkan-truk-pengangkut-kayu-tanpa-plat-nomor-melintas-di-gorontalo-utara/">Mengejutkan! Truk Pengangkut Kayu Tanpa Plat Nomor Melintas di Gorontalo Utara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/mengejutkan-truk-pengangkut-kayu-tanpa-plat-nomor-melintas-di-gorontalo-utara/">Mengejutkan! Truk Pengangkut Kayu Tanpa Plat Nomor Melintas di Gorontalo Utara</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/mengejutkan-truk-pengangkut-kayu-tanpa-plat-nomor-melintas-di-gorontalo-utara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semangat Antikorupsi! Aktivis Dorong Pemeriksaan BKAD Hingga Tingkat Kecamatan</title>
		<link>https://barakati.id/semangat-antikorupsi-aktivis-dorong-pemeriksaan-bkad-hingga-tingkat-kecamatan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=semangat-antikorupsi-aktivis-dorong-pemeriksaan-bkad-hingga-tingkat-kecamatan</link>
					<comments>https://barakati.id/semangat-antikorupsi-aktivis-dorong-pemeriksaan-bkad-hingga-tingkat-kecamatan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 15:51:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aktivis antikorupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Audit desa]]></category>
		<category><![CDATA[BKAD]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas PMD Gorut]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan antikorupsi]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo utara]]></category>
		<category><![CDATA[Isjayanto H Doda]]></category>
		<category><![CDATA[Kejaksaan Negeri Gorut]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi di desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pemeriksaan BKAD]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Tebang pilih hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Thamrin Monoarfa]]></category>
		<category><![CDATA[transparansi anggaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28682</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/semangat-antikorupsi-aktivis-dorong-pemeriksaan-bkad-hingga-tingkat-kecamatan/">Semangat Antikorupsi! Aktivis Dorong Pemeriksaan BKAD Hingga Tingkat Kecamatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/semangat-antikorupsi-aktivis-dorong-pemeriksaan-bkad-hingga-tingkat-kecamatan/">Semangat Antikorupsi! Aktivis Dorong Pemeriksaan BKAD Hingga Tingkat Kecamatan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORUT - Aktivis Gorontalo, Isjayanto H. Doda, mendesak Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) agar memeriksa secara menyeluruh seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD), baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten. Menurut Isjayanto, langkah tersebut penting untuk menghadirkan rasa keadilan dan konsistensi dalam penegakan hukum, khususnya dalam upaya pemberantasan korupsi di wilayah Gorontalo Utara. “Jika kejaksaan benar-benar berkomitmen memberantas praktik korupsi di desa, maka seharusnya bukan hanya BKAD tingkat kabupaten yang diperiksa. BKAD di tingkat kecamatan juga perlu diselidiki karena melaksanakan kegiatan yang serupa,” tegas Isjayanto kepada awak media. Lebih lanjut, Isjayanto mengungkapkan bahwa Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gorut, Thamrin Monoarfa, sebelumnya telah menyampaikan adanya anomali dalam struktur kepengurusan serta pelaksanaan kegiatan BKAD tingkat kecamatan. “Kalau kejaksaan memang tidak ingin tebang pilih dan benar-benar netral, maka temuan tersebut harusnya sudah bisa menjadi pintu masuk untuk dilakukan penyelidikan. Terlebih, jika ditotal, anggaran yang dikelola oleh BKAD tingkat kecamatan justru lebih besar dibandingkan BKAD tingkat kabupaten,” jelasnya. Ia menilai, apabila Kejaksaan Negeri Gorontalo Utara hanya fokus pada pemeriksaan BKAD kabupaten tanpa menggandeng BKAD kecamatan, maka hal itu akan menimbulkan kesan tebang pilih dan merusak citra profesionalisme lembaga penegak hukum. “Kami melihat kejaksaan begitu bersemangat menampakkan komitmen dalam penyelidikan dugaan korupsi di BKAD kabupaten. Karenanya, semangat itu seharusnya juga diarahkan untuk menelusuri dugaan penyimpangan di BKAD tingkat kecamatan,” ujarnya. Isjayanto menegaskan bahwa pihaknya akan mendukung penuh upaya kejaksaan selama dilakukan secara profesional, transparan, dan tidak tebang pilih. “Kami akan berdiri bersama kejaksaan bila memang serius dan murni memberantas korupsi. Namun jika kejaksaan bertindak tidak adil dan tidak profesional, kami akan berdiri berhadapan melawan segala bentuk ketimpangan,” pungkasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">GORUT &#8211; Aktivis Gorontalo, <strong>Isjayanto H. Doda</strong>, mendesak <strong>Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut)</strong> agar memeriksa secara menyeluruh seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh <strong>Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD)</strong>, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurut Isjayanto, langkah tersebut penting untuk menghadirkan <strong>rasa keadilan dan konsistensi dalam penegakan hukum</strong>, khususnya dalam <strong>upaya pemberantasan korupsi</strong> di wilayah Gorontalo Utara.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Jika kejaksaan benar-benar berkomitmen memberantas praktik korupsi di desa, maka seharusnya bukan hanya BKAD tingkat kabupaten yang diperiksa. BKAD di tingkat kecamatan juga perlu diselidiki karena melaksanakan kegiatan yang serupa,” tegas Isjayanto kepada awak media.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Lebih lanjut, Isjayanto mengungkapkan bahwa <strong>Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gorut, Thamrin Monoarfa</strong>, sebelumnya telah menyampaikan adanya <strong>anomali dalam struktur kepengurusan serta pelaksanaan kegiatan BKAD tingkat kecamatan</strong>.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kalau kejaksaan memang tidak ingin tebang pilih dan benar-benar netral, maka temuan tersebut harusnya sudah bisa menjadi pintu masuk untuk dilakukan penyelidikan. Terlebih, jika ditotal, <strong>anggaran yang dikelola oleh BKAD tingkat kecamatan justru lebih besar dibandingkan BKAD tingkat kabupaten</strong>,” jelasnya.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia menilai, apabila Kejaksaan Negeri Gorontalo Utara hanya fokus pada pemeriksaan BKAD kabupaten tanpa menggandeng BKAD kecamatan, maka hal itu akan menimbulkan <strong>kesan tebang pilih</strong> dan merusak <strong>citra profesionalisme lembaga penegak hukum</strong>.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kami melihat kejaksaan begitu bersemangat menampakkan komitmen dalam penyelidikan dugaan korupsi di BKAD kabupaten. Karenanya, semangat itu seharusnya juga diarahkan untuk menelusuri dugaan penyimpangan di BKAD tingkat kecamatan,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Isjayanto menegaskan bahwa pihaknya akan <strong>mendukung penuh upaya kejaksaan</strong> selama dilakukan secara profesional, transparan, dan tidak tebang pilih.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kami akan berdiri bersama kejaksaan bila memang serius dan murni memberantas korupsi. Namun jika kejaksaan bertindak tidak adil dan tidak profesional, kami akan berdiri berhadapan melawan segala bentuk ketimpangan,” pungkasnya.
</blockquote>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/semangat-antikorupsi-aktivis-dorong-pemeriksaan-bkad-hingga-tingkat-kecamatan/">Semangat Antikorupsi! Aktivis Dorong Pemeriksaan BKAD Hingga Tingkat Kecamatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/semangat-antikorupsi-aktivis-dorong-pemeriksaan-bkad-hingga-tingkat-kecamatan/">Semangat Antikorupsi! Aktivis Dorong Pemeriksaan BKAD Hingga Tingkat Kecamatan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/semangat-antikorupsi-aktivis-dorong-pemeriksaan-bkad-hingga-tingkat-kecamatan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Abai dan Bungkam: Refleksi Elit Gorut Atas Tragedi Julia</title>
		<link>https://barakati.id/abai-dan-bungkam-refleksi-elit-gorut-atas-tragedi-julia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=abai-dan-bungkam-refleksi-elit-gorut-atas-tragedi-julia</link>
					<comments>https://barakati.id/abai-dan-bungkam-refleksi-elit-gorut-atas-tragedi-julia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Nov 2025 13:43:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[bupati gorut]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Ketapang]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[gentuma raya]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo utara]]></category>
		<category><![CDATA[hak asasi manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Julia Shinta Sangala]]></category>
		<category><![CDATA[kasus pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[keadilan untuk korban]]></category>
		<category><![CDATA[krisis kepercayaan publik]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan korban kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[politik diam]]></category>
		<category><![CDATA[polres gorut]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[transparansi penyidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28477</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/abai-dan-bungkam-refleksi-elit-gorut-atas-tragedi-julia/">Abai dan Bungkam: Refleksi Elit Gorut Atas Tragedi Julia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/abai-dan-bungkam-refleksi-elit-gorut-atas-tragedi-julia/">Abai dan Bungkam: Refleksi Elit Gorut Atas Tragedi Julia</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORUT - Jasad Julia Shinta Sangala ditemukan pada 2 Januari 2025 di semak-semak Desa Ketapang, Gentuma Raya. Hingga 11 bulan berlalu, kasus kematian tragis ini masih berstatus “dalam tahap penyidikan”. Tidak ada satu pun tersangka yang diumumkan, hasil forensik tidak pernah dijelaskan secara gamblang, dan publik tidak memperoleh informasi berarti terkait perkembangan penyelidikan. Dalam konteks negara hukum, kebuntuan seperti ini tidak bisa lagi disebut sekadar “proses yang masih berjalan”, melainkan indikasi serius lemahnya keberpihakan institusi penegak hukum terhadap warga kecil, khususnya perempuan korban kekerasan dan keluarganya.​ Ironisnya, sudah terjadi pergantian pejabat berulang kali di jajaran kepolisian, tetapi kasus ini tetap buram. Kapolres sudah berganti hingga dua kali, Kepala Satuan Reserse sudah tiga kali berganti, dan penyidik yang menangani perkara ini juga sudah dua kali diganti, namun tabir kematian Julia belum juga terbuka. Semua pergantian itu tidak menghasilkan kejelasan, justru menegaskan bahwa problemnya bukan hanya pada figur, melainkan pada keseriusan dan kemauan institusi untuk menuntaskan kasus.​ Pada titik ini, sikap diam bukan lagi dapat diposisikan sebagai netral; diam adalah pilihan politik yang nyata. Ketika kepolisian tidak kunjung membuka perkembangan penyidikan secara transparan, dan pemerintah daerah pun tidak mendorong keterbukaan informasi, publik berhak menilai bahwa negara di level lokal sedang absen dari tugas dan tanggung jawab konstitusionalnya untuk melindungi warga.​ Ketua DPRD Gorut dari Gentuma: Dekat Secara Wilayah, Jauh Secara Sikap Ketua DPRD Gorontalo Utara yang berasal dari Gentuma seharusnya menjadi sosok terdepan dalam menyuarakan keadilan bagi Julia, sebab tragedi ini terjadi di wilayah yang secara geografis, sosial, politik, dan moral sangat dekat dengannya. Kedekatan itu seharusnya melahirkan empati yang diterjemahkan menjadi sikap politik yang jelas di forum-forum resmi DPRD. Namun fakta di lapangan, suara resmi DPRD—khususnya dari ketuanya—hampir tidak terdengar dalam mendorong evaluasi kinerja Polres, menginisiasi rapat khusus, atau membentuk alat kelengkapan dewan yang fokus mengawasi penanganan kasus ini. Kondisi tersebut menggambarkan betapa lemah fungsi kontrol legislatif di daerah.​ Fungsi utama DPRD adalah berbicara, menyuarakan aspirasi rakyat, mengawasi pemerintah, dan memastikan kebijakan berpihak pada keadilan. Jika wakil rakyat memilih diam, tidak mengkritisi, dan tidak menggunakan mimbar dewan untuk menyuarakan kasus sebesar ini, maka patut dipertanyakan apakah ia masih layak disebut wakil rakyat. Lebih tajamnya, jika tidak berani bicara untuk rakyat, apalagi untuk korban yang tak berdaya, lebih baik menjadi pengusaha saja, jangan duduk di kursi DPRD. Dewan bukan ruang untuk kenyamanan personal, melainkan ruang pertaruhan moral dan mandat politik dari rakyat. Sementara itu, pengalaman menunjukkan bahwa DPRD Gorut bisa sangat responsif ketika menyangkut urusan politik elektoral dan agenda partai, mulai dari konsolidasi hingga manuver di tingkat provinsi. Namun ketika menyentuh persoalan nyawa seorang perempuan muda dari desa, DPRD Gorut—terutama pimpinannya—seolah lebih nyaman menjadi penonton pasif yang aman di kursi kekuasaan ketimbang menjadi corong keadilan.​", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORUT &#8211; Jasad Julia Shinta Sangala ditemukan pada 2 Januari 2025 di semak-semak Desa Ketapang, Gentuma Raya. Hingga 11 bulan berlalu, kasus kematian tragis ini masih berstatus “dalam tahap penyidikan”. Tidak ada satu pun tersangka yang diumumkan, hasil forensik tidak pernah dijelaskan secara gamblang, dan publik tidak memperoleh informasi berarti terkait perkembangan penyelidikan. Dalam konteks negara hukum, kebuntuan seperti ini tidak bisa lagi disebut sekadar “proses yang masih berjalan”, melainkan indikasi serius lemahnya keberpihakan institusi penegak hukum terhadap warga kecil, khususnya perempuan korban kekerasan dan keluarganya.​</p>
<p>Ironisnya, sudah terjadi pergantian pejabat berulang kali di jajaran kepolisian, tetapi kasus ini tetap buram. Kapolres sudah berganti hingga dua kali, Kepala Satuan Reserse sudah tiga kali berganti, dan penyidik yang menangani perkara ini juga sudah dua kali diganti, namun tabir kematian Julia belum juga terbuka. Semua pergantian itu tidak menghasilkan kejelasan, justru menegaskan bahwa problemnya bukan hanya pada figur, melainkan pada keseriusan dan kemauan institusi untuk menuntaskan kasus.​</p>
<p>Pada titik ini, sikap diam bukan lagi dapat diposisikan sebagai netral; diam adalah pilihan politik yang nyata. Ketika kepolisian tidak kunjung membuka perkembangan penyidikan secara transparan, dan pemerintah daerah pun tidak mendorong keterbukaan informasi, publik berhak menilai bahwa negara di level lokal sedang absen dari tugas dan tanggung jawab konstitusionalnya untuk melindungi warga.​</p>
<p><strong>Ketua DPRD Gorut dari Gentuma: Dekat Secara Wilayah, Jauh Secara Sikap</strong></p>
<p>Ketua DPRD Gorontalo Utara yang berasal dari Gentuma seharusnya menjadi sosok terdepan dalam menyuarakan keadilan bagi Julia, sebab tragedi ini terjadi di wilayah yang secara geografis, sosial, politik, dan moral sangat dekat dengannya. Kedekatan itu seharusnya melahirkan empati yang diterjemahkan menjadi sikap politik yang jelas di forum-forum resmi DPRD. Namun fakta di lapangan, suara resmi DPRD—khususnya dari ketuanya—hampir tidak terdengar dalam mendorong evaluasi kinerja Polres, menginisiasi rapat khusus, atau membentuk alat kelengkapan dewan yang fokus mengawasi penanganan kasus ini. Kondisi tersebut menggambarkan betapa lemah fungsi kontrol legislatif di daerah.​</p>
<p>Fungsi utama DPRD adalah berbicara, menyuarakan aspirasi rakyat, mengawasi pemerintah, dan memastikan kebijakan berpihak pada keadilan. Jika wakil rakyat memilih diam, tidak mengkritisi, dan tidak menggunakan mimbar dewan untuk menyuarakan kasus sebesar ini, maka patut dipertanyakan apakah ia masih layak disebut wakil rakyat. Lebih tajamnya, jika tidak berani bicara untuk rakyat, apalagi untuk korban yang tak berdaya, lebih baik menjadi pengusaha saja, jangan duduk di kursi DPRD. Dewan bukan ruang untuk kenyamanan personal, melainkan ruang pertaruhan moral dan mandat politik dari rakyat.</p>
<p>Sementara itu, pengalaman menunjukkan bahwa DPRD Gorut bisa sangat responsif ketika menyangkut urusan politik elektoral dan agenda partai, mulai dari konsolidasi hingga manuver di tingkat provinsi. Namun ketika menyentuh persoalan nyawa seorang perempuan muda dari desa, DPRD Gorut—terutama pimpinannya—seolah lebih nyaman menjadi penonton pasif yang aman di kursi kekuasaan ketimbang menjadi corong keadilan.​
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone  wp-image-28478" src="https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-28-at-17.54.59-copy-242x300.jpeg" alt="" width="759" height="941" srcset="https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-28-at-17.54.59-copy-242x300.jpeg 242w, https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-28-at-17.54.59-copy.jpeg 652w" sizes="(max-width: 759px) 100vw, 759px" /></p>
<button id="bb4" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Polres Gorut: Pergantian Pejabat, Penyidikan Tetap Macet Sehari setelah penemuan jenazah, keluarga Julia telah melapor resmi ke Polres Gorontalo Utara dengan harapan keadilan dapat ditemukan melalui proses hukum. Namun hampir satu tahun berjalan, belum ada tersangka, tidak ada penjelasan terang tentang arah penyidikan, dan perkembangan kasus tidak pernah dijabarkan secara terbuka kepada publik. Dalam kasus pembunuhan dengan lokasi, waktu, dan konteks yang cukup jelas, mandeknya penyidikan selama berbulan-bulan tanpa progres yang dapat diverifikasi publik menjadi tamparan keras terhadap profesionalisme dan akuntabilitas Polres Gorut.​ Pergantian Kapolres hingga dua kali, Kasat Reskrim hingga tiga kali, dan penyidik hingga dua kali seharusnya menjadi momentum pembenahan dan percepatan penyidikan. Namun kenyataan bahwa kasus tetap buram memperlihatkan adanya masalah struktural dan kultural di dalam penanganan perkara ini: minimnya komunikasi, lemahnya sense of crisis, dan rendahnya keberanian untuk membuka diri pada pengawasan. Polres bukan hanya berkewajiban “memproses laporan”, tetapi juga harus menjaga kepercayaan publik melalui komunikasi yang terbuka, penyampaian pembaruan berkala, dan kesediaan mengakui kendala sekaligus meminta dukungan bila diperlukan. Ketika semua itu tidak dilakukan, yang tumbuh bukan sekadar kekecewaan keluarga korban, tetapi juga ketakutan masyarakat bahwa hukum di Gorut bisa tumpul ketika berhadapan dengan orang biasa.​ Bupati Gorut: Kepala Daerah yang Absen dari Panggung Keadilan Sebagai kepala daerah, Bupati Gorut memiliki otoritas moral dan politik untuk mengundang kepolisian, memanggil DPRD, dan menjadikan kasus Julia sebagai agenda resmi pemerintahan daerah. Bupati dapat menginstruksikan perangkat daerah, termasuk dinas terkait, untuk mendampingi keluarga korban dan menyediakan dukungan psikososial maupun hukum. Namun yang tampak justru sebaliknya: pemerintah daerah sibuk dengan seremoni, peluncuran program, dan rapat evaluasi yang dipublikasikan, sementara nama Julia perlahan terdorong ke pinggir ingatan kolektif masyarakat.​ Kepemimpinan yang layak tidak hanya diukur dari capaian serapan anggaran, jumlah program yang berjalan, atau banyaknya piagam penghargaan. Ukurannya juga terletak pada keberanian berdiri di sisi korban ketika sistem hukum berjalan lambat dan tidak sensitif terhadap penderitaan warga kecil. Dalam konteks ini, diamnya Bupati Gorut mengirim pesan yang kelam: seolah nyawa seorang warga Gentuma belum cukup penting untuk diangkat sebagai prioritas politik maupun etika di rumahnya sendiri.​ Seruan Terbuka: Hentikan Politik Diam, Pulihkan Kepercayaan Publik Tragedi kematian Julia Shinta Sangala telah melampaui batas sebagai perkara kriminal biasa; ia telah menjelma menjadi cermin buram kualitas demokrasi lokal dan keberpihakan elit daerah terhadap warganya yang paling rentan. Ketua DPRD dari Gentuma, Kapolres Gorut beserta jajarannya, dan Bupati Gorut tidak lagi bisa bersembunyi di balik alasan administratif dan prosedural. Mereka wajib menghentikan politik diam: menggelar rapat terbuka, menyampaikan perkembangan penyidikan secara rinci dan terukur, memastikan pendampingan menyeluruh kepada keluarga korban, dan membuka akses pengawasan publik secara nyata.​ Apabila dalam rentang satu tahun penuh ke depan keadilan untuk Julia tetap berjalan di tempat, maka yang sedang diadili oleh sejarah bukan hanya pelaku yang belum tertangkap, tetapi juga para pemegang kekuasaan di Gorontalo Utara yang memilih nyaman dalam keheningan. Julia mungkin sudah tiada, tetapi namanya akan terus hidup sebagai pengingat bahwa kekuasaan yang diam di hadapan ketidakadilan pada hakikatnya telah memilih berdiri di sisi ketidakadilan itu sendiri. Penulis : Fikran Mohzen", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p><strong>Polres Gorut: Pergantian Pejabat, Penyidikan Tetap Macet</strong></p>
<p>Sehari setelah penemuan jenazah, keluarga Julia telah melapor resmi ke Polres Gorontalo Utara dengan harapan keadilan dapat ditemukan melalui proses hukum. Namun hampir satu tahun berjalan, belum ada tersangka, tidak ada penjelasan terang tentang arah penyidikan, dan perkembangan kasus tidak pernah dijabarkan secara terbuka kepada publik. Dalam kasus pembunuhan dengan lokasi, waktu, dan konteks yang cukup jelas, mandeknya penyidikan selama berbulan-bulan tanpa progres yang dapat diverifikasi publik menjadi tamparan keras terhadap profesionalisme dan akuntabilitas Polres Gorut.​</p>
<p>Pergantian Kapolres hingga dua kali, Kasat Reskrim hingga tiga kali, dan penyidik hingga dua kali seharusnya menjadi momentum pembenahan dan percepatan penyidikan. Namun kenyataan bahwa kasus tetap buram memperlihatkan adanya masalah struktural dan kultural di dalam penanganan perkara ini: minimnya komunikasi, lemahnya sense of crisis, dan rendahnya keberanian untuk membuka diri pada pengawasan. Polres bukan hanya berkewajiban “memproses laporan”, tetapi juga harus menjaga kepercayaan publik melalui komunikasi yang terbuka, penyampaian pembaruan berkala, dan kesediaan mengakui kendala sekaligus meminta dukungan bila diperlukan. Ketika semua itu tidak dilakukan, yang tumbuh bukan sekadar kekecewaan keluarga korban, tetapi juga ketakutan masyarakat bahwa hukum di Gorut bisa tumpul ketika berhadapan dengan orang biasa.​</p>
<p><strong>Bupati Gorut: Kepala Daerah yang Absen dari Panggung Keadilan</strong></p>
<p>Sebagai kepala daerah, Bupati Gorut memiliki otoritas moral dan politik untuk mengundang kepolisian, memanggil DPRD, dan menjadikan kasus Julia sebagai agenda resmi pemerintahan daerah. Bupati dapat menginstruksikan perangkat daerah, termasuk dinas terkait, untuk mendampingi keluarga korban dan menyediakan dukungan psikososial maupun hukum. Namun yang tampak justru sebaliknya: pemerintah daerah sibuk dengan seremoni, peluncuran program, dan rapat evaluasi yang dipublikasikan, sementara nama Julia perlahan terdorong ke pinggir ingatan kolektif masyarakat.​</p>
<p>Kepemimpinan yang layak tidak hanya diukur dari capaian serapan anggaran, jumlah program yang berjalan, atau banyaknya piagam penghargaan. Ukurannya juga terletak pada keberanian berdiri di sisi korban ketika sistem hukum berjalan lambat dan tidak sensitif terhadap penderitaan warga kecil. Dalam konteks ini, diamnya Bupati Gorut mengirim pesan yang kelam: seolah nyawa seorang warga Gentuma belum cukup penting untuk diangkat sebagai prioritas politik maupun etika di rumahnya sendiri.​</p>
<p>Seruan Terbuka: Hentikan Politik Diam, Pulihkan Kepercayaan Publik<br />
Tragedi kematian Julia Shinta Sangala telah melampaui batas sebagai perkara kriminal biasa; ia telah menjelma menjadi cermin buram kualitas demokrasi lokal dan keberpihakan elit daerah terhadap warganya yang paling rentan. Ketua DPRD dari Gentuma, Kapolres Gorut beserta jajarannya, dan Bupati Gorut tidak lagi bisa bersembunyi di balik alasan administratif dan prosedural. Mereka wajib menghentikan politik diam: menggelar rapat terbuka, menyampaikan perkembangan penyidikan secara rinci dan terukur, memastikan pendampingan menyeluruh kepada keluarga korban, dan membuka akses pengawasan publik secara nyata.​</p>
<p>Apabila dalam rentang satu tahun penuh ke depan keadilan untuk Julia tetap berjalan di tempat, maka yang sedang diadili oleh sejarah bukan hanya pelaku yang belum tertangkap, tetapi juga para pemegang kekuasaan di Gorontalo Utara yang memilih nyaman dalam keheningan. Julia mungkin sudah tiada, tetapi namanya akan terus hidup sebagai pengingat bahwa kekuasaan yang diam di hadapan ketidakadilan pada hakikatnya telah memilih berdiri di sisi ketidakadilan itu sendiri.</p>
<p>Penulis : Fikran Mohzen
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/abai-dan-bungkam-refleksi-elit-gorut-atas-tragedi-julia/">Abai dan Bungkam: Refleksi Elit Gorut Atas Tragedi Julia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/abai-dan-bungkam-refleksi-elit-gorut-atas-tragedi-julia/">Abai dan Bungkam: Refleksi Elit Gorut Atas Tragedi Julia</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/abai-dan-bungkam-refleksi-elit-gorut-atas-tragedi-julia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Kampus untuk Daerah, UNG Siap Jadi Mitra Strategis Gorontalo Utara</title>
		<link>https://barakati.id/dari-kampus-untuk-daerah-ung-siap-jadi-mitra-strategis-gorontalo-utara/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dari-kampus-untuk-daerah-ung-siap-jadi-mitra-strategis-gorontalo-utara</link>
					<comments>https://barakati.id/dari-kampus-untuk-daerah-ung-siap-jadi-mitra-strategis-gorontalo-utara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2025 16:26:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[eduart wolok]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo utara]]></category>
		<category><![CDATA[Kemitraan Strategis]]></category>
		<category><![CDATA[kerja sama pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[MoU UNG Gorut]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[perguruan tinggi negeri]]></category>
		<category><![CDATA[riset dan inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[sinergi kampus dan pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[SUMBER DAYA MANUSIA]]></category>
		<category><![CDATA[ung]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28038</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/dari-kampus-untuk-daerah-ung-siap-jadi-mitra-strategis-gorontalo-utara/">Dari Kampus untuk Daerah, UNG Siap Jadi Mitra Strategis Gorontalo Utara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/dari-kampus-untuk-daerah-ung-siap-jadi-mitra-strategis-gorontalo-utara/">Dari Kampus untuk Daerah, UNG Siap Jadi Mitra Strategis Gorontalo Utara</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb5" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb5.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara. Kesepakatan ini disambut positif oleh Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., IPU., ASEAN.Eng., sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah guna mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Rektor menegaskan bahwa UNG siap menjadi mitra strategis bagi Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara melalui penguatan kolaborasi di berbagai sektor pembangunan, termasuk pendidikan, riset, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat. “Melalui momentum penandatanganan MoU ini, UNG menegaskan komitmennya untuk mendukung sepenuhnya program-program Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara. Apa pun yang dibutuhkan daerah selama sejalan dengan nilai akademik dan kemaslahatan masyarakat, akan kami siapkan dan dukung,” ujar Prof. Eduart. Ia menambahkan, UNG tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan tinggi yang berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam mendorong kemajuan daerah. Sebagai perguruan tinggi negeri yang tumbuh dan berkembang di Gorontalo, UNG bertekad menjadi motor penggerak inovasi dan penyedia solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan lokal. “UNG akan terus memberikan dukungan terbaik dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia melalui riset terapan, kegiatan pengabdian masyarakat, serta inovasi berbasis kebutuhan riil daerah. Semua kolaborasi akan dirancang agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat Gorontalo Utara,” tambahnya. Melalui kerja sama strategis ini, UNG berharap dapat berperan aktif dalam memperkuat fondasi pembangunan berkelanjutan di wilayah Gorontalo Utara. Langkah ini sekaligus menegaskan posisi UNG sebagai mitra pemerintah daerah yang visioner, adaptif, dan berorientasi pada kemajuan masyarakat.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">UNG &#8211; Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara. Kesepakatan ini disambut positif oleh Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., IPU., ASEAN.Eng., sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah guna mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Rektor menegaskan bahwa UNG siap menjadi mitra strategis bagi Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara melalui penguatan kolaborasi di berbagai sektor pembangunan, termasuk pendidikan, riset, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Melalui momentum penandatanganan MoU ini, UNG menegaskan komitmennya untuk mendukung sepenuhnya program-program Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara. Apa pun yang dibutuhkan daerah selama sejalan dengan nilai akademik dan kemaslahatan masyarakat, akan kami siapkan dan dukung,” ujar Prof. Eduart.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia menambahkan, UNG tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan tinggi yang berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam mendorong kemajuan daerah. Sebagai perguruan tinggi negeri yang tumbuh dan berkembang di Gorontalo, UNG bertekad menjadi motor penggerak inovasi dan penyedia solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan lokal.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“UNG akan terus memberikan dukungan terbaik dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia melalui riset terapan, kegiatan pengabdian masyarakat, serta inovasi berbasis kebutuhan riil daerah. Semua kolaborasi akan dirancang agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat Gorontalo Utara,” tambahnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Melalui kerja sama strategis ini, UNG berharap dapat berperan aktif dalam memperkuat fondasi pembangunan berkelanjutan di wilayah Gorontalo Utara. Langkah ini sekaligus menegaskan posisi UNG sebagai mitra pemerintah daerah yang visioner, adaptif, dan berorientasi pada kemajuan masyarakat.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/dari-kampus-untuk-daerah-ung-siap-jadi-mitra-strategis-gorontalo-utara/">Dari Kampus untuk Daerah, UNG Siap Jadi Mitra Strategis Gorontalo Utara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/dari-kampus-untuk-daerah-ung-siap-jadi-mitra-strategis-gorontalo-utara/">Dari Kampus untuk Daerah, UNG Siap Jadi Mitra Strategis Gorontalo Utara</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/dari-kampus-untuk-daerah-ung-siap-jadi-mitra-strategis-gorontalo-utara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fenomena Hujan Jelly di Desa Leyao, Gorontalo Utara: BMKG Berikan Tanggapan</title>
		<link>https://barakati.id/fenomena-hujan-jelly-di-desa-leyao-gorontalo-utara-bmkg-berikan-tanggapan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=fenomena-hujan-jelly-di-desa-leyao-gorontalo-utara-bmkg-berikan-tanggapan</link>
					<comments>https://barakati.id/fenomena-hujan-jelly-di-desa-leyao-gorontalo-utara-bmkg-berikan-tanggapan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Feb 2025 16:11:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo utara]]></category>
		<category><![CDATA[hujan jelly]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=24585</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/fenomena-hujan-jelly-di-desa-leyao-gorontalo-utara-bmkg-berikan-tanggapan/">Fenomena Hujan Jelly di Desa Leyao, Gorontalo Utara: BMKG Berikan Tanggapan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/fenomena-hujan-jelly-di-desa-leyao-gorontalo-utara-bmkg-berikan-tanggapan/">Fenomena Hujan Jelly di Desa Leyao, Gorontalo Utara: BMKG Berikan Tanggapan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb6" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb6.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORUT - Warga Desa Leyao, Kecamatan Tomilito, Provinsi Gorontalo, dikejutkan oleh fenomena langka berupa hujan jelly yang terjadi baru-baru ini. Peristiwa tersebut menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan masyarakat terkait penyebab dan dampaknya. Menanggapi kejadian ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Gorontalo memberikan beberapa kemungkinan penyebab dari fenomena tersebut. Salah satu faktor yang bisa menyebabkan hujan jelly adalah proses biologis, di mana hewan laut kecil seperti ubur-ubur atau plankton dapat terangkat ke atmosfer oleh badai atau angin kencang. Partikel gelatin dari organisme ini kemudian bisa jatuh bersamaan dengan hujan. Selain itu, BMKG juga menjelaskan bahwa faktor meteorologi bisa berperan dalam fenomena ini. Angin yang sangat kuat dapat mengangkat bahan dari permukaan laut atau kolam, yang kemudian terbawa ke atmosfer dan turun kembali sebagai hujan ketika kondisi memungkinkan. Kemungkinan lain yang lebih jarang terjadi adalah faktor pencemaran atau limbah industri. Dalam beberapa kasus, hujan jelly bisa berkaitan dengan pencemaran lingkungan yang menghasilkan bahan gelatin atau mirip jelly, meskipun kasus seperti ini lebih sering dikaitkan dengan polusi dan dampak lingkungan yang merugikan. BMKG menekankan bahwa untuk mengetahui penyebab pasti dari hujan jelly yang terjadi di Desa Leyao, diperlukan penelitian lebih lanjut oleh pihak terkait. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan melaporkan kejadian serupa jika terjadi kembali guna mendukung proses penelitian lebih lanjut.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORUT &#8211; Warga Desa Leyao, Kecamatan Tomilito, Provinsi Gorontalo, dikejutkan oleh fenomena langka berupa hujan jelly yang terjadi baru-baru ini. Peristiwa tersebut menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan masyarakat terkait penyebab dan dampaknya.</p>
<p>Menanggapi kejadian ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Gorontalo memberikan beberapa kemungkinan penyebab dari fenomena tersebut. Salah satu faktor yang bisa menyebabkan hujan jelly adalah proses biologis, di mana hewan laut kecil seperti ubur-ubur atau plankton dapat terangkat ke atmosfer oleh badai atau angin kencang. Partikel gelatin dari organisme ini kemudian bisa jatuh bersamaan dengan hujan.</p>
<p>Selain itu, BMKG juga menjelaskan bahwa faktor meteorologi bisa berperan dalam fenomena ini. Angin yang sangat kuat dapat mengangkat bahan dari permukaan laut atau kolam, yang kemudian terbawa ke atmosfer dan turun kembali sebagai hujan ketika kondisi memungkinkan.</p>
<p>Kemungkinan lain yang lebih jarang terjadi adalah faktor pencemaran atau limbah industri. Dalam beberapa kasus, hujan jelly bisa berkaitan dengan pencemaran lingkungan yang menghasilkan bahan gelatin atau mirip jelly, meskipun kasus seperti ini lebih sering dikaitkan dengan polusi dan dampak lingkungan yang merugikan.</p>
<p>BMKG menekankan bahwa untuk mengetahui penyebab pasti dari hujan jelly yang terjadi di Desa Leyao, diperlukan penelitian lebih lanjut oleh pihak terkait. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan melaporkan kejadian serupa jika terjadi kembali guna mendukung proses penelitian lebih lanjut.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/fenomena-hujan-jelly-di-desa-leyao-gorontalo-utara-bmkg-berikan-tanggapan/">Fenomena Hujan Jelly di Desa Leyao, Gorontalo Utara: BMKG Berikan Tanggapan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/fenomena-hujan-jelly-di-desa-leyao-gorontalo-utara-bmkg-berikan-tanggapan/">Fenomena Hujan Jelly di Desa Leyao, Gorontalo Utara: BMKG Berikan Tanggapan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/fenomena-hujan-jelly-di-desa-leyao-gorontalo-utara-bmkg-berikan-tanggapan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>12 KK Yang Tinggal di Bantaran Sungai Slumbung, Kecamatan Sumalata Harap-harap Cemas</title>
		<link>https://barakati.id/12-kk-yang-tinggal-di-bantaran-sungai-slumbung-kecamatan-sumalata-harap-harap-cemas/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=12-kk-yang-tinggal-di-bantaran-sungai-slumbung-kecamatan-sumalata-harap-harap-cemas</link>
					<comments>https://barakati.id/12-kk-yang-tinggal-di-bantaran-sungai-slumbung-kecamatan-sumalata-harap-harap-cemas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Jul 2022 01:55:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Bantaran sungai slumbung]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo utara]]></category>
		<category><![CDATA[Sumalata]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=14731</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/12-kk-yang-tinggal-di-bantaran-sungai-slumbung-kecamatan-sumalata-harap-harap-cemas/">12 KK Yang Tinggal di Bantaran Sungai Slumbung, Kecamatan Sumalata Harap-harap Cemas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/12-kk-yang-tinggal-di-bantaran-sungai-slumbung-kecamatan-sumalata-harap-harap-cemas/">12 KK Yang Tinggal di Bantaran Sungai Slumbung, Kecamatan Sumalata Harap-harap Cemas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb7" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb7.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Debit air yang cukup tinggi dan derasnya sungai slumbung yang melintasi Desa lelato, Kecamatan Sumalata, Gorontalo Utara, menyebabkan tergerusnya bibir sungai. Sedikitnya ada 12 KK yang tinggal di bantaran sungai tersebut merasa cemas dengan peristiwa ini. Ketakutan mereka semakin bertambah dengan adanya musim penghujan yang kurun waktu sebulan terus mengguyur wilayah tersebut. Menurut warga yang tak jauh dari lokasi itu beranggapan ini juga bisa berdampak pada pemukiman yang mereka diami. Selain pemukiman, tergerusnya bibir sungai juga mengancam lahan pekuburan, bahan jika tidak segera diatasi Jembatan penghubung yang menjadi jalur lintas semua pengendara terancam roboh akibat abrasi yang terus mengancam. “Ini terlihat sangat memprihatinkan setelah saya konfirmasi ke kades lelato katanya hal ini sudah tidak bisa dianggarkan lewat dana desa karena membutuhkan anggaran yang sangat besar\", ungkap Rian selaku Pemuda Desa Lelato dan juga Ketua Pergerakan Pelajar Mahasiswa Sumalata \"Saya berharap pihak Eksekutif dan dikawal oleh Legislatif (DPRD) dan instansi terkait segera turun tangan, sehingga kondisi tersebut tidak membahayakan warga yang tinggal di pemukiman dekat sungai tersebut karena Jarak antara abrasi dengan pemukiman warga sudah sekitran 5 meter, hal ini sudah harus di seriusi,\" Tegas Rian", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORONTALO &#8211; Debit air yang cukup tinggi dan derasnya sungai slumbung yang melintasi Desa lelato, Kecamatan Sumalata, Gorontalo Utara, menyebabkan tergerusnya bibir sungai. Sedikitnya ada 12 KK yang tinggal di bantaran sungai tersebut merasa cemas dengan peristiwa ini.</p>
<p>Ketakutan mereka semakin bertambah dengan adanya musim penghujan yang kurun waktu sebulan terus mengguyur wilayah tersebut. Menurut warga yang tak jauh dari lokasi itu beranggapan ini juga bisa berdampak pada pemukiman yang mereka diami.</p>
<p>Selain pemukiman, tergerusnya bibir sungai juga mengancam lahan pekuburan, bahan jika tidak segera diatasi Jembatan penghubung yang menjadi jalur lintas semua pengendara terancam roboh akibat abrasi yang terus mengancam.</p>
<p>“Ini terlihat sangat memprihatinkan setelah saya konfirmasi ke kades lelato katanya hal ini sudah tidak bisa dianggarkan lewat dana desa karena membutuhkan anggaran yang sangat besar&#8221;, ungkap Rian selaku Pemuda Desa Lelato dan juga Ketua Pergerakan Pelajar Mahasiswa Sumalata</p>
<p>&#8220;Saya berharap pihak Eksekutif dan dikawal oleh Legislatif (DPRD) dan instansi terkait segera turun tangan, sehingga kondisi tersebut tidak membahayakan warga yang tinggal di pemukiman dekat sungai tersebut karena Jarak antara abrasi dengan pemukiman warga sudah sekitran 5 meter, hal ini sudah harus di seriusi,&#8221; Tegas Rian
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/12-kk-yang-tinggal-di-bantaran-sungai-slumbung-kecamatan-sumalata-harap-harap-cemas/">12 KK Yang Tinggal di Bantaran Sungai Slumbung, Kecamatan Sumalata Harap-harap Cemas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/12-kk-yang-tinggal-di-bantaran-sungai-slumbung-kecamatan-sumalata-harap-harap-cemas/">12 KK Yang Tinggal di Bantaran Sungai Slumbung, Kecamatan Sumalata Harap-harap Cemas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/12-kk-yang-tinggal-di-bantaran-sungai-slumbung-kecamatan-sumalata-harap-harap-cemas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indra Yasin Ikuti Rakor Pengawasan Intern</title>
		<link>https://barakati.id/indra-yasin-ikuti-rakor-pengawasan-intern/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=indra-yasin-ikuti-rakor-pengawasan-intern</link>
					<comments>https://barakati.id/indra-yasin-ikuti-rakor-pengawasan-intern/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 May 2021 15:51:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[bupati gorut]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo utara]]></category>
		<category><![CDATA[indra yasin]]></category>
		<category><![CDATA[pemda gorut]]></category>
		<category><![CDATA[Rakor pengawasan intern]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=9458</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORUT &#8211; Rapat koordinasi pengawasan intern dan pembangunan daerah tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2021 dihadiri Seluruh Kepala Daerah se Provinsi Gorontalo, Kepala BPK Perwakilan Pusat Provinsi Gorontalo, Pimpinan KPK Pusat Perwakilan Provinsi Gorontalo, Wakil Gubernur Prov.Gorontalo, dan Inspektur Jendral Kemendagri RI, (21/5/2021). Dalam pertemuan itu, Bupati Indra Yasin mengungkapkan Deputi BPKP meminta Inspektorat agar dapat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/indra-yasin-ikuti-rakor-pengawasan-intern/">Indra Yasin Ikuti Rakor Pengawasan Intern</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/indra-yasin-ikuti-rakor-pengawasan-intern/">Indra Yasin Ikuti Rakor Pengawasan Intern</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORUT - Rapat koordinasi pengawasan intern dan pembangunan daerah tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2021 dihadiri Seluruh Kepala Daerah se Provinsi Gorontalo, Kepala BPK Perwakilan Pusat Provinsi Gorontalo, Pimpinan KPK Pusat Perwakilan Provinsi Gorontalo, Wakil Gubernur Prov.Gorontalo, dan Inspektur Jendral Kemendagri RI, (21/5/2021). Dalam pertemuan itu, Bupati Indra Yasin mengungkapkan Deputi BPKP meminta Inspektorat agar dapat dilibatkan di setiap pembangunan daerah, mulai dari perencanaan sampai dengan evaluasi, dan juga menegakkan dan memperhatikan pelaksanaan pembangunan di masing-masing daerah. \"Sejak perencanaan, pelaksanaan pembangunan sampai evaluasi. Itu para inspektorat diminta untuk dilibatkan, Sehingga demikian pengawasan sudah dilakukan sejak awal dan diharapkan dengan demikian kita akan memperkecil penyimpanan-penyimpangan di dalam pelaksanaan pembangunan,\" Ujar Indra Yasin. Selanjutnya ia juga mengatakan KPK yang turut menghadiri pelaksanaan kegiatan memberi peringatan kepada setiap kepala daerah untuk mencegah terjadi hal-hal yang dapat menjurus kepada korupsi. \"Demikian juga dari KPK, untuk peringatkan kepada seluruh pimpinan daerah, untuk mencegah hal-hal yang bisa menimbulkan atau hal-hal yang rawan untuk korupsi. Sebab itu seluruh kepala daerah mencegah terjadinya hal itu melalui pengawasan inspektorat,\" Jelasnya. Dalam kesempatan tersebut Bupati Gorontalo Utara ini menerima penghargaan dari BPKP Gorontalo.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORUT &#8211; Rapat koordinasi pengawasan intern dan pembangunan daerah tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2021 dihadiri Seluruh Kepala Daerah se Provinsi Gorontalo, Kepala BPK Perwakilan Pusat Provinsi Gorontalo, Pimpinan KPK Pusat Perwakilan Provinsi Gorontalo, Wakil Gubernur Prov.Gorontalo, dan Inspektur Jendral Kemendagri RI, (21/5/2021).</p>
<p>Dalam pertemuan itu, Bupati Indra Yasin mengungkapkan Deputi BPKP meminta Inspektorat agar dapat dilibatkan di setiap pembangunan daerah, mulai dari perencanaan sampai dengan evaluasi, dan juga menegakkan dan memperhatikan pelaksanaan pembangunan di masing-masing daerah.</p>
<p>&#8220;Sejak perencanaan, pelaksanaan pembangunan sampai evaluasi. Itu para inspektorat diminta untuk dilibatkan, Sehingga demikian pengawasan sudah dilakukan sejak awal dan diharapkan dengan demikian kita akan memperkecil penyimpanan-penyimpangan di dalam pelaksanaan pembangunan,&#8221; Ujar Indra Yasin.</p>
<p>Selanjutnya ia juga mengatakan KPK yang turut menghadiri pelaksanaan kegiatan memberi peringatan kepada setiap kepala daerah untuk mencegah terjadi hal-hal yang dapat menjurus kepada korupsi.</p>
<p>&#8220;Demikian juga dari KPK, untuk peringatkan kepada seluruh pimpinan daerah, untuk mencegah hal-hal yang bisa menimbulkan atau hal-hal yang rawan untuk korupsi. Sebab itu seluruh kepala daerah mencegah terjadinya hal itu melalui pengawasan inspektorat,&#8221; Jelasnya.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut Bupati Gorontalo Utara ini menerima penghargaan dari BPKP Gorontalo.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/indra-yasin-ikuti-rakor-pengawasan-intern/">Indra Yasin Ikuti Rakor Pengawasan Intern</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/indra-yasin-ikuti-rakor-pengawasan-intern/">Indra Yasin Ikuti Rakor Pengawasan Intern</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/indra-yasin-ikuti-rakor-pengawasan-intern/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Penilaian PTSP Dan PPB Pemda Gorut Matangkan Persiapan</title>
		<link>https://barakati.id/jelang-penilaian-ptsp-dan-ppb-pemda-gorut-matangkan-persiapan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=jelang-penilaian-ptsp-dan-ppb-pemda-gorut-matangkan-persiapan</link>
					<comments>https://barakati.id/jelang-penilaian-ptsp-dan-ppb-pemda-gorut-matangkan-persiapan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 May 2021 13:24:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo utara]]></category>
		<category><![CDATA[pemda gorut]]></category>
		<category><![CDATA[Penilaian ptsp]]></category>
		<category><![CDATA[Ppb]]></category>
		<category><![CDATA[Ridwan Yasin]]></category>
		<category><![CDATA[sekda gorut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=9242</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORUT &#8211; Menghadapi penilaian kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha, Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara terus mematangkan persiapannya. Salah satunya Sekretaris Daerah Ridwan Yasin meminta kepada seluruh tim yang tergabung dalam percepatan dan penilaian Mandiri PTSP untuk berkomitmen bersama dalam mencapai tujuan dari penilaian. Pada rapat yang di pimpin Sekda di Aula [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/jelang-penilaian-ptsp-dan-ppb-pemda-gorut-matangkan-persiapan/">Jelang Penilaian PTSP Dan PPB Pemda Gorut Matangkan Persiapan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/jelang-penilaian-ptsp-dan-ppb-pemda-gorut-matangkan-persiapan/">Jelang Penilaian PTSP Dan PPB Pemda Gorut Matangkan Persiapan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton2" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORUT - Menghadapi penilaian kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha, Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara terus mematangkan persiapannya. Salah satunya Sekretaris Daerah Ridwan Yasin meminta kepada seluruh tim yang tergabung dalam percepatan dan penilaian Mandiri PTSP untuk berkomitmen bersama dalam mencapai tujuan dari penilaian. Pada rapat yang di pimpin Sekda di Aula Tinepo kantor Bupati diakuinya sebagai bagian persiapan pemerintah daerah dalam menghadapi penilaian dan meningkatkan pelayanan di wilayah Gorontalo Utara. \"Kami merapatkan dalam rangka penilaian Mandiri bagi PTSP dan percepatan Berusaha, ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan di Kabupaten Gorontalo Utara, dan penilaian ini Tentunya dilakukan secara nasional,\" Ungkapnya, (4/4/2021). Menurut Ridwan penilaian ini sangat penting untuk mengukur sejauh mana pelayanan yang dilakukan oleh pemerintah daerah dsn sebagai bahan evaluasi kedepannya. \"Nanti ketika nilai itu akan keluar kita di posisi mana? letak posisi itu yang akan menunjukkan 50 persen wajah Kabupaten Gorontalo Utara, ketika kita posisi dalam nilai yang cukup, maka 50 persen itulah Gorut, yang lainnya 50 persen,\" Jelas Sekda.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORUT &#8211; Menghadapi penilaian kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha, Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara terus mematangkan persiapannya.</p>
<p>Salah satunya Sekretaris Daerah Ridwan Yasin meminta kepada seluruh tim yang tergabung dalam percepatan dan penilaian Mandiri PTSP untuk berkomitmen bersama dalam mencapai tujuan dari penilaian.</p>
<p>Pada rapat yang di pimpin Sekda di Aula Tinepo kantor Bupati diakuinya sebagai bagian persiapan pemerintah daerah dalam menghadapi penilaian dan meningkatkan pelayanan di wilayah Gorontalo Utara.</p>
<p>&#8220;Kami merapatkan dalam rangka penilaian Mandiri bagi PTSP dan percepatan Berusaha, ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan di Kabupaten Gorontalo Utara, dan penilaian ini Tentunya dilakukan secara nasional,&#8221; Ungkapnya, (4/4/2021).</p>
<p>Menurut Ridwan penilaian ini sangat penting untuk mengukur sejauh mana pelayanan yang dilakukan oleh pemerintah daerah dsn sebagai bahan evaluasi kedepannya.</p>
<p>&#8220;Nanti ketika nilai itu akan keluar kita di posisi mana? letak posisi itu yang akan menunjukkan 50 persen wajah Kabupaten Gorontalo Utara, ketika kita posisi dalam nilai yang cukup, maka 50 persen itulah Gorut, yang lainnya 50 persen,&#8221; Jelas Sekda.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/jelang-penilaian-ptsp-dan-ppb-pemda-gorut-matangkan-persiapan/">Jelang Penilaian PTSP Dan PPB Pemda Gorut Matangkan Persiapan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/jelang-penilaian-ptsp-dan-ppb-pemda-gorut-matangkan-persiapan/">Jelang Penilaian PTSP Dan PPB Pemda Gorut Matangkan Persiapan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/jelang-penilaian-ptsp-dan-ppb-pemda-gorut-matangkan-persiapan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Forum OPD Gorontalo Utara Gelar Pertemuan</title>
		<link>https://barakati.id/forum-opd-gorontalo-utara-gelar-pertemuan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=forum-opd-gorontalo-utara-gelar-pertemuan</link>
					<comments>https://barakati.id/forum-opd-gorontalo-utara-gelar-pertemuan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Mar 2021 11:58:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[bupati gorut]]></category>
		<category><![CDATA[forum opd]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo utara]]></category>
		<category><![CDATA[indra yasin]]></category>
		<category><![CDATA[pemda gorut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=8736</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORUT &#8211; Forum Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Gorontalo Utara menggelar pertemuan dengan agenda pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah untuk tahun 2022 mendatang. Bupati Indra Yasin yang hadir pada kegiatan tersebut membukanya dengan resmi, (29/3/2021). Menurut Indra Yasin, pelaksanaan forum ini sangatlah penting, dikarenakan akan memproyeksikan pembagunan daerah pada tahun berikutnya. Dimana seluruh kepala bersatu pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/forum-opd-gorontalo-utara-gelar-pertemuan/">Forum OPD Gorontalo Utara Gelar Pertemuan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/forum-opd-gorontalo-utara-gelar-pertemuan/">Forum OPD Gorontalo Utara Gelar Pertemuan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton3" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORUT - Forum Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Gorontalo Utara menggelar pertemuan dengan agenda pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah untuk tahun 2022 mendatang. Bupati Indra Yasin yang hadir pada kegiatan tersebut membukanya dengan resmi, (29/3/2021). Menurut Indra Yasin, pelaksanaan forum ini sangatlah penting, dikarenakan akan memproyeksikan pembagunan daerah pada tahun berikutnya. Dimana seluruh kepala bersatu pada pertemuan ini berdiskusi dan menyatukan persepsi yang kemudian akan dimasukkan dalam RKPD yang selanjutnya akan di tampung melalui APBD. \"Kalau diskusi ini berjalan baik, maka pembahasan APBD juga mudah, tidak perlu lama-lama. Karena forum ini sudah membahas apa yang menjadi harapan, keinginan seluruh masyarakat, yang dirumuskan melalui program dari Kecamatan, Desa dan Dinas. Sebab itu kehadiran pimpinan OPD, maupun pihak Kecamatan sangat diperlukan\" Ungkapnya. Indra Juga mengatakan, usulan yang masuk pada forum ini akan di sesuaikan dengan kemampuan anggaran Kabupaten Gorontalo Utara. \"Jangan sampai lowong satu kecamatan meskipun 123 desa. Paling tidak ada yang sudah mewakili masing-masing kecamatan, dan tapi kita lihat juga mungkin ada desa yang sangat strategis itu perlu dijawab melalui APBD 2022,\" Pungkasnya.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORUT &#8211; Forum Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Gorontalo Utara menggelar pertemuan dengan agenda pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah untuk tahun 2022 mendatang. Bupati Indra Yasin yang hadir pada kegiatan tersebut membukanya dengan resmi, (29/3/2021).</p>
<p>Menurut Indra Yasin, pelaksanaan forum ini sangatlah penting, dikarenakan akan memproyeksikan pembagunan daerah pada tahun berikutnya. Dimana seluruh kepala bersatu pada pertemuan ini berdiskusi dan menyatukan persepsi yang kemudian akan dimasukkan dalam RKPD yang selanjutnya akan di tampung melalui APBD.</p>
<p>&#8220;Kalau diskusi ini berjalan baik, maka pembahasan APBD juga mudah, tidak perlu lama-lama. Karena forum ini sudah membahas apa yang menjadi harapan, keinginan seluruh masyarakat, yang dirumuskan melalui program dari Kecamatan, Desa dan Dinas. Sebab itu kehadiran pimpinan OPD, maupun pihak Kecamatan sangat diperlukan&#8221; Ungkapnya.</p>
<p>Indra Juga mengatakan, usulan yang masuk pada forum ini akan di sesuaikan dengan kemampuan anggaran Kabupaten Gorontalo Utara.</p>
<p>&#8220;Jangan sampai lowong satu kecamatan meskipun 123 desa. Paling tidak ada yang sudah mewakili masing-masing kecamatan, dan tapi kita lihat juga mungkin ada desa yang sangat strategis itu perlu dijawab melalui APBD 2022,&#8221; Pungkasnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/forum-opd-gorontalo-utara-gelar-pertemuan/">Forum OPD Gorontalo Utara Gelar Pertemuan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/forum-opd-gorontalo-utara-gelar-pertemuan/">Forum OPD Gorontalo Utara Gelar Pertemuan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/forum-opd-gorontalo-utara-gelar-pertemuan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indra Yasin, Terima Kasih Untuk Pengabdiannya Dandim 1304 Gorut</title>
		<link>https://barakati.id/indra-yasin-terima-kasih-untuk-pengabdiannya-dandim-1304-gorut/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=indra-yasin-terima-kasih-untuk-pengabdiannya-dandim-1304-gorut</link>
					<comments>https://barakati.id/indra-yasin-terima-kasih-untuk-pengabdiannya-dandim-1304-gorut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2021 15:38:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[bupati gorut]]></category>
		<category><![CDATA[Dandim 1304]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo utara]]></category>
		<category><![CDATA[indra yasin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=7991</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORUT &#8211; Bupati Indra Yasin dalam kegiatan temu pisah komandan distrik militer (Dandim) 1314 Gorontalo Utara mengatakan, Dedikasi yang dilakukan oleh Letkol. Arm Firtsya Andrean Gitrias perlu di apresiasi, semangat patriotisme yang melekat dalam dirinya menjadi nilai positif bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk diteladani. Dalam Giat Ramah tamah yang di selenggarakan oleh pemerintah daerah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/indra-yasin-terima-kasih-untuk-pengabdiannya-dandim-1304-gorut/">Indra Yasin, Terima Kasih Untuk Pengabdiannya Dandim 1304 Gorut</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/indra-yasin-terima-kasih-untuk-pengabdiannya-dandim-1304-gorut/">Indra Yasin, Terima Kasih Untuk Pengabdiannya Dandim 1304 Gorut</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton4" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORUT - Bupati Indra Yasin dalam kegiatan temu pisah komandan distrik militer (Dandim) 1314 Gorontalo Utara mengatakan, Dedikasi yang dilakukan oleh Letkol. Arm Firtsya Andrean Gitrias perlu di apresiasi, semangat patriotisme yang melekat dalam dirinya menjadi nilai positif bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk diteladani. Dalam Giat Ramah tamah yang di selenggarakan oleh pemerintah daerah di Aula Gerbang Emas, (27/01/2021). Dihadiri Bupati lndra Yasin, Wakil Bupati Thariq Modanggu, Kapolres Gorut bersama petinggi TNI, dan pimpinan OPD Gorontalo Utara. \"Atas nama pemkab dan masyarakat, saya menyampaikan terima kasih kepada Dandim 1314 Gorut, yang kurang lebih 1 tahun 7 bulan bertugas di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara,\" Kata Indra. Menurut Indra, semasa Dandim Arm Firtsya Andrean Gitrias menjabat, komunikasi yang di bangun dengan pemda Gorut terjalin dengan baik, terutama dalam mendukung terlaksana program pemerintahan. \"baik itu bidang SDM, infrastruktur, ekonomi dan bidang - bidang lainnya. Dan tentu masyarakat Gorut ada kebanggaan tersendiri,\" ujarnya.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORUT &#8211; Bupati Indra Yasin dalam kegiatan temu pisah komandan distrik militer (Dandim) 1314 Gorontalo Utara mengatakan, Dedikasi yang dilakukan oleh Letkol. Arm Firtsya Andrean Gitrias perlu di apresiasi, semangat patriotisme yang melekat dalam dirinya menjadi nilai positif bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk diteladani.</p>
<p>Dalam Giat Ramah tamah yang di selenggarakan oleh pemerintah daerah di Aula Gerbang Emas, (27/01/2021). Dihadiri Bupati lndra Yasin, Wakil Bupati Thariq Modanggu, Kapolres Gorut bersama petinggi TNI, dan pimpinan OPD Gorontalo Utara.</p>
<p>&#8220;Atas nama pemkab dan masyarakat, saya menyampaikan terima kasih kepada Dandim 1314 Gorut, yang kurang lebih 1 tahun 7 bulan bertugas di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara,&#8221; Kata Indra.</p>
<p>Menurut Indra, semasa Dandim Arm Firtsya Andrean Gitrias menjabat, komunikasi yang di bangun dengan pemda Gorut terjalin dengan baik, terutama dalam mendukung terlaksana program pemerintahan.</p>
<p>&#8220;baik itu bidang SDM, infrastruktur, ekonomi dan bidang &#8211; bidang lainnya. Dan tentu masyarakat Gorut ada kebanggaan tersendiri,&#8221; ujarnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/indra-yasin-terima-kasih-untuk-pengabdiannya-dandim-1304-gorut/">Indra Yasin, Terima Kasih Untuk Pengabdiannya Dandim 1304 Gorut</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/indra-yasin-terima-kasih-untuk-pengabdiannya-dandim-1304-gorut/">Indra Yasin, Terima Kasih Untuk Pengabdiannya Dandim 1304 Gorut</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/indra-yasin-terima-kasih-untuk-pengabdiannya-dandim-1304-gorut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
