<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hiu paus Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/hiu-paus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/hiu-paus/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Jun 2025 03:40:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>hiu paus Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/hiu-paus/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Potensi Besar, Manfaat Kecil: DPRD Provinsi Gorontalo Pertanyakan Ke Mana Larinya Uang Wisata Hiu Paus?</title>
		<link>https://barakati.id/potensi-besar-manfaat-kecil-dprd-provinsi-gorontalo-pertanyakan-ke-mana-larinya-uang-wisata-hiu-paus/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=potensi-besar-manfaat-kecil-dprd-provinsi-gorontalo-pertanyakan-ke-mana-larinya-uang-wisata-hiu-paus</link>
					<comments>https://barakati.id/potensi-besar-manfaat-kecil-dprd-provinsi-gorontalo-pertanyakan-ke-mana-larinya-uang-wisata-hiu-paus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2025 03:40:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[dprd provinsi gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[hiu paus]]></category>
		<category><![CDATA[komisi 1 deprov gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat hiu paus]]></category>
		<category><![CDATA[wisata hiu paus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=25735</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/potensi-besar-manfaat-kecil-dprd-provinsi-gorontalo-pertanyakan-ke-mana-larinya-uang-wisata-hiu-paus/">Potensi Besar, Manfaat Kecil: DPRD Provinsi Gorontalo Pertanyakan Ke Mana Larinya Uang Wisata Hiu Paus?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/potensi-besar-manfaat-kecil-dprd-provinsi-gorontalo-pertanyakan-ke-mana-larinya-uang-wisata-hiu-paus/">Potensi Besar, Manfaat Kecil: DPRD Provinsi Gorontalo Pertanyakan Ke Mana Larinya Uang Wisata Hiu Paus?</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("DEPROV - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Kantor Desa Batubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (04/06/2025), dalam rangka pengawasan dan evaluasi terhadap pengelolaan wisata berbasis desa. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I, Fadli Poha, bersama seluruh anggota komisi, di antaranya Wahyudin Moridu, Umar Karim, Fikram Salilama, Ramdan Liputo, Ekwan Ahmad, Dr. Kristina Mohamad Udoki, Yeyen Sidiki, dan Sitti Nurayin Sompie. Dalam pertemuan tersebut, Komisi I menyoroti pengelolaan destinasi Wisata Hiu Paus yang telah menjadi ikon pariwisata Gorontalo dan dikenal luas hingga mancanegara. Lokasi ini setiap tahunnya menarik ribuan wisatawan domestik maupun asing yang ingin melihat langsung Hiu Paus di habitat alaminya. “Tujuan kami ke sini adalah untuk melihat langsung bagaimana wisata Hiu Paus ini dikelola. Potensi sebesar ini seharusnya dikelola secara optimal dan memberikan manfaat ekonomi yang adil, terutama bagi desa,” ujar Anggota Komisi I, Yeyen Sidiki. Yeyen mengungkapkan keprihatinan atas rendahnya Pendapatan Asli Desa (PAD) yang diperoleh dari aktivitas wisata tersebut. Dari hasil diskusi dengan aparat desa, diketahui bahwa kontribusi PAD dari Wisata Hiu Paus hanya berkisar 10 persen. “Angka ini sangat kecil jika dibandingkan dengan jumlah pengunjung dan potensi ekonomi yang besar. Ini perlu menjadi perhatian serius,” tegasnya. Ia menambahkan, seharusnya potensi wisata yang besar sejalan dengan manfaat langsung bagi masyarakat desa. Terlebih, desa membutuhkan anggaran untuk pengembangan infrastruktur dan peningkatan pelayanan, terutama dalam mendukung kenyamanan wisatawan. “Fasilitas jalan, kebersihan, dan kelembagaan pengelola wisata perlu ditingkatkan. Namun dengan PAD hanya 10 persen, tentu ini menyulitkan pemerintah desa,” imbuh Yeyen. Komisi I DPRD mendorong agar ke depan dilakukan evaluasi terhadap skema pengelolaan wisata Hiu Paus. Mereka menilai perlu adanya keterlibatan aktif pemerintah provinsi, kabupaten, dan desa dalam menciptakan sistem yang adil dan transparan, agar potensi ekonomi wisata benar-benar dirasakan oleh masyarakat lokal. Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari komitmen DPRD Provinsi Gorontalo dalam mendorong sektor pariwisata yang berkelanjutan, berpihak pada masyarakat, serta mampu mendorong pembangunan desa melalui optimalisasi sumber daya lokal.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="192" data-end="489">DEPROV &#8211; Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke <strong data-start="319" data-end="345">Kantor Desa Batubarani</strong>, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (04/06/2025), dalam rangka pengawasan dan evaluasi terhadap pengelolaan <strong data-start="464" data-end="488">wisata berbasis desa</strong>.</p>
<p data-start="491" data-end="746">Kunjungan ini dipimpin langsung oleh <strong data-start="528" data-end="558">Ketua Komisi I, Fadli Poha</strong>, bersama seluruh anggota komisi, di antaranya Wahyudin Moridu, Umar Karim, Fikram Salilama, Ramdan Liputo, Ekwan Ahmad, Dr. Kristina Mohamad Udoki, Yeyen Sidiki, dan Sitti Nurayin Sompie.</p>
<p data-start="793" data-end="1093">Dalam pertemuan tersebut, Komisi I menyoroti pengelolaan destinasi <strong data-start="860" data-end="879">Wisata Hiu Paus</strong> yang telah menjadi ikon pariwisata Gorontalo dan dikenal luas hingga mancanegara. Lokasi ini setiap tahunnya menarik ribuan wisatawan domestik maupun asing yang ingin melihat langsung Hiu Paus di habitat alaminya.</p>
<p data-start="793" data-end="1093">“Tujuan kami ke sini adalah untuk melihat langsung bagaimana wisata Hiu Paus ini dikelola. Potensi sebesar ini seharusnya dikelola secara optimal dan memberikan manfaat ekonomi yang adil, terutama bagi desa,” ujar <strong data-start="1311" data-end="1345">Anggota Komisi I, Yeyen Sidiki</strong>.</p>
<p data-start="1399" data-end="1645">Yeyen mengungkapkan keprihatinan atas rendahnya <strong data-start="1447" data-end="1477">Pendapatan Asli Desa (PAD)</strong> yang diperoleh dari aktivitas wisata tersebut. Dari hasil diskusi dengan aparat desa, diketahui bahwa kontribusi PAD dari Wisata Hiu Paus hanya berkisar <strong data-start="1631" data-end="1644">10 persen</strong>.</p>
<p data-start="1399" data-end="1645">“Angka ini sangat kecil jika dibandingkan dengan jumlah pengunjung dan potensi ekonomi yang besar. Ini perlu menjadi perhatian serius,” tegasnya.</p>
<p data-start="1796" data-end="2049">Ia menambahkan, seharusnya potensi wisata yang besar sejalan dengan <strong data-start="1864" data-end="1884">manfaat langsung</strong> bagi masyarakat desa. Terlebih, desa membutuhkan anggaran untuk pengembangan infrastruktur dan peningkatan pelayanan, terutama dalam mendukung kenyamanan wisatawan.</p>
<p data-start="1796" data-end="2049">“Fasilitas jalan, kebersihan, dan kelembagaan pengelola wisata perlu ditingkatkan. Namun dengan PAD hanya 10 persen, tentu ini menyulitkan pemerintah desa,” imbuh Yeyen.</p>
<p data-start="2272" data-end="2584">Komisi I DPRD mendorong agar ke depan dilakukan evaluasi terhadap skema pengelolaan wisata Hiu Paus. Mereka menilai perlu adanya keterlibatan aktif pemerintah provinsi, kabupaten, dan desa dalam menciptakan sistem yang adil dan transparan, agar potensi ekonomi wisata benar-benar dirasakan oleh masyarakat lokal.</p>
<p data-start="2586" data-end="2817">Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari komitmen DPRD Provinsi Gorontalo dalam mendorong sektor pariwisata yang berkelanjutan, berpihak pada masyarakat, serta mampu mendorong pembangunan desa melalui optimalisasi sumber daya lokal.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/potensi-besar-manfaat-kecil-dprd-provinsi-gorontalo-pertanyakan-ke-mana-larinya-uang-wisata-hiu-paus/">Potensi Besar, Manfaat Kecil: DPRD Provinsi Gorontalo Pertanyakan Ke Mana Larinya Uang Wisata Hiu Paus?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/potensi-besar-manfaat-kecil-dprd-provinsi-gorontalo-pertanyakan-ke-mana-larinya-uang-wisata-hiu-paus/">Potensi Besar, Manfaat Kecil: DPRD Provinsi Gorontalo Pertanyakan Ke Mana Larinya Uang Wisata Hiu Paus?</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/potensi-besar-manfaat-kecil-dprd-provinsi-gorontalo-pertanyakan-ke-mana-larinya-uang-wisata-hiu-paus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
