<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hubungan internasional Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/hubungan-internasional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/hubungan-internasional/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 May 2026 18:07:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>hubungan internasional Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/hubungan-internasional/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gandeng Monash University: Internasionalisasi UNG Lahirkan Platform Kesehatan Digital</title>
		<link>https://barakati.id/gandeng-monash-university-internasionalisasi-ung-lahirkan-platform-kesehatan-digital/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gandeng-monash-university-internasionalisasi-ung-lahirkan-platform-kesehatan-digital</link>
					<comments>https://barakati.id/gandeng-monash-university-internasionalisasi-ung-lahirkan-platform-kesehatan-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2026 15:04:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa Australia]]></category>
		<category><![CDATA[Berita kampus Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas kedokteran ung]]></category>
		<category><![CDATA[Gita Kamath]]></category>
		<category><![CDATA[HARTO MALIK]]></category>
		<category><![CDATA[HELLO STROKE UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan Bilateral RI Australia]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Internasionalisasi Perguruan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Monash University]]></category>
		<category><![CDATA[Program KONEKSI]]></category>
		<category><![CDATA[Program PAIR]]></category>
		<category><![CDATA[Riset Pesisir Sulawesi]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Dubes Australia Kuliah Tamu UNG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30540</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gandeng-monash-university-internasionalisasi-ung-lahirkan-platform-kesehatan-digital/">Gandeng Monash University: Internasionalisasi UNG Lahirkan Platform Kesehatan Digital</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gandeng-monash-university-internasionalisasi-ung-lahirkan-platform-kesehatan-digital/">Gandeng Monash University: Internasionalisasi UNG Lahirkan Platform Kesehatan Digital</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali memperkuat komitmen internasionalisasinya dengan menggelar kuliah tamu bersama Wakil Duta Besar (Ambassador) Australia untuk Indonesia, Gita Kamath. Agenda yang menyoroti dinamika hubungan bilateral Australia–Indonesia tersebut dilangsungkan secara interaktif di Aula Rektorat UNG, Senin (18/05/2026). Kuliah tamu yang dihadiri oleh ratusan dosen dan mahasiswa dari berbagai fakultas ini menjadi momentum strategis bagi UNG dalam memperluas wawasan global sivitas akademika, sekaligus membuka ruang diplomasi akademis yang lebih inklusif di kawasan Indonesia Timur. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi UNG, Dr. Harto S. Malik, M.Hum., menegaskan bahwa perguruan tinggi harus bertindak sebagai ruang terbuka bagi pertukaran gagasan, dialog lintas budaya, serta penguatan perspektif global generasi muda. “Kegiatan ini bukan sekadar agenda formal akademik, melainkan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengasah daya pikir kritis mengenai masa depan hubungan diplomatik Australia dan Indonesia. Hubungan kedua negara ini mencakup peluang beasiswa, mobilitas akademik, riset kolaboratif, hingga isu perubahan iklim,” ujar Dr. Harto. Dalam pemaparannya, Wakil Duta Besar Australia, Gita Kamath, mengulas secara mendalam sejarah panjang hubungan bilateral kedua negara yang tidak sekadar sebagai tetangga geografis, melainkan mitra strategis yang saling percaya. Ia mengingatkan bahwa Australia merupakan salah satu negara yang paling awal mendukung kemerdekaan Indonesia. “Tidak ada negara yang lebih penting bagi Australia selain Indonesia,” ungkap Gita mengutip pernyataan Perdana Menteri Australia. Lebih lanjut, Gita menyoroti komitmen Pemerintah Australia dalam memperkuat ekosistem riset di Indonesia melalui investasi program internasional. Salah satunya adalah Program KONEKSI yang mendanai riset inovatif multisektoral. Program KONEKSI ini turut mendanai pengembangan platform kesehatan digital bernama “HELLO STROKE”, yang merupakan hasil kolaborasi nyata antara peneliti Fakultas Kedokteran UNG dengan Monash University Australia. Platform berbasis web ini didesain khusus untuk meningkatkan edukasi serta penanganan dini penyakit stroke di masyarakat. Selain KONEKSI, Australia juga menginisiasi Program PAIR (Partnership for Australia-Indonesia Research), sebuah proyek penelitian bersama yang berfokus pada mitigasi perubahan iklim dan pengembangan masyarakat pesisir, termasuk di wilayah Sulawesi. Kuliah tamu ditutup dengan sesi diskusi yang dinamis. Para mahasiswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan kritis, mulai dari strategi menembus beasiswa luar negeri hingga tantangan geopolitik kedua negara di era globalisasi.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="3">UNG &#8211; Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali memperkuat komitmen internasionalisasinya dengan menggelar kuliah tamu bersama Wakil Duta Besar (Ambassador) Australia untuk Indonesia, Gita Kamath. Agenda yang menyoroti dinamika hubungan bilateral Australia–Indonesia tersebut dilangsungkan secara interaktif di Aula Rektorat UNG, Senin (18/05/2026).</p>
<p data-path-to-node="4">Kuliah tamu yang dihadiri oleh ratusan dosen dan mahasiswa dari berbagai fakultas ini menjadi momentum strategis bagi UNG dalam memperluas wawasan global sivitas akademika, sekaligus membuka ruang diplomasi akademis yang lebih inklusif di kawasan Indonesia Timur.</p>
<p data-path-to-node="5">Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi UNG, Dr. Harto S. Malik, M.Hum., menegaskan bahwa perguruan tinggi harus bertindak sebagai ruang terbuka bagi pertukaran gagasan, dialog lintas budaya, serta penguatan perspektif global generasi muda.</p>
<p data-path-to-node="6">“Kegiatan ini bukan sekadar agenda formal akademik, melainkan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengasah daya pikir kritis mengenai masa depan hubungan diplomatik Australia dan Indonesia. Hubungan kedua negara ini mencakup peluang beasiswa, mobilitas akademik, riset kolaboratif, hingga isu perubahan iklim,” ujar Dr. Harto.</p>
<p data-path-to-node="7">Dalam pemaparannya, Wakil Duta Besar Australia, Gita Kamath, mengulas secara mendalam sejarah panjang hubungan bilateral kedua negara yang tidak sekadar sebagai tetangga geografis, melainkan mitra strategis yang saling percaya. Ia mengingatkan bahwa Australia merupakan salah satu negara yang paling awal mendukung kemerdekaan Indonesia.</p>
<p data-path-to-node="8">“Tidak ada negara yang lebih penting bagi Australia selain Indonesia,” ungkap Gita mengutip pernyataan Perdana Menteri Australia.</p>
<p data-path-to-node="9">Lebih lanjut, Gita menyoroti komitmen Pemerintah Australia dalam memperkuat ekosistem riset di Indonesia melalui investasi program internasional. Salah satunya adalah Program KONEKSI yang mendanai riset inovatif multisektoral.</p>
<p data-path-to-node="10">Program KONEKSI ini turut mendanai pengembangan platform kesehatan digital bernama <i data-path-to-node="10" data-index-in-node="83">“HELLO STROKE”</i>, yang merupakan hasil kolaborasi nyata antara peneliti Fakultas Kedokteran UNG dengan Monash University Australia. Platform berbasis web ini didesain khusus untuk meningkatkan edukasi serta penanganan dini penyakit stroke di masyarakat.</p>
<p data-path-to-node="11">Selain KONEKSI, Australia juga menginisiasi Program PAIR (<i data-path-to-node="11" data-index-in-node="58">Partnership for Australia-Indonesia Research</i>), sebuah proyek penelitian bersama yang berfokus pada mitigasi perubahan iklim dan pengembangan masyarakat pesisir, termasuk di wilayah Sulawesi.</p>
<p data-path-to-node="12">Kuliah tamu ditutup dengan sesi diskusi yang dinamis. Para mahasiswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan kritis, mulai dari strategi menembus beasiswa luar negeri hingga tantangan geopolitik kedua negara di era globalisasi.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gandeng-monash-university-internasionalisasi-ung-lahirkan-platform-kesehatan-digital/">Gandeng Monash University: Internasionalisasi UNG Lahirkan Platform Kesehatan Digital</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gandeng-monash-university-internasionalisasi-ung-lahirkan-platform-kesehatan-digital/">Gandeng Monash University: Internasionalisasi UNG Lahirkan Platform Kesehatan Digital</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/gandeng-monash-university-internasionalisasi-ung-lahirkan-platform-kesehatan-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tegas di Panggung PBB, Prabowo: “Kita Harus Mengakui Palestina Sekarang”</title>
		<link>https://barakati.id/tegas-di-panggung-pbb-prabowo-kita-harus-mengakui-palestina-sekarang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tegas-di-panggung-pbb-prabowo-kita-harus-mengakui-palestina-sekarang</link>
					<comments>https://barakati.id/tegas-di-panggung-pbb-prabowo-kita-harus-mengakui-palestina-sekarang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2025 07:30:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[diplomasi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[gaza]]></category>
		<category><![CDATA[hak asasi manusia]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan internasional]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia pbb]]></category>
		<category><![CDATA[israel]]></category>
		<category><![CDATA[konferensi pbb]]></category>
		<category><![CDATA[PALESTINA]]></category>
		<category><![CDATA[pengakuan palestina]]></category>
		<category><![CDATA[perdamaian timur tengah]]></category>
		<category><![CDATA[pidato pbb]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[solusi dua negara]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[tragedi kemanusiaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=27146</guid>

					<description><![CDATA[<p>Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidatonya di Konferensi Tingkat Tinggi PBB mengenai implementasi solusi dua negara mendesak dunia segera mengakui Palestina. “Bagi mereka yang belum bertindak, kami katakan: sejarah tidak berhenti. Kita harus mengakui Palestina sekarang. Kita harus menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza,” tegas Prabowo di hadapan pemimpin dunia, Selasa (23/9/2025) dini hari WIB. Prabowo [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tegas-di-panggung-pbb-prabowo-kita-harus-mengakui-palestina-sekarang/">Tegas di Panggung PBB, Prabowo: “Kita Harus Mengakui Palestina Sekarang”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tegas-di-panggung-pbb-prabowo-kita-harus-mengakui-palestina-sekarang/">Tegas di Panggung PBB, Prabowo: “Kita Harus Mengakui Palestina Sekarang”</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidatonya di Konferensi Tingkat Tinggi PBB mengenai implementasi solusi dua negara mendesak dunia segera mengakui Palestina. “Bagi mereka yang belum bertindak, kami katakan: sejarah tidak berhenti. Kita harus mengakui Palestina sekarang. Kita harus menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza,” tegas Prabowo di hadapan pemimpin dunia, Selasa (23/9/2025) dini hari WIB.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Prabowo menyoroti bencana kemanusiaan yang berlarut di Gaza, dengan banyak korban jiwa, terutama perempuan dan anak-anak. “Dengan berat hati, kami mengenang tragedi yang tak tertahankan dan berkelanjutan di Gaza. Ribuan nyawa tak berdosa—banyak di antaranya perempuan dan anak-anak—telah terbunuh. Kelaparan mengancam. Bencana kemanusiaan sedang terjadi di depan mata kita,” urainya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia menekankan hanya solusi dua negara yang dapat membawa perdamaian abadi. Prabowo juga menyebut kredibilitas PBB dipertaruhkan dalam upaya menyelesaikan isu Palestina. “Hanya solusi dua negara ini yang akan mengarah pada perdamaian. Kita harus menjamin kenegaraan bagi Palestina. Namun, Indonesia juga menyatakan bahwa begitu Israel mengakui kemerdekaan dan kenegaraan Palestina, Indonesia akan segera mengakui Negara Israel dan kami akan mendukung semua jaminan untuk keamanan Israel,” ucap Prabowo, mendapat sambutan tepuk tangan dari para pemimpin dunia.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pengakuan kenegaraan, lanjut Prabowo, harus diiringi peluang nyata menuju perdamaian yang adil. Ia memuji sejumlah negara yang proaktif mengakui Palestina. “Pengakuan harus berarti peluang nyata menuju perdamaian abadi. Ini harus menjadi perdamaian nyata untuk semua pihak, untuk semua pihak yang terlibat. Yang Mulia, kami memuji negara-negara terkemuka di dunia yang telah mengambil langkah berprinsip ini. Prancis, Kanada, Australia, Inggris, Portugal, dan banyak negara terkemuka lainnya di dunia telah mengambil langkah di sisi yang benar dari sejarah,” tutur Prabowo.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tegas-di-panggung-pbb-prabowo-kita-harus-mengakui-palestina-sekarang/">Tegas di Panggung PBB, Prabowo: “Kita Harus Mengakui Palestina Sekarang”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tegas-di-panggung-pbb-prabowo-kita-harus-mengakui-palestina-sekarang/">Tegas di Panggung PBB, Prabowo: “Kita Harus Mengakui Palestina Sekarang”</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tegas-di-panggung-pbb-prabowo-kita-harus-mengakui-palestina-sekarang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
