<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hukum siber Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/hukum-siber/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/hukum-siber/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Jan 2026 04:11:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>hukum siber Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/hukum-siber/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Janji Potong Jari Berbuah Nyata? Ka Kuhu Ditetapkan Tersangka</title>
		<link>https://barakati.id/janji-potong-jari-berbuah-nyata-ka-kuhu-ditetapkan-tersangka/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=janji-potong-jari-berbuah-nyata-ka-kuhu-ditetapkan-tersangka</link>
					<comments>https://barakati.id/janji-potong-jari-berbuah-nyata-ka-kuhu-ditetapkan-tersangka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2026 04:11:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[berita Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Ditreskrimsus]]></category>
		<category><![CDATA[hak ekonomi pencipta]]></category>
		<category><![CDATA[hukum siber]]></category>
		<category><![CDATA[Ka Kuhu]]></category>
		<category><![CDATA[kasus hak cipta]]></category>
		<category><![CDATA[kasus kreator]]></category>
		<category><![CDATA[kebebasan berekspresi]]></category>
		<category><![CDATA[konten kreator Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggaran hak cipta]]></category>
		<category><![CDATA[polda gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[tersangka ZH]]></category>
		<category><![CDATA[Undang-Undang Hak Cipta]]></category>
		<category><![CDATA[viral Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29037</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/janji-potong-jari-berbuah-nyata-ka-kuhu-ditetapkan-tersangka/">Janji Potong Jari Berbuah Nyata? Ka Kuhu Ditetapkan Tersangka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/janji-potong-jari-berbuah-nyata-ka-kuhu-ditetapkan-tersangka/">Janji Potong Jari Berbuah Nyata? Ka Kuhu Ditetapkan Tersangka</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO – Konten kreator asal Gorontalo, ZH alias Ka Kuhu, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran hak cipta oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Gorontalo, setelah melalui proses penyelidikan dan penyidikan yang cukup panjang. Kasus ini bermula dari laporan pihak yang mengklaim bahwa karya miliknya digunakan oleh Ka Kuhu tanpa izin. Melalui kuasa hukumnya, Rongki Ali Gobel, pihak pelapor menegaskan bahwa kliennya telah menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dari pihak kepolisian yang menegaskan status hukum Ka Kuhu sebagai tersangka. “Dari SP2HP yang diterima klien kami, Polda Gorontalo menetapkan saudara ZH sebagai tersangka kasus dugaan pelanggaran hak cipta,” ujar Rongki Ali Gobel saat dikonfirmasi, Selasa (13/1/2026). ZH dijerat dengan Pasal 113 Ayat (3) juncto Pasal 9 Ayat (1) huruf b dan g serta Pasal 9 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, yang mengatur pelanggaran hak ekonomi pencipta dan pengguna karya cipta tanpa izin. Tindakan tersebut diduga telah merugikan pemegang hak cipta yang sah. Pernyataan Kontroversial Ka Kuhu Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Ka Kuhu sempat menarik perhatian publik lewat pernyataannya di media sosial. Dalam salah satu komentarnya, ia menantang aparat penegak hukum dengan menyatakan siap “memotong jarinya” jika benar-benar ditetapkan sebagai tersangka. Ucapan tersebut memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menilai pernyataannya sebagai bentuk arogansi, sementara sebagian lainnya menanggapinya dengan nada satir dan menunggu realisasi janji tersebut. Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut figur populer di kalangan kreator konten regional dan isu klasik mengenai hak cipta di era digital, yang masih sering disalahpahami. Harapan Publik dan Proses Hukum Lanjutan Masyarakat berharap penyelesaian kasus ini dapat berjalan transparan dan adil, serta memberikan edukasi hukum bagi para kreator agar lebih memahami pentingnya penghormatan terhadap hak cipta dalam proses berkarya. Pihak kepolisian menyatakan proses hukum akan berlanjut dengan pemeriksaan lanjutan sesuai prosedur yang berlaku. Sementara itu, publik terus mengikuti perkembangan kasus ini, termasuk dampaknya terhadap reputasi dan karier Ka Kuhu di dunia konten digital.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>GORONTALO</strong> – Konten kreator asal Gorontalo, <strong>ZH alias Ka Kuhu</strong>, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran hak cipta oleh <strong>Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Gorontalo</strong>, setelah melalui proses penyelidikan dan penyidikan yang cukup panjang.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kasus ini bermula dari laporan pihak yang mengklaim bahwa karya miliknya digunakan oleh Ka Kuhu tanpa izin. Melalui kuasa hukumnya, <strong>Rongki Ali Gobel</strong>, pihak pelapor menegaskan bahwa kliennya telah menerima <strong>Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP)</strong> dari pihak kepolisian yang menegaskan status hukum Ka Kuhu sebagai tersangka.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Dari SP2HP yang diterima klien kami, Polda Gorontalo menetapkan saudara ZH sebagai tersangka kasus dugaan pelanggaran hak cipta,” ujar Rongki Ali Gobel saat dikonfirmasi, Selasa (13/1/2026).</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">ZH dijerat dengan <strong>Pasal 113 Ayat (3) juncto Pasal 9 Ayat (1) huruf b dan g serta Pasal 9 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta</strong>, yang mengatur pelanggaran hak ekonomi pencipta dan pengguna karya cipta tanpa izin. Tindakan tersebut diduga telah merugikan pemegang hak cipta yang sah.</p>
<h2 class="mb-2 mt-4 font-sans font-semimedium text-base first:mt-0">Pernyataan Kontroversial Ka Kuhu</h2>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Ka Kuhu sempat menarik perhatian publik lewat pernyataannya di media sosial. Dalam salah satu komentarnya, ia menantang aparat penegak hukum dengan menyatakan siap <strong>“memotong jarinya”</strong> jika benar-benar ditetapkan sebagai tersangka.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ucapan tersebut memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menilai pernyataannya sebagai bentuk arogansi, sementara sebagian lainnya menanggapinya dengan nada satir dan menunggu realisasi janji tersebut.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kasus ini menjadi <strong>sorotan publik</strong> karena menyangkut figur populer di kalangan kreator konten regional dan isu klasik mengenai <strong>hak cipta di era digital</strong>, yang masih sering disalahpahami.</p>
<h2 class="mb-2 mt-4 font-sans font-semimedium text-base first:mt-0">Harapan Publik dan Proses Hukum Lanjutan</h2>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Masyarakat berharap penyelesaian kasus ini dapat berjalan transparan dan adil, serta memberikan edukasi hukum bagi para kreator agar lebih memahami pentingnya penghormatan terhadap hak cipta dalam proses berkarya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pihak kepolisian menyatakan proses hukum akan berlanjut dengan pemeriksaan lanjutan sesuai prosedur yang berlaku. Sementara itu, publik terus mengikuti perkembangan kasus ini, termasuk dampaknya terhadap reputasi dan karier Ka Kuhu di dunia konten digital.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/janji-potong-jari-berbuah-nyata-ka-kuhu-ditetapkan-tersangka/">Janji Potong Jari Berbuah Nyata? Ka Kuhu Ditetapkan Tersangka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/janji-potong-jari-berbuah-nyata-ka-kuhu-ditetapkan-tersangka/">Janji Potong Jari Berbuah Nyata? Ka Kuhu Ditetapkan Tersangka</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/janji-potong-jari-berbuah-nyata-ka-kuhu-ditetapkan-tersangka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
