<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ilegal mining Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/ilegal-mining/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/ilegal-mining/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Feb 2024 20:49:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>ilegal mining Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/ilegal-mining/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bahaya Illegal Mining: Investigasi Terungkap WNA Asal Sri Lanka Tanpa Izin di Kawasan Pertambangan Emas Pohuwato</title>
		<link>https://barakati.id/bahaya-illegal-mining-investigasi-terungkap-wna-asal-sri-lanka-tanpa-izin-di-kawasan-pertambangan-emas-pohuwato/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bahaya-illegal-mining-investigasi-terungkap-wna-asal-sri-lanka-tanpa-izin-di-kawasan-pertambangan-emas-pohuwato</link>
					<comments>https://barakati.id/bahaya-illegal-mining-investigasi-terungkap-wna-asal-sri-lanka-tanpa-izin-di-kawasan-pertambangan-emas-pohuwato/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Feb 2024 20:44:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[ilegal mining]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan pertambangan emas pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang emas]]></category>
		<category><![CDATA[wna]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=20756</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bahaya-illegal-mining-investigasi-terungkap-wna-asal-sri-lanka-tanpa-izin-di-kawasan-pertambangan-emas-pohuwato/">Bahaya Illegal Mining: Investigasi Terungkap WNA Asal Sri Lanka Tanpa Izin di Kawasan Pertambangan Emas Pohuwato</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bahaya-illegal-mining-investigasi-terungkap-wna-asal-sri-lanka-tanpa-izin-di-kawasan-pertambangan-emas-pohuwato/">Bahaya Illegal Mining: Investigasi Terungkap WNA Asal Sri Lanka Tanpa Izin di Kawasan Pertambangan Emas Pohuwato</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Sebuah insiden menarik perhatian masyarakat setempat ketika sekelompok Warga Negara Asing (WNA) dari SRI Lanka memasuki kawasan pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Dalam penyelidikan atas laporan dari masyarakat, awak media berhasil mengkonfirmasi bahwa tujuan kedatangan keempat WNA tersebut adalah untuk melakukan aktivitas penambangan emas, Kamis (22/02/2024). Salah satu dari mereka, yang diidentifikasi sebagai RA, mengungkapkan hal tersebut dengan menggunakan bahasa Inggris saat diwawancara oleh awak media. RA menjelaskan bahwa mereka telah berada di wilayah Kabupaten Pohuwato selama kurang lebih 1 minggu dan menginap di sebuah penginapan setempat. Sementara itu, Putri, seorang warga asal Medan yang menyertai keempat WNA tersebut, menyatakan bahwa dia adalah istri salah satu dari mereka dan alasan kedatangan mereka adalah untuk menjalin kerja sama dengan salah satu pelaku usaha tambang dan membeli hasil emas dari pelaku usaha tersebut. \"Kami hanya datang untuk memeriksa apakah ada emas di sini karena ini adalah masalah keuangan yang sensitif. Kami tidak akan tinggal lama, hanya menginap sebentar. Setelah selesai, kami akan pulang dan menghubungi pemilik lokasi jika ada hasil emas,\" jelasnya. Putri juga menuturkan bahwa mereka telah melakukan perjalanan ke beberapa lokasi di Indonesia yang memiliki kandungan emas tinggi, seperti Manado, Palu, dan Dongi-dongi. \"Kami sudah melakukan penjelajahan dan memiliki jaringan di beberapa tempat. Orang-orang di sini mengatakan banyak emas di sini, jadi kami mencari jaringan di wilayah ini. Kami telah membeli sekitar 127 gram emas di sini,\" tambahnya. Terkait dengan masalah visa dan izin imigrasi, Putri menyebutkan bahwa keempat WNA tersebut memiliki visa dan izin dari Kendari, meskipun mereka belum melaporkan kedatangan mereka kepada pihak berwenang di Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Pohuwato.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORONTALO &#8211; Sebuah insiden menarik perhatian masyarakat setempat ketika sekelompok Warga Negara Asing (WNA) dari SRI Lanka memasuki kawasan pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.</p>
<p>Dalam penyelidikan atas laporan dari masyarakat, awak media berhasil mengkonfirmasi bahwa tujuan kedatangan keempat WNA tersebut adalah untuk melakukan aktivitas penambangan emas, Kamis (22/02/2024).</p>
<p>Salah satu dari mereka, yang diidentifikasi sebagai RA, mengungkapkan hal tersebut dengan menggunakan bahasa Inggris saat diwawancara oleh awak media.</p>
<p>RA menjelaskan bahwa mereka telah berada di wilayah Kabupaten Pohuwato selama kurang lebih 1 minggu dan menginap di sebuah penginapan setempat.</p>
<p>Sementara itu, Putri, seorang warga asal Medan yang menyertai keempat WNA tersebut, menyatakan bahwa dia adalah istri salah satu dari mereka dan alasan kedatangan mereka adalah untuk menjalin kerja sama dengan salah satu pelaku usaha tambang dan membeli hasil emas dari pelaku usaha tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami hanya datang untuk memeriksa apakah ada emas di sini karena ini adalah masalah keuangan yang sensitif. Kami tidak akan tinggal lama, hanya menginap sebentar. Setelah selesai, kami akan pulang dan menghubungi pemilik lokasi jika ada hasil emas,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Putri juga menuturkan bahwa mereka telah melakukan perjalanan ke beberapa lokasi di Indonesia yang memiliki kandungan emas tinggi, seperti Manado, Palu, dan Dongi-dongi.</p>
<p>&#8220;Kami sudah melakukan penjelajahan dan memiliki jaringan di beberapa tempat. Orang-orang di sini mengatakan banyak emas di sini, jadi kami mencari jaringan di wilayah ini. Kami telah membeli sekitar 127 gram emas di sini,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Terkait dengan masalah visa dan izin imigrasi, Putri menyebutkan bahwa keempat WNA tersebut memiliki visa dan izin dari Kendari, meskipun mereka belum melaporkan kedatangan mereka kepada pihak berwenang di Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Pohuwato.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bahaya-illegal-mining-investigasi-terungkap-wna-asal-sri-lanka-tanpa-izin-di-kawasan-pertambangan-emas-pohuwato/">Bahaya Illegal Mining: Investigasi Terungkap WNA Asal Sri Lanka Tanpa Izin di Kawasan Pertambangan Emas Pohuwato</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bahaya-illegal-mining-investigasi-terungkap-wna-asal-sri-lanka-tanpa-izin-di-kawasan-pertambangan-emas-pohuwato/">Bahaya Illegal Mining: Investigasi Terungkap WNA Asal Sri Lanka Tanpa Izin di Kawasan Pertambangan Emas Pohuwato</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/bahaya-illegal-mining-investigasi-terungkap-wna-asal-sri-lanka-tanpa-izin-di-kawasan-pertambangan-emas-pohuwato/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
