<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>guru Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/guru/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/guru/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Fri, 22 Jan 2021 15:44:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>guru Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/guru/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Konsep Klinik Pembelajaran Diharapkan Jadi Solusi Bagi Guru Dan Tenaga Pendidik</title>
		<link>https://barakati.id/konsep-klinik-pembelajaran-diharapkan-jadi-solusi-bagi-guru-dan-tenaga-pendidik/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=konsep-klinik-pembelajaran-diharapkan-jadi-solusi-bagi-guru-dan-tenaga-pendidik</link>
					<comments>https://barakati.id/konsep-klinik-pembelajaran-diharapkan-jadi-solusi-bagi-guru-dan-tenaga-pendidik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2021 15:44:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[Konsep klinik pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga pendidik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=7937</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO &#8211; Komunitas Guru Kreatif Kota Gorontalo, sukses menggelar acara talkshow secara virtual. Dengan mengusung tema, Berbagi Inovasi Bersama Klinik Pembelajaran Dengan Sahabat Indihome, turut menggandeng SOBI (Sobat Indihome), (22/1/2021). Karto Nurkamiden, ketua Komunitas Guru Kreatif mengatakan, hadirnya konsep klinik pembelajaran yang digagas oleh ketua PGRI Kota Gorontalo diharapkan mampu menjawab kegundahan para guru dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/konsep-klinik-pembelajaran-diharapkan-jadi-solusi-bagi-guru-dan-tenaga-pendidik/">Konsep Klinik Pembelajaran Diharapkan Jadi Solusi Bagi Guru Dan Tenaga Pendidik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/konsep-klinik-pembelajaran-diharapkan-jadi-solusi-bagi-guru-dan-tenaga-pendidik/">Konsep Klinik Pembelajaran Diharapkan Jadi Solusi Bagi Guru Dan Tenaga Pendidik</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Komunitas Guru Kreatif Kota Gorontalo, sukses menggelar acara talkshow secara virtual. Dengan mengusung tema, Berbagi Inovasi Bersama Klinik Pembelajaran Dengan Sahabat Indihome, turut menggandeng SOBI (Sobat Indihome), (22/1/2021). Karto Nurkamiden, ketua Komunitas Guru Kreatif mengatakan, hadirnya konsep klinik pembelajaran yang digagas oleh ketua PGRI Kota Gorontalo diharapkan mampu menjawab kegundahan para guru dalam mengembangkan profesinya. Ini juga menjadi satu terobosan yang di nilai bisa meningkatkan kompetensi guru, karena dianggap konten yang dibuat benar-benar mengarah ke persoalan teknis sekolah. \"Saya mengucapkan Terima kasih kepada Bapak Lukman Kasim selaku Kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Gorontalo, Bapak Khairi dari SOBI Bapak Yunus Duwente, Selaku Ketua Panitia yang telah mendukung sepenuhnya kegiatan ini” ungkap Karto. Tak hanya itu, dalam kesempatan yang sama Kepala kepala Dinas Pendidikan Kota Gorontalo Lukman Kasim mengungkapkan, pada dasarnya kesiapan tenaga pendidik dalam mengelola pembelajaran yang berbasis pada teknologi menjadi tuntutan kebutuhan mendesak, dimana pada sisi ini tenaga pendidik dan guru benar-benar siap dalam menyikapi setiap tuntutan kebutuhan yang ada. Disinilah hal penting yang menjadi latar belakang lahirnya Klinik Pembelajaran sebagai jawaban atas kebutuhan guru dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pembelajaran. \'\'Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Komunitas Guru Kreatif Kota Gorontalo yang telah membuka ruang pengenalan awal konsep Klinik pembelajaran yang Insya Allah langsung action di tahun 2020 ini\" terang Lukman. Dalam giat tersebut di ikuti oleh guru dan tenaga pendidik dari Kota Gorontalo, dan beberapa guru dan kepala sekolah dari luar Kota Gorontalo, serta beberapa dosen dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Gorontalo", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO &#8211; Komunitas Guru Kreatif Kota Gorontalo, sukses menggelar acara talkshow secara virtual. Dengan mengusung tema, Berbagi Inovasi Bersama Klinik Pembelajaran Dengan Sahabat Indihome, turut menggandeng SOBI (Sobat Indihome), (22/1/2021).</p>
<p>Karto Nurkamiden, ketua Komunitas Guru Kreatif mengatakan, hadirnya konsep klinik pembelajaran yang digagas oleh ketua PGRI Kota Gorontalo diharapkan mampu menjawab kegundahan para guru dalam mengembangkan profesinya.</p>
<p>Ini juga menjadi satu terobosan yang di nilai bisa meningkatkan kompetensi guru, karena dianggap konten yang dibuat benar-benar mengarah ke persoalan teknis sekolah.</p>
<p>&#8220;Saya mengucapkan Terima kasih kepada Bapak Lukman Kasim selaku Kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Gorontalo, Bapak Khairi dari SOBI Bapak Yunus Duwente, Selaku Ketua Panitia yang telah mendukung sepenuhnya kegiatan ini” ungkap Karto.</p>
<p>Tak hanya itu, dalam kesempatan yang sama Kepala kepala Dinas Pendidikan Kota Gorontalo Lukman Kasim mengungkapkan, pada dasarnya kesiapan tenaga pendidik dalam mengelola pembelajaran yang berbasis pada teknologi menjadi tuntutan kebutuhan mendesak, dimana pada sisi ini tenaga pendidik dan guru benar-benar siap dalam menyikapi setiap tuntutan kebutuhan yang ada.</p>
<p>Disinilah hal penting yang menjadi latar belakang lahirnya Klinik Pembelajaran sebagai jawaban atas kebutuhan guru dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pembelajaran.</p>
<p>&#8221;Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Komunitas Guru Kreatif Kota Gorontalo yang telah membuka ruang pengenalan awal konsep Klinik pembelajaran yang Insya Allah langsung action di tahun 2020 ini&#8221; terang Lukman.</p>
<p>Dalam giat tersebut di ikuti oleh guru dan tenaga pendidik dari Kota Gorontalo, dan beberapa guru dan kepala sekolah dari luar Kota Gorontalo, serta beberapa dosen dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Gorontalo</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/konsep-klinik-pembelajaran-diharapkan-jadi-solusi-bagi-guru-dan-tenaga-pendidik/">Konsep Klinik Pembelajaran Diharapkan Jadi Solusi Bagi Guru Dan Tenaga Pendidik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/konsep-klinik-pembelajaran-diharapkan-jadi-solusi-bagi-guru-dan-tenaga-pendidik/">Konsep Klinik Pembelajaran Diharapkan Jadi Solusi Bagi Guru Dan Tenaga Pendidik</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/konsep-klinik-pembelajaran-diharapkan-jadi-solusi-bagi-guru-dan-tenaga-pendidik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak memiliki Niat, Akhirnya Menjadi Guru</title>
		<link>https://barakati.id/tak-memiliki-niat-akhirnya-menjadi-guru/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tak-memiliki-niat-akhirnya-menjadi-guru</link>
					<comments>https://barakati.id/tak-memiliki-niat-akhirnya-menjadi-guru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2020 06:34:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Dungaliyo]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[Klik]]></category>
		<category><![CDATA[Pangadaa]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=7400</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Memungut pengalaman dari orang-orang yang tak pernah berniat menjadi guru itu asyik dan seru., sebab mereka tak memiliki niatan namun takdir berkata lain dan mau tidak mau ya harus diterima dan dijalani. Pekerjaan Guru bagi sebagian orang di anggap sesuatu yang tidak begitu terlalu penting, sebab saat itu kesejahteraan guru belum terlalu di perhatikan apa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tak-memiliki-niat-akhirnya-menjadi-guru/">Tak memiliki Niat, Akhirnya Menjadi Guru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tak-memiliki-niat-akhirnya-menjadi-guru/">Tak memiliki Niat, Akhirnya Menjadi Guru</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton2" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Memungut pengalaman dari orang-orang yang tak pernah berniat menjadi guru itu asyik dan seru., sebab mereka tak memiliki niatan namun takdir berkata lain dan mau tidak mau ya harus diterima dan dijalani. Pekerjaan Guru bagi sebagian orang di anggap sesuatu yang tidak begitu terlalu penting, sebab saat itu kesejahteraan guru belum terlalu di perhatikan apa lagi jika statusnya menjadi Honorer saja. Sehingga pekerjaan Guru kerap di jadikan opsi terakhir. Dengan mengangkat Tema \"Orang-orang yang tak pernah berniat menjadi guru\", Komunitas literasi kampung (KLIK) dalam memaknai hari guru menyelenggarakan diskusi dengan pemuda Bongomeme dan Dungaliyo bertempat di kedai kampoeng Desa Pangadaa (5/12/2020). Sebelumnya narasumber yang menjadi pemantik pada giat kali ini memiliki cita-cita yang berbeda, ada yang ingin menjadi polisi, pilot bahkan tentara. Namun dari ketiganya tak ada yang berkeinginan menjadi Guru, alhasil setelah mendaftarkan diri di Perguruan tinggi mereka dinyatakan lulus pada jurusan ilmu keguruan. Setelah mengikuti proses dan tamat dari Perguruan tinggi, tibalah mereka untuk mengimplementasikan ilmu yang mereka dapatkan selama di bangku kuliah. Saat itu dengan status Guru honorer dengan di upah sebesar Rp.150.000 per tiga bulan ketiganya pun menjalaninya dengan rasa syukur. Berkat kegigihan dan do\'a dari kedua orang tua mereka berhasil menjadi guru yang profesional bahkan saat ini mereka telah menorehkan beberapa prestasi sehingga mengantarkan mereka kepada puncak keberhasilan. Sebelum mengakhiri kegiatan mereka mengungkapkan segala sesuatu yang tidak terencana harus tetap disyukuri sebab itu akan membawa kita pada satu keberhasilan, dan nantinya juga hal itu akan mengangkat derajat keluarga kita", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Memungut pengalaman dari orang-orang yang tak pernah berniat menjadi guru itu asyik dan seru., sebab mereka tak memiliki niatan namun takdir berkata lain dan mau tidak mau ya harus diterima dan dijalani. Pekerjaan Guru bagi sebagian orang di anggap sesuatu yang tidak begitu terlalu penting, sebab saat itu kesejahteraan guru belum terlalu di perhatikan apa lagi jika statusnya menjadi Honorer saja. Sehingga pekerjaan Guru kerap di jadikan opsi terakhir.</p>
<p>Dengan mengangkat Tema &#8220;Orang-orang yang tak pernah berniat menjadi guru&#8221;, Komunitas literasi kampung (KLIK) dalam memaknai hari guru menyelenggarakan diskusi dengan pemuda Bongomeme dan Dungaliyo bertempat di kedai kampoeng Desa Pangadaa (5/12/2020).</p>
<p>Sebelumnya narasumber yang menjadi pemantik pada giat kali ini memiliki cita-cita yang berbeda, ada yang ingin menjadi polisi, pilot bahkan tentara. Namun dari ketiganya tak ada yang berkeinginan menjadi Guru, alhasil setelah mendaftarkan diri di Perguruan tinggi mereka dinyatakan lulus pada jurusan ilmu keguruan.</p>
<p>Setelah mengikuti proses dan tamat dari Perguruan tinggi, tibalah mereka untuk mengimplementasikan ilmu yang mereka dapatkan selama di bangku kuliah. Saat itu dengan status Guru honorer dengan di upah sebesar Rp.150.000 per tiga bulan ketiganya pun menjalaninya dengan rasa syukur. Berkat kegigihan dan do&#8217;a dari kedua orang tua mereka berhasil menjadi guru yang profesional bahkan saat ini mereka telah menorehkan beberapa prestasi sehingga mengantarkan mereka kepada puncak keberhasilan.</p>
<p>Sebelum mengakhiri kegiatan mereka mengungkapkan segala sesuatu yang tidak terencana harus tetap disyukuri sebab itu akan membawa kita pada satu keberhasilan, dan nantinya juga hal itu akan mengangkat derajat keluarga kita</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tak-memiliki-niat-akhirnya-menjadi-guru/">Tak memiliki Niat, Akhirnya Menjadi Guru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tak-memiliki-niat-akhirnya-menjadi-guru/">Tak memiliki Niat, Akhirnya Menjadi Guru</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tak-memiliki-niat-akhirnya-menjadi-guru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengajar Seorang Diri di Dusun Tumba, Rektor UNG Apresiasi Pengorbanan Guru Zakiyah</title>
		<link>https://barakati.id/mengajar-seorang-diri-di-dusun-tumba-rektor-ung-apresiasi-pengorbanan-guru-zakiyah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mengajar-seorang-diri-di-dusun-tumba-rektor-ung-apresiasi-pengorbanan-guru-zakiyah</link>
					<comments>https://barakati.id/mengajar-seorang-diri-di-dusun-tumba-rektor-ung-apresiasi-pengorbanan-guru-zakiyah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2020 18:04:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tamaila Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun Tumba]]></category>
		<category><![CDATA[eduart wolok]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor UNG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=5937</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNG-Rektor Universitas Negeri Gorontalo Dr. Eduart Wolok mengapresiasi pengabdian salah satu guru di Dusun Tumba, Desa Tamaila Utara, Kabupaten Gorontalo. Bagaimana tidak, sebagai tokoh pendidik di dusun terpencil, guru yang diketahui bernama Zakiyah Layani itu, rela mengorbankan segenap jiwa raga untuk mengajari siswa-siswi di sana seorang diri. Zakiyah mengabdikan diri sebagai guru di Dusun Tumba [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/mengajar-seorang-diri-di-dusun-tumba-rektor-ung-apresiasi-pengorbanan-guru-zakiyah/">Mengajar Seorang Diri di Dusun Tumba, Rektor UNG Apresiasi Pengorbanan Guru Zakiyah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/mengajar-seorang-diri-di-dusun-tumba-rektor-ung-apresiasi-pengorbanan-guru-zakiyah/">Mengajar Seorang Diri di Dusun Tumba, Rektor UNG Apresiasi Pengorbanan Guru Zakiyah</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: inherit;"><button id="listenButton3" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG-Rektor Universitas Negeri Gorontalo Dr. Eduart Wolok mengapresiasi pengabdian salah satu guru di Dusun Tumba, Desa Tamaila Utara, Kabupaten Gorontalo. Bagaimana tidak, sebagai tokoh pendidik di dusun terpencil, guru yang diketahui bernama Zakiyah Layani itu, rela mengorbankan segenap jiwa raga untuk mengajari siswa-siswi di sana seorang diri. Zakiyah mengabdikan diri sebagai guru di Dusun Tumba sejak beberapa tahun silam. Tepatnya tahun 2014. Awalnya Zakiya bersama dua rekannya mengabdi di Dusun Tumba, namun seiring berjalannya waktu, kedua rekannya pergi meninggalkannya dengan alasan keterbatasan akses komunikasi, jalan, serta aliran listrik. Eduart Wolok mengungkapkan sebagai ketua PGRI Provinsi Gorontalo, ia merasa bangga dengan dedikasi yang dimiliki Zakiyah Layani terhadap dunia pendididkan. Yang lebih luar biasa, di sekolah, Zakiyah merangkap semua jabatan mulai dari kepala sekolah, kepala tata usaha, guru kelas, hingga guru bidang studi. \"Saya Turut mengapresiasi dan salut atas pengabdian ibu, terus terang pengabdian saya saja kalah dengan pengabdian ibu\" kata Eduart Wolok. Eduart mengaku, pihak Universitas Negeri Gorontalo akan mensuport proses belajar mengajar di sekolah dusun Tumba dengan membantu Guru Zakiyah menambah pendidikan lewat pembelajalaran online UNG. Berhubung, jaringan internet di dusun sudah memadai. \"Kami telah mengkonfirmasi, nantinya ada dua puluh satu Guru dari berbagai daerah yang akan bersedia membantu bu Zakiyah melalui pembelajaran online lewat sekolah Rakyat UNG\" terang Eduart. Selain itu, tambahnya, sebagai bentuk rasa terima kasih, UNG memberikan fasilitas pendukung kepada guru Zakiyah, berupa 1 buah handphone, 1 unit laptop, 1 Unit LCD dan 1 buah genset untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah tersebut.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    </span></p>
<p>UNG-Rektor Universitas Negeri Gorontalo Dr. Eduart Wolok mengapresiasi pengabdian salah satu guru di Dusun Tumba, Desa Tamaila Utara, Kabupaten Gorontalo. Bagaimana tidak, sebagai tokoh pendidik di dusun terpencil, guru yang diketahui bernama Zakiyah Layani itu, rela mengorbankan segenap jiwa raga untuk mengajari siswa-siswi di sana seorang diri.</p>
<p>Zakiyah mengabdikan diri sebagai guru di Dusun Tumba sejak beberapa tahun silam. Tepatnya tahun 2014. Awalnya Zakiya bersama dua rekannya mengabdi di Dusun Tumba, namun seiring berjalannya waktu, kedua rekannya pergi meninggalkannya dengan alasan keterbatasan akses komunikasi, jalan, serta aliran listrik.</p>
<p>Eduart Wolok mengungkapkan sebagai ketua PGRI Provinsi Gorontalo, ia merasa bangga dengan dedikasi yang dimiliki Zakiyah Layani terhadap dunia pendididkan. Yang lebih luar biasa, di sekolah, Zakiyah merangkap semua jabatan mulai dari kepala sekolah, kepala tata usaha, guru kelas, hingga guru bidang studi.</p>
<p>&#8220;Saya Turut mengapresiasi dan salut atas pengabdian ibu, terus terang pengabdian saya saja kalah dengan pengabdian ibu&#8221; kata Eduart Wolok.</p>
<p>Eduart mengaku, pihak Universitas Negeri Gorontalo akan mensuport proses belajar mengajar di sekolah dusun Tumba dengan membantu Guru Zakiyah menambah pendidikan lewat pembelajalaran online UNG. Berhubung, jaringan internet di dusun sudah memadai.</p>
<p>&#8220;Kami telah mengkonfirmasi, nantinya ada dua puluh satu Guru dari berbagai daerah yang akan bersedia membantu bu Zakiyah melalui pembelajaran online lewat sekolah Rakyat UNG&#8221; terang Eduart.</p>
<p>Selain itu, tambahnya, sebagai bentuk rasa terima kasih, UNG memberikan fasilitas pendukung kepada guru Zakiyah, berupa 1 buah handphone, 1 unit laptop, 1 Unit LCD dan 1 buah genset untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah tersebut.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/mengajar-seorang-diri-di-dusun-tumba-rektor-ung-apresiasi-pengorbanan-guru-zakiyah/">Mengajar Seorang Diri di Dusun Tumba, Rektor UNG Apresiasi Pengorbanan Guru Zakiyah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/mengajar-seorang-diri-di-dusun-tumba-rektor-ung-apresiasi-pengorbanan-guru-zakiyah/">Mengajar Seorang Diri di Dusun Tumba, Rektor UNG Apresiasi Pengorbanan Guru Zakiyah</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/mengajar-seorang-diri-di-dusun-tumba-rektor-ung-apresiasi-pengorbanan-guru-zakiyah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indra Yasin Bakal Tambah Tenaga Guru di Yayasan Miftahul Hudda</title>
		<link>https://barakati.id/indra-yasin-bakal-tambah-tenaga-guru-di-yayasan-miftahul-hudda/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=indra-yasin-bakal-tambah-tenaga-guru-di-yayasan-miftahul-hudda</link>
					<comments>https://barakati.id/indra-yasin-bakal-tambah-tenaga-guru-di-yayasan-miftahul-hudda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Feb 2020 12:30:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[gorut]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[indra yasin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=2509</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORUT-Bupati Gorontalo Utara (Gorut) Indra Yasin menyebutkan Yayasan Miftahul Hudda telah banyak membantu pemerintah daerah dalam hal memberikan pendidikan bagi anak-anak di Gorut. Hal ini disampaikan Indra Yasin saat menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Miftahul Hudda Kwandang, Senin (10/2/2020). &#8220;Yayasan Miftahul Hudda merupakan sekolah swasta yang ada di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/indra-yasin-bakal-tambah-tenaga-guru-di-yayasan-miftahul-hudda/">Indra Yasin Bakal Tambah Tenaga Guru di Yayasan Miftahul Hudda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/indra-yasin-bakal-tambah-tenaga-guru-di-yayasan-miftahul-hudda/">Indra Yasin Bakal Tambah Tenaga Guru di Yayasan Miftahul Hudda</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton4" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORUT-Bupati Gorontalo Utara (Gorut) Indra Yasin menyebutkan Yayasan Miftahul Hudda telah banyak membantu pemerintah daerah dalam hal memberikan pendidikan bagi anak-anak di Gorut. Hal ini disampaikan Indra Yasin saat menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Miftahul Hudda Kwandang, Senin (10/2/2020). \"Yayasan Miftahul Hudda merupakan sekolah swasta yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut). Walaupun sebagai sekolah swasta yayasan ini telah banyak membantu pemda dalam utamanya dalam hal Pendidikan,\" ujar Indra Yasin. Acara tersebut disekaliguskan dengan peresmian bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) serta acara syukuran. Indra Yasin menyampaikan secara fungsi sekolah negeri maupun swasta memiliki kedudukan yang sama. Karena tujuannya untuk memberikan konstribusi dan pelayanan pendidikan yang baik untuk masyarakat. \"Mereka juga di sini nanti akan melahirkan kader - kader, tunas - tunas bangsa yang diharapkan untuk pembangunan kedepan, sebab itu perhatian pemerintah daerah selalu sama untuk memperlakukan mereka,\" tutur Indra Yasin yang juga Ketua Pembina Yayasan Miftahul Hudda. Lebih lanjut Indra Yasin mengatakan, saat ini Pemda Gorut sudah mulai melakukan pembenahan untuk Yayasan Miftahul Hudda di antaranya melengkapi fasilitas-fasilitasnya. Selain fasilitas Pemda juga berencana untuk menambah tenaga pendidik atau guru di yayasan itu. \"Kalau fasilitasnya sudah bagus mudah - mudahan sudah banyak juga yang tertarik, dan dari tenaga pendidiknya yang juga turut menentukan kualitas sekolah, maka sudah tentu tenga - tenaga pendidik harus tambah. Dan saya sudah minta kepala sekolah untuk segera memasukan kebutuhan tenaga pendidik,\" ungka Indra. Terakhir Indra berharap, di HUTnya yang ke 25, yayasan Fiftahul Hudda akan lebih memberikan semangat baru bagi guru maupun siswa, sehingga kedepan, sekolah tersebut semakin maju seiring dengan kemajuan zaman.", "Indonesian Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORUT-Bupati Gorontalo Utara (Gorut) Indra Yasin menyebutkan Yayasan Miftahul Hudda telah banyak membantu pemerintah daerah dalam hal memberikan pendidikan bagi anak-anak di Gorut. Hal ini disampaikan Indra Yasin saat menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Miftahul Hudda Kwandang, Senin (10/2/2020).</p>
<p>&#8220;Yayasan Miftahul Hudda merupakan sekolah swasta yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut). Walaupun sebagai sekolah swasta yayasan ini telah banyak membantu pemda dalam utamanya dalam hal Pendidikan,&#8221; ujar Indra Yasin.</p>
<p>Acara tersebut disekaliguskan dengan peresmian bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) serta acara syukuran.</p>
<p>Indra Yasin menyampaikan secara fungsi sekolah negeri maupun swasta memiliki kedudukan yang sama. Karena tujuannya untuk memberikan konstribusi dan pelayanan pendidikan yang baik untuk masyarakat.</p>
<p>&#8220;Mereka juga di sini nanti akan melahirkan kader &#8211; kader, tunas &#8211; tunas bangsa yang diharapkan untuk pembangunan kedepan, sebab itu perhatian pemerintah daerah selalu sama untuk memperlakukan mereka,&#8221; tutur Indra Yasin yang juga Ketua Pembina Yayasan Miftahul Hudda.</p>
<p>Lebih lanjut Indra Yasin mengatakan, saat ini Pemda Gorut sudah mulai melakukan pembenahan untuk Yayasan Miftahul Hudda di antaranya melengkapi fasilitas-fasilitasnya. Selain fasilitas Pemda juga berencana untuk menambah tenaga pendidik atau guru di yayasan itu.</p>
<p>&#8220;Kalau fasilitasnya sudah bagus mudah &#8211; mudahan sudah banyak juga yang tertarik, dan dari tenaga pendidiknya yang juga turut menentukan kualitas sekolah, maka sudah tentu tenga &#8211; tenaga pendidik harus tambah. Dan saya sudah minta kepala sekolah untuk segera memasukan kebutuhan tenaga pendidik,&#8221; ungka Indra.</p>
<p>Terakhir Indra berharap, di HUTnya yang ke 25, yayasan Fiftahul Hudda akan lebih memberikan semangat baru bagi guru maupun siswa, sehingga kedepan, sekolah tersebut semakin maju seiring dengan kemajuan zaman.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/indra-yasin-bakal-tambah-tenaga-guru-di-yayasan-miftahul-hudda/">Indra Yasin Bakal Tambah Tenaga Guru di Yayasan Miftahul Hudda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/indra-yasin-bakal-tambah-tenaga-guru-di-yayasan-miftahul-hudda/">Indra Yasin Bakal Tambah Tenaga Guru di Yayasan Miftahul Hudda</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/indra-yasin-bakal-tambah-tenaga-guru-di-yayasan-miftahul-hudda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
