<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Infrastruktur Pesisir Gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/infrastruktur-pesisir-gorontalo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/infrastruktur-pesisir-gorontalo/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Jun 2026 22:21:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Infrastruktur Pesisir Gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/infrastruktur-pesisir-gorontalo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Masuki Hari Terakhir Survei: Tim KKP RI Rampungkan Pemetaan Kampung Nelayan di Torosiaje Jaya</title>
		<link>https://barakati.id/masuki-hari-terakhir-survei-tim-kkp-ri-rampungkan-pemetaan-kampung-nelayan-di-torosiaje-jaya/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=masuki-hari-terakhir-survei-tim-kkp-ri-rampungkan-pemetaan-kampung-nelayan-di-torosiaje-jaya</link>
					<comments>https://barakati.id/masuki-hari-terakhir-survei-tim-kkp-ri-rampungkan-pemetaan-kampung-nelayan-di-torosiaje-jaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 16:19:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Adat Suku Bajo]]></category>
		<category><![CDATA[berita pohuwato hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Bumbulan Paguat]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Torosiaje Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Fadli Pakaya]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Firmansah]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Pesisir Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Jekson Sompah]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Nelayan Merah Putih Torosiaje]]></category>
		<category><![CDATA[Kkp ri]]></category>
		<category><![CDATA[Perikanan Tangkap Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Saipul A Mbuinga]]></category>
		<category><![CDATA[Suku Bajo Popayato]]></category>
		<category><![CDATA[Wonggarasi Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Zulkifli Buludawa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30747</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/masuki-hari-terakhir-survei-tim-kkp-ri-rampungkan-pemetaan-kampung-nelayan-di-torosiaje-jaya/">Masuki Hari Terakhir Survei: Tim KKP RI Rampungkan Pemetaan Kampung Nelayan di Torosiaje Jaya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/masuki-hari-terakhir-survei-tim-kkp-ri-rampungkan-pemetaan-kampung-nelayan-di-torosiaje-jaya/">Masuki Hari Terakhir Survei: Tim KKP RI Rampungkan Pemetaan Kampung Nelayan di Torosiaje Jaya</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Rangkaian agenda survei lapangan usulan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Kabupaten Pohuwato resmi memasuki hari keempat sekaligus hari terakhir. Peninjauan final ini dipusatkan di titik kelima, yakni kawasan pemukiman Suku Bajo di Desa Torosiaje Jaya, Kecamatan Popayato, Rabu (15/04/2026). Sebelum bertolak menuju lokasi puncak, Tim Kerja KNMP KKP RI yang dipimpin oleh Imam Firmansah bersama dua anggota delegasi terlebih dahulu menyambangi Rumah Jabatan Bupati Pohuwato. Kedatangan tim pusat ini diterima langsung oleh Bupati Saipul A. Mbuinga dalam rangka pemaparan progres serta capaian hasil pemetaan (exit briefing) sekaligus berpamitan. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Saipul menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat mendampingi tim secara langsung hingga ke wilayah perbatasan barat Pohuwato lantaran harus menuntaskan agenda daerah lainnya yang mendesak. Namun, ia menaruh asa besar agar proposal KNMP yang diajukan daerah dapat diakomodasi penuh oleh jajaran kementerian. “Apresiasi dan terima kasih yang mendalam kami sampaikan kepada tim survei KKP RI yang telah bekerja keras menyisir potensi pesisir Pohuwato selama empat hari terakhir. Kami berharap kelima titik yang disurvei membuahkan rekomendasi terbaik, sehingga program KNMP ini segera terealisasi demi mengangkat kesejahteraan masyarakat pesisir kami,” ujar Bupati Saipul. Di tempat yang sama, Ketua Tim Survei KKP RI Imam Firmansah membeberkan bahwa sejumlah lokasi yang ditinjau pada hari sebelumnya, termasuk Desa Bumbulan di Kecamatan Paguat dan Desa Wonggarasi Timur di Kecamatan Wanggarasi, telah dinyatakan lolos verifikasi persyaratan administratif dasar. Sementara untuk Desa Torosiaje Jaya, pihaknya akan merampungkan penilaian indikator teknis lanjutan. “Seluruh berkas, dokumen klinis, dan data spasial hasil survei lapangan ini akan langsung kami bawa untuk diolah secara komprehensif di kantor pusat KKP RI Jakarta. Insyaallah, ikhtiar kolektif ini bisa mendapatkan persetujuan final dari menteri,” urai Imam optimistis. Setibanya di lokasi akhir, kedatangan rombongan KKP RI di Desa Torosiaje Jaya disambut dengan antusiasme tinggi dari ratusan warga serumpun. Prosesi penyambutan bahkan dikemas khusus melalui ritual adat khas Suku Bajo sebagai bentuk penghormatan sakral kepada tamu negara. Camat Popayato Zulkifli Buludawa menguraikan bahwa eksistensi dan denyut nadi kehidupan masyarakat di kawasan Torosiaje secara turun-temurun tidak pernah lepas dari laut dan profesi nelayan tangkap. Melengkapi hal itu, Kepala Desa Torosiaje Jaya Fadli Pakaya menambahkan bahwa kemandirian ekonomi warganya kini mulai tumbuh signifikan, di mana banyak nelayan lokal yang berhasil naik kelas menjadi pelaku usaha perikanan dan pedagang sukses. Dinamika ini mempertegas bahwa sektor kemaritiman di Popayato memiliki nilai tawar tinggi jika disentuh intervensi program yang tepat sasaran. Harapan senada turut ditiupkan oleh tokoh masyarakat sekaligus Ketua Adat Bajo, Jekson Sompah. Ia menegaskan laut adalah belahan jiwa Suku Bajo, sehingga modernisasi infrastruktur lewat KNMP menjadi harga mati untuk mendongkrak taraf hidup. “Laut adalah ruang hidup kami. Kami sangat menggantungkan harapan pada program Kampung Nelayan Merah Putih ini agar peradaban dan ekonomi nelayan Bajo bisa melompat lebih maju dan sejajar dengan daerah pesisir modern lainnya di Indonesia,” pungkas Jekson.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="3">Pohuwato &#8211; Rangkaian agenda survei lapangan usulan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Kabupaten Pohuwato resmi memasuki hari keempat sekaligus hari terakhir. Peninjauan final ini dipusatkan di titik kelima, yakni kawasan pemukiman Suku Bajo di Desa Torosiaje Jaya, Kecamatan Popayato, Rabu (15/04/2026).</p>
<p data-path-to-node="4">Sebelum bertolak menuju lokasi puncak, Tim Kerja KNMP KKP RI yang dipimpin oleh Imam Firmansah bersama dua anggota delegasi terlebih dahulu menyambangi Rumah Jabatan Bupati Pohuwato. Kedatangan tim pusat ini diterima langsung oleh Bupati Saipul A. Mbuinga dalam rangka pemaparan progres serta capaian hasil pemetaan (<i data-path-to-node="4" data-index-in-node="317">exit briefing</i>) sekaligus berpamitan.</p>
<p data-path-to-node="5">Dalam pertemuan tersebut, Bupati Saipul menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat mendampingi tim secara langsung hingga ke wilayah perbatasan barat Pohuwato lantaran harus menuntaskan agenda daerah lainnya yang mendesak. Namun, ia menaruh asa besar agar proposal KNMP yang diajukan daerah dapat diakomodasi penuh oleh jajaran kementerian.</p>
<p data-path-to-node="6">“Apresiasi dan terima kasih yang mendalam kami sampaikan kepada tim survei KKP RI yang telah bekerja keras menyisir potensi pesisir Pohuwato selama empat hari terakhir. Kami berharap kelima titik yang disurvei membuahkan rekomendasi terbaik, sehingga program KNMP ini segera terealisasi demi mengangkat kesejahteraan masyarakat pesisir kami,” ujar Bupati Saipul.</p>
<p data-path-to-node="7">Di tempat yang sama, Ketua Tim Survei KKP RI Imam Firmansah membeberkan bahwa sejumlah lokasi yang ditinjau pada hari sebelumnya, termasuk Desa Bumbulan di Kecamatan Paguat dan Desa Wonggarasi Timur di Kecamatan Wanggarasi, telah dinyatakan lolos verifikasi persyaratan administratif dasar. Sementara untuk Desa Torosiaje Jaya, pihaknya akan merampungkan penilaian indikator teknis lanjutan.</p>
<p data-path-to-node="8">“Seluruh berkas, dokumen klinis, dan data spasial hasil survei lapangan ini akan langsung kami bawa untuk diolah secara komprehensif di kantor pusat KKP RI Jakarta. Insyaallah, ikhtiar kolektif ini bisa mendapatkan persetujuan final dari menteri,” urai Imam optimistis.</p>
<p data-path-to-node="9">Setibanya di lokasi akhir, kedatangan rombongan KKP RI di Desa Torosiaje Jaya disambut dengan antusiasme tinggi dari ratusan warga serumpun. Prosesi penyambutan bahkan dikemas khusus melalui ritual adat khas Suku Bajo sebagai bentuk penghormatan sakral kepada tamu negara.</p>
<p data-path-to-node="10">Camat Popayato Zulkifli Buludawa menguraikan bahwa eksistensi dan denyut nadi kehidupan masyarakat di kawasan Torosiaje secara turun-temurun tidak pernah lepas dari laut dan profesi nelayan tangkap.</p>
<p data-path-to-node="11">Melengkapi hal itu, Kepala Desa Torosiaje Jaya Fadli Pakaya menambahkan bahwa kemandirian ekonomi warganya kini mulai tumbuh signifikan, di mana banyak nelayan lokal yang berhasil naik kelas menjadi pelaku usaha perikanan dan pedagang sukses. Dinamika ini mempertegas bahwa sektor kemaritiman di Popayato memiliki nilai tawar tinggi jika disentuh intervensi program yang tepat sasaran.</p>
<p data-path-to-node="12">Harapan senada turut ditiupkan oleh tokoh masyarakat sekaligus Ketua Adat Bajo, Jekson Sompah. Ia menegaskan laut adalah belahan jiwa Suku Bajo, sehingga modernisasi infrastruktur lewat KNMP menjadi harga mati untuk mendongkrak taraf hidup.</p>
<p data-path-to-node="13">“Laut adalah ruang hidup kami. Kami sangat menggantungkan harapan pada program Kampung Nelayan Merah Putih ini agar peradaban dan ekonomi nelayan Bajo bisa melompat lebih maju dan sejajar dengan daerah pesisir modern lainnya di Indonesia,” pungkas Jekson.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/masuki-hari-terakhir-survei-tim-kkp-ri-rampungkan-pemetaan-kampung-nelayan-di-torosiaje-jaya/">Masuki Hari Terakhir Survei: Tim KKP RI Rampungkan Pemetaan Kampung Nelayan di Torosiaje Jaya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/masuki-hari-terakhir-survei-tim-kkp-ri-rampungkan-pemetaan-kampung-nelayan-di-torosiaje-jaya/">Masuki Hari Terakhir Survei: Tim KKP RI Rampungkan Pemetaan Kampung Nelayan di Torosiaje Jaya</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/masuki-hari-terakhir-survei-tim-kkp-ri-rampungkan-pemetaan-kampung-nelayan-di-torosiaje-jaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
